Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kuningan Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

*Lapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal di Dalam Lapas*Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Penegasan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi atas informasi yang beredar mengenai dugaan praktik penggunaan telepon genggam ilegal, sewa kamar, jual jabatan tamping, hingga sewa tikar di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan.Keterangan tersebut disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Veazanol Kosuma, yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.Veazanol menjelaskan bahwa Lapas Pasir Pangarayan secara konsisten menerapkan berbagai langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya pelanggaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat pengawasan petugas jaga, baik di dalam blok hunian maupun di pintu utama, serta mengoptimalkan penggunaan mesin X-Ray untuk memeriksa setiap barang yang masuk ke dalam lapas.Selain itu, pihaknya juga secara rutin memberikan sosialisasi kepada petugas dan warga binaan mengenai larangan kepemilikan maupun penggunaan telepon genggam ilegal. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun petugas, Lapas Pasir Pangarayan akan memberikan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku."Tidak benar adanya pemberitaan tersebut. Kami terus melakukan penguatan terhadap petugas jaga, mengaktifkan pemeriksaan melalui X-Ray sebagai langkah deteksi dini, serta memberikan sosialisasi kepada petugas dan warga binaan terkait larangan penggunaan HP ilegal. Jika terbukti melanggar, baik warga binaan maupun petugas akan kami tindak secara tegas sesuai peraturan yang berlaku," ujar Veazanol.Terkait isu adanya praktik sewa kamar, jual jabatan tamping, maupun sewa tikar, Veazanol memastikan bahwa praktik tersebut tidak pernah terjadi di Lapas Pasir Pangarayan. Ia menegaskan bahwa pengangkatan tamping dilakukan berdasarkan mekanisme dan persyaratan yang sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Dalam rangka memperkuat pengawasan, Lapas Pasir Pangarayan juga menjalin sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan razia gabungan secara berkala sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran di dalam lapas."Tidak ada keterlibatan satuan pengamanan dalam praktik sebagaimana yang diberitakan. Kami terus melakukan penguatan kepada seluruh petugas agar tidak melakukan tindakan yang melanggar. Apabila terdapat oknum petugas yang terbukti melakukan pelanggaran, kami akan menindak secara tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.Lapas Pasir Pangarayan menegaskan akan terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan terhadap segala bentuk tindak pidana dan pelanggaran melalui penguatan pengawasan, deteksi dini, serta sinergi dengan Aparat Penegak Hukum. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang bersih, profesional, akuntabel, dan berintegritas. Jurnalis : radius102.com rohul ( Ismail Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran, Bantah Dugaan Praktik Ilegal di Dalam Lapas Rokan Hulu-Pasir Peng...

Postingan Populer

Rabu, 08 April 2026

Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kuningan Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Kuningan – Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas IIA Kuningan pada Rabu (8/4) dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ini diikuti oleh Seluruh petugas serta warga binaan. Seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan dengan khidmat sebagai tanda dimulainya rangkaian Pekan Olahraga dan Seni di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaan upacara, sejumlah petugas dan warga binaan turut mengambil peran, mulai dari perwira upacara, komandan upacara, hingga pembacaan janji atlet dan wasit yang diwakili oleh warga binaan. Keterlibatan aktif ini menjadi bagian dari upaya membangun rasa tanggung jawab dan kebersamaan di lingkungan Lapas.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan bahwa Pekan Olahraga dan Seni merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, serta sportivitas dalam setiap pertandingan yang akan dilaksanakan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Pekan Olahraga dan Seni ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta menciptakan suasana yang kondusif di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan berjalan dengan lancar dan menjadi awal yang baik bagi seluruh rangkaian perlombaan yang akan dilaksanakan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan pengawasan dan koordinasi yang optimal sehingga tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai kebersamaan, disiplin, dan jiwa sportivitas dapat semakin tumbuh di antara petugas dan warga binaan, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang harmonis dan produktif.

((A, Rahmat))

0 comments:

Posting Komentar