Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Kabid Dinasker Rokan Hulu, Gerak Cepat Proses Laporan Pengaduan PHK Sepihak, Sehingga di Jadwalkan Mediasi Minggu Depan

Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Pada tanggal 10 Agustus tahun 2026, Santonius Giawa telah melaporkan koperasi se...

Postingan Populer

Kamis, 13 Agustus 2026

Kabid Dinasker Rokan Hulu, Gerak Cepat Proses Laporan Pengaduan PHK Sepihak, Sehingga di Jadwalkan Mediasi Minggu Depan


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Pada tanggal 10 Agustus tahun 2026, Santonius Giawa telah melaporkan koperasi serba usaha KSU rokan Jaya yang ada di kecamatan kepenuhan kabupaten Rokan, yang dimana telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) Sepihak tanpa bayar Hak Pekerja.

Dalam hal ini, kamis tanggal 13 Agustus 2026, Awak media telah konfirmasi langsung Kabid Dinasker melalui Via telpon, mempertanyakan sampai dimana penanganan surat laporan tanggal 10 Agustus 2026.

Dengan respon cepat Kabid Dinasker tersebut menyampaikan kepada awak media bahwa, laporan tersebut sudah kami terima, dan akan kita adakan mediasi Minggu depan, semoga dengan adanya mediasi kedua belah pihak ,bisa berjalan lancar tanpa ada Kendala apapun

“Dan mari kita kawal bersama masalah ini sampai tuntas , supaya Hak Hak pekerja di koperasi serba usaha KSU rokan jaya bisa tersalurkan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara Republik Indonesia” Pungkasnya.

     Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Gerak Cepat Polsek Seltim Ringkus Pencurian Dua Pelaku Ditangkap


Cirebon Kota – Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi saat proses evakuasi kebakaran di Kampung Penggung Utara Gang Cendrawasih I RT 005 RW 010, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (12/08/2026), dengan mengamankan dua pelaku beserta sebagian besar barang bukti hasil kejahatan.

Korban diketahui bernama Nur Janah, perempuan, 41 tahun, mengurus rumah tangga, warga Kampung Penggung Utara RT 005 RW 010 Nomor 04, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang sebelumnya melaporkan kehilangan uang tunai Rp60 juta serta perhiasan emas saat rumahnya mengalami kebakaran.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan situasi ketika warga bersama-sama membantu mengevakuasi barang-barang milik korban. Saat sebuah lemari dipindahkan, sebuah tas berwarna ungu yang berisi uang tunai, perhiasan emas, dan dokumen penting terjatuh, kemudian diambil oleh pelaku untuk dikuasai dan dibagi hasilnya.

Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur di bawah pimpinan Panit I Reskrim IPTU F. Heru Purwandhali, S.H. langsung melakukan penyelidikan melalui pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi, hingga mengarah kepada salah satu terduga pelaku berinisial S.S. (35), laki-laki, buruh harian lepas, warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Dari hasil pemeriksaan, petugas kemudian mengembangkan penyelidikan hingga mengamankan pelaku kedua berinisial S.B. (35), laki-laki, buruh harian lepas, warga Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Petugas turut mengamankan barang bukti berupa tas ungu, uang tunai sebesar Rp48 juta, sebuah kalung emas, serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan menyimpan sebagian uang hasil kejahatan.

Kapolsek mengatakan pengungkapan tersebut menjadi bukti pentingnya gerak cepat penyelidikan sejak laporan diterima sehingga keberadaan pelaku dapat segera diketahui sebelum barang bukti berpindah ke tempat lain.

“Begitu laporan kami terima, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, mengembangkan informasi di lapangan hingga berhasil mengamankan kedua pelaku beserta sebagian besar barang bukti. Proses hukum selanjutnya akan kami jalankan sesuai ketentuan,” ujar AKP Juntar Hutasoit.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat terjadi situasi darurat seperti kebakaran maupun bencana lainnya, sekaligus segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana melalui Layanan Polisi 110 atau kantor polisi terdekat.

“Dalam situasi darurat, kepedulian warga sangat dibutuhkan, namun tetap penting menjaga barang berharga dan segera melaporkan apabila menemukan dugaan tindak pidana. Layanan Polisi 110 siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam,” kata AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Polsek Seltim Gerak Cepat Tangani Laporan Pria Meninggal di Argasunya

Cirebon Kota – Polsek Cirebon Selatan Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri di sebuah rumah kontrakan di Kampung Mendeng RT 03 RW 03, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (13/08/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Begitu menerima informasi, Panit I Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur IPTU F. Heru Purwandhali, S.H. bersama piket Reskrim, piket QR, Bhabinkamtibmas, serta personel Polres Cirebon Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

Korban diketahui berinisial A (56), laki-laki, karyawan swasta, warga Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, yang juga menempati rumah kontrakan di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Berdasarkan keterangan saksi Siti Rahayu, perempuan, mengurus rumah tangga, warga Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, ia datang ke lokasi untuk melihat tanah miliknya yang berada di sekitar rumah kontrakan tersebut, kemudian masuk setelah panggilannya tidak mendapat jawaban dan mendapati korban telah meninggal dunia sebelum menghubungi keluarga.

Sementara itu, saksi Guntur, laki-laki, buruh harian lepas, warga Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, mengatakan korban baru pulang dari menjalani perawatan di Rumah Sakit Panti Abdi Dharma karena riwayat penyakit TBC dan mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi pihak keluarga.

Di lokasi kejadian, petugas segera mengamankan area, berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan pemeriksaan awal, mendata saksi-saksi, serta memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur kepolisian.

Setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan PSC 119 Kota Cirebon menuju kamar jenazah RSUD Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut bersama pihak keluarga.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional agar penanganan di lokasi dapat dilakukan sesuai prosedur serta memberikan kepastian kepada keluarga maupun warga sekitar.

“Kami langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan masyarakat. Penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan lokasi, koordinasi dengan Inafis hingga proses evakuasi bersama instansi terkait. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan ditubuh korban, dan diduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan menggantungkan diri” ujar AKP Juntar Hutasoit.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan kondisi darurat, termasuk seseorang yang membutuhkan pertolongan atau ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri maupun meninggal dunia, sehingga petugas dapat segera memberikan penanganan sesuai kewenangannya.

 “Jangan menunda menyampaikan informasi kepada kepolisian. Layanan Polisi 110 siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam agar setiap kejadian darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur,” kata AKP M. Aris Hermanto.

((Agus Hermawan))

Mahasiswa KKN UNWIR Bersama Damkar Indramayu Edukasi Warga Sliyeg Tentang Kebakaran




Indramayu, Sergaptarget.com  ​Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiralodra (Unwir) berkolaborasi dengan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Desa Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, pada Rabu Legi (12/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Achmad A’la Derajat bersama rekan-rekan kelompok KKN ini bertujuan untuk meningkatkan kesiagaan warga dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran yang kerap meningkat selama musim kemarau.

​Acara yang edukatif ini diikuti sekitar 100 peserta, mulai dari pengurus RT, RW, hingga kelompok ibu  ibu setempat,
Fokus  memberikan pemahaman mendalam mengenai pemicu utama kebakaran rumah tangga, seperti kebocoran gas LPG, korsleting listrik, serta bahaya kebiasaan membakar sampah atau semak kering di tengah musim kemarau ini.

​Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa UNWIR yang aktif mengajak dinas terkait untuk turun langsung mengedukasi masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga diharapkan tidak hanya lebih waspada terhadap potensi api, tetapi juga sigap menghubungi call center darurat Damkar Indramayu sesegera mungkin jika menemukan atau mengalami insiden kebakaran.

​Pemerintah Desa Sliyeg menyambut hangat pelaksanaan program ini. Warsito, SE, selaku kuwu Sliyeg menilai materi yang disampaikan sangat krusial bagi keselamatan warganya,  kini masyarakatnya  menjadi lebih paham mengenai langkah penanganan pertama yang tepat saat menghadapi kebocoran tabung gas di rumah.

​Manfaat  dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Lebe Ali Sodikin, yang mengaku mendapat banyak wawasan baru mengenai mitigasi bencana kebakaran skala rumah tangga.

Selain memahami teori dasar penyebab api, warga juga diajarkan prinsip pemadaman sederhana, termasuk pemahaman tentang segitiga api (panas, udara, dan titik nyala) yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKN, Achmad A’la derajat.

​Di akhir kegiatan, Achmad A’la Derajat mewakili rekan-rekan mahasiswa KKN Unwir menyampaikan  terima kasih kepada pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu yang telah membagikan ilmu bermanfaat kepada mahasiswa dan warga Desa Sliyeg.Semoga  kolaborasi positif ini dapat menekan risiko kerugian materi serta mencegah timbulnya korban jiwa akibat kebakaran di wilayah Indramayu.

(Nana. S)

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pegawai dan Warga Binaan


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102. com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pegawai dan warga binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan tersebut turut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rambah serta petugas Klinik Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dan dokter dari Puskesmas Rambah bersama petugas Klinik Lapas memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada pegawai dan warga binaan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan di lingkungan pemasyarakatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Rambah dan keterlibatan petugas Klinik Lapas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Puskesmas Rambah serta keterlibatan petugas Klinik Lapas dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan pegawai dan warga binaan,” ujar Efendi.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pegawai maupun warga binaan serta meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan. Kami juga berharap sinergi dengan Puskesmas Rambah dapat terus terjalin dalam mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas,” tambahnya.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berlangsung dengan melibatkan jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Rambah dan petugas Klinik Lapas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang peduli terhadap kesehatan, baik bagi pegawai maupun warga binaan, serta memperkuat sinergi dengan instansi pelayanan kesehatan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.

     Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).

Polsek Kunto Darussalam Jangkau Warga Pinggiran Sungai Rokan Lewat Program JALUR, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan


ROKAN HULU-Media radius102.com Kepolisian Resor Rokan Hulu melalui Polsek Kunto Darussalam terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), salah satu program unggulan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut menyasar warga di wilayah yang berada di pinggiran Sungai Rokan, Desa Sangkir Indah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipusatkan di RT 002/RW 001 Dusun Suka Mulya, Desa Sangkir Indah. Personel Polsek Kunto Darussalam hadir tidak hanya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, tetapi juga memberikan bantuan sosial dan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyerahkan bantuan sosial kepada dua warga kurang mampu, yakni Saldi yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan Painah yang merupakan ibu rumah tangga. Bantuan yang diberikan berupa beras 5 kilogram, satu dus mi instan, minyak goreng 2 liter, enam kaleng susu, serta satu papan telur.

Selain penyaluran bantuan sosial, personel juga melaksanakan bakti kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan Polri secara langsung, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses pelayanan yang relatif terbatas.

Desa Sangkir Indah merupakan salah satu wilayah yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Rokan. Sebagian masyarakat setempat masih menggantungkan kehidupan dari aktivitas mencari ikan di Sungai Rokan dengan menggunakan sampan atau perahu, yang juga dimanfaatkan sebagai sarana transportasi dan mengangkut hasil sungai.

Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat setempat turut menghadapi kerawanan banjir ketika musim penghujan tiba akibat luapan Sungai Rokan. Di sisi lain, masih terdapat masyarakat dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah sehingga membutuhkan perhatian dan pendekatan pelayanan yang berkelanjutan.

Kapolsek Kunto Darussalam melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan JALUR merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial masyarakat.

Program JALUR yang digagas Kapolda Riau tersebut diimplementasikan secara terpadu dengan melibatkan jajaran Polda Riau dan Polres, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kunto Darussalam berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Kehadiran personel di tengah warga juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan yang melibatkan Kanit Intelkam IPDA Frengki Syamjasri, Kanit Binmas AIPTU Roma Desliko, S.E., Kanit BKO Lantas AIPTU Rinto Simanjuntak, S.H., serta para Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Kunto Darussalam tersebut berakhir sekitar pukul 11.15 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
          ( I.Marpaung ).

Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Perhatian Sejak Dini, Kapolres Cirebon Kota Bersama Ketua Cabang Bhayangkari Tinjau Langsung Sekolah Kemala Bhayangkari


 
CIREBON KOTA – Pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa tidak bisa dipisahkan dari perhatian dan kepedulian yang diberikan sejak usia dini. Kesadaran inilah yang mendorong Kepala Kepolisian Resor Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., bersama Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Cirebon Kota, Ny. Eka Bimantoro, serta jajaran pimpinan lainnya untuk melakukan kunjungan peninjauan ke lembaga pendidikan Kemala Bhayangkari.
 
Rombongan meninjau langsung dua lokasi pendidikan, yaitu TK Kemala Bhayangkari 27 Kota Cirebon dan SD Kemala Bhayangkari 3 Kota Cirebon. Kedatangan Kapolres Cirebon Kota beserta rombongan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di kedua lembaga pendidikan tersebut, guna memastikan bahwa fasilitas yang digunakan untuk proses belajar mengajar telah memadai, aman, dan mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas bagi para peserta didik.
 

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa Dalam kunjungannya, Kapolres Cirebon Kota menekankan bahwa fondasi pendidikan yang kuat harus dibangun sejak usia dini, karena masa-masa awal perkembangan anak merupakan masa emas yang sangat menentukan karakter dan masa depan mereka. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas pelayanan pendidikan, ketersediaan fasilitas yang lengkap, serta lingkungan sekolah yang kondusif menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dan terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
 
Ny. Eka Bimantoro selaku Ketua Cabang Bhayangkari turut menyampaikan dukungan dan perhatiannya terhadap kemajuan lembaga pendidikan Kemala Bhayangkari. Ia berharap kehadiran Bhayangkari dapat turut berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, mendidik, dan penuh kasih sayang, sehingga para siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa serta bangsa.
 
Peninjauan sarana dan prasarana yang dilakukan meliputi ruang kelas, perpustakaan, fasilitas penunjang kegiatan belajar, hingga area bermain dan kebersihan lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil peninjauan ini, diharapkan dapat ditemukan berbagai hal yang perlu diperbaiki, dilengkapi, atau ditingkatkan kualitasnya, sehingga lembaga pendidikan Kemala Bhayangkari dapat terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik, profesional, dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan oleh masyarakat.
 
Kunjungan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya Polres Cirebon Kota, terhadap dunia pendidikan di wilayahnya. Dukungan penuh dari pimpinan kepolisian beserta organisasi Bhayangkari diharapkan dapat memotivasi para pendidik untuk semakin meningkatkan kualitas pengajaran, serta mendorong para siswa untuk lebih bersemangat dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita yang gemilang di masa depan.

(Agus Hermawan)

Danrem 031/Wira Bima Pimpin Sertijab Dandim 0321/Rohil, Letkol Ricky Siap Lanjutkan Pengabdi


ROKAN HILIR : Media radius102.com  Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0321/Rokan Hilir berlangsung di Aula Tuanku Tambusai, Jalan Perkantoran Batu VI, Kepenghuluan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan rangkaian Sertijab Dandim 0321/Rohil dari Letkol Inf. Diki Apryadi, S.Hub. Int. kepada Letkol Inf. M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar, S.Hub. Int., sekaligus pelaksanaan Tradisi Korps Komandan Kodim 0321/Rohil.
Sertijab dipimpin langsung oleh Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han. dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir, pejabat jajaran Korem 031/Wira Bima, para Dandim dan Danyon jajaran Korem 031/Wira Bima, para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0321/Rohil, pimpinan perangkat daerah, pimpinan perbankan/BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, personel serta Persit Kodim 0321/Rohil.

Turut hadir Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Carles, BBA., MBA., Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Rokan Hilir Firdaus, S.H., M.Hum., M.M., M.Ikom., Ketua DPRD Rohil Ilhammi, S.Tr.Keb., Danyon Brimob AKBP Efhadoni Lilik Pamungkas, S.I.K., M.Tr.Mil., serta unsur pimpinan instansi lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan dan penghormatan, dilanjutkan laporan pejabat personalia, laporan serah terima jabatan dan Tradisi Korps oleh pejabat lama, pembacaan Ikrar Tekad Setia Prajurit Korem 031/Wira Bima, tradisi penerimaan pejabat Dandim yang baru, serta pernyataan penerimaan secara resmi oleh pimpinan acara.

Selanjutnya dilaksanakan prosesi serah terima jabatan dan penyerahan tongkat komando, penandatanganan naskah serah terima jabatan dan fakta integritas, serta tradisi pelepasan pejabat lama. Kegiatan kemudian ditutup dengan Hymne TNI Angkatan Darat, laporan pejabat personalia, penghormatan dan penutup.

Dalam sambutannya, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dandim 0321/Rohil yang baru beserta keluarga di jajaran Korem 031/Wira Bima, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.
Danrem juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Letkol Inf. Diki Apryadi atas dedikasi, loyalitas, pengabdian serta kerja sama selama menjalankan tugas sebagai Dandim 0321/Rohil.

Kepada Dandim yang baru, Danrem berpesan agar amanah dan kepercayaan pimpinan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, disiplin dan loyalitas serta tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Danrem meminta Letkol Inf. M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami kondisi wilayah dan karakteristik masyarakat Rokan Hilir, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Forkopimda maupun seluruh komponen masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, menurutnya, harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.

Sementara itu, Letkol Inf. Diki Apryadi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh unsur Forkopimda, jajaran Kodim 0321/Rohil, Persit, tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Rokan Hilir yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Dandim 0321/Rohil.

Menurutnya, pelaksanaan tugas selama berada di Rokan Hilir merupakan bagian dari pengabdian yang tidak terlepas dari dukungan dan sinergitas berbagai pihak.
Ia berharap hubungan baik dan komunikasi yang telah terbangun selama ini dapat terus terjaga meskipun dirinya akan melaksanakan tugas di tempat yang baru.

Letkol Diki juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun hal-hal yang belum dapat dilaksanakan secara maksimal.
Kepada seluruh personel Kodim 0321/Rohil, ia berpesan agar tetap menjaga soliditas, kekompakan dan semangat pengabdian serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa dan negara.

Dandim 0321/Rohil yang baru, Letkol Inf. M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar, menyampaikan bahwa amanah sebagai Dandim 0321/Rohil merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Sebagai pejabat baru, dirinya menyatakan siap melanjutkan berbagai hal positif yang telah dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya serta meningkatkan kinerja satuan sesuai dengan tugas pokok dan perkembangan situasi di wilayah Rokan Hilir.

Letkol Ricky juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan sinergitas dengan Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kewilayahan tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga diperlukan kerja sama dan dukungan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.

Ia juga mengajak seluruh personel Kodim 0321/Rohil untuk menjaga kekompakan, disiplin dan profesionalisme serta bersama-sama memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 0321/Rohil, Danrem meminta agar memberikan dukungan penuh kepada Dandim yang baru serta terus menjaga kekompakan, soliditas dan keharmonisan satuan.

Sementara kepada pejabat lama, Danrem menyampaikan ucapan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru serta berharap pengalaman selama bertugas di Kodim 0321/Rohil dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas selanjutnya.

     Jurnalis : radius102.com Rohul.
          ( I.Marpaung ).

Tekan Peredaran Miras, Sat Res Narkoba Polres Majalengka Sita Puluhan Botol di Jatiwangi


Majalengka – Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan operasi minuman beralkohol dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam (12/8/2026) di wilayah Desa Ciborelang dan Desa Jatiwangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Majalengka AKP Sigit Purnomo, S.H., didampingi Kanit II Sat Res Narkoba IPDA Junaedi, S.H., serta anggota Sat Res Narkoba Polres Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP Sigit Purnomo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah kepolisian dalam mengantisipasi dampak negatif peredaran dan penyalahgunaan minuman beralkohol yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran maupun penyalahgunaan minuman beralkohol yang dapat memicu berbagai gangguan kamtibmas,” ujar AKP Sigit.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah minuman beralkohol dari wilayah Desa Ciborelang dan Desa Jatiwangi. Barang bukti yang berhasil disita terdiri dari berbagai merek dan ukuran.

Adapun barang bukti minuman beralkohol yang diamankan meliputi:

17 botol minuman beralkohol merek ATLAS;
7 botol merek ANGGUR MERAH ukuran 620 ml;
7 botol merek AO ukuran 620 ml;
3 botol merek ANGGUR PUTIH;
2 botol merek INTISARI GINGSENG;
5 botol merek ICELAND ukuran besar dan kecil;
2 botol merek NEWPORT;
3 botol merek API;
12 botol merek SINGARAJA;
75 botol merek CIU ukuran besar dan kecil;
31 botol merek ARAK BALI;
7 botol merek ASOKA;
4 botol merek AO MILD;
8 botol merek AO ukuran 275 ml;
8 botol merek ANGGUR MERAH ukuran besar dan kecil;
5 botol merek ATLAS;
5 botol merek ANKER ukuran 620 ml;
6 botol merek BINTANG;
2 botol merek INTISARI GINGSENG;
9 botol merek KAWA-KAWA; dan
1 botol merek ANGGUR PUTIH.

Seluruh barang bukti tersebut selanjutnya diamankan oleh personel Sat Res Narkoba Polres Majalengka untuk dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan penindakan, personel juga terus mengedepankan langkah preventif melalui imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan minuman beralkohol. Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus melakukan kegiatan kepolisian secara rutin dalam rangka menjaga harkamtibmas sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.

( A, Rahmat)

H Ali Sodikin Dengan 89 Suara Menentukan Kelanjutan Kepemimpinan Desa, Eretan Kulon Dalam Gelar Musdes Pemilihan Kuwu PAW


INDRAMAYU - radius102.com -  
Ketika sebuah kursi kepemimpinan desa harus kembali diisi karena sang pemimpin tak lagi dapat menuntaskan masa jabatannya, masyarakat dihadapkan pada satu pilihan penting: menentukan siapa yang akan melanjutkan perjalanan pemerintahan desa. 
Suasana itulah yang terasa di Aula Kantor Kuwu Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (12/8/2026), saat Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kuwu Pergantian Antar Waktu (PAW) digelar.

Sebanyak 145 perwakilan masyarakat dari enam wilayah Rukun Warga (RW) hadir untuk mengikuti proses pemilihan Kuwu PAW yang akan melanjutkan masa jabatan periode 2021–2029.

Ketua Panitia Sembilan, Masju, mengatakan pelaksanaan PAW dilakukan karena kuwu sebelumnya meninggal dunia sehingga tidak dapat melanjutkan masa jabatannya. Pelaksanaan PAW kemudian dilakukan atas usulan masyarakat.

“Karena kuwu yang lalu meninggal dunia, tidak bisa melanjutkan. Akhirnya PAW dilaksanakan atas usulan masyarakat,” ujar Masju.

Dalam proses penjaringan, terdapat enam bakal calon yang mengikuti tahapan awal. Setelah melalui proses seleksi, tiga orang kemudian ditetapkan sebagai kontestan dalam pemilihan.
Ketiga calon tersebut yakni H. Delut Amin, S.Pd., S.Ip., nomor urut 1, H. Ali Sodikin nomor urut 2, dan Arif Santoso nomor urut 3.

Proses pemilihan dilakukan secara langsung dengan melibatkan perwakilan masyarakat. Dari 145 pemilih yang terdaftar, seluruhnya hadir dan menggunakan hak pilihnya atau mencapai tingkat partisipasi 100 persen.

Hasil penghitungan suara menempatkan H. Ali Sodikin sebagai peraih suara terbanyak dengan 89 suara. Disusul H. Delut Amin yang memperoleh 45 suara, sementara Arif Santoso mendapatkan 9 suara.
Dari keseluruhan 145 surat suara yang masuk, terdapat dua surat suara blanko/tidak sah.

Dengan hasil tersebut, H. Ali Sodikin, kontestan nomor urut 2, menjadi kuwu terpilih dalam Pemilihan Kuwu PAW Desa Eretan Kulon.

Kemenangan tersebut bukan sekadar angka 89 suara. Di balik jumlah itu terdapat amanah dari masyarakat yang kini menanti diwujudkan melalui kepemimpinan dan kerja nyata hingga masa jabatan berakhir pada 2029.( MHR Kabiro)

Siap-Siap! Tujuh SMP Negeri di Cirebon Akan Dilaporkan ke Tipikor Polresta Cirebon Terkait Penggunaan Dana BOS


CIREBON — Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tujuh SMP Negeri di wilayah Kabupaten Cirebon Jawa Barat menjadi sorotan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketujuh sekolah SMPN 1 Pabedilan, SMPN 1 Lemahabang, SMPN 1 Beber, SMPN 1 Weru, SMPN 1 Kapetakan, SMPN 1 Klangenan, SMPN 1 Susukan tersebut tengah menjadi perhatian pihak pemerhati pendidikan, kang Dede, terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan dan penggunaan dana BOS.


Rencana pelaporan kepada Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Cirebon disebut tengah dipersiapkan oleh pemerhati pendidikan, kang Dede. 


"Laporan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap penggunaan anggaran di masing-masing sekolah," ujar kang Dede yang dikenal sebagai jurnalis bidang pendidikan di Media DIMAMIKA PENDIDIKAN.


Sejumlah dugaan dalam penggunaan dana BOS disebut oleh kang Dede perlu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari perencanaan anggaran, realisasi belanja, kelengkapan administrasi, hingga kesesuaian antara laporan penggunaan dana dengan kondisi dan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan di sekolah.

"Aparat penegak hukum tidak hanya melihat dokumen administrasi, tetapi juga melakukan verifikasi terhadap kegiatan dan pengadaan yang tercantum dalam laporan pertanggungjawaban. Jika ditemukan adanya penyimpangan, maka diharapkan dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Namun demikian, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh pihak berwenang.

(Tim Redaksi)

Kapolresta Cirebon Takziah ke Rumah Duka Sesepuh Pondok Buntet Pesantren Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran PJU dan personel Polresta Cirebon, menyampaikan belasungkawa dengan bertakziah ke rumah duka sesepuh Pondok Buntet Pesantren, almarhum KH. Hasanuddin Kriyani, di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/8/2026) malam.

Kegiatan takziah tersebut dilaksanakan sekitar pukul 18.00 WIB hingga selesai. Kapolresta Cirebon hadir didampingi para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta sejumlah perwira dan personel Polresta Cirebon.

Kehadiran Kapolresta Cirebon beserta jajaran merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga besar almarhum yang tengah berduka. Selain itu, takziah tersebut menjadi wujud penghormatan Polresta Cirebon atas jasa, dedikasi, keteladanan, serta kontribusi almarhum dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan, khususnya di lingkungan Pondok Buntet Pesantren dan masyarakat Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum. Ia juga mendoakan agar Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, seluruh amal ibadah, kebaikan, dan pengabdian beliau diterima oleh Allah SWT serta menjadi amal jariyah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Kapolresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon menambahkan, sosok almarhum merupakan salah satu tokoh yang memiliki keteladanan dalam kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, kepergian beliau menjadi duka bagi keluarga besar, para santri, serta masyarakat yang selama ini mengenal dan menghormati almarhum.

Almarhum KH. Hasanuddin Kriyani rencananya akan dimakamkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Cirebon berharap seluruh rangkaian prosesi pemakaman dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Polresta Cirebon juga siap memberikan pelayanan serta pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif.

(Agus Hermawan)

Rabu, 12 Agustus 2026

Gudang GHN Dibobol, 67 Karung Lada Hilang: Siapa di Balik Perjalanan 2,6 Ton Lada?.


PANGKALPINANG — Misteri hilangnya puluhan karung lada putih dari sebuah gudang milik GHN di kawasan Gang Sawah, Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, mulai menemukan titik terang.
Informasi yang dihimpun tim investigasi awak media menyebutkan, sebanyak 67 karung lada putih, dengan berat rata-rata sekitar 50 kilogram per karung, diduga raib dari dalam gudang. Jika dihitung berdasarkan berat tersebut, jumlah lada yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 3.350 kilogram atau 3,35 ton.
Peristiwa itu kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Margono, selaku penjaga gudang sekaligus pihak yang diberi kuasa untuk melaporkan kejadian tersebut, telah membuat laporan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Laporan tersebut dibuat pada 7 Agustus 2026 sekitar pukul 16.41 WIB dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/542/VIII/2026/SPKT/Polresta Pangkalpinang.

Gembok Gudang Diduga Diganti. 

Kepada tim investigasi, Margono menceritakan bahwa pada malam 24 Juli hingga dini hari 25 Juli 2026, dirinya berada di kawasan Jembatan Emas, Ketapang, Kecamatan Bukit Intan, untuk berkumpul dan ngopi bersama teman-temannya.

Margono mengaku baru kembali ke rumah yang berada di sekitar area gudang sekitar pukul 02.30 WIB.

Keesokan harinya, pemilik gudang disebut hendak membuka gudang untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, gembok gudang tidak dapat dibuka.

Dugaan pun mengarah pada adanya pergantian gembok. Kondisi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa gudang telah menjadi sasaran aksi pencurian.

Dari pemeriksaan di dalam gudang, ditemukan bahwa sebagian besar stok lada telah hilang. Dari total sebelumnya, disebutkan hanya tersisa sekitar 17 karung, sementara 67 karung lainnya diduga telah dibawa keluar.

Jejak 2,6 Ton Lada Mulai Terkuak
Investigasi kemudian diarahkan untuk menelusuri ke mana lada tersebut diduga dibawa.

Petunjuk datang dari informasi Margono yang mengarahkan tim kepada HND, salah seorang pegawai gudang milik AKM di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Pangkalan Baru.
Saat dikonfirmasi, HND membenarkan adanya komunikasi dari seseorang berinisial RJ pada pagi 25 Juli 2026 yang menawarkan lada dalam jumlah sekitar 2,6 ton.

Menurut HND, dalam proses tersebut dirinya meminta RJ mengirimkan foto KTP pemilik lada atas nama TY, sekaligus nomor polisi kendaraan yang membawa lada melalui aplikasi WhatsApp.

HND kemudian mengarahkan pengiriman lada ke sebuah gudang di Desa Kace Timur, karena menurut keterangannya, transaksi lada dalam jumlah besar dilakukan di lokasi tersebut.
HND juga menyatakan bahwa pembelian lada tersebut dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku di tempatnya.

Nilainya Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Ketika ditanya mengenai harga lada pada saat transaksi, HND menghitung menggunakan kalkulator dan menyebut harga sekitar Rp149.000 per kilogram.

Dengan volume sekitar 2,6 ton, nilai transaksi tersebut berdasarkan perhitungan itu mencapai sekitar Rp387,4 juta.

Namun, ketika dikaitkan dengan keterangan Margono mengenai hilangnya sekitar 3,35 ton lada, HND mengaku tidak mengetahui apakah seluruh lada tersebut berada di lokasi yang sama.

“Mungkin diturunkan di tempat lain, Bang,” demikian keterangan HND sebagaimana disampaikan kepada tim investigasi.

Tim Datangi Gudang Kace Timur. 

Penelusuran kemudian dilanjutkan ke area pergudangan milik AKM di Desa Kace Timur.
Di lokasi tersebut, tim investigasi bertemu dengan salah seorang karyawati yang berada di outlet yang dilapisi kaca pembatas.
Ketika dikonfirmasi mengenai informasi masuknya lada dalam jumlah besar, termasuk sekitar 2,6 ton, karyawati tersebut menyampaikan bahwa pemilik gudang sedang berada di luar kota.

Ia mengaku tidak berani memberikan keterangan lebih jauh karena khawatir memberikan informasi yang keliru.
Polisi Didorong Usut Aliran Lada
Rangkaian informasi tersebut kini menyisakan sejumlah pertanyaan yang masih harus dijawab melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Jika benar terdapat keterkaitan antara lada yang hilang dari gudang GHN dengan lada sebanyak 2,6 ton yang ditawarkan pada 25 Juli 2026, maka terdapat sejumlah hal penting yang perlu didalami, mulai dari asal-usul lada, pihak yang menawarkan, dokumen kepemilikan, kendaraan pengangkut, hingga lokasi pertama dan terakhir lada tersebut diturunkan.

Namun demikian, keterkaitan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum dan masih membutuhkan pembuktian melalui penyelidikan serta pemeriksaan kepolisian.
Tim investigasi awak media juga telah berupaya menjaga keberimbangan

 pemberitaan dengan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk pihak pemilik gudang AKM dan jajaran Satreskrim Polresta Pangkalpinang mengenai perkembangan perkara tersebut.

Sementara itu, Margono disebut masih menunggu perkembangan dari pihak penyidik Polresta Pangkalpinang terkait laporan yang telah dibuatnya.

Kini pertanyaan besarnya adalah: ke mana sebenarnya 67 karung lada yang hilang tersebut dibawa, dan apakah jejak 2,6 ton lada yang muncul dalam transaksi pada 25 Juli memiliki kaitan dengan kasus pencurian di gudang GHN?

Jawaban atas pertanyaan tersebut berada pada proses penyelidikan dan pembuktian aparat penegak hukum.

(HR/TIM) 

Sat Resnarkoba Polres Majalengka Ungkap Kasus Narkotika, Puluhan Gram Sabu Berhasil Diamankan


Majalengka,-Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka Polda Jabar kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Majalengka. 

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial N.N., warga Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu.


Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba AKP Sigit Purnomo, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Majalengka dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi bangsa.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB di pinggir jalan wilayah Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan petugas, tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa Narkotika Golongan I jenis sabu dengan total berat bruto 27,68 gram, yang terdiri dari beberapa paket siap edar dan paket berukuran lebih besar yang disimpan di sejumlah lokasi. 

Selain narkotika jenis sabu, petugas juga mengamankan 1 unit timbangan digital mini, 1 pak plastik klip bening ukuran besar, 1 pak plastik klip bening ukuran kecil, 1 buah lakban warna coklat, 2 kantong kresek warna hitam, 1 unit telepon genggam merek Oppo A3X warna hitam, serta 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

AKP Sigit Purnomo menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan kendaraan yang digunakan, petugas menemukan sejumlah paket sabu yang disimpan di dalam kantong kresek hitam pada dasbor sepeda motor serta barang bukti lainnya yang tersimpan di bagasi kendaraan.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Sat Resnarkoba Polres Majalengka dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Majalengka,” ujar AKP Sigit.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Sat Resnarkoba Polres Majalengka untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Polres Majalengka mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika dengan cara meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika.
Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, petugas juga menemukan paket narkotika yang sebelumnya telah ditempel di wilayah Kecamatan Jatiwangi, yang diduga akan diedarkan kepada pihak lain melalui sistem tempel.

( A, Rahmat)

Lapas Pasir Pangaraian Rayakan 81 Tahun Pengabdian Dengan Upacara Bendera Penuh Khidmat


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com
Dalam rangka memperingati hari jadi, *Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangaraian* melaksanakan Upacara Bendera dengan penuh khidmat. Upacara ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan *81 Tahun Lapas Pasir Pangaraian Berdiri Tegak dalam Pengabdian* kepada bangsa dan negara.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pasir Pangaraian ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta petugas pemasyarakatan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kalapas menyampaikan amanat agar seluruh jajaran terus menjaga semangat integritas, profesionalitas, dan humanis dalam menjalankan tugas.

“81 tahun bukan waktu yang sebentar. Ini adalah bukti bahwa Lapas Pasir Pangaraian telah berdiri tegak mengemban tugas negara dalam pembinaan, pemasyarakatan, dan pengabdian kepada masyarakat. Mari kita jadikan usia ini sebagai semangat baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” tegas Kalapas dalam amanatnya.

Dengan usia yang ke-81 tahun, Lapas Pasir Pangaraian terus berkomitmen menjalankan 3 kunci pemasyarakatan maju: Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Berantas Narkoba, dan Sinergi Dengan Aparat Penegak Hukum lainnya. Selain itu, pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan juga terus ditingkatkan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Kegiatan upacara ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pengabdian di Lapas Pasir Pangaraian. Seluruh petugas tampak antusias dan bangga menjadi bagian dari sejarah panjang institusi ini.

Momentum 81 tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya menjaga, tetapi juga membina dan memulihkan. Lapas Pasir Pangaraian akan terus hadir sebagai rumah pembinaan yang humanis, aman, dan produktif.

*“Berdiri Tegak 81 Tahun, Mengabdi Sepenuh Hati Untuk Negeri”*

        Jurnalis : radius102.com Rohul .
         ( I.Marpaung ).

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Gotong Royong


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com 
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan gotong royong di lingkungan Lapas, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat, pegawai, serta peserta magang di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Kegiatan gotong royong menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Lapas.

Kegiatan gotong royong dilaksanakan di sejumlah area lingkungan Lapas, termasuk area tempat ibadah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga melibatkan warga binaan dengan tetap berada dalam pengawasan petugas.

Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan tetap memperhatikan pelaksanaan tugas dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Saya mengapresiasi partisipasi jajaran dalam mengikuti kegiatan ini,” ujar Efendi.

Menurutnya, kegiatan gotong royong juga menjadi kesempatan bagi jajaran untuk berpartisipasi bersama dalam menyemarakkan momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

“Kami berharap kegiatan dapat dilaksanakan dengan tertib dan seluruh jajaran dapat mengikuti rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di lingkungan Pemasyarakatan.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I Marpaung ).

Polresta Cirebon Ringkus Tiga Pengedar dan Menyita Lebih Dari 6.900 Butir Obat Keras Ilegal


Polresta Cirebon kembali tunjukan ketegasannya dalam memberantas peredaran Obat Keras Ilegal di wilayah hukum Kabupaten Cirebon. Dalam operasi maraton dan pengembangan kilat yang dilancarkan pada Senin, (10/8/2026), petugas berhasil menggulung tiga pengedar obat keras ilegal (OK) di wilayah Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan, serta menyita total 6.964 butir OK.

​Penindakan diawali dari penggerebekan di wilayah Kecamatan Arjawinangun, pada pukul 13.30 WIB. Petugas membekuk tersangka T (35),  Saat penggeledahan di kediamannya, polisi menemukan puluhan Tramadol, dan Trihexyphenidyl, serta uang sisa hasil penjualan, HP dan tas selempang Dari hasil pemeriksaan,(T ) diperoleh keterangan pasokan obat tersebut dari seorang  berinisial ( S ) yang kini Masih Dalam Pengejaran

​Tak berhenti di situ, pada pukul 15.00 WIB petugas bergerak ke sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Raya Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Petugas meringkus tersangka MF (27) dan kembali menyita puluhan barang bukti  Tramadol sisa penjualan, uang tunai ,  dompet, serta HP.

Saat diinterogasi, ( MF ) menjelaskan mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pemasok besar di wilayah Susukan berinisial  ( A ). Merespons keterangan ( MF ) , petugas melancarkan pengembangan kilat ke lokasi sasaran. Tepat pukul 18.00 WIB, petugas menggerebek rumah tersangka A (42) di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. 

Dari penggeledahan di rumah A, petugas membongkar gudang penyimpanan obat berkapasitas besar dan menyita barang bukti fantastis sebanyak 4.820 butir Tramadol dan 2.037 butir Trihexyphenidyl yang disembunyikan di dalam dua buah tas ransel. Tersangka A membeberkan bahwa ribuan butir obat keras tersebut diperoleh dari seorang bandar berinisial A yang kini  tengah diburu petugas Jajaran Satnarkoba Polresta Cirebon.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan rantai peredaran obat keras ilegal ini merupakan komitmen nyata Polresta Cirebon dalam memutus rantai pasokan obat terlarang yang menyasar masyarakat dan generasi muda. 

"Operasi serentak dan pengembangan terukur ini membuktikan bahwa Polresta Cirebon tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku peredaran obat keras tanpa ilegal. Kami akan terus memburu para penyuplai dan bandar di atasnya hingga ke akar-akarnya demi menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon," tegas Kombes Pol. Imara Utama.

​Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti sebanyak 4.893 butir Tramadol, 2.071 butir Trihexyphenidyl, uang hasil penjualan, serta peralatan komunikasi telah diamankan di Mapolresta Cirebon. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

(Agus Hermawan)

Selasa, 11 Agustus 2026

UPBU Kelas III Tuanku Tambusai Gelar Sosialisasi dan Kampanye Keselamatan Transportasi


Rokan Hulu-Media radius102.com Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Tuanku Tambusai melaksanakan sosialisasi dan kampanye keselamatan (Safety Campaign), pada Selasa (11/08/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Instruksi Menteri Perhubungan Nomor 3 Tahun 2026 tentang Peningkatan Keselamatan pada Sarana dan Prasarana Transportasi. Melalui kegiatan ini, pihak bandar udara berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh pihak terkait mengenai pentingnya keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi udara.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPBU Kelas III Tuanku Tambusai tersebut dihadiri oleh Kepala UPBU Kelas III Tuanku Tambusai, Syamrizki Hadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rokan Hulu, Suharman Nasution, S.Pi., MM, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hulu, Sandi Brahmadita Nasution, SE., M.Si, Camat Rambah Samo Sulaiman, perwakilan Kapolsek Rambah Samo, serta Kepala Desa Rambah Baru.

Selain unsur pemerintah dan aparat terkait, kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh pegawai Kantor UPBU Kelas III Tuanku Tambusai.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas operasional bandar udara. Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kepatuhan terhadap prosedur, peningkatan kewaspadaan, serta koordinasi yang baik antarinstansi dan seluruh pemangku kepentingan.

Kepala UPBU Kelas III Tuanku Tambusai, Syamrizki Hadi, menyampaikan bahwa kampanye keselamatan merupakan bagian penting dalam upaya memastikan seluruh kegiatan di lingkungan bandar udara berjalan sesuai dengan standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi udara. Karena itu, seluruh personel harus memiliki kesadaran, kepedulian, dan komitmen yang sama untuk menjaga keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Safety Campaign ini diharapkan kesadaran seluruh pegawai dan pihak terkait terhadap aspek keselamatan semakin meningkat, sehingga potensi risiko dapat dicegah dan diminimalkan sejak dini.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pihak bandar udara, pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan transportasi udara yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi dan kampanye keselamatan ini, UPBU Kelas III Tuanku Tambusai berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan budaya keselamatan serta mendukung kebijakan Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan transportasi yang aman dan berkeselamatan bagi masyarakat (SPR/Kominfo).

      Jurnalis : radius102.com Rohul 
         ( I.Marpaung ).

Layanan Polisi 110 Pastikan Laporan Warga di Lapangan Kebumen Segera Ditangani


Cirebon Kota - Informasi masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di Lapangan Kebumen, Jalan Kebumen, Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (11/08/2026) sekitar pukul 11.17 WIB, segera diteruskan kepada petugas untuk dilakukan penanganan di lokasi.

Laporan tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk segera memastikan kondisi yang sebenarnya di lapangan, setelah warga menemukan seorang laki-laki yang diketahui bernama J, berusia sekitar 70 tahun, berada di area Lapangan Kebumen dan diduga telah meninggal dunia.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Lemahwungkuk bersama Unit II Tipidter Satreskrim dan piket Inafis Polres Cirebon Kota mendatangi lokasi, kemudian melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara untuk memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur.

Petugas juga mengumpulkan informasi awal dari sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, termasuk keterangan bahwa J diketahui sering berada di kawasan Lapangan Kebumen. Keterangan tersebut menjadi bagian dari proses awal kepolisian dalam memastikan identitas dan kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Keberadaan Layanan Polisi 110 memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian, sehingga laporan dapat diteruskan kepada petugas yang memiliki kewenangan untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.

Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H. mengatakan, penyampaian informasi dari masyarakat merupakan bagian penting dalam membantu kepolisian mengetahui adanya kejadian di lingkungan masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Apabila masyarakat menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, jangan ragu menyampaikan informasi melalui Layanan Polisi 110. Informasi tersebut akan kami tindak lanjuti dengan langkah sesuai kondisi di lapangan,” ujar Iptu Usep Winta.

Polres Cirebon Kota mengajak masyarakat untuk menggunakan Layanan Polisi 110 secara tepat ketika membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan kejadian yang perlu segera diketahui petugas, sehingga penanganan dapat dilakukan berdasarkan informasi yang diterima langsung dari masyarakat.

(Agus Hermawan)

Polsek Tandun Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi,Buka Ruang Aspirasi dan Tebar Kepedulian*11 Agustus 2026


ROKAN HULU-Media radius102.com-Polsek Tandun menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau–Polres Rokan Hulu di Dusun Harapan, RT 016/RW 005, Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum Polsek Tandun untuk hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, memperkuat kemitraan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H., hadir bersama Camat Tandun Feriadi, S.IP., M.Si., Kepala Desa Tandun Zulheri, S.P., Kanit Reskrim Polsek Tandun Zus Rico Candra, S.H., M.H., Kasi Trantib Kecamatan Tandun Safri, S.E., Kepala Dusun Harapan Jonderi, para RT/RW, perangkat desa, para kanit, personel Polsek Tandun, serta masyarakat.

Dalam dialog bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, warga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta berbagai persoalan sosial dan kamtibmas yang berkembang di Desa Tandun.

Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi sarana untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun kemitraan yang lebih kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

“Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polri melalui Polsek Tandun hadir lebih dekat dengan masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga kamtibmas. Kegiatan ini tidak hanya menyemarakkan semangat Merah Putih, tetapi juga menjadi wujud kepedulian Polri melalui bantuan sosial dan penanaman bibit pohon,” ujar Kapolsek.

Selain dialog, Polsek Tandun bersama masyarakat memasang 100 bendera Merah Putih. Jajaran Polsek Tandun juga menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang berisi beras, mi instan, teh, sarden, dan minyak goreng.

Sebanyak 50 bibit pohon turut diserahkan kepada masyarakat untuk ditanam dan dirawat bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kecamatan Tandun, Pemerintah Desa Tandun, dan masyarakat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai memperkuat komunikasi, sinergi, dan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat.

Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polsek Tandun menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan membangun kebersamaan dengan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
       ( I.Marpaung ).