All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Tak Berkutik Saat Digerebek, Perempuan Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Tambusai Utara dengan 15 Paket Narkotika

ROKAN HULU-Radius 102 Com. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu kembali berhasil mengungkap kasus peredaran ...

Postingan Populer

Minggu, 21 Juni 2026

Ketua DPC LSM Penjara Rohul B,SiHombing Bersama Jajaran Kunjungi Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.

Suasana kekeluargaan terasa kental saat Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Penjara Kabupaten Rokan Hulu DPC LSM Penjara Rohul melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pengaraian. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC LSM Penjara Rohul dan diikuti oleh seluruh jajaran pengurus serta keanggotaan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjalin komunikasi dan sinergitas yang baik antara LSM Penjara Rohul dengan pihak Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi terkait program pembinaan, pemberdayaan, serta upaya peningkatan kesejahteraan bagi warga binaan pemasyarakatan WBP.

Ketua DPC LSM Penjara Rohul menyampaikan bahwa LSM sebagai mitra kontrol sosial memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pemasyarakatan. “Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap saudara-saudara warga binaan. Kami berharap melalui silaturahmi ini dapat terbangun kerjasama yang baik dalam kegiatan pembinaan kemandirian, pelatihan keterampilan, maupun program sosial lainnya di dalam Lapas,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa prasejarah adalah wadah kearifan yang mengajarkan tentang perjuangan, kesabaran, dan semangat untuk bangkit. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.

Pihak Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian menyambut baik kunjungan tersebut. Kalapas beserta jajaran mengapresiasi kepedulian DPC LSM Penjara Rohul yang telah hadir dan berinisiatif menjalin kerjasama. “Kami sangat terbuka dengan pihak-pihak yang ingin berkontribusi dalam pembinaan warga binaan. Sinergi seperti ini sangat kami perlukan agar program rehabilitasi dapat berjalan optimal,” ungkap Kalapas.[5]

Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persaudaraan. DPC LSM Penjara Rohul berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala demi mewujudkan Lapas yang humanis dan warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat.


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
         ( Ismail Marpaung ).

Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Narmin bersama Linmas melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Banjarsari kota Surakarta, Sabtu (20/06/2026).

Ditegaskan Sertu Narmin Kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."terangnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat   yg ada di wilayah kecamatan Banjarsari."tegasnya .

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."pungkasnya.

Penulis : Arda 72.
Uploaded Image

*​Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Dampingi Petani Desa Cibulan Rawat Tanaman Jagung*


*​KUNINGAN* – Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026).

​Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat menghasilkan panen yang maksimal.

​Melalui sinergi ini, Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan berperan aktif membantu masyarakat dalam pemeliharaan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kuningan.

((Agus Hermawan))

Sabtu, 20 Juni 2026

BANTAHAN TEGAS ATAS PEMBERITAAN DUGAAN GUDANG SOLAR ILEGAL DI SURADADI, TEGAL



TEGAL – Beredarnya pemberitaan yang dimuat salah satu media online terkait dugaan keberadaan gudang solar ilegal berskala besar di wilayah Suradadi, Kabupaten Tegal, dinilai tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Informasi yang menyebut adanya praktik penimbunan BBM jenis solar bersubsidi di sebuah gudang yang berlokasi di Jalur Pantura Suradadi tersebut dibantah keras oleh pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan tanpa konfirmasi dan klarifikasi langsung merupakan bentuk informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Menurut keterangan pihak terkait, hingga saat ini tidak pernah ada pihak dari media yang bersangkutan datang secara langsung untuk melakukan konfirmasi, meminta penjelasan, maupun bertemu dengan pihak terkait di lokasi yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut.

"Jika memang informasi yang mereka miliki benar dan didukung bukti yang kuat, mengapa tidak datang langsung ke lokasi, bertemu dengan pihak yang dituduh, dan melakukan konfirmasi sesuai kaidah jurnalistik? Jangan hanya membuat asumsi yang kemudian dipublikasikan sehingga merugikan pihak lain," ujar Husni yang berada di lokasi.

Pihak terkait juga menilai bahwa pemberitaan tersebut cenderung menggiring opini seolah-olah telah terjadi pelanggaran hukum, padahal hingga saat ini tidak ada penetapan tersangka, tidak ada penyegelan lokasi, dan tidak ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan adanya tindak pidana sebagaimana dituduhkan.

Dalam praktik jurnalistik yang profesional, prinsip keberimbangan atau cover both sides menjadi hal yang wajib dilakukan sebelum sebuah berita dipublikasikan. Namun dalam kasus ini, pihak yang dituding mengaku tidak pernah dihubungi untuk memberikan penjelasan maupun hak jawab.

Masyarakat pun diimbau agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh. Segala dugaan pelanggaran hukum seharusnya diserahkan kepada aparat yang berwenang melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui tuduhan sepihak yang berpotensi menimbulkan fitnah.

Apabila pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut merasa memiliki bukti yang kuat, mereka dipersilakan untuk datang langsung ke lokasi, menunjukkan data yang dimiliki, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar persoalan dapat diselesaikan secara terbuka dan objektif.

Pihak yang merasa dirugikan juga tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar apabila terbukti mencemarkan nama baik atau menimbulkan kerugian materiil maupun immateriil.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan menunggu fakta serta keterangan resmi dari pihak berwenang, bukan berdasarkan dugaan atau narasi yang belum terbukti kebenarannya.

(Cephy)

Polindra Peroleh Lisensi LSP, Siap Jadi Pusat Sertifikasi Kompetensi di Indramayu



 
Indramayu, Radius102.com – Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) resmi memperoleh Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi kampus vokasi di Kabupaten Indramayu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan daya saing di dunia kerja. 

Penyerahan lisensi dilakukan bersamaan dengan Seminar Peran Sertifikasi Kompetensi BNSP yang menghadirkan Ketua BNSP, Syamsul Hari, sebagai narasumber utama.

Kegiatan berlangsung di Gedung Student Center (GSC) Lantai 7 Polindra, Jumat 19 Juni 2026. 

Acara tersebut dihadiri Direktur Polindra Rofan Aziz, Wakil Direktur Bidang Akademik, Ketua LSP Polindra Muhamad Ali Fikri, para ketua jurusan, kepala program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta karyawan Polindra. 

Dalam sambutannya, Direktur Polindra Rofan Aziz menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua BNSP yang telah hadir secara langsung untuk menyerahkan lisensi sekaligus memberikan pemaparan mengenai pentingnya sertifikasi kompetensi bagi dunia pendidikan vokasi. 

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi vokasi, Polindra memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang terukur dan diakui dunia industri.

“Pemberian lisensi LSP dan seminar ini sangat penting bagi Polindra. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas lulusan sehingga mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain maupun kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujarnya. 

Rofan juga menyoroti perkembangan kawasan industri di wilayah Losarang yang diproyeksikan membutuhkan ribuan tenaga kerja dalam beberapa tahun ke depan. 

Menurutnya, keberadaan LSP di Polindra dapat menjadi bagian dari solusi dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai kebutuhan industri. 

“Kawasan industri di Losarang nantinya membutuhkan sekitar 3.000 tenaga kerja. Polindra ingin berkontribusi dengan menghadirkan proses sertifikasi kompetensi yang dapat membantu masyarakat, khususnya warga Indramayu, agar memiliki pengakuan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” katanya.

Sementara itu, Ketua BNSP Syamsul Hari menjelaskan bahwa pemberian lisensi kepada Polindra merupakan bagian dari tugas BNSP dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga sertifikasi profesi di Indonesia. 

Menurutnya, keberadaan LSP di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas lulusan melalui proses uji kompetensi yang objektif dan sesuai standar nasional.

“BNSP memberikan lisensi kepada Polindra karena telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Kami berharap LSP Polindra dapat melaksanakan uji kompetensi secara profesional, tepat, dan sesuai standar yang berlaku,” ungkapnya. 
Syamsul menegaskan bahwa dengan lisensi tersebut, Polindra kini memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. 
Sertifikat yang diterbitkan melalui mekanisme BNSP memiliki pengakuan secara nasional dan dapat mendukung pengakuan kompetensi di tingkat internasional.

Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi tidak hanya memberikan manfaat bagi institusi pendidikan, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi tenaga kerja dalam memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif. 

“Sertifikasi kompetensi memberikan bukti bahwa seseorang memiliki kemampuan sesuai standar profesi tertentu. Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi tenaga kerja karena kompetensinya diakui secara resmi,” jelasnya. 

Di kesempatan yang sama, Ketua LSP Polindra Muhamad Ali Fikri menyampaikan bahwa lisensi yang diperoleh menjadi awal dari penguatan budaya kompetensi di lingkungan kampus.

Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, dosen, dan dunia industri perlu terus ditingkatkan agar standar kompetensi yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional. 

“Dengan lisensi dari BNSP, Polindra dapat menyelenggarakan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan masyarakat. Kami berharap seluruh sivitas akademika dapat bersinergi dalam membangun standar kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global,” ujarnya. 

Dengan diperolehnya lisensi LSP dari BNSP, Polindra semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang berorientasi pada kompetensi. 

Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

( Maharudin/MHR Kabiro )

LAPAS PASIR PANGARAYAN DUKUNG SEMINAR NASIONAL ANTI KORUPSI DI UPP



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, menghadiri Seminar Nasional Anti Korupsi dalam rangka kegiatan Marwah Preneur Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian.

Seminar nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPP, Lufita Nur Alfiah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, terhadap bahaya korupsi.

"Seminar nasional anti korupsi ini kami bagi ke dalam tiga sesi utama, yaitu regulasi dan kepemudaan, audit dan akuntabilitas, serta budaya dan integritas. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas di tengah masyarakat," ujar Lufita.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Arif Eka Saputra selaku Anggota DPD RI, Prof. Ali Yusri dari Universitas Riau, serta Dr. Hera Deswita dari LPPP UPP, yang membahas berbagai perspektif terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kasubag Tata Usaha Denny Rio Sandy menyampaikan bahwa kehadiran pihak Lapas merupakan bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus komitmen dalam mendukung gerakan anti korupsi di Kabupaten Rokan Hulu.

"Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, sekaligus bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penguatan nilai-nilai integritas," ungkap Denny.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dalam upaya menciptakan generasi yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.
(Humas/FR)


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

*​Satlantas Polres Kuningan Bersinergi dengan Dinas Pertanian Pantau Ketahanan Pangan di Desa Cibulan*


*​KUNINGAN* – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan monitoring rutin perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian milik Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

​Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/6), personel Satlantas Polres Kuningan turun langsung ke lapangan mendampingi petugas penyuluh dari Dinas Pertanian setempat. Mereka mengecek kondisi fisik tanaman, kesehatan lahan, serta memastikan pertumbuhan jagung berjalan optimal tanpa kendala hama maupun masalah irigasi.

*​Mendorong Kesejahteraan Petani*

​Kepedulian Satlantas Polres Kuningan dalam sektor pertanian ini merupakan upaya proaktif kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung sektor ekonomi kerakyatan.

​"Kolaborasi rutin ini kami lakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh subur. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan yang maksimal agar hasil panen nanti bisa melimpah," ujar perwakilan personel Satlantas di sela-sela kegiatan.

​Pihak kepolisian berharap, pendampingan intensif ini dapat menjadi motivasi bagi Kelompok Tani Desa Cibulan untuk terus berinovasi. Dengan sinergi yang terjaga antara aparat, pemerintah daerah, dan para petani, diharapkan hasil panen jagung ke depan akan jauh lebih memuaskan.

​Keberhasilan panen yang melimpah nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur kesuksesan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kuningan, namun yang terpenting adalah mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan para petani di Desa Cibulan secara berkelanjutan.

((Agus Hermawan))

Jumat, 19 Juni 2026

Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Melaksanakan Patroli Malam di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Sertu Supriyanto  melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Banjarsari kota Surakarta, Jum'at (19/06/2026).

Dikatakan Sertu Supriyanto kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."terangnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat   yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Indramayu Perkuat Strategi Kendali Inflasi Dan Akselerasi Digitalisasi Daerah



Indramayu,Sergaptarget.com  Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Bank Indonesia menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026. Acara berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indramayu, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan digelar untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempercepat transformasi digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir secara virtual melalui Zoom Meeting sekaligus membuka kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemkab Indramayu dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Menurut Bupati Lucky, berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk mengendalikan inflasi. Di antaranya penyelenggaraan gerakan pasar murah, operasi pasar bersubsidi (OPADI), serta mendorong masyarakat menanam cabai guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok.

Selain itu, Bupati Lucky Hakim juga menegaskan pentingnya percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi pendapatan daerah.

Menurut Bupati Lucky, Pemkab Indramayu telah menerbitkan sejumlah kebijakan pendukung. Di antaranya peta jalan implementasi transaksi pemerintah daerah dan penggunaan layanan digital perbankan dalam transaksi keuangan di lingkungan perangkat daerah serta mitra kerja pemerintah.

"Sinergitas dan kolaborasi harus dilaksanakan lintas sektor, baik perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha maupun seluruh pihak terkait," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan, pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi ekonomi daerah merupakan dua agenda strategis yang sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah dan daya beli masyarakat.

"Koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga, terutama di tengah meningkatnya tekanan harga sejumlah komoditas pangan seperti bawang, cabai, dan beras. Target inflasi tahun 2026 ditetapkan pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen atau 2,5 persen plus minus 1 persen, sehingga diperlukan langkah bersama untuk menjaga keterjangkauan harga dan kelancaran distribusi pangan," ujarnya.

Wihujeng juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi fenomena El Nino yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat, Indramayu dinilai perlu menyiapkan strategi yang tepat untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas pasokan.

Di bidang digitalisasi, Bank Indonesia terus mendorong percepatan ETPD guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu Dudi Barmana memaparkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Indramayu selama semester pertama tahun 2026.Menurutnya, IPH digunakan sebagai indikator untuk memantau perkembangan harga bahan pangan dan melihat pergerakan inflasi daerah.

"Berdasarkan hasil pemantauan, cabai merah menjadi salah satu komoditas yang paling memengaruhi perubahan IPH, bersama beras, daging, dan telur. Sepanjang semester pertama tahun 2026 terjadi fluktuasi harga pangan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya pengendalian harga secara berkelanjutan  demi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.cm

Melalui HLM TPID dan TP2DD tahun 2026 kolaborasi yang baik diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan menyukseskan visi Indramayu Reang. 

(Nana. S)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel


CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Lomba Menembak Eksekutif yang berlangsung di Lapangan Tembak Dharma Ksatria Sat Brimob Yon C Pelopor Talun, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Mountoya, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Lomba menembak ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polresta Cirebon dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus sebagai ajang peningkatan kemampuan personel Polri dalam bidang menembak secara profesional, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar Kompol Apt. Bagus Amrulloh Nuru Imamawan, S.Farm., S.I.K., Wadanyon Kompol Dudin Taptjani, S.Sos., serta para Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, personel Polresta Cirebon, dan personel Brimob Yon C Pelopor.

Kegiatan lomba menembak eksekutif ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat sinergitas, soliditas, serta jiwa korsa antar personel Polri. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin harmonis antar satuan fungsi maupun antar satuan wilayah dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kemampuan teknis personel, khususnya dalam penggunaan senjata api secara aman dan profesional.

"Lomba menembak ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan dasar personel Polri, terutama dalam hal konsentrasi, ketelitian, pengendalian diri, serta kedisiplinan dalam penggunaan senjata api. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polresta Cirebon," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa peningkatan kemampuan personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks di tengah dinamika masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan melalui kegiatan seperti lomba menembak ini akan terus didorong secara berkelanjutan.

Selain aspek peningkatan kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing bagi personel di tengah padatnya tugas operasional, sehingga diharapkan dapat menjaga semangat, motivasi, serta mentalitas kerja yang tetap optimal.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan mengedepankan faktor keselamatan. Peserta lomba mengikuti setiap tahapan dengan penuh antusias serta tetap mematuhi aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan panitia.

Kegiatan Lomba Menembak Eksekutif Polresta Cirebon dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta semangat pengabdian seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penuh Haru, Kapolres Rohul Beri Dukungan untuk Personel Sakit Menahun dan Santuni Anak Yatim


ROKAN HULU.
Media Radius 102 Com.

Kepedulian terhadap keluarga besar Polri kembali ditunjukkan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si Melalui kegiatan anjangsana yang dilaksanakan pada Jumat (19/6/2026), Kapolres bersama jajaran mengunjungi warakauri, personel yang mengalami sakit menahun, serta memberikan santunan kepada anak yatim di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.05 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para purnawirawan, keluarga anggota Polri yang telah wafat, serta personel yang tengah berjuang melawan sakit.

Dalam kegiatan itu, AKBP Emil Eka Putra didampingi Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, sejumlah pejabat utama Polres Rohul, personel Satresnarkoba, serta pengurus Bhayangkari Cabang Rokan Hulu.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak rombongan tiba di lokasi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari tuan rumah yang mewakili keluarga penerima anjangsana, dilanjutkan penyampaian belasungkawa dan motivasi dari Kapolres Rokan Hulu kepada keluarga yang ditinggalkan maupun personel yang sedang sakit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa keluarga besar Polri tidak pernah melupakan jasa para anggota yang telah mengabdikan diri kepada institusi maupun masyarakat. Menurutnya, kegiatan anjangsana bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian dan ikatan emosional yang terus terjalin di lingkungan keluarga besar Polri.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan kami terhadap keluarga purnawirawan, warakauri, personel yang sakit menahun, serta anak-anak yatim. Kami ingin memastikan bahwa mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri yang selalu mendapat perhatian dan dukungan,” ujar AKBP Emil Eka Putra.

Selain menyampaikan doa dan dukungan moril, rombongan juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Ketua RT 09 RW 02 Dusun Luba Hilir, Taslim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polres Rokan Hulu kepada warga dan keluarga besar Polri. Menurutnya, kehadiran langsung Kapolres beserta rombongan memberikan semangat serta kebahagiaan tersendiri bagi para penerima kunjungan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang berlangsung khidmat. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Polres Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan penghormatan kepada keluarga besar Polri yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian institusi kepada bangsa dan negara. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan



Rokan Hulu - Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, bersama Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, dan jajaran Sub Seksi Perawatan melaksanakan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terkait penguatan sarana dan prasarana kesehatan bagi Klinik Pratama Lapas, Jumat (19/06). 

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Lapas Pasir Pangarayan dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Pasir Pangarayan diterima langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. 

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu siap bersinergi dan mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan Lapas Pasir Pangarayan," ujar Bupati Rokan Hulu, Anton.

Dukungan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat kerja sama antara Lapas Pasir Pangarayan dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan berkelanjutan.

Melalui koordinasi ini, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu komitmen yang terus diupayakan oleh Lapas Pasir Pangarayan dalam rangka memenuhi hak-hak warga binaan.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap kualitas layanan kesehatan di Lapas Pasir Pangarayan dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan," ujar Efendi.

Melalui kolaborasi yang terjalin dengan baik antara Lapas Pasir Pangarayan dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, diharapkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan dapat terus meningkat sehingga memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan dan kesejahteraan warga binaan selama menjalani masa pidana.


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Cirebon Gelar Bakti Religi dan Serahkan Bantuan Peralatan Kebersihan di Makam Keramat Pangeran Cakrabuana

Cirebon – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Bakti Religi di kawasan Makam Kramat Pangeran Cakrabuana (Mbah Kuwu Sangkan), Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian situs sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Cirebon.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Kasat Polair Polresta Cirebon Kompol Akmadi, S.H., M.H., para pejabat utama, perwira, serta personel Polresta Cirebon. Kehadiran jajaran kepolisian tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kegiatan Bakti Religi tersebut, personel Polresta Cirebon melaksanakan kerja bakti membersihkan area makam, halaman, jalan akses menuju lokasi, saluran air, serta fasilitas umum lainnya yang berada di sekitar kawasan Makam Kramat Pangeran Cakrabuana. Dengan penuh semangat kebersamaan, seluruh peserta kegiatan bergotong royong membersihkan lingkungan guna menciptakan suasana yang lebih bersih, nyaman, dan tertata bagi masyarakat maupun para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Makam Kramat Pangeran Cakrabuana atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Kuwu Sangkan merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan sejarah Cirebon. Oleh karena itu, kebersihan dan kelestarian kawasan tersebut menjadi tanggung jawab bersama agar tetap terjaga sebagai warisan budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan bahwa kegiatan Bakti Religi tidak hanya sekadar aksi bersih-bersih lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.

Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya momentum peringatan institusi Polri, melainkan juga kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

“Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, nilai-nilai budaya, dan tempat-tempat yang memiliki makna sejarah bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol Imara Utama.

Selain melaksanakan kerja bakti, Polresta Cirebon juga menyerahkan bantuan berupa alat-alat kebersihan kepada pengelola kawasan Makam Kramat Pangeran Cakrabuana. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai perlengkapan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Polresta Cirebon terhadap upaya menjaga kebersihan kawasan makam yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata religi dan ziarah masyarakat. Dengan tersedianya sarana kebersihan yang memadai, diharapkan kondisi lingkungan dapat terus terjaga sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Kegiatan Bakti Religi ini juga dilaksanakan secara serentak oleh 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah hukum masing-masing. Berbagai lokasi dipilih sebagai sasaran kegiatan, mulai dari masjid, musala, gereja, tempat ibadah lainnya, hingga situs sejarah dan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan secara serentak tersebut menjadi bukti nyata semangat kebersamaan seluruh jajaran Polresta Cirebon dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian, seluruh personel juga didorong untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Melalui tema besar Hari Bhayangkara ke-80 dan semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polresta Cirebon terus berupaya memperkuat sinergitas dengan masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa. Hubungan yang harmonis tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan Bakti Religi yang berlangsung di Makam Kramat Pangeran Cakrabuana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran anggota Polri yang turut bergotong royong membersihkan lingkungan dinilai sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat yang selama ini terus dibangun.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang menjadi nilai utama Hari Bhayangkara ke-80 dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

(Agus Hermawan)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel


CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Lomba Menembak Eksekutif yang berlangsung di Lapangan Tembak Dharma Ksatria Sat Brimob Yon C Pelopor Talun, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Mountoya, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Lomba menembak ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polresta Cirebon dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus sebagai ajang peningkatan kemampuan personel Polri dalam bidang menembak secara profesional, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar Kompol Apt. Bagus Amrulloh Nuru Imamawan, S.Farm., S.I.K., Wadanyon Kompol Dudin Taptjani, S.Sos., serta para Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, personel Polresta Cirebon, dan personel Brimob Yon C Pelopor.

Kegiatan lomba menembak eksekutif ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat sinergitas, soliditas, serta jiwa korsa antar personel Polri. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin harmonis antar satuan fungsi maupun antar satuan wilayah dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kemampuan teknis personel, khususnya dalam penggunaan senjata api secara aman dan profesional.

"Lomba menembak ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan dasar personel Polri, terutama dalam hal konsentrasi, ketelitian, pengendalian diri, serta kedisiplinan dalam penggunaan senjata api. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polresta Cirebon," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa peningkatan kemampuan personel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks di tengah dinamika masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan melalui kegiatan seperti lomba menembak ini akan terus didorong secara berkelanjutan.

Selain aspek peningkatan kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing bagi personel di tengah padatnya tugas operasional, sehingga diharapkan dapat menjaga semangat, motivasi, serta mentalitas kerja yang tetap optimal.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan mengedepankan faktor keselamatan. Peserta lomba mengikuti setiap tahapan dengan penuh antusias serta tetap mematuhi aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan panitia.

Kegiatan Lomba Menembak Eksekutif Polresta Cirebon dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta semangat pengabdian seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Agus Hermawan)

Satreskrim Polres Rokan Hulu Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Bangun Purba, Pelaku Ditangkap Setelah Buron Empat Bulan



ROKAN HULU.
Media Radius 102 Com.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Kecamatan Bangun Purba. Seorang pria berinisial RPS berhasil diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian dua unit telepon genggam milik warga.

Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu AKP Tony Prawira, S.Tr.K, S.I.K, M.H menyatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban yang kehilangan dua unit handphone saat rumahnya dibobol pelaku pada Sabtu, 21 Februari 2026 lalu. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta dan melaporkannya ke Polres Rokan Hulu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, personel Unit I Satreskrim Polres Rokan Hulu bersama Tim Resmob memperoleh informasi terkait keberadaan terduga pelaku di wilayah Desa Bangun Purba. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera bergerak melakukan pencarian dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat dilakukan interogasi awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya telah masuk ke rumah korban dan mengambil dua unit handphone pada saat rumah dalam keadaan kosong. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Rokan Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pencurian terjadi ketika korban dan suaminya sedang melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih. Setelah kembali ke rumah, mereka mendapati kondisi pintu belakang dan terali rumah dalam keadaan terbuka. Kecurigaan semakin menguat setelah salah satu handphone milik keluarga tidak ditemukan.

Korban kemudian menemukan jejak lumpur di dalam rumah dan mendapati akses melalui plafon kamar mandi dalam kondisi terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui dua unit handphone milik keluarga telah raib dibawa pelaku.

Dari tangan tersangka, Tim turut mengamankan barang bukti berupa satu kotak handphone merek Samsung Galaxy A35 5G yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Polres Rokan Hulu dan dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f juncto Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

*​Sinergi Satlantas Polres Kuningan dan Dinas Pertanian Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Cibulan*


​KUNINGAN – Sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal program pertanian. Pasca kegiatan penanaman jagung yang dilakukan bersama kelompok tani di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, kini personel Satlantas aktif melakukan pemantauan perkembangan tanaman secara berkala.

​Kegiatan monitoring ini dilakukan dengan menggandeng petugas dari Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bibit jagung yang telah ditanam mendapatkan perawatan yang tepat, sehingga mampu tumbuh dengan optimal.

​"Kami tidak hanya sekadar menanam, tetapi kami ingin memastikan program ini berkelanjutan. Oleh karena itu, kami bersama rekan-rekan dari Dinas Pertanian rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi tanaman jagung tersebut," ujar perwakilan Satlantas Polres Kuningan.

​Dalam kunjungan rutin tersebut, petugas melakukan pengecekan kesehatan tanaman dan memberikan arahan teknis kepada para petani terkait metode perawatan, pemupukan, hingga pengendalian hama. Langkah preventif dan edukatif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kegagalan panen.

​Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Satlantas Polres Kuningan untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat, khususnya para petani di Desa Cibulan.

​Melalui pendampingan yang intensif ini, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat melimpah dan memberikan dampak positif bagi ekonomi serta kesejahteraan kelompok tani di Desa Cibulan. Dengan kerja keras dan pengawasan yang berkelanjutan, sinergi antara Polri dan instansi terkait ini optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kabupaten Kuningan.

(Agus Hermawan)

Kamis, 18 Juni 2026

Proyek Underpas Jatibarang Yang Semula Dilaksanakan Mei 2026 Ditunda Tahun 2027




Indramayu, Sergaptarget.com
Proyek pembangunan Underpass Kereta Api Jatibarang yang semula direncanakan mulai dikerjakan pada Mei 2026 dipastikan mengalami penundaan dan baru akan dilaksanakan pada tahun 2027. Kepastian tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, Rabu (17/6/2026).

Menurut Ahmad Syadali, perubahan jadwal pembangunan berkaitan dengan mekanisme penganggaran yang sebelumnya direncanakan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Awalnya percepatan pembangunan direncanakan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) karena dianggap mendesak dan harus segera dilaksanakan. Namun, karena pelaksanaannya bergeser ke tahun 2027, penggunaan BTT tidak lagi memungkinkan. Jika dipaksakan, justru dinilai tidak rasional dari sisi penganggaran,” ujarnya.

Meski pelaksanaan konstruksi mengalami penundaan hingga tahun depan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan seluruh tahapan persiapan nonfisik tetap berjalan sesuai rencana.

Saat ini, Pemkab Indramayu tengah menyelesaikan proses appraisal atau penilaian dampak pembangunan. Penilaian tersebut meliputi inventarisasi bangunan warga yang terdampak, luas lahan yang akan digunakan, hingga potensi dampak terhadap aktivitas usaha masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga proses pembangunan Underpass Jatibarang dapat dimulai pada tahun 2027 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

(Nana. S)

Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat di Surau Suluk Al-Istiqomah



Rokan Hulu - Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar lingkungan Lapas pada Kamis (18/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Surau Suluk Al-Istiqomah sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan antara Pemasyarakatan dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Pasir Pangarayan didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai Lapas Pasir Pangarayan. Bantuan sosial yang disalurkan berupa kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Lapas Pasir Pangarayan dan masyarakat sekitar.

Pelaksanaan bantuan sosial ini sejalan dengan salah satu poin dalam 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pada hari ini, kami dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan bakti sosial ke Surau Suluk Al-Istiqomah. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan setiap bulannya, yang merupakan program aksi dari Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, dan semoga apa yang kami berikan pada hari ini dapat bermanfaat bagi surau suluk ini, karena memang pemasyarakatan bermanfaat untuk masyarakat, pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat," ujar Kalapas.

Perwakilan penerima bantuan sosial menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh jajaran Lapas Pasir Pangarayan.

"Mudah-mudahan kebaikan bapak semua ini cuma Allah yang bisa membalasnya," ungkap salah seorang perwakilan penerima bantuan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap dapat terus memperkuat kepedulian sosial serta menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Kehadiran Pemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.


      Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba,SH MH untuk wujudkan Asta Cita Swasembada Ketahanan Pangan Nasional



Rokan Hulu -Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.

Komitmen Polri mendukung ketahanan pangan kembali dibuktikan Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK, M.Si melalui Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba, SH MH untuk wujudkan Asta Cita Swasembada ketahanan pangan nasional.

Kegiatan penanaman tersebut pada Jumat (12/6/2026), Kapolsek Ujung Batu Kompol Jusup Purba, SH MH turun langsung ke lahan seluas 1 hektar di RT 04 RW 11, Dusun RK Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Bersama petani Pak Mulyono, beliau melakukan penanaman jagung pipil dari awal.

Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba, SH,MH menjelaskan, ketahanan pangan bukan sekadar program di atas kertas. Harus dimulai dari lumpur ladang bersama petani.
BACA JUGA
“Kapolsek harus ada di ladang kalau petani sudah bekerja. 1 hektar jagung ini kita tanam bersama Pak Mulyono untuk menunjang kesejahteraan beliau dan warga RK Harapan,” tegas Kompol Jusup Purba, SH MH.

Kegiatan ini bagian dari dukungan Polsek Ujung Batu terhadap program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba, SH, MH menegaskan, tugas Polri hari ini adalah memastikan setiap jengkal tanah produktif dan petani tidak berjuang sendirian.

“Kita kawal dari tanam sampai panen. Kalau petani sejahtera, Ujung Batu kuat. Kalau Ujung Batu kuat, Kabupaten Rohul ikut kuat,” tambah Kompol Jusup Purba, SH MH.

Kehadiran Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba, SH, MH di tengah warga disambut hangat. Semangat kebersamaan Polri-Petani diharapkan terus terjalin demi pertanian Ujung Batu yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung situasi penuh dengan rasa syukur,Lancar Aman,Tertib dan kondusif.


       Jurnalis : Radius 102 Com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Petik Hasil Pembinaan, Lapas Kuningan Panen Melon dari SAE Pertanian

Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan panen melon yang dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian Lapas Kuningan, Kamis (18/06).

Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, *Sukarno Ali* , serta diikuti oleh pejabat struktural, staf, dan CPNS Lapas Kuningan. Panen melon ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang selama ini dijalankan oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas.

Dari kegiatan tersebut berhasil diperoleh hasil panen sebanyak 20 kilogram melon. Hasil panen ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan program pembinaan, tetapi juga merupakan sarana pembelajaran dan pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, *Sukarno Ali* , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan pembinaan kemandirian serta dukungan terhadap ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan produktif yang bermanfaat. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian bagi warga binaan,” ujar *Sukarno Ali* .

Keberhasilan panen melon ini menunjukkan efektivitas program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Kuningan. Ke depan, Lapas Kuningan akan terus mengembangkan sarana pertanian serta melakukan diversifikasi tanaman guna meningkatkan produktivitas dan manfaat program bagi warga binaan.
Melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kuningan berkomitmen untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

((Red.))