Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

KAPOLSEK JUNTINYUAT DAN KUWU SUENDI,NGOBROL BARENG DI BALAI DESA KOMPAK JAGA KEAMANAN

Indramayu,   Suasana hangat tercipta di Balai Desa Juntikedokan. Senin, 31 Agustus 2026, Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H...

Postingan Populer

Rabu, 02 September 2026

KAPOLSEK JUNTINYUAT DAN KUWU SUENDI,NGOBROL BARENG DI BALAI DESA KOMPAK JAGA KEAMANAN



Indramayu, 

 Suasana hangat tercipta di Balai Desa Juntikedokan. Senin, 31 Agustus 2026, Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H., S.H. menggelar kegiatan Cooling System dan silaturahmi kamtibmas bersama Kuwu Desa Juntikedokan, Suendi.

Pertemuan ini menjadi ajang ngobrol bareng antara Polri, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Tujuannya untuk memperkuat sinergitas demi menciptakan wilayah yang aman dan nyaman.

Dalam kegiatan dialog dan Focus Group Discussion (FGD) tersebut, IPTU Trio menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Ia juga mendengar langsung keluhan serta masukan dari Kuwu terkait situasi di Desa Juntikedokan.

Warga juga diedukasi terkait Layanan Polisi 110. Layanan gratis ini dapat digunakan kapan saja untuk melaporkan gangguan kamtibmas atau meminta bantuan polisi.

Selain kamtibmas, isu pencegahan kebakaran juga menjadi perhatian. Mengingat cuaca mulai panas, Kapolsek mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dengan api.

IPTU Trio Tirtana H., S.H. menegaskan, keamanan bukan hanya tugas polisi.  
"Melalui Cooling System ini kami ingin mempererat komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Harkamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau warga aktif, insyaallah gangguan bisa kita cegah sejak dini," ujarnya.

Kapolsek juga berpesan agar warga tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di tempat rawan.  
"Sedikit kelalaian bisa berakibat fatal. Mari kita jaga bersama," tambahnya.

Senada dengan itu, Kuwu Desa Juntikedokan, Suendi menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai kehadiran polisi di desa sangat membantu.  
"Kami dari pemerintah desa siap bersinergi dengan Polsek Juntinyuat. Dengan adanya Cooling System seperti ini, warga jadi lebih paham dan lebih waspada. Kami juga akan terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan segera lapor kalau ada hal yang mencurigakan," kata Suendi.

Di akhir kegiatan, Kapolsek dan Kuwu sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi. Harapannya, Desa Juntikedokan tetap aman, tertib, dan bebas dari potensi kebakaran.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.
 (MHR Kabiro)

Kuwu Desa Krangkeng Moh. Mangsur Mempercayakan Sepenuhnya Pembagian Banpang Kepada Aparat Desa

 Indramayu, radius102.com

 Pemerintah Desa Krangkeng melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Beras BULOG di Desa Krangkeng melalui Rw dan Rt langsung kepada masyarakat penerima manfaat bertempat di Aula Kantor Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng Indramayu, Kamis (27/08/2026).

Kegiatan penyaluran dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2026 sampai selesai ditargetkan selesai 3 hari, dengan melibatkan Aparat Desa Krangkeng Kecamatan Krangkeng Indramayu Masruhsn Sebagai Kesi Pemerintahan sekaligus Operator SIKS-NG, "beras langsung dibagikan kepada penerima manfaat." kata Masruhan

Berdasarkan data penerima manfaat, terdapat sebanyak 1.718 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan. Setiap KPM menerima bantuan berupa 3 karung beras dengan berat masing-masing 10 kg, sehingga total bantuan yang diterima setiap KPM adalah 30 kg beras.

Proses pengambilan bantuan dilakukan dengan menggunakan surat undangan dari BULOG sebagai dasar bagi masyarakat penerima untuk memperoleh bantuan dengan membawa persyaratan pendukung seperti KK dan KTP penerima bantuan.

"Hingga saat ini, penyaluran bantuan telah berhasil disalurkan kepada 1.718 KPM. Semoga tidak ada KPM yang tertinggal dan tidak ada masalah di kemudian hari." tegas Masruhan
Kegiatan penyaluran berlangsung dengan tertib dan lancar. "Kami berharap bantuan beras ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima manfaat di wilayah Desa Krangkeng Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu Jawa Barat." tutup Masruhan

(MHR Kabiro)

Selasa, 01 September 2026

Polsek Ujung Batu Tangkap Dua Orang Pengedar Sekaligus Pengguna Sabu di Kelurahan Ujungbatu


ROKAN HULU-Media radius102.com Jajaran Polsek Ujung Batu, Polres Rokan Hulu, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujung Batu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka, seorang laki-laki dan seorang perempuan, pada Senin (31/8/2026) dini hari.

Kedua tersangka masing-masing berinisial DRS alias D (28) dan RM alias R (32). Keduanya diamankan di belakang salah satu rumah warga di Gang Jalan Mangga, Kelurahan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Kapolsek Ujung Batu, KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H., pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Masyarakat melaporkan bahwa wilayah Kelurahan Ujungbatu diduga kerap menjadi lokasi terjadinya transaksi narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Ujung Batu memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Ujung Batu, AKP Sudarto Sihombing, S.Sos., bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan kedua tersangka pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Penangkapan dan penggeledahan terhadap keduanya turut disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip. Selain itu, turut diamankan satu buah tas selempang merek Les Catino warna pink, satu unit telepon genggam merek Oppo A6X warna biru, serta satu unit telepon genggam merek Vivo Y21 warna biru.

Kedua tersangka diduga berperan sebagai penjual sekaligus pengguna narkotika. Mereka juga mengakui barang bukti yang ditemukan petugas tersebut merupakan milik mereka. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya juga dinyatakan positif narkotika melalui tes urine.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu KOMPOL Buyung Kardinal, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pemberantasan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

“Kami mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat. Pemberantasan narkotika membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungannya,” tegasnya.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para tersangka diproses sesuai dengan Pasal 609 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Kapolres Cirebon Kota Apresiasi Pengabdian Dua Personel dalam Upacara Kenaikan Pangkat


Cirebon Kota - Pengabdian panjang dua personel Polres Cirebon Kota mendapat penghargaan melalui kenaikan pangkat pengabdian pada Selasa (01/09/2026), yang ditandai dengan pelaksanaan Upacara Korps Raport di Lapangan Upacara Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 5, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., sebagai bentuk penghargaan institusi terhadap perjalanan pengabdian personel yang telah menjalankan tugas kepolisian dengan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi selama berdinas di lingkungan Polres Cirebon Kota.

Dua personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian tersebut yakni Ipda Warsita Suryawinata yang bertugas sebagai Pama SPKT Polres Cirebon Kota dan Ipda Suprihadi yang bertugas sebagai Pama Sat Lantas Polres Cirebon Kota, dengan kenaikan pangkat dari golongan Bintara menuju golongan Perwira sebagai bagian dari penghargaan atas masa dan kualitas pengabdian keduanya.

Momentum Korps Raport tidak hanya menjadi kegiatan seremonial kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan kontribusi bagi pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Cirebon Kota menyampaikan ucapan selamat kepada kedua personel yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi serta menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kesatuan atas dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah diberikan selama mengabdi di institusi Polri, khususnya di Polres Cirebon Kota.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mempertahankan semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus terpelihara.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan momentum yang memiliki nilai penting karena penghargaan tersebut mencerminkan apresiasi institusi terhadap perjalanan tugas personel yang telah memberikan dedikasi selama menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

"Pengabdian yang dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari perjalanan setiap anggota Polri, sehingga kenaikan pangkat pengabdian ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus memberikan kinerja terbaik hingga akhir masa kedinasan," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan bahwa semangat pengabdian kedua personel tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota Polres Cirebon Kota untuk senantiasa bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Rangkaian Upacara Korps Raport kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama kedua personel penerima kenaikan pangkat pengabdian bersama Kapolres Cirebon Kota dan para pejabat utama Polres Cirebon Kota sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjalanan pengabdian yang telah mereka berikan kepada institusi Polri.

(Agus Hermawan)

Dugaan Pelecehan Perempuan Ditangani Cepat, Polsek Seltim Tindaklanjuti Aduan Layanan Polisi 110


Cirebon Kota - Respons cepat ditunjukkan Polsek Cirebon Selatan Timur setelah menerima aduan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait dugaan tindak pidana pelecehan terhadap seorang perempuan di wilayah hukum Polsek Cirebon Selatan Timur, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Personel piket Reskrim bersama piket QR segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan memastikan penanganan terhadap korban serta dugaan pelaku dapat dilakukan secara cepat.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sekitar Jalan Raya Gunung Guntur, Kota Cirebon, setelah korban berinisial S.J., 32 tahun, perempuan, yang berdomisili di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, selesai mengantarkan keponakannya pulang sekolah dan melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, korban diduga mengalami tindakan pelecehan secara tiba-tiba oleh seorang laki-laki yang kemudian melarikan diri dari lokasi.

Berdasarkan keterangan awal korban, saat melintas di sekitar Jalan Gunung Kelud, seorang laki-laki yang tidak dikenalnya tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan pelecehan terhadap dirinya, kemudian segera melarikan diri. Korban yang terkejut kemudian berupaya mengejar terduga pelaku sambil meminta pertolongan hingga perhatian warga sekitar tertuju pada kejadian tersebut.

Saksi Yahya Fadillah, yang berada di sekitar lokasi kemudian mengetahui kejadian tersebut dan turut melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Berdasarkan keterangannya, saksi melihat korban mengejar seorang laki-laki sambil meminta pertolongan, kemudian membantu mengamankan terduga pelaku agar tidak terjadi tindakan lanjutan terhadap korban.

Krislam, selaku Ketua RW 01 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menerima informasi mengenai kejadian tersebut setelah terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga. Saksi kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian karena mempertimbangkan kondisi korban dan perlunya penanganan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Terduga pelaku berinisial W.S., 21 tahun, laki-laki, berdomisili di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Setelah menerima aduan tersebut, personel Polsek Cirebon Selatan Timur segera melakukan pengecekan lokasi, mengamankan terduga pelaku, serta membawa korban dan saksi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur kepolisian.

Respons cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan maupun aduan masyarakat, khususnya perkara yang berkaitan dengan perlindungan perempuan. Setelah dilakukan pengecekan awal, korban, saksi, dan terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut oleh unit yang berwenang.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kecepatan personel dalam merespons aduan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan dan kepastian penanganan terhadap setiap kejadian yang dilaporkan. "Setiap aduan masyarakat menjadi perhatian kepolisian, dan respons cepat dilakukan agar korban memperoleh perlindungan serta perkara dapat segera ditangani sesuai ketentuan yang berlaku."

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi atau melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian sehingga petugas dapat segera melakukan tindakan sesuai kewenangan. "Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menyampaikan aduan dan membantu memberikan informasi awal, karena sinergi tersebut sangat membantu kepolisian dalam merespons kejadian secara cepat dan tepat."

urnamen Orado Kapolres Ciko 2026 Pererat Kedekatan Polres Cirebon Kota dan Mahasiswa


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026 yang mempertemukan sejumlah elemen mahasiswa se-Kota Cirebon dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan, Selasa (01/09/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota tersebut diikuti perwakilan berbagai organisasi mahasiswa dan menjadi ruang interaksi positif antara mahasiswa dengan jajaran Polres Cirebon Kota.

Turnamen Orado tersebut diikuti perwakilan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi, di antaranya PMII, HMI, IMM, BEM UNTAG45, HIMA PERSIS, GMNI, IKMI, UGJ, CIC, STIE, Basis, UMC, UINSSC dan Permahi. Keberagaman peserta menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan karena seluruh peserta dapat berkompetisi tanpa menghilangkan semangat persaudaraan.

Dalam pelaksanaannya, pertandingan domino dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., bersama para pejabat utama Polres Cirebon Kota dan elemen mahasiswa yang hadir. Pertandingan berlangsung sebagai kegiatan rekreatif yang mengedepankan interaksi langsung, komunikasi, serta suasana kekeluargaan antara personel kepolisian dan mahasiswa.

Turnamen tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sportivitas di kalangan peserta, khususnya melalui sikap menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, menjaga etika selama berkompetisi, serta menjunjung tinggi kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya positif mahasiswa dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

Dari hasil pertandingan, perwakilan elemen mahasiswa HMI berhasil meraih juara pertama, disusul perwakilan CIC sebagai juara kedua dan perwakilan UNTAG sebagai juara ketiga. Para pemenang mendapatkan hadiah atau doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kompetitif yang ditunjukkan selama turnamen.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi mahasiswa dan personel Polres Cirebon Kota untuk berinteraksi secara lebih dekat dalam suasana yang santai dan positif. Kedekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan yang dibangun melalui komunikasi langsung, sehingga mahasiswa dapat melihat Polri sebagai mitra yang terbuka untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026 menjadi salah satu cara membangun kedekatan dengan mahasiswa melalui kegiatan yang positif, sportif, dan menyenangkan. Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menciptakan ruang pertemuan yang penuh keakraban.

"Turnamen ini kami jadikan ruang untuk mempererat kedekatan Polres Cirebon Kota dengan elemen mahasiswa melalui olahraga dan kompetisi yang menjunjung sportivitas. Kami ingin kebersamaan seperti ini terus tumbuh, sehingga komunikasi antara Polri dan mahasiswa semakin dekat, terbuka, dan positif," ujar AKP M. Aris Hermanto.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Kapolres Cirebon Kota, para PJU, panitia, serta seluruh peserta turnamen sebagai simbol kebersamaan dan kedekatan yang telah terbangun. Melalui Turnamen Orado Kapolres Ciko 2026, Polres Cirebon Kota menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan ruang interaksi positif yang mempertemukan kepolisian dan mahasiswa dalam semangat persaudaraan.

Mabes TNI Turun Langsung ke Bonai Darussalam, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla Sejak Dini


ROKAN HULU-Media radius102 com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau kembali mendapat perhatian serius dari tingkat pusat. Sebagai bentuk kesiapsiagaan dini, unsur Mabes TNI menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa (1/9/2026).

Kehadiran jajaran perwira tinggi TNI menandakan bahwa penanganan karhutla tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab aparat kewilayahan, melainkan memerlukan koordinasi lintas sektor yang solid sejak awal musim kemarau.

Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, antara lain Brigjen TNI Andi Tiawardi, Kolonel Laut Cokorda, Kolonel Supriadi, Kolonel Ivan Supriadi, Letkol Laut Heri, Mayor Arm Nanda Supriatna, dan Mayor Arm Endang Lili.

Turut hadir dalam forum tersebut Perwira Pendamping (Paping) Danramil 05 Mayor Inf Hendri Dunan serta Danramil 10/KDS Kapten Inf Devi Khorul Edwar. Kehadiran mereka menegaskan komitmen TNI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, sorotan khusus ditujukan kepada Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE. Sebagai garda terdepan pemerintahan di tingkat tapak, peran kepala desa dinilai sangat krusial dalam membangun kesadaran warga dan mempercepat respons jika ditemukan indikasi kebakaran.

Meskipun tidak ada indikasi masalah spesifik di Desa Sontang saat ini, pendekatan preventif diterapkan agar pencegahan dilakukan sebelum api muncul. Zulfahrianto diminta untuk tidak lengah dan terus memperkuat komunikasi dengan aparat serta warganya.

"Karhutla tidak mengenal batas administratif. Api yang muncul di satu kawasan dapat mengancam wilayah lain jika tidak segera ditangani. Kesiapsiagaan desa adalah benteng pertama," demikian pesan yang disampaikan dalam forum.

Penyuluhan ini menekankan bahwa edukasi masyarakat, pemantauan wilayah, dan pelaporan cepat titik panas (hotspot) tidak boleh berhenti pada seremonial semata. Satu titik api yang dilaporkan dan ditangani dalam hitungan menit dapat mencegah bencana skala besar. Sebaliknya, keterlambatan informasi sekecil apa pun berisiko memperluas area terbakar.

Kepala Desa Sontang diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar, serta memastikan saluran informasi potensi karhutla berjalan lancar kepada pihak terkait.

Kegiatan di Bonai Darussalam menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah. TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat harus bergerak dalam "satu irama". Tidak boleh ada ruang untuk saling menunggu atau tumpang tindih komando.

Keberhasilan penanganan karhutla ultimately diukur bukan dari seberapa heroik pemadaman dilakukan, tetapi seberapa banyak kebakaran yang berhasil dicegah sebelum terjadi. Bonai Darussalam, khususnya Desa Sontang, kini dituntut untuk selalu waspada # bergerak sebelum api menyala dan bertindak sebelum asap terlihat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Koordinasi Program CKG dan Silaturahmi dengan Puskesmas Rambah, Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Layanan Kesehatan


Rokan Hulu -Pasir Pangarayan.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan koordinasi terkait program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup pemeriksaan rontgen dada, sekaligus silaturahmi dan koordinasi dengan Puskesmas Rambah terkait rencana pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) layanan kesehatan bagi warga binaan dan pegawai pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik dan Giatja) Andi Rahman, didampingi Kepala Sub Seksi Perawatan Jaya Harsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam memperkuat koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung pemenuhan hak dan kebutuhan kesehatan warga binaan serta pegawai.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai pelaksanaan program CKG, termasuk koordinasi pemeriksaan rontgen dada serta mekanisme pelayanan kesehatan yang akan diberikan. Selain itu, pertemuan juga membahas rencana kerja sama layanan kesehatan antara Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan Puskesmas Rambah.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi P. Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, menyampaikan bahwa koordinasi dan kerja sama dengan pihak Puskesmas merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas.

“Kegiatan koordinasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan pegawai dapat berjalan dengan baik. Melalui sinergi dengan Puskesmas Rambah, kami berharap pelaksanaan program CKG dan layanan kesehatan lainnya dapat terlaksana secara optimal, terarah, dan berkesinambungan,” ujar Andi Rahman.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Lapas dan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat, khususnya dalam upaya pemeriksaan, pencegahan, serta penanganan masalah kesehatan warga binaan dan pegawai.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan koordinatif. Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik, khususnya di bidang kesehatan.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa

Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis dengan warga binaan melalui kegiatan sambung rasa. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas dalam membuka ruang dialog secara langsung untuk mendengarkan berbagai keluhan, saran, serta masukan dari warga binaan.

Kegiatan sambung rasa dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kehidupan yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Lapas. Melalui komunikasi secara langsung, petugas dapat mengetahui kondisi maupun permasalahan yang dihadapi warga binaan sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menegaskan bahwa sambung rasa merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dapat membantu jajaran memahami kondisi warga binaan sekaligus mencegah munculnya permasalahan yang lebih besar.

“Sambung rasa ini penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan. Kita ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi keluhan, kebutuhan, maupun permasalahan mereka, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera kita tindak lanjuti dan carikan solusinya,” ujar Efendi.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.

Kalapas juga menekankan kepada jajaran agar kegiatan sambung rasa tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi dapat dijadwalkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian, komunikasi antara petugas dan warga binaan dapat terus terjaga.

Kita akan terus mendorong agar kegiatan sambung rasa dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan komunikasi yang intensif, kita dapat lebih cepat mengetahui kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang tepat. Yang terpenting, warga binaan merasa didengar dan mendapatkan pelayanan serta pembinaan yang baik,” lanjut Kalapas

Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, kegiatan sambung rasa juga menjadi bagian dari upaya membangun sambung rasa, sambung hati, dan sambung komunikasi antara petugas dengan warga binaan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis dengan tetap berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan. Melalui komunikasi yang terbuka, humanis, dan berkelanjutan, diharapkan berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini serta tercipta situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan sambung rasa tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih responsif, humanis, dan berorientasi pada proses pembinaan warga binaan.

     Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Kodim 0735/Surakarta Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Musim Kemarau Panjang


Uploaded Image

Surakarta - Menyikapi kondisi musim kemarau yang masih berlangsung cukup panjang yang mengakibatkan kekeringan dibeberapa wilayah khususnya Kota Surakarta, personel Kodim 0735/Surakarta  melaksanakan Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat,bertempat di Lapangan Apel Makodim, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Senin,(31/08/2026).

Pelaksanaan Sholat istisqa tersebut dipimpin Ustad Syukur Wahyudin Lc., dan diikuti sekitar 150 personel, yang terdiri dari Jajaran Forkopimda Kota Surakarta, Warga Masyarakat, para Perwira Staf dan Danramil serta seluruh Anggota Militer dan PNS Jajaran Kodim 0735/Surakarta.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan dan kemarau berkepanjangan. Melalui ibadah tersebut, para peserta memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.

Doa tersebut juga menjadi bentuk pengharapan agar curah hujan yang turun nantinya dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, sektor pertanian, serta kelestarian lingkungan.

Kasdim 0735/Surakarta Mayor CPL Warji mengatakan, pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh personel untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sekaligus memohon agar kondisi kemarau segera berakhir.

“Selain sebagai bentuk ikhtiar, kegiatan ini juga mengingatkan kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa dan introspeksi diri. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kota Surakarta,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi kemarau yang berkepanjangan tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas masyarakat dan sektor pertanian. Karena itu, doa dan ikhtiar perlu berjalan beriringan dengan langkah nyata dalam menghadapi berbagai dampak musim kemarau.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Kodim 0735/Surakarta, serta mendoakan agar masyarakat Kota Surakarta dan wilayah lainnya diberikan kecukupan air dan terhindar dari dampak kekeringan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Maulid Nabi, Kapolres : Jadikan Akhlak Rasulullah SAW sebagai Teladan dalam Pelaksanaan Tugas

KUNINGAN – Polres Kuningan menggelar Safari Dakwah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Al-Aman Polres Kuningan, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menghadirkan Dai Polda Jabar KH. Abdurrahman Al-Banjari, beserta rombongan. Safari Dakwah diikuti Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, Ketua Bhayangkari Cabang Kuningan Ny. Widya Bellen, Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah,  para pejabat utama, perwira dan personel Polres Kuningan, ASN, Bhayangkari, tokoh agama, Dai Kamtibmas serta para Kapolsek baik yang hadir langsung maupun mengikuti melalui Zoom Meeting.


Mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, melalui Polri Presisi Mewujudkan Indonesia Berkeadilan dan Makmur,” kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan Kapolres, Mahalul Qiyam yang diiringi tim hadroh Polres Kuningan, tausiyah, doa, serta penampilan juara Lomba Dai Kamtibmas Polres Kuningan.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh personel untuk memahami dan mengimplementasikan akhlak Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas.


“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami mengajak seluruh personel Polres Kuningan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kejujuran, amanah, kesabaran, keadilan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar AKBP Bellen.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
“Sebagai anggota Polri, kita harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, humanis dan berkeadilan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” katanya.


AKBP Bellen juga berharap kegiatan keagamaan seperti Safari Dakwah dapat semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan personel sekaligus meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Apa yang kita dengarkan dan pelajari hari ini hendaknya tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas,” tuturnya.


Sementara itu, tausiyah yang disampaikan KH. Abdurrahman Al-Banjari memberikan penguatan spiritual kepada para peserta untuk senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang penuh akhlak, kedamaian dan kepedulian.

Kegiatan Safari Dakwah berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin memperkuat profesionalisme dan integritas personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan sosok anggota Polri yang Presisi, humanis, dekat dengan masyarakat serta mampu menjalankan tugas secara adil dan penuh tanggung jawab.

(Agus Hermawan)

Lapas Indramayu Berikan Penghargaan kepada Pegawai Teladan Untuk Aspresiasi Kinerja



Indramayu, 31 Agustus 2026 – Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kinerja jajaran, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu memberikan penghargaan kepada Pegawai Teladan dalam rangkaian apel pagi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pegawai yang dinilai menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dedikasi, serta kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Pemberian penghargaan menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi pegawai sekaligus upaya mendorong budaya kerja yang positif di lingkungan Lapas Indramayu.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Aramichi Renggalih, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi apresiasi bagi penerima, tetapi juga motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Saya berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan yang terbaik, menjaga disiplin, integritas, kekompakan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” ungkap Aramichi.
( MHR Kabiro)

Kalapas Hadiri Kajari Rohul Cup, Lapas Pasir Pangarayan Turunkan Tim Terbaik


Rokan Hulu -Pasir Pangarayan.Media radius102.com Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri pembukaan Kajari Rokan Hulu Cup, sebuah ajang pertandingan mini soccer yang turut diikuti oleh sejumlah instansi di Kabupaten Rokan Hulu, Senin (31/8).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu bersama Wakil Bupati Rokan Hulu serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan turut memberikan dukungan kepada tim mini soccer Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Lapas Pasir Pangarayan menurunkan tim terbaiknya untuk berkompetisi dan membawa nama baik satuan kerja dalam ajang olahraga antarlembaga tersebut.

Partisipasi Lapas Pasir Pangarayan dalam Kajari Rohul Cup tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antarlembaga di Kabupaten Rokan Hulu.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran Lapas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang dapat memperkuat kebersamaan dan hubungan baik antarinstansi.

“Selain menjaga kebugaran dan semangat berkompetisi, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan instansi lain. Kami berharap tim Lapas Pasir Pangarayan dapat memberikan penampilan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan,” ujar Kalapas.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, tim Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan siap memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan Kajari Rokan Hulu Cup serta membawa nama baik Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Berdasarkan hasil pertandingan pertama tim Lapas Pasir Pangarayan dengan nama tim L’Pasian FC berhasil unggul 1-0 dari tim Bank BPR Rokan Hulu. Gol tunggal dicetak oleh Al-Ashari.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Senin, 31 Agustus 2026

Polresta Cirebon Gelar Apel Jam Pimpinan Sekaligus Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan IKPA 2026

​Polresta Cirebon menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Senin (31/8/2026).

​Apel Jam Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti Pejabat Utama (PJU), para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polresta Cirebon.

​Dalam apel tersebut, Kapolresta Cirebon menerima dua piagam penghargaan. Diantaranya ​Penghargaan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diberikan langsung oleh Kapolri atas hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025, menobatkan Polresta Cirebon sebagai Unit Pelayanan Publik berpredikat terbaik.

Selain itu, ​Penghargaan Pelaksanaan Anggaran Terbaik (IKPA 100) dari KPPN atas keberhasilan Polresta Cirebon meraih Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna (100) pada Periode Semester I Tahun 2026.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras memelihara kondusivitas wilayah serta menjaga akuntabilitas tata kelola keuangan negara.

​"Kondusifnya wilayah hukum Polresta Cirebon serta diraihnya dua penghargaan bergengsi ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan seluruh personel. Predikat Pelayanan Prima dari Bapak Kapolri serta Nilai IKPA 100 dari KPPN merupakan bukti nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan publik yang ramah, profesional, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

​Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon berpesan agar seluruh anggota tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat untuk terus mempertahankan standar pelayanan terbaik di tengah masyarakat.

"Tingkatkan terus kinerja, jaga kekompakan, dan rawat baik-baik kepercayaan yang telah diamanahkan masyarakat kepada institusi Polri," pungkasnya.

(Agus Hermawan)

Dari Sampah Jadi Pupuk, Babinsa Kepatihan Wetan Ajak Warga Bikin Komposter dari Limbah Galon


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Sertu Budiono mengajak warga berinovasi mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk. Caranya dengan membuat komposter sederhana dari limbah botol bekas air mineral. 

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan Minggu (30/08/2026) bertempat di kediaman Ketua RT 07 RW 01, Bapak Agus Sriyanto PKK, Jl. Sangihe, Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Dalam penyuluhannya, Sertu Budiono mempraktikkan langsung cara membuat komposter secara sederhana. Warga diajarkan memisahkan sampah organik dan memasukkannya ke dalam wadah botol bekas agar bisa diurai menjadi pupuk kompos.

"Kita manfaatkan barang bekas yang ada di rumah. Selain lingkungan bersih, warga juga bisa dapat pupuk gratis untuk tanaman," ujar Sertu Budiono.

Lebih lanjut Babinsa menyampaikan, kegiatan ini juga merupakan solusi ekonomi sekaligus upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo Mojosongo.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Dengan bahan yang mudah didapat, diharapkan setiap rumah di Kepatihan Wetan bisa membuat komposter sendiri.

Penulis : Arda 72

PADANG LAWAS UTARA,Media radius102.com Penerima kuasa LSM Penjara Rokan Hulu (Rohul) Bistok Sihombing Sekaligus pengawas Koperasi Produsen Tani Aman Makmur(KPTAM) rutin melakukan pemantauan terhadap lokasi yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat adat seluas sekitar 2.050 hektare di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Senin(31/8/2026). ( Tim ).

PADANG LAWAS UTARA,Media radius102.com Penerima kuasa LSM Penjara Rokan Hulu (Rohul) Bistok Sihombing Sekaligus pengawas Koperasi Produsen Tani Aman Makmur(KPTAM)  rutin melakukan pemantauan terhadap lokasi yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat adat seluas sekitar 2.050 hektare di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Senin(31/8/2026).

      ( Tim ).

Apel Senin, Kalapas Pasir Pangarayan Tekankan Penggeledahan Humanis dan Penguatan Sambung Rasa Warga Binaan


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Apel Pagi Pegawai pada Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, serta kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Lapas.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menekankan kepada jajaran agar tetap fokus dan teliti dalam melaksanakan tugas penggeledahan badan dan barang terhadap pengunjung.

Kalapas juga mengingatkan petugas untuk tetap mengedepankan komunikasi yang humanis kepada para pengunjung. Menurutnya, pelaksanaan tugas pengamanan harus berjalan seiring dengan pemberian pelayanan yang baik, sehingga setiap proses dapat dilaksanakan secara tegas, profesional, namun tetap mengedepankan sikap yang humanis.

Selain itu, petugas yang melaksanakan penggeledahan diingatkan untuk senantiasa berkoordinasi dengan perwira piket yang bertugas mengawasi pelaksanaan penggeledahan. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan serta dapat merespons setiap situasi yang ditemukan di lapangan.

Lebih lanjut, Kalapas meminta agar dijadwalkan kegiatan sambung rasa bersama warga binaan secara berkesinambungan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menerima keluhan, saran, maupun masukan dari warga binaan.

“Dengan adanya jadwal sambung rasa yang berkesinambungan, kita dapat lebih cepat mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan segera mencari solusi terhadap permasalahan tersebut,” ujar Kalapas dalam amanatnya.

Di akhir amanat, Kalapas kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga warga binaan. Pelayanan yang baik diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang positif serta mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal.

Melalui apel pagi ini, jajaran Lapas Kelas IIB Pasir PangarayanApel Senin, Kalapas Pasir Pangarayan Tekankan Penggeledahan Humanis dan Penguatan Sambung Rasa Warga Binaan

Pasir Pangarayan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Apel Pagi Pegawai pada Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, serta kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Lapas.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menekankan kepada jajaran agar tetap fokus dan teliti dalam melaksanakan tugas penggeledahan badan dan barang terhadap pengunjung.

Kalapas juga mengingatkan petugas untuk tetap mengedepankan komunikasi yang humanis kepada para pengunjung. Menurutnya, pelaksanaan tugas pengamanan harus berjalan seiring dengan pemberian pelayanan yang baik, sehingga setiap proses dapat dilaksanakan secara tegas, profesional, namun tetap mengedepankan sikap yang humanis.

Selain itu, petugas yang melaksanakan penggeledahan diingatkan untuk senantiasa berkoordinasi dengan perwira piket yang bertugas mengawasi pelaksanaan penggeledahan. Koordinasi tersebut penting untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan serta dapat merespons setiap situasi yang ditemukan di lapangan.

Lebih lanjut, Kalapas meminta agar dijadwalkan kegiatan sambung rasa bersama warga binaan secara berkesinambungan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menerima keluhan, saran, maupun masukan dari warga binaan.

“Dengan adanya jadwal sambung rasa yang berkesinambungan, kita dapat lebih cepat mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan segera mencari solusi terhadap permasalahan tersebut,” ujar Kalapas dalam amanatnya.

Di akhir amanat, Kalapas kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga warga binaan. Pelayanan yang baik diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang positif serta mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal.

Melalui apel pagi ini, jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan diharapkan dapat terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maupun warga binaan. diharapkan dapat terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maupun warga binaan.

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Lomba Dai Polres Kuningan Jadi Wadah Generasi Muda Tebarkan Kebaikan

KUNINGAN – Polres Kuningan menggelar Lomba Dai kategori SMP dan SMA sederajat tingkat Polres Kuningan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Wira Satya Pradhana dan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan tersebut mengusung tema “Jadilah Dai yang Menebar Kebaikan, Menyinari Hati, Menginspirasi Negeri.”
Lomba diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 20 peserta kategori SMP/sederajat dan 20 peserta kategori SMA/sederajat yang merupakan perwakilan dari sejumlah Polsek jajaran Polres Kuningan.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. hadir sekaligus membuka secara resmi perlombaan.  Dalam sambutannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Lomba Dai ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar berani tampil, menyampaikan pesan kebaikan dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum,” ujar AKBP Bellen.

Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara baik dan santun menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kapolres juga mengapresiasi seluruh peserta, pendamping, panitia serta tim juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Bagi yang mendapatkan juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan menyampaikan kebaikan,” tutur AKBP Bellen.

Pelaksanaan lomba berlangsung setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Para peserta kemudian tampil menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri. Setelah seluruh peserta selesai tampil, dewan juri melaksanakan rapat pleno untuk menentukan para pemenang.
Dari hasil penilaian, Fahri Gunawan dari SMA Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin, meraih Juara I kategori SMA/sederajat. Juara II diraih Muhammad Arfa Sadin dari MA Ponpes Husnul Khotimah, perwakilan Polsek Jalaksana, sedangkan Juara III diraih Dani Pratama dari MA Model Miftahul Fallah, perwakilan Polsek Kramatmulya.
Sementara kategori SMP/sederajat, Chayra Fayyola Nadhifa dari MTs Ponpes Madinatunnajah, perwakilan Polsek Cilimus, meraih Juara I. Juara II diraih Najwa Anjani dari SMP IT Matholiul Anwar, perwakilan Polsek Kadugede, dan Juara III diraih Al Zihad Aradea dari SMP Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap semangat generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan positif, memperkuat nilai keagamaan dan membangun karakter yang baik dapat terus tumbuh, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan.

((Agus Hermawan))

Minggu, 30 Agustus 2026

Pemkab Cirebon Benahi Stadion Ranggajati, Tingkatkan Kenyamanan Ruang Olahraga Masyarakat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan penataan fasilitas olahraga untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Salah satunya melalui pembenahan Stadion Ranggajati di Kecamatan Sumber yang saat ini tengah mendapat perhatian di sejumlah bagian.

Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, sejumlah fasilitas di kompleks Stadion Ranggajati diperbaiki secara bertahap.

Pekerjaan tersebut mencakup pembenahan lintasan atletik, pengadaan kursi penonton, perbaikan tulisan nama stadion, serta perbaikan sebagian lantai keramik yang mengalami kerusakan.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra, mengatakan pembenahan dilakukan pada beberapa titik fasilitas yang dinilai perlu ditingkatkan kualitasnya.

“Yang diberesin itu lintasan track, tulisan Stadion Ranggajati, penyediaan kursi penonton yang kosong sehingga sekarang sudah full, serta perbaikan sebagian lantai keramik,” ujar Jois saat diwawancarai, Jumat (28/8/2026).

Menurut Jois, pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada September mendatang. Pembenahan lintasan atletik menjadi salah satu pekerjaan utama yang saat ini tengah berlangsung.

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keamanan masyarakat, pengelola sementara menutup kawasan Stadion Ranggajati dari aktivitas umum.

“Penutupan untuk umum diberlakukan mulai tanggal 27 Agustus hingga 8 September mendatang karena sedang ada pengerjaan lintasan atletik,” jelasnya.

Fasilitas yang Digunakan Masyarakat

Jois menyebut Stadion Ranggajati memiliki peran penting bagi masyarakat, khususnya warga Sumber dan wilayah sekitarnya.

Selain menjadi sarana olahraga, kawasan tersebut juga digunakan sebagai ruang aktivitas berbagai komunitas dan klub olahraga.

Aktivitas masyarakat di stadion cukup beragam. Pada pagi maupun sore hari, warga memanfaatkan kawasan tersebut untuk jogging dan berolahraga.

Sementara klub-klub olahraga menggunakannya sebagai tempat latihan serta mendukung proses pembinaan atlet.

Atas dasar itu, Dispora berupaya memastikan fasilitas yang tersedia dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Harapannya, Pemda melalui Dispora dapat memberikan pelayanan terbaik. Banyak masyarakat kita yang memanfaatkan Stadion Ranggajati untuk jogging pagi dan sore, begitu juga dengan klub-klub olahraga. Jadi kami berupaya memaksimalkan fasilitas ini,” katanya.

Pembenahan tersebut tidak hanya
diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik stadion. Pemerintah juga ingin memastikan fasilitas olahraga dapat terus menjalankan fungsinya sebagai ruang publik, tempat masyarakat beraktivitas, sekaligus sarana pembinaan olahraga.

Penataan Berlanjut pada 2027

Penataan Stadion Ranggajati juga tidak berhenti pada pekerjaan yang berlangsung tahun ini. Pemkab Cirebon telah menyiapkan rencana pembenahan lanjutan pada tahun depan.

Sejumlah bagian kawasan yang belum tertata secara maksimal akan kembali mendapatkan perhatian, termasuk halaman kompleks olahraga. Perbaikan gapura kompleks yang sebelumnya roboh juga masuk dalam rencana pekerjaan berikutnya.

Jois mengatakan, penataan akan dilakukan secara bertahap agar seluruh kawasan Stadion dan GOR Ranggajati dapat tampil lebih tertata dan representatif.

“Insyaallah tahun depan penataan halaman dan perbaikan gapura yang roboh akan kita tuntaskan, sehingga penataan keseluruhan Stadion dan GOR Ranggajati selesai secara maksimal,” terangnya.

Menurutnya, pembenahan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan sarana olahraga yang layak dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Cirebon.

Dengan perbaikan yang dilakukan secara bertahap, Stadion Ranggajati diharapkan semakin nyaman untuk digunakan, baik oleh masyarakat umum maupun klub-klub olahraga.

Penataan ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat fungsi Stadion Ranggajati sebagai salah satu pusat aktivitas olahraga dan ruang publik di Kabupaten Cirebon.

“Perbaikan lintasan, kelengkapan kursi penonton, hingga penataan kawasan menjadi langkah awal untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan fungsi Stadion Ranggajati sebagai salah satu pusat aktivitas olahraga di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. 

(A, Rahmat)

Satnarkoba Polres Cirebon Kota, Bersama TNI dan Satpol PP Kota Cirebon Menggelar Razia Tempat Hiburan Malam di Kompleks CSB Mall Cirebon

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota bersama TNI dan Satpol PP Kota Cirebon menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di kompleks CSB Mall, Jalan DR. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu (29/08/2026) malam, sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman beralkohol, serta potensi gangguan keamanan di lingkungan tempat hiburan.

Razia yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M., dengan melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, Satsamapta, Sidokes, Subdenpom III Siliwangi Cirebon dan Satpol PP Kota Cirebon.

Petugas menyambangi tiga tempat hiburan malam yang berada di kompleks CSB Mall dan melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap aktivitas di dalam lokasi, termasuk memeriksa kelengkapan izin minuman beralkohol, sejumlah ruangan serta barang bawaan pengunjung maupun karyawan sebagai bagian dari langkah pencegahan terhadap kemungkinan adanya barang terlarang.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan langkah-langkah kepolisian yang terukur, terutama untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika maupun peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan di lingkungan tempat hiburan malam.

Selain pemeriksaan terhadap barang dan ruangan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap pengunjung di dua lokasi yang menjadi sasaran razia sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya penggunaan narkoba.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 6 botol minuman beralkohol, terdiri dari 2 botol Heineken, 2 botol Soju dan 2 botol Guinness, yang ditemukan selama pelaksanaan razia dan selanjutnya diamankan untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, sebanyak 6 orang pengunjung menjalani tes urine, terdiri dari satu laki-laki dan lima perempuan, dengan hasil pemeriksaan seluruhnya menunjukkan negatif narkoba, sehingga tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika pada pengunjung yang menjalani pemeriksaan tersebut.

Razia tempat hiburan malam ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan terpadu Polres Cirebon Kota bersama unsur terkait untuk mendorong pengelola tempat hiburan mematuhi ketentuan yang berlaku, serta memastikan aktivitas hiburan tidak menjadi ruang bagi penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman beralkohol yang melanggar ketentuan maupun kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M., mengatakan bahwa kegiatan razia akan terus diarahkan pada upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika serta pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol, dengan melibatkan unsur terkait untuk memperkuat pengawasan di tempat hiburan malam.

"Razia ini merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini untuk memastikan tempat hiburan malam tidak menjadi ruang bagi penyalahgunaan narkotika maupun pelanggaran lainnya. Kami mengajak pengelola dan pengunjung untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga lingkungan tempat hiburan dari narkoba, serta tidak memberikan ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika," ujar AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M.

(Agus, Hermawan)