Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Balongan Amankan 12 Remaja Terkait Dugaan Tawuran di Wilayah Desa Sudimampir

INDRAMAYU,- Radius102.com Sebanyak 12 orang remaja diamankan oleh Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Polsek Bal...

Postingan Populer

Selasa, 08 September 2026

Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Balongan Amankan 12 Remaja Terkait Dugaan Tawuran di Wilayah Desa Sudimampir


INDRAMAYU,- Radius102.com Sebanyak 12 orang remaja diamankan oleh Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu bersama Polsek Balongan di wilayah Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Senin malam (7/9/2026). 

Penindakan ini bermula dari rekaman CCTV warga yang viral di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan pengamanan tersebut. Dari tangan para remaja, petugas turut menyita 10 buah senjata tajam.

"Petugas mengamankan 12 orang berikut 10 senjata tajam," ujar AKP Muchammad Arwin Bachar, Selasa (8/9/2026).

Barang bukti senjata tajam yang disita terdiri atas tiga bilah jenis corbek dan tujuh bilah celurit. 

Berdasarkan data kepolisian, mayoritas pelaku masih di bawah umur, dengan sebagian di antaranya masih berstatus pelajar dan sebagian lainnya tidak bersekolah.

Identitas remaja yang diamankan MR alias N (16), E alias E (16), AAS alias A (18), IF alias M (11), D (17), HFS alias H (15), NF alias F (15), RG alias R (15), B alias B (16), GSOS (16), AM alias A (17) dan A alias P (15)

Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap peran serta keterkaitan masing-masing remaja dalam insiden tersebut. 

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar juga mengimbau para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak guna mencegah keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan, serta mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. ( MHR Kabiro)

𝐀𝐧𝐭𝐨𝐧 – 𝐏𝐨𝐭𝐢 𝐁𝐮𝐤𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐧𝐢𝐚𝐧 𝐑𝐨𝐡𝐮𝐥 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭,𝐏𝐚𝐧𝐞𝐧 𝐑𝐚𝐲𝐚 𝟖,𝟗𝐓𝐨𝐧 /𝐇𝐚*Selasa, 8 September 2026 - 02:26 WIB


ROKAN HULU- (RAU).Media Banuaraya.com Nampak luas Hamparan sawah hijau di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, berubah menjadi lautan emas sebagai tanda padi siap dipanen, Senin (7/9).

Di tengah kegembiraan para petani, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., pegang rumpun padi senyum lebar. Hal ini bukan sekadar memanen hasil bumi, melainkan memanen hasil kerja keras, keseriusan, dan komitmen nyata pemerintahan Rokan Hulu di bawah duet Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti untuk mewujudkan Rokan Hulu Maju.

Panen bersama ini bukan sekadar seremoni. Angka yang tercatat berbicara sendiri: produktivitas padi di Desa Rambah Baru melonjak signifikan mencapai 8,9 ton per hektar, naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang masih di angka 6,92 ton per hektar. Sebuah lompatan yang membuktikan kebijakan pertanian yang digagas Bupati Anton dan didukung penuh oleh Wakil Bupati Poti berjalan pada jalur yang tepat, berbasis data, berpihak pada petani, dan berorientasi pada ketahanan pangan daerah.

Visi Bersama: Pertanian Tulang Punggung Kemajuan Rohul

Kepemimpinan Anton dan Poti sejak awal menempatkan pertanian bukan sekadar sektor ekonomi biasa, melainkan fondasi utama pembangunan dan kemandirian daerah. Di tengah dinamika ekonomi yang berubah-ubah, pertanian tetap menjadi benteng yang menjaga kestabilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin Rambah Baru tidak hanya menjadi sentra pertanian, tetapi berkembang menjadi kawasan agrowisata dan edukasi pertanian terpadu yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur,” ujar Anton, menegaskan visi jangka panjang yang menjadi kesepakatan bersama dengan Wakil Bupati Poti.

Visi ini tercermin dalam langkah konkret yang dijalankan: Pertama, penyuluran bantuan benih untuk 400 hektar lahan di Rokan Hulu, dengan penekanan khusus 170 hektare di Kecamatan Rambah Samo. Kedua, pemberian 20 set alat mesin pertanian (Alsintan) modern kepada Kelompok Tani Agri Pondok, lengkap dengan bantuan pupuk NPK dari kemitraan CSR Perumda Rohul Hutan Jaya bukti sinergi pemerintah, BUMD, dan dunia usaha.
Ketiga, penerapan teknologi modern, pengembangan benih unggul, pengendalian hama terpadu, dan peningkatan indeks pertanaman paket lengkap yang dirancang untuk menaikkan rata-rata produktivitas daerah menjadi 5,5 ton/ha pada tahun 2026.

Baca Juga:  Satuan Pendidikan Dilarang Menahan Ijasah, Ombudsman Jateng Kutuk Keras Disdikbud Kab. Pati
Sinergi Anton dan Poti: Menggandeng Semua Pihak untuk Petani

Kehadiran jajaran pejabat tinggi dalam kegiatan ini, mulai dari Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, Perwira Polres dan Kejari Rokan Hulu, Ketua KTNA Rokan Hulul, Kepala Dinas Tanaman Pangan, hingga Camat Rambah Samo menunjukkan agenda ketahanan pangan bukan urusan satu orang atau satu dinas saja. Di bawah kepemimpinan Anton dan Poti, pembangunan pertanian menjadi gerakan bersama lintas sektor.

Bupati Anton menegaskan, panen hari ini adalah bukti nyata kerja keras melahirkan hasil. Dari tangan para petani, kita tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjaga kemandirian daerah. Pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus fondasi utama ketahanan pangan Rokan Hulu,” jelasnya, Senin siang.

Perhatian terhadap petani tidak berhenti di panen. Pemerintah Rohul terus memetakan potensi lahan sawah: dari total luas baku lahan sawah 1.432 hektar, lahan aktif mencapai ±1.100 hektar yang tersebar di 8 kecamatan dengan Kecamatan Rambah Samo sendiri menyumbang 467,75 hektar dan Desa Rambah Baru 129 hektar. Data tahun 2025 menunjukkan total luas panen mencapai 3.520,4 hektar dengan produksi 18.390,62 ton GKP, yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun program yang lebih presisi dan menyentuh kebutuhan petani secara langsung.

Rokan Hulu Maju: Pertanian Kuat, Rakyat Sejahtera.
Keberhasilan panen di Rambah Baru adalah satu dari sekian banyak bab yang sedang ditulis pemerintahan Anton dan Poti. Visi “Rokan Hulu Maju — Maju, Berbudaya, Sejahtera, Berkelanjutan” tidak hanya diucapkan dalam pidato, tetapi ditanam di setiap jengkal tanah garapan petani, dipupuk dengan kebijakan yang berpihak, dan dipanen dalam bentuk kesejahteraan yang nyata.

Dengan komitmen yang tak tergoyahkan, sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, Rokan Hulu melangkah mantap di mana pertanian yang kuat menjadi penjamin pangan rakyat, dan rakyat yang sejahtera menjadi jaminan masa depan daerah yang gemilang.

Rokan Hulu Maju bukan sekadar slogan. Ia adalah janji yang ditunaikan di sawah, di ladang, di setiap kebijakan yang lahir untuk rakyat “pungkasnya.

        Jurnalis : Banuaraya.com
        ( I.Marpaung ).

Yang Mengenal Bapak itu Mohon Hubungi ke nomor 081371687494 Sebab SDH Satu Minggu Tidak Pulang Ke Keluarganya


Rokan Hulu.
Mohon ijin kepada rekan rekan Media di mana pun Berada.Mohon bantuannya,Bagi mengenal org ini mohon di hubungi ke nomor O81371687494.sebab Keluarganya Telang Bingungu SDH satu Minggu tidak pulang pulang.

          ( I.M ).

Tiga Warga Tinumpuk Klarifikasi Isu Pungli Bantuan Beras: Uang Diberikan Sukarela sebagai Ucapan Terima Kasih


INDRAMAYU,- radius102.com

Tiga warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pengambilan bantuan pangan berupa beras yang sebelumnya ramai diperbincangkan melalui pemberitaan media massa dan video yang beredar di media sosial.

Ketiga warga tersebut yakni Taryudi Fadly bin Sadim (53), warga RT 001/RW 004; Kusniyah (59), warga RT 003/RW 001; dan Sayem (61), warga RT 002/RW 001.

Dalam pernyataan tertulis yang dibuat secara sadar, ketiganya menyampaikan bahwa mereka memang memberikan sejumlah uang kepada Ketua RT masing-masing setelah menerima bantuan beras. Namun, pemberian tersebut dilakukan secara sukarela dan tanpa adanya paksaan maupun tekanan dari pihak mana pun.

Menurut ketiganya, uang yang diberikan berada di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 50.000, dengan jumlah sekitar Rp 50.000 yang mereka berikan. Mereka menyatakan pemberian tersebut bukan sebagai syarat untuk memperoleh bantuan, melainkan sebagai bentuk keikhlasan dan ucapan terima kasih karena Ketua RT telah membantu proses pengambilan bantuan di Kantor Kecamatan Juntinyuat.

Ketiganya juga menjelaskan bahwa proses pengambilan bantuan tidak dilakukan secara mandiri oleh seluruh penerima. Sejumlah warga mendapat bantuan dari Ketua RT dalam hal transportasi menuju lokasi pengambilan bantuan, baik menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat yang disewa secara rombongan.

*Polisi Turun Lakukan Konfirmasi*

Munculnya isu dugaan pungli tersebut mendapat perhatian aparat penegak hukum. Pada Senin, 7 September 2026, tim dari Unit Tipikor Polres Indramayu turun langsung ke Kantor Desa Tinumpuk untuk melakukan klarifikasi dan menggali informasi terkait proses penyaluran serta pengambilan bantuan pangan.

Tim kepolisian bertemu dengan sejumlah warga penerima bantuan, Ketua RT, serta Pemerintah Desa Tinumpuk yang dipimpin langsung oleh Kuwu Tinumpuk, Duriyan.
Selain itu, Camat Juntinyuat Ali Alamudin, S.H., bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Juntinyuat turut melakukan konfirmasi kepada warga dan pihak-pihak terkait.

Dari keterangan warga penerima bantuan maupun Ketua RT yang dikonfirmasi, mereka menyampaikan bahwa tidak terdapat penekanan atau kewajiban bagi warga untuk memberikan uang sebagai syarat menerima bantuan.

Apabila terdapat warga yang memberikan uang antara Rp20.000 hingga Rp50.000, menurut keterangan yang disampaikan, pemberian tersebut dilakukan secara sukarela sebagai bentuk ucapan terima kasih atas bantuan dalam proses pengambilan beras di kantor kecamatan.

Untuk Operasional Transportasi dan Penerangan Lingkungan

Ketua RT 001/RW 004, Nurjaya, mengatakan dirinya tidak pernah meminta atau memaksa warga penerima bantuan untuk memberikan uang.

Menurut Nurjaya, para Ketua RT justru mendapat arahan dari Kuwu Tinumpuk untuk mengawal dan membantu warga penerima bantuan agar dapat mengambil haknya dengan baik di Kantor Kecamatan Juntinyuat.

“Kami tidak pernah memaksa atau menekan warga untuk memberikan uang. Justru kami diperintahkan Kuwu untuk mengawal warga penerima bantuan agar bisa menerima haknya dengan baik,” ujar Nurjaya.

Ia menjelaskan, apabila ada warga yang memberikan uang secara ikhlas, uang tersebut digunakan untuk membantu kebutuhan operasional, terutama biaya transportasi warga ketika mengambil bantuan di kantor kecamatan.

Salah satunya untuk membantu biaya sewa kendaraan yang digunakan secara rombongan oleh warga penerima bantuan.

“Kalau ada lebih dari biaya sewa mobil, warga juga menyampaikan keikhlasannya untuk membantu program penerangan jalan di lingkungan RT,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk partisipasi warga dan bukan pungutan yang diwajibkan kepada penerima bantuan.

*Kuwu: Tidak Ada Perintah Melakukan Pungutan*

Sementara itu, Kuwu Tinumpuk, Duriyan, menegaskan bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada perangkat desa, RW, dan RT agar membantu mengawal warga penerima bantuan.

Ia menekankan agar proses pendampingan warga dilakukan sesuai ketentuan dan tidak melakukan pungutan liar.

“Kami perintahkan aparat desa, RW dan RT untuk mengawal warga penerima bantuan agar bantuan tersebut diterima dengan baik, dan tentunya tidak melakukan pungli serta tetap sesuai aturan,” kata Duriyan.

Dengan adanya klarifikasi dari warga, Ketua RT dan Pemerintah Desa tersebut, isu yang sebelumnya beredar di media sosial kini mendapatkan penjelasan langsung dari pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengambilan bantuan.

Tiga warga yang memberikan pernyataan juga menegaskan bahwa uang yang mereka berikan kepada Ketua RT bukan karena takut kehilangan hak atas bantuan, melainkan atas dasar kemauan sendiri sebagai bentuk terima kasih karena telah dibantu dalam proses pengambilan bantuan beras di Kantor Kecamatan Juntinyuat.

Mereka berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai proses pengambilan bantuan pangan di Desa Tinumpuk. 

(MHR Kabiro)

Kontingen Maung 851 Harumkan Nama Polres Cirebon Kota, Sabet 3 Medali Emas di Kejurnas Pencak Silat KKCC 2026

CIREBON – Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Turun dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Kesultanan Kanoman Cirebon (KKCC) 2026, para pesilat binaan Polres Cirebon Kota sukses menyabet 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama institusi di kancah nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet Maung 851 yang telah membawa nama baik Polres Cirebon Kota dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Saya mengapresiasi kerja keras, disiplin dan semangat para atlet Maung 851 yang telah berjuang membawa nama baik Polres Cirebon Kota. Raihan ini jangan dijadikan sebagai akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar AKBP Bimantoro Kurniawan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, sehingga Kontingen Maung 851 dapat semakin berprestasi dan mampu bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan ruang bagi anggota maupun atlet binaan yang memiliki potensi untuk berkembang. Harapannya, Maung 851 dapat terus membawa nama baik Polres Cirebon Kota dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui prestasi olahraga,” tambahnya.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026, bertempat di GOR Sport Hall Bima, Kota Cirebon. Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota tampil dengan kekuatan enam atlet yang turun pada delapan kategori pertandingan. Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini, praremaja hingga dewasa.

Dari persaingan tersebut, Maung 851 berhasil mengumpulkan 3 medali emas, 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Raihan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan pencak silat sekaligus menunjukkan kemampuan para atlet binaan Polres Cirebon Kota dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Salah satu prestasi membanggakan datang dari keluarga besar Polsek Kedawung. Aipda Tendi, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Kedawung, berhasil meraih juara 3 atau medali perunggu pada kategori Jurus Tunggal IPSI Dewasa Putra.

Selain sebagai atlet, Aipda Tendi, S.H. juga dipercaya sebagai official Kontingen Maung 851. Keikutsertaannya mendapat dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga.

Tidak hanya Aipda Tendi, prestasi juga ditorehkan putrinya, Annesya Indriyani Zhafira, yang tampil gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas, masing-masing dari kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong dan Jurus Tunggal Senjata.

Sementara itu, Muhammad Fadhly Al Faqih berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian Sholekatun Nisa turut menyumbangkan medali perunggu pada kategori yang diikutinya.

Pada kategori tanding, prestasi juga diraih Khalishah Nur Aisyah yang berhasil meraih medali emas. Sementara Charissa Sadina Ameera Putri turut mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori turut memberikan apresiasi atas perjuangan Aipda Tendi, S.H. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena personel Polri mampu menunjukkan prestasi positif di luar pelaksanaan tugas kedinasan.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Aipda Tendi. Di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, beliau mampu menunjukkan dedikasi dan semangat untuk terus berprestasi melalui olahraga pencak silat. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota,” ujar Kompol Ahmad Nashori.

Ia menambahkan, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus membawa nama baik institusi Polri.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami akan memberikan dukungan kepada personel yang memiliki kemampuan dan potensi positif, sehingga dapat memberikan kontribusi serta mengharumkan nama Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, keberhasilan Kontingen Maung 851 dalam ajang nasional tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar Polres Cirebon Kota.

“Prestasi Kontingen Maung 851 ini menunjukkan bahwa Polres Cirebon Kota tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong serta mendukung personel dan atlet binaannya untuk berprestasi di tingkat nasional,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Menurutnya, raihan tiga medali emas, satu perak dan empat perunggu dari enam atlet yang turun di delapan kategori merupakan hasil yang patut diapresiasi, terlebih kejuaraan tersebut mempertemukan ribuan pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Persaingan dalam kejuaraan ini tentunya sangat ketat. Karena itu, capaian para atlet Maung 851 patut diapresiasi. Mereka telah membawa semangat Polres Cirebon Kota dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin serta pembinaan yang konsisten, prestasi dapat diraih,” ungkapnya.

AKP M. Aris Hermanto menegaskan, Polres Cirebon Kota akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi masyarakat maupun personel, termasuk melalui olahraga pencak silat.

“Semangatnya adalah Polri untuk masyarakat. Kami ingin keberadaan Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan Maung 851 di Kejurnas KKCC 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.
Dengan semangat “Maung 851 Berprestasi”, Kontingen Pencak Silat Polres Cirebon Kota terus membawa nama baik institusi melalui prestasi, sportivitas dan dedikasi. Torehan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, termasuk melalui olahraga yang mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota di tingkat nasional.

(Red.)

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026


JAWA BARAT-Media radius102.com Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi bencana dan konflik sosial tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah Polri memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam maupun konflik sosial di seluruh wilayah Indonesia.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo hadir mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam apel yang digelar di Cikeas, Jawa Barat, Senin (7/9/2026). Dalam arahannya, Dedi menekankan pentingnya kesiapsiagaan Polri sejak tahap pra-bencana, tanggap darurat hingga pascabencana.

“Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi karena dipengaruhi oleh kondisi geologis, geografis, dan klimatologis yang kompleks. Lebih dari itu, Indonesia juga berada pada kawasan Ring of Fire sehingga memiliki risiko bencana gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api yang tinggi,” ujar Dedi dalam keterangannya di Cikeas, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejak Januari 2026 hingga saat ini tercatat 1.730 kejadian bencana alam di Indonesia. Bencana tersebut didominasi banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rangkaian bencana itu telah mengakibatkan 397 orang meninggal dunia dan lebih dari 4 juta masyarakat harus mengungsi. 

Dedi juga menyoroti tingginya aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia. Pada 6 September 2026, aktivitas erupsi tercatat terjadi di Gunung Sinabung, Gunung Merapi, Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, Gunung Lewotobi Laki-laki, serta Gunung Ibu.

Menurut Dedi, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun secara menyeluruh, mulai dari fase pra-bencana, saat tanggap darurat hingga pascabencana.

“Dalam konteks inilah, Polri harus senantiasa hadir sebagai salah satu kekuatan negara yang siap memberikan respons cepat melalui pelayanan dan bantuan kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana melalui Operasi Aman Nusa II,” katanya.

Dalam penanganan bencana, Polri telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari pengerahan personel, evakuasi dan pencarian korban, pengamanan lokasi bencana, pengaturan lalu lintas dan jalur evakuasi, hingga pendirian dapur lapangan serta rumah sakit lapangan. Polri juga menyiapkan air bersih, bantuan logistik, pelayanan kesehatan, dukungan psikososial dan trauma healing, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Seluruh upaya tersebut, kata Dedi, harus dilakukan secara terpadu dan bersinergi dengan TNI, BNPB/BPBD, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh elemen masyarakat.

Selain ancaman bencana alam, Polri juga menghadapi dinamika konflik sosial yang dapat berkembang dari berbagai persoalan politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan, baik di lapangan maupun ruang digital.

“Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional masyarakat yang wajib kita hormati dan kita lindungi. Namun, pada saat yang sama, Polri melalui Operasi Aman Nusa I juga harus memiliki kesiapan untuk mencegah setiap potensi eskalasi agar tidak berkembang menjadi konflik, kekerasan, maupun gangguan kamtibmas yang lebih luas,” tegas Dedi.

Dalam penanganan konflik sosial, Polri mengedepankan pendekatan komprehensif sejak tahap pra-konflik, saat konflik hingga pascakonflik. Langkah tersebut dilakukan melalui pemetaan potensi kerawanan, penguatan deteksi dini dan sistem peringatan dini atau early warning system, peningkatan patroli siber terhadap narasi provokatif, serta pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh pemangku kepentingan.

Dedi menegaskan, apabila konflik terjadi, Polri harus mampu melakukan pengamanan, pemisahan pihak yang berkonflik, perlindungan masyarakat dan objek vital, serta penegakan hukum secara profesional, proporsional dan berkeadilan.

“Pada penanganan konflik sosial, utamakan langkah pencegahan untuk mitigasi seluruh risiko serta dampak berkelanjutan yang ditanggung masyarakat. Pahami akar persoalan di wilayah masing-masing dan bangun kedekatan dengan tokoh masyarakat untuk dapat memitigasi timbulnya konflik,” ujar Dedi.

Dalam apel tersebut, Dedi juga menyampaikan dua hal penting yang harus menjadi pedoman personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa I dan Aman Nusa II. Pertama, seluruh rangkaian penanganan bencana harus bermuara pada keselamatan dan pemulihan korban melalui tiga tahap, yakni siaga darurat, tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

“Data yang tepat menjadi pijakan, gerak yang cepat menjadi tuntutan, dan kerja yang cermat menjadi jaminan keselamatan,” ucapnya.

Kedua, dalam penanganan konflik sosial, personel diminta mengutamakan langkah pencegahan, memahami akar persoalan, serta membangun kedekatan dengan tokoh masyarakat guna mencegah terjadinya konflik. Apabila diperlukan tindakan lebih tegas, penindakan harus dilakukan secara terukur dan profesional dengan berpedoman pada prinsip ultimum remedium, yakni penegakan hukum menjadi upaya terakhir.

Dedi berharap kesiapan personel, sarana dan prasarana serta kecepatan bertindak dapat memastikan Polri senantiasa hadir memberikan rasa aman, meringankan beban masyarakat terdampak bencana, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. (Mudah/Echa/Erick)

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Polsek Kunto Darussalam Hadir untuk Warga Pinggiran Sungai Rokan Lewat Program JALUR


ROKAN HULU-Kunto Darussalam.Media radius102.com Polsek Kunto Darussalam terus menghadirkan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di RT 004 RW 002, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu tersebut diisi dengan penyerahan bantuan sosial dan bakti kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam AIPTU Roma Desliko, S.E., bersama personel Bhabinkamtibmas. Bantuan sosial diserahkan kepada salah seorang warga yang membutuhkan berupa beras 5 kilogram, satu dus mi instan dan satu papan telur.

Program JALUR merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan Polri secara langsung kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian dan pelayanan lebih dekat.

Kelurahan Kota Lama sendiri merupakan wilayah yang berada di pinggiran Sungai Rokan. Sebagian masyarakat masih menggantungkan mata pencaharian dari hasil sungai dan menggunakan sampan maupun perahu sebagai sarana transportasi.

Selain itu, wilayah tersebut juga termasuk daerah aliran Sungai Rokan yang berpotensi mengalami banjir saat musim penghujan akibat luapan air sungai.

Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, Polsek Kunto Darussalam berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan dengan masyarakat. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Monev SEMA 2/2026, Kanwil Ditjenpas Riau Dukung Persidangan Online yang Efektif


Pekanbaru, kilasbalik-Media radius 102.com Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan peradilan berbasis digital melalui keikutsertaan dalam Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Sidang Online terhadap Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2026, Senin (7/09)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama jajaran mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial sebagai tindak lanjut atas penerbitan SEMA Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Pengajuan Kasasi berdasarkan Pasal 298 dan Pasal 300 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. 

Keikutsertaan Kanwil Ditjenpas Riau menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan proses hukum yang berkaitan dengan pemasyarakatan. Dengan pemantauan dan evaluasi secara berkala, berbagai proses yang melibatkan jajaran pemasyarakatan dapat terus diselaraskan dengan perkembangan sistem peradilan.

Pelaksanaan sidang online yang semakin optimal diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung proses peradilan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan tetap memperhatikan kepastian hukum dan hak-hak para pihak.

Kanwil Ditjenpas Riau berkomitmen untuk terus mendukung sinergi antarlembaga dalam mewujudkan sistem peradilan yang modern dan pelayanan hukum yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

          Jurnalis : radius102.com
          ( I.Marpaung ).

Arahan Dirjenpas Jadi Penguat Kinerja Kanwil Riau

Pekanbaru-Riau.
Media radius102.com Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi*, bersama jajaran Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan seluruh pegawai Kanwil Ditjenpas Riau mengikuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, Senin (7/09).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen jajaran dalam menyelaraskan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan agar semakin profesional, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian seluruh jajaran. Mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, pemantauan isu pengamanan, penguatan pembinaan dan pengawasan pegawai, hingga penertiban administrasi dan pengawasan terhadap senjata api di seluruh Unit Pelaksana Teknis.

Selain itu, jajaran juga diingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mengikuti arahan pimpinan, memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, serta mempersiapkan penguatan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan ke depan. Pengelolaan anggaran, pelaksanaan pengadaan, dan persiapan kegiatan strategis organisasi turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut.

Dirjenpas juga mendorong optimalisasi produk UMKM dan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Produk hasil pembinaan diharapkan dapat saling didukung antar-UPT, termasuk melalui penguatan penggunaan dan pemasaran produk yang dihasilkan oleh Lapas dan Rutan.

Dalam bidang pelayanan, perhatian turut diberikan terhadap tindak lanjut hasil evaluasi tata kelola pelayanan publik, penyelesaian usulan dan administrasi Pemasyarakatan, serta penguatan keamanan data melalui pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Jajaran juga diminta untuk memperhatikan peningkatan Wartelsuspas dan Inkopasindo, serta memastikan identitas visual Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan diterapkan secara seragam.

“Arahan pimpinan harus menjadi pedoman bersama dan ditindaklanjuti secara nyata. Setiap jajaran harus bekerja dengan disiplin, saling berkoordinasi, serta memastikan setiap program memberikan hasil yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Kakanwil Rudy.

Melalui pengarahan ini, Kanwil Ditjenpas Riau berkomitmen menerjemahkan setiap kebijakan dan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan ke dalam langkah kerja yang terukur. Dampaknya, kualitas keamanan, pembinaan, reintegrasi sosial, pelayanan publik, serta program kemandirian dan ketahanan pangan diharapkan semakin optimal, sehingga Pemasyarakatan benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

       Jurnalis : radius102.com
       ( I.Marpaung ).

Ketua Forum Wartawan Indramayu Timur( FORWIT) Abdulgani Menggelar Meeting sekaligus makan siang bersama di depan Perum BTN Bumi Karang Indah, Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Sabtu (05/09/2026)



Indramayu,- 

Pertemuan ini dihadiri Ketua Forwit Abdul Gani, Wakil Ketua Bidang Organisasi Abdul Jaelani, jajaran pengurus lainnya, serta seluruh anggota Forwit. Agenda utama membahas kinerja forum terkait kerja sama dengan instansi pemerintah dan penulisan pemberitaan sesuai kode etik jurnalistik.
d
Ketua Forwit Abdul Gani memaparkan, seorang jurnalis harus memiliki visi, misi, dan eksistensi yang jelas supaya kita disegani dan dihormati narasumber.

“Dengan pertemuan ini jajaran Forwit bisa mendengar aspirasi anggotanya. Dengan bersinergi kita bisa gotong royong saling membantu, mulai dari mencari informasi, merilis berita, hingga menjaga nama baik Forummaupun Organisasi wartawan yang saudara sendiri masuk didalamnya dari Anggota FORWIT ini mengikuti berbeda- beda Organisasi tapi tujuan kita sama berlindung pada Dewan Pers ujarnya.

Ia juga berjanji akan mengkaji setiap berita sebelum ditayangkan agar tidak melanggar kode etik jurnalistik. “Harus ada sinergi dan kolaborasi antara narasumber, instansi pemerintah, dan wartawan. Saya sangat setuju antar wartawan tidak saling menyerang, baik di dalam forum maupun di luar forum. Kita harus meningkatkan kapasitas wartawan agar forum kita semakin berkualitas,dan integritas kita diakui masyarakat tuturnya.

Di hadapan pengurus dan anggota, Abdul Gani mengaku telah lama berinteraksi dengan wartawan dari berbagai organisasi sebelum Forwit terbentuk tapi kita bentuk forum ini mengkhususkan bahwa FORWIT terdiri dari 4 Kecamatan,Juntinyuat,Karangampel,Kedokanbunder dan Kerangkeng

“Saya sudah banyak makan Sam garamnya didunia jurnalistik merasa sangat dekat dengan para wartawan. Saya dekat dengan ketua-ketua organisasi wartawan dan ketua-ketua forum sebelumnya,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antar anggota. “Saya ingin ada kedekatan emosional, bukan hanya entitas kelembagaannya saja yang dekat. Kita semua sama, hanya beda nama, beda tempat, dan beda medianya saja. Kita semua saudara. Ikatan emosional ini adalah modal kuat untuk membangun visi bersama,” ujarnya.

Abdul Gani mengapresiasi para wartawan Forwit yang selama ini telah membangun kemitraan baik dengan perusahaan, pemerintah, maupun masyarakat. “Sejauh ini tidak ada masalah, semua berjalan baik. Saya senang Forwit mendapatkan publikasi yang luar biasa. Orientasi publikasi Forwit bisa dijalankan secara gotong royong dan bersama-sama,” katanya.

“Kita memiliki visi dan misi yang sama, misalnya dalam menjaga kemitraan di lapangan. Misi bersama ini harus dijalankan melalui kerja sama yang baik dan gotong royong. Artinya membangun kesepahaman bersama untuk tanggung jawab yang dipikul bersama,” sambungnya.
Ia menambahkan, saat ini adalah era kolaboratif. “Karakter leadership juga harus kolaboratif. Kalau tidak kolaboratif, berarti belum mengimplementasikan manajemen modern sesuai kebutuhan zaman di era teknologi informasi sekarang. Kolaborasi harus terus dibangun agar wartawan Forwit semakin baik, dari aspek kelembagaan, sinergi, komunikasi, dan koordinasi dengan instansi-instansi pemerintahan,” pungkasnya.

 (MHR Kabiro)

TINGKATKAN KEWASPADAAN DAN CEGAH BARANG TERLARANG LAPAS NARKOTIKA RUMBAI GELAR RAZIA RUTIN BLOK HUNIAN


Pekanbaru-RIAU.Media radius102.cim Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menggelar kegiatan razia insidentil pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Ka. KPLP R. Adhi Negoro bersama jajaran staf KPLP serta anggota regu jaga yang bertugas.

Pelaksanaan inspeksi mendadak ini berfokus pada penyisiran area kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna memastikan seluruh lingkungan lapas tetap kondusif, bersih dari barang-barang terlarang, serta berada dalam kondisi yang terkendali.

Pelaksanaan razia ini bertujuan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas berhasil menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi menimbulkan kerawanan, yaitu satu buah garpu, satu buah piring kaca, satu buah paku, satu buah pisau cukur, satu buah gunting kuku, dan dua buah sikat gigi plastik.

Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menyerahkan seluruh barang hasil temuan tersebut kepada Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban untuk diproses lebih lanjut. Seluruh rangkaian kegiatan razia insidentil ini dilaporkan secara resmi kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, dan secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar.

       Jurnalis : radius102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

POLRES INDRAMAYU BERSINERJI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN KEMITRAAN DENGAN KBPPP SERTA SENTRA KOKUNIKASI (SENKOM)

INDRAMAYU – radius102.com Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Resor Indramayu serta Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri melalui kegiatan silaturahmi di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Indramayu, Sabtu malam (5/9/2026).

Kegiatan itu tidak sekadar menjadi ajang perkenalan Kapolres Indramayu, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap aspirasi, membahas persoalan kamtibmas, serta memperkuat kolaborasi dengan organisasi mitra kepolisian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., Kasat Narkoba AKP Boby Bimantara, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Tasim, S.I.P., Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin, serta Ketua SENKOM Mitra Polri Asep.
Silaturahmi tersebut diikuti sebanyak 59 peserta dari unsur KBPPP Resor Indramayu dan SENKOM Mitra Polri.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi terbuka sekaligus memperkuat sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut AKP Tarno, Kapolres Indramayu memberikan apresiasi atas kehadiran jajaran KBPPP dan SENKOM. Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada SENKOM atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi secara cepat serta mendukung penyebaran informasi positif terkait pelayanan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak kedua organisasi tersebut terus berperan sebagai mitra kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendorong terciptanya Kabupaten Indramayu yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera.

“Kapolres membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila ditemukan persoalan kamtibmas di wilayah Kabupaten Indramayu, masyarakat maupun mitra kepolisian diharapkan segera menyampaikan informasi agar dapat ditindaklanjuti,” jelas AKP Tarno. 

Dalam sesi dialog, Ketua SENKOM Mitra Polri Asep menyampaikan sejumlah hal, termasuk agenda kegiatan SENKOM ke Kabupaten Sumedang serta keberadaan Tim Quick Response (QR33) yang difokuskan membantu penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengapresiasi kiprah SENKOM dan meminta jajaran Satlantas melakukan koordinasi serta membangun jalur komunikasi dengan personel di lapangan hingga tingkat polsek untuk mendukung koordinasi Tim QR33 sesuai kebutuhan.

SENKOM juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan SIM, fasilitas sekretariat, serta persoalan kamtibmas yang ditemukan di lapangan, termasuk indikasi kelompok remaja yang membawa senjata tajam.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat menjelaskan, mekanisme ujian SIM kini dilakukan secara lebih transparan dan masyarakat tetap harus memenuhi prosedur serta persyaratan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan anggota SENKOM agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Terkait penindakan, ia menegaskan sistem penegakan hukum lalu lintas saat ini telah menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan seluruh proses harus berjalan sesuai ketentuan tanpa penyimpangan.

Sementara itu, Ketua KBPPP Resor Indramayu Muhammad Nawirudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai silaturahmi menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara KBPPP dan Polres Indramayu.

KBPPP juga menyatakan siap mendukung kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Indramayu.

Dalam dialog, Muhammad Nawirudin menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah berdiri di Indramayu sejak 2010, sempat vakum, dan kini kembali mengaktifkan struktur organisasi melalui Musyawarah Resor.

KBPPP turut menyampaikan kebutuhan untuk memperkenalkan kembali keberadaan serta program organisasinya kepada jajaran Polres Indramayu dan meminta dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan organisasi.

Menanggapi hal itu, Kapolres Indramayu menyampaikan bahwa KBPPP merupakan bagian dari keluarga besar Polri. Terkait rencana sosialisasi, koordinasi akan dilanjutkan dengan menyesuaikan agenda dan kondisi di lapangan.

Kapolres juga menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

AKP Tarno menambahkan, dialog terbuka seperti ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan, melainkan menjadi awal komunikasi yang semakin intensif antara Polres Indramayu, KBPPP, dan SENKOM.

“Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan mitra Polri sangat dibutuhkan. Semakin baik komunikasi yang terbangun, semakin cepat pula informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani,” pungkasnya. (MHR Kabiro)

Apel Akbar KOMPI Bersama Masyarakat Pesisir Pantura Jabar, Ikrarkan Perjuangan Pertahankan Hak Ruang Hidup Pesisir


 
 Indramayu. Radius102.com "Ribuan masyarakat pesisir dari empat kabupaten di Pantura Jawa Barat — Indramayu, Subang, Karawang, dan Bekasi — berkumpul dalam Apel Akbar KOMPI (Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu) yang berlangsung khidmat dan penuh semangat perjuangan pada Selasa (1/9/2026) siang. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Desa Totoran, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, menjadi wadah penyatuan berbagai elemen masyarakat pesisir untuk menyuarakan aspirasi dan tekad bersama menjaga hak atas tanah dan ruang hidup mereka.
 
Apel akbar ini dihadiri dan diikuti oleh beragam organisasi yang peduli terhadap lingkungan pesisir dan kedaulatan tanah, antara lain KOMPI Indramayu, KPA (Konsorsium Pembaharuan Agraria), WALHI, Sepetak, Siklus, Jatayu, Kiara, serta Forum Masyarakat Peduli Hutan Pesisir.
 
Ketua KOMPI Indramayu, H. Darsam, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa apel akbar ini merupakan respons masyarakat terhadap diterbitkannya SK Gubernur Jawa Barat Nomor 593.5/Kep. 409/Disperkim/2026, yang dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap PSN Revitalisasi. Namun di sisi lain, kebijakan ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat pesisir yang merasa ruang hidup dan hak atas tanah leluhur mereka terancam.
 
"Kami tidak menolak pembangunan, tetapi kami menolak pembangunan yang mengorbankan rakyat. SK ini menjadi perhatian serius bagi kami, karena menyangkut keberlangsungan hidup ribuan keluarga yang telah mengelola tanah pesisir ini secara turun-temurun," tegas H. Darsam.
 
Dalam momen apel akbar tersebut, seluruh peserta dengan lantang dan bulat menyampaikan Ikrar Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat yang berisi lima poin tekad:
 
1. Bertanah Air Satu Tanah Air Tanpa Perampasan.
2. Berbangsa Satu Bangsa Tanpa Penindasan.
3. Berbahasa Satu Bahasa Tanpa Kebohongan dan Kemunafikan.
4. Kami akan selalu mempertahankan hak atas tanah, sampai titik darah penghabisan. Karena merupakan ruang hidup yang telah kami kelola secara turun-temurun.
5. Kami siap menghadapi siapapun dengan dalih apapun yang akan merampas ruang hidup kami.
 
Suara ikrar yang disampaikan secara serentak menggema di lapangan kegiatan, menjadi bukti tekad yang kuat dan kesatuan yang tak tergoyahkan dari masyarakat pesisir Pantura.
 
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPA (Konsorsium Pembaharuan Agraria) dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh dan solidaritas terhadap perjuangan masyarakat pesisir. Ia menegaskan bahwa penguasaan dan pengalihfungsian tanah yang tidak berpihak pada masyarakat akan terus diperjuangkan hingga ke meja keadilan.
 
"Masyarakat pesisir ini bukan pendatang. Mereka adalah pengelola, penjaga, dan pemilik sah ruang hidup ini sejak puluhan tahun lalu. Hak agraria mereka tidak boleh diabaikan atas nama pembangunan. KPA berdiri bersama masyarakat untuk memastikan kebijakan berpihak pada rakyat, bukan sebaliknya," ujar Sekjen KPA.
 
Apel akbar ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat, sehingga tercipta pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan tidak merampas hak hidup generasi-generasi mendatang.
 
( MHR Kabiro)

Sita Sabu dan Ganja Kering, Polsek Rokan IV Koto Tangkap Dua Warga Pasaman Di Lapangan Bola Katulistiwa


ROKAN HULU-Media radius102.com
Polsek Rokan IV Koto berhasil menangkap 2 orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan daun ganja kering di samping Lapangan Bola Kaki Katulistiwa, Dusun Tunas Mekar, Desa Tibawan, Kec. Rokan IV Koto, pada Rabu (3/9/2026).

Kedua pelaku yang diamankan adalah Sandra 29 tahun, warga Jr. Rumbai RT/RW.000/000 Desa Muara Tais Kec. Mapat Tunggul Kab. Pasaman, Prov. Sumatera Barat, dan Yoga Yesdendi alias Yoga bin Buyung Aman 26 tahun, warga Jr. Rumbai RT/RW.000/000 Desa Muara Tais Kec. Mapat Tunggul Kab. Pasaman, Prov. Sumatera Barat.


Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim, Aiptu Hedriyanto, S.Pd.I., mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan daun ganja kering. 

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Rokan IV Koto untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Aiptu Hedriyanto menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Rokan IV Koto.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujarnya, Senin (7/9/2026)

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih terus dilakukan di Mapolsek Rokan IV Koto.

       Jurnalis : radius 102.com Rohul.
          ( I.Marpaung ).

PERKUAT SINERGITAS LAPAS NARKOTIKA RUMBAI JALIN SILAHTUHRAHMI DENGAN BPBD DAN DPKP KOTA PEKANBARU

Pekanbaru-Riau.
Media radius 103.com Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menggelar kegiatan razia insidentil pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Ka. KPLP R. Adhi Negoro bersama jajaran staf KPLP serta anggota regu jaga yang bertugas.

Pelaksanaan inspeksi mendadak ini berfokus pada penyisiran area kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna memastikan seluruh lingkungan lapas tetap kondusif, bersih dari barang-barang terlarang, serta berada dalam kondisi yang terkendali.

Pelaksanaan razia ini bertujuan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas berhasil menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi menimbulkan kerawanan, yaitu satu buah garpu, satu buah piring kaca, satu buah paku, satu buah pisau cukur, satu buah gunting kuku, dan dua buah sikat gigi plastik.

Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menyerahkan seluruh barang hasil temuan tersebut kepada Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban untuk diproses lebih lanjut. Seluruh rangkaian kegiatan razia insidentil ini dilaporkan secara resmi kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, dan secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar.

       Jurnalis : radius 102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Senin, 07 September 2026

Anggota Koramil 07/Tirtomoyo, Polsek, dan Warga Sigap Padamkan Karhutla


Uploaded Image

Wonogiri — Anggota Koramil 07/Tirtomoyo bersama personel Polsek Tirtomoyo dan warga memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Hargantoro, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Senin (7/9/2026) malam.

Setelah menerima informasi mengenai titik api, petugas dan warga segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman serta mencegah api meluas. Dengan peralatan yang tersedia, mereka berupaya mengendalikan kobaran api sambil memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel.

Danramil 07/Tirtomoyo Kapten Inf Agung Suwarno mengatakan, penanganan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi kebakaran serta mencegah dampaknya terhadap lingkungan dan permukiman.

“Kami bersama Polsek dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian memantau lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca panas dan kering, serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

Penulis : Arda 72

*Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan deteksi dini sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Senin (7/9/2026)


Pekanbaru-Media radius102.com Kegiatan dipimpin oleh Kasi Administrasi Kamtib bersama Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib beserta staf. Deteksi dini dilakukan melalui kontrol area beranggang, pemeriksaan kamar hunian, serta pemantauan kondisi lingkungan Lapas sebagai upaya memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Selain melakukan kontrol, petugas juga memberikan pengarahan kepada Warga Binaan yang ditempatkan di kamar Mapenaling Blok A. Pengarahan berfokus pada pemahaman hak dan kewajiban Warga Binaan Pemasyarakatan serta pentingnya menjaga ketertiban selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kegiatan deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin dan terukur, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus memperkuat kewaspadaan serta kesiapsiagaan jajaran dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

      Jurnalis : radius102.com Rohul.
         ( I.Marpaung ).

Dandim 0321/Rohil Ikuti Rakor Pemerintah dan Perusahaan Pemegang HGU-PBPH, Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla


Rokan Hulu.Media radius102.com Komandan Kodim (Dandim) 0321/Rokan Hilir Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., mengikuti rapat koordinasi antara pemerintah dengan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), Senin (7/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan melalui video conference (Vidcon) dan berlangsung di Command Center Kabupaten Rokan Hilir, lantai 7 Kantor Bupati Rokan Hilir, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Jalan Poros Pesisir, Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat dan unsur terkait di Kabupaten Rokan Hilir, di antaranya Bupati Rokan Hilir yang diwakili Asisten I Rahmatul Zamri, S.Sos., Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., Kepala BPBD Rohil yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Juli Destino, S.E., M.Si., Kepala BPKAD Rohil yang diwakili Kabid Aset Azwin, Kepala Damkar Rohil Irawan, S.E., M.Si., perwakilan Dinas Kesehatan Rismawati Lubis, perwakilan DLH Hadi R, serta Kabag Tapen Rohil Robby Kurniawan, S.STP., M.Si.

Dalam rapat tersebut, Menkopolkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan sejumlah penekanan terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tiga poin utama yang disampaikan yakni bahwa ancaman El Nino belum berakhir, setiap lahan harus memiliki penanggung jawab yang jelas, serta aturan yang telah tersedia harus diikuti dengan penegakan secara konsisten.

Rapat koordinasi ini bertujuan meningkatkan koordinasi, sinergitas, dan kesiapsiagaan antara pemerintah daerah dengan perusahaan pemegang HGU dan PBPH dalam pengelolaan serta pengawasan lahan, khususnya menghadapi potensi ancaman El Nino dan Karhutla.

Selain itu, rapat juga menjadi momentum untuk memastikan setiap lahan memiliki penanggung jawab yang jelas beserta kewajiban dalam melakukan pengelolaan dan pengawasan. Kesiapsiagaan perusahaan dan pemerintah dalam pencegahan serta penanggulangan Karhutla juga menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait didorong untuk menyamakan persepsi terhadap aturan yang berlaku, meningkatkan pengawasan, serta memastikan penegakan aturan dilakukan secara tegas dan konsisten terhadap pihak yang tidak melaksanakan kewajibannya.

Usai mengikuti kegiatan, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub.Int., M.H.I., saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab seluruh pihak, terutama pemegang hak dan izin atas lahan.

“Intinya, setiap lahan harus jelas siapa penanggung jawabnya. Pemegang HGU maupun PBPH harus benar-benar memastikan lahannya terpantau dan memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi Karhutla,” ujar Dandim.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan kerawanan kebakaran perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel, sarana dan prasarana pemadaman, serta ketersediaan sumber air harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran. Pencegahan harus dilakukan sejak awal melalui pemantauan, patroli, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi yang cepat apabila ditemukan titik api atau potensi kebakaran,” tegasnya.

Dandim juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Rokan Hilir dari ancaman Karhutla.

“Kami dari TNI, khususnya Kodim 0321/Rohil, siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Namun keberhasilan ini sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur dan kepatuhan setiap pihak terhadap kewajibannya,” tambahnya.

Dandim juga menyampaikan bahwa apabila ditemukan pihak yang lalai dalam menjalankan kewajiban pengelolaan dan pengawasan lahan, maka langkah penegakan aturan harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan adanya koordinasi tersebut, diharapkan seluruh pemegang HGU dan PBPH semakin meningkatkan kesiapsiagaan serta bertanggung jawab terhadap kondisi lahannya masing-masing.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga diharapkan dapat melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala, termasuk memastikan ketersediaan personel, sarana pemadaman, jalur akses, embung atau sumber air, serta perangkat pendukung lainnya.

Rapat koordinasi yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berakhir sekitar pukul 11.55 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui rakor ini, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI/Polri, instansi terkait, dan perusahaan diharapkan semakin kuat dalam mengantisipasi ancaman El Nino dan mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

       Jurnalis : radius102 com Rohul.
        ( I.Marpaung ).

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota - Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk.

Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota.

Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan.

Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum.
“Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Ciptakan Wilayah Aman & Kondusif,  Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Sertu Eko  melaksanakan patroli malam bersama linmas di seputaran wilayah Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Minggu (06/09/2026).

Ditegaskan Sertu Eko Patroli malam dilakukan secara rutin oleh Piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital di wilayah Kecamatan Laweyan.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar.

Penulis : Arda 72