Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Hormati Jasa Pemimpin Terdahulu, Satgas TMMD dan Warga Cupunagara Gelar Tabur Bunga

Radius 102 (Subang) - Peringatan Milangkala ke-68 Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, diisi dengan tradisi tabur bunga d...

Postingan Populer

Kamis, 29 Oktober 2026

Hormati Jasa Pemimpin Terdahulu, Satgas TMMD dan Warga Cupunagara Gelar Tabur Bunga


Radius 102 (Subang) - Peringatan Milangkala ke-68 Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, diisi dengan tradisi tabur bunga di makam para mantan kepala desa, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diikuti masyarakat, perangkat desa, dan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu.

Tradisi tersebut menjadi momen untuk mengenang pengabdian para mantan kepala desa yang pernah berperan dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Desa Cupunagara. Peringatan hari jadi desa pun menjadi kesempatan untuk menghargai sejarah yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, dapat menyampaikan pandangannya mengenai makna penghormatan kepada para pendahulu dalam peringatan Milangkala tahun ini. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenang jasa para mantan kepala desa yang telah mengabdi dan menjadi bagian dari perjalanan Desa Cupunagara.”

Kehadiran anggota Satgas TMMD ke-130 dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan kebersamaan TNI dengan pemerintah desa dan masyarakat. Keterlibatan ini menjadi bagian dari interaksi sosial Satgas selama menjalankan program TMMD di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, dapat dimintai keterangan mengenai keterlibatan personel dalam tradisi masyarakat tersebut. 

“Kami mendukung kegiatan kemasyarakatan yang mempererat kebersamaan serta menghormati nilai-nilai dan sejarah yang dijaga oleh masyarakat setempat.”

Melalui tradisi tabur bunga dalam Milangkala ke-68, penghormatan terhadap para pemimpin terdahulu menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat tentang perjalanan Desa Cupunagara. Nilai penghargaan terhadap pengabdian generasi sebelumnya diharapkan terus terpelihara seiring pembangunan desa.

Bangun Komunikasi Terbuka, Kalapas Pasir Pangarayan Gelar Program Sambung Rasa


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, didampingi pejabat struktural, melaksanakan kegiatan komunikasi bersama warga binaan melalui program Sambung Rasa pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang baik antara jajaran petugas pemasyarakatan dan warga binaan.

Program Sambung Rasa merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk keterbukaan dalam menjalin hubungan harmonis di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, kritik, maupun berbagai aspirasi secara langsung kepada Kalapas dan jajaran pejabat struktural.

Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan, diharapkan berbagai masukan dari warga binaan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa program Sambung Rasa merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan jajaran pemasyarakatan dengan warga binaan.

“Melalui kegiatan Sambung Rasa ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik dan terbuka dengan warga binaan. Kami memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan saran, kritik, maupun kendala yang dihadapi secara langsung. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mencari solusi dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih baik,” ujar Efendi P. Purba.

Ia juga menegaskan bahwa silaturahmi yang dilakukan secara rutin memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan, memperkuat hubungan emosional, serta mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih optimal.

Melalui program Sambung Rasa, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi yang humanis, terbuka, dan konstruktif demi terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
      ( I.Marpaung ).

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Jalin Kedekatan dengan Anak-anak Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu istirahat dengan bermain sepak bola bersama siswa SDN Bukanagara di Lapangan Sepak Bola Cupunagara, Kampung Sukamulya RT 11 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kamis (29/10/2026).

Suasana akrab terlihat ketika anggota Satgas berinteraksi dengan para siswa di lapangan. Permainan sepak bola menjadi kegiatan sederhana yang mempertemukan prajurit dan anak-anak dalam suasana santai di sela kesibukan pelaksanaan TMMD.

Kebersamaan tersebut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan Satgas di Desa Cupunagara. Lapangan sepak bola menjadi ruang interaksi yang memungkinkan prajurit dan siswa berkomunikasi secara lebih dekat melalui olahraga yang mereka nikmati bersama.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menilai interaksi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.

“Melalui kegiatan sederhana seperti bermain sepak bola, kami dapat menjalin kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi bagian dari hubungan baik yang terus kami bangun selama bertugas di Desa Cupunagara,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mencerminkan sisi humanis Satgas TMMD yang hadir di tengah masyarakat. Selain menjalankan sasaran pembangunan, anggota Satgas juga berkesempatan membangun komunikasi dan kebersamaan dengan warga dari berbagai kalangan.

Tingkatkan Kenyamanan Tempat Ibadah, Satgas TMMD Lanjutakan Pengecatan Musala At-Taufik di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melanjutkan pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rehabilitasi tempat ibadah yang menjadi sasaran tambahan program TMMD. Kamis (29/10/2026).

Pengecatan dilakukan pada bagian luar bangunan, meliputi dinding dan ornamen musala. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kondisi fisik bangunan agar terlihat lebih bersih dan terawat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa rehabilitasi musala merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap fasilitas yang digunakan masyarakat.

“Kami berupaya melaksanakan pekerjaan rehabilitasi ini dengan baik agar musala dapat digunakan masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Bagi pengelola musala, perbaikan bangunan diharapkan mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, A. Makmur, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Satgas dalam rehabilitasi tempat ibadah tersebut.

“Dengan adanya perbaikan dan pengecatan ini, kami berharap kondisi musala semakin baik dan jamaah merasa lebih nyaman saat beribadah,” ungkap A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui kegiatan ini, Satgas turut mendukung pemeliharaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Momen Sederhana di Dapur Emak Iin, Potret Kedekatan Satgas TMMD dengan Warga


Radius 102 (Subang) - Kebersamaan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat dalam aktivitas sederhana di dapur rumah Emak Iin, Kampung Cinaga, Dusun 1, RW 03, RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Di tengah pelaksanaan TMMD, seorang anggota Satgas turut membantu Emak Iin menyiapkan masakan menggunakan tungku kayu bakar. Kamis (29/10/2026).

Dapur sederhana dengan peralatan memasak tradisional menjadi tempat terjalinnya interaksi antara prajurit dan warga. Momen ini memperlihatkan kedekatan yang tumbuh melalui aktivitas sehari-hari, tanpa sekat antara anggota Satgas dan masyarakat yang mereka temui selama bertugas.

Kehadiran anggota Satgas di rumah warga menjadi bagian dari interaksi sosial selama program TMMD berlangsung. Kebersamaan tidak hanya terbangun saat mengerjakan sasaran pembangunan, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang mempertemukan prajurit dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan program.

“Bagi kami, kebersamaan dengan warga merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan melalui interaksi dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Bagi Emak Iin, momen memasak bersama anggota Satgas menjadi gambaran kebersamaan yang terjalin selama keberadaan prajurit di Desa Cupunagara. Aktivitas sederhana di dapur tersebut menghadirkan sisi lain pelaksanaan TMMD, yakni hubungan sosial yang tumbuh melalui pertemuan langsung dengan warga.

Pembangunan Rutilahu Emak Ruhimah Berlanjut, Lantai Rumah Mulai Dikerjakan


Radius 102 (Subang) - Pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, pengerjaan kini memasuki tahap pembuatan lantai rumah.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari proses pembangunan untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi Ruhimah. Sebelumnya, rumah yang mengalami kerusakan dan kebocoran saat hujan tersebut telah melalui tahap pembongkaran dan pengerjaan bagian bangunan lainnya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu dilaksanakan secara bertahap sesuai rencana.

“Kami terus mengupayakan agar setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik sehingga rumah ini dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat bagi pemiliknya,” ujarnya.

Pengerjaan lantai menjadi salah satu bagian penting dalam penyelesaian rumah. Kondisi lantai yang baik diharapkan dapat menunjang kebersihan dan kenyamanan penghuni ketika rumah selesai dibangun.

Bagi Ruhimah, pembangunan rumah tersebut menjadi harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

“Saya bersyukur rumah ini mendapat bantuan perbaikan. Semoga setelah selesai nanti, rumah ini bisa kami tempati dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Melalui sasaran tambahan Rutilahu, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus melanjutkan pembangunan rumah warga di Desa Cupunagara. Pengerjaan dilakukan secara bertahap agar rumah dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh pemiliknya.

Rabu, 28 Oktober 2026

Satnarkoba Polres Cirebon Kota Sita 442 Botol Minuman Keras



Cirebon Kota - Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota menyita 442 botol minuman keras berbagai merek dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Miras di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Rabu (28/10/2026). Operasi yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB tersebut menyasar sebuah warung penjual minuman keras milik Sdr. J di Jalan Basalamah, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, sebagai upaya menekan peredaran minuman beralkohol di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Unit 3 Satresnarkoba Polres Cirebon Kota melalui pemeriksaan di lokasi yang menjadi sasaran operasi. Petugas melakukan pengecekan terhadap minuman keras yang ditemukan di warung tersebut, kemudian mendata dan mengamankan barang bukti berupa ratusan botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek.

Dari hasil operasi, petugas mengamankan minuman keras merek Kawa-Kawa Anggur Hijau sebanyak 48 botol, Kawa-Kawa Blackcurrant 121 botol, Kawa-Kawa Anggur Merah 19 botol, Joker 12 botol, Api Anggur Hijau tujuh botol, Ani Anggur Hijau 24 botol, Asoka 24 botol, Friendship 12 botol, AO 24 botol, OT Besar dua botol, OT Kecil 29 botol, OT Ketan Hitam dua botol, Atlas Rambutan 10 botol, Kilin delapan botol, Anggur Merah delapan botol, Intisari 60 botol, Intisari kecil Anggur Hijau 11 botol, Intisari kecil Blackcurrant lima botol, Guinness lima botol, Bintang lima botol, serta Prost enam botol.
Operasi Pekat Miras ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengawasi peredaran minuman keras yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota berupaya mengidentifikasi lokasi penjualan minuman keras serta melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap temuan di lapangan.

Keberadaan minuman keras yang beredar tanpa memenuhi ketentuan dapat menimbulkan persoalan sosial apabila tidak diawasi secara tepat. Karena itu, pengawasan terhadap tempat penjualan minuman keras perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kepedulian masyarakat, sehingga potensi gangguan yang berkaitan dengan konsumsi maupun peredaran minuman beralkohol dapat dicegah sejak dini.

Satresnarkoba Polres Cirebon Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penjualan minuman keras yang diduga melanggar ketentuan. Sinergi polisi bersama masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan penyakit masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pelaksanaan Operasi Pekat Miras tersebut dipimpin melalui kegiatan Unit 3 Satresnarkoba dengan fokus pada pengawasan peredaran minuman keras di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Barang bukti yang ditemukan di lokasi kemudian diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kasat Resnarkoba AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., menegaskan bahwa pengawasan terhadap peredaran minuman keras akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat. Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar mematuhi ketentuan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan penjualan minuman beralkohol serta tidak mengabaikan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Operasi Pekat Miras ini merupakan langkah kepolisian untuk mengawasi peredaran minuman keras dan mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar turut menjaga lingkungannya, tidak terlibat dalam peredaran minuman keras yang melanggar aturan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Melalui semangat polisi bersama masyarakat, kami mengajak seluruh elemen untuk terus menjalankan Jaga Baik Cirebon Kota demi lingkungan yang lebih aman dan tertib,” ujar AKP Shindi Al Afghani.

(Agus Hermawan)

Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Digelar di Mako Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Polisi bersama masyarakat melalui jajaran Polres Cirebon Kota menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026 di Mako Polres Cirebon Kota pada (28/10/2026), pukul 08.00 WIB sampai dengan 08.30 WIB. Upacara ini menjadi momentum mengenang tekad para pemuda tahun 1928 sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan di lingkungan kepolisian.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K, M.M., menyampaikan bahwa upacara Hari Sumpah Pemuda menjadi sarana menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan kepada seluruh anggota. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda relevan untuk terus dihidupkan, tidak hanya dalam ingatan, tetapi juga dalam karakter setiap generasi penerus bangsa.

Upacara tersebut dipimpin Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., selaku inspektur upacara, serta diikuti para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, beserta para Bintara dan ASN Polres Cirebon Kota. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat dan tertib di lapangan upacara Mako Polres Cirebon Kota.

Rangkaian upacara diawali dengan pasukan dan komandan upacara memasuki lapangan, dilanjutkan laporan perwira upacara kepada inspektur upacara. Setelah penghormatan pasukan, dilakukan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara yang diikuti seluruh peserta.

Kapolres menjelaskan, upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 serta amanat inspektur upacara. Peserta upacara kemudian menyanyikan lagu Bangun Pemuda Pemudi dan Satu Nusa Satu Bangsa, dilanjutkan pembacaan doa, laporan komandan upacara, penghormatan pasukan, dan diakhiri dengan inspektur upacara meninggalkan lapangan.

Dalam amanatnya, Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam karakter setiap generasi penerus bangsa. Menurutnya, Sumpah Pemuda membangun karakter dengan menanamkan nilai kejujuran, ketekunan, kedisiplinan, dan empati sebagai landasan generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.

Kapolsek menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda sejalan dengan tugas kepolisian dalam menjaga persatuan dan ketertiban masyarakat. Semangat kebangsaan, menurutnya, menjadi bekal penting bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Menurut Kapolsek, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap semangat persatuan yang diwarisi dari para pemuda 1928 dapat menjadi pendorong dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kapolsek menambahkan, seluruh rangkaian upacara berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat. Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menumbuhkan semangat kebangsaan dan persatuan di lingkungan kepolisian maupun masyarakat luas.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K, M.M mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk terus menghidupkan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari. "Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan empati, serta hubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat apabila membutuhkan bantuan, sehingga polisi bersama masyarakat dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Cirebon," ujar Kapolsek.

Pinjam Motor Lalu Digadaikan, Pria di Rambah Samo Ditangkap Polsek Rambah Samo


Rokan Hulu.Media radius102.com Polsek Rambah Samo, Polres Rokan Hulu, mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan sepeda motor yang dilakukan seorang pria berinisial EM (25). Pelaku diduga menggadaikan sepeda motor milik korban setelah meminjam kendaraan tersebut dengan alasan hendak pergi ke Teluk Aur.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan dugaan penggelapan yang diterima Polsek Rambah Samo pada Senin (26/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di rumah seorang warga di Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Saat itu, pelapor berinisial W (26) menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam milik adik kandungnya, I (23), untuk mengantarkan nasi bungkus ke rumah seorang warga berinisial A.

Setibanya di lokasi, pelapor bertemu dengan EM yang kemudian meminjam sepeda motor tersebut dengan alasan hendak pergi ke Teluk Aur. Pelapor mengizinkan peminjaman kendaraan itu dengan meminta agar segera dikembalikan.

Namun, setelah beberapa jam ditunggu, EM tidak kunjung kembali. Pelapor bersama A kemudian berusaha mencari keberadaan pelaku di sejumlah tempat di wilayah Rambah Samo, tetapi tidak berhasil menemukannya.

Dua hari kemudian, Minggu (25/10/2026), pelapor mendapat informasi dari seorang temannya bahwa sepeda motor tersebut telah digadaikan di kawasan Pasar Boter, Pasir Pengaraian.

Pelapor kemudian mendatangi lokasi bersama dua orang temannya. Di sana, pelapor bertemu dengan seseorang yang mengantarkan sepeda motor tersebut dan meminta uang tebusan sebesar Rp1,8 juta.

Pelapor akhirnya menyerahkan uang tersebut untuk mengambil kembali sepeda motor milik adiknya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Rambah Samo memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di rumah temannya di belakang Pasar Surau Gading.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan EM. Saat diinterogasi, EM mengakui telah meminjam sepeda motor milik pelapor, kemudian menggadaikannya kepada seorang temannya di kawasan Pasar Boter dengan nilai Rp1,5 juta.

Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polsek Rambah Samo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek IPDA Sarlose Mesra, S.H, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meminjamkan kendaraan kepada orang lain.

Masyarakat juga diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana di lingkungan sekitarnya.

Kasus dugaan penggelapan tersebut diproses berdasarkan Pasal 486 KUHP. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
       ( I.Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Kontrol Keliling Tembok , Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan kontrol keliling (trolling) tembok keliling yang melibatkan Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib), serta Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal), Rabu (28/10/2026).

Kegiatan kontrol keliling tersebut diikuti oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, Kepala Subseksi Keamanan Andika Syahputra, serta anggota Satops Patnal Lapas Pasir Pangarayan, Assaufi Mubarokh.

Kontrol keliling dilaksanakan dengan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi tembok keliling dan area sekitar Lapas guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar yang didampingi Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa kegiatan kontrol keliling merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan langkah preventif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas.

“Kontrol keliling ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan keamanan Lapas tetap terjaga. Melalui pemantauan langsung di lapangan, setiap potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah antisipasi,” ujar Freddy Rinadi Siregar.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pengamanan harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami mengingatkan seluruh petugas agar selalu waspada, disiplin, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Keamanan Lapas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria mengatakan bahwa kegiatan kontrol keliling menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kondisi keamanan dan ketertiban Lapas tetap kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat memantau secara langsung kondisi sarana pengamanan, khususnya tembok keliling, serta memastikan tidak terdapat hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Moch. Subhan Zakaria.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara jajaran pengamanan dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman dan tertib.

Di sisi lain, Assaufi Mubarokh dari Satops Patnal Lapas Pasir Pangarayan menyampaikan bahwa keterlibatan Satops Patnal dalam kegiatan kontrol keliling merupakan bentuk pengawasan dan penguatan kepatuhan internal guna memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami dari Satops Patnal terus mendukung upaya penguatan keamanan dan ketertiban melalui pengawasan serta kontrol secara langsung di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh petugas tetap menjalankan tugas sesuai aturan dan standar operasional prosedur,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan kontrol keliling ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

       Jurnalis : radius102.com Rohul
      ( I.Marpaung ).

Geger! SDN 009 Buatan Baru,Diduga Pungli Berkedok LKS Rp : 120 ribu,Wartawan dan LSM Dipersulit


SIAK-radius102.com Dunia pendidikan Siak tercoreng. SD Negeri 009 Kampung Buatan Baru, Kec. Kerinci Kanan, Kab. Siak mendadak alergi terhadap wartawan dan LSM.

Saat DPD LSM PENJARA Provinsi Riau* datang bersilaturahmi secara baik-baik, seorang guru pengajar malah melakukan penolakan tidak berlogika. Dengan nada ketus, guru tersebut meminta *"surat resmi kunjungan silaturahmi"*, jika tidak ada, dilarang masuk.

Terjadi perdebatan tidak sinkron. Ada apa? Seperti ada yang ditutupi?

Dan ternyata benar, ada borok yang coba ditutupi.
FAKTA TERBONGKAR: WALI MURID DIPAKSA BELI LKS Rp 120.000

Di lokasi berbeda, seorang wali murid yang identitasnya dirahasiakan dan rekamannya ada di redaksi, membongkar praktik jual-beli buku di sekolah negeri tersebut.

Kami wali murid SDN009 Buatan Baru diwajibkan membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) seharga Rp 120.000 per paket. Kalau tidak beli, anak kami takut nilainya jelek," ungkap wali murid tersebut.

Padahal praktik ini JELAS DILARANG KERAS oleh Negara!

KEPSEK KABUR SAAT DIKONFIRMASI*

Saat awak media mencoba konfirmasi, Kepala Sekolah SDN 09 Buatan Baru, Ibu Jumiati tidak ada di tempat.Lebih janggal lagi, saat diminta nomor WhatsApp Kepsek, para guru kompak *bungkam dan menolak memberikan.*

Ada apa dengan SDN 09 Buatan Baru? Kenapa takut dikonfirmasi jika merasa benar?

INI PELANGGARAN BERAT - JERAT HUKUMNYA

1. Permendikbud No. 8 Tahun 2016 Pasal 11 - LARANGAN JUAL LKS 
Sekolah dan guru DILARANG* menjadi distributor/penjual LKS. Pelaku bisa dikenakan sanksi pidana dan administratif.

2. Permendikbud No. 2 Tahun 2008 & PP No. 17 Tahun 2010 Pasal 181
Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang melakukan pungutan yang tidak sesuai aturan. LKS wajib disediakan sekolah melalui BOS, bukan membebani wali murid.


3. Permendikbudristek No. 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan di Sekolah
Pungutan Rp 120.000 untuk LKS adalah PUNGLI,Jika terbukti, masuk kategori Pungutan Liar dan Korupsi Dana Pendidikan.

4. UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik:
Sekolah Negeri sebagai badan publik *TIDAK BOLEH ALERGI WARTAWAN & LSM.* Menolak wartawan = melawan UU KIP dan menghalangi kontrol sosial.
DESAKAN TEGAS DPD LSM PENJARA RIAU

1.  BUPATI SIAK & KADISDIK SIAK* segera copot Kepsek SDN 09 Buatan Baru yang alergi wartawan dan diduga melakukan pungli LKS.
2.  *INSPEKTORAT & SABER PUNGLI SIAK* periksa aliran uang LKS Rp 120.000 x jumlah siswa = puluhan juta. Uangnya kemana?
3.  *KEMENDIKBUD* turun tangan, ini pembodohan di dunia pendidikan.

Guru seharusnya mendidik, bukan jadi pedagang LKS dan anti kritik. Kalau takut didatangi LSM dan wartawan, berarti ada yang busuk di sekolah itu," tegas DPD LSM PENJARA Prov Riau.

     ( Rilis-Red : Tim ).

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, PDI Perjuangan Indramayu Lantik Pengurus BPEK Periode 2025–2030



INDRAMAYU, – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu resmi menetapkan dan melantik kepengurusan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) masa bakti 2025–2030. Pembentukan badan tersebut menjadi langkah strategis partai dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mengembangkan usaha yang berkelanjutan.

Penetapan kepengurusan BPEK tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 004/KPTS/DPC-15/X/2026 tertanggal 24 Oktober 2026.

Kehadiran BPEK diharapkan tidak hanya memperkuat struktur organisasi partai, tetapi juga mampu menghadirkan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga dan mengembangkan usaha kecil.

Sejumlah program telah disiapkan untuk mendukung tujuan tersebut, mulai dari pelatihan, penyuluhan, pendampingan usaha, pengembangan kewirausahaan, hingga dukungan akses permodalan bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus BPEK yang telah ditetapkan dan dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru serta meningkatkan kinerja organisasi di Kabupaten Indramayu.

“Selamat kepada pengurus BPEK Indramayu. Sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan, semoga kepengurusan ini menjadi semangat baru dan membawa wajah baru bagi PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPEK Kabupaten Indramayu, H. Ito Suwirto, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat kerja sama dan menjalankan program pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemberdayaan keluarga dan pengembangan usaha secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, keberadaan BPEK harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar menjadi struktur organisasi. Karena itu, seluruh pengurus diharapkan berperan aktif dalam merancang dan melaksanakan program yang produktif, terarah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dalam menjalankan tugasnya, kepengurusan BPEK Kabupaten Indramayu didukung sejumlah bidang, meliputi kerja sama pelaku ekonomi, pengembangan program, informasi dan basis data, pelatihan sumber daya manusia, serta pengembangan jaringan usaha.
Melalui pembentukan kepengurusan periode 2025–2030 ini, BPEK diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas jaringan usaha, serta mendorong tumbuhnya kewirausahaan di Kabupaten Indramayu.

Keberhasilan program tersebut nantinya akan ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan, sinergi antarpengurus, serta kemampuan menghadirkan pendampingan dan peluang usaha yang benar-benar dibutuhkan masyarakar. 

(MHR/Kabiro)

Dijanjikan Berangkat Desember 2026,Pemenang Undian Nasdem Nalia Berharap Segera Terealisasi



INDRAMAYU, Radius102.com – Kabar baik datang dari Naliah, warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pemenang undian hadiah umrah dalam kegiatan Senam Bahagia Partai NasDem yang digelar pada 16 Mei 2025 di Alun-alun Kabupaten Indramayu itu mengaku telah mendapat kepastian jadwal keberangkatan umrah pada Desember 2026.

Naliah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada tim Partai NasDem yang telah mendatangi kediamannya dan menyampaikan rencana pemberangkatan tersebut. Hal itu diungkapkannya kepada awak media pada Senin (26/10/2026).

Menurut penuturan Naliah, tim Partai NasDem yang diwakili Taopik Hadi, anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai NasDem, telah menjanjikan bahwa dirinya akan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umrah pada Desember 2026.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada tim Partai NasDem yang sudah datang dan menjanjikan pemberangkatan pada Desember 2026,” ujar Naliah.

Ia mengaku telah mengeluarkan biaya pribadi untuk mengurus pembuatan paspor sebagai salah satu persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah, saya sudah mengeluarkan modal sendiri untuk membuat paspor. Mudah-mudahan usaha saya tidak sia-sia dan akhirnya bisa berangkat umrah pada tahun 2026,” tuturnya.

Naliah berharap janji keberangkatan yang disampaikan oleh perwakilan Partai NasDem tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal yang telah dijanjikan. Baginya, kepastian keberangkatan menjadi hal yang dinantikan setelah mengikuti undian hadiah umrah pada Mei 2025.

“Saya berharap apa yang telah dijanjikan oleh Partai NasDem untuk memberangkatkan saya pada Desember 2026 benar-benar dapat ditepati dan direalisasikan,” ungkapnya.
Menanti Realisasi Keberangkatan umrah tersebut kini menjadi harapan Naliah setelah dirinya dinyatakan sebagai pemenang undian dalam kegiatan Senam Bahagia Partai NasDem. Ia berharap rencana yang telah disampaikan kepadanya dapat terlaksana sehingga dirinya bisa menunaikan ibadah umrah sesuai jadwal. (MHR/Kabiro)

Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Rokan Hulu


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (28/10/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu Anton, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran instansi terkait. Kegiatan berlangsung sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan komitmen bersama dalam membangun bangsa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat cinta tanah air, pantang menyerah dalam menghadapi tantangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi kemajuan Indonesia.

Kehadiran Kalapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus upaya mempererat sinergi dan koordinasi antara Lapas Pasir Pangarayan dengan pemerintah daerah serta unsur Forkopimda Kabupaten Rokan Hulu.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan menanamkan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semangat patriotik, gigih, dan berempati harus diwujudkan melalui tindakan nyata serta pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Efendi.

Ia juga menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu menjadi landasan bagi seluruh jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional serta melaksanakan pembinaan warga binaan secara optimal.

Menurutnya, sinergi antara Lapas Pasir Pangarayan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, memperkuat kolaborasi lintas instansi, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta kemajuan bangsa Indonesia.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I.Marpaung ).

Satgas TMMD dan Warga Ikuti Doa Bersama Milangkala Desa Cupunagara ke-68


Radius 102 (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama perangkat desa dan masyarakat mengikuti doa bersama dalam rangka Milangkala Desa Cupunagara ke-68. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan desa. Selasa (27/10/2026)

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat. Di tengah pelaksanaan program TMMD, kebersamaan dalam kegiatan kemasyarakatan turut memperkuat hubungan antara TNI dan warga Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa partisipasi anggota Satgas dalam kegiatan desa merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, kami berharap kebersamaan antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Semoga Desa Cupunagara semakin maju, masyarakatnya sejahtera, serta seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan Milangkala ke-68 menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bersyukur sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun desa.

“Melalui doa bersama ini, kami berharap Desa Cupunagara senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan. Kami juga berharap kebersamaan seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi pembangunan desa yang lebih baik,” ungkapnya.

Kehadiran Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Desa Cupunagara. Momentum Milangkala ke-68 diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan sinergi dalam mewujudkan desa yang maju serta masyarakat yang harmonis.

Satgas TMMD Bangun Enam Gorong-Gorong dan Dua Jembatan di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mengerjakan enam gorong-gorong dan dua jembatan untuk mendukung pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Jalan tersebut melintasi kawasan pesawahan dan perkebunan warga. Rabu (28/10/2026)

Pembangunan gorong-gorong dan jembatan menjadi bagian penting untuk menunjang fungsi jalan, terutama dalam mengatur aliran air dan mendukung mobilitas masyarakat. Seluruh pekerjaan masih berlangsung sesuai tahapan pembangunan.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk menunjang akses jalan bagi masyarakat.

“Enam gorong-gorong dan dua jembatan ini merupakan bagian dari sasaran pembukaan jalan. Kami terus mengerjakan seluruh sasaran agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap pembangunan jalan beserta infrastruktur pendukungnya dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya petani yang mengakses lahan pertanian dan perkebunan.

“Kami berharap jalan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan membantu warga menjangkau lahan pertanian maupun perkebunan dengan lebih mudah,” ungkapnya.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus melanjutkan pengerjaan jalan, gorong-gorong, dan jembatan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Tim Kesehatan Satgas TMMD Pantau Kondisi Anak Peserta Khitanan Massal


Radius 102 (Subang) - Tim kesehatan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memantau kondisi Muhamad Alpan, anak dari Ibu Heni, yang mengikuti khitanan massal saat pembukaan TMMD. Pemeriksaan dilakukan di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Rabu (28/10/2026)

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi anak setelah menjalani khitan. Anggota tim kesehatan, PNS Mukmin, memeriksa kondisi hasil khitan dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

PNS Mukmin mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi khitan Muhamad Alpan dalam keadaan baik. Pemantauan tersebut merupakan bagian dari perhatian Satgas terhadap kesehatan warga yang mengikuti pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD.

“Kondisi hasil khitan Muhamad Alpan saat diperiksa terlihat baik. Kami terus memantau kondisinya agar proses pemulihan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ibu Heni menyambut baik perhatian tim kesehatan Satgas TMMD yang kembali memeriksa kondisi anaknya setelah mengikuti khitanan massal. Pemantauan tersebut memberikan ketenangan bagi keluarga dalam mendampingi proses pemulihan anak.

Melalui pemantauan pascakhitan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memastikan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kondisi penerima manfaat setelah tindakan dilakukan.

Satgas TMMD Rampungkan Pemasangan Keramik Pos Kamling di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang telah menyelesaikan pemasangan keramik dalam perehaban pos kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Rabu (28/10/2026)

Pemasangan keramik menjadi salah satu tahapan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelayakan pos kamling sebagai sarana pendukung keamanan lingkungan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap bersama rangkaian perehaban lainnya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan penyelesaian pemasangan keramik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kondisi fasilitas keamanan lingkungan agar lebih layak digunakan warga.

“Pemasangan keramik telah selesai. Kami terus melanjutkan tahapan perehaban agar pos kamling ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Perehaban pos kamling diharapkan mendukung aktivitas warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Keberadaan fasilitas yang lebih layak juga diharapkan mendorong semangat kebersamaan masyarakat dalam melaksanakan ronda.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengerjakan sasaran fisik sesuai tahapan untuk mendukung peningkatan fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melanjutkan perehaban rumah tidak layak huni (RTLH) milik Emak  Ruhimah dan Bapak Casmita di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Pengerjaan saat ini meliputi pembuatan jendela dan plester lantai. Rabu (28/10/2026)

Anggota Satgas mengerjakan setiap bagian rumah secara bertahap untuk meningkatkan kelayakan hunian. Pembuatan jendela dan pengerjaan lantai menjadi bagian dari proses penyempurnaan rumah agar lebih nyaman ditempati.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan perehaban dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan rumah penerima manfaat.

“Pengerjaan terus kami lanjutkan, termasuk pembuatan jendela dan plester lantai. Kami berharap rumah ini nantinya lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah, perehaban rumah tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik. Ia pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.

“Alhamdulillah, Emak bersyukur rumah ini diperbaiki. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu. Semoga rumah ini nantinya lebih nyaman untuk ditempati keluarga,” ungkapnya.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mengerjakan sasaran perehaban RTLH sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat di Desa Cupunagara.

Selasa, 27 Oktober 2026

Tukang Becak di Indramayu Meninggal Saat Sarapan Bubur, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan



INDRAMAYU – Radius102.com Aktivitas pagi seorang penarik becak di Kabupaten Indramayu berakhir duka. Pria bernama Carli (74) tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri saat sedang menikmati sarapan bubur di pinggir Jalan Kapten Arya, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Selasa (27/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak ontel diketahui sudah bertahun-tahun melintasi kawasan tersebut dan biasa berhenti untuk sarapan bubur.

Namun, pada pagi itu, saat sedang menyantap bubur dalam posisi duduk di tepi jalan, korban mendadak jatuh tersungkur dan tidak sadarkan diri.

Pedagang bubur yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada ketua RT setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Polsek Indramayu.

Mendapat laporan warga, Polsek Indramayu mendatangi lokasi dan membawa korban ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan dokter di RSUD Indramayu, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut keterangan medis yang diterima kepolisian, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. 

AKP Indrie Hapsari menjelaskan, sebelum kejadian, korban diketahui sedang menjalani aktivitas seperti biasanya.

Sebagai penarik becak ontel, Carli telah lama beraktivitas melewati Jalan Kapten Arya dan memiliki kebiasaan berhenti untuk sarapan di kawasan tersebut.

Peristiwa itu kemudian diketahui warga setelah korban mendadak jatuh ketika sedang makan.

Pihak kepolisian juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban terkait peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada petugas, anak korban menyatakan menerima kejadian itu sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi.

Polisi turut melakukan pendataan terhadap sejumlah barang milik korban yang ditemukan, termasuk becak ontel yang digunakannya untuk bekerja.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila menemukan peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110. MHR