Anggota DPRD Indramayu Tinjau Banjir di Desa Rambatan Wetan

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Polres Kuningan Tanam Jagung Serentak di 27 Lokasi Capai 22 Ha

KUNINGAN – Polres Kuningan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar serempak di 27 titik lokasi ...

Postingan Populer

Kamis, 29 Januari 2026

Anggota DPRD Indramayu Tinjau Banjir di Desa Rambatan Wetan



INDRAMAYU , Radius102.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, turun langsung meninjau pemukiman warga yang terdampak banjir di Blok C, RT 16 RW 05, Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Jabar. Pantauan media Radius102.com - pada Rabu (28/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan warga terkait banjir setinggi betis orang dewasa yang merendam sedikitnya 10 rumah. Genangan air sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Dalam peninjauan lapangan, H. Ruswa didampingi oleh tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung untuk melakukan pengecekan langsung serta mengidentifikasi titik permasalahan yang menyebabkan air sulit surut.

Berdasarkan aspirasi warga dan hasil pantauan di lokasi, banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan selama sepekan terakhir. Selain itu, kondisi wilayah yang berbentuk lebak atau cekungan membuat air terjebak dan tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai, sehingga seluruh aliran air bermuara di satu titik pemukiman.

“Air terus masuk ke dalam rumah. Kami mohon agar segera dibuatkan sodetan saluran air supaya genangan ini tidak berlama-lama,” ujar salah seorang warga kepada H. Ruswa.

Menanggapi keluhan tersebut, H. Ruswa menegaskan bahwa pihaknya tengah mencari solusi teknis paling tepat untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah tersebut. Menurutnya, langkah paling mendesak adalah normalisasi saluran atau pembuatan sodetan baru.

“Kondisi ini sedang kita cari titik permasalahannya. Solusi utamanya memang harus dilakukan sodetan saluran air agar genangan bisa terurai dan air mengalir keluar dari pemukiman warga,” tegas politisi Komisi III DPRD Indramayu itu.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya melakukan pemompaan air secara mandiri agar genangan cepat surut. Kehadiran DPRD dan BBWS diharapkan mampu membawa perubahan nyata pada sistem drainase di Desa Rambatan Wetan, sehingga banjir serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.(Theo )

0 comments:

Posting Komentar