Rokan Hulu-Bonai Darussalam.Media radius102.com
Naufal Arrafi siswa SDN 011 Rambah Hilir,telah meninggal dunia pada Jumat (31/7/2026) Akibat terjebak di tengah tengah jln banjir hingga berjam-jam di ruas Jalan Lintas Provinsi Sontang- Duri yang rusak parah.
Naufal Arrafi uang ber'usia 9 thn bersama sang Paman, Iqbal Hafidz, awalnya dalam perjalanan dari Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rohul menuju Kecamatan Duri, Kabupaten Bengkalis. Namun mobil mereka terjebak macet panjang akibat jalan berlubang dan genangan air,( Banjir ).Diduga, Naufal pingsan dan ternyata telah meninggal karena akibat keracunan AC dalam mobil saat menunggu antrian.
Tragedi ini sangatlah memicu gelombang keprihatinan publik, Sorotan tajam pun tertuju ke Pemerintah Provinsi Riau.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPD) Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMMB) Kabupaten Rohul, Achiruddin, S.Psi dengan tegas menyampaikan, mendesak Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP segera memperbaiki Jalan Lintas Provinsi Sontang-Duri.
"Jalan ini adalah urat nadi perekonomian Masyarakat Rohul dan Bengkalis. Setiap hari dilalui ratusan kendaraan yg mengangkut hasil bumi dan masyarakat yang melintasinya.Kalau rusak dan hancur jln tersebut langsung ekonomi warga," ucap Achiruddin, S.Psi kepada awak media pada Minggu (2/8/2026).
Ketua DPC RMMB Kabupaten Rohul Akhiruddin, S.Psi yang juga Mahasiswa Magister Universitas Medan Area Psikologi (UMA) ini mengaku miris. "Sudah ada korban jiwa. Seorang anak Ber'usia 9 thn telah meninggal dunia diduga keracunan AC dalam mobil karena terjebak macetnya dan antrian panjang di jalan rusak Sontang- Duri tersebut. "Jangan sampai ada lagi anak-anak kita jadi korban lagi karena kelalaian memperbaiki infrastruktur dasar," ujarnya prihatin.
Jika tidak ada respon, DPC RMMB Kabupaten Rohul mengultimatum, akan turun aksi damai.
"Kami minta Pemprov Riau segera perbaiki. Jika tidak, kami akan tanam pohon pisang di jalan tersebut dan demo damai 3 hari berturut-turut di depan Kantor Gubernur Riau,"tegas Achiruddin, S.Psi.
Dilansir dari Riaupos.co, Duka yang sama juga disuarakan Himpunan Mahasiswa Riau (Himarohu Riau).
Ketua Himarohu Riau, Mexi Andrean HM, menyampaikan belasungkawa dan menyebut kejadian ini sebagai peringatan serius.
"Ini bukan persoalan baru. Jalan Sontang-Duri sudah bertahun-tahun dikeluhkan.Tragedi atas Naufal harus jadi titik balik agar pemerintah lebih serius," kata Mexi, Jumat (31/7/2026).
Ketua Himarohu Riau Mexi Andrean HM menegaskan, kerusakan jalan ini menghambat ekonomi dan mengancam keselamatan warga di 3 kabupaten. Ia juga mengapresiasi Kepala Desa Sontang yang juga Ketua DPD APDESI Riau Zulfahrianto, SE yang konsisten memperjuangkan perbaikan jalan tersebut. Namum hingga kini belum ada realisasi.
"Kami mendesak anggota DPRD Riau Dapil Rohul benar-benar memperjuangkan ini. Jangan sampai masyarakat bertanya lagi, harus nunggu korban berikutnya?" tegasnya.
Himarohu Riau berkomitmen mengawal agar perbaikan Jalan Sontang-Duri jadi prioritas Pemprov Riau. Mereka juga menghormati proses penyelidikan penyebab pasti meninggalnya Naufal Arrafi, agar kejadian yang serupa tak terulang."Ungkapnya
Jurnalis : radius102.com Rohul
( I.Marpaung ).



0 comments:
Posting Komentar