Indramayu, Sergaptarget.com Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), KH. Nusron Wahid, S.S., M.Si., didampingi Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu, menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Indramayu, Minggu 19/4/2026 bertempat di gedung Pusat Dakwah PCNU.
Pada acara ini sekaligus juga penyerahan sertifikat tanah wakaf milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu langsungsung oleh Nusron Wahid.
Kedatangan Nusron Wahid disambut hangat oleh ribuan warga Nahdliyin yang menghadiri acara.
Dalam kesempatan tersebut, Nusron
secara langsung menyerahkan dua sertifikat tanah wakaf yang menjadi bukti legalitas aset milik PCNU Indramayu.
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan penyelesaian administrasi pertanahan, termasuk aset wakaf, guna mencapai target zero backlog atau tanpa penumpukan berkas.
Menteri ATR/BPN KH. Nusron Wahid mengatakan, sertifikasi tanah wakaf memiliki arti sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi aset umat dari kemungkinan sengketa di masa depan.
Menurut Nusron Wahid tanah wakaf merupakan amal jariyah yang harus dijaga keberlangsungannya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
“Tanah wakaf adalah aset yang diniatkan untuk kepentingan umum, baik untuk ibadah, pendidikan, maupun sosial. Oleh karena nya harus memiliki legalitas yang jelas agar tidak terjadi masalah hukum yang merugikan umat sendiri.
Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN berkomitmen penuh untuk mempercepat proses sertifikasi ini di seluruh Indonesia,” ujar KH. Nusron Wahid.
Nusron juga menambahkan, hingga saat ini baru sekitar 42 persen dari total tanah wakaf di Indonesia yang telah bersertifikat. Oleh karena itu perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti NU, untuk mencapai target 95 persen pada tahun 2028.
Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu yang mendampingi Menteri menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara pihaknya dengan PCNU Indramayu. Ia berharap dengan adanya legalitas ini, pengelolaan tanah wakaf dapat berjalan lebih tertib sesuai peraturan yang berlaku.
Halal Bihalal sendiri berlangsung penuh
keakraban dan kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama
Acara ini bertujuan untuk menjalin antar pengurus PCNU,anggota dan seluruh umat islam Indramayu khususnya. Usai acara sekitar pukul 15.00 WIB, Menteri Nusron Wahid bertolak kembali ke Jakarta.
(Nana. S)



0 comments:
Posting Komentar