Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Tekankan Sinergi Media dan Pemda

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon menghadiri pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon periode...

Postingan Populer

Jumat, 06 Februari 2026

Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Tekankan Sinergi Media dan Pemda

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon menghadiri pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon periode 2026–2029 di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/2/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran media siber dalam mendukung pembangunan daerah di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus SMSI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat vital dalam membantu pembangunan Kabupaten Cirebon, terutama dalam penyampaian informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif kepada masyarakat.

“Kami berharap media bisa bekerja sama dengan baik dengan pemerintah daerah, untuk membantu pembangunan Kabupaten Cirebon” ujar Imron.

Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat, Hardiansyah, dalam sambutannya menekankan bahwa salah satu tugas penting SMSI Kabupaten Cirebon adalah melakukan pendataan media siber yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Pendataan media siber perlu dilakukan agar pengelolaannya dapat berjalan dengan baik dan profesional,” ujar Hardiansyah.

“Melalui pendataan ini, kami berharap terjalin kerja sama yang lebih tertata dan berkelanjutan antara media dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung pembangunan daerah,” lanjutnya.

Ia juga berharap ke depan, media siber di Kabupaten Cirebon dapat terverifikasi Dewan Pers, baik secara administrasi maupun faktual.

Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Cirebon, Maman Abdurahman, menyoroti tantangan yang dihadapi industri media di era digital.

“Pemilik media harus beradaptasi, agar tidak tumbang menghadapi perubahan di tengah perkembangan teknologi informasi,” ujar Maman.

Ia berharap SMSI Kabupaten Cirebon ke depan, mampu mengawal kemajuan daerah melalui kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara insan media dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem media siber yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Cirebon. (DISKOMINFO)

Cegah Disinformasi, Menkomdigi Tegaskan Humas Pemerintah Harus Cepat dan Tepat


Jakarta, 4 Februari 2026 – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan komunikasi publik kini menjadi faktor penentu dalam mencegah meluasnya disinformasi di ruang digital.
Pemerintah, menurutnya, tidak lagi memiliki ruang untuk terlambat menyampaikan narasi resmi ketika arus informasi bergerak sangat cepat dan masif.

Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid dalam Forum Government Public Relations (GPR) Outlook 2026 pada Rabu (4/2/2026) di Jakarta Pusat, yang dihadiri para Kepala Biro Humas Kementerian/Lembaga, BUMN, BUMD, serta perwakilan pemerintah daerah.

“Sekarang kita sudah tidak punya kemewahan untuk memilih antara cepat atau tepat. Keduanya harus berjalan bersamaan. Kalau kita tidak cepat, ruang itu akan diisi oleh disinformasi, dan pada akhirnya informasi yang sampai ke masyarakat justru menjadi tidak tepat,” tegas Meutya.

Menurut Meutya, tantangan komunikasi publik pemerintah semakin berat seiring masifnya kompetisi konten di media sosial.

Ia menekankan bahwa keberhasilan komunikasi publik tidak diukur dari seberapa rapi atau indahnya pesan yang disusun, melainkan dari apa yang benar-benar sampai dan dipahami oleh masyarakat.

“Ukuran keberhasilan humas bukan apa yang kita tulis, tapi apa yang sampai ke publik. Kalau informasi yang akurat tenggelam oleh disinformasi, itu juga salah,” ujarnya.

Meutya juga menegaskan bahwa komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian integral dari kepemimpinan negara.

Reputasi pemerintah dan keberhasilan program nasional, kata dia, sangat ditentukan oleh konsistensi suara negara di ruang publik, yang dijalankan oleh humas di setiap kementerian dan lembaga.

Selain itu, Meutya Hafid juga menyoroti pentingnya sinergi dan jejaring antar lembaga dalam menghadapi disinformasi, termasuk melalui saling berbagi data, saling menguatkan pemberitaan, dan merespons isu secara terkoordinasi lintas sektor.

Ia menilai disinformasi saat ini bekerja secara berjejaring, sehingga tidak bisa dihadapi secara sendiri-sendiri.

“Kalau disinformasi bekerja secara kolektif, maka humas pemerintah juga harus berjejaring. Kolaborasi jauh lebih relevan dibandingkan kompetisi di era digital,” ujarnya.

Lebih lanjut, Meutya menekankan pentingnya penguatan data sebagai fondasi komunikasi publik yang cepat dan akurat.

Konsolidasi data di internal kementerian dan lembaga dinilai menjadi prasyarat agar humas dapat bergerak sigap dalam merespons isu strategis.

“Tanpa bank data yang siap, kecepatan tidak mungkin tercapai. Kita tidak bisa lagi menunggu pengumpulan data saat isu sudah berkembang di ruang publik,” kata Meutya.

Menutup arahannya, Menkomdigi Meutya mengajak seluruh insan humas pemerintah untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi internal dan lintas lembaga, serta menyampaikan kebijakan pemerintah dengan gaya yang beragam namun tujuan yang sama.

“Mari kita jaga satu narasi untuk membangun negeri, dengan suara yang beragam, gaya yang berbeda, tetapi arah dan tujuannya sama. Peran humas hari ini sangat strategis dan tidak ringan, namun kita hadapi bersama,” pungkasnya.

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Imron Terapkan Gerakan Bersih Kantor untuk ASN

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat daerah menjaga kebersihan lingkungan kantor sebagai bagian dari disiplin kerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor 100.3.4.2/1/Dis LH tentang Wajib Menjaga Kebersihan Lingkungan Kantor yang ditetapkan pada 5 Februari 2026, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam pidato 2 Februari 2026.

Surat edaran ini berlaku untuk seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari sekretaris daerah, asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga pimpinan BUMD se-Kabupaten Cirebon, dan diterapkan di seluruh lingkungan kantor pemerintahan.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan, “Setiap pimpinan dan pegawai wajib menjaga kebersihan, kerapihan, dan ketertiban lingkungan kerja di masing-masing unit kerja.”

Ruang lingkup kebersihan meliputi ruang kerja, ruang pelayanan, ruang rapat, toilet, fasilitas umum, halaman, taman, area parkir, hingga saluran drainase di sekitar kantor.

Perangkat daerah juga diminta menunjuk penanggung jawab kebersihan serta mengelola sampah melalui pemilahan dari sumbernya.

Surat edaran ini juga menegaskan larangan membuang sampah sembarangan. “Dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan di lingkungan kantor dan sekitarnya,” sebagaimana tertuang dalam ketentuan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan kebersihan dilakukan setiap hari kerja selama 30 menit, mulai pukul 07.30 hingga 08.00 WIB.

Kepala perangkat daerah dan camat bertanggung jawab melakukan pengawasan langsung, sementara perangkat daerah yang membidangi lingkungan hidup melaksanakan monitoring dan evaluasi.

ASN yang melanggar ketentuan akan dikenai teguran administratif sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan disiplin ASN.

Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan kebijakan ini sebagai wujud dukungan terhadap arahan Presiden sekaligus komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berwibawa. (DISKOMINFO)

Daftar Luas Wilayah 40 Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Kapetakan Terluas

Radius102 COM,- KABUPATEN CIREBON — Luas wilayah 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon menunjukkan bentang geografis yang beragam, dari wilayah pesisir hingga perbatasan Jawa Tengah.

Data Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat, Kecamatan Kapetakan menjadi kecamatan terluas dengan 67,47 kilometer persegi.

Di bawahnya, ada Kecamatan Gegesik yang memiliki luas 63,74 kilometer persegi, disusul Susukan 51,96 kilometer persegi, Losari 47,91 kilometer persegi, dan Pasaleman 41,28 kilometer persegi.

Lima kecamatan ini menjadi kawasan dengan hamparan wilayah terbesar di Kabupaten Cirebon.

Kelompok kecamatan dengan luas di atas 30 kilometer persegi juga cukup banyak.

Dukupuntang memiliki luas 37,39 kilometer persegi, Pangenan 36,81 kilometer persegi, Gebang 35,30 kilometer persegi, Sedong 34,40 kilometer persegi, Greged 32,20 kilometer persegi, Waled 30,76 kilometer persegi, dan Gempol 30,70 kilometer persegi.

Sementara itu, kecamatan dengan luas mendekati 30 kilometer persegi antara lain Sumber 29,50 kilometer persegi, Astanajapura 29,15 kilometer persegi, Kaliwedi 28,73 kilometer persegi, Mundu 27,49 kilometer persegi, Karangwareng 27,16 kilometer persegi, Suranenggala 25,92 kilometer persegi, Pabedilan 25,80 kilometer persegi, Beber 25,62 kilometer persegi, dan Arjawinangun 24,26 kilometer persegi.

Pada kelompok luas menengah, Lemahabang tercatat 22,63 kilometer persegi, Gunung jati 22,61 kilometer persegi, Babakan 22,16 kilometer persegi, Panguragan 21,97 kilometer persegi, Klangenan 20,40 kilometer persegi, Talun 19,53 kilometer persegi, Palimanan 19,10 kilometer persegi, Ciwaringin 19,01 kilometer persegi, Plumbon 19,01 kilometer persegi, Karangsembung 18,80 kilometer persegi, dan Susukan Lebak 18,03 kilometer persegi.

Adapun kecamatan dengan luas relatif kecil berada di bawah 17 kilometer persegi. Jamblang memiliki luas 16,57 kilometer persegi, Depok 16,36 kilometer persegi, Ciledug 14,62 kilometer persegi, dan Plered 13,22 kilometer persegi.

Empat kecamatan dengan luas paling kecil yakni Kedawung 10,77 kilometer persegi, Tengah Tani 9,75 kilometer persegi, Pabuaran 9,57 kilometer persegi, dan Weru 9,10 kilometer persegi.

Data luas wilayah menjadi dasar penting dalam perencanaan tata ruang, pengembangan infrastruktur, serta distribusi anggaran. (DISKOMINFO)

Kamis, 05 Februari 2026

DPC LSM PENJARA Rokan Hulu, Tegaskan Dukung Polri,Setia di Bawah Presiden RI



ROHUL.( RIAU ) Penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), langsung di bawah Presiden Republik Indonesia dinilai sebagai pilihan yang paling ideal dan sesuai dengan amanat konstitusi.Hal tersebut ditegaskan Ketua DPC LSM Penjara Kabupaten Rokan Hulu Bistok Sihombing Kamis, ( 5/2/2026 ).

Menanggapi kembali menguatnya wacana publik yang mengusulkan : agar Polri ditempatkan di bawah salah satu kementerian. Menurut Bistok Sihombing , wacana tersebut perlu dikaji secara mendalam, agar tidak menimbulkan persoalan persoalan baru dalam sistem ketata Negaraan, maupun penegakan hukum yang berlaku di Indonesia.

Dan di keluarga LSM Penjara, mulai dari DPD DPC dan juga PAC semuanya yang ada Di Riau,semuanya mendukung penuh polri di bawah presiden RI.

Kemudian Menjelaskan bahwa : Pasal 30 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, telah menegaskan fungsi Polri sebagai alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," Ujar Bistok.
   **Ismail Marpaung**

Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama TNI

Media Radius 102 Com.
Pasir Pengaraian - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di dalam lapas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan yang dirangkaikan dengan tes urine, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan razia tersebut dilaksanakan pada siang hari dan melibatkan personel TNI dari Koramil 02 Rambah sebagai wujud sinergi antar aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi lapas yang aman dan kondusif.

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, didampingi Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib Assaufi Mubarokh dan Kepala Subseksi Registrasi Dan Bimkemas, Ega Saputra, serta melibatkan jajaran regu pengamanan dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di setiap kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Selain penggeledahan kamar hunian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine terhadap 30 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam menjaga integritas serta mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Adm. Kamtib menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan lapas. Kami berkomitmen menciptakan lapas yang bersih dari narkoba dan gangguan kamtib, sehingga proses pembinaan dapat berjalan secara optimal,” ujar Subhan.

Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang. Barang bukti tersebut kemudian didata dan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sementara itu, pelaksanaan tes urine berlangsung tertib dan menunjukkan hasil negatif.

Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pengawasan yang ketat, memperkuat sinergi lintas sektor, serta melaksanakan tugas secara PRIMA (Profesional, Responsif, Berintegritas, Modern, dan Akuntabel).
 Jurnalis : ( Ismail Marpaung ).

Puncak Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI Digelar di Indramayu

Indramayu –Radius102.Com... Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Kabupaten Indramayu berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Swiss-Bellinn Indramayu, Kamis (5/2/2026).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, legislatif, TNI-Polri, serta insan pers. Tampak hadir Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, Anggota DPR RI Komisi V H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu, Dandim 0616/Indramayu, Kapolres Indramayu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Dra Hj Nurhayati,M.Pd.I Ketua Pj PWI Jawa Barat, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat, para ketua organisasi pers se-Kabupaten Indramayu, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Indramayu.
Peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI ini menjadi momentum penting bagi insan pers di Kabupaten Indramayu untuk merefleksikan peran dan kontribusi pers dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan tersebut juga menegaskan komitmen pers untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, serta etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Melalui peringatan ini, diharapkan insan pers di Indramayu semakin solid dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital, tanpa meninggalkan fungsi utama pers sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.
Acara puncak HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI ditutup dengan rangkaian kegiatan seremonial dan silaturahmi antarinsan pers bersama para tamu undangan..(Fonny)

Bangun Pagi, Sholat Subuh Berjama'ah : Kades Sontang Ajak warga Raih Keberkahan Hidup

Sontang / Rohul ( Riau ). Media Radius 102 com.

Dalam ajaran Islam, waktu fajar mulai tiba, Pagi hari diyakini sebagai waktu yang penuh keberkahan, produktivitas, serta turunnya rahmat Allah SWT. Rasulullah SAW pun sangat menganjurkan Hambanya untuk bangun di waktu Sebelum Subuh Tiba agar dapat Beribadah Berjama'ah.



Hal itu juga disampaikan oleh Kepala Desa Sontang,dan juga menjabat sebagai Ketua DPD APDESI Provinsi Riau,saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan waktu pagi sebagai momen mendekatkan diri kepada Allah SWT.Ungkapnya.


“Fajar Tiba adalah : pengingat bahwa kita sebagai hambanya butuh Allah dalam setiap tarikan napas kita di pagi hari menjadikan kita,seindah rasa syukur,” ungkapnya.



Ia juga mengingatkan kita bahwa Rasulullah SAW secara khusus mendo'akan umatnya agar memperoleh keberkahan di waktu pagi, sebagaimana hadis berikut:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah), Ungkapnya.


Menurutnya, waktu fajar mulai tiba,adalah merupakan momen yang terbaik untuk meraih keberkahan rezeki dan umur untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah, serta memulai aktivitas produktif baik secara fisik maupun spiritual.


Namun demikian juga, iya mengingatkan adanya Sentuhan bagi mereka yang bangun Pagi hanya untuk urusan dunia, tetapi melalaikan hak Allah SWT.Tuturnya.

“Barangsiapa yang bangun di pagi hari itu adalah hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya.maka dari itu Allah akan menanamkan empat penyakit padanya, yaitu kebingungan yang tiada putus-putusnya, kesibukan yang tidak jelas akhirnya, kebutuhan yang tidak pernah terpenuhi, serta keinginan yang tidak pernah tercapai,” ujarnya.



Melalui pesan tersebut, Kepala Desa Sontang berharap : Agar bagi seluruh masyarakat dapat membiasakan diri bangun sebelum subuh tiba dan agar tidak meninggalkan shalat Subuh berjamaah.dan selain daripada itu agar senantiasa memperoleh keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.Ungkapnya.


“Harapan saya kepada seluruh masyarakat Desa Sontang, mari kita Bersama sama untuk membiasakan diri untuk bangun sebelum subuh tiba,agar tidak lupa melakukan shalat berjamaah, agar hidup kita selalu sehat,dan diberkahi,” tuturnya.

Editor : Kabiro Radius 102 Com Rohul.( Ismail Marpaung ).

Polres Cirebon Kota Bersama Instansi Terkait Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman Jelang Ramadhan


Cirebon Kota. — Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26).

Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok.

Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman.

((Agus Hermawan))

Musrenbang RKPD Kecamatan Kunto Darussalam, Anggaran thn 2027 Digelar, Wabup Rohul Tekankan Kemandirian DesaKunto Darussalam

ROHUL / RIAU.( Kota Lama ).
Media Radius 102 Com.
Pemerintah Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Tahun Anggaran 2027.



 Kegiatan ini Merupakan berlangsung di Aula Kantor Camat Kunto Darussalam, Yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.


Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Bupati Rokan Hulu yang didampingi sejumlah kepala Organisasi, Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Bappeda, Dinas Kesehatan, DKPP, Diskopukmtransnaker, Disparbud, Dinas PUPR, Disdikpora, Disperindag, Dishub, Dinas Perkebunan, Disnakbun, Disdukcapil, Distanhor, DLH, Diskominfo, DPMPD, Dinsos P3A, dan serta Dispussip.



Acara tersebut Turut dihadir Camat Kunto Darussalam beserta jajaran, seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kunto Darussalam,tokoh masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.



Dalam sambutannya, Camat Kunto Darussalam, berharap Musrenbang ini dapat menjadi bagian penting dari musyawarah desa dalam rangka mendorong kemajuan desa secara bersama-sama.



Iya menekankan dan menyampaikan agar setiap usulan yang disampaikan tersebut memang benar-benar bermanfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat.Ungkapnya.
“Saya berharap setiap kepala desa agar dapat menyampaikan usulan maupun ide-ide yang kreatif demi untuk kemajuan bersama. Diperlukan juga gebrakan di luar usulan rutin, seperti membangun kemitraan dengan para : pengusaha pengusaha, Ujar Camat.



Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu dalam arahannya menyoroti banyaknya usulan yang diajukan, namun sebagian besar belum menyentuh potensi peningkatan pendapatan desa, Ungkapnya.


“Dari lebih 60 usulan yang disampaikan, masih banyak yang belum menggambarkan potensi pendapatan desa. Padahal desa harus mampu menggali dan mengelola potensi pendapatan sendiri untuk mendukung kemajuan desa,tegas Wakil Bupati.



Wakil Bupati juga menekankan,pentingnya desa menjalin kemitraan dengan dunia usaha sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan desa.Ungkapnya.


 Menurutnya : Desa tidak boleh terus bergantung pada dana desa semata, melainkan harus kreatif dan inovatif dalam menggali potensi ekonomi yang ada.


“Lakukan kemitraan dengan dunia usaha dan Jangan hanya berharap pada dana desa, tetapi gali potensi yang ada agar desa bisa maju, mandiri, dan berkelanjutan,Ujarnya.



Ia meyakini desa-desa di Kecamatan Kunto Darussalam,mampu berkembang pesat apabila dikelola dengan perencanaan yang matang, partisipasi masyarakat yang kuat, serta pengelolaan potensi lokal yang optimal.


“Saya yakin desa akan maju tanpa ketergantungan dan mampu berdiri mandiri demi kesejahteraan masyarakat,Ungkap Bapak Wakil Bupati.


Musrenbang RKPD Kecamatan Kunto Darussalam Anggaran Thn 2027 ini,diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berorientasi pada kemandirian ekonomi desa, serta selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Rokan Hulu, Ujarnya.

Editor : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
    ( Ismail Marpaung ).

Tingkatkan Keamanan Malam Hari, Babinsa Koramil Tirtomoyo Patroli Bersama Linmas

Wonogiri - Babinsa Koramil 07/Tirtomoyo Sertu Dwi Waskitobersama Linmas melaksanakan patroli malam hari di wilayah Kec.Tirtomoyo Kab. Wonogir, Rabu (4/2/2026) malam.

"Agar kondusifitas wilayah binaan selalu terjaga terutama dimalam hari, kami Babinsa dan Linmas melaksanakan patroli malam hari, guna menciptakan kondisi wilayah yang nyaman dan aman, terutama terhadap curanmor maupun tindak kejahatan lain." tandas Babinsa.

Melalui kegiatan patroli ini, diharapkan terbangun kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara Babinsa dan Linmas menjadi contoh nyata bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat demi terciptanya suasana aman, damai, dan harmonis.

"Kami ingin memastikan situasi di wilayah tetap aman dan kondusif. Patroli ini juga menjadi ajang silaturahmi agar masyarakat merasa lebih dekat dengan TNI," ujarnya.

Penulis : Arda 72

Pantau Wilayah Babinsa Sondakan Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga di Wilayah Binaan

Surakarta - Komunikasi sosial (Komsos) metode pembinaan teritorial (Binter) yang sangat tepat bagi Babinsa dalam melaksanakan pembinaan wilayah binaan.

Hal inilah yang dilakukan oleh babinsa kel sondakan koramil 01/laweyan Kodim 0735/surakarta Serka Sanyoto dan sertu Eko yang melaksanakan patroli keamanan dan komunikasi sosial dengan warga  diwilayah binananya, Kamis (05/02/2026).

Dalam komsosnya Babinsa sondakan mengunjungi  Bapak Prapto selaku karyawan hotel Laweyan  yang sedang bekerja sehari dihotel laweyan,dengan komsos yang dilaksanakan babinsa dapat secara langsung mengetahui situasi dan kondisi yang ada dilingkungan wilayah binaannya.

"Selain itu dengan komsos ini juga Babinsa dapat langsung berinteraksi dengan warga masyarakat di semua sektor baik aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Adat maupun dengan tokoh pemuda serta warga binaan yang lain,"tutur Serka Sanyoto.

Penulis : Arda 72

Mahasiswa Cirebon, Mengenalkan diri Dari Kampus ( IMCI) ke Pengabdian Daerah


Cirebon, 05 Februari 2025 - Ikatan Mahasiswa Cirebon Indonesia (IMCI) memperkenalkan diri sebagai konsorsium putra putri Cirebon yang berkuliah di berbagai kampus, baik di wilayah Cirebon maupun di luar daerah, sekaligus ruang berhimpun lulusan diaspora yang memilih tetap pulang membawa kontribusi. IMCI berdiri sejak tahun 2023 untuk satu tujuan besar: menjadikan capaian akademik, jejaring perantauan, serta pengalaman organisasi sebagai daya guna sosial yang kembali menguatkan daerah.

Sejak awal, IMCI lahir bukan dari ambisi membentuk organisasi baru, melainkan dari kebutuhan yang sudah lama terasa namun jarang diakui secara jujur. Di satu sisi, Cirebon melahirkan banyak putra putri yang hebat, berprestasi, dan teruji di ruang akademik maupun ruang organisasi. Mereka tersebar di berbagai kampus dan ruang profesional, membawa ilmu, jaringan, serta daya saing yang tidak kecil. Di sisi lain, energi itu kerap berjalan sendiri sendiri. Ketika pulang, tidak selalu tersedia “jalur” yang rapi untuk mengubah prestasi menjadi kontribusi. Di titik itulah IMCI dibangun: bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan tempat merapikan arah.

IMCI memaknai mahasiswa sebagai amanah peradaban. Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi harus hadir sebagai penjaga nurani publik: menjaga nalar, menjaga etika, dan menjaga keberpihakan pada kepentingan rakyat. Karena itu, IMCI tidak menempatkan dirinya sebagai organisasi yang “mencari aman” atau “sekadar ramah kekuasaan”. IMCI menempatkan dirinya sebagai titik temu yang menghubungkan dua hal sekaligus: mahasiswa Cirebon yang kuliah di luar daerah dan mahasiswa yang kuliah di Cirebon; serta aspirasi warga dengan ruang kebijakan yang sering kali terasa jauh, rumit, dan tidak ramah. Di sanalah fungsi konsorsium bekerja: menyatukan yang tersebar, menguatkan yang lemah, dan merapikan yang berantakan.

IMCI lahir dari kegelisahan yang berulang dan tidak boleh terus dinormalisasi. Banyak mahasiswa Cirebon telah ditempa ilmu dan jejaring, tetapi ketika kembali, sering tidak menemukan kanal kontribusi yang terstruktur. Pada saat yang sama, organisasi organisasi mahasiswa daerah di berbagai kampus membutuhkan penghubung yang mampu menyatukan lintas agenda dan merapikan kerja kolektif. Dari kebutuhan itu, IMCI hadir sebagai jembatan kerja, bukan simbol pertemuan. IMCI tidak dibangun untuk menjadi wadah seremonial, melainkan wadah yang memampukan: mempertemukan, mengonsolidasikan, lalu menggerakkan.

Dalam relasi dengan pemerintah daerah, IMCI memandang kekuasaan sebagai mandat publik, bukan panggung untuk merasa paling benar. Karena itu, IMCI menegaskan posisi sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis. Kritis agar kebijakan tidak kehilangan hati nurani sosial, strategis agar koreksi tidak berhenti pada wacana, melainkan berujung pada rekomendasi yang bisa diuji, dikawal, dan ditindaklanjuti. IMCI tidak dibangun untuk menjadi ornamen demokrasi, dan tidak akan menukar idealisme dengan kedekatan. IMCI menghormati institusi, namun tidak memuja jabatan. IMCI mendukung program yang berpihak dan rasional, serta tegas pada kebijakan yang merugikan rakyat, menutup partisipasi, atau menjadikan prosedur sebagai tameng bagi kelambanan dan ketidakadilan. Tegas, namun tetap bermartabat.

Komitmen IMCI terang dan sederhana: Bahu membahu membangun Cirebon. Komitmen ini bukan slogan, melainkan etika kerja. IMCI mengonsolidasikan aspirasi mahasiswa dan warga, memperkuat kapasitas kader, serta mengawal isu sosial dan kebijakan daerah melalui forum dialog, kajian, advokasi, dan kerja kolaboratif yang rapi. IMCI menempatkan integritas sebagai garis batas. IMCI tidak mengejar panggung, melainkan memastikan setiap keputusan publik layak dipertanggungjawabkan, setiap program pembangunan dapat diawasi manfaatnya, dan setiap suara warga tidak dipatahkan oleh birokrasi yang lupa fungsi.

Sejalan dengan judul “dari kampus ke pengabdian daerah”, IMCI membangun jalur kontribusi yang menyeberangkan ilmu ke kebutuhan nyata. Ini bukan romantisme pengabdian, melainkan desain gerak yang disiplin. IMCI ingin Cirebon tumbuh bukan hanya karena anggaran, tetapi karena keberanian memperbaiki diri, kedewasaan berdemokrasi, dan kemauan untuk mendengar rakyat. Maka IMCI mengundang partisipasi aktif mahasiswa, alumni, relawan, dan jejaring profesional untuk bergerak dalam disiplin organisasi, tertib administrasi, dan tertib etik.

Ketua Umum IMCI menegaskan, “IMCI lahir untuk menjaga marwah mahasiswa dan martabat daerah. Kami membuka ruang bagi semua putra putri Cirebon yang ingin bekerja sungguh sungguh, bukan sekadar bersuara. Kami akan menjadi penghubung yang merapikan aspirasi, sekaligus penjaga nalar kebijakan. Pemerintah yang kuat tidak takut diawasi, karena pengawasan adalah cara paling sehat menjaga kepercayaan publik.”

IMCI mengajak seluruh mahasiswa Cirebon untuk bergabung dan menjadikan organisasi ini sebagai rumah untuk belajar, berjejaring, berdisiplin, dan berkontribusi. IMCI juga mengajak pemerintah daerah untuk melihat mahasiswa bukan sebagai gangguan, melainkan sebagai energi sosial yang menjaga arah pembangunan tetap beradab.

(Agus Hermawan)

Babinsa Kota Boyolali Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Boyolali – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Babinsa Koramil 01/Kota Boyolali Kodim 0724/Boyolali Serma Marsudi bersama Komponen Pendukung (Komduk) melaksanakan patroli wilayah di Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Rabu ( 04/02/26)

Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantau secara langsung kondisi wilayah binaan serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara Babinsa dan warga.

Serma Marsudi menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui patroli rutin dan penguatan kegiatan kamling, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin solid sehingga Desa Kiringan senantiasa dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Arda 72

Rabu, 04 Februari 2026

Musyawarah Wilayah( Muswil) keX Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Jawa Barat "Melanjutkan Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa"

INDRAMAYU– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) X pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Indramayu.

Muswil X tersebut menjadi agenda strategis partai dalam rangka konsolidasi organisasi serta penentuan arah kebijakan dan kepemimpinan DPW PPP Jawa Barat ke depan. Kegiatan diikuti oleh unsur pengurus DPW, perwakilan DPC kabupaten/kota se-Jawa Barat, serta badan otonom partai.
Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, Kusyanto, menjelaskan bahwa jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 60 orang, sementara 20 peserta tercatat tidak hadir secara langsung pada saat pelaksanaan Muswil.

“Musyawarah Wilayah ini merupakan amanat organisasi untuk melakukan evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan program dan kepemimpinan PPP Jawa Barat ke depan,” ujar Kusyanto, Sekretaris DPW PPP Jawa Barat.

Agenda Muswil X meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus DPW periode sebelumnya, pembahasan program kerja strategis, serta mekanisme pemilihan kepengurusan DPW PPP Jawa Barat periode selanjutnya.
Melalui Muswil X ini, PPP Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas kader, menata struktur organisasi hingga tingkat bawah, serta meningkatkan peran partai dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi ( Theo )

*Pantai Kejawanan Dibersihkan Serentak, Polisi Ajak Masyarakat Rawat Wajah Wisata Kota*



Jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan objek wisata Pantai Kejawanan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penataan destinasi wisata, yang digelar pada Rabu (04/02/2026) sejak pukul 09.00 WIB di kawasan Pantai Kejawanan, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K , M.H mengatakan bahwa Kegiatan ini dipusatkan pada area pesisir Pantai Kejawanan dengan melibatkan personel Polres Cirebon Kota, Polsek KPC, pejabat utama Polres, serta partisipasi pelajar SMP Al Islam Beber sebanyak kurang lebih 150 orang, sehingga kegiatan bersih-bersih tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga edukatif.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, terlebih dahulu dilaksanakan apel pratugas yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Munawan, S.H., sebagai bentuk kesiapan personel sekaligus penegasan teknis pelaksanaan kegiatan agar berjalan terkoordinasi dan tertib.
Kompol Munawan menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih difokuskan pada pembersihan area pantai dari sampah plastik, limbah rumah tangga, serta material lain yang berpotensi merusak keindahan dan ekosistem pesisir, sekaligus dilakukan pemilahan antara sampah organik dan non-organik.

Selain aksi pembersihan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi singkat kepada peserta dan pengunjung pantai tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata, mengingat Pantai Kejawanan merupakan salah satu ikon wisata bahari Kota Cirebon yang banyak dikunjungi masyarakat.

Menurut Kabag Ops, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan keterlibatan seluruh instansi dalam menjaga kebersihan dan penataan objek wisata, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan, sehingga nilai-nilai kepedulian terhadap kebersihan dapat terus berlanjut di tengah masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih pantai tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga ruang publik, sekaligus menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan wisata tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polres Cirebon Kota berharap kawasan Pantai Kejawanan dapat terus terawat dan menjadi destinasi wisata yang layak, aman, serta nyaman bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Kabid Humas Polda Jabar  mengimbau masyarakat dan pengunjung objek wisata agar tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan pantai sebagai aset bersama, serta mendukung upaya kepolisian dan pemerintah dalam merawat destinasi wisata agar tetap bersih, sehat, dan berdaya tarik tinggi bagi Kota Cirebon.

Bandung, 4 Februari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

*Pantai Kejawanan Dibersihkan Serentak, Polisi Ajak Masyarakat Rawat Wajah Wisata Kota*



Jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan objek wisata Pantai Kejawanan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penataan destinasi wisata, yang digelar pada Rabu (04/02/2026) sejak pukul 09.00 WIB di kawasan Pantai Kejawanan, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K , M.H mengatakan bahwa Kegiatan ini dipusatkan pada area pesisir Pantai Kejawanan dengan melibatkan personel Polres Cirebon Kota, Polsek KPC, pejabat utama Polres, serta partisipasi pelajar SMP Al Islam Beber sebanyak kurang lebih 150 orang, sehingga kegiatan bersih-bersih tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga edukatif.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, terlebih dahulu dilaksanakan apel pratugas yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Munawan, S.H., sebagai bentuk kesiapan personel sekaligus penegasan teknis pelaksanaan kegiatan agar berjalan terkoordinasi dan tertib.
Kompol Munawan menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih difokuskan pada pembersihan area pantai dari sampah plastik, limbah rumah tangga, serta material lain yang berpotensi merusak keindahan dan ekosistem pesisir, sekaligus dilakukan pemilahan antara sampah organik dan non-organik.

Selain aksi pembersihan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi singkat kepada peserta dan pengunjung pantai tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata, mengingat Pantai Kejawanan merupakan salah satu ikon wisata bahari Kota Cirebon yang banyak dikunjungi masyarakat.

Menurut Kabag Ops, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan keterlibatan seluruh instansi dalam menjaga kebersihan dan penataan objek wisata, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan, sehingga nilai-nilai kepedulian terhadap kebersihan dapat terus berlanjut di tengah masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih pantai tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga ruang publik, sekaligus menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan wisata tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polres Cirebon Kota berharap kawasan Pantai Kejawanan dapat terus terawat dan menjadi destinasi wisata yang layak, aman, serta nyaman bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Kabid Humas Polda Jabar  mengimbau masyarakat dan pengunjung objek wisata agar tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan pantai sebagai aset bersama, serta mendukung upaya kepolisian dan pemerintah dalam merawat destinasi wisata agar tetap bersih, sehat, dan berdaya tarik tinggi bagi Kota Cirebon.

Bandung, 4 Februari 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Sambangi TK Aisyiyah Purwodiningratan, Babinsa Berikan Motivasi Dan Kenalkan Profesi TNI

Surakarta - Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/ Surakarta Serka Suparno aktif melakukan patroli dan sambang untuk menjalin komunikasi sosial (Komsos), menanamkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan disiplin sejak dini kali ini bertempat di sekolah Taman Kanak kanak Aisyiyah 33 Jl. Purwodiningratan RW 05 Kelurahan Purwodiningratan Jebres, Rabu (04/02/2026).

Serka Suparno mengatakan bahwa pendidikan Taman Kanak Kanak adalah suatu jenjang pendidikan sebelum anak-anak memasuki Pendidikan Sekolah Dasar (SD) yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun dan melalui pendidikan ini, anak-anak usia dini memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut dan kami sebagai babinsa juga memiliki kewajiban untuk menjaga silahturahmi dan berinteraksi langsung dengan warga binaan salah satunya sekolah taman kanak kanak yang ada diwilayahnya.

"Kami juga memperkenalkan profesi yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI) khusunya Angkatan Darat  kepada murid taman kanak kanak mengenai tugas dan tanggung jawab TNI termasuk tugas Babinsa di Kewilayahan."imbuhnya .

"Kami juga memperkenalkan tentang Pakaian yang dikenakan (GAMAD), dengan demikian  para murid taman kanak kanak secara perlahan mengerti langsung bisa menghormati dan mencintai TNI sejak dini karena pada dasarnya TNi harus merakyat dengan segenap elemen masyarakat sehingga terjalin Kemanunggalan TNI dan Rakyat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Jaga Lingkungan Kantor Tetap Bersih, Rapi, Dan Indah, Koramil 04/Jebres Laksanakan Pembersihan Pangkalan

Surakarta - Anggota Koramil 04/Jebres dipimpin oleh Bati Komsos Koramil 04/Jebres Pelda Teguh Susanto melaksanakan pemeliharaan dan pembersihan sekitar pangkalan dan ruangan kerja staf, bertempat di Makoramil 04/Jebres, Rabu (04/02/2026).

Ditegaskan Pelda Teguh kegiatan ini dilaksanakan demi menjaga Kebersihan. Karena kebersihan adalah sebagian dari Iman, oleh karena itu dengan didasari kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan, agar tetap selalu rapi, bersih dan indah dipandang.

"Kami bersama anggota secara bersama-sama melaksanakan pembersihan, perawatan dan pemeliharaan lingkungan sekitar, adapun sasaran kali ini adalah Pengecatan gudang dan pembersihan sarang laba-laba yang mulai terlihat di sudut ruangan, pembersihan halaman kantor yang sudah rumput liar serta perawatan tanaman sayur."ujarnya.

"Dengan adanya perawatan dan pemeliharaan serta pembersihan ini lingkungan menjadi bersih, karena apabila lingkungan sudah bersih kerjapun menjadi semakin nyaman dan dapat menjadi contoh bagi warga sekitar Koramil agar selalu menjaga kebersihan lingkungan,"pungkas Pelda Teguh.

Penulis : Arda 72

Dengan Patroli Keamanan Dan Anjangsana Babinsa Koramil 04/Jebres Selipkan Pesan Jaga Kamtibmas

Surakarta - Dalam rangka mengoptimalkan Komunikasi Sosial (Komsos) Satuan Komando Kewilayahan terhadap komponen masyarakat, Babinsa Koramil 04/Jebres Koptu Sanda Arieswanto dan Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli keamanan wilayah dengan berkunjung (anjangsana) di wilayah RW 09 Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres Rabu (04/02/2026).

Kegiatan anjangsana Babinsa  Koptu Sanda disambut baik oleh warga  karena hubungan antara Babinsa dan masyarakat terlihat akrab, selalu menjalin silaturahmi dan komunikasi. Tentunya Babinsa juga bisa deteksi dini setiap kejadian yang akan muncul di Wilayahnya

"Dalam kesempatan ini kami mengajak kepada warga masyarakat setempat untuk senantiasa memelihara kerukunan hidup dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena dengan hidup rukun kita semua akan merasakan keamanan dan kedamaian,"tutur Koptu Sanda.

"Dengan kegiatan anjangsana seperti inilah kedekatan dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik, sehingga sasaran kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) dapat tercapai, serta wilayah tetap aman dan kondusif."pungkas Koptu Sanda.

Penulis : Arda 72