Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Satresnarkoba Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkotika di Kunto Darussalam, Sita Barang Bukti 5,66 Gram Sabu

ROKAN HULU-Pasir Pangaraian Media radius102.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu menangkap seorang pria ...

Postingan Populer

Rabu, 14 Oktober 2026

Satresnarkoba Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkotika di Kunto Darussalam, Sita Barang Bukti 5,66 Gram Sabu


ROKAN HULU-Pasir Pangaraian Media radius102.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu menangkap seorang pria berinisial JA alias I (42), yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026) malam.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 5,66 gram, timbangan digital, satu bungkus plastik klip bening, sendok dari pipet plastik, tas merah, uang tunai Rp550 ribu, serta satu unit handphone merek OPPO.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB oleh tim opsnal yang dipimpin Kanit I Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, IPDA Sudarma Wijaya, S.H., M.H. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan JA di rumah tersebut. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sabu tersebut berada dalam penguasaannya dan diperoleh dari seseorang berinisial O yang disebut berada di Kecamatan Ujung Batu. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif metamfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Dendy Gusrianto, M.H., mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
       ( I Marpaung ).

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu



INDRAMAYU –Radius102.com Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kawasan Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Dalam perkembangan penyelidikan, Satreskrim Polres Indramayu telah memeriksa tujuh saksi dan meminta keterangan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kelima orang itu masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan peran masing-masing dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, lima orang tersebut masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan terkait penanganan kasus tersebut.

"Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Tarno.
AKP Tarno menyebut saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi guna memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum kejadian Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat pemakaman Buyut Rendani.

Keributan itu diduga melibatkan dua pria bersaudara, yakni R alias D (39) dan S alias K (36), warga Kecamatan Juntinyuat. Melihat pertengkaran tersebut, korban Sanudin disebut menghampiri keduanya dengan maksud melerai.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, R alias D diduga tidak menerima tindakan korban yang berusaha menghentikan keributan. Situasi kemudian berkembang menjadi perselisihan hingga korban diduga mengalami pengeroyokan.

Sanudin sempat terjatuh dalam posisi telentang sebelum berusaha bangkit. Sejumlah saksi melihat korban dalam kondisi terluka.

Salah seorang saksi, Dulyani (31) dan 3 orang rekannya, yang melihat kejadian itu langsung turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan.

Dulyani membantu mengangkat tubuh Sanudin ke daratan. Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Juntinyuat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas memeriksa lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

AKP Tarno menegaskan, kepolisian akan menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.( MHR/ Kabiro)

Geger ! Pria Ditemukan Tewas di Depan TPU Buyut Rendani Indramayu, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti



INDRAMAYU –Radius102.com Seorang pria ditemukan tewas dengan luka di bagian leher di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sanudin (44), seorang petani asal Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat. Saat ditemukan sekitar pukul 05.15 WIB, korban dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Polisi menemukan luka robek di bagian kanan leher korban yang diduga akibat benda tajam. Selain itu, terdapat luka lecet pada siku tangan kanan dan betis kanan, serta bercak darah di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penemuan jenazah tersebut.

"Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara," ujar AKP Tarno.

Petugas Polsek Juntinyuat yang dipimpin Kapolsek kemudian melakukan pengamanan lokasi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu juga diterjunkan guna melakukan identifikasi, pemeriksaan awal jenazah, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi," katanya.

AKP Tarno menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang pedagang bernama Danirih (55) melintas di sekitar TPU Buyut Rendani pada pagi hari.

Saat melintas, saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak bergerak.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RW 06, Joharudin (51), dan perangkat desa, Uben Susanto (51).

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Juntinyuat untuk mendapatkan penanganan kepolisian.

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan mengamankan area sekitar penemuan korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang yang diamankan di antaranya dua batang bambu masing-masing berukuran sekitar satu meter dan sebuah batu nisan yang terdapat bercak menyerupai darah.

Petugas juga menemukan dua pasang sandal, sebuah topi berbahan denim berwarna biru, korek api, dua botol bekas minuman keras jenis ciu, serta satu botol kecil bekas minuman bir hitam.

"Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang, di antaranya dua batang bambu, batu nisan yang terdapat bercak darah, sandal, topi, korek api, dan beberapa botol bekas minuman," jelas AKP Tarno.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Hasil autopsi nantinya diharapkan dapat membantu penyidik memastikan penyebab kematian serta menentukan langkah penyelidikan berikutnya.

AKP Tarno menegaskan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Indramayu. Kami terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi," ujarnya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.(MHR/Kabiro)

Pasiter Kodim 0605/Subang Tekankan Kesiapan Personel Satgas TMMD ke-130


Radius 102 (Subang) -
Kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang. Hal tersebut tercermin dalam apel pagi yang dilaksanakan personel Satgas TMMD di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (14/10/2026).

Apel pagi dipimpin Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dan koordinasi sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, personel menerima arahan terkait pembagian tugas dan pelaksanaan sasaran TMMD sesuai rencana.

Kapten Inf Ganjar Andriana Belo menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan koordinasi dalam menjalankan setiap tugas. Menurutnya, kesiapan personel diperlukan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan tertib dan mendukung pencapaian target program.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan disiplin dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh sasaran TMMD dapat dikerjakan secara optimal sesuai rencana,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan personel, apel pagi menjadi sarana untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap unsur diharapkan dapat bekerja secara terarah serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Melalui pengendalian dan koordinasi yang berkelanjutan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Mulai Rehab Rumah Emak Ruhimah


Radius 102 (Subang) -
Pengerjaan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan pembongkaran bagian atap dan bangunan rumah milik Emak Ruhimah di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Proses pembongkaran dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat sebagai tahap awal rehabilitasi rumah yang kondisinya memerlukan perbaikan. Berdasarkan dokumentasi lapangan, pekerjaan mencakup pembongkaran bagian atap dan sejumlah bagian bangunan sebelum memasuki tahapan perbaikan berikutnya.

Rumah tersebut ditempati Emak Ruhimah bersama suaminya, Abah Casmita. Kondisi awal bangunan memperlihatkan dinding anyaman bambu yang rusak dan atap yang bocor ketika hujan, sehingga rehabilitasi diperlukan untuk mendukung terciptanya hunian yang lebih layak.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur rumah ini mulai diperbaiki. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan nantinya kami bisa menempati rumah yang lebih layak dan nyaman,” ujar Emak Ruhimah.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program TMMD.

“Pengerjaan Rutilahu ini kami awali dengan pembongkaran bagian rumah yang perlu diperbaiki. Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar melalui kerja sama personel Satgas dan masyarakat, sehingga nantinya rumah ini dapat menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat.”

Keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dibangun melalui TMMD. Kerja bersama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rehabilitasi sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan warga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui sasaran Rutilahu ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berupaya membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD Dongkrak Aktivitas Ekonomi Warga Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, turut membawa dampak bagi aktivitas ekonomi warga. Jajang, pedagang bakso yang juga menjabat sebagai Ketua RW 03 Desa Cupunagara, mengaku dagangannya lebih cepat habis seiring ramainya aktivitas di lingkungan tempatnya berjualan, Rabu (14/10/2026).

Bagi Jajang, meningkatnya keramaian di sekitar tempatnya berdagang menjadi peluang tersendiri bagi usaha kecil yang dijalaninya. Kehadiran anggota Satgas TMMD yang beraktivitas dan berbaur dengan masyarakat turut menambah dinamika kehidupan warga selama program berlangsung.

“Alhamdulillah, sejak ada anggota Satgas TMMD di sini, kampung jadi lebih ramai. Jualan bakso juga lebih cepat habis. Kami sebagai pedagang tentu merasa senang, mudah-mudahan kegiatan seperti ini membawa manfaat bagi warga,” ujar Jajang.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, termasuk melalui interaksi sosial yang turut mendukung aktivitas perekonomian warga.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif bagi warga, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah sasaran,” ujarnya.

Kehadiran Satgas TMMD menjadi salah satu bagian dari aktivitas masyarakat yang berlangsung selama program pembangunan desa. Interaksi antara prajurit dan warga juga membuka ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan setempat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang berupaya mendukung pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Cupunagara.

TMMD ke-130 Buka Akses Jalan, Petani Berharap Aktivitas Makin Lancar


Radius 102 (Subang) -
Rabu (14/10/2026). Bagi Ibu Anik, warga Kampung Babakan Loa RT 01 RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mengolah kebun sayuran merupakan bagian dari kesehariannya. Akses menuju lahan pertanian menjadi hal penting untuk menunjang aktivitas tersebut.

Jalan yang memadai diharapkan dapat memudahkan petani menuju lahan sekaligus membawa hasil panen. Karena itu, pembukaan jalan baru menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter tersebut ditujukan untuk membuka akses dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Pembukaan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik,” ujarnya.

Bagi Ibu Anik, akses yang lebih mudah diharapkan dapat membantu aktivitasnya menuju kebun sayuran.

“Kalau akses jalannya lebih mudah, tentu kami berharap perjalanan ke kebun dan membawa hasil sayuran bisa lebih lancar,” ungkapnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengatakan bahwa akses jalan yang memadai penting bagi warga, termasuk petani, karena menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara.

Rumah Bocor Saat Hujan, Emak Ruhimah dan Abah Casmita Menanti Hunian Lebih Layak


Radius 102 (Subang) -
Atap yang bocor saat hujan dan dinding anyaman bambu yang rusak menjadi kondisi rumah yang ditempati Emak Ruhimah, 66 tahun, bersama suaminya, Abah Casmita, di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Emak Ruhimah, yang lahir pada 1 Juli 1960, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Bersama Abah Rusman, ia menjalani kehidupan di rumah sederhana yang kondisinya membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap dan dinding yang mengalami kerusakan.

Rumah Emak Ruhimah menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga Emak Ruhimah dan Abah Rusman, perbaikan rumah diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama ini muncul akibat kondisi bangunan. Rumah yang lebih layak akan mendukung keamanan dan kenyamanan mereka dalam menjalani keseharian.

“Kalau hujan, air masuk karena atapnya bocor. Kami berharap setelah rumah ini diperbaiki, bisa tinggal dengan lebih nyaman, emak pernah ketimpah kayu atap yang lapuk” ujar Emak Ruhimah.

Babinsa Cupunagara Koramil 0505/Tanjungsiang, Sertu Koko, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi awal rumah, proses pendataan penerima manfaat, dan pendampingan dalam pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut.

“Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya TMMD membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami mendampingi pelaksanaannya agar manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ungkap Sertu Koko.

Melalui rehabilitasi rumah Emak Ruhimah dan Abah Casmita, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat.

GPAB Kabupaten Cirebon Laporkan Dugaan Korupsi Subsidi BBM. Ratusan Juta Hilang, Beban Kerugian Ditimpakan ke Sopir Truk Sampah

CIREBON - Lembaga Gabungan Pengawas Aspirasi Bersama (GPAB) Kabupaten Cirebon secara resmi menyampaikan laporan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan subsidi bahan bakar minyak (BBM), serta dugaan pemaksaan penandatanganan surat pernyataan kerugian yang ditimpakan kepada para sopir truk sampah di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Cirebon, Hari i Rabu 14 Oktober 2026.
 
Laporan tersebut akan disampaikan kepada empat lembaga sekaligus, yaitu Kepolisian Resor Sumber, Kejaksaan Negeri Cirebon, Inspektorat Kabupaten Cirebon, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia sebagai lembaga pengawas tingkat pusat.
 
Menurut Koordinator GPAB Kabupaten Cirebon, laporan ini bermula dari banyaknya keluhan yang masuk dari para sopir truk sampah yang merasa dirugikan. Diduga, terjadi ketidakcocokan yang sangat mencolok antara jumlah subsidi BBM yang seharusnya diterima dengan realisasi penggunaan di lapangan. Selisih yang diduga hilang tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dalam kurun waktu satu tahun terakhir saja.
 
Yang lebih memprihatinkan, ketika ditemukan adanya selisih atau kekurangan dalam laporan penggunaan bahan bakar, pihak pengelola justru membebankan seluruh kerugian tersebut kepada para sopir. Para sopir dipaksa menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa merekalah yang bertanggung jawab atas kekurangan tersebut, dengan ancaman pemotongan gaji hingga pemutusan hubungan kerja jika menolak menandatanganinya.
 
"Ini sangat tidak wajar dan menyimpang. Bagaimana mungkin kerugian yang ratusan juta rupiah itu dibebankan sepenuhnya kepada sopir yang penghasilannya pas-pasan? Kami menduga ada pihak yang mengambil keuntungan dari penyalahgunaan anggaran subsidi BBM ini, lalu sopir dijadikan kambing hitam," tegas perwakilan GPAB saat ditemui di lokasi pelaporan.
 
Para sopir yang dikonfirmasi mengaku takut untuk menyampaikan keluhan secara terbuka karena khawatir kehilangan pekerjaan mereka. Namun, dengan adanya dukungan dari GPAB, mereka akhirnya berani bersaksi dan melampirkan bukti-bukti serta dokumen yang mereka miliki untuk mendukung laporan ini.
 
GPAB meminta agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan dokumen administrasi pengadaan dan pendistribusian BBM subsidi, wawancara dengan para sopir, hingga penelusuran aliran dana yang diduga hilang tersebut.
 
"Kami berharap penegak hukum dapat mengungkap siapa sebenarnya yang bertanggung jawab di balik dugaan penyimpangan ini. Jangan sampai orang kecil terus-terusan dibebani kesalahan yang bukan mereka buat. Keadilan harus ditegakkan di Kabupaten Cirebon," tambahnya.
 
Sampai berita ini diturunkan, laporan sedang dalam proses penerimaan di masing-masing instansi terkait. GPAB berharap kasus ini segera ditindaklanjuti dan tidak sekadar berhenti di tahap pelaporan pungkasnya.


 DUGAAN PELANGGARAN HUKUM
 
Perbuatan tersebut diduga kuat melanggar - UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 — Pasal 2 ayat (1) & Pasal 3: Penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara.
​
- KUHP — Pasal 268: Pemaksaan dengan ancaman atau tekanan.
​
- KUHP — Pasal 378: Penipuan dan rangkaian kebohongan.
​
- UU No. 12 Tahun 1995: Pemaksaan pernyataan di bawah tekanan dilarang dalam perlindungan saksi dan korban.
 
 
 
 TUNTUTAN GPAB
 
Melalui laporan ini, GPAB Kabupaten Cirebon meminta aparat penegak hukum untuk:
 
1. Menyelidiki secara menyeluruh dan transparan aliran dana subsidi BBM di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon;
​
2. Memeriksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon beserta jajaran yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran;
​
3. Menghentikan segera segala bentuk pemaksaan penagihan kerugian kepada para sopir truk sampah;
​
4. Memproses secara hukum pihak yang melakukan pemaksaan penandatanganan surat pernyataan;
​
5. Mengembalikan kerugian negara dari pihak yang sebenarnya bertanggung jawab.
 
 
 KATA PELAPORAN
 
"Keadilan tidak boleh ditimpakan kepada yang lemah, sementara yang berkuasa bersembunyi di balik ketidakberdayaan orang kecil. Ratusan juta uang rakyat yang hilang harus dikembalikan. Yang bersalah harus bertanggung jawab, bukan orang kecil yang hanya bekerja mencari nafkah."— Sule, Ketua GPAB Kabupaten Cirebon

((A/H.))

Perkuat Keamanan, Kebersihan, dan Kekompakan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa

Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan lingkungan, serta membangun kekompakan di antara warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandy, memberikan arahan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kebersamaan di lingkungan lapas.

Denny menekankan bahwa terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak. Warga binaan diharapkan mematuhi tata tertib yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar, serta saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan sambung rasa ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kebersamaan. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar lingkungan lapas tetap aman, nyaman, serta mendukung proses pembinaan,” ujar Denny Rio Sandy, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan sambung rasa juga menjadi bentuk pendekatan humanis dalam pelaksanaan pembinaan. Melalui komunikasi langsung, petugas dapat menyampaikan arahan sekaligus membangun kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menciptakan suasana kehidupan yang tertib dan harmonis di dalam lapas.

Selain itu, kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang mendukung keberhasilan program pembinaan. Dengan demikian, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dalam lingkungan yang lebih kondusif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, tertib, dan harmonis, sejalan dengan semangat L’Pasian Bersahabat serta komitmen Pemasyarakatan untuk terus berbenah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
      ( I.Marpaung ).

Perkuat Keamanan, Kebersihan, dan Kekompakan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa

Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan sambung rasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan lingkungan, serta membangun kekompakan di antara warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Denny Rio Sandy, memberikan arahan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kebersamaan di lingkungan lapas.

Denny menekankan bahwa terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak. Warga binaan diharapkan mematuhi tata tertib yang berlaku, menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan sekitar, serta saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan sambung rasa ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kebersamaan. Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar lingkungan lapas tetap aman, nyaman, serta mendukung proses pembinaan,” ujar Denny Rio Sandy, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan sambung rasa juga menjadi bentuk pendekatan humanis dalam pelaksanaan pembinaan. Melalui komunikasi langsung, petugas dapat menyampaikan arahan sekaligus membangun kesadaran warga binaan mengenai pentingnya menciptakan suasana kehidupan yang tertib dan harmonis di dalam lapas.

Selain itu, kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang mendukung keberhasilan program pembinaan. Dengan demikian, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dalam lingkungan yang lebih kondusif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, tertib, dan harmonis, sejalan dengan semangat L’Pasian Bersahabat serta komitmen Pemasyarakatan untuk terus berbenah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
      ( I.Marpaung ).

*Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Program "Polisi Sahabat Pelajar" di SMPN 1 Kadugede, Sosialisasi Tertib Lalu Lintas hingga Anti-Bullying*

KUNINGAN — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui program Polisi Sahabat Pelajar. Kegiatan ini diwujudkan dalam upacara bendera hari Senin yang berlangsung khidmat di lapangan SMP Negeri 1 Kadugede pada Senin (12/10/2026).

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kuningan, IPDA Alfan Rizki Riswandi, S.H., CPHR., menyampaikan amanat mendalam di hadapan Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa-siswi SMPN 1 Kadugede.

Dalam amanatnya, IPDA Alfan menekankan empat fokus utama yang kerap menjadi ancaman masa depan para remaja, yakni bahaya balap liar, keterlibatan geng motor, aksi _bullying_ (perundungan), hingga penyalahgunaan narkoba.

Tegaskan Bahaya Balap Liar dan Pentingnya Kesadaran Hukum

Terkait maraknya fenomena balap liar, IPDA Alfan mengimbau para siswa agar tidak menjadikannya sebagai sarana unjuk gigi atau pemenuhan gengsi semata. Ia mengingatkan bahwa jalan raya adalah fasilitas publik yang menuntut tanggung jawab dan ketertiban bersama.

"Jalan raya bukanlah arena balapan. Di sana ada pengendara lain, pejalan kaki, dan masyarakat yang memiliki hak untuk merasa aman. Mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi tanpa SIM dan perlengkapan keselamatan bukan prestasi, melainkan tindakan membahayakan diri dan orang lain," tegas IPDA Alfan dalam amanatnya.

Ia menyarankan bagi siswa yang berminat di bidang otomotif untuk menyalurkan bakatnya melalui jalur dan wadah resmi, bukan dengan aksi ugal-ugalan yang mempertaruhkan nyawa.

Sikapi Geng Motor dan Ajakan Perundungan _(Bullying)

Menyinggung persoalan geng motor dan kenakalan remaja, IPDA Alfan mengajak peserta didik untuk bijak dan selektif dalam memilih pergaulan. Menurutnya, memilih lingkungan yang positif jauh lebih penting daripada mencari pengakuan lewat aksi yang melanggar hukum.

"Membuat orang lain takut bukanlah tanda keberanian, melainkan menunjukkan bahwa kita belum mampu menghargai sesama. Lebih baik memiliki sedikit teman yang membawa kita menuju kesuksesan daripada banyak teman yang menjerumuskan kita ke dalam masalah," lanjutnya.

Sementara itu, terkait perundungan _(bullying),_ ia menggarisbawahi bahwa perbedaan fisik maupun akademis tidak boleh menjadi alasan untuk saling merendahkan atau menyakiti. Pihaknya meminta sekolah menjadi tempat aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk menuntut ilmu.

Dorong Sinergitas Sekolah dan Kepolisian

Mengakhiri amanatnya, IPDA Alfan menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar penegak hukum, melainkan mitra pencegahan dan pembimbing generasi muda. Ia mengajak jajaran pendidik dan orang tua untuk terus membangun komunikasi aktif guna mencetak generasi Kabupaten Kuningan yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi.

Kegiatan upacara bendera ditutup dengan sesi penyuluhan interaktif, foto bersama, serta komitmen seluruh pihak di SMPN 1 Kadugede untuk menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, aman, dan ramah anak.

Polsek Lemahwungkuk Ungkap Kasus Pencurian Pompa Air dan Tabung Gas

Cirebon Kota - Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, mengungkap kasus dugaan pencurian berupa satu unit pompa air dan satu tabung gas LPG 3 kilogram di halaman rumah warga, kawasan Kesunean Utara, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut beserta barang bukti hasil kejahatan.

Pengungkapan perkara ini berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan pencurian yang menimpa W, 50 tahun, warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas piket pengawas bersama piket fungsi Polsek Lemahwungkuk mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa yang dilaporkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan seorang pria berinisial K, 29 tahun, yang diketahui merupakan tetangga korban dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Terduga pelaku diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam pengambilan barang milik korban tanpa izin.

Dari hasil penanganan perkara, petugas memperoleh informasi bahwa barang yang diduga diambil berupa satu unit pompa air merek Zimizu P 135 E berwarna hitam biru dan satu tabung gas LPG berukuran 3 kilogram berwarna hijau. Kedua barang tersebut diduga diambil dari halaman rumah korban tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pemiliknya.

Dalam kronologi awal yang dihimpun penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula ketika terduga pelaku bersama seorang rekannya berinisial R mengonsumsi minuman keras sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, keduanya diduga menuju lokasi kejadian dan mengambil barang milik korban, kemudian membawa barang tersebut ke sebuah gudang kosong di Jalan Ariodinoto, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Petugas selanjutnya mengamankan pompa air dan tabung gas LPG yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut sebagai barang bukti. Terduga pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Lemahwungkuk untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, memeriksa korban dan saksi, mengamankan terduga pelaku serta barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat. Polisi juga mendalami keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 dan/atau Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri peran pihak-pihak yang disebut dalam keterangan awal serta melengkapi berkas penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Pj. Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Deny Arisandy, S.H., M.H., CPHR, menegaskan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai prosedur hukum. “Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga barang berharga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Melalui kerja sama polisi bersama masyarakat, setiap potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

KRI Dewa Ruci Jadi Lokasi Silaturahmi Pimpinan Daerah Kota Cirebon

Cirebon Kota - Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci menjadi lokasi kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon yang berlangsung di Ruang Salon KRI Dewa Ruci, Dermaga Muara Jati II, Pelabuhan Cirebon, Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kapal legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut.

Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, S.H., M.Tr.Opsla, menyambut para tamu yang hadir di ruang VIP kapal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap pertemuan tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antarpimpinan dan perwakilan instansi di Kota Cirebon.

KRI Dewa Ruci dikenal sebagai kapal layar legendaris TNI Angkatan Laut yang memiliki sejarah panjang dalam pelayaran. Kapal ini telah menjalankan berbagai pelayaran, baik di wilayah Indonesia maupun dalam perjalanan ke berbagai kawasan dunia.

Keberadaan KRI Dewa Ruci di Dermaga Muara Jati II Pelabuhan Cirebon menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung kapal yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan maritim Indonesia. Kapal tersebut juga menjadi bagian dari pengenalan tradisi pelayaran dan kehidupan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Kegiatan coffee morning berlangsung dalam suasana ramah tamah dengan agenda pembukaan, ucapan selamat datang dari Komandan KRI Dewa Ruci, sambutan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Cirebon, serta interaksi antarpeserta. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu di KRI Dewa Ruci. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi yang bermanfaat bagi seluruh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota diwakili Wakapolres Kompol Ari Nugroho, S.I.K. Kehadiran perwakilan kepolisian bersama unsur Forkopimda lainnya menunjukkan terjalinnya komunikasi antarlembaga dalam mendukung hubungan kerja yang baik di Kota Cirebon.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon, AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan bahwa KRI Dewa Ruci memiliki nilai sejarah dan menjadi kebanggaan dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kegiatan di atas kapal tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan maritim Indonesia kepada para tamu yang hadir.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryono S., S.H., menyampaikan, “KRI Dewa Ruci merupakan kapal legendaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi Indonesia, khususnya dalam tradisi pelayaran TNI Angkatan Laut. Kami berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat memperkuat hubungan antarlembaga serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

Satbinmas Polres Indramayu Kumpulkan Puluhan Pelajar dan Orang Tua



INDRAMAYU –Radius102.com Sebanyak 46 siswa SMP Negeri 1 Sindang, Kabupaten Indramayu, mendapat pembinaan dari Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar, Selasa (13/10/2026). 

Para orang tua siswa juga dihadirkan untuk bersama-sama membahas persoalan kenakalan remaja, mulai dari konvoi sepeda motor hingga risiko penyalahgunaan Obat keras Tertentu (OKT).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu sekolahan di wilayah Kecamatan Sindang itu menjadi ruang dialog antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam mencari langkah pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus dalam perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Pembinaan tersebut dilakukan menyusul adanya perhatian terhadap perilaku sejumlah pelajar, termasuk aktivitas konvoi sepeda motor yang tidak tertib di jalan umum,” kata Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim 

Menurut Kasat Binmas, persoalan kenakalan remaja tidak bisa ditangani hanya oleh sekolah atau kepolisian. Keterlibatan keluarga menjadi bagian penting karena aktivitas anak di luar lingkungan sekolah juga membutuhkan perhatian dan pengawasan orang tua.

"Kami sengaja mengundang para orang tua siswa untuk duduk bersama di aula ini guna menyamakan persepsi. Pengawasan anak di luar jam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua," ujar IPTU Tasim kepada wartawan.

Ia menjelaskan, para orang tua perlu lebih mengenali lingkungan pergaulan anak-anak mereka, termasuk memperhatikan aktivitas saat pulang sekolah maupun ketika berkumpul bersama teman. Hal itu penting untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas berisiko, seperti konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, geng motor, hingga tawuran antar pelajar.

"Kami memberikan edukasi agar orang tua lebih peka memantau pergaulan anak, sehingga mereka tidak terlibat geng motor, konvoi yang membahayakan, maupun tawuran," katanya.

Tak hanya membahas kenakalan remaja, IPTU Tasim juga menyoroti kebiasaan anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Ia mengingatkan bahwa pengendara wajib memenuhi persyaratan usia dan memiliki surat izin mengemudi (SIM) sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, orang tua diminta tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai sepeda motor di jalan umum.

"Anak-anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM tidak boleh mengendarai sepeda motor di jalan umum. Ini menyangkut keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegasnya.
Selain keselamatan berlalu lintas, pembinaan juga menyoroti bahaya penyalahgunaan obat keras tertentu, seperti Tramadol, Trihexyphenidyl , Hexymer.

IPTU Tasim mengingatkan, penggunaan obat-obatan tersebut tanpa indikasi medis dan pengawasan dokter dapat menimbulkan risiko kesehatan serius, termasuk ketergantungan dan gangguan fungsi tubuh.

Menurutnya, orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, sekaligus membangun komunikasi yang terbuka agar remaja tidak mudah terpengaruh ajakan mengonsumsi obat secara sembarangan.

"Kami mengimbau para orang tua untuk jeli melihat perubahan perilaku anak guna mengantisipasi penyalahgunaan obat keras tertentu yang dapat membahayakan kesehatan dan masa depan mereka," ujarnya.

IPTU Tasim menegaskan, pembinaan tersebut tidak dimaksudkan untuk memberi cap buruk kepada para siswa, melainkan mengajak mereka memahami konsekuensi dari perilaku berisiko.

Ia berharap sekolah dan orang tua dapat terus membangun komunikasi dengan kepolisian apabila menemukan gejala kenakalan remaja yang membutuhkan pendampingan.

Menurutnya, pendekatan dialogis dan edukatif perlu diutamakan agar para pelajar memiliki kesempatan memperbaiki perilaku serta lebih fokus pada pendidikan.

"Jika menemukan indikasi kenakalan remaja, segera lakukan pendekatan dialogis yang mendidik. Mari kita jalin komunikasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik," katanya.

Melalui pembinaan tersebut, pihaknya berharap terbangun kesadaran bersama untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat pendidikan karakter, dan menciptakan lingkungan pergaulan yang aman bagi para pelajar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. MHR/Kabiro

Cooling System Malam Hari, Polsek Malausma Ajak Warga Rawat Kerukunan


Majalengka – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Malausma Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan cooling system dan sambang kamtibmas kepada warga di Desa Kramat Jaya, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Selasa malam (13/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bripka Tatang ini menjadi salah satu upaya Polri untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi. Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, warga diberikan imbauan agar senantiasa menjaga kerukunan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di lingkungan masing-masing.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Malausma Ipda Riyana, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan cooling system merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Tatang juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun kondisi darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian. Warga diimbau agar tidak ragu menghubungi layanan tersebut apabila memerlukan bantuan, serta menggunakannya secara bertanggung jawab.

Selain itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar tempat tinggal, dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan sambang malam ini, Polsek Malausma berharap tercipta komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Dengan kepedulian serta kerja sama seluruh elemen warga, situasi kamtibmas di Desa Kramat Jaya diharapkan senantiasa terjaga aman, nyaman, dan kondusif.

Cooling System Malam Hari, Polsek Malausma Ajak Warga Rawat Kerukunan


Majalengka – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Malausma Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan cooling system dan sambang kamtibmas kepada warga di Desa Kramat Jaya, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Selasa malam (13/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bripka Tatang ini menjadi salah satu upaya Polri untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi. Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, warga diberikan imbauan agar senantiasa menjaga kerukunan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di lingkungan masing-masing.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Malausma Ipda Riyana, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan cooling system merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Tatang juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun kondisi darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian. Warga diimbau agar tidak ragu menghubungi layanan tersebut apabila memerlukan bantuan, serta menggunakannya secara bertanggung jawab.

Selain itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar tempat tinggal, dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Melalui kegiatan sambang malam ini, Polsek Malausma berharap tercipta komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Dengan kepedulian serta kerja sama seluruh elemen warga, situasi kamtibmas di Desa Kramat Jaya diharapkan senantiasa terjaga aman, nyaman, dan kondusif.

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan, Satlantas Polsek Cikijing Laksanakan PH Pagi


Majalengka – Anggota Satlantas Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar, Bripda Thoriq melaksanakan kegiatan Strong Point PH Pagi guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk kegiatan masyarakat. Kegiatan pelayanan masyarakat ini dilaksanakan secara terpadu dengan menyebar personel di sejumlah titik strategis, pada Rabu (14/10/2026).

Pelaksanaan kegiatan PH pagi ini bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polsek Cikijing, Kehadiran personel di lapangan difokuskan untuk membantu masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari, seperti para pelajar yang hendak menuju sekolah, para pekerja, serta para pengguna jalan lainnya agar terhindar dari potensi kemacetan.

Selain melakukan pengaturan ritme arus kendaraan di persimpangan utama, petugas juga sigap menyeberangkan anak-anak sekolah serta imbauan tertib berlalulintas. Langkah penataan dan penjagaan di titik-titik rawan ini terbukti efektif dalam meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas serta memastikan mobilitas masyarakat di pagi hari berjalan aman dan tertib.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikijing AKP Asep Rusmawan, S.H menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan personel yang hadir lebih awal di tengah masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian untuk memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus menjamin kelancaran aktivitas publik sejak pagi hari.


#PolriHumanis, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, #Humaspoldajabar,

Mempererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling, Personel Polsek Cikijing Shalat Berjamaah di Mesjid As-Siddiq Desa Kasturi.


Majalengka – Guna Mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama dan warga masyarakat sekaligus memelihara kondusivitas wilayah sejak dini hari, Ps. Panit Lantas Polsek Cikijing, Polres Majalengka,Polda Jabar, Aiptu Ade Deni dan Bhabinkamtibmas Aipda Harry Laksanakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid As-Siddiq Blok Pinangsari RT. 001 Rw.001 Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Rabu (14/10/2026).

Usai melaksanakan ibadah salat Subuh secara berjamaah, Personil Polsek Cikijing menggelar dialog dan silaturahmi hangat dengan para jamaah. Kegiatan ini ditujukan untuk membangun komunikasi serta memperkuat kedekatan emosional antara kepolisian dan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Cikijing.

Langkah pendampingan keagamaan ini dioptimalkan Polsek Cikijing guna meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, memakmurkan tempat ibadah, serta menciptakan stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif secara berkelanjutan.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikijing AKP Asep Rusmawan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan sarana efektif untuk mempererat silaturahmi serta menjaga keamanan berbasis nilai-nilai keagamaan.

“Kegiatan salat Subuh berjamaah yang kami laksanakan bersama masyarakat dan tokoh agama Desa Kasturi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung. Melalui imbauan Kamtibmas dan sinergitas yang terbangun usai ibadah, kami ingin memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Cikijing senantiasa aman, lancar, tertib, dan kondusif,” ungkap AKP Asep Rusmawan.

#PolriHumanis, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, Humaspoldajabar,

Polsek Cikijing Tingkatkan Patroli KRYD, Antisipasi kerawanan dan Kejahatan Malam.


Majalengka - Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar, dipimpin Ps. Panit Lantas Aiptu Ade Deni melaksanakan patroli KRYD di sejumlah titik rawan gangguan keamanan, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan patroli tersebut menyasar kawasan permukiman, jalur utama, pusat keramaian, objek vital, serta lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan, patroli dialogis dengan warga yang masih beraktivitas, serta memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi geng motor, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya.

Selain itu, personel patroli juga melakukan kontrol terhadap sejumlah objek vital dan titik-titik yang dianggap rawan untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun melintas pada malam hari.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikijing AKP Asep Rusmawan, S.H. menyampaikan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang terus ditingkatkan guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Patroli KRYD dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berupaya mencegah terjadinya tindak kriminalitas, memberikan rasa aman kepada warga, serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

#PolriHumanis, #AyoJagaPersatuandanKesatuanBangsa, #CintaKebhinekaan, #spripimpoldajabar, #Spripim.polri, Humaspoldajabar,