All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Polres Cirebon Kota Paparkan Capaian Kinerja Selama 2025, Penegakan Hukum dan Pelayanan Masyarakat Terus Ditingkatkan

Cirebon Kota. - Polres Cirebon Kota menggelar konferensi pers akhir tahun 2025 guna memaparkan capaian kinerja selama periode 1 ...

Postingan Populer

Kamis, 18 Desember 2025

Sembari Bincang Santai, Babinsa Purwodiningratan Selipkan Pesan Jaga Keamanan Jelang Perayaan Nataru

Surakarta - Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno bersama dengan tiga pilar yakni Bhabinkamtibmas, Lurah, Kasi trantib kecamatan dan Kasi Satpol PP bagian kelinmasan mengadakan pertemuan santai yang disebut "bincang santai" atau komunikasi sosial (komsos) untuk membahas persiapan dan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2025 bertempat di pendopo kelurahan Purwodiningratan no 55 Jebres, Kamis (18/12/2025).

Dikatakan Serka Suparno kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi Babinsa guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan dan di sekitar tempat ibadah (gereja) selama perayaan Natal termasuk potensi ancaman keamanan deteksi dini dan pencegahan konflik mendapatkan informasi terkini dari masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan atau konflik sosial yang mungkin timbul selama perayaan Nataru.

"Sinergitas menunjukkan soliditas dan kerja sama antara TNI, Polri,Lurah Kasi tantib kecamatan dan kasi satpol PP bagian kelinmasan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan memastikan suasana kondusif dan toleransi antar umat beragama terjaga dengan baik selama perayaan berlangsung."imbuhnya.

Melalui "bincang santai" ini, komunikasi terjalin lebih efektif dan permasalahan di tingkat bawah dapat diselesaikan secara musyawarah untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Persit KCK PD IV/Diponegoro Gelar Pertandingan Voli Peringati Hari Ibu 2025

Semarang – Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro menggelar Pertandingan Voli dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2025 di GOR Patriot, yang dibuka secara resmi oleh Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia guna menjadi wadah dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar anggota Persit. Rabu (17/12/2025).

Ketua Umum Persit KCK Ny. Uli Simanjuntak, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro menyampaikan bahwa pertandingan voli ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wujud apresiasi kepada para ibu anggota Persit atas semangat juang, ketangguhan dan dedikasi sebagai pendamping prajurit, penggerak keluarga, serta pilar di lingkungan satuan. 
Kegiatan ini juga sekaligus untuk menanamkan nilai sportivitas, mempererat kekompakan dan menunjukkan bahwa olahraga mampu menyatukan seluruh peserta, mulai dari istri Perwira, Bintara, hingga Tamtama.

Pertandingan berlangsung selama dua hari (16–17 Desember) dengan seluruh rangkaian perlombaan berjalan tertib, lancar dan penuh keceriaan. 

Adapun pemenang pada pertandingan voli tersebut diraih oleh Korem 072/Pamungkas sebagai juara I, Juara II Korem 074/Warasstratama dan Juara III Cabang PD Kodam IV/Diponegoro. 

Penulis : Arda 72

Rabu, 17 Desember 2025

Gerak Cepat Polres Cirebon Kota dan Polsek Seltim Tangani Warga Meninggal Mendadak di Pekalipan

Cirebon Kota – Polres Cirebon Kota bersama Polsek Cirebon Selatan Timur menunjukkan respons cepat dengan segera mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima informasi adanya seorang warga yang meninggal dunia secara mendadak saat beraktivitas di wilayah Pekalipan, Kota Cirebon.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, (17/12/2025), sekitar pukul 15.00 WIB di depan usaha tambal ban yang berlokasi di Jalan Patratean, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, tepatnya di area yang cukup ramai dilalui masyarakat.

Mendapat laporan dari warga, personel Pamapta Polres Cirebon Kota yang dipimpin Ipda Johan, S.H. bersama piket Intelkam, Inafis, Sat Reskrim, serta personel Polsek Cirebon Selatan Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pengamanan area.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa korban berinisial H.M.Y., seorang laki-laki yang berdomisili di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, saat itu masih sempat beraktivitas dan berkomunikasi dengan warga sekitar sebelum akhirnya mengalami kondisi darurat.

Berdasarkan keterangan saksi Reza, pemilik usaha tambal ban di lokasi kejadian, korban sempat mengeluhkan kondisi ban sepeda motornya yang sering bocor, kemudian menyandarkan kendaraan tersebut sebelum tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di depan tempat usahanya.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan awal dan menghubungi layanan kesehatan 119 agar korban dapat segera memperoleh penanganan medis secepat mungkin.

Petugas medis 119 yang diwakili oleh Dewi menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan adanya warga yang mengalami gangguan kesehatan, lalu langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia saat dilakukan pengecekan.

Istri korban, Cartika, yang datang ke lokasi kejadian, menerangkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan selama ini tetap beraktivitas seperti biasa sebelum peristiwa tersebut terjadi secara mendadak.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan diri, dengan tidak memaksakan mengendarai kendaraan bermotor apabila merasa kurang fit atau sedang sakit, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di jalan raya.

(Agus hermawan) 

Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota Gelar Ops Miras di Suranenggala

Cirebon Kota - Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota kembali melaksanakan Operasi Minuman Keras sebagai langkah preventif dan represif untuk menekan peredaran miras di wilayah hukumnya, khususnya yang berpotensi menimbulkan dampak sosial di tengah masyarakat, pada hari Senin (15/12/2025).

Kegiatan operasi tersebut dilaksanakan pada Senin sore, mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran sejumlah titik yang telah terpetakan berdasarkan hasil pemantauan dan informasi lapangan yang dimiliki oleh jajaran kepolisian.

Operasi miras ini digelar di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dengan melibatkan personel Unit Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota yang bertugas secara terkoordinasi dan mengedepankan prosedur kepolisian yang profesional.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap warung-warung yang diduga menjual minuman keras tanpa izin resmi, sebagai bagian dari upaya penegakan aturan serta pencegahan gangguan ketertiban masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan adalah warung milik saudara R yang berlokasi di Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, yang diduga menjual minuman beralkohol kepada masyarakat umum.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah minuman keras berbagai jenis dan merek yang disimpan di dalam warung dan kemudian diamankan sebagai barang bukti oleh petugas kepolisian.

Adapun minuman keras yang diamankan terdiri dari beer Singaraja sebanyak enam botol, beer Anker sebanyak tiga botol, serta anggur Kolesom sebanyak dua botol, sehingga total keseluruhan barang bukti berjumlah sebelas botol minuman keras.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan secara persuasif kepada pemilik warung agar tidak kembali menjual minuman keras tanpa izin serta mengingatkan dampak negatif miras terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. mengatakan bahwa operasi miras akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjaga ketertiban masyarakat, serta mengajak warga untuk berperan aktif melaporkan peredaran miras di lingkungan sekitarnya.

(Agus hermawan) 

Diduga Sekmat Panguragan Lakukan Pungutan ke Kuwu Rp500 Ribu untuk Batik MTQ, Ada?

*CIREBON – Radius102 .com*  
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar pada Rabu, 26 November 2025, di Islamic Centre Tuparev, menyisakan dugaan praktik pungutan yang mencuat di kalangan pemerintahan desa.

Sekretaris Camat (Sekmat) Panguragan, *H. Sucherman, S.Sos., MM*, diduga melakukan pungutan kepada sejumlah kepala desa (kuwu) di wilayah Kecamatan Panguragan, masing-masing sebesar *Rp500 ribu*, dengan dalih untuk *pembelian batik seragam* yang digunakan dalam kegiatan MTQ.

Informasi ini terungkap dari pengakuan salah satu perangkat desa yang menyatakan bahwa pihaknya dimintai uang tanpa kejelasan penggunaan anggaran yang sudah semestinya tersedia dari pihak kecamatan. “Kami dimintai Rp500 ribu untuk beli batik, katanya dari Sekmat, padahal infonya anggaran sudah ada,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Lebih mencurigakan lagi, dugaan pungutan tersebut tidak dilakukan secara formal, melainkan lewat *staf kecamatan yang turun langsung ke desa-desa*, menyerahkan permintaan tersebut tanpa bukti tertulis resmi. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya terkait transparansi dan keabsahan pungutan tersebut.

Jika benar, praktik ini bisa melanggar asas penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari pungutan liar. Terlebih, kegiatan MTQ merupakan agenda resmi pemerintah daerah yang semestinya telah memiliki perencanaan anggaran, termasuk untuk seragam peserta atau delegasi kecamatan.

Hingga berita ini diturunkan, *Sekmat Panguragan H. Sucherman* belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pungutan ini. Tim media akan terus mengupayakan konfirmasi langsung demi kejelasan informasi kepada publik.

Melawan hukum: Pungli termasuk tindak pidana korupsi dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ancaman hukuman: Pelaku pungli dapat dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Pemerhati kebijakan publik mendesak agar *Inspektorat Daerah* dan aparat penegak hukum melakukan penelusuran, agar tidak muncul praktik serupa di masa mendatang dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan.

(A,H/tim)

Polresta Cirebon Amankan 2 Pengedar Narkotika Jenis Sabu


Jajaran Polresta Cirebon mengamankan 2 pengedar narkotika jenis sabu yang masing-masing berinisial HS (36) dan AP (23). Keduanya diamankan di sebuah rumah kontrakan yang berada di wilayah Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (14/12/2025) kira-kira pukul 12.15 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua tersangka yang sama-sama tercatat sebagai warga Kota Cirebon tersebut. Diantaranya 15 paket sabu yang total beratnya mencapai 16,45 gram, timbangan digital, lakban, handphone, sepeda motor, dan lainnya.

Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan kedua tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, kedua tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 Juncto Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Senin (15/12/2025).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.
"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

(A, H) 

Polresta Cirebon Amankan Pelaku Curas di Minimarket

Polresta Cirebon mengamankan pelaku Pencurian dan Kekerasan di minimarket yang beraksi di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelaku berinisial SD (28) tersebut beraksi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 18.55 WIB.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K, S.H., M.H, mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Kec. Depok Kab. Cirebon, dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Peristiwa itu bermula saat SD datang ke minimarket dengan maksud menukarkan uang pecahan puluhan ribu rupiah.

"Selanjutnya karyawan minimarket masuk ke dalam Gudang namun tiba-tiba pelaku menodongkan sebilah pisau dan memaksa agar menyerahkan uang yang berada di dalam brankas. Akan tetapi, perbuatan pelaku mendapat perlawanan dari karyawan lainnya, sehingga terlapor berhasil dibekuk dan diamankan," katanya, Selasa (16/12/2025).

Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan sebesar Rp 28.436.548 tersebut ke Polresta Cirebon guna dilakukan pengusutan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan ssmentara, diketahui pelaku SD nekat melakukan motif tindakan pencurian dan kekerasan di minimarket tersebut dilatarbelakangi untuk membayar hutang dan membayar angsuran sepeda motornya," pungkasnya.

Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon pun turut memperkuat pengamanan dan giat patroli antisipasi C3 serta gangguan kamtibmas lainnya.

(A, H) 

Bacakan Amanat Pangdam IV/Diponegoro, Dandim Wonogiri : Jangan Pernah Lelah Berbuat Baik Demi Satuan Dan Masyarakat

Wonogiri - Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Patihahuan memimpin upacara bendera 17-an di bulan Desember tahun 2025 bertempat di lapangan Makodim yang diikuti oleh Prajurit, PNS Kodim 0728/Wonogiri dan Minvetcad IV/34, Rabu (17/12/2025).

Kepada seluruh prajurit dan jajarannya, Dandim menyampaikan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Mengamati perkembangan situasi nasional, di mana saat ini beberapa negara kita yang berada di wilayah provinsi Aceh dan Sumatra sedang berduka karena dilanda bencana, demikian juga beberapa waktu yang lalu di wilayah kita di Cilacap, Banjarnegara, Banyumas dan Semarang juga dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda. 

Kondisi yang ekstrim ini harus menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada, siaga, dan berhati-hati dalam mengamati sekitar lingkungan kita yang mengandung suatu kerawanan dan ancaman terhadap terjadinya bencana alam tersebut. 

Kewaspadaan ini harus terus disampaikan melalui edukasi yang tepat baik kepada keluarga, orang tua, saudara dan masyarakat yang berada tinggal di kawasan daerah rawan bencana sehingga selalu siap menghadapi segala bentuk kemungkinan terburuk terhadap terjadinya bencana. 



Pangdam pun menyampaikan beberapa perintah untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh jajarannya di antaranya, tingkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa landasan moral pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Tingkatkan professionalisme dan kemampuan diri guna siap menjalankan tugas yang semakin kompleks dan dinamis. Pelihara kemanunggalan TNI rakyat jangan pernah lelah untuk hadir menjadi solusi guna membantu mengatasi kesulitan rakyat. 

Terus melakukan koordinasi secara melekat dengan Pemda dan instasi terkait guna mengatasi kemungkinan terjadinya bencana dan siapkan satuan reaksi cepat penanggulangan bencana. Jangan pernah lelah untuk berbuat kebaikan dan selalu berikan kemampuan terbaik demi satuan, masyarakat, bangsa dan negara.

Penulis : Arda 72

Selasa, 16 Desember 2025

Forkopimda Wonogiri Berangkatkan Peserta Tonting YWPJ Etape Kedua

Wonogiri - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno pimpin Upacara Serah terima Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape - 1 ke Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape – 2, dalam peringatan Hari Juang Infanteri-77, di lapangan Desa Pulutan Kulon Kec. Wuryantoro Kabupaten Wonogiri, Selasa (16/12/2025).

Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Tahun 2025 diberangkatkan dari Lapangan Giri Krida Bhakti Wonogiri menuju Lapangan Dr. Koesen Rindam IV/Diponegoro Magelang, dengan jarak yang akan ditempuh sekitar 210,9 kilometer yang dilalui dalam beberapa etape, dan etape terakhir diikuti oleh pejabat VIP.

Peringatan gerak jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya tersebut, merupakan kilas balik sejarah perjuangan Prajurit Korp Infanteri, dalam peristiwa pertempuran Agresi Militer Belanda ke-2 pada tanggal 19 Desember 1948.




Dalam amanatnya Bupati menyampaikan, serah terima Simbol Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka, sebagai sebuah tradisi yang tidak hanya sarat nilai historis, namun juga merupakan wujud penghormatan setiap prajurit TNI kepada para pendahulu Korps Infanteri TNI Angkatan Darat.  Tradisi ini menjadi pengingat, bahwa setiap langkah perjuangan yang kita lakukan hari ini berdiri di atas pengorbanan besar para pahlawan bangsa.

Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka adalah simbol perjalanan sejarah panjang korps infanteri, yang menjadi tulang punggung pertahanan darat sejak masa perang kemerdekaan.  Sejak awal berdirinya, pasukan infanteri selalu berada di garis terdepan, melangkah tanpa ragu, menembus medan berat, dan menghadapi ancaman apa pun demi tegaknya NKRI. 

Korps Infanteri adalah penjaga terdepan, penentu kemenangan, dan benteng pertahanan terakhir bangsa. Nilai yang diwariskan para pejuang infanteri –yudha, wastu, dan pramuka– menegaskan bahwa seorang prajurit infanteri harus memiliki keberanian, keandalan, dan keteladanan dalam setiap langkah tugasnya.

Dalam setiap pelaksanaan peleton beranting, kita juga menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Mereka tidak hanya mengorbankan tenaga dan pikiran, tetapi menyerahkan jiwa dan raga demi merah putih tetap berkibar. 

Dengan penuh kerendahan hati, kita mengirimkan doa terbaik agar arwah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Semangat mereka adalah semangat juang yang tak pernah padam harus menjadi suluh penerang bagi setiap prajurit TNI-AD. Semangat pantang menyerah dan Semangat rela berkorban.

Tujuan mulia TNI Angkatan Darat khususnya Korps Infanteri adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia. Ketika masyarakat tidur dengan tenang, ada prajurit infanteri yang tetap terjaga. Ketika ancaman muncul, pasukan infanteri adalah yang pertama maju untuk menghalau bahaya.

Karena itu, saya mengajak seluruh peserta peleton beranting dan seluruh keluarga besar TNI AD untuk menjadikan momentum ini sebagai pelecut semangat. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata, pengabdian tulus, serta keberanian yang tidak pernah luntur.

Penulis : Arda 72