ROHUL / RIAU
*DESA SONTANG*
Media Radius 102 Com.Ditepian dekatnya Aliran sungai yang tampaknya tenang,namun airnya kerap meluap disaat turunnya hujan deras, dan terbangunlah sebuah Desa,yaitu yang bernama : Desa Sontang.
Di sebuah desa yang dulu dan lebih sering dikenal julukan kerna sering banjirnya daripada kemajuan desa.
Sebuah Desa tersebut yang jalannya juga pernah jalan berlumpur pada saat itu
Empat belas tahun yang sudah, tepatnya thn 2012, masyarakat memberikan Amanah ( Masukan ) kepada Seorang Putra Daerah yang bernama : Zulfahrianto.dan pada saat itu belum ada panggung atau bangunan yang megah."Ungkapnya".
Disuatu desa tersebut tak ada seremoi besar, melainkan yang ada hanyalah "Tanggung jawab dan akan tetapi kenyataan pahit yang harus dihadapi."Tuturnya".
Disebuah desa pun yang jalannya Masih Tanah dan Harapan pun Masih Bimbang.
Di tahun awal kepemimpinan itu, bukanlah kisah tentang Gunting Pita atau peresmian Proyek.dan itu adalah sebuah kisah tentang Sepatu anak sekolah yang selalu kotor dengan lumpur,dan kendaraan pun juga selalu terperosok disaat hujan turun,"Ungkapnya".
Mengenai ibuk ibuk yang harusnya mengangkat kainya agar tidak mengenai tanah lumpur,tiba tiba Banjirpun Datang seperti tamu yang tak diundang dan tak pernah secepatnya surut."Tuturnya".
Bahkan airpun perlahan semakin menutupi jln, pekarangan bahkan hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Di saat Malam,Panjang di lalui dengan pikiran yang cemas,dan di tengah semua itu, Pembangunan pun terasa seperti wacana yang jauh dari kenyataan.
Namun dari justru kondisi itulah perjalanan segera dimulai Membangun.
Membangun dari hal yang tak terlihat Pembangunan yang tidak langsung hadir seperti dalam bentuk beton dan Aspal.
Ia pun lahir dari hasil rapat-rapat yang sederhana, lalu dan berdiskusi panjang pada masyarakat setempat dan terkadang juga melelahkan pikiran.dan juga dari pembenahan administrasi desa yang sebelumnya kurang tertata.
Lembaga lembaga Desa pun di Tertibkan kembali dan kepercayaan masyarakatpun dirajut ulang demi utk kemajuan Desa Sontang.
Membangun Desa adalah : Bukan hanya soal fisik, melainkan tentang membangun keyakinan bahwa perubahan jadi mungkin.sedikit demi sedikit, dan arah mulai terlihat jelas dan jalanpun mulai mengering dari lumpur dan banjir,seiring waktu desa pun terlihat cerah.
Program pemerintah pun di pergunakan dan perencanaan di perkuat,seperti jalan yang dulu hanya tanah lumpur mulai di perkeras.
Titik titik rawan Genangan Air di Tinggikan.Akses Antar Dusun di Perbaiki.
Suara alat berat terdengar bekerja dan bunyi menjadi harapan baru.terdengar oleh orang luar,mungkin itu hanya proyek biasa."Ungkapnya".
Tapi bagi warga Desa Sontang,itu adalah perubahan yang sangat lama ditunggu.fsn petani pun tidak lagi kesulitan untuk membawa hasil kebunnya.Anak anak pergi ke sekolah pun tanpa ada takut terpeleset.Aktivitas ekonomipun perlahan bergerak lancar dari yang sebelumnya.
Desa mulai bangkit hanya bukan dengan lonjakan besar,akan tetapi dengan langkah langkah yang pasti.
Dalam Ujian Alam dan Keteguhan Kepemimpinan,Namun perjalanan hidup adalah tidak pernah benar-benar mudah.Biarpun beberapa kali datang Banjir Besar,Air menggenangi jalan yang telah di bangun.
Harapan Masyarakat setempat pun kembali di uji,dan disaat seperti itulah kepemimpinan tidak hanya dinilai dari proyek,tetapi dari kehadirannya.
Seperti Bergotong royong kembali menjadi kekuatan utama dan bantuan pun dikordinasikan,hingga masyarakatnya saling membantu.
Pemerintah Desa tak tinggal diam.Sontang belajar satu hal yang paling penting :
"Pembangunan Bukan Berarti Bebas Dari Ujian".
Pembangunan adalah : kemampuan seorang pemimpin untuk Bangkit akan tetapi jatuh.
Lebih dari sekedar Infrastruktur perubahan kemudian meluas.Aula Desa Terbenahi, Kegiatan Sosial dan Keagamaan pun kembali hidup.pemerintahan desa pun semakin Tertata,dan ada juga satu hal yang jarang diketahui oleh publik.
Di luar dana desa dan bantuan pemerintah,kepala desa juga mengeluarkan dana pribadi demi mempercepat jalannya pembangunan dan juga membantu kebutuhan masyarakat.bukan untuk pencitraan,akan tetapi karena rasa tanggung jawab terhadap kampung halamannya."Tuturnya".
Langkah itu mungkin tidak selalu terdengar oleh siapapun,dan akan tetapi terasa Bagi Masyarakat setempat.
2026 : Melihat kebelakang,dan Melangkah ke Depan.kini memasuki di thn 2026, Sontang adalah Bukan lagi Desa yang sama seperti di thn 2012.jalan lebih baik,tata kelola pemerintahan lebih rapi, dan Pembangunan Desa pun lebih merata hingga ke dusun dusun.
Namun satu hal yang tak bisa di pungkiri.
Di satu hal yang tak bisa di pungkiri :
Desa ini bergerak maju.
Empat belas tahun bukanlah waktu yang singkat.Ada kritik,Ada dukungan dan Ada dinamika.
Sejarah akan mencatat :
Bahwa perubahan tidak datang dari diam melainkan dari keberanian memulai dan Keteguhan untuk melanjutkan.
Seperti Apa kata Pepatah Lama :
Berakit-rakit Dahulu
Berenang renang
Ketepian.
Bersakit-sakit Dahulu
Baru
Bersenang-senang
Kemudian.
Di thn 2026 ini ,Sontang mulai merasakan buah hasil dari kesabaran yang panjang.
Ditepian sungai yang dulunya lebih sering membawa kecemasan,kini berdiri sebuah Desa yang lebih Kokoh dan indah di pandang, Tertata dan percaya Diri.
Di tahun 2012 itu, Perjalanan hidup ketika seorang Kepala Desa
Terpilih Bukan Hanya Untuk Menjabat.
***Akan Tetapi Untuk
Berjuang***
Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul
( Ismail Marpaung ).



0 comments:
Posting Komentar