Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengajak kelompok suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk menjaga persaudaraan meskipun mendukung klub sepak bola yang berbeda. Ajakan tersebut disampaikan dalam deklarasi damai yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Kamis (23/10/2026), sebagai upaya memperkuat persatuan dan mencegah terjadinya kembali aksi kekerasan antarsuporter.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut dihadiri perwakilan kelompok suporter Persib Bandung atau Bobotoh dan kelompok suporter Persija Jakarta atau Jakmania. Pertemuan ini menjadi ruang bagi kedua kelompok untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan, serta menyepakati pentingnya menjaga sikap saling menghormati dalam mendukung klub sepak bola kebanggaan masing-masing.
Dalam deklarasi tersebut, Kapolres Cirebon Kota menekankan bahwa perbedaan pilihan klub sepak bola tidak seharusnya menjadi alasan bagi siapa pun untuk melakukan permusuhan maupun tindakan kekerasan. Rivalitas dalam olahraga hendaknya diwujudkan melalui dukungan yang sportif, kreativitas suporter, dan semangat kompetisi yang sehat tanpa mengabaikan keselamatan serta hak orang lain.
Kapolres juga mengingatkan bahwa peristiwa pelemparan bus yang membawa rombongan suporter Persija Jakarta di Jalan Tol Palikanci merupakan tindakan oknum yang tidak dapat digeneralisasi sebagai perbuatan seluruh kelompok suporter tertentu. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menyikapi peristiwa tersebut secara bijak dan tidak memperluas persoalan hingga menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, perwakilan Bobotoh dan Jakmania diajak menjadikan peristiwa yang telah terjadi sebagai bahan evaluasi bersama untuk membangun budaya suporter yang lebih dewasa. Sikap saling menghargai, menahan diri dari provokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu permusuhan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan baik antarkelompok, baik di dalam maupun di luar stadion.
Kapolres Cirebon Kota turut mengimbau para suporter agar tidak kembali memperpanjang persoalan yang telah terjadi dan lebih mengutamakan semangat persaudaraan. Dukungan terhadap klub sepak bola dapat tetap ditunjukkan dengan penuh kebanggaan, tetapi harus disertai tanggung jawab, kedewasaan, dan penghormatan terhadap suporter lain yang memiliki pilihan berbeda.
Deklarasi damai ini juga menegaskan pentingnya peran para koordinator dan perwakilan kelompok suporter dalam menyampaikan pesan positif kepada anggotanya. Dengan komunikasi yang baik dan komitmen bersama, para suporter diharapkan mampu mencegah tindakan provokatif serta membangun lingkungan olahraga yang lebih aman melalui sinergi polisi bersama masyarakat.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa persatuan dan persaudaraan harus tetap dijaga di tengah perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola. Menurutnya, sepak bola semestinya menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat, bukan menjadi pemicu pertikaian yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Berbeda klub sepak bola bukan berarti kita harus bermusuhan, karena kita tetap bersaudara sebagai sesama anak bangsa. Kami mengajak seluruh suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk menunjukkan dukungan secara sportif, tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga keamanan, dan membangun kebersamaan. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau tindakan yang melanggar hukum, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 agar segera mendapatkan penanganan. Melalui semangat berbeda klub, tetap bersaudara, polisi bersama masyarakat dapat menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan olahraga yang saling menghormati,” tegas Kapolres.



0 comments:
Posting Komentar