Indramayu

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Pemasyarakatan Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Rokan Hulu-Pasir Pangarayan.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti Rapat Analis...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2026

HUT KE-81 TNI, KODIM 0616/INDRAMAYU TEKANKAN PENTINGNYA PROFESIONALISME DAN PENGABDIAN KEPADA RAKYAT


INDRAMAYU — Radius102.com Kodim 0616/Indramayu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Senin (5/10/2026).

Upacara yang berlangsung pukul 07.00 hingga 07.50 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han. selaku Inspektur Upacara dan berlangsung khidmat serta tertib.

Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang dibacakan Dandim 0616/Indramayu, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan di berbagai wilayah penugasan.

Panglima TNI juga menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga. Penguatan dan modernisasi kemampuan TNI harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, profesionalisme, serta integritas setiap prajurit.

Menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang, TNI dituntut tetap kokoh pada jati dirinya, menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi seluruh kekayaan Nusantara.
Dalam amanat tersebut, seluruh prajurit dan ASN TNI juga ditekankan untuk menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian, yang meliputi Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Kelima nilai tersebut menjadi pedoman bagi prajurit dalam menguasai tugas dan tanggung jawab, peka terhadap perkembangan situasi, membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa, menguasai teknologi dan alat pertahanan, serta terus berinovasi dalam menghadapi perkembangan ancaman.

Upacara diikuti oleh personel Kodim 0616/Indramayu serta pasukan pendukung yang terdiri dari unsur organisasi masyarakat, FKPPI, Hipakat, dan Pramuka.

Dengan semangat HUT ke-81 TNI, Kodim 0616/Indramayu berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta hadir memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-81.

TNI PRIMA.
TNI Kuat Bersama Rakyat!
Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

( MHR Kabiro)

Kader PKB Indramayu Laksanakan Pengukuhan, Orientasi Politik & Musker Serta Penguatan dan Konsolidasi


 
Indramayu. — Radius102.com
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu melaksanakan tiga agenda sekaligus pada Minggu (4/10/2026) di Hotel Grand Tri Sula, Jalan D.I Panjaitan. Tiga rangkaian kegiatan tersebut adalah pengukuhan pengurus DPC PKB periode 2026–2031, orientasi politik, serta Musyawarah Kerja Cabang (Musker Cab ) untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan.
 
Acara dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Levi dan Ceng Malki, selaku utusan Ketua Umum PKB. Kegiatan ini bersifat internal partai, diikuti pengurus DPC, PAC, dan Badan Penyangga Organisasi (Banom) se-Kabupaten Indramayu.
 
Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu, Amroni, S.IP., menjelaskan susunan acara sekaligus arah kebijakan organisasi ke depan.
 
"Kegiatan hari ini ada tiga hal utama: pertama pengukuhan pengurus DPC periode 2026–2031, kemudian orientasi politik, dan dilanjutkan Musker Can untuk menetapkan arah kerja lima tahun mendatang," ujar Amroni.
 
Mengenai target pencapaian, Amroni menyampaikan mengacu instruksi DPP PKB, ditargetkan kenaikan perolehan suara sebesar 47%. Secara kursi di DPRD Kabupaten Indramayu, PKB menargetkan meraih 15 kursi dari 6 daerah pemilihan (dapil), naik signifikan dari perolehan sebelumnya.
 
"Target kami 15 kursi dari 6 dapil. Ini sesuai arahan pusat, kenaikan 47 persen dari capaian yang ada. Kami siap bekerja meraihnya," tegasnya.
 
Terkait pola perjuangan ke depan, Amroni menegaskan perubahan pendekatan partai — tidak hanya aktif saat musim pemilu, melainkan melayani masyarakat secara berkelanjutan.
 
"Kami mengubah pola perjuangan: pelayanan kepada masyarakat dilakukan setiap saat, bukan hanya saat mendekati pemilu. Aspirasi warga kami tampung dan perjuangkan melalui Fraksi PKB di DPRD Indramayu," ucapnya.
 
Untuk jajaran di tingkat kecamatan, Amroni meminta pengurus PAC yang baru segera memperkokoh struktur hingga ke tingkat ranting agar PKB semakin solid di akar rumput. Sementara itu, susunan pengurus inti DPC yang baru mengalami penyesuaian kecil namun tetap mempertahankan kesinambungan kepemimpinan yang ada.
 
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Levi, dalam penyampaiannya menyambut semangat kader Indramayu dan menaruh harapan besar agar target tersebut diwujudkan lewat kerja nyata, kedekatan dengan rakyat, serta persatuan seluruh jajaran partai. (MHR Kabiro)

Rawat Warisan Leluhur Mba Buyut Arya Wiralodra Dalam Acara Tradisi Unjungan Desa Sindang


 INDRAMAYU   Radius102.com Ribuan masyarakat Desa Sindang bersama perangkat desa tumpah ruah mengikuti tradisi tahunan Unjungan Mbah Buyut Raden Arya Wiralodra yang digelar di Jalan Murahnara, Desa Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (4/10/ 2026).
Tradisi yang digelar untuk mengenang jasa dan perjuangan Raden Arya Wiralodra, yang dikenal sebagai pendiri Indramayu, tersebut berlangsung meriah. Meski demikian, rangkaian prosesi doa bersama tetap berlangsung khidmat.Ketua Unjungan Raden Bagus Aria Wiralodra Sindang, Sukardi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang para leluhur, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, tradisi unjungan juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal yang mulai jarang ditemui. “Melalui kegiatan ini, kami ingin budaya dan tradisi yang diwariskan para leluhur tetap dikenal dan dicintai oleh generasi penerus,” ujar Sukardi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut murni mengandalkan semangat gotong royong masyarakat. Pembiayaan berasal dari swadaya warga serta dukungan para sponsor yang sifatnya tidak mengikat.
Kepala Desa (Kuwu) Sindang, Encang, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara konsisten mempertahankan tradisi tersebut dari tahun ke tahun.
Menurutnya, keberlangsungan tradisi unjungan menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Sindang.“Ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun. Kami berharap masyarakat terus menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang,” kata Encang.
Usai prosesi doa bersama, suasana kebersamaan semakin terasa. Panitia Menyiapkan Tumpeng Nasi Kuning Sebagai Tradisi dalam acara Unjungan,Tidak Ketinggalan Buahbuahan serta Bermacam macam kue Untuk Disantap Bersama,Tamu,Pengunjung Serta Warga Desa Sindang. .Kegiatan tersebut semakin semarak dengan Pementasan Seni Sandiwara Khas Indramayu, Sandiwara Chandra Sari dari Desa Kedung Legok.
Warga tampak Gembira Menikmati pertunjukan seni tradisional, Momen yang diLaksanan Sekali dalam setahun itu sangat Berkesan, Dalam kesempatan tersebut
Kuwu Sindang Encang berharap tradisi Unjungan Mbah Buyut Raden Arya Wiralodra dapat terus diPertahankan dan diWariskan Kepada Generasi berikutnya.
Menurutnya, Dalam Tradisi Acara Unjungan, penghormatan terhadap Leluhur,serta pelestarian kesenian daerah, dan tradisi makan bersama menjadikan Unjungan bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi juga sarana memperkuat kerukunan sosial Masyarakat Yang Agamis.
. Yang terpenting dalam acara ini adalah, nilai kebersamaan dan gotong royongnya tetap terjaga. (MHR Kabiro)

Minggu, 04 Oktober 2026

Rapat Kordinasi Menjelang HUT Partai Golkar

INDRAMAYU Radius102.com Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indramayu menggelar rapat konsolidasi internal membahas persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar dan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Indramayu pada Sabtu,( 03/10/ 2026).
Rapat yang berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kekaryaan tersebut digelar di Aula Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu.
Rapat dipimpin langsung oleh H Taufik Hidayat SH Plt. Ketua Partai Golkar Kabupaten Indramayu yang juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu Drs. H. Muhaemin, M.Si., dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Dra Hj Nurhayati beserta seluruh Anggota DPRD Fraksi Golkar Kabupaten Indramayu serta puluhan jajaran pengurus harian DPD, DPD SOKSI Kabupaten Indramayu pengurus Kecamatan (PK), sayap partai AMPG, KPPG, serta organisasi Hasta Karya Partai Golkar Kabupaten Indramayu.
Dalam rapat tersebut, H Taufik Hidayat SH Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan seluruh kader dalam menyongsong dua agenda besar partai, yakni perayaan HUT Partai Golkar dan pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu.
Lebih lanjut dikatakan H Taufik Hidayat SH M.Si, “Rapat hari ini kita fokuskan untuk membahas dua agenda penting, yaitu persiapan perayaan HUT Partai Golkar dan persiapan Musda Partai Golkar Kabupaten Indramayu. Saya minta semua pengurus tetap solid, kompak, dan menjaga marwah Partai Golkar sebagai partai besar dan berpengalaman,” ujar Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu dalam arahannya, Sabtu (03/10/2026).
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Drs. H. Muhaemin,M.Si., menjelaskan bahwa rapat ini merupakan langkah awal konsolidasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT Golkar berjalan meriah dan Musda berjalan demokratis, tertib, dan sesuai AD/ART partai.
Ditambahkan H Muhaemin, HUT Partai Golkar ke 62 tahun ini harus kita jadikan momentum untuk semakin dekat dengan rakyat. Sedangkan untuk Musda, kita akan persiapkan secara matang sesuai dengan Juklak dari DPP dan DPD Provinsi Jabar. Musda adalah forum tertinggi di tingkat kabupaten untuk menentukan arah kebijakan partai ke depan,” tegas Drs. H. Muhaemin M.Si.
Menurutnya, DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu akan terus memperkuat struktur hingga tingkat desa/kelurahan dan menggerakkan seluruh mesin partai untuk kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Indramayu pada Pemilu mendatang.
Rapat yang dihadiri puluhan pengurus tersebut ditutup dengan pembahasan teknis kepanitiaan HUT Partai Golkar dan pembentukan Steering Committee dan Organizing Committee Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu.( MHR Kabiro).

Kamis, 01 Oktober 2026

Cegah Perkawinan Anak, Lakpesdam PCNU Indramayu Dorong Desa Siapkan Perdes



INDRAMAYU, Radius102.com -

Lakpesdam PCNU Indramayu melalui Program Inklusi terus mendorong penguatan peran pemerintah desa dan stakeholder dalam upaya pencegahan serta penanganan perkawinan anak.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pertemuan Rutin Stakeholder dan Satgas PPA Desa; Identifikasi Masalah Persiapan Rencana Penerbitan Peraturan Desa (Perdes) tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak, yang digelar di Aula Kantor DPD KNPI Indramayu, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Satgas PPA dari empat desa dampingan, yakni Desa Terusan, Panyindangan Kulon, Lamarantarung, dan Panyingkiran Lor. Hadir pula unsur pemerintah kecamatan, KUA, Puskesmas, serta sejumlah stakeholder terkait.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi, yang akrab disapa Almak, mengatakan, penyusunan Perdes menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat komitmen desa dalam mencegah sekaligus menangani persoalan perkawinan anak.

Menurutnya, desa memiliki posisi strategis karena menjadi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkawinan anak perlu diidentifikasi sejak tingkat desa dan ditangani melalui mekanisme yang jelas.

“Kita ingin desa memiliki aturan yang jelas, bukan hanya berupa imbauan. Perdes nantinya diharapkan mampu menjadi landasan bersama dalam melakukan pencegahan, penanganan, pendataan, rujukan layanan, serta pembagian peran antar-stakeholder,” ujar Ali Ma’nawi.

Ia menjelaskan, penyusunan Perdes tidak dapat dilakukan secara sepihak. Diperlukan masukan dari berbagai pihak agar aturan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing desa.

“Karena itu, hari ini kita mengidentifikasi persoalan yang dihadapi desa. Kita dengarkan pengalaman pemerintah desa, BPD, Satgas PPA, KUA, Puskesmas dan stakeholder lainnya. Dari situ kita susun kebutuhan yang nantinya dapat dituangkan dalam Perdes,” katanya.

Ali menambahkan, pencegahan perkawinan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga. Persoalan tersebut berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, kondisi sosial ekonomi, perlindungan anak, administrasi kependudukan, hingga akses terhadap layanan dan keterampilan.

“Pencegahan perkawinan anak harus dilakukan secara bersama-sama. Ketika ada anak yang berisiko atau menjadi korban, desa harus tahu harus berkoordinasi dengan siapa, layanan apa yang dibutuhkan, dan bagaimana proses rujukannya. Inilah yang perlu diperkuat melalui aturan di tingkat desa,” tutur Almak.

Sementara itu, pemateri sekaligus fasilitator kegiatan, Khamzah Fansuri, menekankan pentingnya proses penyusunan Perdes dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan kondisi dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat desa.

Menurutnya, Perdes tentang pencegahan dan penanganan perkawinan anak tidak boleh berhenti pada aspek regulasi, tetapi harus mampu mengatur mekanisme pelaksanaan di lapangan.

“Perdes ini jangan hanya menjadi dokumen administratif. Yang lebih penting adalah bagaimana aturan tersebut bisa menjawab persoalan yang benar-benar terjadi di desa, termasuk siapa melakukan apa, bagaimana koordinasinya, serta bagaimana anak dan keluarga mendapatkan layanan ketika menghadapi persoalan,” kata Khamzah.

Ia menyebut, identifikasi masalah menjadi tahapan penting sebelum penyusunan rancangan Perdes dilakukan. Dengan pemetaan persoalan tersebut, desa dapat menentukan substansi yang perlu diatur sekaligus membangun mekanisme kerja yang melibatkan seluruh unsur terkait.

“Kita mulai dari persoalan yang ada. Setelah itu kita himpun masukan, kemudian dirumuskan menjadi substansi aturan. Selanjutnya ada tahapan penyusunan, pembahasan, konsultasi publik, sampai akhirnya Perdes dapat ditetapkan,” jelasnya.

Khamzah juga mendorong agar Satgas PPA Desa memiliki peran yang semakin kuat dalam sistem pencegahan dan penanganan. Satgas diharapkan mampu menjadi bagian dari jejaring layanan yang dapat mengidentifikasi kasus, melakukan pendampingan awal, serta menghubungkan korban dengan layanan yang sesuai.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah masukan terkait tantangan pencegahan perkawinan anak di tingkat desa, kebutuhan penguatan koordinasi, mekanisme pendataan dan rujukan, serta pembagian peran antara pemerintah desa, BPD, Satgas PPA, KUA, Puskesmas dan stakeholder lainnya.

Kegiatan juga menjadi langkah awal untuk menyusun rencana tindak lanjut menuju proses penyusunan, pembahasan, konsultasi publik, hingga penerbitan Perdes tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak.

Melalui proses tersebut, Lakpesdam PCNU Indramayu melalui Program Inklusi berharap lahir regulasi desa yang tidak hanya memiliki kekuatan administratif, tetapi juga dapat memperkuat sistem perlindungan anak dan memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang terintegrasi. (MHR Kabiro)

Ketua PDM Muhammadiyah Kab.Indramayu Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos dan Hindari Provokasi



INDRAMAYU –Radius102.com Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Indramayu, Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso, S.H., M.H., M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta suasana yang kondusif di Kabupaten Indramayu.
Beliau menekankan pentingnya seluruh masyarakat untuk menahan diri, menjaga kebersamaan, serta turut menciptakan suasana yang sejuk di tengah kehidupan sosial.
“Saya Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Indramayu sekaligus bagian dari masyarakat Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendinginkan suasana dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Ahmad Junaedi Karso. Rabu (30/9/2026)
Menurutnya, masyarakat juga perlu semakin bijak dalam menggunakan media sosial, terutama di tengah derasnya arus informasi yang beredar.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Mari kita bijak dalam bermedia sosial dan jauhi tindakan provokasi serta penyebaran berita bohong,” katanya.
Ahmad Junaedi Karso juga menyoroti pentingnya fungsi media sebagai sarana memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Fungsi media adalah memberikan edukasi, bukan memberikan provokasi,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan ruang komunikasi, termasuk media sosial, secara bertanggung jawab dan tidak menyebarkan konten yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun konflik.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum, termasuk kekerasan maupun perusakan.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, tetapi juga dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat lainnya.
“Jangan sampai melakukan tindak pidana, baik penganiayaan maupun perusakan, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.
Ia menilai keamanan dan kedamaian Kabupaten Indramayu membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, maupun warga.
Perbedaan maupun persoalan yang muncul di tengah masyarakat, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan mekanisme hukum yang berlaku.
“Mari kita jaga dan rawat Kabupaten Indramayu agar tetap aman, damai dan semakin sejahtera menuju Indramayu yang reang,” katanya.
Melalui ajakan tersebut, Ahmad Junaedi Karso berharap masyarakat Indramayu semakin memperkuat persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

(MHR Kabiro)

Rabu, 30 September 2026

Perdana! Bupati Lucky Hakim Lepas Ekspor Coir Shade Karya Warga Binaan Lapas Indramayu ke Spanyol


 
Indramayu, Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas ekspor perdana coir shade hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu ke Spanyol, Senin (28/9/2026).

Pelepasan ekspor tersebut menjadi bagian dari kunjungan Bupati Lucky Hakim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu ke Lapas Indramayu untuk melihat hasil pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Bupati Lucky Hakim mengapresiasi produk berbahan serat kelapa tersebut karena mampu memiliki nilai ekonomi dan menembus pasar internasional. Menurutnya, capaian ini menunjukkan keterampilan yang diberikan selama masa pembinaan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas.

“Ini salah satu hasil yang bisa dibanggakan. Dari serabut kelapa dipintal menjadi sesuatu yang bernilai dan terbukti akan dikirim ke luar negeri, tujuannya ke Spanyol. Artinya, sudah terbukti ada kinerja dan ada hasilnya,” ujar Lucky.

Menurut Bupati Lucky Hakim, pengembangan produk seperti coir shade perlu terus didorong agar keterampilan warga binaan dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Pemkab Indramayu, lanjutnya, siap mendukung pengembangan program tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku, termasuk dengan menjembatani kerja sama dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih menyampaikan bahwa pengembangan produk warga binaan merupakan bagian dari upaya meningkatkan sektor UMKM di lingkungan Lapas. Berbagai produk hasil pembinaan telah dikembangkan dan sebagian di antaranya memiliki peluang untuk menembus pasar ekspor.

“Salah satunya yang kita ekspor hari ini adalah peningkatan UMKM, yang kami laksanakan dan diharapkan juga dapat meningkatkan UMKM di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong kontribusi mereka terhadap perekonomian setelah kembali ke masyarakat.

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Lapas Indramayu terus membangun koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Ekspor perdana coir shade ke Spanyol menjadi salah satu capaian pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus membuka peluang pengembangan produk UMKM hasil pembinaan agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

(MHR Kabiro)

Ketua DPRD Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Bijak Dalam Bersosmed


 Indramayu – Radius102.com Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I. mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di Kabupaten Indramayu.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai.
Nurhayati menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu ketegangan di tengah kehidupan sosial.
“Mari kita bersama-sama mendinginkan suasana dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Nurhayati. Selasa (29/9/2026)
Selain menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, masyarakat perlu berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terlebih apabila informasi tersebut belum diketahui kebenaran dan sumbernya.
“Mari kita bijak dalam bermedia sosial dan jauhi tindakan provokasi serta penyebaran berita bohong,” katanya.
Ia menilai media sosial seharusnya dapat digunakan sebagai ruang komunikasi yang positif, bukan menjadi sarana menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan keresahan maupun memperkeruh keadaan.
Karena itu, masyarakat diajak untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain.
Nurhayati juga mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan sikap saling menghormati.
Menurutnya, keamanan dan kedamaian Indramayu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.
“Kita jaga Indramayu tercinta dengan aman dan damai,” tuturnya.
Melalui ajakan tersebut, diharapkan masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga kondusivitas serta tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi bohong yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
Kebersamaan dan komunikasi yang baik antar masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga Kabupaten Indramayu tetap aman, damai, dan kondusif. Pungkasnya. ( MHR Kabiro)

Polres Indramayu Selidiki Dugaan Penyelewengan Bansos Beras di Haurgeulis



INDRAMAYU – Radius102.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu Polda Jabar tengah menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan penyelewengan beras bantuan pangan di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Kepala Kepolisian Resor Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar mengatakan, penanganan perkara bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor 081999700110.

Laporan tersebut diterima Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 01.28 WIB. Dalam aduan itu, warga menginformasikan adanya dugaan beras bantuan pangan yang disimpan di wilayah Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Polsek Haurgeulis mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Saat berada di lokasi, petugas menemukan satu unit mobil Suzuki berwarna biru yang di dalamnya terdapat sebanyak 100 karung beras bantuan pangan. Masing-masing karung memiliki berat 10 kilogram atau total sekitar satu ton beras.

“Kendaraan tersebut ditemukan berada di sebuah garasi di Desa Sukajati,” terang AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Senin sore (28/9/2026)
 
Petugas kemudian mengamankan kendaraan beserta beras tersebut ke Mapolsek Haurgeulis dan berkoordinasi dengan Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan pendalaman.

Dalam proses penyelidikan awal, penyidik meminta keterangan dari empat orang yang berkaitan dengan proses penyaluran bantuan pangan di Desa Sukajati.

Dari hasil pendalaman sementara, beras yang ditemukan tersebut diduga merupakan bagian dari alokasi bantuan pangan periode Juli hingga September 2026.

Polisi juga mendalami dugaan ketidaksesuaian jumlah bantuan yang diterima sejumlah penerima bantuan pangan pengganti.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, penerima pengganti semestinya memperoleh tiga karung beras untuk periode tersebut. Namun, terdapat penerima yang diduga hanya memperoleh satu atau dua karung.

“Hasil pendalaman sementara terdapat 52 penerima bantuan pangan pengganti yang menerima beras dalam jumlah tidak sesuai, yakni satu hingga dua karung, padahal seharusnya menerima tiga karung,” jelas AKP Muchammad Arwin Bachar.

AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan setiap karung berisi 10 kilogram beras.

Polisi juga memperoleh keterangan bahwa sisa beras tersebut rencananya akan dibagikan kembali kepada warga Desa Sukajati yang tidak termasuk dalam kelompok penerima bantuan pangan.

“Rencana pembagian tersebut kini menjadi salah satu materi yang didalami penyidik, terutama berkaitan dengan mekanisme dan ketentuan penyaluran bantuan pangan yang berlaku,” imbuhnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan terhadap empat orang yang berkaitan dengan penyaluran bantuan pangan di tingkat desa.

Mereka terdiri atas unsur perangkat desa, staf pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kepala desa.

Hingga saat ini, Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa, mekanisme penyaluran bantuan, serta ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan satu unit mobil Suzuki berwarna biru serta 100 karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram.

Barang-barang tersebut diamankan untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.
Satreskrim Polres Indramayu juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan pembagian bantuan sosial di Desa Sukajati.

Selain itu, penyidik berencana berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)/Inspektorat Kabupaten Indramayu serta Perum Bulog Cabang Indramayu untuk mencocokkan data, mekanisme distribusi, dan ketentuan penyaluran bantuan pangan.

Dalam proses penyelidikan, polisi mendalami kemungkinan penerapan ketentuan pidana sebagaimana tercantum dalam Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun, penerapan pasal maupun penentuan ada tidaknya tindak pidana masih bergantung pada hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan yang dilakukan penyidik.

AKP Muchammad Arwin Bachar juga mengingatkan seluruh panitia penyaluran bantuan pangan di tingkat desa maupun kecamatan agar menjalankan proses distribusi sesuai dengan data penerima serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Polres Indramayu menegaskan akan terus mendalami aduan tersebut secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan. Pungkasnya. ( MHR Kabiro)

Senin, 28 September 2026

Ketua MUI Kab.Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Indramayu Tangani Insiden di Sindang



INDRAMAYU – Redius102.com Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Indramayu atas langkah cepat dan pendekatan dialogis dalam menangani insiden yang terjadi beberapa hari lalu di wilayah Kecamatan Sindang.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, Kapolres Indramayu memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga para ulama.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk meredam ketegangan sekaligus membangun komunikasi antar kelompok masyarakat agar persoalan tidak berkembang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin (28/9/2026).

Beliau menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan yakni mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan berbagai pihak terkait guna membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang terjadi.

Pertemuan tersebut turut melibatkan unsur Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), baik dari tingkat pusat, Kabupaten Indramayu maupun Jawa Barat. Pertemuan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam forum tersebut, lanjutnya, Kapolres Indramayu menyampaikan penjelasan mengenai situasi dan rangkaian peristiwa yang terjadi agar seluruh pihak memperoleh informasi secara utuh serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, komunikasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang selama ini tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu.

Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati serta menjaga norma dan kehidupan sosial di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

Upaya menjaga kondusivitas tidak berhenti pada pertemuan dengan unsur masyarakat Madura. Kapolres Indramayu juga menggelar silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menahan diri, serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

KH Ahmad Syaerozi Bilal menyebut pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah titik temu yang dapat diterima masyarakat.

Karena itu, ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu yang dinilai telah mengedepankan pendekatan persuasif dengan merangkul berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman serta mencegah munculnya persoalan lanjutan.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga persatuan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah kebersamaan.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” tuturnya. MHR Kabiro

PELEPASAN KAPAL TONGKANG “WERINGIN KUNING”, Di HADIRI KETUA MPC PEMUDA PANCASILA KABUPATEN INDRAMAYU

INDRAMAYU — Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu, Ramadhin Listya Wimana yang akrab disapa Bung Tyo menghadiri langsung kegiatan pelepasan kapal tongkang “Weringin Kuning”, yang menjadi bagian dari langkah pengembangan usaha dan penguatan aktivitas ekonomi melalui jalur perairan. Kapal tongkang tersebut dikembangkan oleh H. Darto, Pemilik Kapal Waringin Kuning,Sekaligus Menjabat Bendahara Umum MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu. Pelepasan Weringin Kuning menjadi momentum penting dalam mendorong semangat usaha sekaligus menunjukkan keberanian membangun aset produktif. Kehadiran Ramadhin Listya Wimana dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap langkah produktif kader dan anggota organisasi dalam mengembangkan usaha serta membangun kemandirian ekonomi.
 Menurut Bung Tyo, semangat organisasi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga melalui keberanian menciptakan serta mengembangkan peluang usaha yang produktif. “Pelepasan kapal tongkang Weringin Kuning ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kader Pemuda Pancasila harus mampu bergerak, berkarya dan membangun kemandirian ekonomi,” tegas Bung Tyo. ( MHR Kabiro)

Sabtu, 26 September 2026

SILATURAHMI KAPOLRES INDRAMAYU BERSAMA SENIMAN BUDAYAWAN, DIPERKUAT DENGAN PENYEMATAN GAGAK RIMANG DAN PERTUNJUKAN KESENIAN


 
Indramayu –Radius102.com Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo Parlindungan Malau, S.I.K., M.Si., menggelar silaturahmi khusus bersama para seniman, budayawan, serta penggiat seni dan budaya Kabupaten Indramayu. Acara berlangsung di Museum Bandar Cimanuk, pada Jumat 25/9/2026. malam–Sabtu berlangsung penuh suasana kehangatan dan kekeluargaan.
 
Momen istimewa ditandai dengan penyematan lambang khas daerah Gagak Rimang kepada Kapolres, sebagai tanda penghormatan sekaligus pengukuhan persaudaraan antara jajaran kepolisian dengan insan seni dan budaya setempat. 

Suasana semakin meriah dengan penampilan Tari Topeng dan Kesenian Barong, dua warisan budaya unggulan Indramayu yang memukau seluruh tamu yang hadir.
 
Dalam sambutannya, AKBP Prianggo menyampaikan apresiasi mendalam atas penghormatan dan pertunjukan yang disajikan.
 
"Terima kasih atas kepercayaan dan kehormatan ini. 
Gagak Rimang bukan sekadar lambang, melainkan semangat keberanian, ketangguhan, dan identitas asli masyarakat Indramayu. Ditambah lagi dengan keindahan Tari Topeng dan Kesenian Barong yang ditampilkan, semakin mengingatkan kita betapa kayanya budaya daerah ini. 

Dengan lambang ini tersemat di dada, saya bertekad semakin menjaga, melindungi, dan memajukan nilai-nilai luhur budaya Dermayu bersama seluruh warga," ujar Kapolres.
 
Ia menegaskan bahwa kepolisian siap menjadi mitra sejati para seniman dan budayawan, menjaga keamanan ruang berkarya, serta mendorong budaya lokal tetap lestari dan dikenal generasi mendatang.
 
Sementara itu, Ketua Dewan Seni Indramayu, Nang Sadewo, menyampaikan makna tersirat dari seluruh rangkaian acara tersebut.
 
"Penyematan Gagak Rimang ini bermakna Bapak Kapolres telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Indramayu. 
Semangat Gagak Rimang, keindahan Tari Topeng, serta keagungan Kesenian Barong diharapkan senantiasa mengiringi langkah Bapak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan masyarakat Dermayu. Kami berharap sinergi ini terus terjalin kokoh, sehingga budaya kita semakin terjaga dan berkembang pesat," ungkap Nang Sadewo.
 
Acara berlangsung penuh keakraban, diisi pertukaran gagasan, apresiasi karya seni, serta harapan bersama untuk kemajuan seni dan budaya di Kabupaten Indramayu.
 
( MHR Kabiro )

Korban Penganiayaan di Sindang Jalani Pemulihan, Kapolres Datang Menjenguk



INDRAMAYU –  Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., menjenguk Ristono alias Aris, korban penganiayaan di Kecamatan Sindang, yang kini menjalani pemulihan di rumahnya di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Lohbener KOMPOL Ginting Sumantri, S.H., Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchamad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., serta Ketua Ikatan Keluarga Madura (Ikama) Kabupaten Indramayu Mahsus.

Turut hadir Babinsa SERTU Bambang mewakili Danramil Lohbener, Kuwu Rambatan Kulon H. Kuswanto, dan tokoh Madura Kecamatan Lohbener Syam.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, silaturahmi tersebut dilakukan untuk melihat kondisi Ristono setelah ia pulang dari rumah sakit. Saat ini, korban masih menjalani pemulihan di kediamannya.

Kunjungan bersama unsur kepolisian, pemerintah desa, TNI, dan tokoh masyarakat itu juga menjadi kesempatan untuk menjaga komunikasi dengan keluarga korban serta warga sekitar.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Indramayu telah menetapkan seorang pria berinisial M sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Rabu (23/9/2026). 
“Tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum,” jelas AKP Tarno.

AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. (MHR Kabiro)

Kamis, 24 September 2026

Satreskrim Polres Indramayu Tetapkan Tersangka 7Kasus Penganiayaan di Wilayah Kecamatan Sindang


INDRAMAYU – Satreskrim Polres Indramayu Polda Jawa Barat menetapkan pria berinisial M (31), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar mengatakan, M telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“M telah kami tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” kata AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Kamis (24/9/2026).

Korban berinisial R (38), warga Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi.

AKP Arwin menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa bermula saat korban mengendarai mobil pikap menuju pusat Kota Indramayu. Dalam perjalanan, korban berpapasan dengan M yang hendak menyalip kendaraannya sambil menggeber gas sepeda motor. Korban kemudian mengejar dan memepet sepeda motor yang dikendarai M.

Korban selanjutnya menghampiri M di sebuah warung. Keduanya terlibat perselisihan, adu mulut, dan saling dorong sebelum dilerai warga sekitar. Namun, M diduga mengambil senjata tajam berbentuk celurit dari warung tersebut, lalu mengejar korban.

“Tersangka diduga mengayunkan senjata tajam tersebut sebanyak dua kali. Ayunan pertama tidak mengenai korban. Ayunan kedua mengenai korban dan mengakibatkan luka sobek pada bagian pantat sebelah kanan. Korban sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit dan kini menjalani pemulihan di kediamannya,” jelas AKP Muchammad Arwin Bachar.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit, celana korban yang mengalami sobekan, serta rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam kejadian.

Dalam hal ini, AKP Arwin mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarkan berita bohong maupun informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendinginkan suasana, menjaga komunikasi, serta membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Satreskrim Polres Indramayu berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. ( MHR Kabiro)

Kapolres Indramayu Pastikan Insiden di Sindang Ditangani Sesuai Prosedur Hukum



INDRAMAYU – Radius102.com Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. memberikan keterangan terbaru mengenai penanganan insiden yang terjadi di sebuah warung di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Rabu malam (23/9/2026)

AKBP Prianggo menegaskan, Polres Indramayu menjamin proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Berkaitan dengan kejadian sore tadi, saya selaku Kapolres Indramayu menjamin proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar AKBP Prianggo.
Kapolres menjelaskan, Satreskrim Polres Indramayu sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Keterangan para saksi dan bukti yang diperoleh akan didalami untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

“Pemeriksaan sedang dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Indramayu. Seluruh keterangan saksi dan bukti yang ditemukan akan didalami sebagai dasar dalam proses penanganan perkara,” katanya.

Kapolres juga meminta warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, bersama kuwu, tokoh masyarakat, unsur TNI, dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu menenangkan situasi.

“Kami meminta seluruh masyarakat menahan diri dan bersama-sama mendinginkan suasana agar persoalan ini tidak berkembang menjadi lebih rumit,” tegasnya.

AKBP Prianggo kembali memastikan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik.

“Sekali lagi, atas nama Polres Indramayu, saya menjamin proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Satreskrim berjalan sesuai prosedur. Serahkan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujarnya. ( MHR Kabiro)

Rawat Indramayu, Polres Indramayu Ajak Warga Menahan Diri dan Menolak Provokasi



INDRAMAYU –Radius102.com Menyikapi beredarnya berbagai informasi di media sosial terkait insiden di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (23/9/2026) kemarin, Polres Indramayu Polda Jabar mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusivitas.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, situasi di wilayah Kecamatan Sindang saat ini aman dan kondusif. Personel kepolisian masih berjaga untuk memastikan keamanan masyarakat.

“Situasi di Kecamatan Sindang saat ini kondusif. Petugas masih berjaga di wilayah Kecamatan Sindang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata AKP Tarno, Kamis (24/9/2026).

AKP Tarno meminta masyarakat tidak mudah percaya, terpancing, maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga diingatkan menerapkan prinsip “saring sebelum sharing” saat menerima konten dari media sosial.

“Periksa kebenaran informasinya sebelum membagikan. Jangan menyebarkan hoaks, potongan video tanpa konteks, foto atau narasi provokatif yang dapat memperkeruh suasana dan memecah kerukunan antar warga,” ujarnya.

AKP Tarno menegaskan tindakan seseorang tidak boleh dijadikan alasan untuk menyalahkan suku, ras, agama, maupun kelompok tertentu.

“Kita semua bersaudara. Apa pun ras dan sukunya, kita adalah Indonesia. Mari bersama-sama menjaga dan merawat Indramayu sebagai rumah kita,” tegasnya.

Terkait penanganan insiden tersebut, AKP Tarno meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan dan penegakan hukum kepada kepolisian. Warga juga diminta tidak berspekulasi ataupun melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Serahkan penanganan perkara ini kepada kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat menahan diri dan membantu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.

AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan mengenai potensi gangguan keamanan melalui layanan Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Kapolres Indramayu Pastikan Insiden di Sindang Ditangani Sesuai Prosedur Hukum



INDRAMAYU – Radius102.com Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. memberikan keterangan terbaru mengenai penanganan insiden yang terjadi di sebuah warung di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Rabu malam (23/9/2026)

AKBP Prianggo menegaskan, Polres Indramayu menjamin proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Berkaitan dengan kejadian sore tadi, saya selaku Kapolres Indramayu menjamin proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar AKBP Prianggo.

Kapolres menjelaskan, Satreskrim Polres Indramayu sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Keterangan para saksi dan bukti yang diperoleh akan didalami untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

“Pemeriksaan sedang dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Indramayu. Seluruh keterangan saksi dan bukti yang ditemukan akan didalami sebagai dasar dalam proses penanganan perkara,” katanya.

Kapolres juga meminta warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, bersama kuwu, tokoh masyarakat, unsur TNI, dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu menenangkan situasi.

“Kami meminta seluruh masyarakat menahan diri dan bersama-sama mendinginkan suasana agar persoalan ini tidak berkembang menjadi lebih rumit,” tegasnya.
AKBP Prianggo kembali memastikan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik.

“Sekali lagi, atas nama Polres Indramayu, saya menjamin proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Satreskrim berjalan sesuai prosedur. Serahkan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujarnya.( MHR Kabiro)

Selasa, 22 September 2026

Road Show MPC PP,Ke Empat Kecamatan diKabupaten

*Indramayu* Ibdramayu- Inara- my.Id "Dalam rangka membangun soliditas, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar roadshow ke sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah ujung Indramayu bagian Barat (Inbar) meliputi Sukra, Anjatan, Haurgeulis. dan Gantar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan jajaran pengurus di tingkat kecamatan.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran MPC Pemuda Pancasila Indramayu berdialog langsung dengan pengurus PAC. Sejumlah hal berkaitan dengan organisasi, program kerja, serta penguatan peran kader di tengah masyarakat turut menjadi pembahasan.


Roadshow juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi dari pengurus PAC. Berbagai masukan dan kondisi yang berkembang di tingkat bawah menjadi bahan evaluasi bagi jajaran MPC dalam menyusun langkah organisasi ke depan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu, Ramadhin Lystia Wimana,yang akrab disapa Bung Tyo menyampaikan bahwa konsolidasi hingga tingkat PAC penting dilakukan agar komunikasi internal organisasi tetap berjalan dengan baik.

“Roadshow ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus konsolidasi. Kami ingin memastikan seluruh jajaran tetap solid dan memiliki semangat yang sama dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya kepada awak media, saat berkunjung di kantor PAC Sukra Desa Karanglayung, Sabtu, 19 September 2026.


Menurutnya, keberadaan Pemuda Pancasila tidak hanya berkaitan dengan kegiatan internal organisasi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial,Agama dan kemasyarakatan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus kabupaten sampai PAC dan ranting, kita harus melaksanakan kegiatan positif jangan sampai organisasi PP ini negatif di masyarakat,” pungakasnya.

Sementara itu, ketua PAC Kecamatan Sukra, Rochmat, menyambut baik kegiatan roadshow tersebut. Pertemuan secara langsung dan penuh jeakraban dinilai dapat mempererat hubungan antara pengurus MPC dengan jajaran di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, sangat menyambut baik sekali bisa memberikan semangat motivasi kepada anggota kami pengurus PAC Sukra, dengan adanya roadshow dari MPC ke PAC itu memberikan rasa semangat juang,” ucapnya.
Dengan adanya roadshow ini, konsolidasi organisasi diharapkan semakin kuat. Komunikasi antara MPC dan PAC pun terus dibangun sebagai bagian dari upaya menjaga solideritas serta meningkatkan kiprah Pemuda Pancasila di Kabupaten Indramayu. (Fon'f)."

Senin, 21 September 2026

Warga Gadingan Di Bekali Keterampilan UMKM Oleh Polres Indramayu


INDRAMAYU — Radius102.com Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya. ( MHR Kabiro )

Kodim 0616/Indramayu Gelar Sunatan Massal Rayakan HUT TNI Tentara Nasional Indonesia ke-81



 Indramayu — Radius102.com -Sabtu 19 September 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-81, Kodim 0616/Indramayu menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak warga Indramayu, Sabtu,19/9/2026. Kegiatan sosial kesehatan ini dilaksanakan di markas Kodim dan diikuti 60 anak yang siap dikhitan.
Sunatan massal dilaksanakan oleh tenaga medis gabungan, melibatkan tim dokter dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu dan tim medis Kodim 0616/Indramayu. 
Salah seorang dokter dari Kodim, Dr. Nurul Lathiefa R.H., menjelaskan pelaksanaan prosedur medis dan upaya keselamatan pasien selama kegiatan berlangsung.“Pelayanan dilaksanakan dengan protokol kebersihan dan keselamatan yang ketat. Anak-anak kami tangani sesuai standar medis, dengan pendampingan pasca-operasi untuk memastikan pemulihan yang baik,” kata Dr. Nurul Lathiefa R.H.Dandim 0616/Indramayu.
Letkol Arm. Tulus Widodo S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut HUT TNI ke-81. 
Menurutnya, aksi tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat.“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI untuk masyarakat. 
Selain membantu kesehatan anak-anak, kegiatan seperti ini memperkuat kebersamaan dan sinergi antara Kodim, rumah sakit, dan warga Indramayu,” ujar Letkol Tulus Widodo.
Panitia penyelenggara melaporkan bahwa selain prosedur khitan, peserta menerima pemeriksaan kesehatan pra-operasi, pemberian obat dan petunjuk perawatan pasca-khitab, serta bingkisan ringan untuk keluarga. 
Koordinasi antar instansi dinilai berjalan lancar, dengan dukungan fasilitas dan tenaga kesehatan memadai.
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Sejumlah orang tua mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kodim dan RSUD Indramayu karena mampu memberikan layanan kesehatan gratis yang membantu kondisi ekonomi keluarga.
Kegiatan sunatan massal ini termasuk salah satu kegiatan sosial yang rutin dilakukan Kodim sebagai bagian dari program teritorial dan pengabdian masyarakat. 
Penyelenggara menyatakan kesiapan untuk terus menggelar program serupa di wilayah lain apabila diperlukan. ( MHR Kabiro)