Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Dugaan Pencemaran Lingkungan,Warga Desa Teluk Aur Laporkan PKS PT Karyo Samo Mas ke Polres Rohul

Sejumlah perwakilan masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta aktivis lingkungan Desa Teluk Aur, Kabupaten R...

Postingan Populer

Sabtu, 12 September 2026

Dugaan Pencemaran Lingkungan,Warga Desa Teluk Aur Laporkan PKS PT Karyo Samo Mas ke Polres Rohul


Sejumlah perwakilan masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta aktivis lingkungan Desa Teluk Aur, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), resmi melaporkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karyo Samo Mas (PT KSM) ke Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu.

Laporan pengaduan masyarakat tersebut disampaikan kepada Kapolres Rokan Hulu di Pasir Pengaraian pada 10 September 2026. Pengaduan didampingi kuasa hukum dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Perisai Negeri Seribu Suluk.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang diduga memiliki kaitan dengan aktivitas pengelolaan maupun pembuangan limbah dari PKS PT KSM.

Baca Juga 
Pelapor Minta Polisi Segera Proses Laporan Pengeroyokan
Para pelapor terdiri dari Saiful, Selamat, Sariludin, Harto, Efendi, Wasri Andala Putra, Toman Tarigan, serta Darbi, S.Ag. selaku aktivis lingkungan.

Berbekal Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Dalam laporan pengaduannya, masyarakat menyampaikan dugaan adanya pencemaran yang berdampak terhadap kondisi air dan aliran air di sekitar wilayah kegiatan perusahaan.

Menurut para pelapor, aliran air tersebut berpotensi terhubung dengan sejumlah saluran air, kolam atau cek dam, parit dan saluran masyarakat, anak sungai, hingga aliran yang menuju Sungai Siabu.

Sebagai salah satu dasar pengaduan, masyarakat turut melampirkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu Nomor: 184.01/LHP/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026. Sampel dalam pemeriksaan tersebut disebut diambil pada 29 Juli 2026.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum mendalami hasil pemeriksaan laboratorium tersebut, termasuk parameter kualitas air, hasil pengujian dan kesesuaiannya dengan baku mutu, lokasi atau titik pengambilan sampel, serta kemungkinan sumber pencemar.

Selain itu, mereka meminta ditelusuri jalur aliran air yang diduga berkaitan dengan aktivitas perusahaan hingga menuju lingkungan masyarakat dan Sungai Siabu.

“Laporan ini kami sampaikan agar dugaan pencemaran tersebut dapat ditindaklanjuti secara serius dan objektif. Kami meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup,” ujar Amrizal, S.H., M.H., selaku kuasa hukum para pelapor.

Minta IPAL PT KSM Diperiksa
Kuasa hukum juga meminta kepolisian bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap sistem pengelolaan limbah perusahaan, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pengelolaan dan pembuangan limbah telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Yang perlu dipastikan adalah sumber pencemar, bagaimana sistem pengelolaan limbahnya, termasuk kondisi dan operasional IPAL. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Selain pemeriksaan terhadap perusahaan, para pelapor juga meminta dilakukan penghitungan terhadap potensi kerugian yang dialami masyarakat maupun kerugian ekologis apabila dugaan pencemaran tersebut nantinya terbukti.

Warga Khawatir Sumber Air dan Ekosistem Terdampak
Dugaan pencemaran tersebut dinilai berpotensi menimbulkan sejumlah dampak terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah kegiatan perusahaan.

Di antaranya adalah menurunnya kualitas sumber air yang digunakan masyarakat, potensi kerusakan atau gangguan terhadap lahan dan tanaman warga, serta terganggunya ekosistem perairan dan biota sungai.

Masyarakat juga menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi karena warga dapat mengalami biaya tambahan apabila harus mencari atau menggunakan sumber air alternatif.

Tidak hanya itu, dampak ekologis akibat menurunnya fungsi lingkungan hidup serta keresahan sosial di tengah masyarakat juga menjadi perhatian para pelapor.

“Persoalan lingkungan bukan hanya menyangkut persoalan air atau limbah, tetapi juga menyangkut keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak. Karena itu, kami meminta persoalan ini diperiksa berdasarkan fakta dan bukti yang ada,” ujar Muhammad Suhendri, S.H., kuasa hukum lainnya.

Minta Polisi Lakukan Penyelidikan
Melalui laporan tersebut, para pelapor memohon kepada Kapolres Rokan Hulu agar segera menindaklanjuti dugaan pencemaran dengan melakukan penyelidikan terhadap aktivitas pengelolaan limbah PT KSM.

Mereka juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap fasilitas IPAL, penelusuran sumber dan jalur aliran limbah atau air yang diduga tercemar, serta pemeriksaan terhadap dokumen maupun hasil pengujian kualitas lingkungan yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan.

Jika diperlukan, masyarakat juga meminta dilakukan pengambilan sampel ulang secara independen dan melibatkan instansi berwenang untuk memastikan kondisi lingkungan secara objektif.

Terancam Sanksi Jika Terbukti Melanggar
Secara hukum, dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup dapat diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup beserta perubahan dan ketentuan terkait lainnya.

Dalam ketentuan pidana UUPPLH, perbuatan yang dilakukan dengan sengaja hingga mengakibatkan dilampauinya baku mutu lingkungan dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 98.

Sementara perbuatan karena kelalaian yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu lingkungan diatur dalam Pasal 99.

Selain sanksi pidana, pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup juga dapat berimplikasi pada sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, penerapan pasal dan jenis sanksi terhadap pihak perusahaan maupun pihak yang bertanggung jawab tetap harus didasarkan pada hasil penyelidikan dan penyidikan serta pembuktian oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Para pelapor berharap laporan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap secara terang kondisi lingkungan di sekitar aktivitas PKS PT Karyo Samo Mas.

“Kami berharap prosesnya transparan dan objektif. Apabila memang tidak ada pelanggaran, tentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan. Tetapi apabila ditemukan adanya pencemaran dan pelanggaran, kami meminta agar ditindak sesuai hukum dan masyarakat mendapatkan kepastian serta perlindungan,” tegas Amrizal.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak manajemen PT Karyo Samo Mas terkait laporan dugaan pencemaran lingkungan tersebut. Redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dan tanggapan dari pihak perusahaan.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

Persib vs Persija di Super League 2026, Polres Cirebon Kota Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Apel Siaga III untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas berkaitan dengan pertandingan BRI Super League 2026 yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung, Sabtu (12/09/2026) mulai pukul 14.00 WIB di Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 05, Kota Cirebon.

Apel yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., didampingi para Pejabat Utama Polres Cirebon Kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan personel dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat dan suporter selama momentum pertandingan berlangsung.

Kesiapsiagaan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kerawanan yang dapat muncul akibat aktivitas pendukung kedua kesebelasan, termasuk mobilitas kelompok suporter, kegiatan nonton bareng, maupun aktivitas masyarakat lainnya yang berkaitan dengan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Personel Polres Cirebon Kota disiapkan untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat maupun suporter. Pemantauan dilakukan sebagai langkah deteksi dini sehingga setiap perkembangan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Selain pemantauan, kesiapan personel juga diarahkan pada kegiatan patroli di sejumlah ruas jalan dan lokasi yang memiliki potensi peningkatan aktivitas masyarakat, terutama menjelang hingga setelah pertandingan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gesekan, tindakan provokatif, maupun gangguan terhadap pengguna jalan dan masyarakat lainnya.

Kegiatan nonton bareng juga menjadi salah satu perhatian dalam langkah antisipasi kepolisian. Personel diminta memonitor lokasi-lokasi yang menggelar nobar serta melakukan pendekatan kepada masyarakat apabila ditemukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, dengan tetap mengedepankan tindakan yang terukur dan sesuai ketentuan.

Personel yang berada dalam kesiapsiagaan juga diarahkan untuk tetap memperhatikan perkembangan setelah pertandingan berakhir, mengingat aktivitas masyarakat dan mobilitas suporter dapat meningkat pada waktu tersebut. Pemantauan dan patroli dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan yang berkaitan dengan euforia hasil pertandingan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, kesiapsiagaan personel merupakan langkah kepolisian untuk memastikan setiap potensi kerawanan berkaitan dengan pertandingan dapat diantisipasi sejak dini melalui pemantauan, patroli, dan respons cepat terhadap perkembangan di lapangan.
“Personel kami siagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan berkaitan dengan pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung, termasuk aktivitas nobar dan mobilitas suporter setelah pertandingan. Kami mengimbau masyarakat serta para suporter untuk tetap mengedepankan sikap sportif, tidak melakukan provokasi, menghormati pengguna jalan dan masyarakat sekitar, serta bersama-sama menjaga ketertiban selama rangkaian pertandingan berlangsung,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Polres Indramayu Merotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Dalam Penyegaran Organisasi



INDRAMAYU —  Polres Indramayu Polda Jabar menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di Lapangan Apel Polres Indramayu, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja organisasi.

Menurut AKP Tarno, pergantian jabatan juga menjadi momentum untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kasat Lantas Polres Indramayu. AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Indramayu, mendapat penugasan baru sebagai Kanit 2 Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jabar.

Jabatan Kasat Lantas Polres Indramayu selanjutnya dipercayakan kepada AKP Putri Risma Permata Sari, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kanit Regident Sat Lantas Polresta Bogor Kota.

Selanjutnya, jabatan Kasat Polairud Polres Indramayu mengalami pergantian. AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Balongan.

Posisi Kasat Polairud Polres Indramayu kemudian diemban oleh AKP Maman Kusmanto, yang sebelumnya menjabat Kasubbagbinops Bag Ops Polres Indramayu.

Rotasi juga dilakukan pada sejumlah jabatan kapolsek. Kompol Darli, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jatibarang, mendapat jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Ops Polres Indramayu.

Jabatan Kapolsek Jatibarang selanjutnya diemban oleh AKP Suprapto, S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Widasari.

Sementara itu, AKP Dedi Wahyudi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Balongan, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Widasari.

“Jabatan Kapolsek Balongan kemudian dipercayakan kepada AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu,” jelas AKP Tarno.

Pergantian juga terjadi pada jabatan Kapolsek Kedokanbunder. IPDA Eryana, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kedokanbunder, mendapat penugasan baru sebagai Kaurbinopsnal Satsamapta Polres Indramayu.

Jabatan Kapolsek Kedokanbunder selanjutnya diemban oleh IPDA Kartono, yang sebelumnya bertugas sebagai Panitopsnal 1 Unit Reskrim Polsek Patrol Polres Indramayu.

Selain itu, IPTU Sujana, S.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Indramayu, kini mendapat kepercayaan sebagai Kasiwas Polres Indramayu.

Polres Indramayu juga menerima IPTU Saprudin, S.H., yang sebelumnya menjabat Panit 1 SPKT Polrestabes Bandung dan selanjutnya bertugas sebagai Pama Polres Indramayu.

AKP Tarno mengatakan, pergantian jabatan tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Pejabat yang baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKP Tarno.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Indramayu.

“Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya selama bertugas di Polres Indramayu,” ujarnya. (MHR Kabiro)

Polres Bangka Barat Gelar Olahraga Bersama Sambut HKGB ke-74



Polres Bangka Barat menggelar olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Pantai Tanjung Kalian, Mentok, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan diikuti Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama (PJU), personel Polres Bangka Barat, serta Pengurus Cabang Bhayangkari Bangka Barat.

Olahraga bersama tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan, silaturahmi dan kekompakan antara personel Polres Bangka Barat dengan jajaran Bhayangkari.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kegiatan olahraga bersama menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara keluarga besar Polri dan Bhayangkari.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan keluarga besar Polres Bangka Barat bersama Bhayangkari," kata Yos.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat semangat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan olahraga bersama berlangsung aman, tertib dan lancar.

(HR) 

Program Paham AI Polres Cirebon Kota Edukasi Pelajar Bijak Gunakan AI

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) memberikan edukasi mengenai kecerdasan buatan kepada perwakilan siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Cirebon, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seni dan Ruang Laboratorium SMAN 1 Kota Cirebon, Jalan Wahidin Sudirohusodo, mulai pukul 08.50 WIB hingga 15.00 WIB tersebut menjadi langkah Polri dalam mendorong generasi muda memahami perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Program Paham AI tersebut merupakan program unggulan Polri yang dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Cirebon sebagai bagian dari upaya membekali pelajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan digital.

Dalam kegiatan tersebut, pelajar mendapatkan pemahaman bahwa perkembangan Artificial Intelligence tidak dapat dihindari sehingga generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi. Pemahaman tersebut penting agar AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar, kreativitas, inovasi, serta pengembangan kemampuan para pelajar.

Materi yang diberikan juga menekankan pentingnya memahami risiko penggunaan teknologi kecerdasan buatan, khususnya yang berkaitan dengan kejahatan siber dan keamanan digital. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya mewaspadai penyebaran hoaks, manipulasi data, penyalahgunaan informasi, hingga potensi pelanggaran privasi yang dapat terjadi akibat penggunaan teknologi secara tidak bertanggung jawab.

Program Paham AI juga mengajarkan kepada pelajar bahwa kemampuan menggunakan teknologi harus berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai etika digital. Dengan demikian, siswa tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan berbagai teknologi berbasis AI, tetapi juga memahami batasan penggunaannya, menghargai privasi, menjaga keamanan data, serta mempertimbangkan dampak dari setiap informasi atau konten yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan.

Selain materi mengenai dasar-dasar kecerdasan buatan dan etika pemanfaatannya, para peserta juga diperkenalkan dengan Aplikasi Senopati Academy sebagai sarana pembelajaran digital interaktif. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan pelajar terhadap berbagai pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang dapat mendukung proses pendidikan secara lebih kreatif dan adaptif.

Kegiatan Program Paham AI diikuti perwakilan pelajar dari SMAN 1 Cirebon, SMAN 4 Cirebon, SMAN 5 Cirebon, SMAN 6 Cirebon, SMAN 7 Cirebon, SMKN 2 Kota Cirebon, SMA Islam Al Azhar, SMA BPK Penabur, SMA Santa Maria 1, SMA Edu Global, serta SMA Sekar Kemuning. Keterlibatan berbagai sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai penggunaan AI secara positif di lingkungan pendidikan dan mendorong para peserta untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah masing-masing.

Program Paham AI Polres Cirebon Kota menjadi salah satu bentuk respons Polri terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat dan memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan generasi muda. Melalui edukasi yang diberikan secara langsung kepada pelajar, Polri berupaya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan, etika, tanggung jawab, dan dampak penggunaan kecerdasan buatan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa Program Paham AI merupakan langkah Polri untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan pengetahuan dan sikap yang tepat. “Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko, keamanan, dan etika dalam penggunaannya, sehingga kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, dan berinovasi secara positif serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Curi 26 Emas dan Rp6 Juta dari Rumah Warga, Dua Pria Ditangkap Polsek Kepenuhan


Rokan Hulu.Media radius102.com
Unit Reskrim Polsek Kepenuhan mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah warga di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu. Dua pria berhasil diamankan, sementara seorang terduga pelaku lainnya masih dalam pencarian.

Kedua tersangka yang diamankan yakni AS alias AD (25), warga Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, dan TI alias TJ (42), warga Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban Suhairi pada 1 September 2026.

Peristiwa pencurian diketahui korban pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu korban bersama istri dan anaknya baru pulang dari menghadiri pesta pernikahan.

Ketika tiba di rumah, korban mendapati pintu bagian tengah telah terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan, ventilasi kamar mandi ditemukan dalam kondisi rusak. Korban kemudian memeriksa lemari dan mendapati sejumlah perhiasan emas serta uang tunai Rp6 juta telah raib.

Selain emas dan uang tunai, sebuah telepon genggam juga ikut hilang. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp130 juta.

“Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait keberadaan pelaku,” ujar IPTU Jonnes.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah kepada AS alias AD. Petugas juga memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan meninggalkan wilayah Kepenuhan Hulu bersama J, menggunakan mobil Toyota Vios warna merah milik TI alias TJ.

Pelarian AS akhirnya terhenti di Kota Pekanbaru. Pada Rabu, 9 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Kepenuhan berhasil mengamankannya di area parkir Furaya, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Saat diperiksa, AS mengakui telah mengambil 26 keping/perhiasan emas milik korban serta uang tunai Rp6 juta. Emas tersebut kemudian dijual di salah satu toko emas di Pekanbaru dan menghasilkan sekitar Rp126 juta.

Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan tersangka untuk membeli sejumlah barang, termasuk sepeda motor Honda CB150R dan telepon genggam Samsung. Sebagian uang juga diberikan kepada J berupa sepeda motor Honda Scoopy dan telepon genggam Poco.

Sementara itu, TI alias TJ diamankan pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB di rumahnya di Desa Kepenuhan Timur. Kepada polisi, TJ mengakui menerima uang Rp8 juta dari AS sebagai upah mengantar AS dan J ke Pekanbaru.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka TJ mengetahui tujuan keberangkatan AS dan J ke Pekanbaru untuk menjual emas hasil pencurian tersebut. Saat ini keduanya telah diamankan di Polsek Kepenuhan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas IPTU Jonnes.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Honda CB150R, uang tunai Rp1,65 juta, telepon genggam, sejumlah dokumen milik korban, pakaian yang digunakan tersangka, serta satu unit Toyota Vios warna merah dengan nomor polisi B 1133 EEG yang diduga digunakan untuk mengantar para pelaku ke Pekanbaru.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 KUH Pidana dengan ancaman pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, polisi masih melakukan pencarian terhadap J yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Terus Perkuat Kemampuan Dasar Pembelajaran bagi Warga Binaan

Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius192.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperoleh pembinaan dan pendidikan selama menjalani masa pidana. Salah satunya melalui pembelajaran kemampuan dasar, termasuk membaca dan menulis yang diikuti oleh warga binaan dan dibantu oleh pengajar dari Peserta Magang Nasional di Lapas Pasir Pangarayan.

Kegiatan pembelajaran tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk meningkatkan kemampuan dasar, termasuk membaca dan menulis. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan pengetahuan dan keterampilan warga binaan selama berada di Lapas.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk belajar secara bertahap. Pembelajaran diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembelajaran bagi warga binaan merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan yang terus didorong di lingkungan Lapas.

“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaan melalui kegiatan pembelajaran kemampuan dasar. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan warga binaan serta menjadi bagian dari proses pembinaan yang mereka jalani,” ujar Andi Rahman.

Selain pembelajaran kemampuan dasar, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan juga telah memiliki program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas dalam memberikan akses pendidikan serta mendukung proses pembinaan warga binaan. 

Pelaksanaan pembelajaran ini juga sejalan dengan semangat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan anak binaan.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan sesuai dengan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta ketentuan yang berlaku.

         Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

LPK KAINA Indonesia Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW,Dlm Acara Mailid Nabi 1448 H



INDRAMAYU ,  Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) KAINA Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Memperkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Masjid Pusaka Baiturrahmah. Acara diikuti keluarga besar LPK KAINA Indonesia, para siswa, serta sejumlah peserta undangan.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi keluarga besar LPK KAINA Indonesia untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur LPK KAINA Indonesia, Teguh Adikoesoemah Putra, bersama Wakil Direktur Nur Kholis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara tausiah dan ceramah agama disampaikan oleh Zaenudin Abu Bakar, Lc., MA.

Melalui peringatan Maulid Nabi, LPK KAINA Indonesia mendorong para siswa dan seluruh keluarga besar lembaga agar tidak hanya memiliki keterampilan dan keberanian dalam menghadapi masa depan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, kepedulian terhadap sesama, serta semangat mempererat ukhuwah.

Nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi bagian dari upaya LPK KAINA Indonesia dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. 

Usai acara ketua LPK Teguh sempat diminta konfirmasi oleh awak media ditempat terpisah Menyatakan,"Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, keluarga besar LPK KAINA Indonesia diharapkan semakin memperkuat persaudaraan serta mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Dan juga santunan 20 anak yatim serta orang jompo. 

 Maulid Nabi di Masjid Pusaka Baiturrahmah, LPK KAINA Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kepedulian Sosial, " Ucap Teguh. (MHR Kabiro)

Gercep Tim URC Resmop POLRES Indramayu Beserta Polsek Tukdana Berantas Geng Motor

INDRAMAYU — Radius102.com Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Tukdana melakukan penyelidikan dan pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB mengamankan delapan laki-laki di sejumlah lokasi di wilayah Desa Sukaperna, Tukdana, Kerticala, dan Pakedangan, Kecamatan Tukdana.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan pengamanan terhadap 8 remaja oleh Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Tukdana.

Delapan orang yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan video aktivitas kelompok yang meresahkan warga tersebut.

Mereka masing-masing berinisial T.K. (17) yang diduga membawa celurit, M.J. (15) yang diduga berperan sebagai joki dan berada di lokasi, A.A. (16) yang diduga membawa bambu sepanjang sekitar satu meter, S.J.N. (21) yang diduga berperan sebagai joki, A.H. (17) yang diduga merekam video kejadian, R.P. (17) yang diduga membawa sabit, T.C. (17) yang diduga membawa celurit, serta A.M. (16) yang diduga membawa celurit.

Dalam penanganan tersebut, polisi turut mengamankan dua senjata tajam jenis corbek, tujuh celurit, satu unit Honda Sonic warna hitam-merah, satu unit Honda Beat warna putih, serta tujuh unit telepon genggam.

Lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, penyelidikan berawal dari informasi mengenai video dugaan tawuran yang terjadi di wilayah Desa Sukaperna. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan memperoleh informasi bahwa sejumlah orang dalam video diduga berasal dari kelompok Official Warning, Selatan Mistis dan Selatan Mistery yang berhadapan dengan kelompok German 23 yang disebut bergabung dengan Holland 25.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan delapan orang yang diduga berada dalam rangkaian kejadian tersebut. 

“Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah pihak mengakui berada di lokasi dan memberikan keterangan terkait ajakan berkumpul, perjalanan menuju tempat kejadian, serta senjata tajam yang dibawa,” jelasnya. Jumat (11/9/2026)

Dari keterangan awal, A.M. mengaku ikut dalam kejadian dan membawa celurit, sementara T.C. memberikan keterangan bahwa dirinya mengambil celurit sebelum menuju lokasi. M.J. mengaku mendapat ajakan melalui komunikasi WhatsApp untuk berkumpul bersama kelompoknya, sedangkan R.P. mengakui membawa sabit miliknya sendiri saat kejadian.

AKP M. Arwin menegaskan keterangan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing orang yang diamankan, asal-usul senjata tajam, komunikasi sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Delapan orang tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Harda Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari serta penggunaan media sosial. 

“Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang lebih terbuka agar dapat mengetahui lingkungan pergaulan anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelasnya.

AKP Tarno berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Sinergi seluruh pihak dinilai penting untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan senjata tajam serta aktivitas kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. (MHR Kabiro)

Jumat, 11 September 2026

Talk Show: “Surambi Nogori, Bupati Menyapa” Soroti Kualitas Pelayanan Kesehatan dan RSUD Rohul


Rokan Hulu.Media radius102.com Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam upaya membangun kepercayaan publik. Pembenahan tidak hanya menyasar fasilitas kesehatan, tetapi juga budaya pelayanan, kompetensi tenaga medis, ketersediaan obat, serta kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Talk Show Surambi Nogori, Bupati Menyapa, pada Jumat (11/9/2026), dengan tema “Membangun Kepercayaan Publik melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat dan RSUD Rokan Hulu serta Mewujudkan Pelayanan yang Mudah, Cepat, Ramah, Aman, dan Berkualitas.”

Direktur RSUD Rokan Hulu dr. Zuldi Afki, Sp.P., mengatakan kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui pelayanan yang baik, sopan, ramah, dan tuntas. Karena itu, pembinaan serta pengawasan terhadap tenaga kesehatan terus dilakukan di RSUD maupun Puskesmas.

Menurut Zuldi, penerapan budaya 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, menjadi bagian penting dalam pelayanan. Ia mengakui, komunikasi petugas dengan pasien, khususnya di unit gawat darurat (UGD), masih perlu diperbaiki.

“Petugas harus berkomunikasi dengan pasien, misalnya memberikan informasi ketika masih menunggu hasil laboratorium atau pemeriksaan penunjang. Komunikasi seperti ini yang masih perlu kita perbaiki,” ujar Zuldi.

Ia menegaskan, pelayanan tidak boleh membedakan pasien berdasarkan status kepesertaan. Terkait obat, Zuldi juga memastikan obat yang sesuai indikasi medis dan masuk dalam ketentuan penjaminan wajib disediakan rumah sakit.

Ia juga menyebutkan, RSUD Rokan Hulu harus menerapkan standar pelayanan, standar operasional prosedur (SOP), serta clinical pathway sebagai bagian dari pengawasan mutu pelayanan medis. Apabila terdapat dugaan pelayanan yang tidak sesuai standar, dapat dilakukan audit medis dan audit klinis untuk mengetahui permasalahan serta tindak lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu dr. Bambang Triono, MM., menyoroti pentingnya penguatan sistem pelayanan, termasuk dukungan sarana, alat kesehatan, dan ketersediaan obat.

Menurut Bambang, pemenuhan kebutuhan obat tidak hanya bergantung pada satu penyedia. Rumah sakit dapat bekerja sama dengan beberapa penyedia untuk menjaga ketersediaan obat sehingga pelayanan kepada pasien tetap berjalan.

“Kalau kebutuhan obat kita penuhi melalui beberapa penyedia, ketika salah satu mengalami kendala, kita masih memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan pelayanan,” jelasnya.

Dari sisi sumber daya aparatur, Kabag Organisasi Setda Rokan Hulu Sinta Sapta Kumala, S.STP., mengatakan budaya pelayanan harus dibangun secara konsisten oleh seluruh pegawai, bukan hanya tenaga medis.

Mulai dari petugas front office, keamanan, kebersihan hingga tenaga kesehatan, kata Sinta, memiliki peran dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Budaya kerja tidak mungkin muncul dalam satu hari. Kita harus terus mengingatkan dan memberikan motivasi. Kalau perlu, sebelum bekerja diberikan penguatan mengenai pentingnya pelayanan,” ujarnya.

Sinta juga mendorong adanya penghargaan bagi pegawai yang memberikan pelayanan terbaik serta pembinaan terhadap pegawai yang tidak menjalankan standar pelayanan.

Ia turut menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga pada setiap fasilitas kesehatan harus berdasarkan analisis jabatan dan peta jabatan. Dengan demikian, penempatan dokter, perawat maupun tenaga administrasi tidak dilakukan semata-mata berdasarkan jumlah permintaan, tetapi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan standar masing-masing unit.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Rokan Hulu Ivo Sartika, menjelaskan bahwa masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan apabila menemukan kendala dalam pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurutnya, rumah sakit telah menyediakan petugas pengaduan dan nomor hotline yang ditempatkan di sejumlah titik agar mudah diakses masyarakat. Setiap pengaduan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi pelayanan.

“Berdasarkan pengaduan yang masuk, kami akan melakukan evaluasi rutin ke rumah sakit,” kata Ivo.

Ivo juga menjelaskan bahwa proses validasi kepesertaan dilakukan secara berlapis untuk memastikan pelayanan diberikan kepada peserta yang berhak. Di rumah sakit, proses validasi dapat menggunakan fingerprint maupun identitas kependudukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia menambahkan, tidak semua kondisi medis otomatis menjadi tanggungan BPJS Kesehatan. Beberapa kasus memiliki mekanisme penjaminan lain, seperti kecelakaan kerja yang menjadi ranah BPJS Ketenagakerjaan atau kecelakaan lalu lintas yang terlebih dahulu memiliki mekanisme penjaminan tersendiri.

Talk show tersebut juga membahas penguatan layanan spesialis RSUD Rokan Hulu. Zuldi menyampaikan, sejumlah dokter spesialis tengah dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan, seiring dengan pengembangan sarana dan alat kesehatan rumah sakit.

Ia menyebutkan pengembangan tersebut mencakup sejumlah layanan spesialis, termasuk jantung, kanker, saraf, dan penyakit dalam.

Zuldi berharap pembenahan yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mengembalikan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Rokan Hulu.

“Kita mengakui masih ada kelemahan. Pembinaan bukan pekerjaan satu atau dua hari. Kita terus berbenah agar masyarakat semakin percaya dan tidak ragu mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Rokan Hulu,” pungkasnya.

         Jurnalis : radius102.com Rohul 
          ( I.Marpaung ).

Polsek Tambusai Tangkap Pria Bawa 15 Paket Narkotika di Pasar Rabu, Sita 1,49 Gram Sabu


Rokan Hulu-Media radius102.com Polsek Tambusai berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Pasar Rabu, Lingkungan Kuba, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Seorang pria berinisial AP (22) diamankan bersama 15 paket sabu dengan berat kotor 1,49 gram.

Pelaku diamankan pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Pasar Rabu, Lingkungan Kuba, Kecamatan Tambusai.

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang diterima Unit Reskrim Polsek Tambusai terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Tambusai AKP Jon Heri, S.H. memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Rio Yulindo, S.H. bersama personel Unit Reskrim melakukan penyelidikan.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, petugas mendapatkan informasi terkait keberadaan seorang pria yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas kemudian mengamankan AP. Saat dilakukan penggeledahan badan, polisi menemukan satu plastik bening berukuran besar berisi 15 paket plastik klip bening berukuran kecil yang diduga narkotika jenis sabu dari kantong celana sebelah kanan pelaku.

Selain paket sabu, petugas juga menemukan satu buah bong, dua buah mancis, tiga buah pipet, satu buah kaca pirex dan satu gulungan timah rokok dari kantong celana sebelah kiri. Polisi turut mengamankan satu unit handphone merek Vivo warna biru milik pelaku.

Kepada petugas, AP mengakui barang bukti narkotika tersebut merupakan miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial M. Pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Tambusai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Tambusai AKP Jon Heri, S.H. menegaskan pihaknya akan terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui penyelidikan dan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Jon Heri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkoba.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I.Marpaung ).

Polres Rohul Gelar Apel Kesiapan Karhutla, Kapolres Tekankan Kewaspadaan dan Gotong Royong


Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Polres Rokan Hulu menggelar apel kesiapan penanganan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi potensi kebakaran di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

Apel digelar di Lapangan Apel Mapolres Rokan Hulu, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., dan diikuti Wakapolres Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira serta personel Polres Rokan Hulu.

Dalam arahannya, Kapolres Rokan Hulu menyampaikan bahwa kondisi Karhutla di wilayah Riau dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan perkembangan positif dengan menurunnya jumlah titik panas (hotspot). Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat seluruh personel lengah.

"Alhamdulillah, pagi ini kita tidak mengalami Karhutla yang terlalu banyak. Berbeda dengan tahun lalu, saat kita menempati posisi kedua titik hotspot di jajaran Polda Riau. Data terakhir menunjukkan jumlah hotspot di wilayah Riau dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan yang signifikan," ujar AKBP Emil.

Meski demikian, Kapolres menegaskan kewaspadaan dan upaya pencegahan harus terus ditingkatkan. Menurutnya, keberhasilan pengendalian Karhutla tidak terlepas dari kerja keras personel di lapangan serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Saya mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di Polsek dan seluruh tim yang telah berjibaku menghadapi Karhutla. Namun, kita tidak boleh bersantai dan merasa terlena. Perhatian terhadap lingkungan harus tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi Karhutla. Penanganan bencana, kata dia, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kekompakan seluruh stakeholder dan masyarakat.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Tidak ada yang merasa hebat sendiri atau berjuang sendiri. Keberhasilan kita bergantung pada kekompakan seluruh komponen masyarakat," katanya.

Ia menyebut semangat gotong royong yang selalu ditekankan Kapolda Riau harus menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi ancaman Karhutla yang dapat berubah sewaktu-waktu.

"Setiap stakeholder memiliki tugas masing-masing. Mari saling bahu-membahu untuk mengatasi permasalahan ini," ujarnya.

Dalam apel tersebut, Polres Rokan Hulu juga melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana penanganan Karhutla. Peralatan yang diperiksa antara lain tabung oksigen, helm safety, wearpack tahan api, regulator oksigen medis, senter, sarung tangan, mesin pompa air portabel, selang pemadam lengkap dengan nozzle, kempu atau tandon air berkapasitas 1.000 liter, SCBA, kepyok pemadam api, serta masker.

Selain itu, kesiapan kendaraan operasional turut diperiksa, terdiri dari delapan unit sepeda motor, tiga unit kendaraan R4, satu unit R6, serta satu unit R8/AWC.

Sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan personel, Sie Dokkes Polres Rokan Hulu juga membagikan perlengkapan keselamatan pribadi berupa masker dan vitamin kepada personel.

Kapolres mengingatkan seluruh personel agar tetap siap menghadapi kemungkinan perubahan kondisi cuaca dan potensi meningkatnya kembali ancaman Karhutla.

"Kita tidak tahu apakah kondisi ini masih dalam tahap El Nino atau adanya modifikasi cuaca lainnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama berdoa agar siklus ini dapat kita lewati dan selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya. *(Humas Polres Rohul)*

        Jurnalis : Radius102.com Rohul
          ( I.Marpaung ).

Tak Hanya Air Bersih, Kapolres Indramayu Juga Salurkan Sembako Untuk Warga Desa Tanjakan



INDRAMAYU — Radius102.com Kepedulian Polres Indramayu Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, tak henti-hentinya pada pendistribusian air bersih. 

Seusai mendistribusikan puluhan ribu liter air, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., juga menyerahkan paket sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan, Jumat siang (11/9/2026).

Bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah Polres Indramayu, untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat kedekatan antara kepolisian dan warga.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang saat ini menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan Polres Indramayu. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata AKBP Prianggo.

Sebelumnya, Polres Indramayu mendistribusikan sekitar 40 ribu liter air bersih menggunakan enam truk tangki untuk masyarakat Desa Tanjakan yang berdasarkan informasi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan respons terhadap permasalahan yang dihadapi warga.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. ( MHR Kabiro)

Krisis Air Bersih, Polres Indramayu Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Tanjakan




INDRAMAYU — Radius102.com Polres Indramayu Polda Jabar menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat siang (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.I.P., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., mengatakan, bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian Polres Indramayu terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Indramayu mendistribusikan sekitar kurang lebih 40 ribu liter air bersih menggunakan enam truk tangki yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Tanjakan.

“Hari ini kami dari Polres Indramayu melaksanakan pendistribusian dan pembagian air bersih sebanyak enam truk tangki dengan total kurang lebih 40 ribu liter untuk masyarakat Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng,” kata AKBP Prianggo P. M.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan informasi dan data yang diterima bahwa wilayah tersebut mengalami kekeringan sehingga sebagian masyarakat menghadapi krisis air bersih.

Kapolres mengatakan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu kali penyaluran. Polres Indramayu akan berupaya agar pendistribusian bantuan air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar wilayah lain yang juga membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Ke depan, wilayah-wilayah lain yang memang membutuhkan juga diharapkan dapat terjangkau sehingga bantuan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

AKBP Prianggo menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Polres Indramayu juga akan terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun pemerintah kecamatan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan.

“Harapannya tentu dapat membantu masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Ke depan kami akan terus berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun kecamatan agar informasi yang kami terima semakin akurat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal,” kata Kapolres.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Kapolres Indramayu berharap kehadiran kepolisian tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih. Imbuhnya. ( MHR Kabiro)

JELANG PERTANDINGAN BESAR PERSIB VERSUS PERSIJA, POLRES CIREBON KOTA SIAPKAN LANGKAH ANTISIPASI MENYELURUH DEMI TERJAGANYA KAMTIBMAS TETAP AMAN, DAMAI, DAN KONDUSIF

 
CIREBON KOTA — Menyambut pertandingan sepak bola besar yang sangat dinantikan banyak kalangan, yaitu laga antara Persib melawan Persija yang akan digelar besok, jajaran Kepolisian Resor Cirebon Kota telah menyusun dan menyiapkan serangkaian langkah antisipasi yang matang serta menyeluruh. Upaya ini dilakukan secara khusus guna menjaga situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Cirebon Kota tetap aman, damai, tertib, dan kondusif, jauh dari gangguan maupun keributan apa pun.
 
Sebagai langkah nyata yang telah diperintahkan, pimpinan Polres Cirebon Kota telah menginstruksikan seluruh jajaran personel, mulai dari tingkat kepala satuan, perwira, bintara, hingga anggota yang bertugas, untuk meningkatkan secara signifikan intensitas kegiatan patroli serta pemantauan dan pengawasan ketat di titik-titik yang dinilai rawan. Hal ini dilakukan dengan tujuan utama untuk mengantisipasi pergerakan kelompok maupun perorangan, serta mencegah sejak dini segala potensi gesekan, perselisihan, maupun bentrokan antar pendukung kedua tim yang dapat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga.
 
Selain memperkuat pengamanan di lapangan, pihak kepolisian juga turut menyampaikan imbauan penting yang disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pendukung dan penggemar kedua tim, yang diselaraskan dengan seruan dari para tokoh kunci, yaitu Ketua Dewan Manajemen (KDM) serta Umuh Muchtar. Sesuai dengan imbauan tersebut, seluruh masyarakat dan para pendukung diharapkan dapat menyaksikan pertandingan yang menarik ini dengan tenang dari rumah masing-masing, bersama keluarga tercinta, dalam suasana yang aman dan nyaman. Demikian pula kegiatan menonton bersama atau yang dikenal dengan sebutan nobar di tempat-tempat umum maupun fasilitas umum, secara tegas diimbau untuk tidak dilaksanakan pada kesempatan ini.
 
“Mari kita nikmati pertandingan ini dengan penuh kedewasaan, sportivitas, dan ketertiban. Tidak perlu melakukan konvoi berkeliling maupun memicu provokasi yang dapat menimbulkan ketegangan atau keributan di tengah masyarakat. Menang maupun kalah adalah hal yang wajar dan menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap pertandingan olahraga. Namun, terjaganya kedamaian, keamanan, serta kondusivitas di seluruh wilayah Cirebon Kota adalah kepentingan yang jauh lebih besar dan merupakan tanggung jawab kita bersama,” demikian pesan yang disampaikan oleh pihak Polres Cirebon Kota.
 
Pihak kepolisian sangat berharap agar seluruh warga kota maupun para pendukung dapat memahami sepenuhnya maksud dan tujuan dari langkah-langkah serta imbauan ini, sehingga dapat mematuhinya dengan kesadaran penuh. Dengan kerja sama, pengertian, dan kepatuhan dari semua pihak, diharapkan suasana di Cirebon Kota tetap tenang, damai, dan harmonis seperti biasanya, serta pertandingan dapat dinikmati oleh semua pihak tanpa menimbulkan dampak negatif apa pun. Pihak kepolisian juga menegaskan akan tetap siaga dan mengawasi situasi hingga pertandingan selesai dan suasana kembali sepenuhnya tenang.

(Agus Hermawan)

Kapolres Cirebon Kota Salurkan Bansos untuk Warga Suranenggala

CIREBON KOTA – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada warga Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jumat (11/9/2026). Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Balai Desa Suranenggala mulai pukul 13.05 WIB hingga 14.00 WIB dan menjadi bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyerahan bantuan sosial tersebut turut dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., sejumlah pejabat utama Polres Cirebon Kota, Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR., serta unsur pemerintahan Kecamatan Suranenggala dan Pemerintah Desa Suranenggala. Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur pemerintahan tersebut sekaligus memperkuat sinergi dalam memberikan perhatian kepada masyarakat.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR., menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran bansos oleh Kapolres Cirebon Kota merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang membutuhkan dengan harapan dapat membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga sekaligus menunjukkan kehadiran Polri yang dekat dengan masyarakat.

Menurut Kapolsek, bantuan yang diserahkan Kapolres Cirebon Kota berupa kebutuhan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat penerima. Isi paket sembako tersebut antara lain beras, mi goreng, kopi, gula pasir, dan minyak goreng yang merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kapolres Cirebon Kota kepada warga penerima di Balai Desa Suranenggala. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polres Cirebon Kota untuk berinteraksi dan bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat sehingga komunikasi antara kepolisian dan warga dapat terus terjalin dengan baik.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Cirebon Kota untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Melalui bantuan yang diberikan, Polri berupaya memberikan manfaat nyata sekaligus membangun rasa kebersamaan dengan masyarakat.

Kapolsek Kapetakan menambahkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat perlu terus dibangun melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara personel kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga tercipta komunikasi serta kerja sama yang semakin baik.

Penyaluran bansos tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga penerima sekaligus menjadi bagian dari semangat Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi. Polres Cirebon Kota juga akan terus mendorong kegiatan yang memiliki nilai sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian serta kepedulian kepada masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa bantuan sosial merupakan bentuk nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Kami berharap bantuan yang disalurkan Kapolres Cirebon Kota dapat membantu meringankan kebutuhan warga penerima dan memberikan manfaat secara langsung, serta ke depan jajaran Polres Cirebon Kota akan terus mendorong kegiatan sosial dan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

(Agus Hermawan)

Ada 123 Warga Binaan Dipindahkan Ke NusakambanganHUKRIM Sep 11, 2026

Radius 102.com Sebanyak 123 orang Warga Binaan dari Wilayah Banten dan Daerah Khusus Jakarta ini, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Kamis (10/9/2026). Pemindahan dilakukan untuk penataan hunian, serta peningkatan keamanan dan ketertiban, dan optimalisasi proses pembinaan

Demikian halnya itu disampaikan Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas Tatan Dirsan Atmaja, dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman Ditjenpas. Disebut dia, untuk memastikan kelancaran proses pemindahan itu, pihaknya bekerja sama dengan Satbrimob Polda Metro Jaya dan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Mabes Polri.

Adapun Warga Binaan dipindahkan, 87 orang dari Lapas Kelas I Cipinang, 9 dari Lapas Kelas I Tangerang, 26 dari Lapas Kelas IIA Cilegon, dan 1 dari Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta. Mereka dipindahkan ke berbagai Lapas di Nusakambangan.

“aitu 40 orang ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, 22 ke Lapas Kelas IIA Besi, 22 ke Lapas Kelas IIA Ngaseman, 20 ke Lapas Kelas IIA Gladakan, 10 ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, dan 9 ke Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan,” katanya.

Setibanya di Pelabuhan Wijayapura, Warga Binaan jalani pengecekan administrasi, identitas, jumlah, serta kondisi keamanan. Usai dipastikan aman dan kondusif, Warga Binaan menuju Pelabuhan Sodong Nusakambangan menggunakan kapal penyeberangan Pemasyarakatan, untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Lapas tujuan masing-masing.

“Alhamdulilah. seluruh proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Semoga di Lapas yang baru, mereka dapat mengikuti pembinaan dengan lebih optimal dan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujar Tatan.

Tatan menambahkan, pemindahan ini sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan keamanan serta upaya pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di Lapas dan Rutan.

Sementara itu, Kepala Lapas Batu Nusakambangan sekaligus Koordinator Wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusakambangan dan Cilacap, Irfan, menyatakan, penempatan Warga Binaan di Lapas baru dilakukan bukan hanya berdasarkan pertimbangan keamanan tetapi juga aspek pembinaan.

“Di Lapas yang baru mereka akan mendapatkan pembinaan secara profesional dan humanis sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Irfan. Dengan halnya  pemindahan tersebut, sejak November 2024 hingga hari ini, tercatat sudah lebih dari 3.100 Warga Binaan dipindahkan ke Nusakambangan. (Dairul)

        Jurnalis : radius 102.com Rohul.
            ( I.Marpaung ).

SAT NARKOBA POLRES MAJALENGKA TINDAK TEGAS, SITA PULUHAN BOTOL MIRAS DI WARUNG DI DEPAN KANTOR SAMSAT MAJALENGKA, DIPIMPIN LANGSUNG OLEH KASAT NARKOBA SIGIT


 
MAJALENGKA — Satuan Pengawasan dan Penindakan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Majalengka kembali menunjukkan ketegasan dalam menertibkan peredaran barang terlarang di wilayah hukumnya. Kali ini, tim bertindak langsung menuju lokasi yang berada di pinggir Jalan Raya, tepatnya di depan kantor Samsat Majalengka, untuk melakukan penindakan terhadap warung yang diduga menjual minuman keras atau miras.
 
Operasi penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Majalengka,AKP Sigit Purnomo, S.H. Di bawah arahannya, petugas turun ke lokasi dengan tegas dan cepat untuk melakukan pemeriksaan sekaligus pengamanan.
 
Hasil dari penindakan yang dilakukan langsung di tempat tersebut, petugas berhasil menyita puluhan botol minuman keras yang diperjualbelikan secara bebas di warung itu. Barang bukti tersebut diamankan sebagai bukti nyata adanya kegiatan penjualan yang dilakukan tanpa izin dan melanggar aturan yang berlaku.
 
Penindakan ini sekaligus menjadi peringatan tegas bagi siapa saja yang berani memperjualbelikan miras maupun barang terlarang lainnya di tempat umum maupun di pinggir jalan raya, terutama di lokasi yang mudah dijangkau dan kerap dilewati banyak orang seperti di depan kantor Samsat Majalengka.
 
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penindakan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak guna menjaga ketertiban, keamanan, serta mencegah dampak buruk yang ditimbulkan dari peredaran minuman keras di tengah masyarakat. Hingga kini, proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas warung tersebut masih terus diproses oleh pihak berwenang.

((Agus Hermawan))

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Pengajian Rutin bagi Warga Binaan Perempuan


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, khususnya melalui pembinaan keagamaan. Salah satunya dilaksanakan melalui kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan perempuan dengan menghadirkan ustadzah dari luar Lapas sebagai pembimbing pada Jumat (11/9/2026). 

Kegiatan pengajian tersebut menjadi salah satu sarana bagi Warga Binaan perempuan untuk mendapatkan pembelajaran keagamaan sekaligus membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan. Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan mendapatkan bimbingan dari ustadzah yang memberikan materi keagamaan. 

Selain pengajian dan belajar membaca Al-Qur'an, pembinaan juga diarahkan pada pembiasaan ibadah, salah satunya melalui pelaksanaan shalat dhuha. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari rutinitas positif Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembentukan kepribadian Warga Binaan.

“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan, termasuk pengajian, belajar mengaji, dan pembiasaan salat Duha. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperdalam pemahaman agama, membangun kebiasaan yang positif, serta terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan,” ujar Andi. 

Kehadiran ustadzah dari luar Lapas dalam kegiatan tersebut turut mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan perempuan. Bimbingan diberikan melalui pengajian dan pembelajaran mengaji yang dilaksanakan secara rutin.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berupaya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian.

Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada penguatan karakter dan kepribadian Warga Binaan.

         Jurnalis : radius 102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

KUWU DURIYAN DAPAT APRESIASI WARGA TINUMPUK "TERANGI JALAN DESA


Indramayu,- Radius192.com

 Gelapnya jalan desa kini mulai sirna.Di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, semangat gotong royong warga dan perangkat desa kembali menyala untuk menerangi setiap gang dan jalan.
Di bawah kepemimpinan Kuwu Duriyan, Pemerintah Desa Tinumpuk tengah bergerak melakukan pemasangan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara gotong royong.
Kegiatan ini dikerjakan langsung oleh perangkat RT dan RW di berbagai titik desa. Semuanya dilakukan secara sukarela dengan satu tujuan: menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga saat beraktivitas di malam hari.
Pada Rabu, 9 September 2026, Pemdes Tinumpuk juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan. Warga yang ingin mengajukan titik PJU baru di jalan desa maupun gang bisa mengirimkan nama, alamat, dan lokasi melalui inbox Facebook resmi Pemdes.
Apresiasi masyarakat pun mengalir kepada Kuwu Duriyan.
"Matur suwun Pak Kuwu Duriyan. Matur nuwun sanget sampun peduli kalian warga Tinumpuk. Mugi-mugi tansah diparingi kesehatan lan kelancaran dalam memimpin desa kita. Kegiatan PJU lan bantuan lancar terus nggih Pak," ungkap salah satu warga.
Dukungan serupa juga disampaikan Muaddin, Bekel II Desa Tinumpuk.
"Alhamdulillah atas inisiatif Bapak Kuwu Duriyan. Kami selaku Bekel II bersama warga siap mendukung penuh. Dengan adanya PJU ini, jalan di wilayah kami jadi lebih terang dan aman, terutama untuk anak-anak sekolah dan warga yang pulang kerja malam. Matur suwun sanget Pak Kuwu," ujarnya.
Tak hanya fokus pada PJU, Pemdes Tinumpuk juga menegaskan komitmennya untuk transparan dalam setiap program. Hal ini untuk meluruskan isu yang sempat beredar terkait dugaan pungli dalam penyaluran bantuan beras.
Sebelumnya, tiga orang warga Tinumpuk sudah memberikan klarifikasi yang dimuat sedikitnya 20 media online. Mereka menegaskan tidak ada paksaan. Uang yang diberikan kepada RT adalah bentuk sukarela sebagai ucapan terima kasih atas bantuan pengantaran.
Di akhir, Kuwu Duriyan berpesan agar kebersamaan warga tetap dijaga.
"Kami ingin Desa Tinumpuk tetap rukun, aman, dan sejahtera. Mari kita jaga semangat gotong royong," pungkasnya.

(MHR  Kabiro)