Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Gotong Royong Ciptakan Ruang Hijau, Babinsa Nusukan Bersama Pengawas & TKPK Bersihkan Taman Cerdas

Surakarta  – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan Babinsa Kelurahan Nusukan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/S...

Postingan Populer

Sabtu, 11 Juli 2026

Gotong Royong Ciptakan Ruang Hijau, Babinsa Nusukan Bersama Pengawas & TKPK Bersihkan Taman Cerdas

Surakarta  – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan Babinsa Kelurahan Nusukan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Serka Supadmo. Bersama Bapak Supriyanto selaku Pengawas Taman Cerdas dan Bapak Panji selaku Petugas TKPK Taman Cerdas, melaksanakan Kerja Bakti Pembersihan Taman Cerdas Kelurahan Nusukan, Sabtu (11/07/2026). 

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Taman Cerdas, Jalan Kediri Utara 1 Bonorejo RT 06 RW 06, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Serka Supadmo menegaslan Kerja bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap kebersihan lingkungan di wilayah binaan.

" Kegiatan difokuskan untuk membersihkan sampah dan memelihara sarana prasarana umum guna menciptakan suasana yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat."ujarnya.

Lebih lanjut Serka Supadmo juga menyampaikan bahwa selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dengan warga.

“Kegiatan kerja bakti ini sangat baik untuk memelihara komunikasi sosial masyarakat. Dengan meningkatkan kerja sama yang baik, diharapkan dapat menimbulkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal,” ungkapnya.

Sementara itu 
Bapak Supriyanto selaku Pengawas Taman Cerdas Kelurahan Nusukan mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah warganya dan sigap dalam membantu serta mengatasi berbagai kesulitan yang dialami warga binaannya.

Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Taman Cerdas sebagai ruang publik.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jelang HUT ke-36, SCTV Bawa Kemeriahan ke Indramayu Akhir Pekan Ini



Indramayu, radius102.com – Kabar gembira bagi warga Indramayu dan sekitarnya! Setelah sukses menghentak Kabupaten Jepara bulan lalu, signature program tahunan Karnaval SCTV kini siap menyambangi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Perhelatan akbar ini akan digelar selama dua hari berturut-turut pada Sabtu, 11 Juli 2026 hingga Minggu, 12 Juli 2026 bertempat di Sport Center Indramayu. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan menyambut HUT ke-36 SCTV yang menyapa pemirsa secara langsung di berbagai kota.
Hadirkan Pengalaman Hiburan Berkesan
Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, mengungkapkan bahwa Karnaval SCTV adalah upaya stasiun televisi tersebut untuk mempererat hubungan dengan pemirsa setianya.
“Perayaan HUT ke-36 SCTV menjadi momentum bagi kami untuk terus mempererat kedekatan. Kami ingin menghadirkan hiburan yang tidak hanya dinikmati di layar kaca, tetapi juga memberikan pengalaman langsung yang berkesan bagi masyarakat di setiap kota yang kami kunjungi,” ujar Banardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026). 
Deretan Bintang Tamu dan Jadwal Acara
Kemeriahan Karnaval SCTV di Indramayu akan dipandu oleh deretan host papan atas yaitu Ben Kasyafani, Fanny Ghassani, Anwar BAB, dan Kayla The Icon. Berikut adalah jadwal siaran langsung (LIVE) yang wajib Anda catat:
• Sabtu, 11 Juli 2026 (Pukul 14.00 WIB): Menampilkan aksi panggung dari Bian Gindas, Rizwan Fadilah, dan Wika Salim. Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran bintang sinetron Sebening Cinta: Zoe Jackson, Rizky Nazar, Fandy Christian, dan Dosma Hazebosch.
• Minggu, 12 Juli 2026 (Pukul 07.00 WIB): Akan hadir bintang sinetron Asmara Gen Z: Egidius Edit, Shendy Kurnia, Alfariz, dan Alejandro Mariano. Panggung Minggu pagi juga bakal diguncang oleh penampilan Five Minutes, Indra Sinaga, dan Vita Alvia.
Bagi warga Indramayu, jangan lewatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan idola Anda serta menikmati beragam hiburan menarik lainnya di Sport Center Indramayu akhir pekan ini. Mari bergabung dalam kemeriahan HUT ke-36 SCTV!

(MHR Kabiro)

​Bupati Majalengka Lantik Pengurus PDGI


​Majalengka,
Roda organisasi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Majalengka resmi memasuki babak baru. Pada Sabtu (11/7/2026) pagi, bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, dilaksanakan prosesi Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus PDGI Cabang Majalengka Masa Bhakti 2025–2030.

​Acara yang diikuti oleh 56 anggota profesi ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Dr. H. Agus Suratman, SKM., M.Si, Ketua Pengurus PDGI Wilayah Jawa Barat drg. H. Rahmat Juliadi, MH.Kes, serta para ketua organisasi profesi kesehatan lainnya di Kabupaten Majalengka.

​Adapun pengurus PDGI Cabang Majalengka Masa Bhakti 2025–2030, drg. Gilang Adi Darmawan sebagai Ketua PDGI Cabang Majalengka dan drg. Fauzi Syaiful Iman sebagai Sekretaris.

​Dalam sambutan perdananya usai dilantik, Ketua PDGI Cabang Majalengka, drg. Gilang Adi Darmawan, menekankan pentingnya soliditas internal organisasi dan penerapan profesionalisme yang tinggi di kalangan dokter gigi, terutama dalam aspek pelayanan langsung kepada pasien.

​"Amanah kepemimpinan selama lima tahun ke depan ini merupakan kehormatan besar bagi kita semua. PDGI di sini harus berdiri secara independen, mandiri, dan mampu menjalankan roda organisasi secara swadaya. Namun di sisi lain, kami berkomitmen penuh untuk mendukung program kerja serta berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah demi mendorong percepatan pembangunan menuju visi Majalengka yang Langkung SAE," ujar drg. Gilang.

​Apresiasi senada disampaikan oleh Ketua PDGI Wilayah Jawa Barat, drg. H. Rahmat Juliadi, Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Majalengka beserta jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik. Ia juga mengingatkan para pengurus mengenai tanggung jawab moral dari sumpah yang telah diucapkan.

​"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting karena ada ikrar bersama yang harus dipertanggungjawabkan. Amanah yang kita emban hari ini cukup berat karena berkonsekuensi langsung baik kepada pemerintah maupun masyarakat. Kami berharap PDGI Majalengka mampu meningkatkan kompetensi pelayanan yang berlandaskan regulasi, profesionalisme, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah," tegas drg. Rahmat.

​Tantangan 7 Puskesmas Tanpa Poliklinik Gigi dan Penanganan Stunting.

​Sementara Bupati Majalengka,  Eman Suherman,  dalam arahannya memberikan ucapan selamat sekaligus memaparkan tantangan nyata di sektor kesehatan dasar yang harus diselesaikan bersama secara kolaboratif. 

Bupati mengingatkan bahwa sebuah organisasi profesi harus menjadikan AD/ART sebagai payung hukum utama bagi anggotanya, sekaligus memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

​Secara khusus, Bupati memaparkan data lapangan mengenai keterbatasan sarana layanan kesehatan gigi di wilayah Kabupaten Majalengka.

​"Saat ini di Kabupaten Majalengka masih terdapat 7 unit puskesmas yang belum memiliki fasilitas poliklinik kesehatan gigi. Ini merupakan peluang ruang kerja sama yang besar bagi PDGI bersama Pemerintah Daerah untuk mengisi kekosongan tersebut. Pemerintah daerah siap mengadakan evaluasi dan diskusi intensif terkait regulasi rekrutmen tenaga kesehatan gigi agar pelayanan publik merata," ungkap Bupati.

​Lebih lanjut, Bupati juga mengajak pengurus baru PDGI untuk ikut mengintervensi program prioritas penurunan angka stunting di Kabupaten Majalengka yang saat ini jumlahnya masih tergolong banyak. Ia berharap, intervensi profesionalisme dokter gigi yang berbasis pada keahlian khusus (skill) dapat mendongkrak kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan secara umum.

​"Kami mengajak kolaborasi semua pihak, termasuk PDGI, untuk bersama-sama menekan angka stunting. Mari berikan rumusan-rumusan kebijakan dan inovasi nyata dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Majalengka," pungkasnya.

Sungai KaliSono nggadangan Ujung Negoro Bebas Limbah

Radius.com,Batang 11 Juli 2026.


Batang, Radius- Sungai Kalisono Yang  Merupakan Sungai  Aliran Pembuangan Limbah Pabrik Sukorintex di nggadangan Ujung Negoro Kini Keberadaan Sangat Bersih,hal ini Karena Disamping  IPAL  Yang Berfungsi Secara Maksimal Pembuangan Limbah  PT Sukorintex Yg Berlokasi dikandeman Tidak langsung Membuang di Aliran Sungai Tersebut Tapi Dialirkan Melalui Pipa - Pipa Sebagaimana Permintaan Para Petani Sehingga Tidak Menggangu dan Tidak Merusak Tanaman  Pertanian Warga , investigasi Yang Dilakukan Awak Media ke Lokasi Sungai Kalisono Menunjukkan Air Yg Tidak Terkontaminasi Limbah Perusahaan,Salah Satu Warga Petani Yg Merupakan Tokoh Setempat  Bapak Taryadi Ketika dikonfirmasi Membenarkan Kalau Perusahaan dlm hal ini PT Sukorintex telah Mengakomodir Permintaan Petani Yaitu Pemasangan Pipa Pipa utk Mencegah Limbah Perusahaan Bercampur  dengan air Sungai, "Kami Bersyukur dan Berterima kasih Karena Perusahaan dlm hal ini PT Sukorintex Benar-benar telah Memperhatikan Para Petani dan Juga Berkomitmen  utk Secara Periodik Melakukan Kegiatan Bersih Bersih Sungai dg Kelompok Petani Sebagai Tindak lanjut dari Apa Yang Sudah Dilakukan Tempo hari Antara Warga Petani,Perusahaan PT Sukorintex dan Dinas Lingkungan Hidup" Demikian ungkapnya Ketika Diwawancarai Team Jurnalis .

(Jurnalis  M.Subhan S.H)

Sungai KaliSono nggadangan Ujung Negoro Bebas Limbah

Sergaptarget.com Batang 11 Juli 2026.

Batang, ST-  Sungai Kalisono Yang  Merupakan Sungai  Aliran Pembuangan Limbah Pabrik Sukorintex di nggadangan Ujung Negoro Kini Keberadaan Sangat Bersih,hal ini Karena Pembuangan Limbah  PT Sukorintex Yg Berlokasi dikandeman Tidak langsung Membuang di Aliran Sungai Tersebut Tapi Dialirkan Melalui Pipa - Pipa Sebagaimana Permintaan Para Petani Sehingga Tidak Menggangu dan Tidak Merusak Tanaman  Pertanian Warga , investigasi Yang Dilakukan Awak Media ke Lokasi Sungai Kalisono Menunjukkan Air Yg Tidak Terkontaminasi Limbah Perusahaan,Salah Satu Warga Petani Yg Merupakan Tokoh Setempat  Bapak Taryadi Ketika dikonfirmasi Membenarkan Kalau Perusahaan dlm hal ini PT Sukorintex telah Mengakomodir Permintaan Petani Yaitu Pemasangan Pipa Pipa utk Mencegah Limbah Perusahaan Bercampur  dengan air Sungai, "Kami Bersyukur dan Berterima kasih Karena Perusahaan dlm hal ini PT Sukorintex Benar-benar telah Memperhatikan Para Petani dan Juga Berkomitmen  utk Secara Periodik Melakukan Kegiatan Bersih Bersih Sungai dg Kelompok Petani Sebagai Tindak lanjut dari Apa Yang Sudah Dilakukan Tempo hari Antara Warga Petani,Perusahaan PT Sukorintex dan Dinas Lingkungan Hidup" Demikian ungkapnya Ketika Diwawancarai Team Jurnalis .

(Jurnalis Sergaptarget.com M.Subhan S.H)

Pembagian Harta Warisan Berujung Gugatan di Pengadilan Agama Slawi, Empat Anak Ingin Aset Dibagi Bukan Dijual

TEGAL,  – Jum'at, 10/7/2026. Sengketa pembagian harta warisan keluarga almarhumah Siti Aminah di Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, kini tengah bergulir di Pengadilan Agama Slawi. Gugatan diajukan oleh Mughni bersama anak ketiganya, Uus Fadillah, melalui kuasa hukum Agus Ikhwanuddin, terhadap empat anak lainnya, yakni Burhanuddin Musahad, Uut Fahriyah, Siti Khumasiah, dan Husni Syuhada.

Pihak tergugat membantah menguasai harta warisan secara sepihak. Mereka menegaskan sejak awal hanya menghendaki agar harta peninggalan almarhumah dibagikan kepada seluruh ahli waris sesuai hak masing-masing, bukan dijual.

Salah satu tergugat, Uut Fahriyah, kepada awak media menjelaskan bahwa keluarga sebenarnya telah beberapa kali melakukan musyawarah, termasuk sekitar 40 hari setelah wafatnya almarhumah Siti Aminah.

"Musyawarah keluarga sudah dilakukan dan dihadiri seluruh keluarga, termasuk bapak. Saat itu sudah ada pembagian secara kekeluargaan, meskipun belum seluruhnya dituangkan dalam akta notaris," ujarnya.

Menurut Uut, objek yang kini menjadi sengketa meliputi rumah induk, tanah pekarangan sekitar 800 meter persegi, tanah seluas sekitar 1.100 meter persegi, serta beberapa bidang sawah dan tanah lainnya yang berada di Desa Bojongsana. Secara keseluruhan terdapat sekitar lima objek tanah yang menjadi pokok perkara.

Sebagian bidang sawah disebut masih tercatat atas nama almarhumah Siti Aminah, sedangkan beberapa bidang tanah dan bangunan telah memiliki sertifikat atas nama ahli waris.

Uut menyatakan keberatan karena menurut pihaknya, beberapa aset yang telah dibagikan melalui musyawarah keluarga bahkan sudah bersertifikat tetap dimasukkan sebagai objek gugatan.

"Kami bukan menolak pembagian warisan. Kami hanya tidak setuju apabila aset keluarga dijual. Keinginan kami sejak awal adalah dibagi sesuai hak masing-masing ahli waris," katanya.

Ia juga menyebut keluarga telah memiliki Surat Keterangan Waris (SKW) yang diterbitkan oleh notaris, meskipun proses administrasi berupa balik nama dan sertifikasi seluruh aset belum sepenuhnya selesai.

Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Agus Ikhwanuddin, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa gugatan yang diajukan bukan semata-mata untuk mempersoalkan penguasaan aset, melainkan meminta adanya kepastian hukum mengenai status para ahli waris dan pembagian hak masing-masing sesuai ketentuan hukum.

Menurut Agus, objek yang dimohonkan dalam gugatan terlebih dahulu akan dicocokkan antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.

"Kami akan mencocokkan secara administratif dengan kondisi di lokasi. Pada prinsipnya gugatan ini meminta penetapan siapa saja ahli waris dan berapa bagian masing-masing sesuai hukum waris Islam. Besaran bagian nantinya akan ditentukan melalui proses persidangan," jelas Agus.

Ia juga membenarkan bahwa keluarga telah memiliki Surat Keterangan Waris dari notaris. Namun, menurutnya, keberadaan SKW tidak otomatis menyelesaikan persoalan pembagian hak apabila masih terdapat perbedaan pendapat di antara para ahli waris.

"Kami juga sudah beberapa kali mengupayakan mediasi, baik di rumah keluarga maupun di luar persidangan. Namun hingga saat ini belum ditemukan titik temu, sehingga penyelesaiannya ditempuh melalui Pengadilan Agama," ungkapnya.

Agus menambahkan, seluruh materi gugatan disusun berdasarkan keterangan dan kepentingan hukum kliennya, yakni Mughni dan Uus Fadillah, sedangkan penentuan siapa yang berhak serta besaran bagian masing-masing sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Hakim berdasarkan alat bukti dan fakta persidangan.

Hingga berita ini diterbitkan, perkara masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Agama Slawi. Kedua belah pihak menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu putusan majelis hakim. (Tim Red)

Nobar Piala Dunia Sebagai Wahana Mempererat Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Surakarta - TNI menggelar kegiatan nonton bersama (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia.

Kali ini Kodim 0735/Surakarta kembali menggelar nonton bersama warga masyarakat bertempat di LPP RRI Surakarta , Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI. Tujuannya, untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia.

"Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah. 

Pasiter Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Nonton Bareng Kebangsaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, olahraga, khususnya sepak bola, merupakan salah satu cabang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Oleh karena itu, momentum pertandingan Piala Dunia dimanfaatkan sebagai wahana untuk membangun kebersamaan, persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 10 Juli 2026

Santunan Anak Yatim Piatu di Kejaksan Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Cirebon Kota – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan Aipda Pendy T. bersama unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan tatap muka yang dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan dan paket sembako kepada 15 anak yatim piatu di Musala Al Hikmah, Jalan Cangkring I Gang Patirudamada RT 02 RW 07, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, pada Jumat (10/07/2026) pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama untuk menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kejaksan Achmad Muhaemin, S.STP., M.Si., Kanit Binmas Polsek Cirebon Utara Barat AKP Jarnadi, A.Md., Lurah Kejaksan Teguh Mulyono, S.Kom., unsur kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, anak-anak menerima santunan dan bingkisan sembako yang diserahkan secara langsung oleh para tamu undangan.

Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan moral maupun material.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan sosial ini memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan, ketika senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah anak-anak yatim piatu yang merasakan perhatian serta kasih sayang dari seluruh pihak yang hadir.

“Perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu merupakan investasi sosial yang sangat berharga untuk membentuk generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu berhasil Tangkap Pelaku Curanmor Yamaha NMAX di Ujung Batu Ditangkap, Hendak Kabur dengan Mobil Travel



ROKAN HULU-Media Radius 102.com Gerak cepat jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ujung Batu. Seorang pria berinisial PS (26) diamankan saat diduga hendak melarikan diri menggunakan mobil travel pada Kamis (9/7/2026) malam.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.45 WIB di kawasan Simpang Siabu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Dari tangan terduga pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pengaduan korban, Ganan Tiopan, yang melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna biru bernomor polisi BM 6801 MAM pada 26 Juni 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pencurian bermula ketika seorang pelajar bernama Fais Albarik menggunakan sepeda motor milik keluarganya untuk bermain futsal di wilayah Ujung Batu. Setelah selesai berolahraga, ia singgah makan di Pondok Ikan Bakar Mak Bening yang berada di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu.

Korban kemudian memarkirkan sepeda motor di area tepi Sungai Rokan, tepat di samping rumah makan tersebut. Namun, saat selesai makan dan kembali ke lokasi parkir, kendaraan itu telah raib. Menyadari motornya hilang, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujung Batu.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku yang sedang berada di dalam sebuah mobil travel.

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil menghentikan mobil tersebut di Simpang Siabu. Saat dilakukan pemeriksaan dan interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah mencuri sepeda motor Yamaha NMAX milik korban.

Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolsek Ujung Batu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tas sandang warna hitam, satu buah kunci T, dua buah kunci pas, tiga mata gerinda yang telah dimodifikasi, satu buah kunci ukuran 8, serta uang tunai sebesar Rp400.000 yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra mengapresiasi respons cepat personel Polsek Ujung Batu dan Tim Resmob Polres Rokan Hulu dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan maksimal," tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara dan menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius 102.com Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).

Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengguna Layanan Kunjungan



Rokan Hulu-Pasir Pengaraian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan kunjungan, Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus implementasi dari salah satu 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yaitu Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.


Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat kepada para pengguna layanan kunjungan. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kesehatan serta obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang tersedia secara gratis.


Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi kepada warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Lapas.


"Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat yang datang berkunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sekaligus wujud kepedulian kami dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Andi Rahman mewakili Kalapas.


Salah seorang pengguna layanan kunjungan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya layanan tersebut karena dapat memeriksa kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.


"Ya senang ajalah gitu, karena itu tadi gratis katanya, alhamdulillah itu makanya kemari kan mau menengok gitu kolesterolnya," ungkapnya.


Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang pelayanan publik melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta   pelayanan.


      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.

      ( Ismail Marpaung ).

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugeng H bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah Kec. Jebres, Kamis (09/07/2026) 

Ditegaskan Peltu Sugeng Patroli dilaksanakan karena pada malam hari adalah saat rawan terhadap gangguan kamtibmas dan untuk pastikan wilayah dalam situasi kondusif.

"Kami melaksanakan patroli bersama linmas di wilayah Kec. Jebres, patroli rutin di laksanakan utk menciptakan suasana aman bagi masyarakat."ujarnya.

"Diharapkan dengan dilaksankanya patroli dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga masyarakat."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru

 


Pekanbaru-www.radius102.com Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, mendampingi Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, dalam kegiatan peninjauan program ketahanan pangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Kamis (9/7).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu implementasi program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung program Aksi dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana arahan Menteri Imipas.


Dalam peninjauan tersebut melihat berbagai sektor ketahanan pangan yang telah dikembangkan di lingkungan Rutan Pekanbaru, mulai dari budidaya tanaman pangan hingga pemanfaatan lahan yang dikelola secara produktif oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas.


Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.


"Program ketahanan pangan merupakan wujud nyata pembinaan yang produktif. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Rudy.


Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan jajaran Rutan Pekanbaru dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif. Menurutnya, program seperti ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun dalam mendukung program strategis nasional.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemasyarakatan Riau dengan DPR RI terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Wilayah Riau.


          Jurnalis : Radius 102.com Rohul. ( Ismail Marpaung ).

Minuman yang Baik untuk Menjaga Fungsi Ginjal, Jangan Hanya Andalkan Air Putih

 



Rokan Hulu– Ginjal merupakan organ penting yang bekerja tanpa henti menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga mengatur kadar mineral dalam darah.


Karena perannya yang sangat vital, menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan pola makan yang baik, tetapi juga perlu didukung oleh pilihan minuman yang tepat setiap hari.


Banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan ginjal setelah muncul gangguan seperti batu ginjal atau penurunan fungsi penyaringan.


Padahal, kebiasaan sederhana memilih minuman sehat dapat membantu mengurangi beban kerja organ tersebut.


1. Air Putih Tetap Menjadi Pilihan Terbaik

Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.


Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.


Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.


Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.


Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.


Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.


2. Air Lemon Tanpa Gula

Air lemon yang dikonsumsi tanpa tambahan gula mengandung sitrat alami. Senyawa ini diketahui dapat membantu mengurangi pembentukan kristal kalsium yang menjadi salah satu penyebab batu ginjal.


Meski demikian, konsumsi tetap harus dalam jumlah wajar dan bukan sebagai pengganti air putih.


3. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.


Kandungan tersebut juga dinilai bermanfaat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah yang mendukung fungsi ginjal.


Namun, hindari konsumsi berlebihan, terutama jika menggunakan gula dalam jumlah tinggi.


4. Air Kelapa Alami

Air kelapa segar mengandung elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Minuman ini dapat menjadi pilihan setelah beraktivitas fisik.


Bagi penderita penyakit ginjal kronis yang harus membatasi asupan kalium, konsumsi air kelapa sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.


5. Jus Buah Tanpa Tambahan Gula

Jus dari buah segar seperti apel, semangka, atau anggur dapat menjadi sumber vitamin dan antioksidan. Pilih jus tanpa gula tambahan agar manfaat kesehatannya tetap optimal.


Mengonsumsi buah utuh tetap lebih dianjurkan karena kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan jus.


6. Infused Water

Infused water dengan irisan mentimun, lemon, atau daun mint bisa menjadi alternatif bagi orang yang kurang menyukai rasa air putih.


Selain menyegarkan, cara ini dapat membantu meningkatkan konsumsi cairan harian.


Minuman yang Sebaiknya Dibatasi

Selain memilih minuman yang baik, penting pula mengurangi konsumsi minuman yang dapat meningkatkan beban kerja ginjal, seperti:


Minuman bersoda.

Minuman tinggi gula.

Minuman berenergi.

Minuman beralkohol.

Minuman dengan kandungan natrium yang tinggi.


Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hipertensi, hingga gangguan fungsi ginjal.


Gaya Hidup Sehat Tetap Menjadi Kunci

Dokter spesialis penyakit dalam umumnya menekankan bahwa kesehatan ginjal tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang diminum, tetapi juga pola hidup secara keseluruhan.


“Menjaga hidrasi, mengontrol tekanan darah, gula darah, serta menerapkan pola makan sehat merupakan langkah penting untuk mempertahankan fungsi ginjal dalam jangka panjang,” ujar seorang dokter spesialis penyakit dalam, kepada JurnalLugas.Com, Kamis 09 Juli 2026.


Selain itu, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, tidak merokok, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam mencegah penyakit ginjal.


Menjaga ginjal sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari.


Memilih minuman yang sehat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan menghindari konsumsi gula berlebih merupakan investasi kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Baca artikel kesehatan lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com


***Ismail Marpaung ***

( Sumber jurnallugas.com )

Kamis, 09 Juli 2026

Polsek Bonai Darussalam Edukasi Siswa Baru SMKN 1 Bonai Darussalam, Tanamkan Semangat Anti-Bullying dan Anti-Narkoba Sejak MPLS



Rokan Hulu-Bonai Darusalam.Media Radius 102.com

Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan bebas dari pengaruh negatif, personel Polsek Bonai Darussalam melaksanakan penyuluhan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (9/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang sejak dini, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, merokok, konsumsi minuman beralkohol, pelanggaran lalu lintas, hingga kecanduan game online.

Penyuluhan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra sebagai narasumber, didampingi Kanit Lantas BRIPKA Riki Saputra, Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal BRIGPOL Eikin I. Sembiring, S.E., serta Banit Reskrim BRIPDA Alvi Andri Ramadhan, S.H.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Sifulloh, S.H., para majelis guru, serta sekitar 120 siswa-siswi baru yang mengikuti MPLS dengan antusias.

Dalam penyampaiannya, personel Polsek Bonai Darussalam menekankan pentingnya menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan berujung pada proses hukum. Para pelajar juga diajak memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang positif, produktif, dan berprestasi.

Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, tidak melakukan aksi balap liar, serta selalu mematuhi peraturan saat berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Materi penyuluhan juga menyoroti bahaya bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diingatkan untuk saling menghargai, tidak menghakimi seseorang berdasarkan penampilan maupun perbedaan fisik, serta membangun budaya saling menghormati agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Tidak hanya itu, personel Polsek Bonai Darussalam turut mengingatkan dampak negatif kecanduan game online yang dapat menyebabkan menurunnya semangat belajar, mengganggu kesehatan, serta menghambat prestasi akademik apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, M.H melalui Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan selama MPLS merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menolak berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

"Diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang berprestasi, menjauhi narkoba, menolak segala bentuk perundungan, disiplin dalam berlalu lintas, serta bijak memanfaatkan teknologi demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta MPLS. *(Humas Polres Rohul)*

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Siti Aminah menjadi korban penganiayaan diduga oleh saudara kandungnya sendiri,

*INDRAMAYU– Perselisihan keluarga yang dipicu penyerobotan lahan sawah di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, berujung aksi kekerasan*

Seorang ibu bernama Siti Aminah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh saudara kandungnya sendiri, Solikah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek serius pada tangan kanan diduga akibat terkena benda tajam (pecahan piring).

Berdasarkan keterangan medis, luka pada bagian atas memiliki panjang sekitar 7 sentimeter, sedangkan luka pada bagian bawah sekitar 13 sentimeter, sehingga korban harus menjalani penanganan dengan total 17 jahitan.

Kronologi Konflik Lahan yang Berlarut-larut

Menurut keterangan korban, konflik internal keluarga ini sebenarnya telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Perselisihan bermula dari sengketa penyerobotan kepemilikan lahan sawah yang dibeli Siti Aminah dari kakak tertuanya.

Korban mengaku, tanpa seizin maupun persetujuannya, lahan sawah tersebut diukur, dipatok pihak lain. Ia menyebut tindakan sepihak itu diduga dilakukan oleh Kumed di ketahui sebagai suami Solikah.

"Tanpa izin dan persetujuan dari kami, lahan sawah tersebut secara sepihak diukur, dipatok, dan digadaikan kepada pihak lain oleh Kumed dan Pendi selaku mantan sekretaris desa setempat," ujar Siti Aminah saat memberikan keterangan. Kamis, (9/7).
Dampak dari perselisihan ini membuat korban tidak hanya kehilangan hak untuk mengelola sawah tersebut, tetapi hasil panennya selama ini juga diduga kuat diambil oleh pihak lain. Kondisi inilah yang menjadi pemantik konflik berlarut-larut di dalam keluarga mereka.

Cekcok Mulut Berujung Aksi Kekerasan fisik

Ketegangan semakin memuncak dalam beberapa waktu terakhir setelah korban berulang kali mendapati tanaman hias di pekarangan rumahnya dirusak dan beberapa pot bunga miliknya hilang secara misterius.

Pada hari kejadian, korban berusaha mencari pot yang hilang ke bagian belakang rumah. Di sana, ia bertemu dengan kakaknya dan langsung melayangkan teguran. Teguran tersebut rupanya memicu adu mulut hingga terjadi pertengkaran sengit.

Pertikaian verbal yang semula hanya berupa adu mulut mendadak berubah menjadi aksi fisik. Dalam insiden tersebut, piring yang sedang dipegang oleh Solikah pecah. Pecahan piring itu diduga kemudian dilayangkan ke arah korban hingga mengenai tangan kanannya dan menyebabkan luka robek yang cukup serius.

"Akibat kejadian ini, saya mengalami luka robek yang cukup lebar dan pendarahan parah di bagian tangan," tutur korban.

Langkah Hukum Korban

Korban yang bersimbah darah segera dievakuasi Puskesmas Balongan oleh anaknya dan mendapatkan penanganan medis darurat atas luka robek di tangannya.

Tidak terima dengan tindakan kekerasan yang dialaminya, pihak keluarga korban menyatakan berkomitmen untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. 

Mereka berencana melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Indramayu agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Harri)

Warga Manfaatkan Layanan Polisi 110, Saat Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Mundu

Cirebon Kota – Jajaran Polres Cirebon Kota melalui Polsek Mundu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria dalam keadaan gantung diri di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Laporan tersebut diterima melalui layanan darurat kepolisian 110 yang diakses oleh perangkat desa setempat setelah mendapat informasi dari saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula pada Kamis (9/7/2026) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB, ketika Sdri. S. (43), istri korban, terbangun dan mendapati suaminya, S. (47), tidak berada di sampingnya. Saksi kemudian mencari ke seluruh bagian rumah dan mendapati suaminya dalam kondisi tergantung di pintu kamar mandi menggunakan seutas tali tambang berwarna kuning, lokasi kejadian berada di Desa Suci, Kec. Mundu, Kab. Cirebon.

Kaget dan panik menyaksikan peristiwa tersebut, Sdri. S. segera berteriak meminta pertolongan tetangga. Beberapa warga sekitar yang mendengar teriakan saksi kemudian bergegas mendatangi lokasi dan berupaya memberikan pertolongan. Namun, kondisi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga setempat kemudian mengarahkan saksi untuk melaporkan kejadian ini melalui perangkat desa setempat.

Perangkat Desa Suci yang menerima informasi dari warga segera bertindak dengan menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110. Laporan yang masuk melalui call center kepolisian ini kemudian langsung diteruskan ke jajaran Polsek Mundu untuk segera dilakukan penanganan di lapangan. Pemanfaatan layanan Polisi 110 terbukti efektif mempercepat respons kepolisian dalam merespons setiap laporan darurat dari masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Plt. Kapolsek Mundu Iptu Awan Kurniawan, S.Pd., langsung memimpin personel gabungan untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Tim yang diterjunkan terdiri atas anggota Reskrim, Intelkam, serta Unit Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan olah TKP dan identifikasi secara ilmiah guna memastikan penyebab kematian korban.

Awan Kurniawan, menyatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul atau tajam, serta tidak ada indikasi perlawanan di sekitar kamar mandi. Kondisi ini mengarah pada dugaan kuat bahwa korban melakukan perbuatan bunuh diri," jelas Kapolsek saat ditemui di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, terutama Sdri. S. selaku istri korban, almarhum S. tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun permasalahan keluarga yang signifikan. Namun demikian, keluarga mengakui bahwa dalam beberapa pekan terakhir, korban terlihat lebih pendiam dan sering menyendiri tanpa mengungkapkan keluh kesahnya kepada siapapun. Keluarga merasa tidak menyadari adanya tanda-tanda mengkhawatirkan secara kasat mata.

Sementara itu, pihak keluarga korban secara tegas menyatakan keberatan untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah. Pernyataan keberatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani di Mapolsek Mundu. Petugas kepolisian menghormati keputusan keluarga tersebut mengingat tidak ditemukannya indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan pentingnya pemanfaatan layanan Polisi 110 oleh masyarakat luas. "Layanan Polisi 110 merupakan saluran darurat yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam penuh oleh seluruh masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian, mulai dari tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi-kondisi darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Lebih lanjut, Aris juga menyampaikan edukasi penting terkait kesehatan mental dan pencegahan kasus bunuh diri di lingkungan masyarakat. "Kami mengimbau agar setiap keluarga lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya. Perubahan perilaku seperti menarik diri dari pergaulan, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, sering bicara tentang perasaan tidak berharga atau kematian, serta gangguan pola tidur dan makan, merupakan tanda-tanda yang perlu diwaspadai sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan mental," jelasnya. "Jangan ragu untuk membuka komunikasi yang hangat dengan orang terdekat yang sedang mengalami tekanan hidup, dan segera cari bantuan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater jika diperlukan," tambahnya.

AKP M. Aris Hermanto juga mengingatkan bahwa layanan Polisi 110 tidak hanya untuk melaporkan kejadian kriminal, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat yang melihat atau mengalami situasi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa, termasuk ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda akan melakukan percobaan bunuh diri. "Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu aparat kepolisian untuk memberikan pertolongan sedini mungkin. Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk segera menelepon 110 jika Anda menyaksikan hal-hal yang mencurigakan atau membahayakan di sekitar lingkungan Anda," pungkasnya.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian melalui Layanan Polisi 110, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat segera ditangani sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif. Proses evakuasi dan penanganan di TKP berlangsung lancar, berkat koordinasi yang solid antara pihak kepolisian, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Polres Cirebon Kota pun terus mengoptimalkan pelayanan publik dan siap melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman maupun situasi darurat kapan pun dibutuhkan.

(Agus Hermawan)

Sinergi TNI Dan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Perkuat Pembinaan Dan Keamanan Di Rohul

 



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian kembali melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan bersama personel TNI yang dirangkaikan dengan tes urine pada Rabu malam (8/7/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, didampingi jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.


Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 60 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangaraian dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.


Diunggah dari akun facebook Lembaga pemasyarakatan Pasirpangaraian, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa razia gabungan dan tes urine merupakan langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, serta penggunaan telepon genggam ilegal di lingkungan lapas.


“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan Lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk deteksi dini untuk memastikan Lapas Pasir Pangaraian tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal,” ujar Veazanol.


Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil tes urine terhadap seluruh peserta, baik 10 orang pegawai maupun 60 orang warga binaan, menunjukkan hasil negatif.


Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan kebijakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.


Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan bebas dari barang-barang terlarang guna mendukung pembinaan warga binaan yang optimal.


      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.

        ( Ismail Marpaung ).

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Rabu (08/07/2026) pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan.

Dikatakan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lembaga Pemasyarakatan Pasir Pangaraian Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Seluruh Hasil Negatif



Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media Radius 102.com

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan bersama personel TNI yang dirangkaikan dengan tes urine pada Rabu malam (8/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, didampingi jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 60 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa razia gabungan dan tes urine merupakan langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, serta penggunaan telepon genggam ilegal di lingkungan lapas.

"Razia gabungan dan tes urine ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan Lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk deteksi dini untuk memastikan Lapas Pasir Pangarayan tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal," ujar Veazanol.

Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil tes urine terhadap seluruh peserta, baik 10 orang pegawai maupun 60 orang warga binaan, menunjukkan hasil negatif.

Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan kebijakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan bebas dari barang-barang terlarang guna mendukung pembinaan warga binaan yang optimal.

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Raih Peringkat IV pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Bawa Inovasi SABANA-AMAN



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media Radius 102.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali menorehkan prestasi melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Moch. Subhan Zakaria, S, Tr.Pas., M.H. yang berhasil menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelatihan tersebut, Moch. Subhan Zakaria berhasil meraih Prestasi Istimewa Peringkat IV berkat implementasi aksi perubahan berupa inovasi SABANA-AMAN (Sistem Database Sarana dan Prasarana Keamanan), sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan data sarana dan prasarana keamanan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan secara lebih efektif, sistematis, dan terdokumentasi.

Aplikasi SABANA-AMAN merupakan inovasi berbasis digital yang dirancang untuk memudahkan proses pendataan, monitoring, serta pelaporan kondisi sarana dan prasarana keamanan. Melalui sistem ini, kondisi fasilitas pengamanan dapat dipantau secara berkala sehingga kebutuhan pemeliharaan maupun potensi kerusakan dapat teridentifikasi lebih cepat sebagai langkah preventif dalam mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Moch. Subhan Zakaria menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari dukungan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang turut berkontribusi dalam implementasi aksi perubahan selama pelaksanaan PKP.

"Prestasi ini bukan hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan di Lapas. Semoga aplikasi SABANA-AMAN dapat memberikan manfaat nyata serta terus dikembangkan guna mendukung tata kelola pemasyarakatan yang lebih modern dan akuntabel," ujar Subhan.

Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong budaya inovasi di lingkungan pemasyarakatan. Melalui implementasi aksi perubahan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).