Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Dandim 0321/Rohil Ikuti Rakor Pemerintah dan Perusahaan Pemegang HGU-PBPH, Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla

Rokan Hulu.Media radius102.com Komandan Kodim (Dandim) 0321/Rokan Hilir Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., m...

Postingan Populer

Senin, 07 September 2026

Dandim 0321/Rohil Ikuti Rakor Pemerintah dan Perusahaan Pemegang HGU-PBPH, Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla


Rokan Hulu.Media radius102.com Komandan Kodim (Dandim) 0321/Rokan Hilir Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., mengikuti rapat koordinasi antara pemerintah dengan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), Senin (7/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan melalui video conference (Vidcon) dan berlangsung di Command Center Kabupaten Rokan Hilir, lantai 7 Kantor Bupati Rokan Hilir, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Jalan Poros Pesisir, Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat dan unsur terkait di Kabupaten Rokan Hilir, di antaranya Bupati Rokan Hilir yang diwakili Asisten I Rahmatul Zamri, S.Sos., Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., Kepala BPBD Rohil yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Juli Destino, S.E., M.Si., Kepala BPKAD Rohil yang diwakili Kabid Aset Azwin, Kepala Damkar Rohil Irawan, S.E., M.Si., perwakilan Dinas Kesehatan Rismawati Lubis, perwakilan DLH Hadi R, serta Kabag Tapen Rohil Robby Kurniawan, S.STP., M.Si.

Dalam rapat tersebut, Menkopolkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan sejumlah penekanan terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tiga poin utama yang disampaikan yakni bahwa ancaman El Nino belum berakhir, setiap lahan harus memiliki penanggung jawab yang jelas, serta aturan yang telah tersedia harus diikuti dengan penegakan secara konsisten.

Rapat koordinasi ini bertujuan meningkatkan koordinasi, sinergitas, dan kesiapsiagaan antara pemerintah daerah dengan perusahaan pemegang HGU dan PBPH dalam pengelolaan serta pengawasan lahan, khususnya menghadapi potensi ancaman El Nino dan Karhutla.

Selain itu, rapat juga menjadi momentum untuk memastikan setiap lahan memiliki penanggung jawab yang jelas beserta kewajiban dalam melakukan pengelolaan dan pengawasan. Kesiapsiagaan perusahaan dan pemerintah dalam pencegahan serta penanggulangan Karhutla juga menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait didorong untuk menyamakan persepsi terhadap aturan yang berlaku, meningkatkan pengawasan, serta memastikan penegakan aturan dilakukan secara tegas dan konsisten terhadap pihak yang tidak melaksanakan kewajibannya.

Usai mengikuti kegiatan, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab seluruh pihak, terutama pemegang hak dan izin atas lahan.

“Intinya, setiap lahan harus jelas siapa penanggung jawabnya. Pemegang HGU maupun PBPH harus benar-benar memastikan lahannya terpantau dan memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi Karhutla,” ujar Dandim.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan kerawanan kebakaran perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel, sarana dan prasarana pemadaman, serta ketersediaan sumber air harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran. Pencegahan harus dilakukan sejak awal melalui pemantauan, patroli, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi yang cepat apabila ditemukan titik api atau potensi kebakaran,” tegasnya.

Dandim juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Rokan Hilir dari ancaman Karhutla.

“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0321/Rohil, siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Namun keberhasilan ini sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur dan kepatuhan setiap pihak terhadap kewajibannya,” tambahnya.

Dandim juga menyampaikan bahwa apabila ditemukan pihak yang lalai dalam menjalankan kewajiban pengelolaan dan pengawasan lahan, maka langkah penegakan aturan harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan adanya koordinasi tersebut, diharapkan seluruh pemegang HGU dan PBPH semakin meningkatkan kesiapsiagaan serta bertanggung jawab terhadap kondisi lahannya masing-masing.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga diharapkan dapat melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala, termasuk memastikan ketersediaan personel, sarana pemadaman, jalur akses, embung atau sumber air, serta perangkat pendukung lainnya.

Rapat koordinasi yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berakhir sekitar pukul 11.55 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui rakor ini, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI/Polri, instansi terkait, dan perusahaan diharapkan semakin kuat dalam mengantisipasi ancaman El Nino dan mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

       Jurnalis : radius102 com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota - Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk.

Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota.

Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan.

Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum.
“Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Ciptakan Wilayah Aman & Kondusif,  Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Eko  melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Minggu (06/09/2026).

Ditegaskan Sertu Eko Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar.

Penulis : Arda 72

Gagalkan Transaksi Narkotika, Polsek Tandun Tangkap Dua Orang Pria dengan Barang Bukti 1,4 Gram Sabu


Rokan Hulu.Media radius102.com Polsek Tandun berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, dua pria yang diduga berperan sebagai kurir diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,4 gram.

Kedua tersangka masing-masing berinisial JA (43) dan RF (29), warga Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Keduanya diamankan oleh personel Polsek Tandun pada Jumat malam, 4 September 2026, sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah warung di Desa Tandun, Kecamatan Tandun.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa wilayah Desa Tandun diduga kerap menjadi lokasi transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Tandun yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tandun, IPDA Zus Rico Candra, S.H., M.H., melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap terduga pelaku.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua pria tengah berada di sebuah warung. Keduanya kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan di sekitar tempat duduk kedua tersangka, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bawah tempat duduk mereka.

Selain sabu dengan berat kotor 1,4 gram, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, yakni satu lembar tisu putih, satu kotak rokok, satu unit telepon genggam serta satu unit sepeda motor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka diduga berperan sebagai kurir narkotika. Sementara itu, hasil tes urine menunjukkan JA positif mengandung Amphetamine dan Methamphetamine, sedangkan RF positif Amphetamine.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Tandun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 609 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Gagalkan Transaksi Sabu, Polsek Kepenuhan Gerebek Rumah di Kepenuhan Hulu, Amankan Tiga Pria dan 2,02 Gram Sabu*l


Rokan Hulu.Media radius102.com Jajaran Polsek Kepenuhan kembali mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang pria berhasil diamankan bersama barang bukti tujuh paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,02 gram.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 00.50 WIB, di sebuah rumah yang berada di Dusun Tri Jaya, Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu.

Ketiga pria yang diamankan masing-masing berinisial BU alias I, MEJ alias E, dan RDH alias D. Ketiganya kemudian dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kepenuhan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa wilayah Desa Muara Jaya kerap menjadi lokasi terjadinya transaksi gelap narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Kepenuhan.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa aktivitas transaksi narkotika diduga kerap terjadi di sebuah rumah di Dusun Tri Jaya. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kepenuhan melakukan penggerebekan pada Jumat dini hari.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang pria beserta sejumlah barang bukti. Selain tujuh paket sabu seberat 2,02 gram, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam, alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, kotak rokok, plastik klip bening, serta uang tunai sebesar Rp226.000.

Hasil pemeriksaan awal terhadap ketiga terduga pelaku juga menunjukkan hasil positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.

Selanjutnya, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Kepenuhan, IPTU Jonnes, S.H menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Minggu, 06 September 2026

KAPOLRES KUNINGAN PIMPIN LANGSUNG PEMBAGIAN MASKER, ANTISIPASI DAMPAK DEBU VULKANIK GUNUNG KRAKATAU

KUNINGAN — Upaya nyata melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah potensi dampak letusan Gunung Krakatau segera digerakkan oleh jajaran Polres Kuningan. Kegiatan pembagian masker kepada para pengguna jalan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapan, S.Tr.K., S.I.K.
 
Langkah antisipatif ini diambil menyusul adanya potensi debu vulkanik hasil letusan Gunung Krakatau yang terbawa angin dan bergerak menuju wilayah Provinsi Jawa Barat, termasuk kawasan Kabupaten Kuningan. Pembagian masker dilakukan secara langsung di titik-titik strategis dan jalan raya utama yang ramai dilintasi warga.
 
Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tetap waspada dan terlindungi dari gangguan pernapasan serta risiko kesehatan akibat terpapar debu vulkanik. "Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para pengendara dan pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan, dapat melindungi diri dengan memakai masker guna mencegah dampak buruk debu vulkanik bagi kesehatan," ujar AKBP Bellen Anggara Pratama.
 
Selain membagikan masker, jajaran Satlantas juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap mengikuti perkembangan informasi resmi terkait kondisi terkini, memperketat kebersihan lingkungan, dan menggunakan masker secara rutin selama kondisi debu vulkanik masih terasa. Polres Kuningan akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat di wilayah hukumnya.
 
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kehadiran negara dan kepolisian di tengah masyarakat, serta kepedulian nyata menjaga keselamatan dan kesehatan warga Kabupaten Kuningan dari ancaman dampak alam yang terjadi.

(Agus Hermawan)

*Polsek Bonai Darussalam Gelar Kurve, Percantik Lingkungan Mapolsek Untuk Lingkungan Asri Dan Tingkatkan Kinerja, Tumbuhkan Semangat Kebersamaan 5 september 2026


Rokan Hulu. Sontang-Bonai Darussalam.Media radius102.com Semangat kebersihan dan kerapian lingkungan kerja terus digaungkan di jajaran Polsek Bonai Darussalam Polres Rokan Hulu (Rohul). Dipimpin langsung Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., MH, bersama seluruh Personel menggelar kegiatan kurve di lingkungan Mapolsek, Jumat pagi (4/9/2026).

Kurve kali ini difokuskan pada penataan taman. Mulai dari membersihkan halaman, memotong rumput, hingga merapikan tanaman hias dilakukan bersama-sama oleh personel dan tenaga kebersihan.

Diunggah dari akun facebook Polsek Bonai Darussalam, Jumat (4/9/2026), Kehadiran Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH di tengah-tengah anggota saat bekerja menjadi bukti nyata kepemimpinan yang memberi teladan. Ia menekankan bahwa lingkungan yang bersih dan indah sangat berpengaruh terhadap semangat kerja personel.

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK, M.Si melalui Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH menyampaikan, bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan kerja memiliki peran penting dalam menunjang semangat serta kinerja personel.

"Dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," ujar IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., MH.

Lebih lanjut Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH  menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya untuk mempercantik Mapolsek. Tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar personel Polsek Bonai Darussalam.

"Penataan taman yang lebih baik ini diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang ke Mapolsek untuk mengurus administrasi maupun pelayanan lainnya," pungkasnya.

Kegiatan kurve berjalan lancar, aman dan kondusif. Diharapkan Mapolsek Bonai Darussalam ke depan semakin tertata dan menjadi contoh bagi kantor pelayanan publik lainnya.

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Polres Kuningan Salurkan Air Bersih dan Pengobatan Gratis di Cihanjaro

KUNINGAN - Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Kuningan melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan pembagian air bersih bagi masyarakat. Kegiatan sosial kemanusiaan ini bertempat di Balai Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, Jum’at (4/9/2026).
Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama hadir langsung di tengah warga, berdialog, serta membantu proses penyaluran air bersih dari mobil tangki ke jerigen dan drum milik warga. Selain itu, Polres Kuningan juga menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga lanjut usia dan masyarakat sekitar.

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus dilakukan Polres Kuningan.  Sebanyak tiga tangki mobil air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polres Kuningan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga, khususnya untuk keperluan sehari-hari. Dan juga kami melakukan pemeriksaan Kesehatan gratis bagi masyarakat setempat,” ujar AKBP Bellen.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi sulit, termasuk persoalan keterbatasan air bersih.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan, kami akan berusaha memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya.
Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kekeringan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat sedikit meringankan beban warga,” tutur AKBP Bellen.
Sementara itu, Kepala Desa Cihanjaro, Masdudi Hartono didampingi Sekmat Karangkancana, Nono Mulyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Kuningan yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Cihanjaro dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polres Kuningan atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kekeringan membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Memang saat ini warga cukup kesulitan mendapatkan air bersih. Dengan adanya bantuan tiga tangki ini, tentunya sangat membantu masyarakat. Kami berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut selama kondisi kekeringan masih terjadi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kepedulian Polres Kuningan yang turun langsung membantu masyarakat di wilayah pedesaan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Polres Kuningan. Ini menunjukkan bahwa kepolisian benar-benar hadir di tengah masyarakat dan ikut merasakan apa yang menjadi kesulitan warga,” pungkasnya.

Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Cihanjaro sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak musim kemarau.

(Agus Hermawan)

“Tambang Timah Diduga Ilegal Muncul di Ampui, Cuma 1 KM dari Mako Airud Polda Babel”

PANGKALPINANG — Aktivitas dugaan pertambangan timah ilegal menggunakan jenis Ponton Isap Produksi (PIP) kembali mencuat di wilayah Kota Pangkalpinang. Kali ini, aktivitas tersebut diduga berlangsung di kawasan Jalan Kakap 1, RT 03, Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, yang berada di sekitar aliran Daerah Aliran Sungai (DAS).

Informasi mengenai aktivitas tersebut diterima tim investigasi awak media dari laporan warga sekitar pada Sabtu, 5 September 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim investigasi kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim tiba di lokasi yang dimaksud.

Dari hasil pantauan di lapangan, terlihat empat unit Ponton Isap Produksi (PIP) yang diduga sedang melakukan aktivitas penambangan di balik rindangnya pepohonan bakau.

Sejumlah orang juga terlihat berada di lokasi dan melakukan aktivitas penambangan dengan cara melubangi permukaan tanah, kemudian menghisap lumpur yang diduga bercampur dengan material mengandung timah.
Temuan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan serius, terutama terkait pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan aliran sungai.
Dugaan Ada Pembiaran?

Hasil penelusuran tim investigasi juga menemukan fakta bahwa lokasi aktivitas dugaan tambang tersebut berada relatif dekat dengan Mako Airud Polda Bangka Belitung, dengan jarak sekitar satu kilometer.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan: apakah aktivitas dugaan tambang ilegal tersebut tidak diketahui aparat, atau justru belum tersentuh penindakan?
Pertanyaan ini penting untuk dijawab oleh pihak berwenang, mengingat aktivitas pertambangan tanpa izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun kerusakan lingkungan.

Namun demikian, dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut masih sebatas temuan dan indikasi di lapangan. Untuk memastikan kebenarannya, diperlukan penyelidikan dan klarifikasi dari aparat penegak hukum.

Ancaman Terhadap Ekosistem DAS

Selain persoalan legalitas, aktivitas penambangan timah di kawasan aliran sungai juga menyisakan persoalan lingkungan.

Aktivitas pertambangan berpotensi merusak kawasan DAS, termasuk flora dan fauna yang berada di sekitar lokasi. Tim investigasi juga menemukan adanya potensi pencemaran akibat penggunaan bahan bakar minyak dan oli dalam kegiatan operasional ponton.

Jika limbah solar maupun oli sampai tumpah dan masuk ke aliran sungai, dampaknya tidak hanya dirasakan pada lokasi tambang, tetapi juga dapat mengganggu ekosistem perairan dan organisme yang bergantung pada kawasan tersebut.

Dengan demikian, persoalan ini bukan hanya menyangkut dugaan aktivitas tambang tanpa izin, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan, penerimaan negara, serta pengawasan aparat penegak hukum.

Menunggu Langkah Aparat. 

Keberadaan empat unit PIP di kawasan tersebut tentu membutuhkan perhatian serius dari instansi terkait. Terlebih, lokasi aktivitas disebut berada tidak jauh dari salah satu markas aparat yang memiliki kewenangan dalam pengawasan wilayah perairan.

Publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan apakah aktivitas tersebut memiliki legalitas atau justru merupakan kegiatan pertambangan ilegal.

Jika terbukti tidak memiliki izin, penindakan terhadap aktivitas tersebut semestinya tidak berhenti pada pekerja lapangan maupun pemilik ponton. Aparat juga perlu menelusuri rantai distribusi material hasil tambang, termasuk pihak yang menampung atau menjadi kolektor bijih timah.

Sebab, aktivitas pertambangan ilegal tidak mungkin berdiri sendiri. Ada mata rantai dari lokasi penambangan hingga material tersebut masuk ke jaringan perdagangan.

Tim investigasi awak media akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ini dan menelusuri lebih jauh dugaan rantai penampungan bijih timah dari aktivitas tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Airud Polda Bangka Belitung maupun instansi terkait mengenai keberadaan empat unit PIP yang terpantau di kawasan DAS Ampui tersebut.

(HR/TIM) 

Camat Losarang dan Jajaranya menegakan Perda Mihol di Wilayahnya


Radius102.com
 Guna menekan angka kriminalitas dan menjaga ketertiban umum, tim gabungan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Losarang menggelar operasi cipta kondisi dengan merazia sejumlah titik rawan peredaran minuman keras (miras) ilegal pada Kamis (3/9/2026) malam. Langkah preventif ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Indramayu terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Minuman Beralkohol (Mihol).
.
Operasi penyisiran malam tersebut dipimpin oleh Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Losarang, H. Umar, S.H., di bawah komando Camat Losarang, Encep Ria Setiadi, S.E., M.Si. Dalam pelaksanaannya, personel Satpol PP turut didampingi oleh jajaran TNI untuk memastikan area-area yang disinyalir menjadi pusat peredaran miras dapat ditertibkan.
.
H. Umar menegaskan bahwa razia ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya memutus rantai gangguan sosial. Menurutnya, peredaran mihol ilegal kerap menjadi pemicu utama terjadinya keributan hingga tindakan kriminal yang meresahkan warga.
.
“Langkah ini kami lakukan untuk memastikan lingkungan masyarakat tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Umar kepada media.
.
Lebih lanjut, Pemcam Losarang menyadari bahwa pemeliharaan keamanan wilayah memerlukan kerja sama lintas sektor. Pihak kecamatan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada aparat jika menemukan adanya aktivitas penjualan atau peredaran miras di lingkungan mereka. Melalui sinergitas ini, diharapkan Kecamatan Losarang dapat menjadi wilayah yang bersih dari peredaran mihol serta aman bagi seluruh warga.

( MHR Kabiro)

Sigap dan Tanggap, Koramil 04/Jebres Bersama Damkar Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Gerak cepat ditunjukkan Koramil 04/Jebres. Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos bersama anggotanya bersama petugas Pemadam Kebakaran gabungan bahu-membahu memadamkan kebakaran TPA Sampah Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Sabtu (05/09/2026).

Kebakaran diketahui terjadi pada Kamis [04/09/2026] sekitar pukul 18.00 WIB. Dipicu cuaca terik panas, api membakar tumpukan sampah yang mengandung gas metan sehingga berpotensi meluas.

Sejak kejadian, petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman secara bergiliran pagi, siang, dan malam hari agar api tidak merembet ke area lain.

“Kami lakukan pemadaman bersama petugas Damkar Gabungan dan instansi terkait, agar api tidak meluas,” ujar Kapten Cba Sugiyono di lokasi kebakaran.

"Koramil 04/Jebres berkomitmen terus bersinergi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana, demi keamanan dan keselamatan masyarakat wilayah Jebres."tegasnya.

Sementara itu Kabid Pengendalian Kebakaran Damkar Kota Surakarta menyampaikan, laporan dari warga langsung ditindaklanjuti. Pemadaman dilakukan secara berkelanjutan karena karakteristik sampah TPA yang mudah menyulut dan menimbulkan asap tebal.

Dampak kebakaran ini cukup dirasakan warga sekitar TPA. Asap pekat mengganggu kesehatan, terutama bagi lansia dan balita. Untuk sementara beberapa warga mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Kegiatan pemadaman masih terus dilakukan hingga api benar-benar padam.

Penulis : Arda 72

Razia Tempat Hiburan Malam Cirebon Kota Sita 24 Botol Minuman Beralkohol

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota bersama unsur TNI dan Satpol PP Kota Cirebon menggelar razia tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Cirebon Kota untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (05/09/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam dan salah satu warung yang berada di depan kawasan Makam.

Kegiatan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M., dengan melibatkan personel gabungan Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, Satsamapta, Sidokkes, Subdenpom III Siliwangi Cirebon dan Satpol PP Kota Cirebon. Razia dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas dan peredaran minuman beralkohol di sejumlah lokasi hiburan malam.

Petugas mendatangi tiga lokasi sasaran, yakni THM L, THM E, dan salah satu warung di depan Makam Cina, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap surat izin minuman beralkohol, ruangan, serta barang bawaan pengunjung maupun karyawan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat pelanggaran terkait peredaran minuman beralkohol di lokasi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 24 botol minuman beralkohol dari berbagai jenis. Barang yang diamankan terdiri atas 5 botol Atlas, 2 botol Bintang, 3 botol Kawa Kawa Hijau, 4 botol AO, 1 botol Anker, 2 botol Guinness, 2 botol Kawa Kawa Blackuran, 1 botol Ginseng Blackuran, 1 botol Anggur Putih OT, 1 botol Iceland, 1 botol Anggur Merah, dan 1 botol Anggur Drum Whisky.

Pengamanan minuman beralkohol tersebut menjadi bagian dari tindakan kepolisian dalam mengawasi peredaran minuman beralkohol pada tempat hiburan malam maupun lokasi usaha lainnya. Barang yang ditemukan selanjutnya menjadi bahan pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Razia juga menjadi sarana untuk memberikan perhatian terhadap kepatuhan pengelola tempat hiburan malam dalam menjalankan kegiatan usahanya, khususnya berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol. Pemeriksaan dilakukan dengan mengedepankan ketelitian agar setiap temuan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Selain melakukan pemeriksaan di tempat hiburan malam, petugas juga mendatangi salah satu warung yang menjadi sasaran operasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol agar tidak hanya terfokus pada tempat hiburan malam.

Kegiatan razia secara berkala diharapkan dapat mempersempit ruang peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan sekaligus mendorong pengelola usaha untuk lebih memperhatikan aturan yang berlaku. Polres Cirebon Kota juga akan terus melakukan pemeriksaan pada lokasi yang dinilai memerlukan pengawasan berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol.
Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M. mengatakan, “Razia tempat hiburan malam ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol, termasuk memastikan kegiatan usaha tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Setiap temuan yang kami dapatkan di lapangan akan dilakukan pemeriksaan dan ditindaklanjuti sesuai aturan.”

(Agus Hermawan)

Sabtu, 05 September 2026

Evaluasi Bersama Komisi X DPR RI, BPS Perkuat Data untuk Kebijakan Nasional,Sensus Ekonomi 2026



INDRAMAYU, radius102.com Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi perhatian penting dalam upaya memperkuat kualitas data statistik nasional. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional, yang digelar di Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Komisi X DPR RI sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus membahas penguatan peran dan kelembagaan BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sensus Ekonomi memiliki peran strategis karena data yang dihimpun dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku usaha, sektor ekonomi, hingga berbagai aktivitas usaha yang menjadi bagian penting dalam pembangunan.

Melalui FGD tersebut, berbagai masukan dan evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam penyelenggaraan sensus maupun sistem statistik nasional. Penguatan kelembagaan BPS juga dinilai penting agar proses pengumpulan, pengolahan, serta penyajian data dapat dilakukan secara lebih optimal.
Data statistik yang akurat bukan hanya menjadi kebutuhan pemerintah, tetapi juga menjadi salah satu dasar bagi masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam melihat kondisi perekonomian serta menentukan langkah ke depan.

Dalam forum tersebut, pembahasan diarahkan pada evaluasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, berbagai tantangan di lapangan, kualitas data yang dihasilkan, serta pentingnya sinergi antara BPS, pemerintah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem statistik nasional yang semakin kuat.

Keberadaan data yang valid dan terpercaya diharapkan mampu mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, hasil Sensus Ekonomi 2026 tidak berhenti sebagai angka statistik, tetapi dapat menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi.

Melalui FGD ini, evaluasi Sensus Ekonomi 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan BPS dan memastikan data statistik nasional benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. ( MHR Kabiro)

WADAH SERU MENGENALKAN BASKET SEJAK USIA DINI,DALAM INDONESIA BASKETBALL JAMBORE 2026



JAWA BARAT , radius102.com Semangat olahraga bola basket terus didorong melalui penyelenggaraan Indonesia Basketball Jamboree 2026. Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas menarik yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenal, mencintai, serta mengembangkan kemampuan di olahraga bola basket.lokasi Gedung Darma Ayu Sabtu (05/09/2026). 

Indonesia Basketball Jamboree 2026 dikemas dengan berbagai agenda, mulai dari Fun Basket untuk usia dini, Basketball 3x3, Basket Dance Competition, lomba puzzle bergambar basket, Coaching Clinic, hingga Temu Bintang Basket.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena peserta tidak hanya dituntut untuk berkompetisi, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai olahraga bola basket dalam suasana yang edukatif serta menyenangkan.

Fun Basket untuk usia dini menjadi salah satu kegiatan yang diharapkan mampu memperkenalkan olahraga basket kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dapat belajar dasar-dasar permainan sekaligus membangun keberanian, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas.

Sementara itu, kompetisi Basketball 3x3 memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dan strategi permainan dalam format pertandingan yang lebih dinamis.

Tak hanya pertandingan di lapangan, Basket Dance Competition juga menjadi bagian dari kemeriahan Indonesia Basketball Jamboree 2026. Kreativitas dan semangat para peserta akan dipadukan dengan nuansa olahraga sehingga menciptakan atmosfer kegiatan yang lebih meriah.

Bagi peserta usia dini, tersedia pula lomba puzzle bergambar basket sebagai kegiatan edukatif dan hiburan. Aktivitas tersebut menjadi alternatif untuk memperkenalkan dunia basket dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak.

Selain kompetisi, agenda Coaching Clinic diharapkan dapat memberikan pembelajaran langsung kepada peserta mengenai teknik, dasar permainan, serta pengembangan kemampuan dalam olahraga bola basket.

Sementara Temu Bintang Basket menjadi momentum untuk mempertemukan para pecinta basket dengan sosok-sosok yang memiliki pengalaman dan kiprah di dunia bola basket.

Dengan menggabungkan unsur kompetisi, edukasi, kreativitas, dan hiburan, Indonesia Basketball Jamboree 2026 diharapkan menjadi ajang positif dalam membangun ekosistem olahraga bola basket sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet muda berbakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai penting dalam olahraga kepada generasi muda, seperti sportivitas, disiplin, kerja sama, pantang menyerah, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Indonesia Basketball Jamboree 2026 bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kecintaan terhadap olahraga bola basket sejak usia dini dan mempererat kebersamaan di antara para pemain, pelatih, orang tua, serta pencinta basket. 
(MHR)

Kebakaran Lahan Hutan di Blok Cipondoh Cikawung Berhasil Dipadamkan, TNI dan Perhutani Bergerak Cepat



INDRAMAYU, radius102.com

 Kebakaran lahan hutan terjadi di Blok Cipondoh, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (4/9/2026). Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 10.00 WIB dan membakar lahan hutan dengan luas kurang lebih 5 hektare.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Menyikapi kejadian tersebut, jajaran TNI melalui Koramil 1613/Terisi bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Cikawung, Perum Perhutani wilayah Cikawung serta Yonif TP 889/GW guna mempercepat upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan mobil tangki air serta sarana pemadam kebakaran yang berada di lokasi pembangunan Yon TP. Berkat kesigapan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB atau kurang lebih satu setengah jam setelah kejadian diketahui.

Danramil 1613/Terisi menyampaikan bahwa kecepatan penanganan menjadi hal utama dalam menghadapi kebakaran lahan, mengingat kondisi lahan hutan yang berpotensi membuat api cepat meluas.

«“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, pihak Perhutani dan Yon TP untuk bersama-sama melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan respons cepat seluruh pihak, api dapat dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujar Danramil 1613/Terisi.»

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari Danramil 1613/Terisi, Asper Cikawung beserta 6 anggota, 5 personel Babinsa Koramil Terisi, serta 20 anggota Yon TP yang dipimpin DPP Letda Inf Suparjo.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengapresiasi kesigapan personel di lapangan dan sinergi antara TNI, Perhutani, pemerintah desa serta unsur terkait dalam menangani kebakaran tersebut.
«“Kami mengapresiasi respons cepat seluruh personel dan unsur terkait dalam menangani kebakaran lahan di Blok Cipondoh. Sinergi dan kecepatan bertindak sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegas Dandim.»

Dandim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan lahan dan vegetasi mudah terbakar.

«“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.»

Berkat penanganan cepat dan kolaborasi lintas unsur, kebakaran lahan hutan di Blok Cipondoh dapat dikendalikan. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.

( MHR Kabiro)

Polres Indramayu Dengarkan Aspirasi Pengemudi Ambulans,Dalam Acara Curhat Jumat



INDRAMAYU –Inara my.Id Polres Indramayu Polda Jabar menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Paguyuban pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Indramayu, Jumat malam (4/9/2026).

Kegiatan itu mengusung tema “Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi” dan dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP PRIANGGO P. M., S.I.K., M.Si.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, mengatakan Jumat Curhat menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap langsung aspirasi para pengemudi ambulans yang sehari-hari menjalankan tugas kemanusiaan.

“Tema Jumat Curhat kali ini adalah 'Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi'. Kami ingin setiap aspirasi, saran maupun kendala yang menghampiri pengemudi ambulans dapat disampaikan secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” ujar AKP Tarno.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pengemudi ambulans merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat.

Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi di lapangan agar penanganan terhadap masyarakat dapat dilakukan dengan cepat serta menghindari kesalahpahaman antarpihak.

Polres Indramayu, lanjut AKP Tarno, membawa semangat pelayanan melalui kebijakan “Layani Masyarakat dengan Respon Cepat.”

Dalam sesi dialog, para pengemudi ambulans menyampaikan sejumlah masalah yang mereka hadapi. Salah satunya terkait masih terbatasnya pengemudi yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus.

Paguyuban menyebut baru sekitar 20 persen pengemudi yang telah memperoleh pelatihan dan memahami penggunaan kode sirene serta prinsip 3 Aman, yakni aman diri, aman pasien, dan aman lingkungan.
Mereka juga berharap adanya fasilitas pendidikan, pelatihan dan sertifikasi, tanda pengenal resmi bagi pengemudi ambulans, hingga pemahaman mengenai prosedur penanganan kecelakaan dan pengamanan barang berharga milik korban.

Selain itu, paguyuban menyarankan pemasangan stiker Call Center Polri 110 pada kendaraan ambulans serta meminta dukungan untuk proses legalitas organisasi.

Menangapi aspirasi tersebut, Kapolres menyampaikan Polres Indramayu akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat, khususnya fungsi keamanan dan keselamatan, terkait kemungkinan pelaksanaan pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi bagi pengemudi ambulans.

Pendataan dan kajian juga akan dilakukan terkait identitas pengemudi. Sebagai langkah awal, Polres Indramayu akan mengupayakan pembuatan rompi kamtibmas.
Kapolres juga mengingatkan bahwa meskipun ambulans mendapatkan hak utama dalam penggunaan jalan sesuai ketentuan, keselamatan tetap harus menjadi prioritas.

"Pengemudi ambulans harus tetap mengutamakan keselamatan diri, pasien, dan pengguna jalan lainnya. Dalam kondisi darurat, koordinasi dengan kepolisian juga sangat penting," kata AKP Tarno.

Terkait penanganan korban kecelakaan, pengemudi diminta memberikan bantuan sesuai kemampuan apabila korban masih dalam kondisi kritis. Namun, jika korban telah meninggal dunia, posisi korban dan kondisi tempat kejadian mungkin tidak berubah hingga petugas tiba.

Sementara pembukaan jalan maupun pengawalan ambulans pada prinsipnya merupakan kewenangan kepolisian. Jika masyarakat membantu secara spontan, tindakan tersebut harus tetap dilakukan secara aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lalu Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara serta koordinasi cepat dengan kepolisian apabila pengemudi ambulans menemukan kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman, termasuk komitmen Polres Indramayu untuk menjembatani kebutuhan pelatihan, sertifikasi, identitas pengemudi, serta penguatan koordinasi dengan Paguyuban pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu.

Pertemuan berlangsung aman, tertib dan lancar serta mendapat respon positif dari peserta sebagai ruang komunikasi antara kepolisian dan komunitas yang bergerak dalam pelayanan kemanusiaan.

Menutup kegiatan Jumat Curhat, Bapak Kapolres Indramayu AKBP Prianggo mengajak para pengemudi ambulans turut berperan aktif menjaga keamanan di jalan raya dengan segera melaporkan setiap tindak kejahatan yang ditemui, seperti begal, tawuran, maupun aktivitas geng motor.

Kapolres juga meminta para pengemudi untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penjualan maupun peredaran obat keras tertentu (OKT) secara ilegal.

Menurutnya, pemberantasan peredaran OKT secara ilegal menjadi salah satu perhatian serius kepemimpinan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

“Ini menjadi perhatian Bapak Kapolda Jawa Barat. Peredaran obat keras tertentu secara ilegal harus kita cegah dan berantas bersama karena dapat merusak generasi muda serta berpotensi memicu berbagaih gangguan kamtibmas,” pungkasnya. ( MHR Kabiro)

Curi Dua Sepeda Motor, Anak Berusia 16 Tahun Diamankan Polsek Bonai Darussalam

Rokan Hulu-Bonai Darussalam.Media radius102.com Gerak cepat jajaran Polsek Bonai Darussalam membuahkan hasil. Seorang anak berinisial H (16) diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam pencurian dua unit sepeda motor milik warga di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 06.00 WIB. Korban yang baru bangun tidur mendapati dua sepeda motor yang sebelumnya terparkir di garasi rumahnya telah hilang.

Dua kendaraan yang dilaporkan hilang tersebut masing-masing satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Menyadari kedua sepeda motornya telah raib, korban bersama istrinya kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar rumah. Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang yang tidak dikenal diduga melakukan aksi pencurian terhadap kedua kendaraan tersebut.

Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bonai Darussalam. Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Hasilnya, pada Rabu dini hari, 3 September 2026, sekitar pukul 00.50 WIB, Kapolsek Bonai Darussalam menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan salah seorang yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut di wilayah Simpang SJI, Kecamatan Kepenuhan.

Mendapatkan informasi tersebut, Kanit Reskrim bersama personel Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam segera bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 02.00 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang anak laki-laki yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Dalam pengamanan itu, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diduga merupakan salah satu kendaraan milik korban.

Selanjutnya, anak tersebut beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain satu unit sepeda motor Honda Beat yang berhasil diamankan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya dokumen kendaraan, satu unit flashdisk berisi rekaman CCTV serta satu helai pakaian yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasus ini disangkakan berdasarkan Pasal 477 ayat (1) huruf g Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Polsek Bonai Darussalam masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, termasuk untuk mengungkap keberadaan satu unit sepeda motor lainnya serta pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak setiap pelaku tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. *(Humas Polres Rohul)*

        Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Semangat Gotong Royong, Koramil 04/Jebres Bersama Warga Gandekan Gelar Pra Karya Bakti Daerah Tahap III 2026


Uploaded Image

Surakarta – Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat. Koramil 04/Jebres bersama warga masyarakat Kelurahan Gandekan melaksanakan kegiatan kerja bakti dalam rangka Pra Karya Bakti Daerah (KBD)Tahap III TA. 2026. 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 04/Jebres Peltu Edi Yanto dan berlangsung Jumat [04/09/2026] pukul 07.30 WIB di Ds. Karangasem RW 02, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Seluruh tahapan persiapan jelang pembukaan KBD terus dilaksanakan dengan semangat gotong royong. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan KBD nantinya dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.

Sebelum kegiatan dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan apel pengecekan dan pembagian tugas oleh Peltu Edi Yanto. Pembagian tugas dilakukan agar seluruh rangkaian penyiapan KBD dapat berjalan tertib, terarah, dan sesuai target.

Dalam arahannya, Peltu Edi Yanto menyampaikan motivasi kepada warga agar tetap semangat bekerja, namun tidak mengabaikan faktor keamanan dan keselamatan. 

"Tetap semangat. Mari kita wujudkan keharmonisan di lingkungan masyarakat dan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat,"ujarnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI dan warga dalam membangun wilayah, mempererat kebersamaan, serta menyukseskan program Karya Bakti Daerah Tahap III 2026.

Penulis : Arda 72

Gerak Cepat Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta Padamkan Api Di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta — Respons cepat kembali ditunjukkan Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta, Kepolisian, BPBD, serta instansi terkait dalam menangani kebakaran yang terjadi di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo,Jum'at (04/9/2026)

 Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke area di sekitarnya.

Dengan mengerahkan armada pemadam dan personel di lapangan, petugas berjibaku melakukan pemadaman. Setelah melalui proses penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Uploaded Image

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Staf Kodim(Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji saat dikonfirmasi awak media menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons setiap kejadian di wilayah merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan, terlebih ketika menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Kami selalu mengedepankan koordinasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait dalam setiap penanganan kejadian di wilayah. Ketika terjadi kebakaran, kecepatan bertindak sangat diperlukan agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan personel Kodim dalam penanganan kebakaran merupakan wujud kepedulian dan kesiapsiagaan TNI dalam membantu masyarakat serta mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah.

Penulis : Arda 72

Jumat, 04 September 2026

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital


CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda. Salah satunya melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) yang menyasar para pelajar SMA/SMK se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Program ini diikuti perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SMA/SMK di Kota Cirebon.

Program Paham AI merupakan inisiatif Polres Cirebon Kota untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan, cara pemanfaatannya secara positif, serta pentingnya memahami risiko dan etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, hadir KBO Satreskrim Polres Cirebon Kota IPTU Ahmad Rofik, S.H., Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., Kanit II Satreskrim IPDA Novan S., S.H., KBO Satlantas IPDA Rian Marfiliyanto, S.H., serta Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota.

Turut hadir Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ketua MKKS Kota Cirebon Drs. H. Maman Darmawan, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., Kepala IT SMA Negeri 2 Kota Cirebon Tedi Bahtiar, S.Pd., personel Bagian Sumda Polres Cirebon Kota, serta para peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

“Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence tidak bisa kita hindari. Karena itu, para pelajar harus siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar IPDA Dr. Asep Hermawan.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi juga harus diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Pelajar diingatkan untuk mewaspadai kejahatan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, hingga pelanggaran privasi.

“Generasi muda harus memahami bahwa teknologi memiliki manfaat yang besar, tetapi juga memiliki risiko. Hoaks, manipulasi data dan pelanggaran privasi harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Apresiasi terhadap Program Paham AI juga disampaikan Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik langkah Polres Cirebon Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami dari pihak Kantor Cabang Dinas Pendidikan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Cirebon Kota atas terselenggaranya Program Paham AI ini,” ungkap Susilawati.

Ia menilai pengenalan teknologi AI sejak dini di lingkungan sekolah merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, AI dapat diposisikan sebagai mitra belajar yang mampu membantu meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efisiensi dalam proses pembelajaran.

“Teknologi ini harus kita posisikan sebagai mitra belajar, sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas, inovasi, dan efisiensi belajar,” katanya.

Susilawati juga mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan batas-batas penggunaannya, khususnya dari sisi etika digital.

“Pahami bagaimana AI bekerja, pelajari batas-batas etika digitalnya, dan bersiaplah menjadi talenta masa depan yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengendalikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMA Negeri 2 Kota Cirebon sebagai tempat pelaksanaan Program Paham AI Polres Cirebon Kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Cirebon Kota ini. Edukasi mengenai AI sangat relevan bagi siswa karena teknologi tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan dan proses pembelajaran,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence, pemanfaatan AI secara positif, serta pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi digital.

Adapun peserta berasal dari perwakilan SMK Wahidin, SMK Al Irsyad, SMK Presiden, SMK Al Hidayah, SMK Bina Insan Mandiri, SMKN 1 Kota Cirebon, SMAN 3 Kota Cirebon, dan SMAN 8 Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Program Paham AI merupakan bentuk nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjalankan peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Polres Cirebon Kota ingin hadir di tengah generasi muda, bukan hanya dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi agar para pelajar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif, terutama mendukung pendidikan, kreativitas dan pengembangan kemampuan generasi muda. Di sisi lain, pemahaman mengenai keamanan digital menjadi penting agar teknologi tidak disalahgunakan untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pesan kami kepada para pelajar, manfaatkan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun tetap kritis terhadap informasi yang diterima, jaga data pribadi dan jangan menggunakan teknologi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI ini, Polres Cirebon Kota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan digital, beretika, kreatif, serta mampu menggunakan perkembangan Artificial Intelligence sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan.
Kegiatan Program Paham AI Polres Cirebon Kota berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda Kota Cirebon yang cerdas, adaptif dan bijak menghadapi perkembangan teknologi.

((Agus Hermawan))