Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Tangkap Pengedar Narkotika, Dandim 0614/kota Cirebon berikan Reward kepada Anggota Unit Intel

Radius102.com Kota Cirebon, (Senin, 6/4/2026), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon memberikan penghargaan (reward) kepada dua ang...

Postingan Populer

Senin, 06 April 2026

Tangkap Pengedar Narkotika, Dandim 0614/kota Cirebon berikan Reward kepada Anggota Unit Intel


Radius102.com Kota Cirebon, (Senin, 6/4/2026), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon memberikan penghargaan (reward) kepada dua anggota Unit Intelijen yang berhasil menangkap serta menggagalkan transaksi narkoba jenis tembakau sintetis (sintel) di wilayah teritorial Kodim 0614/Kota Cirebon. 
Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel Makodim 0614/Kota Cirebon jalan pemuda 45 sunyaragi kota Cirebon.

Pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan, khususnya dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, kedua anggota berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti, sehingga potensi peredaran narkotika di wilayah dapat dicegah sejak dini.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi dan penyemangat bagi seluruh personel untuk terus berkarya dan berbuat terbaik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Apresiasi ini bukan hanya sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat seluruh anggota agar terus berprestasi, menjaga nama baik satuan maupun pribadi, serta menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim berharap ke depan tidak hanya personel Unit Intel saja yang mampu menorehkan prestasi, namun seluruh anggota, baik Babinsa maupun personel lainnya di lingkungan Kodim 0614/Kota Cirebon, dapat melakukan hal-hal positif yang berdampak bagi masyarakat.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan seluruh prajurit semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta kepedulian terhadap situasi keamanan di wilayah binaan masing-masing.

Diketahui bahwa dua pers anggota unit intel tersebut telah menangkap pengedar dan menggagalkan transaksi narkotika (jenis sinte) pada Jumat malam (03/04/2026) di kawasan Taman Jalan Harapan Perintis, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: Tembakau sintetis (sinte) seberat 15,30 gram, 1 unit vape (rokok elektrik), Uang tunai sebesar Rp 30.000, Rokok Neslite 2 batang, 3 bungkus rokok merek Sayap mas, Sampoerna Mild, dan Magnum
Pelaku sebelumnya sudah masuk dalam Target Operasi (TO) aparat. Setelah dilakukan penangkapan dan interogasi awal, pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota untuk proses hukum lebih lanjut. 

Jurnalis,(Agus Hermawan)

Patroli Malam, Sinergi TNI-Polri Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Wonogiri - Suasana malam di wilayah Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, tampak berbeda pada Minggu (5/4/2026). Aparat gabungan dari Koramil 14/Jatisrono dan Polsek Jatisrono melaksanakan patroli Cipta Kondisi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung hangat, penuh kedekatan antara petugas dan warga.

Dipimpin oleh Pelda Ariyanto dan Sertu Mianto dari Koramil 14/Jatisrono, patroli ini turut didampingi personel Polsek Jatisrono, yakni Aiptu Didi dan Brigadir Gatot. Mereka menyusuri sejumlah titik strategis, mulai dari KDKMP Desa Jatisari, KDKMP Desa Gunungsari, Pos Ronda Dusun Ngembung Desa Gondangsari, hingga fasilitas umum seperti SPBU dan Bank BNI Jatisrono. Kehadiran aparat di titik-titik tersebut menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga stabilitas wilayah.

Yang menarik, patroli ini tidak hanya sekadar pemantauan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat. Warga terlihat antusias menyambut kedatangan petugas, bahkan berbincang santai di pos ronda. Suasana penuh keakraban ini mencerminkan kuatnya hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Patroli Cipta Kondisi ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Dengan sinergi yang solid antara TNI-Polri dan dukungan masyarakat, Jatisrono semakin menunjukkan komitmennya sebagai wilayah yang aman dan tenteram.

Penulis : Arda 72

Dorong Ekonomi Warga, Babinsa Turun Langsung Awasi Pembangunan Koperasi

Wonogiri – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Wonoboyo Kec Wonogiri, Kabupaten Wonogiri terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Saat ini, pembangunan memasuki tahap plesteran lantai dan pemasangan tembok Sejak pagi hari, para pekerja bersama warga terlihat aktif bergotong royong, memanfaatkan cuaca cerah yang mendukung kelancaran pekerjaan.

Babinsa setempat, Kopka Budi Suyanto, turut hadir di lokasi untuk mendampingi dan memonitor langsung proses pembangunan. Kehadirannya tidak hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap semangat dalam bergotong royong.

"Pembangunan ini adalah untuk kepentingan bersama, sehingga perlu dukungan semua pihak. Dengan kebersamaan, kita yakin hasilnya akan maksimal," ujar Kopka Budi Suyanto di sela kegiatan, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendukung setiap program pembangunan di wilayah binaannya. "Kami siap mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan yang berdampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga," tegasnya.

Penulis : Arda 72

Polresta Cirebon Sita 363 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 363 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 363 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 363 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring," ujarnya, Senin (6/4/2026)

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.
"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," katanya.

(Agus Hermawan)

Tanpa Lelah, Babinsa Bantu Pembangunan KDKMP di Wilayah Kelurahan Sangkrah 

Surakarta - Dalam upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat, Sertu Eko selaku Babinsa Kelurahan Sangkrah dari Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta turut serta membantu proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon , Senin (06/04/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Tanpa mengenal lelah Sertu Eko terjun langsung melaksanakan pembangunan fasilitas koperasi yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

"Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Sangkrah ini dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama."tegas Sertu Eko.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Kondusifitas & Keamanan Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Intensifkan Patroli Malam

Surakarta - Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan patroli bersama di wilayah Kecamatan Serengan, Minggu (06/04/2026).

Ditegaskan Serda Joko disela sela pelaksanaan patroli dirinya juga menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya  serta  mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas di wilayah, dan kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangatlah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif."pungkas Serda Joko.

Penulis : Arda 72

BREAKING NEWS: Gercep, DPRD Senin Besok Raker Bersama KOMPI dan Diskanla



INDRAMAYU, Radius102.com-

Memanasnya polemik antara Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu membuat anggota legeslatif langsung turun tangan, dan memanggil sejumlah pihak dalam Rapat Kerja (Raker) DPRD Indramayu.

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu telah memanggil, dan mengirimkan surat audiensi kepada KOMPI, Diskanla dan pihak terkait lainnya.

Bocoran surat audensi dari pimpinan dewan menyebar di group WhatsApp wartawan, sejak Sabtu (4/4/2026) sore menyebutkan, Raker ini terkait Program Strategis Nasional (PSN) Revitalasisasi Tambak Pantura, yang kasusnya sedang viral dalam sepekan ini.

Dalam surat bernomor 100.1.4.4/492.a/Fasgarwas itu disebutkan pimpinan DPRD akan memanggil Ketua Komisi II beserta anggota, Kepala Diskanla Jawa Barat, Kepala Kantor Perhutani KPH Indramayu dan jajaran pengurus KOMPI pada Senin besok (6/4/2026) jam 13.00 WIB di ruang sidang utama DPRD Indramayu.

Selain itu, dalam surat perihal audensi Komisi II DPRD yang ditandatangani Ketua DPRD, Dra. Hj. Nurhayati, MPd.I., ini memanggil Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Indramayu dan Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu untuk datang mewakili pihak Pemkab Indramayu.

Audiensi yang kabarnya akan dipimpin langsung Pimpinan DPRD dan Komisi II membahas tindak lanjut Revitalasasi, termasuk yang sekarang sedang viral terkait tuntutan ganti rugi Fasilitas Umum (Fasum) Alun-alun pendopo yang rusak akibat demo KOMPI kemarin.

Raker ini juga bertujuan untuk menindaklanjuti kelanjutan PSN apakah di stop atau dilanjutkan demi kepentingan rakyat Kota Mangga.

Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda resmi Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu untuk membahas isu terkait revitalisasi yang menjadi sorotan publik dalam sepekan ini.

Sebagaimana tercantum dalam surat undangan resmi, Pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu sebelumnya telah menerima surat dari KOMPI nomor 05/03/KOMPI/2026 perihal audensi terkait PSN Revitalisasi Tambak Pantura 04 Maret 2026 

Kehadiran Kepala Diskanla Jabar dan pihak terkait diharapkan dapat menjadi solusi konkret dan mengakhiri masalah sosial yang jadi polemik masyarakat pesisir dan petani tambak dalam sepekan ini dan menghasilkan keputusan terbaik bagi rakyat Kota Mangga.

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi yang dihubungi Radous102.com, Minggu pagi (5/4/2026) lewat pesan WhatsApp mengaku kaget atas beredarnya surat audensi tersebut. "Ini surat dapat darimana? Justeru saya tahu malah dari sampean," ujar Imron. "Betul ada Audensi besok dengan KOMPI," kata anggota Komisi II, H. Dalam singkat via WhatsApp. (Fonny.MHR)

Minggu, 05 April 2026

Bupati Lucky Hakim Hadiri Pelantikan Garda Pemuda NasDem Indramayu 2025–2029, Arwah Dinata Resmi Pimpin DPD



Indramayu, Radius102.com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garda Pemuda NasDem Kabupaten Indramayu resmi dilantik untuk periode 2025–2029 dalam sebuah acara yang digelar di Aula Hotel Handayani, Jalan Kembar, Indramayu.Minggu 5 April 2026.

Pelantikan tersebut menetapkan Arwah Dinata, S.Hut sebagai Ketua DPD Garda Pemuda NasDem Kabupaten Indramayu, didampingi Ahmad Masuhi sebagai Sekretaris. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Pelantikan pengurus DPD Garda Pemuda NasDem Kabupaten Indramayu periode 2025–2029.

Ketua Arwah Dinata, S.Hut, Sekretaris Ahmad Masuhi, serta dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim dan jajaran Partai NasDem.

Dilaksanakan pada Minggu, 5 April 2026.

Aula Hotel Handayani, Jalan Kembar, Kabupaten Indramayu.

Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan peran pemuda dalam mendukung program serta perjuangan Partai NasDem di daerah.

Acara pelantikan berlangsung secara resmi dan tertib, diawali dengan prosesi pengukuhan pengurus, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari para tokoh yang hadir, termasuk Bupati Lucky Hakim yang memberikan dukungan dan harapan agar Garda Pemuda NasDem dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru Garda Pemuda NasDem dan berharap para pemuda dapat menjadi motor penggerak perubahan yang positif di Kabupaten Indramayu.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan Garda Pemuda NasDem Indramayu mampu menjalankan peran strategis dalam mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong kemajuan daerah melalui peran aktif generasi muda. (FonnyMHR)

Kordum Hatta: KOMPI Pastikan Datang di Acara Raker DPRD Senin Besok, Bawa 30 Pengurus dan Kordes


INDRAMAYU, Radius102.com-

Koordinator Umum (Kordum) Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI), Hatta memastikan pihaknya Senin besok (6/4/2026) hadir dalam undangan resmi Ketua/Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Raker yang dibungkus dengan perihal Audensi Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu ini dipastikan akan dihadiri perwakilan dari KOMPI berjumlah 30 orang.

"Kami sudah rapat, dari KOMPI hanya diwakili 30 orang yang hadir, terdiri dari pengurus dan Kordinator Desa (Kordes)," kata Kordum Hatta kepada Radius102.com, Minggu (5/6/2026).

Menurutnya, dibatasinya perwakilan yang hadir ini demi kondusifitas daerah dan komitmen KOMPI yang cinta damai, aman dan berbudaya tertib. 

"Kami tegas, yang hadir dan sudah direkomondasi hanya 30 orang. Adapun jika dilapangan yang hadir lebih banyak, saya tidak tahu, itu bagian dari solidaritas. Kami berharap petugas baik pengamanan dalam dan luar sebaiknya fleksibel. Kita pasrahkan kepada pihak yang mengundang dalam hal ini DPRD dan tim keamanan. Yang jelas dari kita (KOMPI) diwakilkan 30 orang," tegas Hatta.

Dijelaskan Hatta, terkait penggalangan dana dari KOMPI, hingga kini sudah melebihi target 100 juta hasil yang di dapat dari gerakan tersebut. 

"Kami masih terus mengumpulkan, yang jelas jumlahnya sudah melebihi target yang diminta Bupati Indramayu, Lucky Hakim Rp100 juta untuk mengganti fasilitas umum Alun-alun Indramayu yang dilaporkan rusak. Besok sore uang penggalangan dana akan kami serahkan ke Bupati Lucky di Pendopo Pemkab Indramayu," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, memanasnya polemik antara Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu membuat anggota legeslatif langsung turun tangan, dan memanggil sejumlah pihak dalam Rapat Kerja (Raker) DPRD Indramayu.

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu telah memanggil, dan mengirimkan surat audiensi kepada KOMPI, Diskanla dan pihak terkait lainnya.

Bocoran surat audensi dari pimpinan dewan menyebar di group WhatsApp wartawan, sejak Sabtu (4/4/2026) sore menyebutkan, Raker ini terkait Program Strategis Nasional (PSN) Revitalasisasi Tambak Pantura, yang kasusnya sedang viral dalam sepekan ini.

Dalam surat bernomor 100.1.4.4/492.a/Fasgarwas itu disebutkan pimpinan DPRD akan memanggil Ketua Komisi II beserta anggota, Kepala Diskanla Jawa Barat, Kepala Kantor Perhutani KPH Indramayu dan jajaran pengurus KOMPI pada Senin besok (6/4/2026) jam 13.00 WIB di ruang sidang utama DPRD Indramayu.

Selain itu, dalam surat perihal audensi Komisi II DPRD yang ditandatangani Ketua DPRD, Dra. Hj. Nurhayati, MPd.I., ini memanggil Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Indramayu dan Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu untuk datang mewakili pihak Pemkab Indramayu.

Audiensi yang kabarnya akan dipimpin langsung Pimpinan DPRD dan Komisi II membahas tindak lanjut Revitalasasi, termasuk yang sekarang sedang viral terkait tuntutan ganti rugi Fasilitas Umum (Fasum) Alun-alun pendopo yang rusak akibat demo KOMPI kemarin.

Raker ini juga bertujuan untuk menindaklanjuti kelanjutan PSN apakah di stop atau dilanjutkan demi kepentingan rakyat Kota Mangga.

Sebagaimana tercantum dalam surat undangan resmi, Pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu sebelumnya telah menerima surat dari KOMPI nomor 05/03/KOMPI/2026 perihal audensi terkait PSN Revitalisasi Tambak Pantura tertanggal 4 Maret 2026 

Kehadiran Kepala Diskanla Jabar dan pihak terkait diharapkan dapat menjadi solusi konkret dan mengakhiri masalah sosial yang jadi polemik masyarakat pesisir dan petani tambak dalam sepekan ini dan menghasilkan keputusan terbaik bagi rakyat Kota Mangga. (Fonny.MHR)

Hendak Kabur Ke Sulawesi, Pelaku Curat Akhirnya Dibekuk Sat Reskrim Polres Belitung Di Bandara Soeta. 



Bangka belitung, Sat Reskrim Polres Belitung berhasil mengamankan seorang pria berinisial SRW (46) terduga pelaku kasus pencurian pemberatan (curat) yang terjadi di Belitung pada Maret lalu.

Warga Tanjung Pandan Belitung itu diamankan Tim gabungan saat berada di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten.

Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo melalui Kasat Reskrim I Made Yudha Suwikarma mengatakan terduga pelaku diamankan saat hendak melarikan diri ke Sulawesi.

"Pelaku SWR ini berhasil kita amankan dibantu Tim Resmob Polresta Bandara Soerkarno Hatta saat berada di ruang tunggu keberangkatan Bandara. Rencananya pelaku mau kabur ke Palu melalui Jakarta,"kata Made saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/26).

Made menerangkan, penangkapan pelaku dilakukan usai pihaknya menerima laporan korban terkait pencurian yang terjadi di kediamanan orangtuanya di Pangkalllalang Kabupaten Belitung.

"Jadi kejadian ini baru diketahui korban setelah pulang kerumah orangtuanya untuk berkumpul keluarga karena momennya lebaran Idul Fitri. Pada saat itu, korban merasa barang miliknya yang berada dirumah orangtuanya ini telah hilang,"terang  Made.

Meski sempat mencari disekeliling rumah, korban tidak menemukan barang miliknya yakni tas berisi uang tunai serta barang berharga lainnya.

Atas kejadian itu, korban langsung mendatangi Polres Belitung untuk membuat laporan pencurian tersebut.

"Setelah kita menerima laporan, kita langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, berdasarkan penelusuran dan keterangan beberapa saksi-saksi, pelaku memang mengarah kepada SWR ini,"ujarnya.

Usai mendapatkan identitas pelaku, kata Made, Timnya langsung bergerak mendatangi kekediaman pelaku di Desa Dukong Tanjung Pandan bersama perangkat Desa setempat.

Setibanya disana, Tim mendapatkan keterangan dari Istri pelaku bahwasanya pelaku sudah berangkat ke Jakarta untuk kembali ke kampung halamannya di Palu Sulawesi Tengah.

Atas keterangangan istri pelaku, Sat Reskrim Polres Belitung langsung berangkat ke Jakarta hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Bandara Soekarno Hatta yang dibackup oleh Tim Resmob Polresta Bandara Soekarno Hatta.

"Saat ini pelaku sudah berhasil kita amankan dan langsung dibawa ke Polres Belitung untuk proses penyidikan lebih lanjut,"jelasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan pelaku bahwa benar telah melakukan pencurian dirumah tersebut. Pelaku juga mengakui telah melakukan pencurian dilokasi lainnya.

Dari tangan pelaku diamankan sejumlah uang tunai pecahan 100 ribu hingga 50 ribu rupiah, perhiasan emas hingga barang berharga lainnya.

(HR) 

Sabtu, 04 April 2026

“Kasus Tambang Maut Pondi Belum Tuntas: Nama Big Bos EDY alias ATHIN Ikut Terseret”

Pangkalpinang — Dua bulan sudah berlalu sejak tragedi maut yang mengguncang dunia pertambangan di Bangka Belitung. Namun, luka dan pertanyaan publik belum juga terobati. Insiden longsor di area eks tambang timah Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, pada 2 Februari 2026 lalu, masih menyisakan misteri besar yang belum terungkap.

Peristiwa nahas tersebut menewaskan tujuh penambang asal Banten yang tertimbun material tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas tambang berlangsung. Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan tambang paling memilukan dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.

Dalam perkembangan kasus, penyidik Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung sebelumnya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kimkian alias Akian, Suhendri alias Aciu, Sarpuji Sayuti, serta dua nama yang disebut sebagai pihak bertanggung jawab utama dalam operasional, yakni Hian Tian alias Atian Deniang (39) dan MN alias Ni (62), yang diketahui menjabat sebagai Direktur Utama CV Tiga Saudara dan penanggung jawab kegiatan tambang. Kelima tersangka kini telah ditahan di Rutan Mapolda Babel.

Namun, di balik penetapan tersangka tersebut, muncul satu pertanyaan krusial yang hingga kini belum terjawab: siapa pemilik dua unit alat berat jenis ekskavator yang turut tertimbun di lokasi kejadian?

Berdasarkan penelusuran tim investigasi awak media, seorang sumber terpercaya (A1) yang identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, mengungkap dugaan kuat bahwa dua unit ekskavator merek Hitachi yang berada di lokasi tambang tersebut diduga milik seorang pengusaha ternama di Kabupaten Bangka, yakni Big Bos EDY alias ATHIN, yang diketahui berdomisili di Gang Cendana, Desa Rebo, serta bergerak di sektor tambak udang.

Tim investigasi kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp. Saat ditanyakan terkait kepemilikan dua unit alat berat tersebut, EDY alias ATHIN memberikan jawaban singkat, "Bukan."

Jawaban normatif itu justru menambah tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, keberadaan alat berat di lokasi tambang ilegal bukanlah hal sepele, melainkan bagian penting dalam rantai aktivitas pertambangan yang dapat menyeret pihak-pihak tertentu ke dalam pusaran hukum.

Jika terbukti terlibat, pemilik alat berat berpotensi dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mengatur pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp100 miliar bagi pelaku penambangan tanpa izin. Tidak hanya itu, pihak yang turut serta atau membantu, termasuk penyedia alat berat atau pendana, juga dapat dikenakan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penyertaan tindak pidana.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah tegas dan transparan dari Ditreskrimsus Polda Babel dalam mengungkap fakta sebenarnya. Apakah kasus ini akan berhenti pada lima tersangka yang telah ditetapkan, ataukah akan berkembang hingga menyentuh aktor-aktor lain di balik layar?

Dua unit ekskavator yang masih tertimbun di dalam lubang tambang seakan menjadi saksi bisu yang menyimpan jawaban. Pertanyaannya, akankah kebenaran ikut terkubur bersama alat berat tersebut, atau justru akan digali hingga tuntas demi keadilan bagi tujuh nyawa yang telah hilang?

(HR/TIM) 

Warga Kelurahan Sangkrah Antusias, Babinsa Terjun Langsung Dampingi Pembangunan KDKMP

Surakarta - Upaya percepatan pembangunan desa terus digencarkan melalui sinergi antara TNI dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pendampingan pembangunan KDKMP yang dilaksanakan oleh Babinsa Kelurahan Sangkrah, Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta Sertu Eko di Kelurahan Sangkrah, Sabtu (4/4/2026).
 
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan pembangunan mendapat sambutan positif dari warga. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengerjaan menjadi bukti nyata tingginya semangat gotong royong serta kepedulian terhadap kemajuan desa.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Eko turut melakukan pengawasan dan menjalin komunikasi dengan perangkat desa serta warga guna memastikan pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami untuk terus hadir dan memberikan dorongan kepada masyarakat agar tetap semangat dalam membangun desa," ungkap Sertu Eko.

"Dengan sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan masyarakat, pembangunan KDKMP diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian desa serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Wilayah Kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon, Kodim 0735/Surakarta, Sertu Sugeng Haryadi melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon, Sabtu (04/04/2026).

Dikatakan Sertu Sugeng kegiatan ini dilaksanakan oleh guna menghimbau kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal yang lalu-lalang di seputaran lingkungan warga setempat saat jam istrahat.

"Dengan adanya pemantauan wilayah di malam hari, selain memberikan himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang mana dapat memberikan informasi penting untuk mendukung tugas Piket di wilayah binaan dan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa terwujud lingkungan situasi aman dan kondusif.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan patroli keamanan secara rutin ini dapat mencegah tindak kejahatan serta memelihara situasi tetap aman dan kondusif."pungkas Sertu Sugeng.

Penulis : Arda 72

Terpilinya mas Daniel secara aklamadi pimpin Partai Golkar/ Ketua Golkar Jabar

Tokoh muda Indramayu, Daniel Mutaqien Syafiuddin ST,resmi mengukir sejarah! Dalam perhelatan Musda XI Partai Golkar Jawa Barat yang berlangsung di Kota Bandung hari ini, Daniel ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Jabar periode 2025 - 2030. Keputusan bulat ini diambil setelah kandidat lainnya, Ahmad Hidayat, menyatakan mundur dari bursa pencalonan. Dengan dukungan kuat dari 22 DPD tingkat II kabupaten/kota, Daniel melenggang mulus ke kursi pucuk pimpinan tanpa hambatan berarti. 

Forum pleno Musda yang sempat dinamis akhirnya berujung pada kesepakatan bulat tanpa perlu melalui proses voting. Meski agenda ini berlangsung tanpa kehadiran Bahlil Lahadalia, roda organisasi tetap berputar kencang di bawah arahan Idrus Marham yang membuka acara. Daniel menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas doa serta dukungan luar biasa yang mengiringi perjuangan panjangnya hingga sampai di titik ini. "Alhamdulillah, perjuangan panjang ini membuahkan hasil positif," ungkapnya. 

Kini, tugas besar menanti di pundak Daniel Mutaqien, mulai dari memperkuat konsolidasi internal partai hingga mendongkrak elektabilitas Golkar di tanah Jawa Barat.

(Fony)

Polsek Tambusai Utara Berhasil dan sukses Panen Raya Jagung, Hasilkan 4 Ton Dukung Swasembada Pangan 2026


ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
Polsek Tambusai Utara berhasil melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal I dengan hasil mencapai 4 ton. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2026 di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

     *Panen raya tersebut digelar pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di lahan seluas kurang lebih 4 hektare yang berada di RT 010 RW 004 Dusun III Rimba Tikamiang, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara.

     "Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengelola sektor pertanian.

     “Panen raya ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap hasil ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya.

     "Selain Kapolsek, kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Tambusai Utara Abdul Mutolik yang mewakili kepala desa, Direktur BUMDes Amad Nur, Ketua Unit Ketahanan Pangan BUMDes Rantau Kasai Tomi Brian Siregar, S.Si., pendamping desa Rahmad, serta penyuluh pertanian lapangan Indra Gunawan dan sejumlah personel Polsek Tambusai Utara.

     "Adapun rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan dari pihak pemerintah desa dan Kapolsek, doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi panen jagung, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

     "Kegiatan panen raya jagung ini berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif. Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional pada tahun 2026. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

KOMPI Galang Dana untuk Ganti Rugi Kerusakan Fasum Alun-alun Indramayu




INDRAMAYU- 

Pasca aksi unjuk rasa Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) yang berujung pada perusakan fasilitas umum Alun-alun Indramayu, beredar sebuah video penggalangan dana pengumpulan koin.

Pengumpulan koin ini sebagai bentuk kepedulian dan pertanggungjawaban pendemo untuk memberesi Fasum yang rusak.

Gerakan penggalangan dana dengan cara unik mendatangi wilayah tambak dan menemui langsung psra petani dilokasi area lahan tambak yang jadi sumber gugatan KOMPI ini sudah terkumpul ribuan koin, seperti yang terekam di video yang beredar Sabtu (4/4/2026) siang.

Dalam rekaman itu, sejumlah masyarakat tampak berkumpul dalam kesederhanaan. Mereka tidak lagi membawa spanduk atau menyuarakan tuntutan, melainkan mengulurkan tangan, mengumpulkan koin demi koin. 

Suara kecil logam yang saling beradu terdengar lirih, seolah menjadi gema dari peristiwa besar yang baru saja berlalu.

Penggalangan dana itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Bukan dengan kemewahan, bukan pula dengan kemudahan, melainkan dari apa yang mereka miliki, sedikit demi sedikit, namun dilakukan bersama-sama alias patungan.

Di balik koin-koin yang terkumpul, tersimpan makna yang lebih dalam. Ada kesadaran yang tumbuh, bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Dan ketika kesalahan telah terjadi, yang tersisa adalah keberanian untuk memperbaiki.

Peristiwa ini menjadi potret yang kontras. Di satu sisi, amarah sempat meluap dan tak terkendali. Namun di sisi lain, muncul ketulusan untuk bertanggung jawab tanpa sorotan, tanpa panggung, hanya dilandasi niat untuk memulihkan kerusakan fasilitas umum alun-alun Indramayu yang sempat jadi kecaman dan sorotan publik.

Video tersebut seakan menjadi pengingat bahwa di tengah kerasnya gelombang kekecewaan, nurani masyarakat tidak sepenuhnya hilang. Ia tetap hidup, perlahan, dalam tindakan-tindakan kecil yang mungkin tampak sederhana, namun memiliki arti yang besar.

Keping demi keping koin itu bukan sekadar alat tukar. Ia menjelma menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan, bahwa apa yang sempat retak, masih bisa diperbaiki, selama ada kemauan untuk saling bertanggung jawab. "Kita mulai mengumpulkan koin untuk ganti rugi kerusakan fasum Alun-alun Indramayu," kata suara yang beredar di video dan viral sambil menghitung koin receh yang sudah terkumpul. Sementara itu, Kordum Aksi, Hatta menegaskan, pihaknya siap mengganti semua biaya kerusakan fasilitas umum di Alun-alun Indramayu akibat aksi damai KOMPI.
"Kami siap ganti rugi semua kerusakan Fasum di Alun-alun Indramayu, berapapun biayanya kami siap ganti semuanya. Kami akan menggalang dana dan patungan para petani dan nelayan pesisir yang tergabung di KOMPI," jelas Kordum, Hatta.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan berapa jumlah koin yang sudah terkumpul. (Fony)

Polsek Bonai Darussalam Tangkap Dua Pria di Teluk Sono, Amankan Sabu dengan barang bukti 2,3 Gram



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
      "Polsek Bonai Darussalam berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

     "Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H. langsung memerintahkan Kanit Reskrim AIPDA Mirwan Agusman, SH bersama tim untuk melakukan penyelidikan.

     "Saat melakukan patroli dan penyelidikan di Jalan PT Andhika, Desa Teluk Sono, petugas mendapati dua pria yang gerak-geriknya mencurigakan. Keduanya kemudian diamankan dan diketahui berinisial JTY(26) dan inisial R (33).

     "Ketika dilakukan interogasi awal, keduanya terlihat panik sehingga petugas melakukan penggeledahan,” ujar Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau.
     "Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu seberat kotor 2,3 gram yang disimpan oleh tersangka JTY. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit handphone merek Infinix warna abu-abu beserta kartu SIM, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna biru tanpa nomor polisi yang digunakan para tersangka.

     "Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan milik mereka yang diperoleh dari seorang pria berinisial H yang saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran.

     "Berdasarkan hasil tes urine, kedua tersangka dinyatakan positif mengandung zat narkotika.

     *Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 KUHP beserta ketentuan penyesuaian pidana yang berlaku.

     "Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Bonai Darussalam guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polsek Bonai Darussalam juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah hukumnya. *(Humas Polres Rohul)*


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Patroli Malam, Anggota Koramil Bulukerto Sempatkan Komsos Dengan Warga

Wonogiri - Untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, Anggota koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri secara rutin melaksanakan patroli kewilayahan .selain itu kegiatan patroli wilayah sekaligus dimanfaat untuk melakukan komunikasi Sosial, serta memberikan himbauan kepada warga masyarakat binaan agar tetap menjaga keamanan dan aktif menjalankan siskamling. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pelda Heru bersama rekan Babinsa ,saat patroli malam sekaligus menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama para pemuda di Kecamatan Bulukerto,Jumat (3/4/2026) Malam. 

Dalam kesempatan tersebut ,Babinsa memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa dapat memberikan himbauan agar para warga dapat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ,guna mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat.

Pelda Heru mengajak warga, selain melaksanakan patroli untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Babinsa juga melaksanakan komsos bersama masyarakat,guna mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik ,agar hubungan Babinsa makin erat.

Pelda Heru menambahkan, kegiatan patroli wilayah rutin di lakukan oleh anggota Koramil guna mengetahui perkembangan dan permasalah yang ada diwilayah binaan.

Penulis : Arda 72

Jumat, 03 April 2026

“BXXXKI dalam Pusaran Mafia Timah Bangka: Fakta atau Hanya Bayang-bayang?”

Pangkalpinang — Upaya penyelundupan timah balok (ingot) kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Bangka Belitung. Pada Rabu, 2 April 2026, aparat dari Polresta Pangkalpinang menggagalkan pengiriman ilegal sekitar 10 ton timah yang disamarkan menggunakan tumpukan kardus di atas bak truk.

Truk dengan nomor polisi A 9597 B itu diamankan di kawasan Jalan Kampak, Kecamatan Gerunggang. Modus penyamaran menggunakan limbah kardus diduga sengaja dilakukan untuk mengelabui petugas dari praktik pengiriman timah ilegal yang selama ini disebut-sebut masih marak terjadi.

Hasil penelusuran tim investigasi awak media mengungkap bahwa pola ini bukanlah hal baru. Para pemain timah ilegal kerap menggunakan berbagai cara untuk menyamarkan muatan sebelum dikirim keluar Pulau Bangka, dengan tujuan utama Jakarta dan sekitarnya.

Namun, yang membuat kasus ini semakin menjadi sorotan publik adalah mencuatnya nama seorang oknum aparat penegak hukum di lingkungan Polda Bangka Belitung berinisial BXXXKI.

Seorang narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada tim investigasi bahwa sosok BXXXKI bukan pemain baru dalam bisnis gelap timah di wilayah tersebut.
"Yang bersangkutan sudah lama dikenal di lingkaran pertimahan ilegal. Dia punya jaringan kuat, bahkan sampai ke luar daerah," ujar sumber tersebut.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa oknum tersebut diduga memiliki usaha warung kopi di kawasan Jalan Kampak, serta aset berupa rumah di Jakarta. Jaringan yang dimiliki disebut-sebut telah mengakar dan beroperasi cukup lama tanpa tersentuh hukum secara serius.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah praktik ini berjalan sendiri, atau ada aliran setoran ke pihak yang lebih tinggi?

Publik kini menanti langkah tegas dari Kapolda Bangka Belitung untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada sopir yang kerap menjadi "tumbal", sementara aktor utama di balik jaringan justru luput dari jerat hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Pangkalpinang terkait pengembangan kasus tersebut. Muncul pula spekulasi apakah penanganan perkara ini akan diambil alih oleh Polda Bangka Belitung, mengingat besarnya potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Sebagaimana instruksi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, institusi Polri berkomitmen untuk memberantas segala bentuk pertambangan ilegal tanpa pandang bulu. Termasuk jika praktik tersebut melibatkan oknum aparat yang seharusnya menjadi penegak hukum, bukan justru pelindung atau bahkan pelaku.
Kasus ini menjadi ujian nyata: apakah komitmen tersebut akan ditegakkan secara konsisten, atau kembali tenggelam di tengah kuatnya jaringan mafia timah yang selama ini sulit disentuh. 

(HR/TIM) 

Lagu Mars Akpersi Versi Rokan Hulu