Lapas Pasir Pengaraian Resmi Mulai Program Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Dinilai Lamban, PKSPD Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Barjas Perumdam TDA Rp39 Miliar ke Kejati Jabar

INDRAMAYU, Radius102.com- Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD) Oushj Dialambaqa akhirnya melaporkan dugaan...

Postingan Populer

Kamis, 12 Maret 2026

Lapas Pasir Pengaraian Resmi Mulai Program Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.

   PASIR PENGARAIAN Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian dalam mencerdaskan warga binaan memasuki babak baru. Mulai Rabu (11/3/2026), program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C resmi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

     Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan yang pendidikannya sempat terputus agar bisa meraih ijazah formal dan meningkatkan kualitas diri.

     Program ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara Lapas Pasir Pengaraian dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau. Proses belajar mengajar juga diperkuat dengan kehadiran tenaga pendidik dari peserta Magang Nasional yang sedang bertugas di Lapas tersebut.

     BACA JUGA:
Lapas Pasir Pengaraian Latih Warga Binaan Membaca dan Berhitung, Bekal Hidup Baru Pasca Bebas
Cetak Generasi Berakhlak, Diskominfo Rohul Gelar Lomba Semarak Ramadan di Islamic Center
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari kebijakan pusat.

     "Mulai minggu ini, program pendidikan kesetaraan sudah berjalan. Ini adalah bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan pembinaan di sini benar-benar menyentuh aspek fundamental, yakni pendidikan," ujar Sunu.

     Meski masih dalam tahap awal dan dilaksanakan secara sederhana, antusiasme warga binaan terlihat sangat tinggi. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan bekal mental dan administrasi (ijazah) yang berguna saat mereka bebas nanti.

     "Diharapkan warga binaan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar melalui pendidikan formal ini, sehingga menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat nanti," tutupnya.***

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.
     ( Ismail Marpaung )

0 comments:

Posting Komentar