Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

*Polsek Talun Merespon Aduan Masyarakat Desa Ciperna*

Cirebon - Polsek Talun Polresta Cirebon menindaklanjuti atas keluhan masyarakat Desa Ciperna yang disampaikan melalui program Ng...

Postingan Populer

Senin, 27 Mei 2024

*Polsek Talun Merespon Aduan Masyarakat Desa Ciperna*

Cirebon - Polsek Talun Polresta Cirebon menindaklanjuti atas keluhan masyarakat Desa Ciperna yang disampaikan melalui program Ngopi Aspirasi terkait adanya sekelompok pemuda mabuk di Desa Ciperna(26/05/2024 ). 

Mendengar keluh kesah masyarakat Ds. Ciperna tersebut Kapolsek Talun Akp H Suhada, SH., MH., pimpin langsung patroli di mana yang dianggap rawan dijadikan tempat minum minuman keras. 

Di saat patroli Kapolsek mendapatkan informasi dari salah satu masyarakat melalui pesan Whatsap bahwa ada di salah satu blok Di Ds. Ciperna ada sekelompok pemuda yang sedang minum-minuman keras, Kapolsek langsung meluncur ke tempat tersebut. 

Di TKP Kapolsek menemukan pemuda yang sedang minum-minuman keras, dengan barang bukti 4 botol ciu, selanjutnya sekelompok pemuda tersebut dilakukan penggeladahan dan pendataan. 

"Kegiatan ini dalam rangka memelihara harkamtibmas yang aman dan kondusif, dan bukti respon cepat Polri dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait penyakit masyarakat." Ucap Kapolsek

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K.,SH.,MH., melalui Kapolsek Talun Akp H. Suhada, SH.,MH., mengatakan bahwa dengan melalui jumat curhat dapat bisa langsung mendengarkan curhatan masyarakat, keluh kesah dan informasi Kamtibmas dari masyarakat sehingga dapat direspon cepat atau ditindaklanjuti oleh Kepolisian.


(Santo)

Semangat Gotong Royong Tergambar Jelas Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0735/Surakarta

Surakarta - Satgas TMMD bersama dengan seluruh elemen masyarakat makin bersemangat bergotong-royong bersama-sama mensukseskan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun 2024 Kodim 0735/Surakarta.

 Mereka berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan semua pekerjaan sasaran fisik yang ada, sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan. Dengan cuaca yang tidak menentu, terkadang panas ataupun hujan, anggota Satgas dan masyarakat bersama relawan dan warga masyarakat tampak bersemangat menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik pembangunan Talud.

Saat dikonfirmasi awak media Senin  (27/05/2024) Danramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri sakti Kristiyoso menyampaikan, selama kegiatan TMMD berlangsung, warga masyarakat di wilayah Kelurahan Kerten  yang terdampak pelaksanaan TMMD ini sangat berantusias sekali, dan banyak membantu anggota Satgas saat bertugas dilapangan. Warga sangat bersahabat dan menunjukkan rasa terima kasih, karena kampungnya mendapatkan program pembangunan melalui TMMD.

"Inilah bentuk kemanunggalan TNI – Rakyat, yang siap sedia membantu kesulitan rakyat karena pada dasarnya tentara berasal dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat". ucapnya.

 "Harapannya, dengan adanya bantuan dari relawan maupun organisasi kemasyarakatan yang lain, kegiatan TMMD dapat berjalan dengan lancar dan dapat segera terselesaikan sesuai dengan rencana."imbuhnya..

"Semoga tali silaturahmi yang sudah terjalin selama TMMD ini dapat terus dijaga dan dipelihara biarpun nantinya program TMMD Sengkuyung ini telah usai."pungkas Danramil

Penulis : Arda 72

Begini Cara Babinsa Mojosongo Dalam Mengenalkan Dan Menanamkan Kecintaan Anak-anak Sekolah Kepada TNI

Surakarta - Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04 Jebres Kodim Surakarta Serka Dominggus dan Serka Aswan menyambangi dan memberikan motivasi serta menanamkan kecintaan anak-anak kepada TNI khususnya Babinsa Mojosongo kepada anak anak  TK Paud KB Pengharapan Indonesia dan TK Hosana Serta TK Albharhokha di Rt 06/Rw 08 Sabrang Lor dan rt.02/rw.09 Mertoyudan Mojosongo,Kecamatan Jebres, Senin ( 27/05/2024 )

Hal ini di lakukan guna silaturrahmi sekaligus mengenalkan profesi TNI. Kegiatan ini diharapkan membuat para anak-anak lebih dekat dan akrab dengan kehadiran seorang TNI.

Dikatakan Serka Aswan Taman Kanak - Kanak adalah merupakan pendidikan formal. Di masa seperti ini, masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, khususnya di usia 5 sampai dengan 6 tahun di usia ini sangat penting untuk perkembangan anak khususnya dalam perkembangan perilaku, bakat dan pengetahuan mengingat pentingnya pendidikan anak usia dini, selaku Babinsa mendatangi anak-anak sekolah Taman Kanak - Kanak  dan memberikan mereka edukasi pembelajaran maupun motivasi agar mereka lebih bersemangat saat belajar.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada TNI sejak dini, Selain itu dengan ditanamkan sejak dini, diharapkan anak-anak tersebut kelak kalau sudah dewasa nanti bisa lebih disiplin dan mematuhi segala peraturan perundang-undangan sehingga dengan kata lain mendidik anak sejak dini dari perbuatan yang melanggar hukum."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Jalin Silaturahmi Dan Interaksi, Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Rutin Sambang Warga

Surakarta - Melaksanakan pembinaan komunikasi sosial (Komsos) menjalin keakraban dengan warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa. Salah satunya dengan melakukan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi serta kekompakan antara Babinsa dan warga binaannya.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 05/Pasar kliwon Kodim 0735/Surakarta ,  Sertu Eko, dalam menjalin rasa keakraban serta kebersamaan yang baik dengan bapak suratmat ndan linmas,  Sangkrah  RT 02, RW 05 kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar kliwon, Senin (27/05/2024). 

Dalam kegiatan Komsosnya ia mengatakan, kegiatan ini untuk mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya.

"Tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga akan dapat mempererat hubungan TNI dengan Rakyat." ucap Sertu Eko 

"Dengan Babinsa yang selalu memantau wilayah desa binaannya, maka Babinsa akan tahu permasalahan di desanya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan," imbuhnya

Babinsa juga berharap kepada warga masyarakat senantiasa saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain.

Penulis : Arda 72

Cegah Wabah Demam Berdarah, Babinsa Tegalharjo Bersama Tim Jumantik Cek Jentik Nyamuk di Rumah Warga

Surakarta - Babinsa Kelurahan Tegalharjo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto bersama dengan Tim pemantauan jentik (Jumantik) serta dari Puskesmas Purwodiningratan melaksanakan pengecekan jentik nyamuk di rumah-rumah warga di wilayah Kelurahan Tegalharjo,Kecamatan Jebres, Senin (27/05/2024).

Ditegaskan Koptu Sanda kegiatan ini efektif dilaksanakan selama musim penghujan seperti sekarang ini, untuk mencegah berjangkitnya demam berdarah, selain berkeliling kampung memantau jentik nyamuk, dirinya juga memberi penyuluhan cara pencegahan penyakit demam berdarah.

"Kegiatan pengecekan jentik dilaksanakan di bak mandi dan bak Wc serta bak penampungan air di wilayah Tegalharjo . Setelah diadakan pengecekan rata – rata di bak mandi dan penampungan telah di temukan banyak jentik nyamuk."ujarnya.

"Langkah-langkah pertama yang diambil adalah memberikan pengertian kepada tuan rumah supaya tetap menjaga kebersihan di lingkungan rumah dan kamar mandi, disarankan agar diupayakan diadakan pengurasan bak mandi setiap 2 hari sekali."terangnya.

Meskipun belum semua warga benar-benar bebas dari demam berdarah, kegiatan ini mendapat sambutan positif warga. Pasalnya kegiatan ini dinilai efektif untuk menekan berjangkitnya demam berdarah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Jebres Bpk.Lanang Aji Laksito Wp. SE. MM, Lurah Tegalharjo Ibu Sri Hastuti SE. MM, Petugas kesehatan Puskesmas Purwodiningratan dr Nindi Utami., Ibu Hariyati, Amd, Koptu Sanda Arieswanto (Babinsa Tegalharjo),Aipda Joko Lebowo (Bhabinkamtibmas) Sdr Suwaji ( Linmas ) serta seluruh ketua RW dan Ibu – ibu PKK Tegalharjo yang tergabung dalam tim pemantau jentik (Jumantik).

Penulis : Arda 72

Persempit Ruang Gerak Kriminalitas Di Malam Hari Unit Smapta Polsek Banjar Sambangi Tempat - tempat Rawan Kriminal



Cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Polsek Banjar Polres Banjar melaksanakan patroli di wilayah hukum tepatnya di Lingkungan Parunglesang Kota Banjar

Bripka Fredi Bersama  Briptu Yoga Rahmawaldi personil Patroli Unit samapta Polsek Banjar Memastikan Situasi Keamanan di Jalanan maupun Obyek Vital 

Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K,. M.H., melalui Kapolsek Banjar Kompol Sudi Hartono S.Sos. menyampaikan Kegiatan ini dalam rangka memberikan keamanan kepada masyarakat, jadi petugas kami di lapangan khususnya Unit Samapta bekerjasama dengan masyarakat.

Dengan Rute yang di lalui mako Polsek Banjar, Jalan Dr. Husein kartasasmita, Terminal Banjar, jalan Dewi Sartika Jalan Letjend. Suwarto, Jalan Gerilya Lingkungan Sumanding kembali Mako Polsek Banjar.

"Sampai dengan malam ini hasil kegiatan patroli tidak ada Kriminalitas yang terjadi dan Kami belum menerima laporan terkait hal tersebut," katanya.

Petugas kami  juga menggandeng aparat desa dari RT/RW maupun kelurahan setempat untuk memastikan situasi dalam keadaan aman. Rencananya, patroli setiap hari dan pada jam-jam rawan.

Selain memastikan kondisi keamanan dan ketertiban, patroli juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas lainnya, seperti pencurian sepeda motor

"Menurutnya, peran serta masyarakat dan pemuda setempat efektif dalam  membangun situasi yang kondusif," terangnya.

"Kami melaksanakan Kegiatan patroli secara rutin demi terwujudnya kondusifitas Kota Banjar" lanjutnya.

(Uus)

Respon Cepat Polsek Ciwaringin Tindak Lanjuti Laporan Judi

Jajaran Polsek Ciwaringin merespon cepat dalam menindaklanjuti aduan masyarakat mengenai judi di Desa Bringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Masyarakat yang merasa resah mengadukan praktik judi sehingga langsung ditindaklanjuti.

Kapolsek Ciwaringin, AKP Baban Kurbandi, mengatakan, penggerebekan lokasi judi dilaksanakan pada Minggu (26/5/2024). Hasilnya, petugas berhasil mengamankan alat bukti berupa Dua Kurungan ayam yang terbuat dari bambu, Dua Embar Plastik warna Hitam, serta Satu Jam Dinding.

"Semuanya langsung diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kegiatan ini dalam rangka memelihara harkamtibmas yang aman dan kondusif, serta bukti respon cepat Polri dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait penyakit masyarakat," katanya.

Sementara Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K.,S.H.,M.H., mengimbau masyarakat apabila menemukan atau melihat aksi kriminalitas segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau menghubungi Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon.

Pihaknya memastikan setiap laporan yang diterima dari masyarakat bakal langsung ditindaklanjuti jajarannya. Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas di wilayah hukum Polresta Cirebon.

"Kami sangat membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon karena partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sangat berarti bagi kepolisian," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

(Santo)

Minggu, 26 Mei 2024

Respon Cepat Polsek Depok Amankan Juru Parkir Liar di Minimarket yang Mengganggu Ketertiban Umum

Polsek Depok merespon cepat laporan masyarakat mengenai juru parkir liar di minimarket yang mengganggu ketertiban umum, Minggu (26/5/2024). Petugas langsung mengamankan tiga juru parkir liar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, melalui Kapolsek Depok, AKP Afandi, S.H, M.H, mengatakan, tiga juru parkir liar tersebut diamankan di dua minimarket yang berada di wilayah Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

"Tiga juru parkir liar yang diamankan tersebut berinisal HF (21), RH (20), dan SY (39). Kami langsung mengamankan ketiganya ke Mapolsek Depok untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata AKP Afandi, S.H, M.H.

Ia mengatakan, pada mulanya petugas mendapati HF dan RH di salah satu minimarket di Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, sambil memegang peluit. Kemudian pihaknya melaksanakan patroli dan menemukan SY di minimarket lainnya.

Sehingga pihaknya langsung mengamankan ketiganya di Mapolsek Depok untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Mereka pun diminta untuk menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya yang mengganggu ketertiban umum.

"Diamankannya tiga juru parkir liar ini untuk mencegah penarikan restribusi tarif parkir tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengantisipasi aksi premanisme di wilayah hukum Polsek Depok," ujar Afandi, S.H, M.H.


(Santo)

Diduga Ada Lagi Oknum-Oknum Pelaku Yang Menghalalkan Segala Cara Mengangkut Pasir Ilegal Di Pelabuhan Bitung


Bitung l pantauan Awak media Terkait pemuatan pasir diatas kapal tongkang Labuan 2308 Taguat SRO 7 Tujuan pelabuhan laut Marapit, dimana pasir yang dimuat adalah pasir yang berada di pelabuhan samudra Bitung dimana pasir tersebut tertahan selama 2 tahun dipelabuhan tersebut. (26/05/2024)

Sepengetahuan saya pasir tersebut bermasalah terkait ijin galian dimana, dimana pelaku galian atau penyedia pasir tidak memiliki ijin lengkap dari kementrian  ESDM sebagai pelaku perusahaan yang bergerak dalam kegiatan jual beli pasir serta tidak memiliki ijin melakukan eksplorasi galian pasir, tidak jelas titik kordinat galian dan tidak mendapat rekomendasi ijin galian baik dari camat dan warga  setempat sebagaimana yang diatur dalam undang² (Tahun 2022 ijin masih lewat kementrian ESDM).

Selain ijin pelaku galian juga ada kewajiban pemilik pasir untuk melunasi pembayaran sewa tempat penitipan pasir selama 2 tahun apakah sudah dibayarkan kepada pihak kepelabuhanan.

Kami kemarin malam berusaha menemui pihak kepolisian baik polsek KP3 maupun di kantor polresta kota Bitung untuk mempertanyakan dasar surat dari kasat reskrim yang lama bahwa pasir tersebut bukan bagian dari pasir yang menjadi barang bukti sitaan kejaksaan, yang dijadikan legal standing kepolisian tidak melakukan baik tindakan pemeriksaan asal usul pasir, ijin galian maupun penindakan penghentian sementara giat pemuatan diatas tongkang.

Dengan adanya tindakan penjualan barang black  market dikualifikasi dalam pelanggaran tindak pidana kepabeanan sebagaimana diatur dalam UU No.17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU no.10 Tahun 1995 tentang kepabeanan  (UU Kepabeanan).

Pasal 102 UU kepabeanan menyatakan seseorang dipidana karena melakukan penyelundupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat 1 (SATU) tahun dan pidana penjara paling lama 10 ( sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit  Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak  Rp.5.000.000.000.,00 (lima miliar  rupiah). Serta pasal 103 UU Kepabeanan " setiap orang yang mengangkut barang tertentu yang tidak sampai kekantor pabean tujuan  dan tidak dapat membuktikan bahwa hal tersebut diluar kemampuannya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp.10.000.000 ( sepuluh juta rupiah) dan paling banyak Rp.1.000.000.000,00 ( satu miliar rupiah).

Ancaman hukuman pidana penjara dan denda dapat dikenal bagi siapa saja yang memenuhi salah satu kriteria tersebut:
1. Mengangkut barang import yang tidak tercantum didalam manifest

2. Membongkar barang import diluar kawasan pabean atau tempat lain tanpa izin kepala kantor pabean.

3. Membongkar barang import yang tidak tercantum dalam pemberitahuan  pabean

4. Membongkar atau menimbun  barang impor yang masih dalam pengawasan pabean ditempat  selain tempat tujuan  yang ditentukan dan/atau  diizinkan
Menyembunyikan barang import secara melawan hukum.

5. Mengeluarkan barang import yang belum diselesaikan  kewajiban pabeannya dari kawasan pabean atau dari tempat  penimbunan berikat atau dari tempat lain  dibawah pengawasan pabean tanpa persetujuan pejabat bea  dan cukai yang mengakibatkan tidak terpenuhinya pungutan negara berdasarkan undang-undang ini.

6. Mengangkut barang impor dari tempat penimbunan sementara atau tempat penimbunan berikat yang tidak sampai kekantor pabean tujuan dan tidak dapat membuktikan bahwa hal tersebut di luar kemampuannya.

7. Dengan sengaja memberitahukan jenis dan/atau jumlah barang impor dalam pemberitahuan pabean secara salah.

8. Dengan sengaja memberitahukan jenis dan/atau jumlah barang impor dalam pemberitahuan pabean secara salah.

Dengan kejadian ini kami mengharapkan kapolda sulut untuk melakukan pengusutan baik legal stending perusahaan penyedia pasir maupun anggota polres bitung yang tidak melakukan cross chek dokumen pasir tersebut. Pungkasnya,"



Editor : frd m