Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Patroli Monitoring Vihara Imlek 2577 Kongzili, Polresta Cirebon Pastikan Situasi Kondusif

CIREBON – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Polr...

Postingan Populer

Selasa, 17 Februari 2026

Patroli Monitoring Vihara Imlek 2577 Kongzili, Polresta Cirebon Pastikan Situasi Kondusif


CIREBON – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar patroli monitoring ke sejumlah vihara di wilayah hukumnya, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Eko Munarianto, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek jajaran. Sebanyak 45 personel gabungan dari Polresta Cirebon, Polsek jajaran, unsur Koramil, dan pengamanan internal vihara diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Adapun vihara yang menjadi sasaran patroli meliputi Vihara Dharma Sukha di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru; Vihara Dharma Rakhita di Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang; Vihara Budhiasih di Desa Junjang, Kecamatan Arjawinangun; Vihara Budhi Dharma di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang; Vihara Anurudha di Desa Ciledug Lor, Kecamatan Ciledug; serta Vihara Dharma Loka di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Dari hasil monitoring, seluruh vihara dalam kondisi aman dan pada saat pengecekan tidak melaksanakan kegiatan ibadah.

Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kesiapan pengamanan menjelang puncak perayaan Imlek.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili di wilayah hukum Polresta Cirebon berjalan aman, tertib, dan kondusif. Patroli ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Kapolresta Cirebon.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan unsur pengamanan internal vihara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Cirebon.
“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis situasi kamtibmas tetap terjaga. Hingga saat ini, hasil monitoring menunjukkan kondisi aman dan tidak terdapat gangguan menonjol,” pungkasnya.

Secara umum, kegiatan patroli monitoring berlangsung lancar dan situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon terpantau aman serta kondusif.

(Agus Hermawan)

Polresta Cirebon Tegas Berantas Miras Jelang Ramadhan 1447 H, 108 Botol Disita dalam Razia Pekat

Jelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polresta Cirebon mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon, Senin (16/2/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 108 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta miras tradisional jenis ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Ramadhan.

“Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 108 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol. Imara, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan razia pekat tersebut dilaksanakan secara intensif oleh seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polresta hingga Polsek. Langkah itu dilakukan untuk menekan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan miras ilegal menjadi salah satu prioritas menjelang Ramadhan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah. Pihaknya juga memastikan setiap pelanggaran yang ditemukan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain penindakan, Kapolresta Cirebon turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran miras maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

“Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Partisipasi masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” katanya.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan hotline 110 atau nomor pengaduan 08112497497. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti, dan petugas akan segera menuju lokasi guna menjaga kondusivitas wilayah hukum Polresta Cirebon tetap aman menjelang Ramadhan 1447 H.

(Agus Hermawan)

Polsek Kapetakan Tertibkan Pengendara Motor Lawan Arus di Depan Pasar Celancang

Kapetakan – Polsek Kapetakan melaksanakan kegiatan penertiban dan edukasi terhadap pengendara sepeda motor yang melawan arus di depan Pasar Celancang, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial Facebook group komunitas orang Cirebon (KOCI) terkait pelanggaran arus lalu lintas di sekitar pasar.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR, didampingi anggota piket fungsi, dengan sasaran pengendara motor yang melawan arus. Personel Polsek menghentikan setiap pengendara, memberikan arahan secara persuasif, serta menjelaskan risiko pelanggaran terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Dalam pelaksanaan, Kapolsek Rudiana menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya penegakan hukum semata, melainkan juga edukasi bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Bhabinkamtibmas Desa Suranenggala dan personel Polsek turut memberikan himbauan langsung, termasuk sosialisasi nomor layanan kepolisian Call Center 110 agar masyarakat mudah menghubungi polisi saat terjadi gangguan atau kejadian darurat.

Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar Pasar Celancang tetap terkontrol. Personel Polsek memberikan pengarahan kepada pengendara dan masyarakat sekitar mengenai bahaya melawan arus, serta menekankan pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, dan kesadaran berlalu lintas yang aman.

Selain itu, anggota Polsek juga membagikan brosur dan leaflet yang berisi informasi keselamatan berlalu lintas dan himbauan untuk tetap tertib. Kegiatan ini mendapat perhatian dari warga sekitar yang menyambut positif upaya kepolisian dalam memberikan edukasi sekaligus menjaga ketertiban.

Kapolsek Kapetakan, AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR menegaskan bahwa kegiatan penertiban dan edukasi ini dilaksanakan secara rutin, terutama di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Ia menekankan, “Kehadiran kami di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan, menciptakan rasa aman, dan mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan warga.”

Ia juga menambahkan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata koordinasi antara kepolisian dan masyarakat, di mana pengendara mendapatkan pembinaan secara langsung dan masyarakat merasa diperhatikan. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya disiplin berlalu lintas di wilayah hukum Polsek Kapetakan.

Personel Polsek Kapetakan memastikan seluruh pelanggar yang dihentikan diberikan edukasi dengan cara humanis dan ramah, tanpa melakukan tindakan represif, sehingga tercipta suasana kondusif dan aman. Dokumentasi kegiatan pun telah dilampirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan, “Kegiatan Polsek Kapetakan ini menjadi contoh kehadiran Polri yang mendidik, menertibkan, sekaligus memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Warga diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga ketertiban, dan melaporkan kejadian penting melalui jalur resmi kepolisian agar situasi wilayah hukum Polres Cirebon Kota tetap aman dan kondusif.”

(Agus Hermawan)

Sambut Ramadhan 1447 H, Zulfahrianto Berbagi Beras untuk Ratusan Warga Desa Sontang


Sontang, Rokan Hulu / Riau.
Media Radius 102 Com.
Indonesiaclik. com
Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, semangat kepedulian dan kebersamaan kembali terasa di tengah masyarakat Desa Sontang. 


Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, yang akrab disapa Anto Sontang, menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada ratusan warga kurang mampu menggunakan biaya pribadi.



Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Selasa (17/02/2026) di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. 


Selain menjabat sebagai Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto juga dipercaya sebagai Ketua DPD APDESI Riau, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.



Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 570 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan beras masing-masing 5 kilogram. 

Sementara itu, 119 KK yang masuk kategori fakir miskin menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram per KK. Dengan total 689 KK penerima manfaat, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata pemerintah desa terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat menjelang Ramadhan.
Menurut Zulfahrianto, momentum menjelang Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk berbagi.


 Selain karena nilai ibadahnya yang besar, kebutuhan pokok masyarakat biasanya meningkat dan harga bahan pangan cenderung mengalami kenaikan.


“Menjelang Ramadan 2026 (1447 H), berbagai pihak di Indonesia turut aktif menyalurkan bantuan sembako. 

Ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama saat harga bahan pangan mulai naik. 
Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa sedekah bukan hanya soal memberi materi, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan. 


Sedekah juga menjadi sarana untuk menyucikan harta, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.


“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Kita ingin menyambutnya dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan kepedulian terhadap sesama. 
Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sontang,” tambahnya.



Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Beberapa warga menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama menjelang bulan puasa di mana pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat.


Kegiatan ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga di Desa Sontang. Dengan adanya perhatian langsung dari kepala desa, masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam semangat menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita.


Melalui kegiatan sedekah ini, diharapkan terbangun semangat saling membantu dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. 


Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat kepedulian sosial.


Langkah yang dilakukan Kepala Desa Sontang ini menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan bukan hanya soal administrasi dan pemerintahan, tetapi juga tentang keteladanan, empati, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.



Dengan penuh harapan, masyarakat Desa Sontang menyambut datangnya Ramadhan 1447 H dengan doa agar bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Piket Koramil 04/Jebres Gencar Patroli Malam Bersama Linmas Guna Tercipta Wilayah Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono melaksanakan Patroli malam guna terciptanya wilayah yang aman terkendali di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Senin (16/02/2026) Pukul 21.00 Wib.

Dikatakan Sertu Watono pelaksanaan patroli tersebut dilaksanakan bersama Linmas di wilayah keramaian dan obyek vital yang berada di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

"Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali serta hal tersebut senantiasa dilaksanakan demi memastikan dan mengecek langsung kondisi wilayah di saat malam hari."pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72

Aksi Pembakaran Pos Diduga Dilakukan Oleh Karyawan Agrinas, Picu Konflik Horizontal Antar Masyarakat Adat Rantau Kasai




Rokan Hulu / Riau, 15 Februari 2026.
Media Radius 102Com Rohul.

Aksi anarkis yang diduga dilakukan oleh kelompok pekerja dari Agrinas Region IV Riau, eks PT. Torganda, di lahan perkebunan Desa Rantau Kasai, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, memicu terjadinya peningkatan eskalasi kisruh antara masyarakat hukum adat dan juga perusahaan.

Bukan tanpa alasan, konflik yang kerap terjadi dalam kurun waktu hampir 5 (lima) bulan terakhir, pasca dilakukan penyitaan oleh satuan petugas (satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH), di sekitar 10.400 hektar lebih di lahan perkebunan Rantau Kasai, yang pengelolaan nya diserahkan kepada Agrinas Region IV Riau.

Eskalasi pun semakin meningkat, dengan berbagai gesekan yang terjadi, antara masyarakat hukum adat, yang merupakan eks pekerja PT. Torganda, dengan pekerja dari Agrinas Region IV Riau di hampir seluruh 15 (lima belas) Afdeling yang berada di 6 (enam) areal lahan pengelolaan Desa Rantau Kasai, hingga puncak nya terjadi saat Ahad, (14/02/2026), kelompok pekerja yang diduga berasal dari Agrinas melakukan pembakaran terhadap beberapa Pos PAM milik masyarakat hukum adat, di bawah naungan PT. Rantau Kasai Group (RKG).

Lewat keterangan pers, sehari setelah aksi pembakaran, senin (16/02/2026), Direktur PT. RKG, Sariman S, didampingi 2 (dua) orang pimpinan lainnya mengecam keras tindakan anarkis dan main hakim sendiri oleh Agrinas Region IV Riau. "Kami mengecam keras atas aksi pembakaran di beberapa Pos PAM, yang terletak di Afdeling III, V, dan VIII," kecam Sariman.

Tak hanya itu, tindakan anarkis tersebut diperparah dengan adanya intimidasi yang dilakukan terhadap pekerja dari masyarakat hukum adat Rantau Kasai. "Kami mempertanyakan sikap Agrinas sebagai representasi dari pemerintah, apakah betul - betul sudah bertindak sesuai aturan terkait pengelolaan hutan kawasan, karena banyak syarat - syarat yang belum terpenuhi," tukas Sariman.

Terkait aksi pembakaran tersebut, Sariman sendiri sudah berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk mengadukan tindakan intimidasi berujung tindakan anarkis tersebut ke Polda Riau. "Kami akan melakukan upaya hukum ke Polda Riau terkait upaya intimidasi berujung tindakan pembakaran di pos - pos PAM milik masyarakat hukum adat Rantau Kasai," lanjut Sariman.

Guna meminta keterangan dari terduga pelaku, upaya konfirmasi dilakukan terhadap Dr. Gulat ME Manurung, Ketua APKASINDO, berperan sebagai mitra strategis dan pendukung dalam pengelolaan lahan sawit oleh Agrinas. Dalam keterangannya, dirinya mengakui bahwa pekerja Agrinas Region IV Riau yang terlibat aksi pembakaran, namun didasari alasan tertentu. "Kami bertindak karena ada penjarahan terhadap TBS yang berada di luar areal plasma seluas 825 hektare di Afdeling II," sebut Manurung.

Namun, terdapat pernyataan kontradiktif dalam keterangan figur kunci yang kerap dikaitkan dengan Agrinas Palma Nusantara (APN) Riau ini. Manurung menyebutkan Pos PAM yang dibakar terletak di Afdeling V, tidak termasuk di Afdeling III dan VIII, seperti pernyataan Sariman tadi.

Ditanya terkait eskalasi kisruh yang terus meningkat, hingga kerap disebut sebagai penyebab pecahnya konflik horizontal antar masyarakat adat melayu di Rantau Kasai, Manurung menyebutkan bahwa Agrinas bergerak berdasarkan penyerahan pengelolaan lahan perkebunan dari satgas PKH, serta menjalankan regulasi dalam bentuk pola mitra, dengan penyerahan lahan plasma seluas 20% dari total HGU.

"Agrinas Region IV Riau hanya menjalankan regulasi dari Permentan terkait kewajiban alokasi lahan plasma seluas 20%, terkait penyerahan pada LKA Luhak Tambusai Utara di Dalu - Dalu, agar koordinasi terkait kepemilikan lahan plasma dengan masyarakat adat Rantau Kasai dapat berjalan dengan baik pola pengaturan nya sesuai rekomendasi," pungkas Manurung.

Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
            ( Ismail Marpaung ).

Gudang Pelindo di Panjunan Terbakar, Polisi Lakukan Cek TKP Dini Hari

Cirebon Kota – Sebuah gudang milik PT Pelindo Cirebon yang disewa pihak swasta dilaporkan mengalami kebakaran pada Selasa (17/02/2026) dini hari di Jalan Benteng, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 04.30 WIB, saat saksi Lukman yang merupakan petugas keamanan lapangan padel di sekitar lokasi melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api dari dalam gudang PT Pelindo.

Gudang tersebut diketahui disewa oleh Sdr. Riki dan Sdr. Kristo untuk menyimpan ampas cangkang kelapa sawit, serta dalam kondisi tidak dijaga secara khusus pada saat kejadian berlangsung.

Mendapati kejadian tersebut, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi, dan tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, personel Polsek Lemahwungkuk yang dipimpin PS Kanit Reskrim segera mendatangi lokasi untuk melaksanakan cek tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kondisi lapangan dan mengumpulkan keterangan awal.

Langkah-langkah yang dilakukan petugas meliputi pengecekan TKP, interogasi saksi, pendokumentasian lokasi kebakaran, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H. menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran, termasuk menghimpun keterangan tambahan dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari unit terkait.

“Kami telah melakukan cek TKP dan mengamankan data awal di lapangan. Proses penyelidikan akan terus kami lanjutkan sesuai prosedur untuk mengetahui penyebab kebakaran secara pasti,” ujar IPTU Usep Winta.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau pihak pengelola maupun penyewa gudang agar memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan, khususnya terkait penyimpanan material mudah terbakar, serta mengajak masyarakat untuk segera melapor melalui Layanan Polisi 110 apabila mengetahui potensi bahaya kebakaran atau kejadian darurat lainnya agar dapat segera ditangani.

((Agus Hermawan))

Senin, 16 Februari 2026

Wabup Rohul sambut Kunjungan Kapolda Riau: Mediasi konflik Agraria di Tambusai Utara



_Kapolda Riau Irjen. Pol. Herry Heryawan memimpin langsung rapat mediasi terkait sengketa lahan ±11.600 hektar eks PT. Torganda, antara PT Agrinas, dengan Masyarakat Adat Luhak Tambusai di Rokan Hulu, Senin (16/2) siang._

Media Radius 102Com.
Ketegangan agraria di Rantau kasai, Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu, antara masyarakat adat Luhak Tambusai dengan PT. Agrinas membuat Kapolda beserta jajarannya berkunjung ke Rokan Hulu. 
Bertempat di ruang rapat rumah dinas Bupati Rohul, Irjen Herry Heryawan duduk semeja bersama Wakil Bupati H Syafaruddin Poti beserta jajarannya dan Brigjen TNI Agustatius Sitepu, serta tokoh masyarakat adat luhak tambusai menunjukkan betapa seriusnya persoalan ini.
Wakil Bupati Syafaruddin Poti menyambut kedatangan Kapolda Riau dengan apresiasi tinggi. Ia menyebut, inisiatif Kapolda untuk langsung memimpin mediasi adalah langkah cepat yang sangat dibutuhkan. Pemerintah daerah, katanya, siap menjadi fasilitator utama.
“Kita bersama-sama memitigasi persoalan yang ada di kabupaten rokan hulu, terutama untuk di Tambusai Utara,” ujar Poti, menegaskan komitmen Pemkab Rohul untuk mencegah korban di tengah masyarakat akibat sengketa lahan tersebut.
Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat adat tersebut, Kapolda Herry Heryawan menyatakan kehadirannya bertujuan menampung aspirasi dari semua pihak yang bertikai. “Kita bertemu hari ini untuk dapat menerima masukan dari pemerintah kabupaten rokan hulu, pak bupati ataupun pak wakil bupati terkait konflik agraria, dan juga menampung masukan dari tokoh masyarakat adat terkait konflik agraria di tanah eks PT. Torganda,” jelas Irjen Herry.
Titik sengketa utama adalah klaim atas tanah seluas 11.600 hektar yang dulunya dikelola PT. Torganda dan kini di bawah kendali PT. Agrinas. Camat Tambusai Utara, Sunarji, memaparkan duduk perkara konflik agraria di Tambusai Utara tersebut. Menurutnya, pihak adat Rantau Kasai kukuh berkeinginan agar lahan tersebut dikembalikan penuh kepada mereka.
“Datuk-datuk adat Rantau Kasai berkeinginan agar tanah lebih kurang 11.600 ha Eks PT. Torganda dikembalikan kepada masyarakat adat Rantau Kasai, sedangkan menurut klaim daripada PT. Agrinas adalah bahwa tanah eks PT. Torganda harus diserahkan kepada PT. Agrinas,” terang Sunarji.
Kepala LKAM Luhak Tambusai, Tengku Saydina Mukamil, yang bergelar Rajo Suaro, turut mempertegas posisi masyarakat adat. Ia menjelaskan bahwa Luhak Tambusai adalah eks kerajaan yang secara historis memayungi seluruh wilayah, termasuk Rantau Kasai. Klaim ini membawa sengketa ini melampaui batas persoalan tata ruang biasa, menyentuh isu sejarah dan kedaulatan adat.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, menjamin bahwa situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif. “Polres Rokan Hulu bersama pemerintah kabupaten rokan hulu dan seluruh unsur masyarakat dan pemerintahan yang ada di Rokan Hulu berkomitmen untuk menjaga keamanan dan situasi tetap kondusif terkait konflik agraria yang terjadi di wilayah kabupaten rokan hulu,” katanya. (Idur/MCDiskominfo)

Jurnalis : ( Ismail dan ).

Polresta Cirebon Sita 60 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Minggu (15/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 60 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 60 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 60 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujarnya.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.
"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," katanya.

(Agus Hermawan)

Empat Personel Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian, Polresta Cirebon Gelar Upacara Korps Raport Penuh Haru

Kabupaten Cirebon – Polresta Cirebon menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi anggota Polri, Senin (16/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Upacara tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi serta loyalitas personel yang memasuki masa purna tugas.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Cirebon.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada empat personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi.

“Pagi hari ini kita semua menyaksikan ada empat orang saudara kita yang mendapatkan anugerah kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Tidak semua anggota yang menjelang purna tugas bisa mendapatkan anugerah ini. Artinya, kinerja dan dedikasi beliau-beliau dinilai layak oleh pimpinan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian panjang tanpa cacat dan tanpa pelanggaran selama berdinas di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Ini adalah kebanggaan bagi Bapak-Bapak dan keluarga. Tolong dijaga betul anugerah dari pimpinan ini. Jadikan ini contoh bagi kita semua agar dapat melaksanakan tugas hingga akhir masa dinas dengan baik, tanpa kendala yang berat,” ujar Kapolresta.

Adapun empat personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian TMT 1 Februari 2026 yakni IPTU Wiyono, Ka SPKT Polresta Cirebon, yang naik pangkat menjadi AKP; AIPTU Karmu, Brigadir Sat Samapta, naik menjadi IPDA; AIPTU Abidin, Brigadir Si TIK, naik menjadi IPDA; serta AIPTU Edi Rosandi, Kasubnit 2 Unit 4 Sat Intelkam, naik menjadi IPDA.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi kerja yang telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab selama bertugas.
Upacara Korps Raport ini tidak hanya menjadi momentum penghargaan bagi personel yang memasuki masa purna, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan profesionalisme, bekerja dengan ikhlas dan bertanggung jawab, serta senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat Kabupaten Cirebon.

(Agus Hermawan)

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Vihara dan Kelenteng Jelang Imlek 2577

Cirebon Kota – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah vihara dan kelenteng yang berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Senin (16/02/2026), sebagai langkah antisipasi guna memastikan kesiapan pengamanan serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar didampingi Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Iwan, S.H., M.H., serta diikuti personel yang terlibat dalam pengamanan perayaan Imlek di masing-masing lokasi ibadah.

Adapun lokasi yang dilakukan pengecekan meliputi Vihara Budha Sasana di Jalan Prujakan, Vihara Dewi Welas Asih di Jalan Kantor, serta Kelenteng Talang di Jalan Talang, yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah umat Tionghoa saat perayaan Imlek.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan personel pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup, sistem pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, hingga koordinasi dengan pengurus vihara dan kelenteng terkait estimasi jumlah jemaat yang akan melaksanakan sembahyang pada malam pergantian tahun.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap sarana pendukung keamanan seperti jalur keluar-masuk jemaat, titik parkir kendaraan, serta kesiapan antisipasi apabila terjadi lonjakan pengunjung, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Kapolres Cirebon Kota menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Imlek, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Hingga pelaksanaan pengecekan selesai, situasi di seluruh vihara dan kelenteng yang dikunjungi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, serta para pengurus menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama perayaan berlangsung.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama selama perayaan Imlek, serta mengajak seluruh warga agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang telah disediakan, tidak membawa barang berharga secara berlebihan, dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan, sehingga perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Cirebon dapat berjalan aman, damai, dan penuh kebersamaan.

(Agus Hermawan)

Imlek 2026, Polres Cirebon Kota Fokus Amankan Lima Titik Ibadah

CIREBON KOTA – Jajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan pengamanan maksimal menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Senin (16/02/2026), dengan memfokuskan pengamanan pada lima vihara dan klenteng di wilayah Kota Cirebon.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek dapat berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang melaksanakan sembahyang.

Salah satu titik utama pengamanan berada di Vihara Dewi Welas Asih, klenteng Tridharma yang berlokasi di Jalan Kantor, Kota Cirebon, yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao dengan jumlah jemaat cukup besar setiap perayaan Imlek.

Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar menjelaskan bahwa pengamanan telah dimulai sejak pagi hari dan akan terus dilaksanakan hingga malam pergantian tahun, bahkan berlanjut sampai hari berikutnya menyesuaikan dengan rangkaian ibadah.

“Sejak pagi hingga sore ini, dan nanti malam, kami melaksanakan pengamanan untuk saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Di Kota Cirebon terdapat lima titik yang menjadi fokus atensi pengamanan selama rangkaian perayaan Imlek,” ujarnya saat memantau langsung kesiapan pengamanan.

Sebanyak 250 personel Polres Cirebon Kota dikerahkan dan disebar di masing-masing vihara dan klenteng, dengan jumlah personel yang disesuaikan berdasarkan estimasi jemaat di setiap lokasi ibadah.
“Mulai pagi, sore, malam ini, hingga besok pagi dan malam masih terdapat kegiatan sembahyang. Anggota kami standby di sekitar vihara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman,” tambahnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa hingga saat ini situasi di seluruh vihara dan klenteng terpantau aman dan terkendali, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama.

“Kota Cirebon sejak dahulu dikenal sebagai wilayah yang kental dengan nilai pluralisme. Kerukunan antarumat beragama terlihat nyata, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, semangat toleransi di Kota Cirebon juga terlihat dari partisipasi masyarakat lintas agama yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Imlek sebagai bentuk solidaritas sosial.

“Tidak hanya umat Konghucu dan Buddha, masyarakat Muslim di Kota Cirebon juga ikut berpartisipasi membantu. Ini merupakan wujud nyata toleransi dan kerukunan umat beragama yang sangat kami apresiasi,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, salah satu pengurus Vihara Dewi Welas Asih, Hendra, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan lebih sederhana mengingat waktunya yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan, termasuk tidak dilaksanakannya perayaan Cap Go Meh secara besar-besaran.

“Cap Go Meh dilaksanakan secara internal vihara saja, sebagai bentuk saling menghormati karena berdekatan dengan bulan Ramadan. Persiapan Imlek sendiri sudah hampir 100 persen dan tinggal penyempurnaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian ibadah tetap dilaksanakan seperti biasa, termasuk menyalakan lilin dan sembahyang bersama menjelang pergantian tahun sebagai simbol harapan agar di tahun baru semangat semakin kuat dan cita-cita dapat terwujud, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

(Agus Hermawan)

Dinkes Indramayu Terbitkan Surat Optimalisasi JKN, Reaktivasi PBI-JK Difasilitasi Lewat Jamkesayu


Indramayu, Radius102.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu resmi mengeluarkan surat edaran terkait optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pemanfaatan aplikasi Jamkesayu, menyusul penonaktifan 84.313 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah memberikan ruang bagi peserta PBI-JK yang berstatus nonaktif untuk kembali memperoleh layanan kesehatan dengan mengajukan reaktivasi melalui fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing.

Dalam ketentuan yang disampaikan, PBI-JK merupakan bagian dari program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, dengan skema pembiayaan iuran yang ditanggung pemerintah bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

Adapun pengajuan reaktivasi dilakukan melalui aplikasi Jamkesayu dengan melengkapi sejumlah dokumen administratif, meliputi foto KTP terbaru, foto Kartu Keluarga yang telah diperbarui minimal tahun 2023, foto kondisi rumah, serta lembar rujukan atau keterangan medis yang memuat diagnosis pasien.
Selain persyaratan administrasi, reaktivasi hanya dapat diproses bagi peserta yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), memenuhi kriteria ekonomi miskin atau tidak mampu, memiliki penyakit kronis, katastropik, atau kondisi darurat medis, serta berstatus nonaktif kurang dari enam bulan.

Setelah proses verifikasi selesai dan dinyatakan memenuhi ketentuan, usulan reaktivasi akan diteruskan ke Kementerian Sosial dan BPJS Kesehatan untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Di tengah pelaksanaan kebijakan tersebut, sejumlah pihak turut memberikan perhatian. Ketua Gerakan Pers Lurus Akurat dan Kritis (GEPLAK), Ali Zaidan, menilai mekanisme yang diterapkan berpotensi menambah beban administratif bagi masyarakat rentan.

Ia menyampaikan bahwa warga miskin harus kembali membuktikan kondisi ekonominya, sementara masyarakat yang sedang sakit perlu menunjukkan bukti medis sebelum dapat kembali mengakses layanan kesehatan.

“Orang miskin harus membuktikan dirinya miskin lagi, orang sakit harus membuktikan dirinya sakit dulu untuk bisa aktif kembali. Ini menunjukkan perlindungan sosial kita masih bersifat reaktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan yang bersifat preventif agar mampu melindungi masyarakat sejak dini, sebelum kondisi ekonomi dan kesehatan memburuk.
“Perlindungan harus bersifat preventif, bukan reaktif. Jaminan kesehatan seharusnya mencegah orang jatuh miskin karena sakit, bukan menunggu sakit parah terlebih dahulu,” pungkasnya.
Kalau cinta mau, aku juga bisa buatkan versi lebih singkat untuk portal cepat tayang, atau versi rilis resmi yang lebih humas-friendly.

( Theo)

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam, Jaga Kondusifitas Wilayah

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sunarto bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli bersama di wilayah Pasar kliwon, Minggu (15/03/2026) tadi malam.

Dikatakan Sertu Sunarto sembari melaksanakan Patroli dirinya selalu Piket Koramil 05/Pasar kliwon menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya.

"Selain itu kami juga mengajak kepada seluruh warga untuk mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."ujarnya.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga,juga untuk menjalin silaturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 05/Pasar kliwon di wilayah dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

"Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangat lah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkas Sertu Sunarto.
  
Penulis : Arda 72

Minggu, 15 Februari 2026

Dua Pengedar Narkotika Berhasil Ditangkap Polsek Tambusai Utara, Sita 18 Paket Sabu



Rokan Hulu / Riau.
Media Radius 102 Com.
Jajaran Polsek Tambusai Utara, Polres Rokan Hulu, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pria yang diduga berperan sebagai pengedar.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Simpang Torganda, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si Melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika di sebuah rumah yang berada di areal PT Torganda, Desa Tambusai Utara.

“Berdasarkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan. Pada Jumat siang, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial HAF di Simpang Torganda. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 18 paket diduga narkotika jenis sabu dalam penguasaannya,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka inisial HZPP (24) mengaku memperoleh sabu tersebut dari inisial HS (34), yang juga berdomisili di Kecamatan Tambusai Utara. Berdasarkan pengakuan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka inisial HS pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB di belakang rumahnya.

Kepada penyidik, inisal HS mengakui bahwa narkotika jenis sabu yang ditemukan pada tersangka HAF merupakan miliknya. Ia juga mengakui telah menyerahkan satu kantong sabu kepada HAF pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebagian sabu tersebut telah terjual, dan uang hasil penjualan sebesar Rp1.500.000 ditransfer ke rekening tersangka HS.

Dalam pengungkapan ini, polsek Tambusai Utara turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 paket narkotika jenis sabu, 1 plastik kuaci, 1 unit ponsel VIVO Y03 warna hijau, 4 plastik klip ukuran sedang, 1 plastik klip ukuran besar dan total berat kotor sabu mencapai 5,10 gram.

Berdasarkan hasil tes urine, kedua tersangka dinyatakan positif menggunakan narkotika. Keduanya kini telah diamankan di Polsek Tambusai Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto ketentuan pidana dalam KUHP terbaru, dengan ancaman hukuman pidana penjara.

Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Dalam Arahan Babinsa Kepatihan Wetan Selipkan Loyalitas & Disiplin Kepada Linmas

Surakarta - Seorang Babinsa membina Warga di wilayah desa binaan, menjadi salah satu media untuk mengenal satlimasnya lebih dekat. Selain itu juga, untuk meningkatkan Sinergitas guna mendukung tugas pokok Babinsa di wilayah yang menjadi tugasnya.
 
Seperti yang dilakukan Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Budiono berikan pengarahan tentang disiplinan loyalitas kepada anggota Linmasnya Sdra Dicky sebagai Komandan Pleton berserta anggotanya  yang bertugas di Kelurahan Kepatihan Wetan Kota Surakarta. Sabtu ( 14/02/2026 ) Pukul 07.30 Wib
 
Babinsa sertu Budiono memberi arahan tentang ketegasan, loyalitas, kedisiplinan dan bertanggung jawab sebagai landasan utama  yang harus di miliki sebagai anggata satlimas khususnya Linmas kel kepatihan. selain tersebut di atas juga merupakan sarana untuk memperoleh informasi dan mengetahui perkembangan situasi terkini di wilayahnya
 
Kegiatan yang dilaksanakan Sertu Budiono mencerminkan Sinergitas khususnya Babinsa kepada satlimas wilayah binaannya yang bertujuan untuk mempererat soliditas antara Babinsa dengan linmas sehingga tetap terjaga kekompakkan dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.

Penulis : Arda 72

Sebagai Langkah Preventif, Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam Hari

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Taufik Mukhlis bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari guna menjaga situasi wilayah tetap Kondusif di wilayah Kecamatan Jebres, Sabtu (14/02/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Taufik dirinya bersama anggota Linmas melaksanakan Patroli melewati route yang rawan terjadinya kriminalitas dan tempat obyek vital serta lingkungan perumahan warga masyarakat.

"Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan, kondusifitas, maupun pengamanan obyek Vital di wilayah Kecamatan Jebres."ujarnya.

"Patroli yang dilaksanakan setiap malam sangatlah penting dalam menciptakan wilayah yang aman di wilayahnya masing-masing, 
maka dari itu pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkasnya.

Penulis: Arda 72

Sabtu, 14 Februari 2026

Kapolsek Kapetakan Salurkan Bantuan Baja Ringan untuk Korban Kebakaran di Suranenggala

Kabupaten Cirebon – Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR pada hari Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menyalurkan bantuan sosial berupa material baja ringan kepada warga korban kebakaran rumah di wilayah Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Bantuan tersebut diberikan kepada Sdr. Agus Naim, warga Blok Sipalasa RT 04/06 Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat peristiwa kebakaran.

Diketahui, kebakaran rumah milik Sdr. Agus Naim terjadi pada hari Senin (02/02/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, yang mengakibatkan bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah sehingga membutuhkan perbaikan struktur secara bertahap.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana menjelaskan bahwa penyaluran bantuan baja ringan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati jajaran Polsek Kapetakan kepada warga yang tertimpa musibah, sekaligus upaya membantu percepatan pemulihan tempat tinggal korban.

Menurut AKP Rudiana, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam situasi sosial kemanusiaan untuk memberikan dukungan moril maupun materil kepada warga yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk proses perbaikan rumah sehingga korban dapat kembali menempati rumahnya dengan aman dan layak.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh keakraban antara aparat kepolisian dan warga, serta menjadi cerminan hubungan kemitraan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kepedulian sosial yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bagian dari pelayanan humanis Polri, serta mengajak masyarakat untuk saling peduli dan bergotong royong membantu sesama, khususnya warga yang tertimpa musibah, sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

(Agus Hermawan)

Sambil Patroli, Babinsa Pucangsawit Lakukan Komsos Dengan Warga Binaan

Surakarta — Kegiatan Patroli wilayah rutin dilakukan Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto, guna mengetahui perkembangan dan permasalahan yang terjadi di wilayah binaanya, Sabtu (14/02/2026).

Seperti halnya yang dilakukan, saat Patroli dirinya melaksanakan Komsos bersama warga binaan di Rw 09, dalam kesempatan tersebut Babinsa memberikan himbauan agar warga dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

"Kegiatan Komunikasi sosial yang dilaksanakan juga bertujuan untuk menjalin silahturahmi sehingga terjalin hubungan yang harmonis sekalian mencari Informasi sehingga nantinya akan tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan."ujar Serda Tarto.

Sementara itu Sukino salah satu warga mengatakan dengan keberadaan Babinsa yang lagi patroli di desa Binaan dirinya merasa senang dan begitu dekat dengan pak Babinsa dan selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72

Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Bersama PKBM Pelita Riau Gelar Pembekalan Calon Tutor



Rohul /Pasir Pengaraian.Media Radius 102 Com. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau melaksanakan pembekalan bagi calon tutor pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C bagi warga binaan pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini berlangsung setelah sebelumnya kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang menjadi landasan program pembelajaran di lapas.

Sebelum pembekalan dimulai, pihak PKBM dan Lapas meninjau langsung ruangan belajar yang akan digunakan, termasuk melakukan simbolik pemotongan pita sebagai tanda dibukanya ruang belajar bagi warga binaan.

Pembekalan dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dan dipandu langsung oleh penyelenggara dari PKBM Pelita Riau bersama jajaran seksi Binadik dan Giatja, serta jajaran Registrasi dan Bimkemas. Kegiatan ini menekankan persiapan calon tutor dalam menyusun strategi pengajaran, termasuk pengenalan Pendidikan Kesetaraan Paket itu sendiri kepada peserta magang nasional. Dengan adanya peserta magang nasional yang saat ini berada di lapas, para calon tutor nantinya akan berasal dari mereka, namun terlebih dahulu dilakukan penentuan peran dan materi pengajaran, misalnya siapa yang akan mengajar materi tertentu untuk paket A, B, maupun C.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin 11, yakni Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan.

“Pendidikan kesetaraan paket ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin 11 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan,” ujar Sunu.

PKBM Pelita Riau menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan persiapan awal bagi calon tutor, termasuk peserta magang nasional, agar lebih memahami materi dan peran yang akan dijalankan dalam program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih siap dan mandiri dalam menghadapi kehidupan setelah masa pidana. Pembekalan calon tutor ini menjadi wujud nyata implementasi Program Aksi Kemenimipas, sekaligus memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam meningkatkan kualitas pelayanan hingga pembinaan warga binaan.

Jurnalis : Kabiro Radius 102Com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).