Indramayu

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Patroli Monitoring Vihara Imlek 2577 Kongzili, Polresta Cirebon Pastikan Situasi Kondusif

CIREBON – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Polr...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Februari 2026

Dinkes Indramayu Terbitkan Surat Optimalisasi JKN, Reaktivasi PBI-JK Difasilitasi Lewat Jamkesayu


Indramayu, Radius102.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu resmi mengeluarkan surat edaran terkait optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pemanfaatan aplikasi Jamkesayu, menyusul penonaktifan 84.313 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah memberikan ruang bagi peserta PBI-JK yang berstatus nonaktif untuk kembali memperoleh layanan kesehatan dengan mengajukan reaktivasi melalui fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing.

Dalam ketentuan yang disampaikan, PBI-JK merupakan bagian dari program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, dengan skema pembiayaan iuran yang ditanggung pemerintah bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

Adapun pengajuan reaktivasi dilakukan melalui aplikasi Jamkesayu dengan melengkapi sejumlah dokumen administratif, meliputi foto KTP terbaru, foto Kartu Keluarga yang telah diperbarui minimal tahun 2023, foto kondisi rumah, serta lembar rujukan atau keterangan medis yang memuat diagnosis pasien.
Selain persyaratan administrasi, reaktivasi hanya dapat diproses bagi peserta yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), memenuhi kriteria ekonomi miskin atau tidak mampu, memiliki penyakit kronis, katastropik, atau kondisi darurat medis, serta berstatus nonaktif kurang dari enam bulan.

Setelah proses verifikasi selesai dan dinyatakan memenuhi ketentuan, usulan reaktivasi akan diteruskan ke Kementerian Sosial dan BPJS Kesehatan untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Di tengah pelaksanaan kebijakan tersebut, sejumlah pihak turut memberikan perhatian. Ketua Gerakan Pers Lurus Akurat dan Kritis (GEPLAK), Ali Zaidan, menilai mekanisme yang diterapkan berpotensi menambah beban administratif bagi masyarakat rentan.

Ia menyampaikan bahwa warga miskin harus kembali membuktikan kondisi ekonominya, sementara masyarakat yang sedang sakit perlu menunjukkan bukti medis sebelum dapat kembali mengakses layanan kesehatan.

“Orang miskin harus membuktikan dirinya miskin lagi, orang sakit harus membuktikan dirinya sakit dulu untuk bisa aktif kembali. Ini menunjukkan perlindungan sosial kita masih bersifat reaktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan yang bersifat preventif agar mampu melindungi masyarakat sejak dini, sebelum kondisi ekonomi dan kesehatan memburuk.
“Perlindungan harus bersifat preventif, bukan reaktif. Jaminan kesehatan seharusnya mencegah orang jatuh miskin karena sakit, bukan menunggu sakit parah terlebih dahulu,” pungkasnya.
Kalau cinta mau, aku juga bisa buatkan versi lebih singkat untuk portal cepat tayang, atau versi rilis resmi yang lebih humas-friendly.

( Theo)

Jumat, 13 Februari 2026

Musorkab XI KONI Indramayu 2026 Jadi Penentu Arah Kepengurusan Baru

Indramayu, Radius102.com – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) XI Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepengurusan dan kebijakan organisasi olahraga daerah untuk periode selanjutnya, bertempat di Aula BJB Indramayu, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan Musorkab XI ini dihadiri oleh pengurus KONI Kabupaten Indramayu, Ketua harian KONI Jabar, perwakilan cabang olahraga (cabor), unsur pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan olahraga lainnya. Forum musyawarah tersebut merupakan agenda tertinggi KONI di tingkat kabupaten yang dilaksanakan secara periodik sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Dalam Musorkab XI, Ketua KONI Indramayu, H. Trisula A. Baedi menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan program kerja dan capaian prestasi selama masa bakti sebelumnya. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna mengukur efektivitas pembinaan olahraga serta tata kelola organisasi yang telah dijalankan.

Trisula A. Baedi menegaskan bahwa Musorkab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, melainkan sarana konsolidasi untuk merumuskan langkah strategis demi kemajuan olahraga daerah. Ia berharap seluruh peserta Musorkab dapat mengedepankan semangat kebersamaan dan kepentingan pembinaan atlet.
“Melalui Musorkab ini, kita berharap lahir kepengurusan yang solid, profesional, dan memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan prestasi olahraga Indramayu,” ujarnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang di wakili Kepala Dinas Pariwisata, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed mengatakan Selain membahas laporan pertanggungjawaban, Musorkab XI KONI Indramayu 2026 juga menjadi ajang penyampaian aspirasi dari masing-masing cabang olahraga. Berbagai masukan disampaikan, mulai dari peningkatan kualitas pembinaan atlet, pemerataan anggaran, hingga penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.
Musorkab XI ini sekaligus menjadi penentu arah kepemimpinan KONI Kabupaten Indramayu ke depan. Proses penetapan kepengurusan baru diharapkan berjalan secara demokratis, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi, ucapnya.

Ketua baru KONI Indramayu, Yogi Kurniawan, ST menyampaikan ini bukan sekadar jabatan melainkan amanah, tetapi tanggung jawab besar untuk membawa olahraga Indramayu lebih berprestasi. Ke depan, kami akan fokus pada pembinaan atlet usia dini, penguatan manajemen organisasi, serta transparansi dalam tata kelola anggaran.

“Musorkab ini menjadi titik awal konsolidasi. Kami ingin seluruh cabang olahraga bersatu, menyusun program yang terukur, dan menargetkan peningkatan prestasi nyata di ajang tingkat provinsi maupun nasional.”

Ketua KONI Yoga, mengajak seluruh pengurus, cabor, dan stakeholder olahraga untuk bersama-sama membangun semangat baru. Tanpa kolaborasi dan soliditas, mustahil kita bisa mencapai prestasi maksimal untuk Indramayu, ujarnya.

Dengan terselenggaranya Musorkab XI KONI Indramayu 2026, diharapkan arah kepengurusan selanjutnya mampu membawa pembinaan olahraga daerah ke tingkat yang lebih baik serta mendorong lahirnya prestasi-prestasi membanggakan bagi Kabupaten Indramayu.

(Theo)

Bupati Indramayu Lucky Hakim Resmi melantik dan Mengambil Sumpah 138 Kuwu Terpilih Masa Jabatan 2026-2034


 
Indramayu, Radius102.com – Sebanyak 138 kuwu terpilih hasil Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025 dilantik di Pendopo Bupati Indramayu. Prosesi pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan para kuwu di berbagai desa di Kabupaten Indramayu untuk periode 2026-2034.
Dari 139 desa yang menggelar Pilwu Serentak 2025. Namun, hanya 138 kuwu terpilih yang dilantik. Pada Kamis 12 Februari 2026, karena Kuwu Terpilih Desa Sukasari Kecamatan Arahan atas nama Hj Tarsitem meninggal dunia sebelum pelaksanaan pelantikan.
Hal itu karena kuwu terpilih Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, Hj. Tarsitem, meninggal dunia pada awal Januari 2026. Dengan demikian, jumlah kuwu yang dilantik berkurang satu orang, ( 138 Kuwu )
‎Sebanyak 138 Kuwu, resmi dilantik untuk masa jabatan delapan tahun. Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, penyematan tanda jabatan, serta penyerahan petikan Surat Keputusan.
‎‎Dalam sumpah jabatannya, dari 138 Kuwu terpilih yang dilantik ada sebanyak 10 Kuwu mewakili Kuwu terpilih secara simbolis masing-masing :
1. Kuwu Desa Sukadadi, Muh. Rofiqul Anwar Kec. Arahan
2. Kuwu Desa Situraja, Ridwan Zakaria Kec. Gantar
3. Kuwu Desa Losarang, Arifin Kec. Losarang
4. Kuwu Desa Sukajati, Nur Yanti Kec. Haurgeulis
5. Kuwu Desa Kedokan Agung, H. Samsunahar Kec. Kedokan Bunder
6. Kuwu Desa Tegalgirang, Panji Kholifatullah Kec. Bangodua
7. Kuwu Desa Sumur Adem, H. Hasan Bisri Kec. Sukra
8. Kuwu Desa Tinumpuk, Durian Kec. Juntinyuat
9. Kuwu Desa Kertawinangun, Andri Priatna Kec. Kandanghaur
10. Kuwu Desa Patrol, Sofyan Alfazri Kec. Patrol
Para Kuwu berikrar untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jujur, adil, serta setia mengamalkan dan mempertahankan Pancasila, menegakkan Undang-Undang Dasar 1945, kehidupan demokrasi, dan seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi desa, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia Pemilihan Kuwu Serentak Tahun 2025 di semua tingkatan yang telah bekerja keras sehingga seluruh tahapan, mulai dari pemilihan hingga pelantikan, dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan sukses.
Bupati Lucky juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan pemilihan Kuwu secara hybrid yang berlangsung kondusif.
Menurutnya, pelantikan 138 Kuwu merupakan simbol amanah besar untuk melayani masyarakat secara langsung, dengan tantangan yang semakin kompleks, termasuk menyeimbangkan pembangunan dan kebutuhan masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
”Pentingnya sinergi antara Kuwu dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat, khususnya dalam mendukung Asta Cita pembangunan, terutama pembangunan desa sebagai basis pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Diharapkan, para Kuwu berpikir terbuka, inovatif, dan fokus pada upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Indramayu Lucky Hakim
Selain itu, Bupati Lucky juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi desa agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi di Kabupaten Indramayu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Kuwu Sukasari, Kecamatan Arahan, Hj Tarsitem, karena meninggal dunia sebelum pelaksanaan pelantikan dan Bupati Indramayu mengundang keluarga Almarhumah ke Pendopo secara langsung untuk berbelasungkawa.
Bupati Indramayu mengajak seluruh Kuwu yang baru dilantik untuk bersama-sama membangun Indramayu ” REANG” Religius Ekonomi Kerakyatan Aman Nyaman dan Gotong Royong.Bupati juga membuka ruang komunikasi dan diskusi antara Kuwu dengan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu demi kemajuan Desa dan Daerah Indramayu, ujarnya.(Theo )

Diskominfo Indramayu Gelar Rakor PPID, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik



 Indramayu, Radius102.com– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lintas sektoral sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Di Aula Diskominfo, Selasa (10/02/2026 )
Rakor tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintahan, praktisi hukum, hingga media massa. Kegiatan ini menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi dan pelaksanaan layanan informasi publik agar berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum.
Narasumber dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Indramayu, Supendi, SH., MH., memaparkan aspek regulasi daerah serta perlindungan hukum bagi pengelola informasi publik. Sementara itu, Diskominfo Kota Bandung berbagi pengalaman terkait inovasi digital dan pengelolaan PPID yang telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.
 
Dari kalangan eksternal, Advokat Dedi Buldani, SH., dari Law Firm Merah Putih Lawyers, memberikan pemahaman mengenai potensi sengketa informasi publik serta penanganannya dari sudut pandang hukum. Sedangkan perwakilan Media Siber Merah Putih Nusantara, Babussalam selaku Pemimpin Redaksi mpn.co.id, menyoroti pentingnya kecepatan dan akurasi informasi pemerintah sebagai bagian dari kemitraan strategis dengan media.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban, tapi komitmen untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui tata kelola data yang valid dan terlindungi secara hukum.” Ujar Babussalam.
Dalam rakor tersebut, disepakati sejumlah poin penting, di antaranya penyeragaman prosedur pelayanan permohonan informasi di seluruh OPD, penguatan perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, serta peningkatan kolaborasi antara PPID dan media siber guna mencegah disinformasi.
Melalui rakor ini, Diskominfo Indramayu berharap pelayanan informasi publik semakin optimal dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Ke depan, Diskominfo juga diwajibkan melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada seluruh OPD hingga tingkat desa sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik.

( Theo)

Atalia Praratya Kukuhkan DPC Jabar Bergerak Indramayu

Indramayu, Radius102.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Jabar Bergerak terus memperluas kiprah sosialnya di berbagai daerah di Jawa Barat. Organisasi yang berdiri sejak 2019 ini lahir dari semangat kepedulian terhadap sesama, dengan fokus pada bidang sosial, kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan kebudayaan.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Atalia Praratya, Jabar Bergerak konsisten menjalankan berbagai program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi di daerah, Atalia secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketua serta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu, Kamis (12/2/2026), di hotel Trisula Indramayu.
DPC Jabar Bergerak Indramayu kini dipimpin oleh Ridha Triana, seorang aktivis perempuan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kehadirannya diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperluas gerakan sosial di wilayah Indramayu.
Dalam sambutannya di hadapan para pengurus dan kader, Atalia menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“Jadi kita ini ormas sosial yang bergerak non-APBD dan pemerintah. Namun kita tetap peduli dan berbagi, sehingga kita tak takut berhenti bergerak hingga jantung tak berdetak,” ujar Atalia saat konferensi pers.
Menurutnya, kekuatan utama Jabar Bergerak terletak pada semangat kolaborasi dan gotong royong masyarakat. Ia mengajak seluruh pengurus DPC Indramayu untuk menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung dan berkelanjutan.
 
Sementara itu, Ketua DPC Jabar Bergerak Indramayu, Ridha Triana, menyatakan pihaknya akan segera bergerak menyisir dan bersosialisasi ke tengah masyarakat guna meringankan beban warga, khususnya di bidang keagamaan, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan.
“Dalam waktu dekat kami akan menyiapkan ambulans gratis untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kami juga akan berkolaborasi untuk mendapatkan donatur agar dapat membantu merenovasi rumah tidak layak huni,” ungkap Ridha kepada awak media.
Ridha menambahkan, pihaknya juga akan membangun jejaring relawan hingga ke tingkat kecamatan dan desa guna memastikan program berjalan tepat sasaran. Selain itu, DPC Jabar Bergerak Indramayu berencana menggelar kegiatan sosial rutin seperti bakti sosial, santunan anak yatim, serta dukungan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Jabar Bergerak berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis masyarakat dalam menghadirkan perubahan sosial yang inklusif.
Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, organisasi ini optimistis dapat berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan, mendorong kesetaraan sosial, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan demi kemajuan Indonesia.

( Theo )

Kamis, 05 Februari 2026

Puncak Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI Digelar di Indramayu

Indramayu –Radius102.Com... Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Kabupaten Indramayu berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Swiss-Bellinn Indramayu, Kamis (5/2/2026).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, legislatif, TNI-Polri, serta insan pers. Tampak hadir Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, Anggota DPR RI Komisi V H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu, Dandim 0616/Indramayu, Kapolres Indramayu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Dra Hj Nurhayati,M.Pd.I Ketua Pj PWI Jawa Barat, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat, para ketua organisasi pers se-Kabupaten Indramayu, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Indramayu.
Peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI ini menjadi momentum penting bagi insan pers di Kabupaten Indramayu untuk merefleksikan peran dan kontribusi pers dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan tersebut juga menegaskan komitmen pers untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, serta etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Melalui peringatan ini, diharapkan insan pers di Indramayu semakin solid dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital, tanpa meninggalkan fungsi utama pers sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.
Acara puncak HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI ditutup dengan rangkaian kegiatan seremonial dan silaturahmi antarinsan pers bersama para tamu undangan..(Fonny)

Rabu, 04 Februari 2026

Musyawarah Wilayah( Muswil) keX Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Jawa Barat "Melanjutkan Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa"

INDRAMAYU– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) X pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Indramayu.

Muswil X tersebut menjadi agenda strategis partai dalam rangka konsolidasi organisasi serta penentuan arah kebijakan dan kepemimpinan DPW PPP Jawa Barat ke depan. Kegiatan diikuti oleh unsur pengurus DPW, perwakilan DPC kabupaten/kota se-Jawa Barat, serta badan otonom partai.
Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, Kusyanto, menjelaskan bahwa jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 60 orang, sementara 20 peserta tercatat tidak hadir secara langsung pada saat pelaksanaan Muswil.

“Musyawarah Wilayah ini merupakan amanat organisasi untuk melakukan evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan program dan kepemimpinan PPP Jawa Barat ke depan,” ujar Kusyanto, Sekretaris DPW PPP Jawa Barat.

Agenda Muswil X meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus DPW periode sebelumnya, pembahasan program kerja strategis, serta mekanisme pemilihan kepengurusan DPW PPP Jawa Barat periode selanjutnya.
Melalui Muswil X ini, PPP Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas kader, menata struktur organisasi hingga tingkat bawah, serta meningkatkan peran partai dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi ( Theo )

Kamis, 29 Januari 2026

Anggota DPRD Indramayu Tinjau Banjir di Desa Rambatan Wetan



INDRAMAYU , Radius102.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, turun langsung meninjau pemukiman warga yang terdampak banjir di Blok C, RT 16 RW 05, Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Jabar. Pantauan media Radius102.com - pada Rabu (28/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan warga terkait banjir setinggi betis orang dewasa yang merendam sedikitnya 10 rumah. Genangan air sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Dalam peninjauan lapangan, H. Ruswa didampingi oleh tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung untuk melakukan pengecekan langsung serta mengidentifikasi titik permasalahan yang menyebabkan air sulit surut.

Berdasarkan aspirasi warga dan hasil pantauan di lokasi, banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan selama sepekan terakhir. Selain itu, kondisi wilayah yang berbentuk lebak atau cekungan membuat air terjebak dan tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai, sehingga seluruh aliran air bermuara di satu titik pemukiman.

“Air terus masuk ke dalam rumah. Kami mohon agar segera dibuatkan sodetan saluran air supaya genangan ini tidak berlama-lama,” ujar salah seorang warga kepada H. Ruswa.

Menanggapi keluhan tersebut, H. Ruswa menegaskan bahwa pihaknya tengah mencari solusi teknis paling tepat untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah tersebut. Menurutnya, langkah paling mendesak adalah normalisasi saluran atau pembuatan sodetan baru.

“Kondisi ini sedang kita cari titik permasalahannya. Solusi utamanya memang harus dilakukan sodetan saluran air agar genangan bisa terurai dan air mengalir keluar dari pemukiman warga,” tegas politisi Komisi III DPRD Indramayu itu.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya melakukan pemompaan air secara mandiri agar genangan cepat surut. Kehadiran DPRD dan BBWS diharapkan mampu membawa perubahan nyata pada sistem drainase di Desa Rambatan Wetan, sehingga banjir serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.(Theo )

Rabu, 28 Januari 2026

Media Radius 102.Com..Meninjau Lokasi Banjir.. Mitigasi Dinilai Gagal, Indramayu dikepung banjir Ribuan Rumah Terancam



Indramayu 

Akibat intensitas curah hujan yang tinggi dipenghujung Januari 2026 sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu terendam banjir dengan ketinggian mencapai 20 hingga 50 centi meter. 
Banjir bukan hanya menggenangi rumah warga beberapa kantor dinaspun terendam air setinggi lutut orang dewasa seperti halnya dinas PUPR dan dinas DPMD banjir yang mererndam dibeberapa kantor tentu fakta yang tidak bisa dipungkiri jika Pemerintah Daerah (Pemda) gagal total dalam menjalankan program mitigasi bencana.

Salah satunya buruknya perencanaan infrastruktur. Pemerintah daerah hanya fokus pada pembangunan kosmetik di pusat kota, serta memoles jalan di titik lumbung konstituennya namun melupakan akar masalah yaitu penyempitan saluran air di pemukiman padat penduduk.
Dari beberapa sumber mengatakan jika alokasi anggaran mitigasi banjir tahun lalu tidak terlihat oleh karena itu sudah seyogyanya inspektorat kabupaten Indramayu perlu mengaudit terkait anggaran mitigasi kemana dan untuk apa sebab apapun alasannya pengguna keuangan negara perlu adanya transparansi sebagaimana amanat undang undang no 14 tahun 2008  

Jangan curah hujan ekstrem dijadikan kambing hitam. Mulailah melakukan langkah konkret seperti relokasi warga di bantaran sungai serta penegakan hukum bagi pelanggar tata ruang. Saya menunggu langkah nyata dari Kepala Daerah untuk mengatasi krisis tahunan ini agar tidak terus berulang di masa depan.

( Theo)

Minggu, 25 Januari 2026

Montir Motor Tewas Gantung Diri, Polisi Masih Mencari Penyebabnya


 
Indramayu, Radius102..com – Said warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di dapur rumah pada Kamis (22/1/2026) sekira pukul 06.00 WIB. Kematian montir sepeda motor ini sempat menggemparkan warga perumahan BDI 1, di jalan Nusa Indah utama A 8, Desa Tambak, Kecamatan Indramayu. Pasalnya, dia nekat mengakhiri hidupnya dengan leher yang terikat kawat ke plafon dapur. Polisi yang datang ke lokasi kejadian selain membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa nekat ini pertama kali diketahui oleh Rizki seorang Satpam yang bertugas di perumahan tersebut. Dia menerangkan, sekitar pukul 06.00 WIB Rizki masuk ke rumah untuk buang air kecil usai berjaga di pos. Namun sebelum masuk kamar mandi, dirinya melihat korban sudah meninggal dunia tergantung di dapur rumah.

“Saya sama dia (Said) memang satu rumah. Saya masuk rumah karena mau kencing, sebelum masuk kamar mandi melihat dia tergantung dengan leher terikat kawat,” terang Rizki.

Temuan itu langsung diberitahukan kepada kakaknya bernama Novian yang tinggalnya tidak jauh dari rumah itu. Mendapat laporan ini, Novian pun langsung mendatangi lokasi kemudian melihat Said sudah meninggal dengan kondisi leher terikat kawat disambungkan di atap dapur. Novian selanjutnya memberitahukan kepada warga sekitar termasuk melaporkan peristiwanya ke kantor Polsek Indramayu. ” Dia sudah enam bulan kerja sebagai mekanik motor di bengkel kami, Pernah Said mengatakan dirinya berasal dari Pati Jawa Tengah tetapi tidak memperlihatkan KTP miliknya,” ucap Novian.
Selama korban bekerja sebagai montir motor sikap korban selalu tertutup cenderung pendiam. Bahkan untuk tidur di kamar pun selalu ditolaknya dengan lebih memilih tidur di luar menggunakan alas kasur.

“Ya untuk ngobrol juga sepertinya ada batas dengan kami. Terakhir korban seperti uring-uringan setelah melihat HP miliknya, saya menduga dia memiliki masalah. Nsmum saja ia tidak dibicarakan dengan saya. Saya pun tidak banyak tanya tentang itu,” ujarnya.
 
Sementara itu, sejumlah polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke rumah sakit umum Indramayu serta memasang garis polisi.

“Untuk mengetahui penyebabnya kita masih melakukan pendalaman yakni dengan meminta keterangan dari saksi-saksi. Kami sudah membawa jenazah korban ke rumah sakit. Selanjutnya kami akan memberitahukan keluarganya karena korban ini bukan orang Indramayu. Hal Ini kita lakukan dengan mencari alamat dan nomor kontak yang ada di HPnya, ” ucap Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari yang datang ke lokasi temu mayat. 

(Theo)

Jumat, 23 Januari 2026

GEPLAK Resmi Dideklarasikan di Indramayu, Perkuat Profesionalisme dan Perjuangkan Kesejahteraan Wartawan



INDRAMAYU, Radius 102..com – Upaya menjaga marwah jurnalistik lokal terus menguat di Kabupaten Indramayu. Gerakan Pers Lurus, Akurat, dan Kritis (GEPLAK) resmi dideklarasikan sebagai wadah kolektif wartawan lokal yang berkomitmen mendorong pers profesional, berintegritas, serta berpihak pada kesejahteraan insan pers.

Deklarasi GEPLAK digelar pada Jumat (23/01/2026) di Kantor Sinar Pagi Jaya, Perumahan Graha Arta Sindang, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media lokal maupun nasional, yang menandai lahirnya sebuah gerakan baru dalam dunia pers lokal di Indramayu.

Kehadiran GEPLAK menjadi respons atas berbagai tantangan yang dihadapi pers lokal, terutama persoalan kesejahteraan wartawan dan maraknya praktik pers ad hoc yang dinilai mencederai etika serta profesionalisme jurnalistik.

Inisiator GEPLAK, Ali Zaidan, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi wartawan lokal yang kerap berada pada posisi rentan, baik secara ekonomi maupun profesional. Situasi tersebut, menurutnya, kerap berdampak pada praktik liputan yang tidak sehat dan berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap pers.
“GEPLAK hadir sebagai ruang konsolidasi untuk membangun ekosistem pers yang mandiri, bermartabat, dan berdaya saing,” ujar Ali. Ia juga menambahkan, fokus utama gerakan ini adalah mendorong peningkatan kesejahteraan wartawan melalui pelatihan berkelanjutan, advokasi hak-hak profesi, serta penguatan jejaring kolaborasi antarsesama jurnalis.

Secara visi, GEPLAK menargetkan terwujudnya pers lokal yang independen dan berintegritas. Visi tersebut dijabarkan ke dalam enam misi strategis, dengan penegakan prinsip jurnalistik yang lurus, akurat, dan kritis sebagai landasan utama.

Adapun misi lainnya meliputi penguatan etika profesi, perjuangan kesejahteraan wartawan, pemberantasan praktik pers ad hoc, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pers, serta perluasan kerja sama dengan media nasional.

Deklarasi GEPLAK mendapat sambutan positif dari para wartawan yang hadir. Salah seorang peserta menyebutkan bahwa kehadiran GEPLAK diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan citra pers lokal di Indramayu.

“Sudah saatnya wartawan Indramayu memiliki wadah yang fokus pada kualitas, solidaritas, dan keberanian menjaga independensi,” ujarnya.

Ke depan, GEPLAK telah merancang sejumlah langkah konkret, di antaranya penyelenggaraan workshop etika jurnalistik, diskusi publik, serta pembukaan kanal pengaduan kesejahteraan wartawan yang direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat.

Dengan semangat kolektif dan komitmen terhadap profesionalisme, GEPLAK diharapkan mampu menjadi gerakan perubahan bagi pers lokal di Indramayu, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat

Acara berlangsung khidmat dengan sambutan dari para penasehat dan diakhiri penandatanganan deklarasi bersama. 

GEPLAK Indramayu berharap dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah pers di Kabupaten Indramayu (Theo)

Kamis, 22 Januari 2026

GEPLAK Perkumpulan Pers di Indramayu, Fokus Kesejahteraan Wartawan



INDRAMAYU — GEPLAK hadir sebagai perkumpulan pers ad hoc yang bersifat terbuka bagi seluruh insan pers di Indramayu. Struktur organisasi GEPLAK bersifat sementara dan difokuskan pada koordinasi, bukan hierarki, sehingga setiap anggota bebas berpartisipasi sesuai isu dan agenda yang diminati.

Fokus utama GEPLAK adalah meningkatkan kesejahteraan wartawan lokal sekaligus mendorong kerja jurnalistik yang berdampak bagi masyarakat. 

“Kami ingin menciptakan ruang bagi wartawan untuk bekerja dengan independen, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujar Ali Zaidan inisiator GEPLAK.

Visi dan Misi

Visi GEPLAK adalah terwujudnya pers yang independen, berintegritas, dan mampu mengawal demokrasi serta keadilan sosial. Untuk mencapai visi tersebut, GEPLAK memiliki misi antara lain:

1. Menegakkan prinsip jurnalistik yang lurus, akurat, dan kritis.
2. Mendorong kebebasan pers yang bertanggung jawab dan beretika.
3. Mengawal kebijakan publik melalui pemberitaan yang tajam dan berimbang.
4. Melindungi wartawan dari intimidasi, kriminalisasi, dan tekanan kekuasaan.
5. Meningkatkan kapasitas insan pers melalui pendidikan dan kaderisasi.
6. Menjadi wadah konsolidasi pers lokal yang profesional dan berdaya saing.

Dengan pendekatan yang terbuka dan partisipatif, GEPLAK diharapkan menjadi katalisator bagi pers lokal yang lebih kuat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan demokrasi dan keadilan sosial di Indramayu.

Semarak HUT PGRI ke-80 dan Hari Ibu Nasional, Perempuan PGRI Indramayu Gelar Seminar “Guruku Inspirasiku”



INDRAMAYU , Radius102..com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 sekaligus Hari Ibu Nasional, Perempuan PGRI Kabupaten Indramayu menyelenggarakan Seminar dan Talkshow bersama Wanita Inspiratif Indonesia dengan mengusung tema “Guruku Inspirasiku”, 

Pantauan media Radius102...com Kamis (22/01/2026) bertempat gedung PGRI Sindang Jalan Wirapati Sindang - Indramayu.

Kegiatan inspiratif ini akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Gedung Pertemuan PGRI Kabupaten Indramayu, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Acara ini dijadwalkan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, serta Ketua PGRI Kabupaten Indramayu Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si.

Seminar dan talkshow akan dipandu oleh Ade Mutmainah, M.Pd(c) sebagai moderator, yang dikenal sebagai praktisi pendidikan anak inklusi sekaligus Owner Hommy Motty Daycare Indramayu.
Sementara itu, Shahnaz Haque akan hadir sebagai narasumber utama. Ia dikenal sebagai artis nasional, Duta PBB untuk UNICEF ILO/IPEC, serta aktivis perempuan Indonesia yang konsisten memperjuangkan hak anak dan perempuan.

Ketua Perempuan PGRI Kabupaten Indramayu, Lutfiyah, S.Pd., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran guru sebagai figur inspiratif, sekaligus mengapresiasi kontribusi perempuan dalam dunia pendidikan dan pembangunan karakter bangsa.

Pidatonya Narasumber Shanaz Hague “Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga sumber inspirasi dan teladan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali peran guru, khususnya guru perempuan, dalam membentuk generasi masa depan,” ujarnya.

Peserta seminar akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain e-sertifikat dan snack. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut:
 

Adapun batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 24.00 WIB.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang refleksi, inspirasi, dan penguatan solidaritas antar pendidik, sejalan dengan semangat HUT PGRI ke-80 dan peringatan Hari Ibu Nasional.

Selasa, 20 Januari 2026

Aliansi Wong Dermayu Bersatu Adakan Demo Turunkan Salman


Indramayu - Radius102

LSM dan Ormas Gabungan Indramayu menepati janjinya. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Wong Dermayu Bersatu (AWDB) menggelar aksi damai di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (19/1/2026).

 Aksi tersebut digelar untuk menuntut klarifikasi atas pernyataan Staf Khusus (Stafsus) Bupati Indramayu, Salman, yang dinilai bernada rasis dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Sayangnya, massa yang sudah kumpul menutup pintu masuk pendopo Pemkab Indramayu harus kecewa, lantaran bisa menemui salman

"Orang Indramayu tidak pengecut. Jika saudara Stafsus Bupati Indramayu, Salman jantan dan tidak pengecut, temui kami disini untuk mempertanggungjawabkan ucapannya yang bernada rasis,"kata salah satu orator demo, Sekjen BPPKB Kabupaten Indramayu, Beni dengan suara lantang.
Pantauan dilapangan, sejak pagi, peserta aksi yang berasal dari berbagai unsur LSM, organisasi kemasyarakatan, aktivis, hingga masyarakat berkumpul di area Sport Center Indramayu. Kemudian massa bergerak ke kantor pendopo dengan longmarch lewat Jalan Jendral Sudirman.

Massa langsung menuju satu titik dan memadati kawasan pendopo, yang selama ini menjadi tempat ngantor, Stafsus Bupati Indramayu, Salman.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, massa menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab pejabat publik dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Koordinator Umum AWDB, Asmawi Day, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi warga secara damai dan konstitusional. Menurutnya, klarifikasi terbuka diperlukan agar polemik yang berkembang tidak terus menimbulkan kegaduhan sosial.

Setelah rangkaian orasi, aparat kepolisian memfasilitasi pertemuan antara perwakilan massa dengan pihak pemerintah daerah. Sejumlah perwakilan AWDB dipersilakan masuk ke dalam pendopo untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Namun, audiensi tersebut dinilai belum sesuai harapan. Pasalnya, perwakilan massa tidak dapat berdialog langsung dengan Salman atau dengan pihak yang dinilai berwenang mengambil keputusan dalam hal ini Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Massa hanya ditemui Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan sebagian peserta 

Sekjen BPPKB Banten, Beni, menyatakan pihaknya belum puas dengan hasil pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa massa aksi menginginkan klarifikasi langsung dari Salman.

“Kami akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan kami tidak dipenuhi. Kami ingin berhadapan langsung dan mendapatkan kejelasan dari Salman yang kami nilai arogan dan tidak beradab,”tegas Beni.

Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Tomi Susanto, menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan peringatan awal. Menurutnya, massa masih memberikan ruang dialog, namun berharap pemerintah daerah bersikap terbuka dan serius menanggapi tuntutan masyarakat.

“Kami datang dengan itikad baik dan cara yang damai. Tapi aspirasi ini harus dijawab secara jelas. Jika tidak ada kejelasan, tentu akan ada langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegas Tomi dan Andri Prayitna.

Tomi juga bersikeras, sesuai tuntutannya agar Salman angkat kaki dari Indramayu dan bila perlu diantar pulang ke Madura sebagai konsekwensi ucapannya yang dinilai rasis, tidak beretika dan tidak beradab tidak bisa menyesuaikan dengan kultur Indramayu.

Diketahui, aksi unjuk rasa ini diikuti sejumlah organisasi, di antaranya BPPKB, Penjara, Manggala, WN 88, Pemuda Pancasila, IMI, XTC, PASKAS, Kiansantang, GIBAS, dan Brigade 08.

Hingga berita ini diturunkan, Staf Khusus Bupati Indramayu, Salman, belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa. 

"Aspirasi dari rekan-rekan kami tampung dan selanjutnya disanpaikan ke pimpinan,"ucap Kasat Pol PP Indramayu,"Teguh Budiarso.

Redaksi terus membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak terkait terutama Stafsus Bupati, Salman. Sayangnya hingga berita ditayangkan, Salman belum mengklarifikasi.. (Theo)

Minggu, 18 Januari 2026

Gerakan Anti Rasisme Menggema Di Indramayu Aliansi Wong Dermayu Siap Turun Aksi Lawan Salman

INDRAMAYU, Radius102.com – Aliansi Wong Dermayu Bersatu (AWDB) yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat Indramayu siap turun ke jalan melawan pernyataan rasisme Salman.
 
Aksi demo gabungan yang terdiri dari LSM, Ormas, aktivis dan masyarakat Indramayu dijadwalkan berlangsung pada Senin lusa, (19/1).
 
“Kita sudah satu suara, akan turun ke jalan melawan kesombongan Stafsus Bupati Indramayu, Salman yang kami nilai sudah mengarah ke Rasis. Di Indramayu tidak ada tempat untuk manusia Rasis dan tidak beradab,”jelas Kordinator Umum (Kordum) AWDB, Asmawi Day didampingi Korlap demo, Tomi Susanto yang akrab dipanggil Tomsus.
 
Menurut Tomsus, saat ini AWDB sedang menyiapkan semua pendukung untuk kelancaran aksi Senin lusa, termasuk rapat teknis akhir yang dihadiri sejumlah unsur ketua baik dari LSM, Ormas, aktivis, mahasiswa dan perwakilan masyarakat Indramayu termasuk korban PHK dari pegawai outsorcing Diskominfo, di area Sport Center, Jumat kemarin (16/1).
 
“Sekarang kita sedang buat surat ijin tertulis atau tembusan demo untuk Polres Indramayu. Intinya, kita lawan kesombongan Salman, dan silahkan Stafsus Bupati Indramayu angkat kaki dari Indramayu,”tegas Tomsus.
Ditegaskan Tomi, dalam aksi nanti, pihaknya juga akan meminta kejelasan pihak vendor dalam hal ini PT BSM (Bintang Service Management) sebagai penyedia tenaga kerja yang dinilai semena-mena dan tidak prosuderal dalam memutus hubungan kerja para karyawannya, seperti yang menimpa pada Wanginah, Komar dan lainnya.
 
Salah satu korban PHK dari tenaga outsorcing PT BSM yang ditugaskan di Diskominfo, Wanginah (40) akan terus menyuarakan hak-haknya untuk keadilan. Menurutnya, pemutsan kerja sepihak dari penyedia jasa PT BSM dinilai tidak beres, banyak yang janggal dan ada intervensi dari pihak luar, termasuk sudah otoriter. Praktik kotor ini patut diluruskan untuk kebaikan para pekerja outsorcing ke depan.
 
Sebelumnya diberitakan, Stafsus Bupati Indramayu, Salman, menjadi sorotan publik menyusul pernyataannya yang dinilai rasis.
 
Kalimat bernada rasis itu Salman lontarkan saat bertemu dengan dua pegawai outsourcing Dinas Kominfo setempat yang dipecat tanpa alasan yang jelas.
 
Pertemuan berlangsung di pendopo setempat pada malam hari tanggal 10 Januari 2026. Salman tak sendiri, ia didampingi asisten pribadi Bupati Indramayu Lucky Hakim bernama Mansur.
 
Sedangkan dua tenaga outsourcing yang dipecat itu yakni Wanginah dan Komar.
 
Kedua mantan tenaga outsourcing itu sengaja datang ke pendopo untuk mengklarifikasi soal pemecatan. Sebab mereka mendengar, pemecatan itu atas pesanan Mansur dan Salman.
 
“Kami datang untuk meminta penjelasan, sebab kabar yang beredar, Mansur dan Salman menekan pimpinan kami di Diskominfo agar memberhentikan kami,” ungkap Wanginah, Jumat 16 Januari 2026.
 
Pertemuan berubah memanas ketika Salman dan Mansur membantah tudingan tersebut. Diluar dugaan, Salman malah melontarkan kalimat bernada rasis dihadapan Wanginah dan Komar.
 
“Saya Salman, berdarah Madura, bertulang putih dan bermata putih tidak akan pernah takut dengan siapapun. Sy tidak akan patuh pada perintah siapapun di Indramayu ini kecuali bupati Indramayu Lucky Hakim. Karena saya orangnya Lucky Hakim bukan orangnya siapapun” jelas Wanginah menirukan pernyataan Salman.
 
Sementara itu Stafsus Bupati Indramayu, Salman belum memberikan jawaban. Klarifikasi Radius102.com kepada Salman, Kamis (15/1) melalui chat WhatsApp hingga kini belum dijawab.
 
(Theo)

Selasa, 13 Januari 2026

Yoga Rahadiansyah Terpilih Aklamasi Pimpin INASSOC Indramayu 2026–2030


 
INDRAMAYU, Radius102.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Indramayu I Indonesian Airsofter Association (INASSOC) Kabupaten Indramayu berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan, Minggu (11/01/2016), bertempat di Entertainment Karangmalang, Indramayu.

Dalam forum musyawarah tersebut, mantan Ketua KNPI Kabupaten Indramayu, Yoga Rahadiansyah, SH, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang INASSOC Kabupaten Indramayu untuk periode 2026–2030. Seluruh peserta Muscab sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Yoga Rahadiansyah untuk menakhodai organisasi pecinta olahraga airsoft yang baru pertama kali terbentuk di Kota Mangga.
Muscab Indramayu I INASSOC dipimpin oleh Sodikin selaku pimpinan sidang. Ia memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan sesuai dengan mekanisme organisasi serta menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan mufakat.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa INASSOC diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi semata, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pembinaan generasi muda.

“Airsoft bukan sekadar hobi, tetapi dapat menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan prestasi apabila dikelola secara profesional serta bertanggung jawab,” ujar Dr. Caridin.

Ia juga mendorong agar INASSOC Kabupaten Indramayu dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun citra positif olahraga airsoft di tengah masyarakat.


Dengan terpilihnya kepengurusan baru, INASSOC Kabupaten Indramayu diharapkan semakin solid, aktif menggelar kegiatan positif, serta menjadi organisasi olahraga rekreasi yang tertib, legal, dan berorientasi pada pembinaan serta prestasi.

(Theo)

Jumat, 09 Januari 2026

Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Wiralodra Kukuhkan Dua Guru Besar dan Gelar Orasi Ilmiah


 
‎‎Indramayu, Radius 102.com – Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dan Orasi Ilmiah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Nyi Endang Darma Ayu Convention Hall Universitas Wiralodra, dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, akademisi, serta tamu undangan.

‎Sidang terbuka ini menjadi momen bersejarah bagi Universitas Wiralodra. Pasalnya, setelah 43 tahun berdiri, Unwir akhirnya berhasil melahirkan dua Guru Besar pertama. Adapun guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ujang Suratno, S.H., M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Hak Kekayaan Intelektual, serta Prof. Dr. Ipong Dekawati, M.Pd. sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Sumber Daya Pendidikan.

‎‎Pengukuhan dilakukan secara resmi oleh Senat Akademik Universitas Wiralodra, dilanjutkan dengan penyampaian orasi ilmiah oleh masing-masing profesor. Dalam orasinya, kedua Guru Besar menekankan pentingnya pengembangan keilmuan yang adaptif terhadap dinamika zaman, serta kontribusi akademik dalam menjawab tantangan hukum, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

‎‎Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, S.H., M.H., Rektor Universitas Wiralodra Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, M.E., M.H., jajaran senat akademik, alumni Ikatan Alumni (IKA) Universitas Wiralodra, keluarga besar guru besar yang dikukuhkan, serta para akademisi dan kolega, di antaranya Dr. Uud Wahyudi (FIKOM) dan Prof. Dr. Dedi Rusdianto. Hadir pula perwakilan pemerintah provinsi dan perguruan tinggi di wilayah sekitar.
‎‎Rektor Universitas Wiralodra dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen lainnya, mendorong inovasi akademik, serta memberikan manfaat keilmuan yang nyata bagi masyarakat luas.

‎‎Lebih lanjut, “Pengukuhan ini diharapkan mampu membawa Universitas Wiralodra semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, meskipun saat ini kampus masih dihadapkan pada sejumlah isu internal terkait manajemen. Dengan lahirnya dua Guru Besar, Universitas Wiralodra optimistis dapat terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa” ungkapnya.
‎(Theo)

Kamis, 08 Januari 2026

Fun Brewing & V60 Competition Meriahkan HUT PERUMDAM Tirta Darma Ayu Indramayu 2026


INDRAMAYU, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PERUMDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu tahun 2026, digelar kegiatan Fun Brewing dan V60 Competition yang dikemas dalam semangat Beberes Dermayu. Acara ini berlangsung meriah pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Kodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto No.1, Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu Jawabarat.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah kreativitas bagi para pecinta kopi dan komunitas, dengan konsep santai namun kompetitif. V60 Competition yang digelar secara gratis ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, meski pendaftarannya dibatasi.

Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, di antaranya Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han, selaku Dandim 0616/Indramayu, serta Nurpan, S.E., M.Si, selaku Direktur Utama PERUMDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu.

Direktur Utama PERUMDAM Tirta Darma Ayu, Nurpan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT perusahaan daerah, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan PERUMDAM kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan kreatif dan positif.

“Melalui Fun Brewing dan V60 Competition ini, kami ingin menghadirkan suasana perayaan yang berbeda, lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mendukung geliat ekonomi kreatif dan komunitas kopi di Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan Kodim 0616, yang dinilai mampu mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BUMD, dan masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, panitia menyediakan pendaftaran terbatas melalui kontak 0819-1100-1807 (Isal).

Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda inspiratif yang memperkuat citra PERUMDAM Tirta Darma Ayu sebagai perusahaan daerah yang inovatif, humanis, dan dekat dengan masyarakat Indramayu. (Theo)

Selasa, 06 Januari 2026

Pisah Sambut dan Sertijab Polres Indramayu, Momentum Penguatan Sinergi dan Pengabdian



INDRAMAYU, Radius102.com – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu menggelar acara Pisah Sambut dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Intelkam, Kapolsek jajaran, serta Pelepasan Purna Tugas Personel, yang berlangsung khidmat di lingkungan Polres Indramayu, Senin (6/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian para personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Polres Indramayu.

Dalam acara tersebut, dilakukan serah terima jabatan Kasat Intelkam Polres Indramayu serta sejumlah Kapolsek jajaran, sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri guna meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain sertijab, acara juga dirangkaikan dengan pelepasan personel yang memasuki masa purna tugas, sebagai wujud apresiasi institusi atas loyalitas dan pengabdian selama bertahun-tahun menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Indramayu.
Suasana haru dan penuh kekeluargaan terasa saat penyampaian ucapan terima kasih, pesan, serta kesan dari pejabat lama kepada pejabat baru dan seluruh jajaran. Diharapkan, pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi demi pelayanan Polri yang semakin presisi.

Acara pisah sambut ini juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kebersamaan di tubuh Polres Indramayu, sekaligus komitmen untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Theo)

Sabtu, 03 Januari 2026

HAB Ke-80 Kemenag, Momentum Perkuat Sinergi dan Moderasi Beragama di Indramayu



INDRAMAYU , Radius 102.com – Kementerian Agama Kabupaten Indramayu mengajak seluruh keluarga besar Kemenag untuk hadir dan berpartisipasi dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026, Pantauan media. Radius 102.com - Sabtu, (3/01/2026) digelar di Alun-Alun Indramayu ,Jabar.

Peringatan HAB ke-80 ini mengusung tema “Umat Rukun Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menjadi refleksi sekaligus penguat komitmen seluruh insan Kementerian Agama dalam memberikan pengabdian terbaik, pelayanan prima, serta memperkuat sinergi untuk umat dan bangsa.

Melalui momentum HAB, Kemenag Indramayu menegaskan kembali pentingnya moderasi beragama, kebersamaan, dan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus terinternalisasi dalam setiap tugas dan fungsi aparatur Kementerian Agama.

Upacara HAB ke-80 akan dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai, dan diharapkan dapat dihadiri oleh seluruh jajaran, ASN, pegawai, serta keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Indramayu.
Dengan semangat kebahagiaan dan senyum kebersamaan, Kemenag Indramayu mengajak seluruh insan Kemenag untuk hadir, bersatu, dan meneguhkan langkah pengabdian demi terwujudnya Indonesia yang rukun, damai, dan maju.