Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Gandekan Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli Wilayah dan Komunikasi Sosial  selain silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat juga untuk meng...

Postingan Populer

Jumat, 24 April 2026

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Gandekan Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli Wilayah dan Komunikasi Sosial  selain silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.Hal ini ditegaskan Babinsa Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Teguh K saat melaksanakan Patroli dan Komsos dengan Warga Kadirejo RT 02/ RW 01 Kelurahan Gandekan Kec Jebres Kota Surakarta, Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, keakraban dan kebersamaan akan tercipta dalam kegiatan Patroli dan  Komsos dengan warga binaannya.“Kegiatan Komsos merupakan cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat" khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya. 

Dikatakan, keberadaan Babinsa di tengah-tengah masyarakat dapat memberi manfaat dan berdaya guna langsung maupun tidak langsung dan kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah  binaannya, maka akan tahu permasalahan di wilayah binaannya. Sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan. Karena Komsos merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat."pungkas Sertu Teguh.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

PKL Sport Center Indramayu Bangkit! PPI Resmi Dibentuk, Usung Semangat Baru Menuju Kesejahteraan Masyarakat



INDRAMAYU, Radius102.com – Semangat baru tengah tumbuh di kalangan pedagang kaki lima (PKL) kawasan Sport Center Indramayu. Pada Rabu malam (22/4/2026), para pedagang menggelar pertemuan silaturahmi yang menghasilkan keputusan penting: pembentukan organisasi baru bernama Paguyuban Pedagang Indramayu (PPI) sebagai wadah perjuangan bersama.


Para pedagang sepakat membentuk PPI sebagai organisasi resmi untuk memperkuat solidaritas, memperjuangkan aspirasi, serta menciptakan iklim usaha yang lebih tertata dan berdaya saing.


Pertemuan ini dihadiri oleh para pedagang di kawasan Sport Center Indramayu. Dalam forum tersebut, disepakati susunan pengurus PPI, yakni Rosidin, SH sebagai Penasehat, Nurbaiti sebagai Ketua Paguban Supardi, A.Md sebagai Sekretaris, dan Agus sebagai Bendahara.


Kegiatan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) malam di kawasan Sport Center Indramayu, yang menjadi pusat aktivitas para PKL.


Pembentukan PPI dilatarbelakangi kebutuhan akan organisasi yang solid setelah sebelumnya vakum. Para pedagang menyadari pentingnya wadah bersama untuk menjaga kekompakan, meningkatkan kesejahteraan, serta menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan, para pedagang menyatukan visi untuk menghidupkan kembali paguyuban dengan nama dan semangat baru.

Ketua PPI terpilih, Ketua Paguban serta aktifis perempuan yang fokal Nurbaiti, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi para pedagang.
“Kami ingin menjadikan paguyuban ini sebagai rumah bersama untuk menampung aspirasi dan mendorong kesejahteraan seluruh pelaku UMKM di Sport Center Indramayu,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Dengan terbentuknya PPI, para pedagang kini menatap masa depan dengan optimisme. Mereka berharap, melalui kebersamaan dan kepengurusan yang solid, keberadaan PKL di kawasan Sport Center tidak hanya semakin tertib, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. ( MHR)

Perkuat Proses Integrasi, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sidang TPP bagi 15 Warga Binaan


ROHUL / Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
     "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Jumat (24/04/2026). Sidang ini tidak hanya menjadi bagian dari prosedur administratif, tetapi juga sebagai momentum untuk memberikan penguatan bagi 15 warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat.

     "Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lapas ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik) dan Kegiatan Kerja (Giatja), Andi Rahman, selaku Ketua Tim TPP. Turut hadir pejabat struktural dan komandan jaga.

     "Dalam arahannya, Andi Rahman menekankan bahwa sidang TPP juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus menunjukkan perubahan perilaku yang positif.

     "Ikuti segala peraturan yang ada dan pembinaan yang diberikan. Jangan melanggar, karena setiap pelanggaran memiliki konsekuensi," tegasnya.

     "Ia juga berharap melalui pembinaan yang disiplin, 15 warga binaan yang diusulkan untuk mendapatkan hak integrasi dapat segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku serta siap kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

     "Pelaksanaan sidang ini turut mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mendukung upaya penanganan overcapacity dan overcrowding sebagai bagian dari solusi yang komprehensif melalui pemberian hak integrasi bagi warga binaan yang berkelakuan baik.

     "Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Ketua TPP menyampaikan bahwa keberhasilan pembinaan diukur dari kesiapan warga binaan untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang taat hukum. Dengan pelaksanaan sidang TPP secara rutin, Lapas Pasir Pangarayan diharapkan dapat terus menjaga lingkungan pemasyarakatan yang kondusif serta memberikan dampak positif bagi warga binaan dan masyarakat.


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Pengedar dan Kurir 46,36 Gram Sabu di Kepenuhan Di Ringkus Satresnarkoba Polres Rohul



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning (LK) 2026. Tiga orang pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti sabu seberat 46,36 gram di Desa Kepenuhan Baru, Kecamatan Kepenuhan, Kamis (23/4/2026) dini hari.

     "Ketiga tersangka masing-masing berinisial T (36) yang berperan sebagai pengedar, serta S (29) dan M (32) sebagai kurir. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

     "Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Kepenuhan bersama Satresnarkoba Polres Rokan Hulu langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi, petugas mendapati ketiga pelaku telah diamankan dan kemudian dilakukan penggeledahan.

     "Dari tangan tersangka, polisi menyita tujuh paket sabu yang dibungkus plastik klip bening. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain berupa uang tunai Rp10,8 juta, timbangan digital, alat hisap, tiga unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

     "Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka T mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial A yang kini masih dalam pengejaran petugas.

     "Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu IPTU Dendy Gusrianto menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

     “Ketiga tersangka telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Kami juga terus melakukan pengembangan guna menangkap pemasok utama,” ujarnya.

     "Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-undang No 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Lampiran II Undang-undang No 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian Pidana Jo Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

     "Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. *(Humas Polres Rohul)*


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif  Kelola Sampah di Kota Surakarta

Surakarta - ​Kota Surakarta saat ini menghadapi tantangan serius terkait manajemen limbah padat. Fokus utama tertuju pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, yang telah melampaui kapasitas idealnya (overload). 

Berdasarkan data riset lingkungan, komposisi sampah harian di Surakarta didominasi oleh sampah organik yang mencapai kisaran 60-70%, sementara sisanya merupakan sampah anorganik seperti plastik dan kertas. Volume sampah yang masuk ke TPA setiap harinya memerlukan intervensi kreatif agar tidak hanya bertumpuk menjadi polutan.

Menjawab tantangan itu, Kodim 0735/Surakarta hadir sebagai katalisator dengan strategi integratif penanganan sampah, mulai dari edukasi di tingkat rumah tangga hingga pengolahan inovatif di hilir.

​Dalam kerangka tugas operasi militer selain perang (OMSP), Komando Distrik Militer (Kodim) 0735/Surakarta hadir sebagai katalisator dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, Keterlibatan TNI dalam isu lingkungan ini merupakan bentuk implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk menjaga stabilitas kesehatan dan kebersihan wilayah.

Langkah ini sejalan dengan penekanan Presiden Prabowo Subianto bahwa penanganan sampah bukan sekadar isu lingkungan, melainkan bagian strategis dari ketahanan nasional dan kesehatan masyarakat. Kebijakan pemerintah pusat saat ini mendorong akselerasi pengelolaan sampah yang komprehensif, mengingat akumulasi limbah yang tidak terkelola dapat menjadi bom waktu bagi ekosistem perkotaan.

Saat dikonfirmasi aak media, Kamis (23/04/2026) Dandin 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., menegaskan upaya konkret yang dilakukan oleh Kodim 0735/Surakarta diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat. Salah satu personel Kodim 0735/Surakarta yakni Pelda Rudi, berperan aktif dalam memberikan edukasi terkait penanganan sampah yang tepat.

"Kegiatan sosialisasi ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga komunitas lingkungan, dengan pendekatan komunikatif dan partisipatif."tuturnya.

"Penanganan sampah ditekankan dimulai dari hulu, yaitu dari sumber sampah itu sendiri. Masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak awal menjadi dua kategori utama, yaitu sampah organik dan anorganik. Pemilahan ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas proses pengolahan selanjutnya serta mengurangi beban TPA."tegas Dandim.

"Untuk Sampah anorganik, seperti plastik, botol, dan kertas, kita arahkan untuk dikelola melalui sistem bank sampah. Melalui mekanisme ini, masyarakat dapat menabung sampah yang memiliki nilai ekonomis, sehingga selain mengurangi limbah, juga memberikan manfaat finansial. Bank sampah menjadi instrumen penting dalam membangun ekonomi sirkular berbasis masyarakat."ujarnya.

"Sementara itu, sampah organik dikelola melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Mojosongo. Di lokasi ini, sampah organik diolah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti kompos, maggot (larva lalat Black Soldier Fly), kasgot (bekas maggot), serta Pupuk Cair Organik (PCO). Pengolahan ini tidak hanya mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian dan kegiatan ekonomi lokal."imbuh Dandim.

Lebih lanjut Dandim menegaskan peran Kodim 0735/Surakarta dalam dinamika lingkungan di Surakarta membuktikan bahwa penanganan sampah memerlukan kolaborasi lintas sektoral yang kuat. Dengan mengedepankan metode pemilahan di hulu dan pengolahan inovatif di hilir (seperti di TPS3R Mojosongo), permasalahan sampah di Surakarta dapat diurai secara bertahap.

"​Inisiatif ini tidak hanya mendukung program pemerintah pusat, tetapi juga memberikan edukasi bagi masyarakat bahwa melalui tata kelola yang tepat, sampah dapat diubah menjadi berkah. Kesadaran kolektif untuk memilah dan mengolah adalah kunci utama dalam mewujudkan Kota Surakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan."pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Guna Menjaga Stabilitas Keamanan Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli & Sambang Warga Di Wilayah Binaan

Surakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Kepatuhan Kulon Koramil 04/Jebred Kodim 0735/Surakarta, Serka Dominggus dan Koptu Rudy Gunawan bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Heru Handoko melaksanakan patroli dan komunikasi sosial (komsos) Di Tampat Ibadah GBI Jln Sutansahris Kelurahan Kepatihan Kulon Kecamatan Jebres Surakarta, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mempererat sinergitas antara TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama warga dan pengurus gereja setempat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa memberikan imbauan kepada warga dan pengurus gereja agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban selama beraktivitas. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya preventif guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah.

Serka Dominggus menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman.

“Keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak warga untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila terdapat hal-hal mencurigakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan secara langsung memungkinkan aparat kewilayahan untuk menyerap aspirasi serta memperoleh informasi dari masyarakat secara cepat dan akurat.

“Melalui komsos ini, kami dapat melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan keamanan. Ini menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas wilayah binaan,” imbuhnya.

Sinergitas antara TNI, Polri dan masyarakat diharapkan terus terjalin dengan baik guna menciptakan suasana yang harmonis, aman dan kondusif di wilayah Surakarta, khususnya di Kelurahan Kepatihan Kulon.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Guyub Rukun, Babinsa Manahan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring bersama warga masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti sosial membersihkan jalan dan parit serta membersihkan halaman dilingkungan, Selasa (21/04/2026).

Serma Saring  mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Wilayah binaannya.

“Kegiatan kerja bakti ini dilakukan karena kondisi parit dan bahu jalan yang semakin menyempit karena ditumbuhi rumput dan semak yang menjalar ke bahu jalan sehingga sangat kotor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kerja bakti ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, ucapnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kapolresta Cirebon Resmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Polsek Losari, Perkuat Iman dan Sinergitas dengan Masyarakat

Cirebon – Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Mapolsek Losari, Desa Losari Lor, Dusun Panggang RT 002/RW 005, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan peresmian tersebut turut didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, Kapolsek Losari AKP Sugiono, S.H., M.H., tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, unsur Forkopimcam Losari, dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Moh. Imam Romadhoni, dilanjutkan laporan ketua panitia renovasi oleh Kapolsek Losari, sambutan-sambutan, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, peninjauan area mushola, foto bersama, serta doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Muiz Sahal, M.Ag.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Mushola Faridhatul Ilmi yang kini dapat dimanfaatkan oleh personel maupun masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dan melihat mushola yang megah ini. Semoga menjadi pertanda baik ke depan, bahwa mushola ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan aktivitas positif lainnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para tokoh masyarakat, yang telah berkontribusi dalam pembangunan mushola tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para tokoh masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung terwujudnya mushola ini. Semoga menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat kecamatan losari yang juga sebagai Walikota Cirebon Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I., turut menyampaikan apresiasi atas terbangunnya Mushola Faridhatul Ilmi yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Alhamdulillah, kita dapat bersilaturahmi dalam peresmian mushola ini. Pembangunan mushola ini tidak terlepas dari sinergi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta seluruh elemen yang ada, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar keberadaan mushola tersebut dapat menjadi sarana ibadah sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga mushola ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua,” tambahnya.

Peresmian Mushola Faridhatul Ilmi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Selain sebagai sarana ibadah, keberadaan mushola ini juga diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, diharapkan sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Losari Polresta Cirebon dapat terus terjaga dengan baik.

(A, Hermawan)

Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras

CIREBON- Tak berkutik saat digerebek aparat, lima penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon akhirnya hanya bisa pasrah ketika ratusan botol dagangannya disita polisi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat).

Razia yang digelar Sat Res Narkoba Polresta Cirebon pada Kamis (23/4/2026) siang itu menyasar sejumlah titik di Kecamatan Lemahabang dan Plumbon.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan total 187 botol miras dari berbagai jenis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama menjelaskan, bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukumnya.

“Kegiatan Ops Pekat Razia Miras di wilayah hukum Polresta Cirebon dilaksanakan oleh Sat Res Narkoba Polresta Cirebon,” ujar Imara Utama saat diwawancarai media, Kamis (23/4/2026).

Dalam razia tersebut, petugas mendatangi sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus penjualan miras tanpa izin.

Para penjual yang terjaring pun tak dapat mengelak saat polisi menemukan barang bukti dalam jumlah besar.

Dari tangan lima pelaku, polisi menyita berbagai jenis miras pabrikan seperti anggur merah, anggur putih, hingga bir, serta miras tradisional jenis ciu yang dikemas dalam botol plastik.

"Jumlah barang bukti yang disita yaitu 89 botol miras pabrikan berbagai merek dan 98 botol miras tradisional jenis ciu,” ucapnya.

Modus yang digunakan para pelaku tergolong sederhana, yakni memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin resmi.

“Modus operandi yaitu jual beli minuman beralkohol tanpa izin,” jelas dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu pelaku bahkan menyimpan puluhan botol miras tradisional di rumahnya.

Sementara pelaku lainnya kedapatan menjual miras pabrikan dalam berbagai merek tanpa legalitas.

Di lokasi penggerebekan, petugas tampak membuka kardus demi kardus berisi botol miras.

Beberapa botol diperiksa langsung, sementara lainnya didata sebagai barang bukti.

Selain penyitaan, polisi juga langsung melakukan pendataan serta interogasi terhadap para pelaku di tempat.

“Tindakan yang dilakukan yaitu mengamankan barang bukti, melakukan pendataan dan interogasi terhadap pemilik, membuat surat pernyataan, serta menindak dengan tipiring,” katanya.

Para pelaku pun diwajibkan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, proses hukum terhadap mereka dilakukan melalui tindak pidana ringan (tipiring).

Polresta Cirebon memastikan operasi serupa akan terus digencarkan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus menekan peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas di masyarakat.((Babil))

Tekan Penyakit Masyarakat, Polresta Cirebon Rutin Gelar Ops Pekat dan Amankan Ratusan Botol Miras

CIREBON- Tak berkutik saat digerebek aparat, lima penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon akhirnya hanya bisa pasrah ketika ratusan botol dagangannya disita polisi dalam operasi penyakit masyarakat (pekat).

Razia yang digelar Sat Res Narkoba Polresta Cirebon pada Kamis (23/4/2026) siang itu menyasar sejumlah titik di Kecamatan Lemahabang dan Plumbon.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan total 187 botol miras dari berbagai jenis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama menjelaskan, bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukumnya.

“Kegiatan Ops Pekat Razia Miras di wilayah hukum Polresta Cirebon dilaksanakan oleh Sat Res Narkoba Polresta Cirebon,” ujar Imara Utama saat diwawancarai media, Kamis (23/4/2026).

Dalam razia tersebut, petugas mendatangi sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus penjualan miras tanpa izin.

Para penjual yang terjaring pun tak dapat mengelak saat polisi menemukan barang bukti dalam jumlah besar.

Dari tangan lima pelaku, polisi menyita berbagai jenis miras pabrikan seperti anggur merah, anggur putih, hingga bir, serta miras tradisional jenis ciu yang dikemas dalam botol plastik.

"Jumlah barang bukti yang disita yaitu 89 botol miras pabrikan berbagai merek dan 98 botol miras tradisional jenis ciu,” ucapnya.

Modus yang digunakan para pelaku tergolong sederhana, yakni memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin resmi.

“Modus operandi yaitu jual beli minuman beralkohol tanpa izin,” jelas dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu pelaku bahkan menyimpan puluhan botol miras tradisional di rumahnya.

Sementara pelaku lainnya kedapatan menjual miras pabrikan dalam berbagai merek tanpa legalitas.

Di lokasi penggerebekan, petugas tampak membuka kardus demi kardus berisi botol miras.

Beberapa botol diperiksa langsung, sementara lainnya didata sebagai barang bukti.

Selain penyitaan, polisi juga langsung melakukan pendataan serta interogasi terhadap para pelaku di tempat.

“Tindakan yang dilakukan yaitu mengamankan barang bukti, melakukan pendataan dan interogasi terhadap pemilik, membuat surat pernyataan, serta menindak dengan tipiring,” katanya.

Para pelaku pun diwajibkan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, proses hukum terhadap mereka dilakukan melalui tindak pidana ringan (tipiring).

Polresta Cirebon memastikan operasi serupa akan terus digencarkan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus menekan peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas di masyarakat.

(A, Hermawan)

‎Halal Bihalal Pengusaha LPK dan BLK se-Indramayu Tahun 2026 Bentuk Forum Bersama‎



 Indramayu, Sergaptarget.com Kegiatan halal bihalal sekaligus pembentukan perkumpulan pengusaha Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) se-Kabupaten Indramayu digelar di Rumah Makan Mangga, Kecamatan Widasari, pada Kamis (23/4/2026).

 Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, para pengelola LPK dan BLK, serta sejumlah undangan lainnya.

‎Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri sekaligus membentuk wadah resmi bagi para pelaku usaha pelatihan kerja di Indramayu,Forum ini diharapkan menjadi sarana koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga pelatihan kerja.

‎Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Nonon Citra Wulandari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan forum ini diharapkan mampu menghimpun seluruh LPK dan BLK agar terdaftar sebagai anggota. Dengan demikian, pihak dinas dapat lebih mudah menyosialisasikan berbagai program ketenagakerjaan kepada seluruh lembaga secara merata.

‎“Melalui forum ini, kami berharap seluruh LPK dan BLK di Indramayu dapat bergabung sehingga koordinasi menjadi lebih efektif. Selain itu, kami juga mengimbau agar setiap lembaga segera melengkapi perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) serta sertifikasi profesi,” ujar Nonon.
‎Ia juga menegaskan pentingnya tertib administrasi bagi setiap lembaga pelatihan kerja guna meningkatkan kualitas dan kredibilitas lembaga. Pihak dinas, lanjutnya, akan melakukan pembinaan sekaligus memberikan sanksi secara bertahap apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh LPK maupun BLK.

‎Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Waslani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan LPK dan BLK yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap forum yang terbentuk dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelatihan kerja di Kabupaten Indramayu.
‎“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir. Semoga forum ini dapat menjadi wadah yang solid untuk membangun kerja sama yang lebih baik antar lembaga,” ungkap Waslani.

‎Dengan terbentuknya forum pengusaha LPK dan BLK ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga pelatihan kerja dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indramayu.

(Nana. S)

Kamis, 23 April 2026

Polisi Klarifikasi Kabar Korban Pencabulan Pelatih Voli di Cirebon: Tidak Hamil

CIREBON - Polemik informasi seputar kondisi korban pencabulan oleh pelatih voli berinisial RAP (20) akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pihak kepolisian. Kapolres Cirebon Kota melalui Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa korban yang masih berstatus pelajar tersebut tidak hamil.

"Kami meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Korban pencabulan dalam kasus ini dinyatakan tidak hamil. Pernyataan sebelumnya yang menyebutkan korban hamil hanya berasal dari keterangan pelaku semata dan itu tidak benar," ujar AKP Aris dalam konferensi pers singkat, Kamis (23/4/2026).

Penegasan serupa juga disampaikan oleh penasihat hukum korban, Dr. Hermanto SH MH. Menurutnya, keluarga korban merasa keberatan dengan kabar miring yang menyebut putri mereka hamil akibat perbuatan bejat pelatih voli asal Banjaran tersebut.

"Keluarga menyampaikan dengan tegas bahwa korban tidak hamil. Korban masih menjalani aktivitasnya sebagai pelajar seperti biasa. Kabar bohong tentang kehamilan ini justru menambah trauma psikologis bagi korban dan keluarganya. Kami minta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," jelas Hermanto.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah korban yang merupakan anak didik pelaku berani bercerita kepada orang tuanya. Peristiwa pertama terjadi pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah kos-kosan kawasan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Pelaku yang merupakan pelatih voli di sebuah klub amatir itu dilaporkan orang tua korban ke Unit PPA Polres Cirebon Kota pada 4 Desember 2025. Setelah melalui rangkaian penyidikan dan gelar perkara pada Senin, 20 April 2026, RAP resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain celana dalam cream, bra sport hitam, bra cream, crop top putih, serta celana panjang putih yang dikenakan korban saat kejadian.

Tersangka dijerat Pasal 415 huruf b Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

AKP Aris mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. "Kami harap tidak ada lagi fitnah atau asumsi yang memberatkan korban. Proses hukum tetap berjalan dan kami pastikan pelaku mendapat hukuman setimpal," tutupnya.

(Agus Hermawan)

Bersama LPK IndraWijaya Indramayu.Ayo Magang dan Kerja ke Jepang



INDRAMAYU, Radius102.com – Peluang kerja ke Jepang kini semakin terbuka lebar bagi generasi muda di Kabupaten Indramayu. Melalui program pelatihan terpadu, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) IndraWijaya menghadirkan solusi bagi calon tenaga kerja yang ingin berkarier di Negeri Sakura melalui jalur resmi dan profesional, ayo kerja dan magang ke jepang bersama LPK IndraWijaya Indramayu.

Direktur LPK IndraWijaya, Andri, menegaskan bahwa lembaganya tidak hanya fokus pada pembelajaran bahasa Jepang, tetapi juga membina peserta secara menyeluruh hingga siap bekerja.

“Kami bukan agen penyalur, melainkan lembaga pendidikan. Kami mendidik peserta hingga lulus ujian, membantu proses administrasi seperti visa, mempersiapkan keberangkatan, hingga memastikan peserta tiba dan bekerja dengan baik di Jepang,” ujarnya saat ditemui di kantor LPK IndraWijaya Indramayu.
Program yang ditawarkan dirancang sesuai kebutuhan pasar kerja di Jepang, dengan skema Specified Skilled Worker (SSW) dan program magang resmi. Peserta dibekali pelatihan intensif selama enam bulan, mencakup bahasa Jepang, budaya kerja, serta keterampilan sesuai bidang yang diminati.

Untuk dapat berangkat, peserta diwajibkan mengikuti ujian resmi seperti JFT-Basic A2 atau JLPT N4, serta tes keterampilan sesuai sektor kerja. LPK IndraWijaya pun menyediakan kurikulum terstruktur dan simulasi ujian guna memastikan peserta siap bersaing.

Adapun program yang tersedia meliputi:Program Magang: Pertanian, Pengolahan makanan, Budidaya, Konstruksi, Peternakan, Kelautan, Manufaktur, dan lainnya, Program Tokutei Gino (SSW): Perawat lansia (Kaigo) Pertanian, Pengolahan makanan, Konstruksi, dan lainnya.

Program Engineering: Diperuntukkan bagi lulusan D3/S1 seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Komputer, dan jurusan terkait lainnya.

Menariknya, Jepang menawarkan gaji yang kompetitif, berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan, lengkap dengan kontrak kerja, asuransi, serta fasilitas tempat tinggal.

Untuk tahun 2026, LPK IndraWijaya menyiapkan kuota hingga 140 peserta, dengan penempatan di berbagai wilayah seperti Osaka, Tokyo, Hokkaido, hingga Fukuoka.

Tak hanya pelatihan, peserta juga akan mendapatkan fasilitas asrama, pengajar berpengalaman, serta program job matching langsung dengan perusahaan di Jepang. LPK IndraWijaya juga memberikan pendampingan selama masa kerja, baik untuk kontrak tiga hingga lima tahun, bahkan selama peserta masih aktif bekerja.

Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK sederajat dengan usia 18 hingga 30 tahun. Calon peserta harus memenuhi persyaratan kesehatan, disiplin, serta siap mengikuti pelatihan intensif.

Pendaftaran gelombang 5 tahun 2026 dibuka mulai 25 April hingga 20 Mei 2026, dengan tahapan seleksi berupa tes tertulis, tes fisik, dan wawancara motivasi.

LPK IndraWijaya berharap program ini dapat menjadi jalan bagi generasi muda Indramayu untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui kesempatan kerja di luar negeri secara aman dan legal. (MHR)

Kasubag TU Lapas Pasir Pangarayan Berikan Pengarahan Perdana, Tekankans Penguatan Tupoksi dan Kekompakan Jajaran



ROHUL / PASIR PANGARAIAN.
Media Radius 102 Com.
     "Subbagian Tata Usaha (TU) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat kinerja internal melalui pengarahan yang diberikan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) yang baru, Denny Rio Sandy, kepada jajaran pada Kamis (23/4/2026).

     "Kegiatan pengarahan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam membangun sinergi serta memperkuat pemahaman terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pegawai di lingkungan Subbagian Tata Usaha. Dalam arahannya, disampaikan penekanan terkait pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama tim dalam menunjang kelancaran administrasi dan pelayanan di Lapas.

     "Subbagian Tata Usaha sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung operasional Lapas, yang meliputi pengelolaan urusan umum, kepegawaian, serta keuangan. Oleh karena itu, optimalisasi kinerja pada bagian ini menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi secara menyeluruh.

     "Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh jajaran dapat semakin memahami peran dan tanggung jawab. Hal-hal yang telah berjalan dengan baik diharapkan dapat terus dipertahankan, sementara yang belum optimal dapat disempurnakan bersama.

     "Selain itu, peningkatan kekompakan antarpegawai turut menjadi perhatian, guna menciptakan lingkungan kerja yang solid dan produktif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi.

     "Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas kinerja jajaran Tata Usaha, sehingga mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Lapas Pasir Pangarayan secara keseluruhan.

     "Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan tercipta tata kelola administrasi yang semakin tertib, efektif, dan profesional, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Mantan Polisi Pembunuh Kekasih di Kamar Kos


INDRAMAYU, Rsdous102.com – Kasus pembunuhan tragis yang menjerat mantan anggota Polri, Alvian Maulana Sinaga (23), memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan hukuman penjara seumur hidup dalam sidang di Pengadilan Negeri Indramayu, Selasa (21/4/2026).

Terdakwa Alvian Maulana Sinaga (23), mantan anggota Polri, didakwa membunuh kekasihnya, Putri Apriyani (24).

Alvian dituntut hukuman penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan berencana terhadap korban.

Tuntutan dibacakan pada Selasa, 21 April 2026, sementara peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Indramayu. Sementara kejadian pembunuhan terjadi di kamar kos korban di Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu.

Tuntutan berat diajukan karena perbuatan terdakwa dinilai dilakukan secara sengaja dan terencana. Selain itu, terdakwa juga mencoba menghilangkan barang bukti dengan membakar kasur di kamar kos, yang menyebabkan korban ikut terbakar. Status terdakwa yang saat itu masih aktif sebagai anggota Polri juga menjadi pertimbangan yang memberatkan.

Usai melakukan aksinya,penganiayaan dan pembunuhan terdakwa sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Kuasa hukum keluarga korban, Pengacara kondang Toni RM, menyampaikan apresiasinya terhadap tuntutan jaksa. Menurutnya, hukuman tersebut sudah sesuai dengan harapan keluarga korban.

“Perbuatannya sangat keji dan mencoreng institusi. Kami berharap majelis hakim menjatuhkan vonis sesuai tuntutan,” ujar Toni, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menambahkan, majelis hakim memiliki kewenangan menjatuhkan hukuman lebih berat, termasuk hukuman mati, mengingat ancaman maksimal dalam pasal pembunuhan berencana.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat, namun justru melakukan tindakan kriminal berat,yaitu pembunuhan. Kini, masyarakat menanti putusan akhir majelis hakim yang akan menentukan nasib terdakwa. 

( MHR )

445 Calon Haji Indramayu Kloter Pertama Di Berangkatkan Dari Bandara Kertajati




Indramayu, Sergaptarget.com Sebanyak 445 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Kertajati resmi diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Rabu (22/4/2026).

Para jemaah asal Kabupaten Indramayu itu terbang menggunakan maskapai Saudi Airlines dan dijadwalkan mendarat di Bandara Madinah. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, serta perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat Boy Hari Novian.

“Alhamdulillah hari ini kita telah memberangkatkan kloter pertama dari Kertajati. Insya Allah kita doakan keberangkatan ini berjalan lancar dan selamat sampai ke Tanah Suci,” kata Selly di Bandara Kertajati.

Selly berharap seluruh rangkaian pelayanan haji, mulai dari Asrama Haji Indramayu hingga proses kedatangan di Madinah, berjalan lancar tanpa hambatan. Meski demikian, ia memberi catatan agar ke depan Bandara Kertajati dilengkapi layanan Makkah Route atau fast track.

“Kita berharap ke depan para jemaah tidak lagi terhambat saat landing di Madinah, tanpa harus melewati pemeriksaan keimigrasian dan bisa langsung menuju hotel,” ujarnya.

Sementara itu, Boy Hari Novian memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan layak terbang. Ia menyebut seluruh persiapan administrasi maupun teknis telah rampung sejak para jemaah berada di Asrama Haji Indramayu.

“Semua jemaah alhamdulillah bisa diberangkatkan secara sempurna. Kartu Nusuk juga sudah diaktifkan semua, dan seluruhnya dinyatakan sehat,” katanya.

Boy menegaskan pentingnya kekompakan dalam satu kloter selama pelaksanaan ibadah haji. Ia meminta seluruh jemaah mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.

“Yang kami tekankan, berangkat 445 harus kembali 445. Dalam satu kloter harus satu komando,” tegasnya.

Direktur Utama PT BIJB Ronald H Sinaga menambahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan layanan, khususnya dari sisi kenyamanan dan ketepatan waktu penerbangan. Ia menyebut penerbangan kloter pertama ini bahkan berhasil berangkat lebih cepat dari jadwal.

“Seharusnya take off pukul 09.00 WIB, tapi tadi sekitar 08.40 WIB sudah terbang. Ini pencapaian karena selain on time, kita juga bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Ronald juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah yang kembali menunjuk BIJB Kertajati sebagai embarkasi haji. Tahun ini, bandara tersebut melayani 40 kloter, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 28 kloter.

“Alhamdulillah ada peningkatan signifikan, dari 28 kloter menjadi 40 kloter,” pungkasnya.

(Nana. S)

Yogi Kurniawan Resmi dilantik jadi Ketua Umum KONI Indramayu Periode 2026–2030

INDRAMAYU, Radius102.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi melantik pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2026–2030 dalam suasana khidmat di Pendopo Kabupaten Indramayu, Rabu (22/4/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ahmad Sadeli. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para insan olahraga di Indramayu.

Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk membangkitkan prestasi olahraga daerah. Ia juga menautkan semangat tersebut dengan program “Beberes Dermayu” yang tengah digaungkan sebagai gerakan pembenahan di berbagai sektor, termasuk olahraga.

“Melalui kepengurusan KONI yang baru ini, saya berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indramayu di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), pengambilan sumpah jabatan, serta penyerahan bendera pataka KONI kepada pengurus yang baru dilantik.

Sebagai langkah strategis, pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga serta meningkatkan prestasi atlet daerah. Pemerintah daerah pun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, KONI, dan seluruh cabang olahraga dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, menambahkan bahwa keberhasilan olahraga tidak lepas dari pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan semua pihak.
Dengan kepengurusan baru ini, KONI Kabupaten Indramayu yg Pimpin Yogi Kurnian diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan semangat baru dalam memajukan dunia olahraga di Bumi Wiralodra Tercinta. ( MHR)

Rabu, 22 April 2026

Pererat Silaturahmi Dan Keakraban Diwilayah, Babinsa Sewu Komsos Dengan Staf Kelurahan

Surakarta -  Menjalin Keakraban di wilayah, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan Komsos dengan Staf Kelurahan, bertempat di Kantor Kelurahan Sewu Kec.Jebres, Selasa (21/04/2026).

Koptu Sanda menuturkan bahwa, Komsos yang memang setiap hari dilalukan ini merupakan suatu tugas yang harus selalu dilaksanakan demi tercapainya sasaran Binter yang maksimal.

"Disamping itu dengan rutinnya komsos di wilayah binaan, dapat lebih mempererat tali silaturrahmi antara Babinsa dengan Staf Kelurahan serta warga masyarakat dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat."tuturnya.

Koptu Sanda melaksanakan silaturrahmi dengan Staf Kelurahan ini juga bertujuan untuk sekaligus memonitoring keamanan wilayah, dengan kegiatan komsos ini diharapkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama Linmas dapat menjaga keamanan wilayah dengan hubungan yang sudah terjalin baik.

"Keamanan dan ketertiban harus lebih di tingkatkan agar masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar dan tanpa hambatan"pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan,Salurkan Bantuan Betonisasi Jalan


Indramayu, Radius102.com – Kilang Pertamina Balongan kembali mewujudkan harapan masyarakat Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang untuk memiliki infrastruktur yang lebih baik demi kehidupan yang lebih nyaman.

Hal tersebut wujudkan melalui penyaluran dana bantuan untuk program betonisasi akses Jalan Tarum Timur yang berlokasi dekat Bendungan Salamdarma Subang.

Bantuan dana ini diserahkan langsung oleh Section Head Utilities PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit VI Balongan Harun Al-Rasyid, didampingi Manager Produksi II, Imam Nurhadi, kepada Kepala Desa Kiarasari, Samsudin, di Salamdarma Subang, Selasa (21/04/2026).

Pada program betonisasi Tahun 2026 ini, Bagian Utilities Kilang Balongan menurunkan bantuan total 300 Juta Rupiah yang proses penyaluran dibagi menjadi 2 (dua) tahap, dimana setiap tahapnya senilai 150 Juta Rupiah.
Dari total bantuan dana tersebut, panjang Jalan Tarum Timur yang akan dibetonisasi adalah sepanjang 200 Meter, lebar 4,2 Meter, serta tingkat ketebalan bekisar 20 cm.

Harun menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan di wilayah sekitar fasilitas milik kilang Pertamina Balongan lainnya yakni Unit Penjernih Air atau Water Intake Facility di Salamdarma Kabupaten Subang.

“Perbaikan jalan ini semoga dapat melancarkan aktifitas warga, memberikan kenyamanan dan keselamatan berkendara, serta berdampak pada pergerakan roda perekonomian warga dengan akses jalan yang lebih layak,” ungkap Harun.

Sementara itu, Manager Produksi II Kilang Balongan, Imam Nurhadi, menyampaikan agar pada proses pengerjaan betonisasi ini yang dikerjakan oleh Karang Taruna Desa Kiara Sari nantinya bisa melibatkan Forkompimcam dan masyarakat sekitar agar tercipta suasana gotong royong yang dapat meningkatkan kebersamaan dan rasa kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami juga akan memonitoring proses betonisasi agar spesifikasi beton jalan sesuai kesepakatan,” terang Imam.

Penerima bantuan ini, Kepala Desa Kiarasari, Samsudin, menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian Kilang Pertamina Balongan yang kembali menggulirkan bantuan betonisasi jalan di wilayahnya.

Disampaikan Samsudin, bantuan ini adalah do’a masyarakat Desa Kiarasari yang mendambakan memiliki akses jalan yang layak, sebab jalan Tarum Timur saat ini kondisinya rusak dan berlubang. Dimana pada musim kemarau kondisinya penuh debu dan ketika musim penghujan kondisinya becek dan berlumpur yang dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan pada pengguna jalan.

“Dalam minggu ini kami akan segera memulai persiapan pembelian material, agar betonisasi bisa segera dieksekusi,” ungkap Samsusin.

Betonisasi jalan Tarum Timur ini sendiri merupakan program bantuan lanjutan, dimana sebelumnya Kilang Pertamina Balongan juga telah menggelontorkan bantuan betonisasi jalan Tarum Timur sepanjang 215 Meter yang telah diselesaikan pada Desember 2023 lalu.

( MHR)

Pelepasan Jamaah Haji Asal Indramayu,oleh Sekda dan Ketua DPRD Indramayu

Indramayu, Radius102.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu,Aep Surachman, didampingi Ketua DPRD Indramayu, Nurhayati, lepas keberangkatan 445 calon jamaah haji asal Indramayu kloter 01 di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Selasa(21/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin, menjadi salah satu peserta rombongan calon jamaah haji asal Indramayu kloter 01 yang diberangkatkan hari ini di Pendopo Indramayu.
Selanjutnya rombongan bus yang membawa calon jamaah haji menuju Asrama Haji Indramayu di Lohbener,lalu besok pagi, Rabu(22/4/2026) akan terbang menggunakan pesawat Saudi Airlines dari Bandara Kertajati.

( MHR)