Indramayu

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Selamat Ulang Tahun ke-46 kepada Ibu Istri Tercinta Rekan Kita Jimy Pandiangan, R.Br. Hombing: Doa dan Harapan Terbaik untuk Kesehatan serta Kebahagiaan

Rokan Hulu. Ujungbatu Rokan. Media Radius 102 Com.        Saya yang bernama Jek Marpaung Rekan kerja dari Pak jimy Pandiangan de...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juni 2026

Dana Reses DPRD Indramayu Tahun Anggaran 2026 Naik Sekitar 1,5 M di Tengah Efisiensi Anggaran




 Indramayu, Sergaptarget.com
Dana Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu tahun 2026 tercatat naik hingga mencapai Rp1,5 miliar.

Ditahun 2025, dana untuk reses 50 anggota DPRD tercatat sekitar Rp7,9 miliar. Namun pada tahun 2026 ini meningkat hingga Rp9,4 miliar persisnya Rp 9.425.295.400. Padahal pemerintah pusat sedang menganjurkan efesiensi anggaran.

Dari hasil reses anggota dewan dan kunjungan langsung dilapangan pada konstituen diwilayah daerah pemilihan masing-masing tersebut, anggota dewan menampung keluhan masyarakat yang dikunjungi dan kemudian dicatat sebagai masukan POKIR (Pokok Pikiran) anggota DPRD Indramayu atau yang lazim dikenal sebutan proyek aspirasi dewan.

Sayangnya, niat tulus rakyat yang mengusulkan keluhan ke anggota dewan terkait aspirasinya itu, diduga terjadi penyimpangan yang bertentangan dengan hukum karena diduga kuat POKIR atau proyek aspirasi dewan diperjualbelikan ke kontraktor atau kerabat anggota legeslatif tersebut.

Salah satu sumber, NR (53) Warga Indramayu mengaku mendapat jatah pekerjaan proyek aspirasi dewan (POKIR) dengan cara membayar sekitar 17 persen.

“Kita sudah DP untuk mendapat proyek aspirasi dewan sejak Maret 2026, kita diminta bayar DP Rp34 juta untuk proyek POKIR senilai Rp200 juta. Jadi kalau dihitung, sekitar 17 persen,” ungkap sumber yang meminta namanya dirahasiakan, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum jika POKIR itu diperjualbelikan. Hampir mayoritas anggota dewan yang dapat proyek aspirasi dikomersialkan.

Ketua Warung Nusantara 88 (WN 88) Kabupaten Indramayu, Ahmad Nur Irsyad mengaku prihatin atas munculnya dugaan jual beli proyek POKIR milik anggota dewan Indramayu.

“Saya juga mendengar ada kabar POKIR yang dijualbelikan. Ini sangat ironis dan menyedihkan. Niat tulus rakyat yang mengusulkan wilayahnya dibangun, namun disalahgunakan wakil rakyat (DPRD) dikomersialkan. Ini perlu diungkap publik dan diharap APH turun tangan,” jelas lelaki kritis yang akrab dipanggil Irsad.

Menurutnya, dana APBD tahun 2026 puluhan miliar untuk proyek aspirasi dewan dinilai menyimpang dan sudah mengarah pada tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Logikanya, jika proyek aspirasi dewan dijual, misal 15 persen, maka para pengusaha, kontraktor atau kerabatnya yang mengerjakan bisa dipastikan mengurangi volume pekerjaan, pengusahakan cari untung? Jadi berapa persen yang dikerjakan dilapangan? Ini jelas rakyat Indramayu yang dirugikan,” tegas Irsad.

Irsad bertekad akan mengumpulkan bukti-bukti dugaan KKN dengan modus jual beli POKIR, selanjutnya akan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk ditindaklanjuti di proses sesuai hukum yang berlaku.

Ketua Forum Peduli Indramayu, (FPI), Masdi menjelaskan, Reses adalah masa di mana anggota dewan (DPR atau DPRD) melakukan kegiatan di luar masa sidang, biasanya untuk kembali ke daerah pemilihannya (Dapil) guna bertemu langsung dengan masyarakat.

Tujuannya adalah untuk mendengarkan dan menampung aspirasi serta keluhan warga, yang kemudian akan diperjuangkan menjadi program pemerintah, salah satunya POKIR.

“Jika ini benar terjadi adanya dugaan jual beli proyek POKIR, ini sangat melukai hati rakyat khususnya masyarakat yang mendukungnya jadi anggota dewan. Niat tulus rakyat dibayar dengan pengkhianatan dan memperkaya diri sendiri. Ini sama saja memanfaatkan hasil Reses,” kritik Masdi.

Masdi juga menyoroti kenaikan angka dana Reses menjadi 9,4 miliar dari tahun sebelumnya Rp7,9 miliar dalam posisi adanya himbauan efesiensi anggaran, menyedihkan,” kata Masdi.

Menurutnya, besarnya dana Reses ini perlu didalami karena tidak sebanding dengan acara yang diadakan. Untuk apa saja anggaran itu digunakan, karena praktik dilapangan, Reses anggota dewan tersebut acaranya biasa-biasa saja hanya dihadiri puluhan masyarakat, bahkan ada yang dilaksakan di halaman rumah pendukungnya.

Wakil ketua DPRD indramayu H. Sirojudin ketika dihubungi oleh salah seorang awak media melalui pesan whatshap terkait dana reses dan jual beli POKIR tidak merespon.

(Nana. S)

Tiga Orang Korban Tewas di Tempat Akibat Tertimpah mobil Truk


 
Indramayu, Radius102.com - Telah terjadi Kecelakaan Di Jalur Pantura tepatnya di Depan Rumah Sakit Sentra Medika Langut Kecamatan Lohbener pada Pukul 13.45 Wib , Kamis 04 Juni 2026 .

Mobil Truk tersebut menimpa 2 pengendara Motor, yang dikatui oleh salah satu warga yang membantu eksekusi Korban . Diketahui Korban berjumlah 3 Orang yang mana Ke 3 Korban tersebut tewas di Tempat

" Terjadi Kecelakaan Mobil yang terguling dan menimpa pesepedah motor dan korbannya itu ada 3 orang yang mana ke 3 korban tersebut dinyatakan meninggal dan untuk pastinya kejadiannya saya tidak tau karena pada saat saya sampai di situ sudah terjadi Kecelakaan dan membantu mengesekusi korban untuk dibawa ke rumah sakit menurut saksi mata di tempat kejadian dekat pangkalan ojek
Adapun pengamanan langsung turun dari Polsek Lohbener Kabupaten Indramayu Beserta Puskesmas Kiajaran yang membantu eksekusi Korban menuju RSUD Indramayu.

Sampai Berita ini di turunkan belum. Diketahui penyebab Pasti yang terjadi Pada insiden maut yang merenggut nyawa 3 korban .

( Fonny/MHR Kabiro )

Tak Kuat Menahan Takut, Priyo Disebut Menangis Setiap Malam di Dalam Tahanan


Radius102.com, Indramayu – Fakta mengejutkan terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. Salah satu terdakwa, Priyo, disebut mengalami ketakutan yang luar biasa selama berada di dalam ruang tahanan.

Keterangan tersebut disampaikan oleh terdakwa Ririn Rifanto saat menjalani pemeriksaan di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Indramayu, Rabu (3/6/2026).

Menurut Ririn, hampir setiap malam Priyo menangis karena mengaku sering mendengar suara-suara misterius dan melihat bayangan yang membuatnya tidak bisa tenang.

"Dia itu selalu dihantui. Setiap malam dia nangis. Katanya sering ada suara banyak orang, dan juga dihantui bayangan," ungkap Ririn saat menjawab pertanyaan kuasa hukumnya di ruang sidang.

Pernyataan itu sontak menarik perhatian para pengunjung sidang. Suasana ruang persidangan yang sebelumnya berlangsung serius seketika dipenuhi bisik-bisik para hadirin yang menyimak pengakuan tersebut.
Ririn menggambarkan kondisi Priyo yang kerap dilanda ketakutan saat malam hari di dalam tahanan. Bahkan, menurutnya, suara-suara yang didengar Priyo seolah berasal dari banyak orang yang datang bersamaan, sementara bayangan-bayangan yang dilihatnya membuat rasa cemas dan takut terus menghantuinya.

Pengakuan tersebut menjadi salah satu fakta yang mencuat dalam persidangan dan menambah daftar keterangan menarik yang terungkap selama proses pemeriksaan para terdakwa kasus pembunuhan yang menyita perhatian masyarakat Indramayu tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi psikologis Priyo maupun penyebab munculnya suara dan bayangan yang diceritakannya selama berada di dalam tahanan.

(Fony)

Dana Reses Rp9,4 Miliar Direkayasa, Proyek Aspirasi Dewan Diduga Diperj ualbelikan



INDRAMAYU-
Radius102.Com
Dana Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu tahun 2026 tercatat naik hingga mencapai Rp1,5 miliar.

Ditahun 2025, dana untuk reses 50 anggota DPRD tercatat sekitar Rp7,9 miliar. Namun pada tahun 2026 ini meningkat hingga Rp9,4 miliar persisnya Rp 9.425.295.400. Padahal pemerintah pusat sedang menganjurkan efesiensi anggaran.

Dari hasil reses anggota dewan dan kunjungan langsung dilapangan pada konstituen diwilayah daerah pemilihan masing-masing tersebut, anggota dewan menampung keluhan masyarakat yang dikunjungi dan kemudian dicatat sebagai masukan POKIR (Pokok Pikiran) anggota DPRD Indramayu atau yang lazim dikenal sebutan proyek aspirasi dewan. 

Sayangnya, niat tulus rakyat yang mengusulkan keluhan ke anggota dewan terkait aspirasinya itu, diduga terjadi penyimpangan yang bertentangan dengan hukum karena diduga kuat POKIR atau proyek aspirasi dewan diperjualbelikan ke kontraktor atau kerabat anggota legeslatif tersebut.

Salah satu sumber Intijayakoran.com, NR (53) Warga Indramayu mengaku mendapat jatah pekerjaan proyek aspirasi dewan (POKIR) dengan cara membayar sekitar 17 persen.

"Kita sudah DP untuk mendapat proyek aspirasi dewan sejak Maret 2026, kita diminta bayar DP Rp34 juta untuk proyek POKIR senilai Rp200 juta. Jadi kalau dihitung, sekitar 17 persen," ungkap sumber yang meminta namanya dirahasiakan, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum jika POKIR itu diperjualbelikan. Hampir mayoritas anggota dewan yang dapat proyek aspirasi dikomersialkan.

Ketua Warung Nusantara 88 (WN 88) Kabupaten Indramayu, Ahmad Nur Irsyad mengaku prihatin atas munculnya dugaan jual beli proyek POKIR milik anggota dewan Indramayu.
"Saya juga mendengar ada kabar POKIR yang dijualbelikan. Ini sangat ironis dan menyedihkan. Niat tulus rakyat yang mengusulkan wilayahnya dibangun, namun disalahgunakan wakil rakyat (DPRD) dikomersialkan. Ini perlu diungkap publik dan diharap APH turun tangan," jelas lelaki kritis yang akrab dipanggil Irsad.

Menurutnya, dana APBD tahun 2026 puluhan miliar untuk proyek aspirasi dewan dinilai menyimpang dan sudah mengarah pada tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Logikanya, jika proyek aspirasi dewan dijual, misal 15 persen, maka para pengusaha, kontraktor atau kerabatnya yang mengerjakan bisa dipastikan mengurangi volume pekerjaan, pengusahakan cari untung? Jadi berapa persen yang dikerjakan dilapangan? Ini jelas rakyat Indramayu yang dirugikan," tegas Irsad.

Irsad bertekad akan mengumpulkan bukti-bukti dugaan KKN dengan modus jual beli POKIR, selanjutnya akan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk ditindaklanjuti di proses sesuai hukum yang berlaku.

Ketua Forum Peduli Indramayu, (FPI), Masdi menjelaskan, Reses adalah masa di mana anggota dewan (DPR atau DPRD) melakukan kegiatan di luar masa sidang, biasanya untuk kembali ke daerah pemilihannya (Dapil) guna bertemu langsung dengan masyarakat.

Tujuannya adalah untuk mendengarkan dan menampung aspirasi serta keluhan warga, yang kemudian akan diperjuangkan menjadi program pemerintah, salah satunya POKIR.

"Jika ini benar terjadi adanya dugaan jual beli proyek POKIR, ini sangat melukai hati rakyat khususnya masyarakat yang mendukungnya jadi anggota dewan. Niat tulus rakyat dibayar dengan pengkhianatan dan memperkaya diri sendiri. Ini sama saja memanfaatkan hasil Reses," kritik Masdi.

Masdi juga menyoroti kenaikan angka dana Reses menjadi 9,4 miliar dari tahun sebelumnya Rp7,9 miliar dalam posisi adanya himbauan efesiensi anggaran, menyedihkan," kata Masdi.

Menurutnya, besarnya dana Reses ini perlu didalami karena tidak sebanding dengan acara yang diadakan. Untuk apa saja anggaran itu digunakan, karena praktik dilapangan, Reses anggota dewan tersebut acaranya biasa-biasa saja hanya dihadiri puluhan masyarakat, bahkan ada yang digelar cukup di teras rumah pendukungnya dulu yang tidak membutuhkan biaya besar.

"Jangan sampai dana Reses ini disalahgunakan yang berpotensi pada tindakan korupsi. Kami mencium ada dugaan rekayasa pada penggunaan dana Reses," ujar Masdi kritis.

Wakil Ketua DPRD Indramayu, H. Sirojudin yang dikonfirmasi wartawan, Rabu malam (3/6/2026) pukul 21.18 belum merespon. Awak media ini yang menghubungi lewat pesan WhatsApp terkait dugaan rekayasa dana Reses dan dugaan jual beli POKIR tidak dijawab. (Fonny/MHR Kabiro)

Rabu, 03 Juni 2026

Daniel Mutaqien Syafiuddin ST Undur Diri Dari Pemuda Pancasila Indramayu



Indramayu,Radius102. Com Dinamika Organisasi Masyarakat (Ormas) selalu dinamis seiring perkembangan jaman, sebagai Ormas terbesar dan memiliki anggota yang militan, MPC Pemuda Pancasila Indramayu menjadi salah satu contoh Ormas yang cukup disegani karena selaras dengan dinamika politik.

Sementara, untuk menjaga marwah, integritas dan netralitas organisasi yang dipimpin oleh H. Daniel Mutaqien Syafiuddin ST, akan mengalami pergantian pucuk Pimpinan MPC Pemuda Pancsola.Indramayu.

Daniel sudah mengajukan surat pengunduran dirinya ke MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, mengingat dirinya saat ini telah dinyatakan sah terpilih Menjadi Ketua DPD Partai.Golkar Jabar pada Musda awal Mei lalu..

Dalam Pernyataannya dihadapan media, Daniel mengaku dirinya sudah menjabat Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu sejak 2007 dan dirinya ingin ada regenerasi kepemimpinan ditubuh Ormas PP tersebut. Selain itu, Daniel ingin lebih fokus Pimpin Partai Golkar Jawa Barat, 

Sementara Daniel yang tidak tidak ingin memjadi menghambat roda organisasi PP Indramayu menyerahkan mekanisme pergantian kepemimpinan pada pengurus dan kader MPC Pemuda Pancasila Indramayu.

"Yang jelas saya sebetulnya berat meninggalkan PP Indramayu, namun saya memiliki tanggungjawab besar dan amanah baru sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, sehingga saya tidak ingin menjadi penghambat roda organisasi yang telah membesarkan saya" ungkap Daniel.

Sementara, berdasarkan rumor yang beredar dikalangan pengurus dan kader MPC Pemuda Pancasila Indramayu, calon pengganti Daniel adalah Ramadhin Listya Wimana atau akrab dipanggil dengan sapaan akrab Tyo. 

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi awak media, Tyo mengaku terkejut dengan pengunduran diri Daniel Mutaqien dan mendengar rumor dirinya dari para kader akan menjadi Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila.Indramayu.

Namun demikian, sebagai kader yang militan Tyo mengaku siap menjalankan amanah organisasi bila dirinya dipercaya menjadi Plt. Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu.( Fonny/MHR Kabiro)

Selasa, 02 Juni 2026

Berkolaborasi, KONI dan IMI Gelar Drag Bike ADS 2026 Putaran Ketiga di Kabupaten Indramayu



Indramayu, Radius102.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pengcab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Indramayu, menggelar Drag Bike ADS 2026 di sirkuit non permanen Waduk Bojongsari. Event ini merupakan ADS putaran ketiga nasional.  

Tak hanya KONI dan IMI, ADS juga mendapat dukungan dari Ketua Pengprov IMI Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin (DMS) dan tokoh masyarakat yang juga pengusaha, H Maman Suparman Yahya.  

Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, mengatakan perkembangan menggembirakan olahraga otomotif di Kabupaten Indramayu, memunculkan ide kolaboratif. Hanya bertemu singkat, KONI dan IMI sepakat untuk menggelar event tersebut.  

"Ditambah adanya dukungan dari Ketua IMI Jabar, Bung DMS, dan dorongan kuat dari orang tua kami Ayah Maman. Dan alhamdulilah event ini akan terselenggara. Seluruh persiapan teknis sudah dikerjakan oleh IMI," ujar Yogi, Senin 1 Juni 2026.  

Yogi juga berharap Drag Bike ADS 2026 putaran ketiga ini menjadi pemacu semangat cabang olahraga lain untuk menggelar event serupa. Karena dengan semakin banyaknya event, akan ikut membantu mengukur kekuatan atlet, khususnya atlet Kabupaten Indramayu.  

Sementara itu, Ketua IMI Kabupaten Indramayu sekaligus ketua penyelenggara event, Andry Dry, menjelaskan sampai saat ini seluruh persiapan teknis sudah dilakukan. Secara bertahap juga, kata dia, dilakukan pembenahan sirkuit.  
Untuk peserta, Adry Dry telah menerima konfirmasi bakal diikuti sedikitnya delapan ratus starter dari berbagai klub otomotif di Indonesia. Ia optimis, mereka bakal hadir dan mengikuti Drag Bike ADS 2026 putaran ketiga ini.  

"Kami sampaikan terima kasih untuk KONI, Ketua IMI Jabar, Bung DMS, dan Ayah Maman yang telah mensupport seluruh persiapan kegiatan ini. Semoga kerjasama ini tidak berhenti disini jadi bisa berkelanjutan," ujar Andry Dry.

( Fonny/MHR Kabiro)

Minggu, 31 Mei 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila Tanam 1000 Mangrove


Indramayu, Radius102.com – Memperingati Hari Lahir Pancasila ke-81 yang jatuh pada 1 Juni serta menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar aksi penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Karangsong, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemuda Pancasila terhadap pelestarian lingkungan, khususnya dalam upaya menekan laju abrasi yang mengancam kawasan pesisir Kabupaten Indramayu.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu, Didik Himmawan, mengatakan aksi penanaman mangrove menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
“Penanaman 1.000 pohon mangrove ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami berharap langkah ini dapat membantu mengurangi abrasi di sepanjang garis pantai Kabupaten Indramayu sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujarnya.
Didik menegaskan, persoalan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemuda Pancasila juga mengajak seluruh kader untuk lebih peka terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan aktif berkontribusi dalam kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kami menghimbau seluruh kader Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu untuk senantiasa peduli terhadap isu-isu sosial kemasyarakatan serta terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pantai Kasih Karangsong Indramayu, Rawenda, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Pemuda Pancasila terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu yang telah ikut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

( Fonny/MHR Kabiro )

Sabtu, 30 Mei 2026

Polisi Diminta Perketat Pengawasan Peredaran "Obat Terlarang" Daftar G di Wilayah Kecamatan Sindang



INDRAMAYU, Radius102.com–

Aktivitas dugaan peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) golongan daftar G tanpa izin edar dilaporkan masih terjadi di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Sebuah warung gubug yang disinyalir menjadi lokasi transaksi dibakar oleh massa akhir pekan lalu, kini diduga masih melakukan aktivitas serupa dan bergeser ke lokasi baru yang berada tak jauh dari gubug, sekitar 300 meter di sekitar Pintu Air ke-2 Desa Terusan.

Berdasarkan pemantauan di lokasi warung yang terbakar di pinggir Kali Cimanuk, Sabtu sore (30/5/2025), ditemukan ratusan sisa cangkang kemasan obat tipe G yang berserakan di bawah puing-puing bangunan yang hangus terbakar.

Temuan tersebut memperkuat dugaan warga mengenai adanya aktivitas transaksi ilegal sebelum insiden pembakaran terjadi.

Namun, alih-alih berhenti, informasi yang dihimpun di lapangan menunjukkan adanya indikasi bahwa oknum pengedar memindahkan operasi mereka ke jalur yang sama, tepatnya di kawasan Pintu Air ke-2 Desa Terusan dengan menyasar kalangan pemuda.

Menyikapi fenomena tersebut, Praktisi Hukum Asal Indramayu, Hasto Kristiyanto, S.H. memberikan catatan tegas terkait aspek penegakan hukum. 

Ia mengingatkan pentingnya langkah preventif dan represif dari aparat penegak hukum (APH) agar masyarakat tidak kembali melakukan aksi main hakim sendiri.

"Secara regulasi, peredaran obat daftar G tanpa izin edar jelas melanggar UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ini merupakan delik pidana murni. Ketika sebuah lokasi pernah memicu konflik sosial hingga berujung pembakaran, idealnya kawasan sekitar tersebut masuk dalam peta pengawasan ketat (under surveillance) oleh kepolisian setempat," jelas Hasto Kristiyanto.

Hasto menambahkan, munculnya indikasi lapak baru di sekitar lokasi lama harus segera direspons cepat oleh pihak berwenang guna meminimalisir keresahan di tengah masyarakat.

"Aparat penegak hukum beserta jajaran pemerintah desa setempat perlu bersinergi untuk melakukan deteksi dini. Kita berharap Satresnarkoba Polres Indramayu segera melakukan penyelidikan di Pintu Air ke-2 Desa Terusan. Langkah tegas ini penting untuk memutus mata rantai peredaran obat ilegal, sekaligus mencegah terjadinya aksi sepihak atau main hakim sendiri dari massa di kemudian hari," tegasHasto.

Kondisi ini memicu perhatian dan kekhawatiran dari warga sekitar yang mendambakan lingkungan bersih dari peredaran obat-obatan terlarang.

"Kami berharap ada pengawasan dan tindakan yang lebih intensif dari pihak berwenang. Jangan sampai tempat baru ini kembali beroperasi dan merusak masa depan anak-anak muda di desa kami," ujar Susanto (48) warga setempat.

Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari kepolisian dan pihak terkait untuk menyisir kawasan tersebut secara berkala demi menjaga kondusivitas serta keamanan di wilayah Kabupaten Indramayu. ( MHR Kabiro/Fonny)

Jumat, 29 Mei 2026

DPC PKB Indramayu Gaungkan Semangat Berkurban dan Kepedulian Sosial di Hari Raya Iduladha 1447 H



Indramayu, Radius102.com – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu untuk menebarkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat. 

Melalui kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban, DPC PKB Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan membawa nilai pengabdian, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. 

Perayaan Hari Raya Kurban tahun ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kader, simpatisan, serta masyarakat luas yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjuangan politik dan sosial PKB di Indramayu. 

Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, mengatakan Iduladha bukan hanya sekadar perayaan ibadah tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan rasa kemanusiaan. 

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. 

“Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian. Semangat inilah yang terus kami bangun bersama seluruh kader PKB untuk selalu hadir melayani masyarakat,” ujar Amroni. 

Ia menjelaskan, DPC PKB Indramayu setiap tahun secara rutin melaksanakan kegiatan kurban sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana berbagi kepada masyarakat. 

Pada Hari Raya Iduladha tahun ini, DPC PKB Indramayu menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor kambing yang kemudian dibagikan kepada masyarakat, kader partai, serta simpatisan. 
Satu ekor kambing diketahui merupakan bantuan dari Dedi Wahidi selaku anggota DPR RI Fraksi PKB, sementara satu kambing lainnya berasal dari M. Asyrof Abdik anggota Fraksi PKB Provinsi Jawa Barat. 

Amroni mengatakan pembagian daging kurban dilakukan menggunakan sistem kupon agar proses distribusi berjalan tertib dan merata. 

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pembagian daging kurban, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian partai terhadap masyarakat kecil. 

“Kami ingin keberadaan PKB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semangat berbagi ini harus terus dijaga,” katanya. Kamis 28 Mei 2026 
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti pembagian hewan kurban menjadi bagian dari komitmen PKB dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. 

Selain itu, momentum Iduladha juga dinilai penting untuk mengingatkan seluruh kader partai agar terus menanamkan semangat pengabdian dan pelayanan kepada rakyat. 

Hal senada disampaikan Sekretaris DPC PKB Indramayu, A. Mujani Nur, yang mengajak seluruh kader dan simpatisan menjadikan Hari Raya Kurban sebagai momentum memperkuat persaudaraan serta gotong royong. 

Menurutnya, semangat kebersamaan sangat penting dijaga di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. 

“Iduladha mengajarkan pentingnya berbagi dan saling membantu. Nilai itu harus terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya. 

Sementara itu, Bendahara DPC PKB Indramayu, Badruzzaman, berharap perayaan Iduladha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat. 

Ia menilai semangat kurban dapat menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian merupakan modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. 

Dengan mengusung slogan “PKB Beraksi, Peduli dan Melayani”, DPC PKB Indramayu terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada rakyat. 

Program-program sosial tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara partai dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial. 

Menutup keterangannya, Amroni atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran DPC PKB Indramayu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh masyarakat. 

“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Semoga semangat berkurban semakin memperkuat nilai kemanusiaan, persatuan, dan kepedulian sosial bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

(MHR Kabiro/Fonny)

Pantai Balongan Indah 2 Indramayu Jadi Prioritas Destinasi Wisata di Indramayu



Indramayu, Radius102.com - Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga.

Salah satu destinasi wisata yang ramai dipadati pengunjung yakni Pantai Bali 2 atau Pantai Balongan Indah yang berada di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Sejak pagi hari, ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah terlihat memadati kawasan wisata pantai tersebut.

Para pengunjung datang untuk menikmati suasana pantai, bermain air, hingga bersantai bersama keluarga di area pesisir yang dikenal memiliki nuansa khas Pulau Dewata Bali.
Pantai Bali 2 memang menjadi salah satu objek wisata favorit masyarakat Indramayu saat musim liburan. Selain menawarkan pemandangan laut yang indah, lokasi wisata ini juga memiliki berbagai spot foto menarik serta fasilitas yang cukup memadai bagi pengunjung.
Kepadatan kendaraan juga terlihat di jalur menuju kawasan wisata Balongan. Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat dikendalikan oleh petugas gabungan yang berjaga di sekitar lokasi.

Pengelola wisata Bali 2 mengaku telah menyiapkan berbagai fasilitas dan pengamanan demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan selama libur Idul Adha berlangsung. Tim pengawas pantai juga disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

(Fonny/MHR Kabiro)

Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Mujahidin Desa Karangampel Berlangsung Khidmat


Indramayu, Radius102.com – Ratusan jamaah memadati Masjid Mujahidin Desa Karangampel, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H pada Rabu 27 Mei 2026 / 10 Dzulhijjah 1447 H. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Kurban tahun ini.

Shalat Idul Adha di Masjid Agung Mujahidin Desa Karangampel Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, bertindak Imam Ustadz Askah dan Khotib Drs. H Ahmad Syatori.
Dalam Khutbahnya Drs.H.Ahmad Syatori, selaku khatib mengajak jamaah untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam berkurban, serta memperkuat semangat berbagi kepada sesama.

“Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang menyembelih sifat egois dan mempertebal kepedulian sosial. Semoga semangat ini terus hidup di tengah masyarakat Karangampel,” ujar Drs. H Ahmad Syatori.

Menurut Sekretaris DKM Masjid Agung Mujahidin Karangampel Wartaman, setelah selesai shalat Idul Adha 1447 H, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang disalurkan kepada warga kurang mampu di Desa Karangampel dan sekitarnya. Panitia kurban Masjid Agung Mujahidin Desa Karangampel mencatat sebanyak 4 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang terkumpul dari partisipasi warga dan donatur, tuturnya 

( MHR Kabiro )

Kamis, 28 Mei 2026

Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Jami Al-Ikhlas Graha Artha Berlangsung Khidmat


INDRAMAYU,Radius102.Com Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Jami Al-Ikhlas Perumahan BTN Graha Artha, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, Rabu (27/5/2026) pagi. Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Jami Al-Ikhlas Graha Artha Berlangsung Khidmat, Jamaah Antusias Ikuti Rangkaian Qurban

Ratusan jamaah sejak pagi hari tampak memadati area masjid untuk menunaikan sholat Idul Adha bersama. Kegiatan dimulai pukul 06.45 WIB hingga selesai dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan.

Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib yakni Mualim Bisri Mustofa, sementara tugas muazin dan bilal dipandu oleh ATS dan A’angteja Sulaksana, berlangsung khidmat.

Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Momentum Hari Raya Idul Adha juga dijadikan sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Ketua DKM Al-Ikhlas H.Ahmad Amam menyampaikan, selain pelaksanaan sholat Idul Adha, panitia juga membuka penerimaan hewan qurban dari masyarakat berupa sapi, kambing, maupun domba.

“Penerimaan hewan qurban dilaksanakan pada Rabu siang mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB di Posko Qurban Masjid Al-Ikhlas Graha Artha Sindang,” ujarnya.
Sementara itu, proses penyembelihan dan penyaluran daging qurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Panitia berharap, pelaksanatan ibadah qurban tahun ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Semoga seluruh amal ibadah dan qurban para mudhohi diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.(Fonny/MHR Kabiro)

Rabu, 27 Mei 2026

Akso Surya Darmawangsa Raih Penghargaan Pengembangan Pariwisata Pesisir Indramayu


 
Radius102.Com, minggu 24 mei 2026 – "Akso Surya Darmawangsa resmi menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan sektor pariwisata pesisir Kabupaten Indramayu. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam acara puncak Hadiyu Akbar yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu, Minggu (24/5/2026) malam.
 Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri lengkap unsur pimpinan daerah. 

Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Indramayu, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, seluruh anggota FORKAPIMDA, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Indramayu. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti pentingnya pengembangan pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
 
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan Akso Surya Darmawangsa. Menurutnya, pengembangan wisata pesisir bukan hanya soal mempercantik pantai, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
 
"Indramayu memiliki garis pantai panjang dan potensi wisata bahari yang luar biasa. Akso Surya Darmawangsa telah membuktikan bahwa dengan gagasan, kerja keras, dan kolaborasi, kekayaan alam ini bisa diubah menjadi sumber kesejahteraan warga. Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan kami, sekaligus dorongan agar semangat ini menular ke lebih banyak pihak," ujar Lucky Hakim.
 
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan wisata berbasis potensi lokal, mengingat sektor ini menjadi salah satu andalan untuk memajukan perekonomian kabupaten, di samping pertanian dan perikanan.
 
Sementara itu, Akso Surya Darmawangsa yang menerima penghargaan tersebut mengaku bangga dan menganggap penghargaan ini sebagai amanah besar, bukan sekadar prestasi pribadi.
 
"Penghargaan ini milik seluruh masyarakat pesisir yang bersama-sama menjaga dan mengembangkan kawasan wisata. Kami akan terus berinovasi, menjaga kelestarian lingkungan, dan memastikan setiap pengembangan wisata memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar. Harapan kami, pariwisata pesisir Indramayu semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan bersama," kata Akso.
 
Kiprah Akso dikenal luas dalam mengembangkan sejumlah kawasan wisata pantai di Indramayu, mulai dari penataan fasilitas, pengenalan kearifan lokal, hingga pelibatan warga dalam pengelolaan wisata. Langkah ini dinilai berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi warga setempat.
 
Acara Hadiyu Akbar sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang dijadikan momen silaturahmi, evaluasi pembangunan, sekaligus apresiasi bagi individu maupun kelompok yang berprestasi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indramayu. Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif membangun daerah.( Fonny/MHR Kabiro)

Selasa, 26 Mei 2026

WhatsApp Ririn Log Out, Prof. Youngky: Penyidik dan Jaksa Bisa Kena Pidana



Indramayu —Radius102.Com.. Pernyataan mengejutkan disampaikan saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Selasa (26/5/2026).

Guru Besar Hukum Pidana dan pakar Tindak Pidana Korupsi dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta itu menyoroti persoalan log out-nya akun WhatsApp milik Ririn, yang disebut menjadi salah satu barang bukti penting komunikasi antara Ririn dan Aman Yani sebelum maupun sesudah peristiwa pembunuhan di Paoman.

Di hadapan majelis hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri Indramayu, Prof. Youngky menegaskan bahwa barang bukti dalam perkara pidana, terlebih kasus menonjol, wajib diamankan secara ketat dan tidak boleh disentuh sembarangan.

“Sejogyanya berkait dengan barang bukti itu harus benar-benar diamankan. Kalau sampai terjadi seperti itu faktanya, itu tindak pidana. Tidak boleh ada kelemahan-kelemahan apapun terhadap peristiwa pidana,” tegas Prof. Youngky.

Menurutnya, prosedur penanganan barang bukti elektronik harus dilakukan secara profesional, steril, dan sesuai ketentuan hukum acara pidana. Barang bukti, kata dia, semestinya disegel dan hanya dibuka di hadapan hakim dalam persidangan.
“Bahkan dalam pidana menonjol seperti peristiwa yang sekarang, barang itu harus dikemas dalam plastik dan disegel, tidak boleh disentuh, kecuali pada persidangan dibuka di hadapan hakim,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut sontak menyita perhatian pengunjung sidang. Sebab, apabila benar terjadi kelalaian atau adanya tindakan yang menyebabkan barang bukti elektronik berubah, hilang akses, atau terganggu keasliannya, maka hal itu berpotensi menimbulkan konsekuensi pidana bagi pihak yang menangani barang bukti tersebut, termasuk penyidik maupun jaksa.

Sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman sendiri hingga kini masih terus bergulir dan menyita perhatian publik Kabupaten Indramayu. (MHR/Fonny Kabiro)

Senin, 25 Mei 2026

Sidang Kasus Pembunuhan Paoman Memanas, Toni RM Siapkan Ahli IT dan Pidana Kupas Rekaman Priyo dan Ririn


 

INDRAMAYU, Radius102.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan yang menyeret nama Ririn kembali memanas.

Dalam persidangan hari ini, tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan sejumlah alat bukti baru berupa rekaman suara dan rekaman jalannya sidang yang diklaim mengungkap kronologi sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Kamis (21/5/2026).
Kuasa hukum terdakwa menjelaskan, bukti pertama yang diajukan adalah rekaman suara percakapan antara Prio Bagus Diawan dan Ririn Rifanto saat pertama kali ditemui sebelum dirinya resmi menjadi pengacara mereka.

Menurut Toni RM .Dalam rekaman tersebut Prio dan Ririn secara terbuka menyampaikan kronologi kejadian yang sebenarnya dan menyebutkan dengan gamblang Tampa ada rekayasa ataupun tekanan yang menyeret keterlibatannya empat nama yang diduga ikut serta pada pembunuhan, satu keluarga di paoman, yakni Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko.Ririn dan Prio ikut terlibat juga dalam peristiwa pembunuhan satu keluarga paoman. namun di akuinya bukan sebagai pelaku utama.

“Pernyataan itu disampaikan Prio tepat setelah sidang pertama pada 25 Februari 2026. Karena sudah ramai muncul informasi baru, saya ingin memastikan langsung apakah benar dia pernah menyampaikan hal tersebut. Akhirnya kami datangi dan ada rekaman suaranya,” ujar Toni RM. Usai sidang.

Ia menegaskan, pengakuan tersebut disampaikan tampa tekanan maupun ancaman dari pihak mana pun. Hal itu, nanti akan terbukti jelas dalam rekaman yang nantinya akan diperdengarkan di persidangan.

“Mereka bicara dengan lugas dan blak-blakan. Jadi kalau ada yang bilang mereka ditakut-takuti atau ditekan, itu tidak benar. Itu murni inisiatif mereka sendiri sesuai apa yang mereka alami,” katanya.

Bukti rekaman wawancara dengan Prio dan Ririn di lapas ada berdurasi 57 menit, pihak kuasa hukum juga mengajukan rekaman pada sidang yang pertama berdurasi 24 menit saat Prio membacakan tulisan tangannya mengenai kronologi kejadian.

Dalam rekaman sidang tersebut, Prio kembali menyebut nama Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko sebagai pihak yang ikut terlibat.

Toni RM. Menyebut bukti rekaman itu sengaja diajukan untuk membantah pernyataan Prio sebelumnya yang menyebutkan bahwa ke empat nama tersebut yaitu, aman Yani, Hardi,yoga dan Joko di akui Prio hanyalah karangan belakang.

“Makanya kami ajukan rekaman ini. Biarlah nanti hakim yang menilai apakah itu rekayasa atau fakta sebenarnya. Yang jelas, saat saya tanya langsung apakah ini benar atau hanya karangan, Prio menjawab bahwa itu adalah kejadian sebenarnya,” ungkapn Toni RM.

Pada sidang berikutnya, tim kuasa hukum berencana menghadirkan ahli IT dan ahli pidana guna menguji alat bukti yang dihadirkan kepada hakim dan Jaksa Penuntut Umum.

“Nanti ahli pidana akan menjelaskan apakah perkara ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan berencana atau tidak. Jika fakta yang muncul, sebagai bukti pembunuhan berencana atau tidak, maka motif itu akan terbantahkan dengan sendirinya. tegasnya. Toni RM”.

Bukti rekaman dari wawancara dengan Prio dan Ririn akan di hadirkan, pada persidangan Selasa, 26/05/2026 mendatang.

( Fonny/Mahurudin Kabiro )

Gubuk Tempat Tongkrongan di Tanggul Cimanuk Diduga Jadi Sarang Transaksi Obat Keras Daftar G, Warga Dorong Penggerebekan


 

INDRAMAYU, Radius102.com - Dugaan Praktik peredaran obat keras golongan daftar G (Gevaarlijk) secara ilegal kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Indramayu. Kali ini, sebuah gubuk yang sehari-harinya tampak seperti tempat tongkrongan biasa di kawasan tanggul Kali Cimanuk, Desa Terusan, Kecamatan Indramayu, diduga kuat beralih fungsi menjadi kedok tempat transaksi gelap penjualan obat-obatan terlarang tanpa izin edar yang sah.

Aktivitas dugaan di gubuk tersebut dinilai sudah sangat mengkhawatirkan karena kerap didatangi oleh usia remaja dan pelajar secara silih berganti. Modus operandi yang rapi di pinggir sungai ini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat dan aktivis kemandirian publik.

Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Karo Konvergensi Indonesia AMKI, Tomi Susanto, angkat bicara. Ia mengkritik keras sekaligus mengecam lemahnya pengawasan di kawasan tersebut yang terkesan membiarkan bisnis haram perusak generasi muda tumbuh subur.

"Kami dari AMKI mengecam keras praktik kotor ini! Menjadikan gubuk tanggul Kali Cimanuk sebagai kedok peredaran obat keras tipe G adalah tindakan yang sangat mencederai moral lingkungan. Ini tidak bisa dibiarkan berlindung di balik status 'tempat nongkrong biasa'. Aparat penegak hukum jangan sampai kalah atau kecolongan oleh mafia obat-obatan yang merusak masa depan anak-anak di Indramayu," tegas Tomi Susanto.

Keresahan yang mendalam juga disuarakan oleh Sugeng, salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, kesabaran warga sudah habis melihat aktivitas mencurigakan yang mengancam keselamatan moral lingkungan mereka. Jika tidak ada tindakan nyata dari otoritas berwenang, warga siap mengambil langkah tegas.

"Kami warga sekitar sudah sangat resah dan tidak tahan lagi melihat pemandangan ini setiap hari. Kalau tempat ini terus-terusan dibiarkan beroperasi tanpa ada tindakan, jangan salahkan kami jika warga habis kesabaran. Dalam waktu dekat, saya bersama warga lainnya akan mendatangi langsung gubuk tersebut untuk meminta pertanggungjawaban dan membubarkan aktivitas ilegal di sana!" cetus Sugeng dengan nada geram.

Melihat situasi di Desa Terusan yang kian memanas dan berpotensi memicu aksi main hakim sendiri akibat lambatnya respons di lapangan, Polres Indramayu kini didesak untuk segera mengambil langkah taktis.
Masyarakat meminta Polres Indramayu segera pemerintahkan Kasat Narkoba untuk segera menerjunkan anggotanya ke kawasan tanggul Kali Cimanuk, melakukan penyelidikan mendalam, dan menindak tegas oknum di balik gubuk pengedar obat tipe G tersebut. Penindakan cepat sangat diperlukan guna mengantisipasi konflik sosial sekaligus menegakkan hukum berdasarkan Undang-Undang Kesehatan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga dan memantau pergerakan di sekitar lokasi gubuk peredaran obat ilegal tersebut.

( Fonny/Maharudin Kabiro)

Kamis, 21 Mei 2026

Sidang Kasus Pembunuhan Paoman Memanas, Toni RM Siapkan Ahli IT dan Pidana Kupas Rekaman Priyo dan Ririn



INDRAMAYU, radius102.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan yang menyeret nama Ririn kembali memanas.

Dalam persidangan hari ini, tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan sejumlah alat bukti baru berupa rekaman suara dan rekaman jalannya sidang yang diklaim mengungkap kronologi sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Kamis (21/5/2026).
Kuasa hukum terdakwa menjelaskan, bukti pertama yang diajukan adalah rekaman suara percakapan antara Prio Bagus Diawan dan Ririn Rifanto saat pertama kali ditemui sebelum dirinya resmi menjadi pengacara mereka.

Menurut Toni RM .Dalam rekaman tersebut Prio dan Ririn secara terbuka menyampaikan kronologi kejadian yang sebenarnya dan menyebutkan dengan gamblang Tampa ada rekayasa ataupun tekanan yang menyeret keterlibatannya empat nama yang diduga ikut serta pada pembunuhan, satu keluarga di paoman, yakni Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko.Ririn dan Prio ikut terlibat juga dalam peristiwa pembunuhan satu keluarga paoman. namun di akuinya bukan sebagai pelaku utama.

“Pernyataan itu disampaikan Prio tepat setelah sidang pertama pada 25 Februari 2026. Karena sudah ramai muncul informasi baru, saya ingin memastikan langsung apakah benar dia pernah menyampaikan hal tersebut. Akhirnya kami datangi dan ada rekaman suaranya,” ujar Toni RM. Usai sidang.

Ia menegaskan, pengakuan tersebut disampaikan tampa tekanan maupun ancaman dari pihak mana pun. Hal itu, nanti akan terbukti jelas dalam rekaman yang nantinya akan diperdengarkan di persidangan.
“Mereka bicara dengan lugas dan blak-blakan. Jadi kalau ada yang bilang mereka ditakut-takuti atau ditekan, itu tidak benar. Itu murni inisiatif mereka sendiri sesuai apa yang mereka alami,” katanya.

Bukti rekaman wawancara dengan Prio dan Ririn di lapas ada berdurasi 57 menit, pihak kuasa hukum juga mengajukan rekaman pada sidang yang pertama berdurasi 24 menit saat Prio membacakan tulisan tangannya mengenai kronologi kejadian.

Dalam rekaman sidang tersebut, Prio kembali menyebut nama Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko sebagai pihak yang ikut terlibat.

Toni RM. Menyebut bukti rekaman itu sengaja diajukan untuk membantah pernyataan Prio sebelumnya yang menyebutkan bahwa ke empat nama tersebut yaitu, aman Yani, Hardi,yoga dan Joko di akui Prio hanyalah karangan belakang.

“Makanya kami ajukan rekaman ini. Biarlah nanti hakim yang menilai apakah itu rekayasa atau fakta sebenarnya. Yang jelas, saat saya tanya langsung apakah ini benar atau hanya karangan, Prio menjawab bahwa itu adalah kejadian sebenarnya,” ungkapn Toni RM.

Pada sidang berikutnya, tim kuasa hukum berencana menghadirkan ahli IT dan ahli pidana guna menguji alat bukti yang dihadirkan kepada hakim dan Jaksa Penuntut Umum.

“Nanti ahli pidana akan menjelaskan apakah perkara ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan berencana atau tidak. Jika fakta yang muncul, sebagai bukti pembunuhan berencana atau tidak, maka motif itu akan terbantahkan dengan sendirinya. tegasnya. Toni RM”.

Bukti rekaman dari wawancara dengan Prio dan Ririn akan di hadirkan, pada persidangan Selasa, 26/05/2026 mendatang.

( Fonny/MHR Kabiro )

Hina Profesi Jurnalis dengan Sebutan ‘Wartawan Soak’, Kelompok Pengunjung Sidang Kasus Paoman Picu Kemarahan Insan Pers Indramayu

INDRAMAYU, Radius102.com– Suasana persidangan kasus Paoman di Pengadilan Negeri Indramayu yang semestinya berjalan tertib, mendadak memanas di luar ruang sidang. Sekelompok pengunjung sidang yang mengaku sebagai kerabat dari almarhum H. Sahroni melontarkan kalimat penghinaan yang dinilai merendahkan marwah profesi jurnalis dengan menyebut mereka "Wartawan Soak" (wartawan rusak/tidak waras).

Tindakan tidak terpuji tersebut spontan memicu gelombang kemarahan dari seluruh awak media yang sedang melakukan tugas peliputan di Indramayu. Para jurnalis mengecam keras intimidasi verbal tersebut karena dinilai telah mengangkangi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Merespons pelecehan profesi tersebut, Sekertaris Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI), Tomi Susanto angkat bicara. FPWI mengutuk keras tindakan arogan yang dilakukan oleh oknum kelompok tersebut.

"Kami mengecam keras tindakan premanisme verbal yang dilontarkan oleh oknum kelompok yang mengaku sebagai keluarga almarhum H. Sahroni. Sebutan 'Wartawan Soak' itu bukan hanya menghina personal, tapi sudah melukai dan melecehkan seluruh profesi jurnalis di Indramayu yang bekerja secara legal dan dilindungi undang-undang," ujar Tomsus dengan nada geram.

"Kami ingatkan kepada siapa pun, jangan coba-coba mengintimidasi atau menghalangi kerja pers. Jika dalam waktu dekat tidak ada iktikad baik dan permohonan maaf secara terbuka, kami dari lintas organisasi wartawan di Indramayu tidak akan tinggal diam. Kami siap mengambil langkah hukum dan melaporkan secara resmi kasus penghinaan 'Wartawan Soak' ini ke Polres Indramayu," tegasnya.

Selain ancaman laporan polisi, komunitas pers Indramayu juga mendesak aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya persidangan untuk bertindak lebih responsif, tegas, dan tidak pandang bulu.

Polisi diminta segera menertibkan dan memberikan tindakan tegas kepada gerombolan yang mengatasnamakan keluarga tersebut agar tidak berbuat semena-mena di area publik, khususnya di lingkungan pengadilan. Kehadiran massa yang arogan dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya proses hukum dan mengancam keselamatan fisik para pencari berita. "Kami ini wartawan berada pada posisi netral, kita meliput semua kepentingan dari kedua belah pihak. Kami tidak terima disebut wartawan soak," kata Riyadhi Amex, wartawan Indramayu.
Hingga berita ini diturunkan, ketegangan di antara para pemburu berita di Indramayu masih memuncak. Para jurnalis sepakat untuk mengawal kasus penghinaan profesi ini hingga tuntas demi menjaga kehormatan dan kemerdekaan pers di Bumi Wiralodra. (MHR/Fonny)

Peningkatan Kapasitas LKD/K Se-Kabupaten Indramayu 2026, Lucky Hakim Dorong Optimalisasi Pelayanan dan Kerukunan Sosial



INDRAMAYU Radius102. com - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/K) se-Kabupaten Indramayu Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memperkuat pembangunan desa, serta menjaga kerukunan sosial di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan Bupati Indramayu Lucky Hakim diwakili Staf ahli Bidang Pemerintahan,Hukum dan Politik H. Yus Yusmana, bersama sejumlah narasumber dan pejabat daerah, di antaranya Dari Baprida Kabupaten Indramau,dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabid Iqwan,Ketua APDESI H. Tarkani,dan Ketua LPM Sekabupaten Indramayu Yoga Rahadiansah dengan Menghadirkan Moderator yang Profesional, Dede Hidayat M.Si.

Acara ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan desa maupun kelurahan sebagai mitra strategis pemerintah.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim diwakili Staf Ahli H. Yus Yusmana, menegaskan bahwa keberadaan LKD/K memiliki peranan penting dalam membantu pemerintah bmenjalankan program pelayanan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia sangat dibutuhkan agar pelayanan publik semakin optimal dan pembangunan daerah berjalan efektif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pengurus lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pembangunan, serta menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Indramayu Melalui Sekertaris Dinas (Sekdis) Kadmidi menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan lembaga kemasyarakatan di desa dan kelurahan.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi penguatan tugas dan fungsi LKD/K, peningkatan pelayanan masyarakat, pengelolaan kelembagaan, hingga strategi membangun harmonisasi sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh LKD/K dapat semakin profesional, aktif, dan mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung pelayanan publik serta pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Adapun Tujuan dari Kegiatan ini adalah adanya pemahaman dari peserta ini dari tugas pokok dan fungsi yang mereka miliki dan yang ke-duanya dari Lembaga kemasyarakatan desa ini berkontribusi, berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah desa dalam melaksanakan percepatan pembangunan desa yang baik, pelayanan yang baik,dan pemberdayaan desa yang baik dan pembinaan yang baik.

Adapun peserta kegiatan ini di bagi dua sesi untuk sesi pertama peserta dari RT dan RW Sekabupaten Indramayu, dan Untuk Sesi kedua dari Lembaga kemasyarakatan desa atau LPM Sekabupaten Indramayu.Tutupnya . (MHR/ Kabiro)

Selasa, 19 Mei 2026

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A. Sentot Patrol dan Penyertaan Modal BPR



Indramayu,Radius102.Com — DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) 5 terkait rencana alih status pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda), Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu itu dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua I DPRD H. Sirojudin, S.P., M.Si., Wakil Ketua II Amroni, S.IP., dan Wakil Ketua III Kiki Zakiyah, S.E. Hadir pula Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, partai politik, organisasi masyarakat, LSM, insan pers, dan tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaian laporannya, Ketua Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu Abdul Rojak, S.H., menjelaskan bahwa rencana pengalihan pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah barat Indramayu, terutama Kecamatan Patrol, Anjatan, Sukra hingga kawasan perbatasan Subang dan Karawang.

Pansus 5 menilai rumah sakit tersebut masih menghadapi berbagai persoalan, di antaranya keterbatasan dokter spesialis, kapasitas ruang rawat inap yang belum memadai, sarana dan prasarana yang perlu ditingkatkan, hingga penurunan jumlah pasien serta pendapatan rumah sakit dalam kurun waktu 2023 sampai 2025.

“Alih status ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat fungsi rumah sakit sebagai pusat layanan rujukan regional Pantura Timur dan kawasan Ciayumajakuning,” ujar Abdul Rojak dalam laporannya

Melalui pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD berharap peningkatan tenaga medis spesialis, modernisasi alat kesehatan, penguatan infrastruktur, hingga dukungan pembiayaan dapat dilakukan secara lebih optimal tanpa membebani APBD Kabupaten Indramayu.

Selain itu, DPRD menekankan bahwa proses alih status tidak hanya sebatas perubahan administratif. Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta memberikan komitmen nyata dalam peningkatan fasilitas kesehatan, penguatan sumber daya manusia, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pansus 5 juga memberikan perhatian terhadap kepastian status pegawai selama proses transisi berlangsung. DPRD meminta seluruh tenaga kesehatan, pegawai administrasi, maupun tenaga pendukung pelayanan tetap memperoleh jaminan hak kepegawaian, penghasilan, serta jenjang karier setelah pengelolaan rumah sakit beralih ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam rekomendasinya, DPRD turut mendorong percepatan peningkatan status RSUD M.A. Sentot Patrol menjadi rumah sakit tipe A agar mampu berkembang sebagai pusat layanan rujukan regional dengan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan modern.

Selain aspek pelayanan, DPRD juga menyoroti pentingnya proses pengalihan aset rumah sakit dilakukan secara rinci, transparan, dan akuntabel. Seluruh aset seperti alat kesehatan, kendaraan operasional, inventaris rumah sakit, hingga sarana penunjang lainnya diminta didata dan diverifikasi secara menyeluruh.

Pansus menemukan adanya penurunan nilai aset non tanah dan bangunan yang akan dialihkan. Karena itu, DPRD meminta dilakukan validasi agar data administrasi sesuai dengan kondisi riil di lapangan serta menghindari potensi kerugian daerah maupun persoalan hukum di masa mendatang.

Tidak hanya itu, DPRD juga meminta kejelasan mekanisme sharing pembiayaan BPJS Kesehatan antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah alih status rumah sakit dilakukan. Menurut Pansus, pembagian tanggung jawab pembiayaan harus diatur secara jelas agar pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya peserta BPJS dari kalangan kurang mampu, tetap berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Indramayu atas persetujuan yang diberikan. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bentuk sinergi bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan optimalisasi pengelolaan aset daerah.

“Persetujuan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyatakan kesediaannya menerima hibah aset RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol,” ujarnya.

Pada rapat yang sama, DPRD Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu juga melaksanakan persetujuan bersama dan penandatanganan Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda). 

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan perusahaan daerah sekaligus meningkatkan pelayanan sektor perbankan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.( MHR/Kabiro)