All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

*Dukungan Pendidikan Karakter Usia Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Puluhan Siswa TK Negeri Luragung Landeuh*​

KUNINGAN, HUMAS POLRES – Dalam rangka menanamkan kedisiplinan dan budaya tertib lalu lintas sejak usia dini, Satuan Lalu Lintas ...

Postingan Populer

Selasa, 20 Oktober 2026

Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Angkut Material Sarana Air Bersih di Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga bergotong royong mengangkut material untuk pembangunan sarana air bersih (SAB) titik ketiga di Kampung Babakan Loa RT 01/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (20/10/2026).

Anggota Satgas dan warga terlihat bekerja bersama menyiapkan serta memindahkan material yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan keterlibatan warga dalam pengangkutan material membantu mendukung pengerjaan sasaran fisik TMMD.

“Pengangkutan material ini kami lakukan bersama warga agar kebutuhan pembangunan sarana air bersih dapat dipersiapkan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga, Husen, turut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat digunakan bersama.

“Kami ikut membantu mengangkut material karena pembangunan sarana air bersih ini penting bagi warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitasnya bisa dimanfaatkan dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Husen.

Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kerja sama Satgas dan masyarakat, pengerjaan fasilitas tersebut diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga Desa Cupunagara.

Dapur Warga Dukung Kebutuhan Makan Satgas TMMD ke-130 di Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
warga Desa Cupunagara turut membantu menyiapkan makanan bagi personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang bertugas melaksanakan pembangunan di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa(20/10/2026)

Berbeda dengan kehidupan di barak yang memiliki petugas khusus memasak, pemenuhan kebutuhan makan Satgas di lokasi TMMD melibatkan warga setempat. Bahan makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi prajurit selama menjalankan pekerjaan fisik di lapangan.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan makanan bagi personel selama bertugas.

“Kebutuhan makan prajurit perlu diperhatikan karena mereka melaksanakan pekerjaan fisik setiap hari. Menu yang disiapkan juga perlu memperhatikan kecukupan gizi, termasuk protein dan sayuran, agar kondisi fisik tetap terjaga,” ujarnya.

Keterlibatan warga dalam menyiapkan hidangan juga menjadi bagian dari interaksi sehari-hari antara Satgas dan masyarakat. Makanan yang telah disiapkan kemudian disantap oleh para prajurit untuk menunjang aktivitas mereka selama menjalankan program TMMD.

Melalui dukungan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebutuhan personel yang bertugas di wilayah mereka.

Satgas TMMD Pererat Kedekatan dengan Tokoh Masyarakat di Kampung Cinaga


Radius 102 (Subang) -
Di sela istirahat pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, personel Satgas menjalin komunikasi sosial bersama Pak Marwanto dan Abah Karman, tokoh masyarakat Kampung Cinaga RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pertemuan berlangsung santai di depan rumah warga. Momen ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan menjaga komunikasi antara personel Satgas dengan masyarakat di tengah pelaksanaan pembangunan desa.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa komunikasi dengan tokoh masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan Satgas dengan warga selama kegiatan TMMD berlangsung.

“Di sela pekerjaan, kami ingin tetap dekat dengan masyarakat dan mendengar langsung cerita mereka. Bagi kami, membangun desa juga perlu disertai komunikasi yang baik agar kebersamaan TNI dan warga terus terjaga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Sementara itu, Abah Karman menyambut baik kehadiran personel Satgas yang menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat di tengah kesibukan pekerjaan. Interaksi tersebut mencerminkan kedekatan yang terbangun antara prajurit dan warga selama pelaksanaan TMMD.

Melalui komunikasi sosial ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Dorong Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat


Radius 102 (Subang) -
Dinas Kesehatan Kabupaten Subang memberikan penyuluhan dan pembekalan mengenai pelayanan Posyandu, Posbindu, serta pencegahan penyakit tidak menular dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa, 20/10/2026.

Penyuluhan disampaikan oleh dr. Azka dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dengan materi seputar penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dan pentingnya upaya pencegahan penyakit tidak menular.

Dalam pemaparannya, dr. Azka menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Upaya tersebut perlu didukung dengan penerapan pola hidup sehat serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia di lingkungan masyarakat.

“Pencegahan penyakit tidak menular perlu dilakukan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan begitu, faktor risiko dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” jelas dr. Azka.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan nonfisik TMMD.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pelayanan Posyandu dan Posbindu serta meningkatkan kesadaran untuk mencegah penyakit tidak menular.

Rehab Rumah Emak Ruhimah di Cupunagara Mulai Pasang Atap


Radius 102 (Subang) -
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan perkembangan. Rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, kini memasuki tahap pemasangan atap. Selasa (20/10/2026)

Personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan pemasangan atap rumah, sebagai wujud kebersamaan TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan rehabilitasi hunian warga.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pengerjaan rehabilitasi dilanjutkan secara bertahap untuk mewujudkan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

“Pengerjaan terus kami lanjutkan sesuai tahapan di lapangan. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi keluarga Emak Ruhimah,” ujarnya.

Emak Ruhimah, yang tinggal bersama suaminya, Abah Casmita, menjadi penerima manfaat dari sasaran tambahan Rutilahu dalam TMMD ke-130. Perbaikan rumah tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan tempat tinggal keluarga agar lebih layak dan nyaman.

Melalui program ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan hunian warga di wilayah pedesaan.

Apel Pagi, Kalapas Pasir Pangarayan Sematkan Kenaikan Pangkat dan Berikan Penghargaan Pegawai Teladan


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, memimpin kegiatan apel pagi pada Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kalapas menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada dua orang pegawai serta memberikan penghargaan kepada pegawai teladan bulan September dan penghargaan untuk ruangan terbersih.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas dedikasi, kinerja, dan kedisiplinan pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Penyematan tanda kenaikan pangkat kepada dua orang pegawai merupakan bentuk penghargaan atas perjalanan karier dan tanggung jawab yang diemban. Kenaikan pangkat diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, pemberian penghargaan kepada pegawai teladan bulan September dan ruangan terbersih merupakan upaya mendorong terciptanya budaya kerja yang positif, disiplin, tertib, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan kerja.

Dalam amanatnya, Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat dan pemberian penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.

“Selamat kepada pegawai yang mendapatkan kenaikan pangkat dan penghargaan. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam bekerja. Bagi seluruh pegawai, mari kita jadikan prestasi rekan-rekan kita sebagai inspirasi untuk memberikan kinerja terbaik bagi organisasi,” ujar Efendi P. Purba.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya disiplin serta upaya menciptakan suasana kerja yang nyaman dan produktif.

Melalui kegiatan apel pagi ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap seluruh pegawai semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

Senin, 19 Oktober 2026

*Rapat Kelompok Tani Koprasi Produsen Tani Aman Makmur Dalam Tahap Perdana Penanaman Bibit Jagung Unggul di Huta Pardomuan Di Pimpin Langsung Oleh Bpk Bistok Sihombing


PALUTA-Senin 19 Oktober2026.Media radius102.com Menjelang pelaksanaan penanaman bibit jagung Unggul Perdana, Koperasi Produsen Tani Aman Makmur  menggelar Rapat Kelompok Tani yang dilaksanakan di Huta Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Bistok Sihombing selaku Penerima Kuasa Koperasi Produsen Tani Aman Makmur sekaligus Ketua DPC LSM PENJARA Kabupaten Rokan Hulu. Turut hadir jajaran pengurus koperasi dan ke anggota kelompok tani Huta  Pardomuan.

Rapat ini digelar sebagai bentuk persiapan matang agar proses penanaman bibit  jagung Unggul tersebut berjalan dengan Tertib,terarah,Agar menghasilkan panen yang maksimal. Dalam rapat dibahas mulai dari teknis pengolahan lahan lanjutan, jarak tanam, penggunaan bibit unggul, pemupukan, hingga jadwal tanam Pungkas Bistok Sihombing.

Dalam arahannya, Bistok Sihombing menyampaikan bahwa rapat kelompok tani ini sangat penting untuk membangun kekompakan. Ia tidak ingin anggota bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi.

Kita kumpulkan semua anggota kelompok tani hari ini bukan hanya rapat formalitas.tapi Kita mau pastikan semua agar paham. Kapan tanam, bagaimana cara tanam yang benar, siapa yang bertanggung jawab di blok mana. Semua harus jelas. Kalau kompak, hasil pasti bagus," tegas Bistok Sihombing.

Menurut Bistok Sihombing lahan di Huta Pardomuan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan jagung. Dengan manajemen yang baik dan bibit unggul, ia optimis yang bisa menghasilkan  panen nantinya.bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi anggota koperasi.

Lahan kita subur, tinggal bagaimana kita merawatnya. Saya minta semua anggota disiplin. Koperasi sudah siapkan bibit terbaik. Tugas kita sekarang adalah tanam dengan benar dan rawat dengan sungguh-sungguh. Koperasi akan selalu hadir mendampingi petani dari awal tanam sampai panen," jelasnya.

Ia juga menambahkan, program penanaman Bibit jagung Unggul ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam rangka memperkuat ketahanan pangan Nasional.Koprasi Produsen Tani  Aman Makmur ini ingin menjadikan bagian dari solusi, bukan hanya penonton,Pungkas Bistok Sihombing.

Kita ingin buktikan bahwa koperasi Produsen Tani Aman Makmur ini bisa produktif dan mandiri. Dusun Huta Pardomuan ini akan kita jadikan contoh bahwa dengan gotong royong, kita bisa akan menghasilkan jagung berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan petani," lanjutnya.

Rapat berlangsung dengan suasana hangat, penuh diskusi dan tanya jawab. Para petani terlihat antusias menyampaikan masukan dan siap melaksanakan hasil keputusan rapat.

Dengan dilaksanakannya rapat ini, maka seluruh anggota Kelompok Tani Huta Pardomuan menyatakan siap turun ke lapangan untuk melaksanakan penanaman bibit jagung Unggul sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama.

      Jurnalis : radius102.com
        ( I.Marpaung ).

Kapolres Cirebon Kota Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pagi Hari

Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., memimpin langsung pelayanan pengaturan lalu lintas pagi hari di perempatan lampu merah depan Pos Polisi Latpri, Kota Cirebon, Senin (19/10/2026), mulai pukul 06.00 hingga 06.30 WIB, untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari.

Kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan bersama Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Trk., S.I.K., beserta personel Satuan Lalu Lintas yang ditempatkan di persimpangan guna membantu pengguna jalan melintas dengan tertib dan lancar.

Kehadiran personel kepolisian di titik persimpangan tersebut menjadi bagian dari pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya saat meningkatnya aktivitas kendaraan pada pagi hari ketika warga mulai berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, maupun menjalankan kegiatan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres bersama personel Satlantas melakukan pengaturan arus kendaraan dengan memperhatikan pergerakan kendaraan dari berbagai arah, sehingga pengguna jalan dapat melintas secara teratur serta mengurangi potensi hambatan akibat kepadatan lalu lintas.

Pengaturan lalu lintas pagi hari juga bertujuan meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman bagi pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, polisi bersama masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan berlalu lintas yang tertib dengan saling menghormati hak pengguna jalan, mematuhi rambu dan lampu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui kegiatan pelayanan pagi ini menegaskan bahwa kehadiran personel di jalan merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama pada waktu mobilitas kendaraan meningkat.

“Pengaturan lalu lintas pada pagi hari merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat agar aktivitas perjalanan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu, mengikuti arahan petugas, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ujar Kapolres melalui kegiatan tersebut.

Polres Cirebon Kota mengajak masyarakat untuk terus membudayakan tertib berlalu lintas, menjaga etika berkendara, dan mengutamakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya demi mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Kota Cirebon.

(Agus Hermawan)

Satgas TMMD Mulai Bersihkan Dinding Musala, Siapkan Perbaikan Tempat Ibadah Warga


Radius 102 (Subang) -
Perbaikan tempat ibadah menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, anggota Satgas mulai menangani bagian bangunan musala yang membutuhkan perbaikan agar lebih terawat dan nyaman digunakan jamaah.

Pada Senin (19/10/2026), anggota Satgas mengerik lumut yang menempel pada dinding musala secara manual. Pembersihan ini menjadi langkah awal sebelum pengecatan ulang dilakukan. Selain memperbaiki tampilan bangunan, bagian dinding yang retak juga akan ditangani sesuai kondisi kerusakannya, termasuk kemungkinan pembongkaran dan penggantian apabila diperlukan.

Bagi Bapak A. Makmur, marbot musala, perbaikan tersebut menjadi harapan bagi warga yang menggunakan tempat ibadah itu dalam kegiatan sehari-hari. Kondisi musala yang lebih terawat diharapkan dapat mendukung kenyamanan jamaah saat beribadah.

“Alhamdulillah, musala ini mendapat perhatian untuk diperbaiki. Kami berharap setelah pengerjaan selesai, kondisinya menjadi lebih baik dan jamaah bisa beribadah dengan lebih nyaman. Mudah-mudahan hasilnya nanti dapat kita jaga bersama,” ujar A. Makmur.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa penanganan musala dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan bangunan. Pembersihan lumut menjadi bagian dari pekerjaan awal, sedangkan perbaikan dinding akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan.

“Pengerjaan kami lakukan secara bertahap, dimulai dari bagian yang perlu dibersihkan, kemudian dilanjutkan dengan penanganan bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami juga berkoordinasi dengan pengurus musala agar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Letda Inf Anggriawan Rizki.

Rehabilitasi musala merupakan salah satu sasaran tambahan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pekerjaan ini, Satgas berupaya membantu merawat fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat, sekaligus memastikan bagian bangunan yang membutuhkan penanganan mendapat perhatian.

Keluhkan Pusing Berulang, Ibu Diah Diperiksa Anggota Kesehatan Satgas TMMD


Radius 102 (Subang) -
Keluhan kesehatan yang dialami warga menjadi perhatian anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pelayanan kesehatan keliling, personel kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan kepada warga di Kampung Cinaga RT 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (19/10/2026).

Salah satunya Ibu Diah, yang mengeluhkan dirinya terkadang mengalami pusing secara tiba-tiba. Menanggapi keluhan tersebut, anggota kesehatan Satgas, Serka Sugiarto, melakukan pemeriksaan, termasuk mengukur tekanan darah untuk mengetahui kondisi awal kesehatannya.

Serka Sugiarto menjelaskan bahwa keluhan pusing tidak boleh langsung dianggap sebagai gangguan ringan, terutama apabila terjadi berulang. Pemeriksaan tekanan darah membantu petugas menilai salah satu kemungkinan penyebab, meskipun penentuan diagnosis tetap memerlukan penilaian medis yang sesuai.

“Ketika warga menyampaikan keluhan seperti pusing yang berulang, kami melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan untuk memberikan arahan dan menentukan apakah warga perlu mendapatkan pemeriksaan lanjutan,” jelas Serka Sugiarto.

Pelayanan kesehatan tersebut menunjukkan peran anggota kesehatan Satgas dalam merespons kebutuhan warga secara langsung. Dengan mendengarkan keluhan dan melakukan pemeriksaan, petugas dapat membantu warga memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatannya serta memahami langkah yang perlu dilakukan berikutnya.

Medan Terjal Jadi Tantangan, Satgas TMMD Angkut Material Rutilahu Secara Manual


Radius 102 (Subang) -
Perjalanan menuju rumah warga yang menjadi sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bukan perkara mudah. Berada di kawasan perbukitan, rumah tersebut hanya dapat dijangkau melalui jalan setapak yang menurun dan curam, dengan jarak sekitar 200 meter dari jalan utama.

Kondisi akses yang terbatas membuat pengangkutan material membutuhkan tenaga ekstra. Pada Senin (19/10/2026), anggota Satgas TMMD mengangkut material bangunan secara manual melewati jalan setapak yang curam menuju rumah warga yang menjadi sasaran rehabilitasi. Di beberapa bagian, jalur tersebut terlalu terjal untuk dilalui sepeda motor, sehingga material harus dibawa dengan tenaga personel.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Lettu Czi Irwanudin, menjelaskan bahwa kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan rehabilitasi rumah warga. Meski demikian, keterbatasan akses tidak mengurangi upaya Satgas untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

“Distribusi material ke lokasi dengan akses terbatas memang membutuhkan upaya lebih. Karena itu, anggota harus menyesuaikan cara pengangkutan dengan kondisi medan agar material bisa sampai dan pekerjaan rehabilitasi tetap berjalan,” ujar Lettu Czi Irwanudin.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, membenarkan bahwa kondisi geografis di wilayah perkampungan tersebut memiliki tantangan tersendiri. Sejumlah jalan setapak berkontur curam, bahkan ada bagian yang tidak memungkinkan dilalui sepeda motor.

Kondisi ini menjadi gambaran tantangan pembangunan di wilayah perbukitan. Sebelum pekerjaan rehabilitasi dapat dilanjutkan, material harus terlebih dahulu melewati akses yang terbatas. Tahapan yang mungkin terlihat sederhana di lokasi lain, di sini membutuhkan tenaga dan ketekunan tambahan.

Melalui program TMMD ke-130, Satgas Kodim 0605/Subang terus mengupayakan rehabilitasi rumah warga yang membutuhkan. Di tengah medan yang menantang, pengangkutan material secara manual menjadi bagian dari proses untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Satgas TMMD dan Warga Bergotong Royong Bangun Poskamling di Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Semangat gotong royong terlihat dalam pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Senin (19/10/2026). Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga terlibat langsung dalam pemasangan hebel untuk melanjutkan pembangunan fasilitas tersebut.

Di lokasi pekerjaan, anggota Satgas dan warga bekerja berdampingan menyusun hebel pada bagian dinding bangunan. Keterlibatan masyarakat secara langsung memperlihatkan bahwa pembangunan melalui program TMMD turut membuka ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Lettu Czi Irwanudin, menilai kebersamaan dalam pekerjaan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keterlibatan warga dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendukung kelancaran proses pembangunan.

“Pembangunan ini kami kerjakan bersama masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong terus terpelihara, sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya nanti memberikan manfaat bagi warga,” ujar Lettu Czi Irwanudin.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyambut baik keterlibatan Satgas dan masyarakat dalam pembangunan Poskamling tersebut. Partisipasi warga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun, sehingga nantinya dapat dijaga dan dirawat bersama.

Melalui kerja bersama di Kampung Cihaur Wetan, TMMD menghadirkan kesempatan bagi TNI dan masyarakat untuk saling mendukung dalam pembangunan desa. Semangat gotong royong yang tumbuh selama pengerjaan diharapkan terus berlanjut setelah program TMMD selesai, menjadi kekuatan warga dalam menjaga lingkungan dan merawat hasil pembangunan bersama.

Ronda Malam Bersama Warga, Satgas TMMD Pererat Kebersamaan Lewat Ngaliwet


Radius 102 (Subang) -
Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan ronda malam yang dilaksanakan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga Kampung Cilutung, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu malam (18/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat. Di sela-sela ronda, kebersamaan semakin terasa melalui tradisi ngaliwet yang dinikmati bersama warga.

Anggota Satgas TMMD, Serka Andri, mengatakan bahwa kegiatan bersama masyarakat menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan memperkuat kedekatan dengan warga di lokasi TMMD.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Menjaga keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, dan kebersamaan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi,” ujar Serka Andri.

Iwan, salah seorang warga Kampung Cilutung, mengaku senang dengan kebersamaan yang terjalin bersama anggota Satgas TMMD. Menurutnya, kegiatan ronda malam yang diselingi ngaliwet membuat suasana semakin akrab dan membuka kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan para prajurit.

“Senang bisa ronda dan makan bersama anggota TNI. Suasananya akrab, kami bisa ngobrol santai seperti keluarga sendiri. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus terjalin, sehingga hubungan warga dengan TNI semakin dekat,” ungkap Iwan.

Kebersamaan di Kampung Cilutung memperlihatkan sisi lain pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Di tengah berbagai kegiatan pembangunan desa, interaksi sederhana seperti ronda malam dan makan bersama menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa saling mengenal, kepercayaan, serta kepedulian antara Satgas dan masyarakat.

Minggu, 18 Oktober 2026

Polres Cirebon Kota Gelar KRYD Gakkum Narkoba, Periksa Tempat Hiburan Malam dan Amankan Barang Bukti Miras


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka penegakan hukum terkait narkoba di wilayah hukumnya, Minggu (18/10/2026) dini hari, dengan menyasar Karaoke A dan salah satu kawasan perumahan di Kab. Cirebon sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pengawasan, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta menjaga lingkungan masyarakat dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 00.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M., dengan melibatkan empat perwira dan 24 personel Satresnarkoba yang melaksanakan pemeriksaan sesuai sasaran.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ruangan di lokasi sasaran, memeriksa barang bawaan pengunjung maupun karyawan, serta melaksanakan tes urine terhadap pengunjung di Karaoke A untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan Narkoba, sekaligus sebagai langkah pencegahan dan pengawasan terhadap potensi peredaran maupun penggunaan zat terlarang di lingkungan tempat hiburan malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine terhadap tiga orang pengunjung Karaoke, yang terdiri atas seorang perempuan serta dua laki-laki, seluruhnya menunjukkan hasil negatif Narkoba.

Selain pemeriksaan ruangan, barang bawaan, dan tes urine, petugas juga menemukan serta mengamankan barang bukti berupa minuman beralkohol yang terdiri atas empat botol Hennessy, satu botol Macallan, dua botol Singleton, satu botol Chivas, satu botol Jack Daniel’s Honey, satu botol Jack Daniel’s Whiskey, satu botol Jim Beam, satu botol Don Julio, dan satu botol Grey Goose.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, petugas turut mengamankan seorang laki-laki berinisial A.S. untuk menjalani penanganan lebih lanjut oleh petugas kepolisian.

Pelaksanaan KRYD ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Cirebon Kota dalam mendukung penegakan hukum terkait Narkoba melalui pemeriksaan di lokasi sasaran, pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi berkaitan dengan penyalahgunaan Narkoba, serta tindak lanjut terhadap temuan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkoba. Upaya pencegahan, menurutnya, membutuhkan sinergi polisi bersama masyarakat agar potensi penyalahgunaan narkoba dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

Polres Cirebon Kota menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dan penegakan hukum akan dilaksanakan sesuai prosedur, dengan setiap temuan ditindaklanjuti berdasarkan fakta dan bukti yang diperoleh di lapangan. Masyarakat juga diimbau untuk menjauhi Narkoba, tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaannya, serta mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari bahaya Narkoba.

(Agus Hermawan)

Ketua LSM PENJARA ROHUL Bistok Sihombing Pimpin Penanaman Jagung Perdana Koperasi Tani Aman Makmur di Dusun Pardomuan

Minggu 18 Oktober 2026.

PALUTA-Media radius102.com  Semangat Juang ketahanan pangan dan pemberdayaan petani ditunjukkan oleh Koperasi Produsen Tani Aman Makmur dengan melaksanakan kegiatan penanaman jagung perdana di lahan koperasi yang berlokasi di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (PALUTA).

Kegiatan penanaman jagung ini dikomandoi langsung oleh Ketua DPC LSM PENJARA Rokan Hulu (ROHUL), Bapak Bistok Sihombing, yang juga selaku Penerima Kuasa Koperasi Produsen Tani Aman Makmur.

Sejak pagi hari, Bistok Sihombing Bersama puluhan Anggota Koperasi turun langsung ke lapangan. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka melakukan pengolahan lahan, pembuatan bedengan, hingga penanaman bibit jagung unggul di area yang sebelumnya telah dilakukan syukuran pembukaan lahan.

Dalam keterangannya, Bistok Sihombing menyampaikan bahwa penanaman jagung ini merupakan tindak lanjut nyata setelah acara syukuran pembukaan lahan Tanah Leluhur yang dipimpin oleh Tongku Basiruddin Harahap beberapa waktu lalu.

Hari ini kita buktikan komitmen kita. Setelah syukuran, langsung kita action tanam. Saya komandoi langsung anggota agar mereka semangat. Kita tidak mau hanya wacana, tapi kerja nyata untuk hasil nyata. Lahan di Dusun Pardomuan ini sangat subur dan sangat cocok untuk jagung," tegas Bistok Sihombing di sela-sela kegiatan.

Bistok Sihombingpun menjelaskan, pemilihan komoditi jagung bukan tanpa alasan. Jagung merupakan salah satu komoditi pangan strategis nasional yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif singkat.

Kita pilih jagung karena kebutuhan pasar sangat tinggi, untuk pakan ternak dan pangan. Dengan menanam jagung, kita ikut mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Target kita, dari lahan perdana ini kita bisa panen maksimal dan hasilnya untuk kesejahteraan anggota koperasi," tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi para petani di sekitar Dusun Pardomuan untuk lebih produktif dalam mengolah lahan pertanian mereka. Koperasi Produsen Tani Aman Makmur juga berkomitmen akan melakukan pendampingan mulai dari penyediaan bibit, pupuk, hingga pemasaran hasil panen.

Koperasi hadir untuk petani. Kita akan dampingi petani dari hulu ke hilir. Jangan sampai petani sudah susah tanam, susah pula jual hasilnya. Itu yang akan kita jembatani," ujarnya Bistok Sihombing.

Para anggota koperasi yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku senang dan termotivasi dengan kepemimpinan Bistok Sihombing yang turun langsung ke lapangan.

Kami senang dikomandoi langsung oleh Pak Ketua. Beliau tidak hanya perintah, tapi ikut cangkul, ikut tanam bersama kami. Ini membuat kami lebih semangat," ujar salah seorang anggota koperasi.

Dengan dilaksanakannya penanaman jagung perdana ini, Koperasi Produsen Tani Aman Makmur berharap dapat menjadi contoh koperasi yang aktif, produktif, dan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya serta masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kegiatan penanaman berjalan dengan lancar, aman,Tertib dan Kondusif dan juga penuh kebersamaan hingga selesai.

      Jurnalis : radius102.com.
       ( I.Marpaung ).

Dugaan Penyimpangan Sewa Tanah Bengkok Desa Babakan Disorot, Warga Minta Aparat Usut Tuntas

CIREBON – Pengelolaan aset desa berupa tanah bengkok di Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan masyarakat. Warga menduga terdapat penyimpangan dalam pengelolaan dan penerimaan uang sewa lahan tersebut selama periode 2021–2026. Dugaan itu menyeret nama Kuwu (Kepala Desa) Babakan, Satori, yang diminta memberikan penjelasan secara terbuka.

Persoalan ini memunculkan pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan aset desa, mekanisme penyewaan lahan, serta pencatatan penerimaan yang semestinya dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejumlah warga menduga hasil sewa tanah bengkok tersebut tidak seluruhnya disetorkan atau dicatat sebagai pendapatan desa sebagaimana mestinya. Mereka juga mempertanyakan mekanisme penyewaan lahan yang disebut melibatkan seseorang berinisial O.

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi melalui pemeriksaan dokumen, klarifikasi para pihak, serta penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Aset Desa

Seorang tokoh masyarakat Desa Babakan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengelolaan tanah bengkok yang dipersoalkan warga.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai proses penyewaan, nilai transaksi, serta aliran dana yang diterima dari pemanfaatan aset desa tersebut.

“Selama periode 2021 hingga 2026, kami mempertanyakan transparansi pengelolaan sewa tanah bengkok ini. Kami berharap ada penjelasan terbuka mengenai siapa yang menyewa, berapa nilai sewanya, dan ke mana uang tersebut disetorkan,” ujarnya.

Warga berharap persoalan tersebut dapat ditangani secara objektif agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

Mekanisme Sewa dan Peran Pengawasan Perlu Ditelusuri

Selain mempertanyakan pengelolaan hasil sewa, masyarakat juga meminta agar mekanisme penyewaan tanah bengkok diperiksa secara menyeluruh.

Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah proses pemanfaatan aset desa telah dilaksanakan sesuai ketentuan, termasuk aspek administrasi, pencatatan keuangan, dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Warga turut meminta agar fungsi pengawasan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta peran perangkat desa terkait ikut ditelusuri sesuai kewenangan masing-masing.

Namun, belum ada dasar yang dapat dijadikan kesimpulan bahwa perangkat desa atau pihak lain terlibat dalam dugaan penyimpangan tersebut. Karena itu, setiap dugaan perlu dibuktikan melalui pemeriksaan yang objektif dan berdasarkan fakta.

Dokumen Transaksi Disebut Menjadi Bahan Pelaporan

Dalam menyampaikan keberatannya, pihak masyarakat menyebut telah memiliki sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan transaksi sewa tanah bengkok, termasuk kwitansi pembayaran dan dokumen serah terima lahan.

Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri kronologi transaksi, pihak-pihak yang terlibat, nilai pembayaran, serta penggunaan dana hasil penyewaan.

Selain dokumen, keterangan saksi yang mengetahui proses penyewaan dan penguasaan lahan juga dinilai penting untuk mengungkap fakta secara utuh.

“Dokumen dan saksi yang mengetahui persoalan ini perlu diperiksa agar semuanya menjadi jelas. Kami berharap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” ungkap perwakilan warga.

Keberadaan dokumen dan keterangan saksi tersebut tetap perlu diuji serta diverifikasi oleh pihak berwenang sebelum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran hukum.

Laporan Disebut Telah Disampaikan kepada Aparat Penegak Hukum

Masyarakat menyatakan telah menyampaikan laporan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan tanah bengkok Desa Babakan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Cirebon.

Warga berharap laporan tersebut ditindaklanjuti melalui proses penelaahan dan pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Mereka meminta aparat menelusuri status aset, mekanisme penyewaan, aliran penerimaan, serta kemungkinan adanya kerugian keuangan desa apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kuwu Babakan, Satori, disebut belum memperoleh tanggapan hingga berita ini disusun. Redaksi tetap membuka ruang bagi yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi atau menyampaikan hak jawab guna memastikan pemberitaan berimbang.

Warga Minta Pengelolaan Aset Desa Dibuka secara Transparan

Persoalan tanah bengkok Desa Babakan menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset desa. Tanah bengkok merupakan aset yang pemanfaatan dan pengelolaannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, independen, dan berdasarkan bukti yang sah.

Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan pelanggaran, warga meminta agar pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai hukum dan kerugian yang terverifikasi dipulihkan melalui mekanisme yang berlaku.

Hingga terdapat hasil pemeriksaan resmi, dugaan penyimpangan tersebut tetap harus ditempatkan sebagai perkara yang memerlukan pembuktian. Asas praduga tak bersalah dan hak jawab seluruh pihak perlu dihormati.

(Tim wartawan bersatu.)

Jalin Keakraban, Satgas TMMD ke-130 Olahraga Bersama Pemuda Desa Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Usai menjalani kegiatan pembangunan, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memanfaatkan waktu sore dengan bermain bola voli bersama pemuda dan pemudi setempat di Lapangan Voli Kampung Jahit Kulon RT 01/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi kesempatan bagi personel Satgas untuk berbaur dengan masyarakat di luar aktivitas pekerjaan. Suasana santai di lapangan menghadirkan interaksi yang lebih dekat antara prajurit TNI dan generasi muda setempat.

Danki Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, interaksi melalui kegiatan sederhana seperti olahraga dapat mempererat hubungan antara Satgas dan warga.

“Setelah melaksanakan kegiatan pembangunan, kami menyempatkan diri berolahraga bersama para pemuda di sini. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang remaja setempat, Hendi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa bermain voli bersama anggota Satgas menjadi kesempatan bagi para pemuda untuk berinteraksi lebih dekat dengan prajurit TNI.

“Kami senang bisa bermain voli bersama anggota Satgas TMMD. Suasananya akrab dan kami bisa berbaur langsung. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin,” ungkap Hendi.

Melalui kegiatan olahraga bersama, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Cupunagara. Kebersamaan yang tumbuh diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, seiring pelaksanaan pembangunan yang berlangsung di wilayah tersebut.

Pembukaan Jalan TMMD Ke-130 Berlanjut, Alat Berat Bekerja di Medan Menanjak Cupunagara


Radius 102 (Subang) -
Pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Pengerjaan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses penghubung bagi masyarakat di kawasan perbukitan. Minggu (18/10/2026)

Pembukaan jalan di kawasan perbukitan Cupunagara membutuhkan pengerjaan yang cermat, terutama pada bagian medan yang menanjak. Dukungan alat berat dimanfaatkan untuk membantu pembentukan badan jalan agar pekerjaan dapat berlangsung sesuai tahapan yang direncanakan.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengapresiasi semangat personel Satgas TMMD yang tetap melanjutkan pekerjaan pada hari Minggu. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut telah dinantikan masyarakat karena diharapkan dapat mempermudah mobilitas dan mendukung aktivitas sehari-hari.

“Kami mengapresiasi Satgas TMMD yang tetap bekerja pada hari Minggu. Pembangunan jalan ini sangat diharapkan masyarakat karena nantinya dapat membantu memperlancar akses warga dan mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Wahidin.

Sementara itu, Danki Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama dalam menghadapi kondisi medan yang menanjak. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lapangan.

“Pengerjaan terus kami optimalkan dengan dukungan alat berat dan personel di lapangan. Setiap tahapan kami upayakan berjalan sesuai rencana agar sasaran pembukaan jalan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan kualitas pekerjaan,” jelasnya.

Pembukaan jalan ini merupakan salah satu sasaran pokok fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterhubungan antarwilayah di Cupunagara sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pertanian yang membutuhkan akses transportasi memadai.

Satresnarkoba Polres Rohul Amankan Tiga Pria di Bonai Darussalam, Sita 4,43 Gram Sabu


ROKAN HULU -Bonai Darussalam.Media radius102.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu mengamankan tiga orang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial AR (23), BI (46), dan DP (24). Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita delapan paket sabu dengan berat kotor 4,43 gram beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat pada Rabu (14/10/2026) mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di sebuah rumah di Desa Air Hitam, Kecamatan Bonai Darussalam. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Pada Jumat pagi, tim opsnal yang dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, IPDA Ardiansyah, S.H., melakukan penindakan di lokasi dan mengamankan ketiga pria tersebut.

Dari hasil penggeledahan terhadap AR, petugas menemukan delapan paket sabu yang dibungkus plastik klip bening, dua lembar plastik klip bening, satu buah tas berwarna biru dongker merek Sport, uang tunai Rp623.000, serta satu unit telepon genggam merek Infinix berwarna biru dongker.

Sementara itu, dari penggeledahan terhadap BI, petugas menyita satu bungkus plastik klip bening, uang tunai Rp1.925.000, satu unit telepon genggam merek Infinix berwarna perak, dan satu unit telepon genggam merek Vivo berwarna biru dongker.

Adapun dari DP, petugas mengamankan satu unit telepon genggam merek Oppo berwarna biru dongker.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AR dan BI mengakui bahwa sabu tersebut berada dalam penguasaan mereka dan diperoleh dari seseorang berinisial M yang disebut berada di Kecamatan Tambusai.

Dalam kasus ini, AR dan BI diduga berperan sebagai pengedar, sedangkan DP diduga berperan sebagai kurir. Hasil tes urine terhadap ketiganya juga menunjukkan positif metamfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Dendy Gusrianto, M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Rokan Hulu dalam menindak para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Rokan Hulu,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian memutus mata rantai peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba demi melindungi generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari narkotika,” tutupnya.

Selanjutnya, ketiga pria beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
     ( I.Marpaung ).

Rumah Emak Ruhimah Mulai Berbentuk, Harapan Baru Tumbuh Lewat TMMD ke-130


Radius 102 (Subang) -
Rumah Emak Ruhimah di Kampung Cilalay RT 03/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mulai menunjukkan bentuk setelah sebelumnya dibongkar untuk direhabilitasi melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Dinding rumah kini mulai berdiri, menghadirkan kebahagiaan bagi Emak Ruhimah dan suaminya, Abah Casmita. Minggu (18/10/2026)

Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja menyelesaikan tahapan rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) tersebut. Perubahan yang mulai terlihat menjadi perkembangan berarti bagi keluarga penerima manfaat yang menantikan rumah lebih layak untuk ditempati.

Danki Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembangunan Rutilahu dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pembongkaran rumah lama hingga pengerjaan bagian-bagian bangunan yang kini mulai terbentuk.

“Pembangunan terus kami kerjakan secara bertahap. Saat ini, bagian dinding rumah sudah mulai berdiri dan pekerjaan akan dilanjutkan sesuai tahapan pembangunan. Kami berharap prosesnya berjalan lancar sehingga rumah ini nantinya dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah, perubahan tersebut menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Ia mengaku senang melihat rumahnya mulai berbentuk, meskipun pembongkaran baru dilakukan beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, senang sekali melihat rumah sudah mulai berbentuk seperti ini. Rasanya tidak menyangka, baru kemarin dibongkar, sekarang sudah mulai terlihat bangunannya. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang sudah membantu membangun rumah kami,” ungkap Emak Ruhimah.

Pembangunan Rutilahu ini menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak. Bagi Emak Ruhimah dan Abah Casmita, setiap tahapan pembangunan membawa harapan agar mereka segera dapat menempati rumah yang lebih nyaman.