ROHUL / RIAU.
Bonai Darussalam. Media Radius 102 Com.
"Ratusan warga yang sudah berkumpul sejak pagi dan dan tak ragu ragu untuk menyampaikan rasa unek unek yg ada.ataupun dikarenakan maraknya dugaan peredaran narkotika dan meningkatnya kasus pencurian.
"Ratusan warga yang sudah berkumpul sejak pagi tak ragu menyampaikan unek-unek. Dengan suara lantang, mereka mengaku resah. Narkoba diduga beredar bebas. Pencurian makin marak. Rasa aman di kampung mereka tergerus.
"Mendengar langsung keluhan itu, Bupati Anton menegaskan sikapnya, Pemerintah kabupaten Rokan Hulu tak akan tinggal diam.
“Peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita. Ini merusak stabilitas sosial. Pemerintah daerah dukung penuh aparat penegak hukum berantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Saya minta masyarakat tenang dan percayakan ini pada aparat,” tegas Anton di hadapan warga.
"Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra langsung menyambut. Nada bicaranya tegas, tak ada ruang untuk penjahat di Bonai Darussalam.
“Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku kejahatan. Informasi dari masyarakat sangat penting dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Kapolres.
"Langkah konkret langsung digulirkan
1. Patroli ditingkatkan di titik rawan Sontang dan Bonai Darussalam.
2. Intelijen diperkuat untuk petakan jaringan narkoba.
3. Operasi khusus digelar tekan narkoba & kriminal konvensional.
"Dialog terbuka itu turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat desa. Suasana yang awalnya tegang berubah kondusif. Lahir komitmen bersama: jaga kampung sendiri.
"Kehadiran Bupati dan Kapolres dinilai jadi “penyejuk” di tengah panasnya situasi. Warga Sontang kini menaruh harapan, janji penindakan itu bukan sekedar kata, tapi nyata di lapangan.
Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
( Ismail Marpaung ).



0 comments:
Posting Komentar