All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Respons Cepat Satlantas Polres Cirebon Kota Tangani Kecelakaan Tunggal di Mundu

Cirebon Kota - Satlantas Polres Cirebon Kota bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Losari Cirebo...

Postingan Populer

Kamis, 15 Oktober 2026

Pelayanan dan Kepedulian Berjalan Beriringan, Kapolres Majalengka Berbagi untuk Warga


Majalengka – Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., saat memimpin kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) pagi di sejumlah titik keramaian wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (15/10/2026). Di sela-sela kegiatan pelayanan tersebut, Kapolres bersama jajaran turut berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket sembako kepada warga sekitar.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres Majalengka serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka. Kehadiran jajaran kepolisian tidak hanya untuk membantu kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Pembagian sembako tersebut menjadi wujud perhatian Polri terhadap warga sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui aksi sederhana ini, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, kepedulian, dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang bermanfaat serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan pengaturan lalu lintas pagi sendiri merupakan bagian dari pelayanan rutin untuk membantu aktivitas masyarakat, terutama ketika mobilitas warga meningkat. Dengan kehadiran personel di sejumlah titik keramaian, diharapkan arus lalu lintas dapat berlangsung lebih tertib dan masyarakat merasa aman saat menjalankan aktivitas.

Melalui kegiatan pelayanan yang disertai aksi sosial ini, Polres Majalengka terus berupaya menghadirkan sosok Polri yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui Salat Subuh Berjamaah, Polri dan Masyarakat Perkuat Semangat Kebersamaan


Majalengka – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Raudatul Jannah, Kompleks Puspa Indah, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Kamis (15/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Majalengka didampingi Wakapolres Majalengka, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta Kapolsek Cigasong. Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan ibadah bersama ini menjadi salah satu bentuk upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan religius dan humanis.

Salat Subuh berjamaah tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Majalengka berupaya menanamkan semangat kebersamaan dan mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta berperan aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kedekatan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polres Majalengka untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta suasana kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis di wilayah Kabupaten Majalengka.

Pastikan Lapas Bersih dari Narkoba dan Barang Terlarang, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Tes Urine Mendadak Libatkan Koramil 02 Rambah


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan tes urine secara mendadak dan acak terhadap warga binaan, Rabu malam (14/10/2026). Kegiatan ini melibatkan personel dari Koramil 02 Rambah sebagai bentuk sinergi dalam upaya deteksi dini, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan tes urine tersebut turut disertai dengan penggeledahan kamar hunian warga binaan. Petugas Lapas bersama personel Koramil 02 Rambah melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Dalam kegiatan penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang yang dianggap berbahaya dan berpotensi mengganggu kamtib. Barang-barang tersebut kemudian disita untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan urine secara acak terhadap 74 orang warga binaan, seluruhnya dinyatakan negatif. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator positif dalam upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang-barang terlarang.

“Tes urine secara mendadak dan penggeledahan kamar hunian ini merupakan langkah nyata kami dalam memperkuat pengawasan serta mencegah masuk dan beredarnya narkoba maupun barang terlarang di dalam lapas. Keterlibatan personel Koramil 02 Rambah juga menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan deteksi dini secara rutin maupun insidentil demi menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Moch. Subhan Zakaria, mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran Lapas Pasir Pangarayan akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan terhadap warga binaan maupun lingkungan hunian. Sinergi dengan aparat TNI diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap tercipta lingkungan pemasyarakatan yang semakin aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di dalam lapas.

       Jurnalis : radius102.com Rohul 
       ( I.Marpaung ).

Pastikan Lapas Bersih dari Narkoba dan Barang Terlarang, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Tes Urine Mendadak Libatkan Koramil 02 Rambah


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan tes urine secara mendadak dan acak terhadap warga binaan, Rabu malam (14/10/2026). Kegiatan ini melibatkan personel dari Koramil 02 Rambah sebagai bentuk sinergi dalam upaya deteksi dini, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan tes urine tersebut turut disertai dengan penggeledahan kamar hunian warga binaan. Petugas Lapas bersama personel Koramil 02 Rambah melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Dalam kegiatan penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang yang dianggap berbahaya dan berpotensi mengganggu kamtib. Barang-barang tersebut kemudian disita untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan urine secara acak terhadap 74 orang warga binaan, seluruhnya dinyatakan negatif. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator positif dalam upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran lapas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang-barang terlarang.

“Tes urine secara mendadak dan penggeledahan kamar hunian ini merupakan langkah nyata kami dalam memperkuat pengawasan serta mencegah masuk dan beredarnya narkoba maupun barang terlarang di dalam lapas. Keterlibatan personel Koramil 02 Rambah juga menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan deteksi dini secara rutin maupun insidentil demi menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Moch. Subhan Zakaria, mewakili Kalapas Efendi P. Purba.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran Lapas Pasir Pangarayan akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan terhadap warga binaan maupun lingkungan hunian. Sinergi dengan aparat TNI diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap tercipta lingkungan pemasyarakatan yang semakin aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di dalam lapas.

       Jurnalis : radius102.com Rohul 
       ( I.Marpaung ).

Kalapas Pasir Pangarayan Turun Langsung, Ajarkan Warga Binaan Cara Mengolah Kebun Terong


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, turun langsung memberikan pembelajaran tentang cara mengolah kebun terong kepada warga binaan, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis dan bermanfaat sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Dalam kegiatan tersebut, Efendi P. Purba memberikan arahan serta pendampingan secara langsung mengenai pengolahan kebun terong. Melalui pembelajaran praktik ini, warga binaan diharapkan dapat memahami proses pengelolaan tanaman dengan baik sehingga mampu mengembangkan keterampilan di bidang pertanian.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga diberikan kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan yang berguna.

“Melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini, kita berharap warga binaan memperoleh ilmu dan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Kami ingin mereka memiliki kemampuan untuk hidup mandiri, produktif, serta mampu membuka peluang usaha di bidang pertanian,” ujar Efendi P. Purba.

Selain memberikan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat produktivitas di kalangan warga binaan.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya mengoptimalkan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya pembinaan pertanian melalui pengelolaan kebun terong, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
       ( I.Marpaung ).

Operasi Antik Lodaya 2026, Polresta Cirebon Gelar Razia Narkoba dan Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110

CIREBON – Polresta Cirebon terus mengintensifkan upaya pemberantasan narkoba melalui Operasi Antik Lodaya 2026. Salah satunya dengan menggelar razia penyalahgunaan narkoba dan bahan berbahaya lainnya pada Rabu (14/10/2026) malam, guna mencegah peredaran narkoba sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kasat Resnarkoba Polresta Cirebon AKP Imanudin, S.H., M.H. Sebanyak 33 personel gabungan dari satuan fungsi operasional dan Unit Dalmas Sat Samapta dilibatkan dalam pelaksanaan razia tersebut.

Razia ini merupakan bagian dari langkah preventif dan penegakan hukum untuk menekan penyalahgunaan serta peredaran narkoba dan bahan berbahaya lainnya. Kegiatan tersebut juga bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba melalui kegiatan kepolisian yang terukur dan berkelanjutan. Dukungan serta partisipasi masyarakat juga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan narkotika, maupun gangguan keamanan di lingkungan sekitarnya. Pelaporan dapat dilakukan melalui Layanan Polisi 110, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian secara cepat saat membutuhkan kehadiran petugas.
Melalui Operasi Antik Lodaya 2026 dan optimalisasi layanan kepolisian, Polresta Cirebon berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

(Agus Hermawan)

Satgas TMMD ke-130 Siapkan Rehabilitasi Mushola di Kampung Cinaga


Radius 102 (Subang) -
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai melakukan persiapan rehabilitasi mushola di Kampung Cinaga, Dusun I, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026).

Persiapan dilakukan sebagai bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130, yakni rehabilitasi satu unit mushola. Anggota Satgas mulai menyiapkan bagian bangunan yang akan diperbaiki agar proses pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa rehabilitasi fasilitas ibadah menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat melalui program pembangunan desa. Selain mendukung perbaikan fisik bangunan, kegiatan ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah.

“Melalui program TMMD ini, kami berupaya membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, termasuk mushola. Kami berharap setelah direhabilitasi, tempat ibadah ini dapat dimanfaatkan dengan lebih nyaman oleh warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan mushola memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus ruang mempererat kebersamaan warga. Karena itu, perbaikan fasilitas tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun I, Kampung Cinaga.

Bapak A. Makmur, selaku marbot mushola, menyampaikan harapannya agar rehabilitasi tersebut dapat membuat kondisi mushola menjadi lebih baik sehingga warga dapat beribadah dengan lebih nyaman.

“Kami berharap perbaikan mushola ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga setelah selesai direhabilitasi, warga dapat beribadah dengan lebih nyaman dan mushola ini semakin ramai digunakan untuk kegiatan keagamaan,” ujar A. Makmur.

Rehabilitasi mushola merupakan salah satu sasaran tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, selain rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan pos keamanan lingkungan (Pos Kamling).

Di Sela Pekerjaan Fisik, Satgas TMMD ke-130 Tanamkan Cinta Tanah Air kepada Siswa SD


Radius 102 (Subang) -
Di sela-sela pelaksanaan pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, anggota Satgas menyempatkan diri bermain sekaligus memberikan edukasi cinta tanah air kepada siswa SDN 1 Bukanegara, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Sertu Zainatu Fajrin dan Serda Dean di Lapangan Pebrik Teh, Dusun Bukanegara, RT 03 RW 01, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Memanfaatkan waktu istirahat para siswa, keduanya mengajak anak-anak mengikuti permainan dan tebak-tebakan dalam suasana santai serta penuh keakraban.

Melalui permainan sederhana, Serda Dean menyisipkan edukasi tentang pentingnya mencintai tanah air. Pendekatan ini menjadi cara untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak dengan suasana yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Di sela-sela pekerjaan fisik TMMD, kami menyempatkan diri bermain dan belajar bersama anak-anak. Melalui tebak-tebakan dan permainan sederhana, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini sekaligus mempererat kedekatan antara TNI dan generasi muda,” ujar Serda Dean anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang.

Kebersamaan tersebut mencerminkan kedekatan prajurit TNI dengan masyarakat, termasuk generasi muda di wilayah sasaran TMMD. Kehadiran anggota Satgas di tengah anak-anak juga memberikan ruang interaksi yang hangat sehingga mereka dapat mengenal prajurit TNI lebih dekat.

Program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD berupaya menghadirkan manfaat yang menyentuh kehidupan masyarakat secara lebih luas. Pembangunan desa diharapkan berjalan seiring dengan tumbuhnya semangat persatuan, kepedulian, dan cinta tanah air sejak usia dini.

Satgas TMMD ke-130 Gelar Pengobatan Keliling, Tekanan Darah Tinggi Banyak Ditemukan


Radius 102 (Subang) -
Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pelayanan pengobatan keliling, anggota kesehatan Satgas menyambangi warga Kampung Cibulao, RT 01 RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026).

Pelayanan yang dilaksanakan Pelda Ichwan dan PNS IId Mukmin tersebut bertujuan mendekatkan akses pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat di wilayah sasaran TMMD. Dalam kegiatan itu, keluhan tekanan darah tinggi menjadi salah satu temuan yang banyak dijumpai petugas.

Pelda Ichwan mengatakan, pelayanan kesehatan secara langsung di lingkungan warga menjadi upaya untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh penanganan awal sesuai keluhan yang dirasakan.

“Melalui pengobatan keliling ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Kami juga mengimbau warga agar tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama untuk mengetahui kondisi tekanan darah,” ujar Pelda Ichwan.

Sementara itu, Mantri Desa Cupunagara, Asep, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga keluhan semakin berat sebelum memeriksakan diri.

“Pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan agar kondisi tubuh dapat dipantau. Jika ditemukan tekanan darah tinggi, warga perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan,” ungkap Asep.

Temuan tekanan darah tinggi dalam pelayanan tersebut menjadi pengingat bahwa pemeriksaan rutin dan pengendalian faktor risiko perlu mendapat perhatian. Warga yang mengalami tekanan darah tinggi perlu mengikuti arahan tenaga kesehatan untuk mencegah komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan.

Pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program tersebut melengkapi pembangunan infrastruktur dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pelayanan kesehatan.

Satgas TMMD ke-130 dan Warga Makmurkan Mushola At-Taufik Lewat Salat Subuh Berjamaah


Radius 102 (Subang) -
Suasana kebersamaan terlihat di Mushola At-Taufik, Kampung Cinaga, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026) pagi. Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat melaksanakan salat Subuh berjamaah sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga setempat.

Kehadiran anggota Satgas dalam kegiatan ibadah tersebut menambah kebersamaan di lingkungan mushola. Di tengah pelaksanaan program TMMD, prajurit TNI turut berbaur dengan masyarakat melalui aktivitas keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kebersamaan dengan masyarakat perlu terus dibangun, termasuk melalui kegiatan ibadah berjamaah. Menurutnya, kedekatan antara prajurit dan warga menjadi bagian penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui salat Subuh berjamaah, kami dapat mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga sehingga pelaksanaan TMMD juga semakin memperkuat kedekatan TNI dengan warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Marbot Mushola At-Taufik, Bapak A. Makmur, menyambut baik kehadiran anggota Satgas yang beribadah bersama masyarakat. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat warga untuk terus memakmurkan mushola dan menjaga kerukunan di lingkungan tempat tinggal.

“Kami merasa senang dengan kehadiran anggota Satgas yang salat berjamaah bersama warga. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin dan semakin mendorong masyarakat untuk meramaikan mushola serta menjaga kerukunan,” ungkap A. Makmur.

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan fasilitas desa, tetapi juga memberi ruang bagi tumbuhnya kebersamaan sosial dan kehidupan bermasyarakat.

Satgas TMMD ke-130 Siapkan Lahan Pembangunan Sarana Air Bersih di Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai menyiapkan lahan pembangunan sarana air bersih (SAB) di Kampung Cisegel, RT 03 RW 05, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026).

Pembangunan sarana air bersih tersebut merupakan salah satu sasaran pokok TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang sekaligus bagian dari program unggulan TNI AD untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penyiapan lahan menjadi tahapan awal sebelum fasilitas tersebut dibangun dan nantinya dimanfaatkan oleh warga.

Anggota Satgas TMMD, Serda Krisna, mengatakan bahwa persiapan lokasi dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan sarana air bersih di wilayah sasaran program.

“Persiapan lahan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan sarana air bersih melalui program TMMD. Kami berharap fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Serda Krisna.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyambut baik rencana pembangunan sarana air bersih tersebut. Ia berharap keberadaan fasilitas itu nantinya dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami menyambut baik adanya program pembangunan sarana air bersih melalui TMMD ke-130 ini. Kami berharap fasilitas tersebut nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga, khususnya di wilayah Kampung Cisegel,” ujar Wahidin Hidayat.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-130, pembangunan sarana air bersih direncanakan pada lima titik sebagai bagian dari sasaran pokok program. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.

Melalui program unggulan TNI AD tersebut, Kodim 0605/Subang berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga diharapkan terus terjalin demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Rabu, 14 Oktober 2026

Satresnarkoba Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkotika di Kunto Darussalam, Sita Barang Bukti 5,66 Gram Sabu


ROKAN HULU-Pasir Pangaraian Media radius102.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu menangkap seorang pria berinisial JA alias I (42), yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026) malam.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 5,66 gram, timbangan digital, satu bungkus plastik klip bening, sendok dari pipet plastik, tas merah, uang tunai Rp550 ribu, serta satu unit handphone merek OPPO.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB oleh tim opsnal yang dipimpin Kanit I Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, IPDA Sudarma Wijaya, S.H., M.H. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan JA di rumah tersebut. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sabu tersebut berada dalam penguasaannya dan diperoleh dari seseorang berinisial O yang disebut berada di Kecamatan Ujung Batu. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif metamfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Dendy Gusrianto, M.H., mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
       ( I Marpaung ).

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Diduga Terlibat Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu



INDRAMAYU –Radius102.com Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kawasan Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Dalam perkembangan penyelidikan, Satreskrim Polres Indramayu telah memeriksa tujuh saksi dan meminta keterangan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kelima orang itu masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan peran masing-masing dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, lima orang tersebut masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan terkait penanganan kasus tersebut.

"Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Tarno.
AKP Tarno menyebut saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi guna memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum kejadian Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat pemakaman Buyut Rendani.

Keributan itu diduga melibatkan dua pria bersaudara, yakni R alias D (39) dan S alias K (36), warga Kecamatan Juntinyuat. Melihat pertengkaran tersebut, korban Sanudin disebut menghampiri keduanya dengan maksud melerai.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, R alias D diduga tidak menerima tindakan korban yang berusaha menghentikan keributan. Situasi kemudian berkembang menjadi perselisihan hingga korban diduga mengalami pengeroyokan.

Sanudin sempat terjatuh dalam posisi telentang sebelum berusaha bangkit. Sejumlah saksi melihat korban dalam kondisi terluka.

Salah seorang saksi, Dulyani (31) dan 3 orang rekannya, yang melihat kejadian itu langsung turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan.

Dulyani membantu mengangkat tubuh Sanudin ke daratan. Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Juntinyuat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas memeriksa lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

AKP Tarno menegaskan, kepolisian akan menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.( MHR/ Kabiro)

Geger ! Pria Ditemukan Tewas di Depan TPU Buyut Rendani Indramayu, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti



INDRAMAYU –Radius102.com Seorang pria ditemukan tewas dengan luka di bagian leher di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Sanudin (44), seorang petani asal Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat. Saat ditemukan sekitar pukul 05.15 WIB, korban dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

Polisi menemukan luka robek di bagian kanan leher korban yang diduga akibat benda tajam. Selain itu, terdapat luka lecet pada siku tangan kanan dan betis kanan, serta bercak darah di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penemuan jenazah tersebut.

"Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara," ujar AKP Tarno.

Petugas Polsek Juntinyuat yang dipimpin Kapolsek kemudian melakukan pengamanan lokasi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu juga diterjunkan guna melakukan identifikasi, pemeriksaan awal jenazah, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi," katanya.

AKP Tarno menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang pedagang bernama Danirih (55) melintas di sekitar TPU Buyut Rendani pada pagi hari.

Saat melintas, saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tidak bergerak.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RW 06, Joharudin (51), dan perangkat desa, Uben Susanto (51).

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Juntinyuat untuk mendapatkan penanganan kepolisian.

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan mengamankan area sekitar penemuan korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang yang diamankan di antaranya dua batang bambu masing-masing berukuran sekitar satu meter dan sebuah batu nisan yang terdapat bercak menyerupai darah.

Petugas juga menemukan dua pasang sandal, sebuah topi berbahan denim berwarna biru, korek api, dua botol bekas minuman keras jenis ciu, serta satu botol kecil bekas minuman bir hitam.

"Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang, di antaranya dua batang bambu, batu nisan yang terdapat bercak darah, sandal, topi, korek api, dan beberapa botol bekas minuman," jelas AKP Tarno.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Hasil autopsi nantinya diharapkan dapat membantu penyidik memastikan penyebab kematian serta menentukan langkah penyelidikan berikutnya.

AKP Tarno menegaskan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Indramayu. Kami terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi," ujarnya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.(MHR/Kabiro)

Pasiter Kodim 0605/Subang Tekankan Kesiapan Personel Satgas TMMD ke-130


Radius 102 (Subang) -
Kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang. Hal tersebut tercermin dalam apel pagi yang dilaksanakan personel Satgas TMMD di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (14/10/2026).

Apel pagi dipimpin Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dan koordinasi sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, personel menerima arahan terkait pembagian tugas dan pelaksanaan sasaran TMMD sesuai rencana.

Kapten Inf Ganjar Andriana Belo menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan koordinasi dalam menjalankan setiap tugas. Menurutnya, kesiapan personel diperlukan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan tertib dan mendukung pencapaian target program.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan disiplin dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh sasaran TMMD dapat dikerjakan secara optimal sesuai rencana,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan personel, apel pagi menjadi sarana untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap unsur diharapkan dapat bekerja secara terarah serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Melalui pengendalian dan koordinasi yang berkelanjutan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Mulai Rehab Rumah Emak Ruhimah


Radius 102 (Subang) -
Pengerjaan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan pembongkaran bagian atap dan bangunan rumah milik Emak Ruhimah di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Proses pembongkaran dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat sebagai tahap awal rehabilitasi rumah yang kondisinya memerlukan perbaikan. Berdasarkan dokumentasi lapangan, pekerjaan mencakup pembongkaran bagian atap dan sejumlah bagian bangunan sebelum memasuki tahapan perbaikan berikutnya.

Rumah tersebut ditempati Emak Ruhimah bersama suaminya, Abah Casmita. Kondisi awal bangunan memperlihatkan dinding anyaman bambu yang rusak dan atap yang bocor ketika hujan, sehingga rehabilitasi diperlukan untuk mendukung terciptanya hunian yang lebih layak.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur rumah ini mulai diperbaiki. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan nantinya kami bisa menempati rumah yang lebih layak dan nyaman,” ujar Emak Ruhimah.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program TMMD.

“Pengerjaan Rutilahu ini kami awali dengan pembongkaran bagian rumah yang perlu diperbaiki. Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar melalui kerja sama personel Satgas dan masyarakat, sehingga nantinya rumah ini dapat menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat.”

Keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dibangun melalui TMMD. Kerja bersama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rehabilitasi sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan warga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui sasaran Rutilahu ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berupaya membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD Dongkrak Aktivitas Ekonomi Warga Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, turut membawa dampak bagi aktivitas ekonomi warga. Jajang, pedagang bakso yang juga menjabat sebagai Ketua RW 03 Desa Cupunagara, mengaku dagangannya lebih cepat habis seiring ramainya aktivitas di lingkungan tempatnya berjualan, Rabu (14/10/2026).

Bagi Jajang, meningkatnya keramaian di sekitar tempatnya berdagang menjadi peluang tersendiri bagi usaha kecil yang dijalaninya. Kehadiran anggota Satgas TMMD yang beraktivitas dan berbaur dengan masyarakat turut menambah dinamika kehidupan warga selama program berlangsung.

“Alhamdulillah, sejak ada anggota Satgas TMMD di sini, kampung jadi lebih ramai. Jualan bakso juga lebih cepat habis. Kami sebagai pedagang tentu merasa senang, mudah-mudahan kegiatan seperti ini membawa manfaat bagi warga,” ujar Jajang.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, termasuk melalui interaksi sosial yang turut mendukung aktivitas perekonomian warga.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif bagi warga, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah sasaran,” ujarnya.

Kehadiran Satgas TMMD menjadi salah satu bagian dari aktivitas masyarakat yang berlangsung selama program pembangunan desa. Interaksi antara prajurit dan warga juga membuka ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan setempat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang berupaya mendukung pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Cupunagara.

TMMD ke-130 Buka Akses Jalan, Petani Berharap Aktivitas Makin Lancar


Radius 102 (Subang) -
Rabu (14/10/2026). Bagi Ibu Anik, warga Kampung Babakan Loa RT 01 RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mengolah kebun sayuran merupakan bagian dari kesehariannya. Akses menuju lahan pertanian menjadi hal penting untuk menunjang aktivitas tersebut.

Jalan yang memadai diharapkan dapat memudahkan petani menuju lahan sekaligus membawa hasil panen. Karena itu, pembukaan jalan baru menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter tersebut ditujukan untuk membuka akses dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Pembukaan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik,” ujarnya.

Bagi Ibu Anik, akses yang lebih mudah diharapkan dapat membantu aktivitasnya menuju kebun sayuran.

“Kalau akses jalannya lebih mudah, tentu kami berharap perjalanan ke kebun dan membawa hasil sayuran bisa lebih lancar,” ungkapnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengatakan bahwa akses jalan yang memadai penting bagi warga, termasuk petani, karena menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara.

Rumah Bocor Saat Hujan, Emak Ruhimah dan Abah Casmita Menanti Hunian Lebih Layak


Radius 102 (Subang) -
Atap yang bocor saat hujan dan dinding anyaman bambu yang rusak menjadi kondisi rumah yang ditempati Emak Ruhimah, 66 tahun, bersama suaminya, Abah Casmita, di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Emak Ruhimah, yang lahir pada 1 Juli 1960, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Bersama Abah Rusman, ia menjalani kehidupan di rumah sederhana yang kondisinya membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap dan dinding yang mengalami kerusakan.

Rumah Emak Ruhimah menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga Emak Ruhimah dan Abah Rusman, perbaikan rumah diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama ini muncul akibat kondisi bangunan. Rumah yang lebih layak akan mendukung keamanan dan kenyamanan mereka dalam menjalani keseharian.

“Kalau hujan, air masuk karena atapnya bocor. Kami berharap setelah rumah ini diperbaiki, bisa tinggal dengan lebih nyaman, emak pernah ketimpah kayu atap yang lapuk” ujar Emak Ruhimah.

Babinsa Cupunagara Koramil 0505/Tanjungsiang, Sertu Koko, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi awal rumah, proses pendataan penerima manfaat, dan pendampingan dalam pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut.

“Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya TMMD membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami mendampingi pelaksanaannya agar manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ungkap Sertu Koko.

Melalui rehabilitasi rumah Emak Ruhimah dan Abah Casmita, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat.

GPAB Kabupaten Cirebon Laporkan Dugaan Korupsi Subsidi BBM. Ratusan Juta Hilang, Beban Kerugian Ditimpakan ke Sopir Truk Sampah

CIREBON - Lembaga Gabungan Pengawas Aspirasi Bersama (GPAB) Kabupaten Cirebon secara resmi menyampaikan laporan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan subsidi bahan bakar minyak (BBM), serta dugaan pemaksaan penandatanganan surat pernyataan kerugian yang ditimpakan kepada para sopir truk sampah di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Cirebon, Hari i Rabu 14 Oktober 2026.
 
Laporan tersebut akan disampaikan kepada empat lembaga sekaligus, yaitu Kepolisian Resor Sumber, Kejaksaan Negeri Cirebon, Inspektorat Kabupaten Cirebon, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia sebagai lembaga pengawas tingkat pusat.
 
Menurut Koordinator GPAB Kabupaten Cirebon, laporan ini bermula dari banyaknya keluhan yang masuk dari para sopir truk sampah yang merasa dirugikan. Diduga, terjadi ketidakcocokan yang sangat mencolok antara jumlah subsidi BBM yang seharusnya diterima dengan realisasi penggunaan di lapangan. Selisih yang diduga hilang tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dalam kurun waktu satu tahun terakhir saja.
 
Yang lebih memprihatinkan, ketika ditemukan adanya selisih atau kekurangan dalam laporan penggunaan bahan bakar, pihak pengelola justru membebankan seluruh kerugian tersebut kepada para sopir. Para sopir dipaksa menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa merekalah yang bertanggung jawab atas kekurangan tersebut, dengan ancaman pemotongan gaji hingga pemutusan hubungan kerja jika menolak menandatanganinya.
 
"Ini sangat tidak wajar dan menyimpang. Bagaimana mungkin kerugian yang ratusan juta rupiah itu dibebankan sepenuhnya kepada sopir yang penghasilannya pas-pasan? Kami menduga ada pihak yang mengambil keuntungan dari penyalahgunaan anggaran subsidi BBM ini, lalu sopir dijadikan kambing hitam," tegas perwakilan GPAB saat ditemui di lokasi pelaporan.
 
Para sopir yang dikonfirmasi mengaku takut untuk menyampaikan keluhan secara terbuka karena khawatir kehilangan pekerjaan mereka. Namun, dengan adanya dukungan dari GPAB, mereka akhirnya berani bersaksi dan melampirkan bukti-bukti serta dokumen yang mereka miliki untuk mendukung laporan ini.
 
GPAB meminta agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan dokumen administrasi pengadaan dan pendistribusian BBM subsidi, wawancara dengan para sopir, hingga penelusuran aliran dana yang diduga hilang tersebut.
 
"Kami berharap penegak hukum dapat mengungkap siapa sebenarnya yang bertanggung jawab di balik dugaan penyimpangan ini. Jangan sampai orang kecil terus-terusan dibebani kesalahan yang bukan mereka buat. Keadilan harus ditegakkan di Kabupaten Cirebon," tambahnya.
 
Sampai berita ini diturunkan, laporan sedang dalam proses penerimaan di masing-masing instansi terkait. GPAB berharap kasus ini segera ditindaklanjuti dan tidak sekadar berhenti di tahap pelaporan pungkasnya.


 DUGAAN PELANGGARAN HUKUM
 
Perbuatan tersebut diduga kuat melanggar - UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 — Pasal 2 ayat (1) & Pasal 3: Penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara.
​
- KUHP — Pasal 268: Pemaksaan dengan ancaman atau tekanan.
​
- KUHP — Pasal 378: Penipuan dan rangkaian kebohongan.
​
- UU No. 12 Tahun 1995: Pemaksaan pernyataan di bawah tekanan dilarang dalam perlindungan saksi dan korban.
 
 
 
 TUNTUTAN GPAB
 
Melalui laporan ini, GPAB Kabupaten Cirebon meminta aparat penegak hukum untuk:
 
1. Menyelidiki secara menyeluruh dan transparan aliran dana subsidi BBM di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon;
​
2. Memeriksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon beserta jajaran yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran;
​
3. Menghentikan segera segala bentuk pemaksaan penagihan kerugian kepada para sopir truk sampah;
​
4. Memproses secara hukum pihak yang melakukan pemaksaan penandatanganan surat pernyataan;
​
5. Mengembalikan kerugian negara dari pihak yang sebenarnya bertanggung jawab.
 
 
 KATA PELAPORAN
 
"Keadilan tidak boleh ditimpakan kepada yang lemah, sementara yang berkuasa bersembunyi di balik ketidakberdayaan orang kecil. Ratusan juta uang rakyat yang hilang harus dikembalikan. Yang bersalah harus bertanggung jawab, bukan orang kecil yang hanya bekerja mencari nafkah."— Sule, Ketua GPAB Kabupaten Cirebon

((A/H.))