Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Respon Cepat Polisi Tangani Temuan Pria Meninggal Dunia di Kamar Mandi Rumahnya di Kesambi

Cirebon Kota - Warga Kampung Langensari Baru Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon digegerkan dengan penemuan seor...

Postingan Populer

Selasa, 12 Mei 2026

Respon Cepat Polisi Tangani Temuan Pria Meninggal Dunia di Kamar Mandi Rumahnya di Kesambi

Cirebon Kota - Warga Kampung Langensari Baru Kelurahan Pekiringan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya pada Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, setelah pihak keluarga dan warga sekitar mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah sebelum akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergantung menggunakan kain sarung merah.

Korban diketahui berinisial D.R. (34), laki-laki, karyawan swasta, warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah seorang saksi yang tinggal satu rumah dengan korban merasa curiga karena korban terlihat melamun dan tidak memberikan respons saat diajak berbicara sebelum akhirnya terdengar suara benturan dari arah belakang rumah.

Plt. Kapolsek Kesambi IPTU Iman Hendro Santoso, S.H., M.H. menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mengamankan area sekitar, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban di lokasi kejadian.

Menurut IPTU Iman Hendro Santoso, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian ditemukan korban meninggal dunia dalam keadaan tergantung menggunakan kain sarung merah di kamar mandi rumahnya dan terdapat luka berbentuk huruf V pada bagian leher yang diduga akibat ikatan kain sarung, sementara pada bagian tubuh lainnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul.

Salah satu saksi berinisial L.L. (29), perempuan, ibu rumah tangga, warga Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 08.00 WIB korban sempat berpamitan untuk berolahraga, kemudian sekitar pukul 09.30 WIB korban pulang ke rumah dan hanya berdiam diri sambil melamun di ruang tengah tanpa banyak berbicara seperti biasanya.

Saksi L.L. juga menjelaskan bahwa beberapa saat setelah dirinya masuk kamar usai mandi, ia mendengar suara benturan dan suara seperti orang mengorok dari arah belakang rumah sehingga merasa ketakutan dan langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pengecekan ke area dapur dan kamar mandi.

Sementara itu, saksi berinisial D.S. (29), laki-laki, buruh harian lepas, warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, menerangkan dirinya datang ke rumah korban setelah menerima telepon dari L.L. terkait suara mencurigakan di dalam rumah, kemudian bersama saksi lainnya melakukan pengecekan ke area belakang rumah hingga akhirnya menemukan adanya bercak darah di depan kamar mandi dan melihat kaki korban dalam kondisi tergantung.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi C.C. alias B. (27), laki-laki, petugas parkir, warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, dan saksi D.O. (47), laki-laki, karyawan swasta, warga Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, yang ikut melakukan pengecekan bersama para saksi lainnya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa tindakan pertama yang dilakukan kepolisian di lokasi kejadian merupakan bagian penting dalam memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat, mulai dari menerima laporan masyarakat, mendatangi lokasi, mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, hingga melakukan evakuasi korban bersama tim Inafis.

“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain bekas jeratan di bagian leher. Pihak keluarga juga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar dan segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar AKP M. Aris Hermanto.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk penanganan lebih lanjut, sementara pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap korban dengan disertai surat pernyataan resmi yang dibuat di hadapan pihak kepolisian.

(Agus Hermawan)

Personil Polsek Ujungbatu di Pimpin Kapolsek Ujungbatu Yusup Purba SH,MH Bersama sama dengan Upika, kecamatan Ujungbatu dan petani Jagung melaksanakan Panen Raya Jagung di Desa Ujungbatu timur kec, Ujungbatu kab,Rokan Hulu


ROHUL / RIAU.
Ujung Batu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      'Kegiatan panen raya ini merupakan hasil dari program pendampingan dan sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, serta kelompok tani yang telah dimulai sejak masa tanam beberapa bulan lalu. Kehadiran Kapolsek Yusuf Purba SH,MH beserta jajaran dan Upika menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Ujungbatu.

      "Kapolsek Ujungbatu Yusuf Purba SH,MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat. "Kami turun bersama petani dari awal menanam sampai sekarang bisa memanen. Ini wujud Polri hadir untuk masyarakat, bukan hanya menjaga kamtibmas, tapi juga membantu program ketahanan pangan nasional," jelasnya.

      "Para petani Desa Ujungbatu Timur mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Selain membantu tenaga, pihak Polsek dan Upika juga memberikan edukasi terkait teknik perawatan dan pemupukan agar hasil panen lebih optimal.

      "Hasil panen jagung kali ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal dan meningkatkan perekonomian petani. Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat gotong royong, diiringi suasana kekeluargaan antara aparat dan warga.

      "Melalui kegiatan ini, Polsek Ujungbatu Yusuf Purba SH,MH berkomitmen : "Untuk terus mendukung program pertanian di desa-desa binaan. Polri akan tetap menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan dan kesejahteraan desa yang aman, tertib dan kondusif.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Senin, 11 Mei 2026

43 Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Jalani Sidang TPP



ROHUL / RIAU.
Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
      "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 43 warga binaan yang diusulkan sebagai tamping serta peserta kegiatan pramuka warga binaan, bertempat di Aula Lapas Pasir Pangarayan, Senin (11/5/2026). 

      "Kegiatan sidang TPP ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi dan penilaian terhadap warga binaan yang dinilai memenuhi syarat administratif maupun substantif untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas sesuai ketentuan yang berlaku. 

      "Sidang dipimpin oleh Ketua Tim Sidang TPP yang juga Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, serta diikuti oleh anggota TPP dan petugas terkait. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penilaian terhadap perilaku, kedisiplinan, serta aspek keamanan dari masing-masing warga binaan yang diusulkan. 

      "Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Ketua Tim Sidang TPP, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme pembinaan yang dilaksanakan secara objektif dan sesuai prosedur. 

      “Sidang TPP ini merupakan salah satu bentuk evaluasi terhadap warga binaan dalam mengikuti program pembinaan di lingkungan lapas. Seluruh proses dilaksanakan secara selektif, objektif, dan berdasarkan hasil pengamatan serta penilaian tim. Warga binaan yang diusulkan diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Andi Rahman. 

      "Kegiatan sidang TPP berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan di Lapas Pasir Pangarayan sesuai ketentuan yang berlaku.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel dan Deklarasi Satgas Anti Narkoba Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026



ROHUL / RIAU.
Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
      "Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan beserta jajaran mengikuti kegiatan Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bertempat di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin (11/5/2026).

      "Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Deklarasi Rokan Hulu Tangguh Bersih dari Narkoba yang diikuti oleh unsur Forkopimda hingga aparat penegak hukum, serta unsur terkait lainnya.

      "Keikutsertaan jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas instansi dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

      "Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa partisipasi jajaran pemasyarakatan dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

      “Keikutsertaan dalam apel dan deklarasi Satgas Anti Narkoba ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapsiagaan jajaran Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba melalui sinergi bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah,” ujar Kalapas.

      "Selain mengikuti apel kesiapan, Lapas Pasir Pangarayan juga turut berpartisipasi dalam penandatanganan deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kerja sama antarinstansi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Rokan Hulu.

      "Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba dapat terus diperkuat guna mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Batik Buana Sekar Kedaton milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.12.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya. 

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya sehelai kain Batik Buana Sekar Kedaton.
Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny.Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik dari Batik Buana Sekar Kedaton menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari  proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan batik ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, hingga teknik pewarnaan yang menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan batik. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Batik Buana Sekar Kedaton terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Indah, seorang pengunjung asal Bekasi, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa potong baju dan mukena batik untuk dibawa pulang.
‎​"Motifnya sangat elegan dan kualitas kainnya terasa premium. Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Indah.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Sentuhan Ketulusan Orenayou Curi Perhatian di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo,Balai Kartini Jakarta


Uploaded Image
Jakarta – Keindahan seni rajut tangan yang memadukan ketelitian dan ketulusan hati sukses menjadi magnet bagi pengunjung Pameran UMKM Persit Bisa 2. Bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, produk-produk dari Orenayou tampil menonjol dan menarik antusiasme tinggi dari masyarakat maupun anggota Persit lainnya.

‎Berada di Booth No. 78 perwakilan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro, Orenayou menyajikan beragam koleksi rajutan yang unik dan eksklusif. Sejak hari pertama pembukaan, gerai ini tampak padat dikunjungi. Para pengunjung terlihat antusias mengamati detail jahitan, bahkan tak jarang yang langsung memborong produk untuk koleksi pribadi maupun buah tangan.

Tampak hadir pula Ibu Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Putri  di Pameran UMKM Persit Bisa 2 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, dan memberikan pengarahan kepada pelaku UMKM Persit bisa 2 di Lokasi Pameran

Uploaded Image
Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono, pemilik sekaligus sosok di balik nama Orenayou, tampak sibuk melayani gelombang pengunjung yang silih berganti. Dengan ramah, ia menjelaskan satu per satu proses pembuatan karyanya kepada mereka yang penasaran dengan teknik rajutan tersebut.

‎"Setiap helai benang ini dikerjakan dengan penuh ketelitian. Kami ingin setiap orang yang memakainya merasakan kehangatan dan ketulusan dari hasil kerajinan tangan ini," ujar Ny.Weny Mujono di sela-sela kesibukannya melayani pelanggan."tutur Ny. Weny Mujono kepada awak media, Jum'at (08/06/2026).

‎"Pameran UMKM Persit Bisa 2 ini menjadi panggung strategis bagi para anggota Persit untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian ekonomi. Kehadiran Orenayou di bawah naungan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro membuktikan bahwa produk lokal dengan sentuhan personal memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional."imbuhnya.

‎"Bagi para pengunjung dan warga masyarakat yang sedang berada di area Balai Kartini, pastikan untuk mengunjungi stand kami di Booth 78 dan melihat langsung keunikan karya kami sebelum pameran ini berakhir."pungkas Ny. Weny Mujono.

Penulis : Arda 72

Salah Sasaran, Geng Motor Bersenjata Rusak Warung Warga di Cirebon, Dua Pelaku Ditangkap

Cirebon Kota. – Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana perusakan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok bermotor di kawasan Pekiringan, Kota Cirebon.

Aksi brutal tersebut sempat membuat warga sekitar resah karena dilakukan secara beramai-ramai dan disertai senjata.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 3 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat kejadian, sekelompok orang yang diduga berasal dari salah satu kelompok motor melakukan konvoi di wilayah tersebut sebelum akhirnya mendatangi sebuah warung milik warga.
Diduga karena salah sasaran, rombongan pelaku kemudian melakukan aksi pengejaran terhadap korban hingga masuk ke area warung.

Tidak hanya membuat keributan, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas dan mengambil beberapa barang milik korban.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, korban saat itu tengah berjualan seperti biasa sebelum didatangi rombongan pelaku yang datang secara tiba-tiba.

“Korban sedang berjualan, kemudian datang sekelompok orang yang langsung melakukan pengejaran, masuk ke warung, melakukan perusakan, lalu mengambil beberapa barang milik korban,” ujar AKBP Eko Iskandar saat doorstop di Mako Polres Cirebon Kota, Senin (11/5/2026).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Dr. M. Fadlillah dan Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto. Polisi menjelaskan, setelah menerima laporan, penyelidikan langsung dilakukan guna mengidentifikasi para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan enam orang untuk dimintai keterangan. Setelah dilakukan pendalaman, dua orang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial RS (44) dan PS. Sementara itu, sejumlah pelaku lain yang diduga ikut terlibat masih dalam pengejaran petugas.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, massa yang terlibat dalam aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 orang. Jumlah tersebut menunjukkan aksi dilakukan secara terorganisir dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tongkat baseball, sebilah sangkur, dua jaket kelompok bermotor, serta rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut kini diamankan guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Beruntung dalam kejadian itu tidak terdapat korban luka. Namun, warung milik korban mengalami kerusakan cukup parah akibat aksi anarkis yang dilakukan para pelaku.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan maupun perusakan yang dilakukan kelompok bermotor di wilayah hukumnya. Menurutnya, tindakan tegas akan terus dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini menjadi atensi kami. Kami tidak akan membiarkan aksi kekerasan dan perusakan yang meresahkan masyarakat terjadi di wilayah Cirebon,” tegas AKBP Eko Iskandar.
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal terkait kekerasan secara bersama-sama di muka umum serta tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023. Para pelaku terancam hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

(Agus Hermawan)

Sindikat Ganjal ATM Antar Pulau Dibekuk Polres Cirebon Kota, Uang Korban Rp69 Juta Raib


Cirebon Kota – Jajaran Polres Cirebon Kota berhasil membongkar sindikat ganjal ATM lintas daerah yang beraksi di wilayah Ciayumajakuning. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku yang memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksi kejahatannya.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari korban yang kehilangan uang dalam jumlah besar usai bertransaksi di mesin ATM. Korban diketahui mengalami kerugian hingga mencapai Rp69 juta.

Didampingi Kasat Reskrim, AKP Fadlillah saat konferensi pers pada Senin (11/05/2026), Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya berhasil menangkap seorang pria berinisial M (43) di wilayah Jakarta Utara. Polisi juga turut mengamankan seorang perempuan berinisial E (53) yang diduga berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

Menurut AKBP Eko Iskandar, para pelaku menjalankan aksinya dengan modus ganjal ATM menggunakan alat sederhana. Saat korban mengalami kesulitan memasukkan kartu ATM ke mesin, salah satu pelaku berpura-pura memberikan bantuan agar korban percaya.

Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian menukar kartu ATM asli milik korban dengan kartu ATM lain yang telah dimodifikasi sebelumnya. Korban yang tidak menyadari penukaran itu akhirnya meninggalkan lokasi tanpa mengetahui kartu miliknya sudah berpindah tangan.

Selain itu, pelaku lainnya memiliki tugas mengintip nomor PIN korban ketika berada di belakang antrean ATM. Setelah berhasil mendapatkan kartu asli dan mengetahui PIN korban, para pelaku langsung melakukan penarikan uang dari rekening korban secara bertahap.

Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan Polres Cirebon Kota dalam memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya kejahatan perbankan yang memanfaatkan kelengahan korban.

“Modus seperti ini masih sering terjadi dan menyasar masyarakat yang kurang waspada saat berada di mesin ATM. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan bantuan ketika mengalami kendala transaksi,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa kartu ATM, tusuk gigi yang digunakan untuk mengganjal mesin ATM, serta telepon genggam yang dipakai untuk berkomunikasi antar pelaku.

Kasat Reskrim AKP Fadlillah menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya aksi serupa di wilayah lain.

“Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap jaringan pelaku. Tidak menutup kemungkinan mereka sudah beraksi di beberapa daerah lain dengan modus yang sama,” kata AKP Fadlillah.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan sindikat tersebut bukan berasal dari wilayah Cirebon. Para pelaku diduga merupakan jaringan antar pulau yang sengaja datang ke wilayah Ciayumajakuning untuk menjalankan aksinya dengan menyasar korban di mesin ATM.

Setelah uang hasil kejahatan berhasil diambil dari rekening korban, para pelaku langsung mentransfer dana tersebut kepada pelaku perempuan yang bertindak sebagai penadah. Uang itu kemudian kembali ditarik tunai untuk menghilangkan jejak transaksi.

AKP Fadlillah juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor kepada pihak bank atau kepolisian apabila menemukan mesin ATM yang mencurigakan atau mengalami kendala saat bertransaksi.

“Jika kartu ATM terasa sulit masuk, tertelan, atau ada orang yang terlalu aktif menawarkan bantuan, segera batalkan transaksi dan hubungi pihak bank maupun kepolisian terdekat,” tegasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sementara pelaku penadahan dikenakan Pasal 591 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

((Agus Hermawan))

Minggu, 10 Mei 2026

Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM., bersama Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., turun langsung ke tengah masyarakat Bonai Darussalam pada Minggu (10/5/2026)



ROHUL / RIAU.
Bonai Darussalam. Media Radius 102 Com.
        "Ratusan warga yang sudah berkumpul sejak pagi dan dan tak ragu ragu untuk menyampaikan rasa unek unek yg ada.ataupun dikarenakan maraknya dugaan peredaran narkotika dan meningkatnya kasus pencurian.

      "Ratusan warga yang sudah berkumpul sejak pagi tak ragu menyampaikan unek-unek. Dengan suara lantang, mereka mengaku resah. Narkoba diduga beredar bebas. Pencurian makin marak. Rasa aman di kampung mereka tergerus.

      "Mendengar langsung keluhan itu, Bupati Anton menegaskan sikapnya, Pemerintah kabupaten Rokan Hulu tak akan tinggal diam.

      “Peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita. Ini merusak stabilitas sosial. Pemerintah daerah dukung penuh aparat penegak hukum berantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Saya minta masyarakat tenang dan percayakan ini pada aparat,” tegas Anton di hadapan warga.

      "Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra langsung menyambut. Nada bicaranya tegas, tak ada ruang untuk penjahat di Bonai Darussalam.

      “Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku kejahatan. Informasi dari masyarakat sangat penting dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Kapolres.

      "Langkah konkret langsung digulirkan
1. Patroli ditingkatkan di titik rawan Sontang dan Bonai Darussalam.
2. Intelijen diperkuat untuk petakan jaringan narkoba.
3. Operasi khusus digelar tekan narkoba & kriminal konvensional.

      "Dialog terbuka itu turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat desa. Suasana yang awalnya tegang berubah kondusif. Lahir komitmen bersama: jaga kampung sendiri.

      "Kehadiran Bupati dan Kapolres dinilai jadi “penyejuk” di tengah panasnya situasi. Warga Sontang kini menaruh harapan, janji penindakan itu bukan sekedar kata, tapi nyata di lapangan.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Haryono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis ( 07/05/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan patroli keamanan secara rutin ini dapat memelihara kondusifitas wilayah serta mencegah terjadinya tindak kejahatan."pungkas Pelda Rudy.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 04 /Jebres Kodim Surakarta Serda Winarno bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan patroli Kamtibmas di wilayah kecamatan Jebres, Sabtu (09/05/2026).

"Dalam pelaksanaan patroli kami selalu memberikan himbauan kepada warga dan seluruh komponen masyarakat wilayah Kecamatan Jebres untuk ikut bersama-sama peduli dan aktif  dalam menjaga kondisi kamtibmas dan mencegah terjadinya tindakan kriminal di wilayah lingkungannya masing-masing."tegas Serda Winarno disela-sela kegiatan Patroli.

"Pelaksanaan patroli bersama linmas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan wilayah dan memberikan rasa aman kepada warga masyarakat,"Imbuhnya .

"Kami setiap saat selalu siap dan peduli menjaga dan mengawasi wilayah. Semoga  dengan adanya patroli rutin dari Koramil dapat mencegah rencana kejahatan yang mungkin bisa timbul di masyarakat."pungkas Serda Winarno.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Gandeng Linmas, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Situasi Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Rochani bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari di wilayah kecamatan Serengan, Jum'at (08/05/2026) tadi malam.

Serka Rochani menegaskan Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas yang ada di wilayah kecamatan Serengan serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkas Serka Rochani.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

REKAYASA LALU LINTAS SITUASIONAL SAAT KEGIATAN NOBAR PERTANDINGAN PERSIB BANDUNG VS PERSIJA JAKARTA



 


Polres Kuningan - disampaikan Kasat lantas polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui KBO satlantas Polres Kuningan Iptu Deni Supriatna, Sh.meyampaikan
Kepada  Seluruh Masyarakat Pengguna Jalan Wilayah Kabupaten Kuningan
Antisipasi lonjakan volume kendaraan dan keramaian masyarakat sehubungan kegiatan Nonton Bareng (NOBAR) pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta, Minggu 10 Mei 2026, mulai pukul 14.30 s.d 18.00 WIB di sejumlah titik lokasi di wilayah Kuningan.

Menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta mencegah kemacetan dan gangguan keamanan ketertiban umum.
 Lokasi Fokus & Rekayasa Lalu Lintas:
Rekayasa diterapkan di kawasan pusat kota, Jl. Siliwangi, Jl. RE Martadinata, Jl. Diponegoro, sekitar Alun-Alun Kuningan, dan titik keramaian utama lainnya:

Pukul 14.00 – 18.30 WIB:
Penutupan sebagian lajur & pengalihan arus di Jl. Siliwangi segmen Alun-Alun → Pasar Baru; kendaraan dialihkan lewat Jl. Pangeran Sutajaya.
• Arus dari arah Cirebon → Kuningan diarahkan masuk Jl. A. Yani – Jl. Cibinuang.
• Arus dari arah Ciamis → Kuningan diarahkan lewat Jl. Raya Panjalu – Jl. Raya Cigugur.

Larangan parkir di bahu jalan dan ruas utama kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung; kendaraan diparkirkan di lokasi terpadu yang ditunjuk petugas.

Penempatan personel di 12 titik simpul strategis untuk mengatur arus dan membantu pengguna jalan.

Imbauan Kepada Masyarakat Hindari perjalanan/lewatan di jalur tersebut jika tidak ada keperluan mendesak; gunakan jalur alternatif yang disediakan.

Patuhi rambu, petunjuk arah dan arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Pengunjung nobar diminta datang lebih awal, menggunakan kendaraan umum atau berkelompok, serta tidak membuat keributan, merusak fasilitas umum, atau melakukan tindakan anarkis.

Tetap tertib, jaga kebersihan, dan pulang secara tertib setelah acara selesai.

Rekayasa ini bersifat situasional, dapat disesuaikan sesuai kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Kami berharap dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat agar kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

(Agus Hermawan)

Komitmen Berantas Tuntas Narkotika, Polsek Bona Darussalam Gelar Patroli Skala Besar Bersama Unsur Forkopimcam dan Masyarakat



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
      "Komitmen kuat untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam kembali ditegaskan oleh Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. Bersama unsur Forkopimcam, tokoh adat, pemerintah desa, pemuda, dan puluhan masyarakat, Polsek Bonai Darussalam menggelar patroli skala besar pada Sabtu (9/5/2026) guna menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi rawan penyalahgunaan narkoba.

      "Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Bonai, Pemerintah Desa Bonai, ninik mamak dari berbagai suku, Karang Taruna, tokoh pemuda, serta sekitar 50 orang ibu-ibu masyarakat Desa Bonai. Patroli dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan pengaduan masyarakat terkait maraknya dugaan aktivitas peredaran narkotika di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

      "Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 13.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bonai Darussalam. Selanjutnya, sekitar pukul 15.00 WIB, dilaksanakan sosialisasi di Aula Kantor Desa Bonai yang dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh adat, serta masyarakat.

      "Dalam arahannya, IPTU Abdau Wardiyoso menegaskan bahwa Polsek Bonai Darussalam berkomitmen penuh untuk menindak tegas pelaku peredaran narkoba. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah kepolisian dan menjaga situasi tetap kondusif.

      “Kami bertekad membersihkan Desa Bonai dari narkoba. Dukungan pemerintah desa, ninik mamak, dan seluruh masyarakat sangat penting agar pemberantasan narkotika dapat berjalan efektif dan tetap sesuai aturan hukum,” ujar Kapolsek.

      "Sekretaris Desa Bonai Zulkifli bersama para ninik mamak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas kepolisian. Mereka juga berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada generasi muda agar menjauhi narkoba dan mendukung setiap upaya penegakan hukum.

      "Usai sosialisasi, patroli gabungan bergerak menuju sejumlah lokasi yang diduga sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba. Di dua pondok kosong sekitar Kilang Ahok, Dusun II Kasang Salak, petugas menemukan satu kotak rokok Dji Sam Soe berisi satu lembar plastik bening bekas dan dua potongan pipet yang diduga terkait aktivitas penyalahgunaan narkotika.

      "Patroli kemudian dilanjutkan ke Dusun I Jurong, tepatnya ke dua rumah milik warga yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran sabu. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pengawasan aparat kepolisian, dan situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan sehingga tetap aman dan tertib.

      "Setelah patroli selesai, dilaksanakan konsolidasi di Kantor Desa Bonai. Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah lanjutan, antara lain pelaksanaan cooling system, pertemuan dengan tokoh masyarakat, penyelidikan lanjutan oleh Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, serta pelibatan masyarakat dalam program Kampung Tangguh Anti Narkoba.

      "Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. Masyarakat pun kembali ke rumah masing-masing dengan tekad bersama untuk menjaga Desa Bonai tetap bersih dari narkoba.

      "Patroli skala besar ini menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman narkoba. *(Humas Polres Rohul)*


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Sabtu, 09 Mei 2026

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian melaksanakan Apel dan Ikrar Bersihkandari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

 

ROHUL / RIAU.
Pasir Pangaraian juma'at ( 8/5/2026 )
Media Radius 102 Com.
      "Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka penguatan pengawasan serta penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan Rutan.

      "Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti oleh jajaran Lapas Pasir Pangarayan dengan melibatkan unsur aparat penegak hukum, di antaranya Polres Rokan Hulu, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu.

      "Apel dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba. Dalam amanatnya, Kepala Lapas menegaskan bahwa komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran.

      “Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada ruang bagi narkoba di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran agar selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Jangan ada petugas yang terlibat, membantu, atau memberikan celah terhadap masuknya narkoba, handphone ilegal, maupun praktik penipuan di dalam Lapas,” tegasnya.

      "Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Ikrar tersebut memuat kesiapan untuk meningkatkan pengawasan, memberikan informasi secara transparan, serta menerima sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

      "Sebagai tindak lanjut dari kegiatan apel, dilaksanakan razia gabungan pada blok hunian warga binaan guna mendeteksi dini potensi adanya barang terlarang di dalam Lapas. Hasil temuan tersebut kemudian didata dan dilakukan pemusnahan. Selain itu, juga dilakukan tes urine terhadap petugas dan warga binaan sebagai upaya memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, sebagaimana instruksi pelaksanaan kegiatan. 

      "Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangaraian menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Masyarakat Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo meminta Kapolres Rokan Hulu agar mempertahankan Ipda Sarlose Mesra, SH sebagai Kapolsek Rambah Samo



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
      "Permintaan masyarakat itu muncul dikarena nilai situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Rambah Samo semakin Aman dan terkendali sejak dipimpin Ipda Sarlose Mesra.

      "Hal tersebut disampaikan warga, saat Kapolsek bersama jajarannya melaksanakan patroli di wilayah Hukum Kecamatan Rambah Samo, Sabtu (9/5/2026).

      "Salah seorang warga Desa Langkitin, Hamisar, mengaku Masyarakat merasakan langsung perubahan situasi kamtibmas selama kepemimpinan Ipda Sarlose Mesra semakin aman dan tertib,"Ungkapnya.

      "Menurutnya, aktivitas yang meresahkan masyarakat seperti peredaran narkoba dan ninja sawit semakin berkurang.

      "Kami berharap Pak Kapolres tetap mempertahankan Ipda Sarlose Mesra tetap Kapolsek Rambah Samo.Dikarenakan keadaan selama dikepemimpinan Ipda Sarlose Mesra semakin aman dan berkurang dari sebelumnya peredaran Narkoba dan juga para Ninja sawit juga berkurang,” ujar Hamisar.

      "Dan tidak hanya itu, Jika Kapolsek Rambah samo dipindahkan, maka Warga Desa Langkitin akan datangi Mapolres Rokan Hulu agar untuk mempertahankan Kapolsek tersebut.

      “Jika Kapolsek yang sekarang diganti, kami akan lakukan aksi damai di Mapolres Rohul, agar kapolsek ini tetap disini menjadi kapolek Kami, “ujar Warga dengan polosnya.

      "Pernyataan tersebut turut diamini warga lainnya yang hadir saat patroli berlangsung.Dan mereka juga menilai kehadiran Kapolsek bersama jajarannya di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

      "Selain itu dan rutin melakukan patroli, Ipda Sarlose Mesra juga dikenal aktif menyambangi Masyarakat serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

      "Warga berharap sinergi kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Rambah Samo."Tuturnya.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Polsek Kunto Darussalam bersama personel TNI, Trantib Kecamatan Kunto Darussalam,Sisir Lokasi Titik Rawan Narkoba Di Kelurahan Kota Lama. Sabtu (09/05/2026)


 
RUHUL / RIAU.
Kunto Darussalam.
Media Radius 102 Com.
      "Sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran Narkoba,
Patroli gab tersebut menyasar kawasan perladangan dan pondok kebun sawit di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi maupun tempat penggunaan narkotika.

      "Kegiatan ini dilaksanakan jajaran Polsek Kunto Darussalam di bawah kepemimpinan Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta, dengan melibatkan Kanit Binmas IPDA Juliardi, Kanit Propam AIPTU Ifra Gusri Nurmen, Ka SPK AIPDA Reza Aji Arsyad, Kasium AIPTU Musriandi, serta personel lainnya.

      "Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

      “KamÑ– tidak ingin wilayah Kunto Darussalam menjadi ruang aman bagi pelaku narkoba. Patroli dan penindakan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika,” tegas Kapolsek.

      "Sekira pukul 09.20 WIB, tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah pondok dan gubuk kebun sawit yang dicurigai sering digunakan sebagai lokasi transaksi dan tempat penggunaan narkoba.

      "Dari hasil patroli tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa plastik klip bekas sabu dan alat hisap atau bong di salah satu pondok kebun sawit. Barang bukti itu kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan serta langkah pencegahan lanjutan.

      "Selain melakukan patroli, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menjauhi narkoba serta segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

      "Langkah tegas yang dilakukan Polsek Kunto Darussalam mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang mengapresiasi upaya aparat dalam menjaga keamanan wilayah dari ancaman narkoba.

      "Melalui patroli berskala besar ini, aparat berharap aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Kunto Darussalam dapat ditekan sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Kegiatan berakhir sekira pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini Jakarta, Produk Unggulan Rajutan Orenayou Jadi Primadona


Uploaded Image

JAKARTA – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Produk unggulan Rajutan Orenayou milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.78.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya.

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya Produk unggulan Rajutan Orenayou.

Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono selaku pemilik dari Produk unggulan Rajutan Orenayou menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan Rajutan Orenayou ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, yang tetap menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan Rajutan. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Produk unggulan Rajutan Orenayou terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Safitri, seorang pengunjung asal Depok, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa produk Rajutan untuk dibawa pulang.
‎​"Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Safitri.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Persit Kartika Chandra Kirana Pilar Tangguh Di Balik Pengabdian Prajurit TNI-AD

Di balik kuatnya prajurit TNI Angkatan Darat, ada sosok perempuan tangguh yang setia mendampingi dalam setiap langkah pengabdian. Mereka tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana, sebuah organisasi yang lahir dari semangat perjuangan dan ketulusan.

Persit Kartika Chandra Kirana merupakan organisasi istri prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan keluarga prajurit serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Organisasi ini menjadi wadah bagi para istri prajurit untuk mempererat persatuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung tugas suami sebagai anggota TNI AD.

Sejarah berdirinya Persit tidak terlepas dari masa perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945, kondisi negara masih sangat tidak stabil. Pada masa itu, para prajurit Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang kemudian berkembang menjadi TNI, harus berjuang mempertahankan kemerdekaan dari berbagai ancaman. Para istri prajurit turut merasakan kesulitan dan tantangan kehidupan pada masa perang tersebut. Mereka tidak hanya mendampingi suami secara moral, tetapi juga sering terlibat dalam membantu perjuangan, seperti menyediakan logistik, merawat korban perang, serta membantu kegiatan sosial bagi masyarakat yang terdampak konflik.

Melihat pentingnya peran para istri prajurit, muncul gagasan untuk membentuk suatu organisasi yang dapat menghimpun mereka dalam satu wadah. Pada tanggal 3 April 1946, organisasi Persatuan Istri Tentara (Persit) secara resmi dibentuk di Yogyakarta. Pembentukan organisasi ini bertujuan untuk memperkuat persatuan para istri prajurit serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga tentara. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari lahir Persit.

Seiring perkembangan waktu, Persit mengalami beberapa perubahan dan perkembangan. Organisasi ini tidak hanya berfokus pada kegiatan internal keluarga prajurit, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Pada tahun 1960-an, nama Persit kemudian disempurnakan menjadi Persit Kartika Chandra Kirana. Nama ini memiliki makna yang mendalam, yaitu melambangkan perempuan yang setia, tangguh, serta mampu menjadi penerang dan penopang bagi keluarga dan bangsa.

Dalam perjalanannya, Persit Kartika Chandra Kirana terus berkembang mengikuti dinamika zaman. Organisasi ini memiliki berbagai program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia para anggotanya, seperti pendidikan, keterampilan, kesehatan keluarga, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Persit juga aktif dalam kegiatan bakti sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Persit juga memiliki peran penting dalam membina mental dan moral keluarga prajurit. Kehidupan sebagai keluarga tentara seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tugas penempatan di daerah terpencil, risiko pekerjaan yang tinggi, serta tuntutan kedisiplinan yang kuat. Oleh karena itu, Persit hadir untuk memberikan dukungan moral, mempererat solidaritas antar anggota, serta membantu menciptakan keluarga prajurit yang harmonis dan sejahtera.

Hingga saat ini, Persit Kartika Chandra Kirana tetap menjadi organisasi yang berperan penting dalam lingkungan TNI Angkatan Darat. Dengan semangat kebersamaan, pengabdian, dan kepedulian sosial, Persit terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi keluarga prajurit, masyarakat, serta bangsa dan negara. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Persit diharapkan dapat terus menjadi organisasi yang kuat, mandiri, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Ops Antik LK 2026, Polsek Rokan IV Koto Tangkap Seorang Pengedar Sabu di Lubuk Bendahara Timur



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
      "Jajaran Polsek Rokan IV Koto berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Seorang pria berinisial M (51) diamankan polisi bersama sejumlah barang bukti narkotika di sebuah rumah di Desa Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu pada Rabu, (06/05/2026).

      "Kapolsek Rokan IV Koto, Dodi Ripo Saputra, menjelaskan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

      “Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung memerintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku,” ujar IPTU Dodi.

      "Penangkapan dilakukan pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 20.10 WIB di sebuah rumah di RT 003 RW 002 Desa Lubuk Bendahara Timur. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan enam paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam kaleng rokok.

      "Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang haram tersebut miliknya. Polisi juga mendapati keterangan bahwa sabu diperoleh dari dua orang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial E dan R.

      "Adapun barang bukti yang diamankan berupa 6 paket sabu dengan berat kotor 1,14 gram; 1 pack plastik bening; 1 dompet warna hitam; 1 skop dari kertas; 1 kaleng rokok; 1 unit telepon genggam; dan uang tunai sebesar Rp1.649.000.

      "Selain mengamankan tersangka dan barang bukti, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta melengkapi administrasi penyidikan.

      "Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Rokan IV Koto untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan penyesuaian pidana lainnya dengan ancaman hukuman berat.

      "Polsek Rokan IV Koto juga terus melakukan pengembangan guna memburu pemasok narkotika yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. *(Humas Polres Rohul)*


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).