All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas, Jaga Lingkungan Tetap Aman Dan Kondusif

Surakarta - Sertu Agus anggota piket Koramil - 01 Laweyan Kodim Surakarta bersama dengan anggota Linmas melaksanakan patroli diwilay...

Postingan Populer

Rabu, 16 September 2026

Gerak Cepat Padamkan Api, TNI dan Unsur Gabungan Tuntaskan Karhutla di Gunung Mah Gemplah


Uploaded Image

Wonogiri – Aksi cepat penanggulangan kembali dilakukan. TNI bersama unsur gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Gunung Mah Gemplah, Lingkungan Pendem, Kelurahan Selopuro, Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026)

Personel dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek, BPBD, SAR, dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Tim tidak hanya fokus memadamkan titik api, namun juga melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat.

“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Selain pemadaman, personel gabungan juga memantau kawasan-kawasan rawan karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api kepada aparat atau instansi terkait.

TNI dan unsur gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya penanggulangan karhutla guna melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.

Dengan koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, diharapkan penanganan karhutla dapat berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

TNI Dan Unsur Gabungan Padamkan Karhutla Di Gunung Mah Gemplah


Uploaded Image

Wonogiri  — TNI bersama unsur gabungan melaksanakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di gunung Mah Gemplah Lingkungan  Pendem Kelurahan Selopuro Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026). Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel, pemadaman titik api, pendinginan, serta pemantauan untuk mencegah kebakaran meluas.

Personel TNI dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek,BPBD,SAR dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Selain memadamkan api, tim melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melakui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla memerlukan koordinasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Personel gabungan juga memantau kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait.

TNI dan unsur gabungan berkomitmen melanjutkan upaya penanggulangan karhutla untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.

Melalui koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, penanganan karhutla diharapkan berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.

Penulis : Arda 72

TERKAIT DUGAAN PELANGGARAN DAS PT ANDIKA PERMATA SAWIT LESTARI


ROKAN HULU- Media Radius102.com Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat (MERIAM) mendorong Ditreskrimsus Polda Riau segera menyampaikan kepada publik perkembangan dan hasil pemeriksaan lapangan yang telah dilakukan bersama tim ahli terkait dugaan pelanggaran kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dikaitkan dengan PT Andika Permata Sawit Lestari.

Koordinator Aliansi MERIAM, Aminuddin Harahap, S.I.Kom, mengatakan bahwa turunnya Ditreskrimsus Polda Riau bersama tim ahli ke lapangan merupakan bagian penting dalam proses pendalaman perkara. Karena itu, menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan kejelasan mengenai apa yang telah ditemukan dan bagaimana tindak lanjut penegakan hukumnya.

> “Kami mendorong Polda Riau tidak berhenti pada pemeriksaan lapangan. Publik menunggu penjelasan mengenai hasil pemeriksaan tim ahli dan langkah hukum selanjutnya,” ujar Aminuddin.



Menurut MERIAM, keterbukaan informasi tetap harus ditempatkan dalam koridor hukum. Polda Riau tidak perlu membuka materi penyelidikan yang memang dapat mengganggu proses penegakan hukum. Namun, informasi yang secara hukum dapat disampaikan kepada masyarakat dinilai penting untuk dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

“Kami meminta Ditreskrimsus Polda Riau menggelar konferensi pers. Jelaskan apa yang memang bisa dijelaskan kepada publik: objek apa yang diperiksa, hasil yang dapat disampaikan, serta bagaimana tindak lanjutnya,” tegasnya.

MERIAM juga meminta tim ahli bekerja secara netral, objektif dan profesional, dengan menjadikan kondisi faktual di lapangan serta ketentuan hukum sebagai dasar pemeriksaan.

Di tengah beredarnya berbagai foto dan video yang disebut memperlihatkan aktivitas perkebunan di area yang dipersoalkan, MERIAM menilai seluruh materi tersebut perlu ditempatkan sebagai bahan yang harus diverifikasi dan diuji oleh aparat penegak hukum, bukan langsung dijadikan kesimpulan mengenai adanya tindak pidana.

Jika dari hasil pemeriksaan dan alat bukti ditemukan adanya dugaan tindak pidana yang memenuhi unsur hukum, MERIAM mendorong proses tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai alat bukti serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebaliknya, apabila masih diperlukan pendalaman, Polda Riau diharapkan menjelaskan perkembangan tersebut secara proporsional kepada masyarakat.

“Kami tidak meminta hukum berjalan karena tekanan. Kami meminta hukum berjalan berdasarkan fakta, kajian ahli dan alat bukti. Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya tanpa kejelasan,” kata Aminuddin.

MERIAM menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut secara kritis dan meminta proses penegakan hukum berjalan profesional serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

PUBLIK MENUNGGU HASIL. PUBLIK MENUNGGU KEJELASAN.

SEGERA GELAR KONFERENSI PERS!

Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat (MERIAM)
Koordinator: Aminuddin Harahap, S.I.Kom

       Jurnalis : radius102.com
        ( I.Marpaung ).

Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Gandeng BPBD dan Damkar Rohul


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102 com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar Sosialisasi Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan dalam Menghadapi Kondisi Bencana Alam sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas dan Warga Binaan dalam menghadapi situasi darurat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan diikuti oleh petugas Lapas dan Warga Binaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba, Sekretaris BPBD Kabupaten Rokan Hulu Zuljandri Rosa, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Rokan Hulu Marundung Tuah, Kabid Damkar Rokan Hulu Rasqi Galileo, serta jajaran pejabat struktural Lapas Pasir Pangarayan.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait peningkatan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi kondisi bencana alam di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah menghadapi bencana, tetapi juga mengikuti praktik penanggulangan bencana kebakaran. Praktik diberikan untuk membekali petugas dan Warga Binaan dengan pengetahuan dasar serta tindakan yang tepat apabila terjadi kebakaran di lingkungan Lapas.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi Parlindungan Purba menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama dan harus dipersiapkan sejak dini.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tentang mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga bagaimana kita mampu mencegah, merespons, dan meminimalkan risiko yang ditimbulkan. Karena itu, kami memberikan pembekalan kepada petugas dan Warga Binaan agar memiliki pemahaman serta keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat,” ujar Efendi.

Ia menambahkan, kerja sama dengan BPBD dan Damkar Kabupaten Rokan Hulu menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas Lapas dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Sekretaris BPBD Kabupaten Rokan Hulu Zuljandri Rosa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas dan pemahaman mengenai mitigasi bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk di lingkungan Lapas.

“Kesiapsiagaan bencana harus menjadi perhatian bersama. Melalui sosialisasi dan praktik seperti ini, kita berharap seluruh peserta memahami langkah-langkah yang benar ketika menghadapi bencana, sehingga dapat mengurangi risiko dan mencegah timbulnya korban maupun kerugian yang lebih besar,” ungkap Zuljandri.

Sementara itu, Kabid Damkar Kabupaten Rokan Hulu Rasqi Galileo menjelaskan bahwa praktik penanggulangan kebakaran diberikan agar peserta memahami tindakan awal yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran.

“Dalam penanganan kebakaran, kecepatan dan ketepatan tindakan awal sangat penting. Melalui praktik ini, kami memberikan pemahaman kepada petugas dan Warga Binaan mengenai cara menghadapi kebakaran dengan aman serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba,” jelas Rasqi.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan kemampuan seluruh unsur di lingkungan Lapas dalam menghadapi potensi bencana. Sinergi dengan instansi terkait juga diharapkan dapat memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan bencana demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

        Jurnalis : radius102 com Rohul 
        ( I.Marpaung ).

*Syukuran Pembukaan Lahan Tanah Leluhur di Dusun Pardomuan Dipimpin Tongku Basiruddin Harahap dan Didampingi Okeh Ketua DPC LSM PENJARA ROHUL Pak Bistok Siombing Sebagai Penerima Kuasa Koprasi Produsen Tani Aman Makmur


PALUTA UTARA. Rabu 16 September 2026.
Media radius102.com Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan *Acara Syukuran Pembukaan Lahan Tanah Leluhur* yang digelar oleh Koperasi Produsen Tani Aman Makmur di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Acara syukuran ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,serta penghormatan kepada tanah leluhur sebelum dimulainya aktivitas pengelolaan lahan pertanian. Tradisi syukuran ini menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang diwariskan oleh para pendahulu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Tokoh Adat Tongku Basiruddin Harahap,selaku Harahap Suku Adat setempat. Kehadiran beliau memberikan makna mendalam, di mana doa dan harapan dipanjatkan agar lahan yang akan dibuka membawa berkah, hasil yang melimpah, serta kesejahteraan bagi seluruh anggota koperasi Produsen Tani Aman Makmur dan masyarakat sekitar,"Ukapnya".

Dalam sambutannya, Tongku Basiruddin Harahap menyampaikan pesan adat agar tanah leluhur dijaga dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.

"Tanah ini adalah tanah leluhur kita, warisan dari nenek moyang. Hari ini kita lakukan syukuran agar setiap langkah kita dalam membuka dan mengolah lahan ini diridhoi oleh Allah s.a.w.Kita harus jaga, kita rawat, dan kita manfaatkan untuk kita bersama, bukan untuk kepentingan pribadi," ujar Tongku Basiruddin Harahap di hadapan warga dan petani Koprasi Produsen Tani Aman Makmur.

Turut mendampingi dalam acara tersebut, *Bapak Bistok Sihombing selaku Penerima Kuasa Koperasi Produsen Tani Aman Makmur*. Bapak Bistok Sihombing menegaskan bahwa pembukaan lahan ini merupakan langkah awal dari program besar koperasi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi petani.

"Kami dari Koperasi Produsen Tani Aman Makmur mendapatkan amanah untuk mengelola lahan ini. Tentunya kami akan bekerja secara profesional, transparan, dan tetap berpedoman pada adat istiadat yang ada di Dusun Pardomuan ini. Syukuran ini adalah komitmen kami untuk memulai dengan niat baik," tegas Bistok Sihombing.

Bistok Sihombing juga menambahkan, ke depan koperasi akan fokus pada pengembangan pertanian terpadu, mulai dari penanaman komoditi unggulan, pembangunan infrastruktur tani, hingga pemasaran hasil panen. Semua itu dilakukan demi mewujudkan koperasi yang mandiri dan berdaya saing.

Acara syukuran dihadiri oleh para anggota koperasi Produsen Tani Aman Makmur, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, serta masyarakat Dusun Pardomuan. Rangkaian acara di ahiri ( Penutup ) dengan do'a bersama yang dipimpin oleh Langsung Oleh Pak Tongku Basiruddin Harahap, dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong.

Masyarakat setempatpun menyambut hangat dan baik kegiatan ini. Mereka berharap kehadiran Koperasi Produsen Tani Aman Makmur di bawah kuasa Bapak Bistok Sihombing dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian desa.

"Kami sangat senang dan mendukung. Semoga dengan dibukanya lahan ini, lapangan pekerjaan terbuka dan petani di sini semakin sejahtera," ujar salah seorang warga.

Dengan dilaksanakannya syukuran ini, diharapkan seluruh proses pembukaan dan pengelolaan lahan Tanah Leluhur di Dusun Pardomuan dapat berjalan lancar, aman dan Kondusif membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur.

*Bersama Adat, Koperasi Kuat, Petani Sejahtera*

      Jurnalis : radius 102.com.
          ( I.Marpaung ).

Selasa, 15 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar


Uploaded Image

Makassar – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.
 
Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Uploaded Image

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.


Penulis : Pendam IV/Diponegoro 

Pelayanan Pengisian Jerigen di SPBU kasugengan lor/Jamblang Disorot, LSM AMPAR Pertanyakan Profesionalisme Pengawas


CIREBON, Radius 102 Pelayanan di SPBU Jamblang, Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan.
Pengawas SPBU tersebut yang baru bertugas, berinisial M, yang sebelumnya disebut pernah bertugas sebagai pengurus SPBU di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, dinilai tidak profesional oleh salah satu LSM.

Menurut Ketua satgasus LSM AMPAR, pihaknya telah mengantongi izin resmi dari dinas perizinan dan blanko dari dinas perdagangan untuk rekomendasi pengisian jerigen, namun saat meminta rekomendasi di SPBU Jamblang ditolak.

"Padahal ijin dari dinas perijinan dan blanko dari dinas perdagangan sudah ada. Tapi beliau menolak dengan keras. Kesannya seperti mengajak ribut," ujar perwakilan LSM AMPAR.

Ia juga mempertanyakan alasan pemindahan pengawas tersebut dari SPBU Jatiwangi ke SPBU Jamblang. "Ini baru dugaan kami, jangan-jangan dipindah karena ada masalah terkait pelayanan pengisian drigen tanpa surat resmi di tempat sebelumnya," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Jamblang belum memberikan klarifikasi resmi. Awak media masih berupaya meminta hak jawab dari pengawas SPBU berinisial M tersebut.

Dia cari makan di Cirebon tapi tidak mau bermitra dengan orang Cirebon saya sebagai SATGASUS DPP AMPAR Cirebon menolak saudara , .



*Pelayanan Pengisian Jerigen di SPBU Jamblang Disorot, LSM AMPAR Pertanyakan Profesionalisme Pengawas*

*– Pelayanan di SPBU Jamblang, Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan.

Pengawas SPBU tersebut yang baru bertugas, berinisial M, yang sebelumnya disebut pernah bertugas sebagai pengurus SPBU di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, dinilai tidak profesional oleh salah satu LSM.

Menurut Ketua LSM AMPAR, pihaknya telah mengantongi izin resmi dari dinas perizinan dan blanko dari dinas perdagangan untuk rekomendasi pengisian jerigen, namun saat meminta rekomendasi di SPBU Jamblang ditolak.

"Padahal ijin dari dinas perijinan dan blanko dari dinas perdagangan sudah ada. Tapi beliau menolak dengan keras. Kesannya seperti mengajak ribut," ujar perwakilan LSM AMPAR.

Ia juga mempertanyakan alasan pemindahan pengawas tersebut dari SPBU Jatiwangi ke SPBU Jamblang. "Ini baru dugaan kami, jangan-jangan dipindah karena ada masalah terkait pelayanan pengisian drigen tanpa surat resmi di tempat sebelumnya," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Jamblang belum memberikan klarifikasi resmi. Awak media masih berupaya meminta hak jawab dari pengawas SPBU berinisial M tersebut. 

Diduga Tidak Profesional, Pengawas SPBU Jamblang Tolak Rekomendasi Resmi, LSM AMPAR Kecewa.



((BABIL))

Inilah 2 Org Biduan Kita Dari 2 Daerah yang Berbeda.Yang Satu Dari Daerah Tapsel dan Yang Satu Biduan Dari Kota Medan


Paluta Utara tgl 15 September 2026.radius102.com Telah Ber'Aktifitas  di Pagi Hari Ini telah Menghibur Para Petani Koprasi Prodesen Tani Aman Makmur Sebelum Ber'Aktifitas Berangkat kerja di Lokasinya Masing masing.Semoga Petani Produsen Tani Aman Makmur Tetap Semangat dan Bergairah Menuju Keberhasilan Sesuai Apa yang Diniatkan.

        Jurnalis : radius102.com
         ( I.Marpaung ).

Senin, 14 September 2026

*Ketua DPC LSM PENJARA Rohul Bistok Sihombing Beserta Tim Awak Media ( Pers ) Kawal Petani Koperasi Produsen Aman Makmur Buka Lahan dan Bangun Mushola di Ujungbatu Julu


Paluta Utara-14 September 2026.Media radius102.com Semangat Juang Bergotong royong dan kepedulian terhadap petani kembali ditunjukkan oleh *Ketua DPC LSM PENJARA Rokan Hulu, Bapak Bistok Sihombing*. Bersama awak media, beliau turun langsung mengawal kegiatan *Petani Koperasi Produsen Aman Makmur* dalam pembukaan lahan pertanian sekaligus pembangunan mushola di areal *Desa Huta Pardomuan, Kecamatan Ujungbatu Julu*

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan LSM PENJARA Rohul terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan di daerah. Pembukaan lahan pertanian dilakukan secara swadaya oleh anggota koperasi dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC LSM PENJARA Rohul, Bapak Bistok Sihombing menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal setiap program yang berpihak kepada petani dan masyarakat kecil."Ungkap Bistok Sihombing.

"Kami dari LSM PENJARA Rohul hadir bukan hanya mengawasi, tetapi juga mengawal agar program-program seperti ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan. Dengan membuka lahan baru dan membangun sarana ibadah berupa mushola, kita berharap semangat kerja petani semakin meningkat dan membawa berkah bagi semua," tegas Bapak Bistok Sihombing.

Beliau juga mengapresiasi kekompakan anggota *Koperasi Produsen Aman Makmur* yang secara bersama-sama bahu-membahu membuka lahan dan memulai pembangunan mushola. Menurutnya, sinergi antara koperasi, masyarakat, LSM, dan media sangat penting untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan program.

Sementara itu, perwakilan Koperasi Produsen Aman Makmur menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pengawalan dari LSM PENJARA Rohul beserta awak media. Mereka berharap dukungan ini dapat memotivasi petani lain untuk lebih semangat dalam mengelola lahan pertanian dan membangun fasilitas umum di dusun mereka.

Kegiatan diakhiri dengan do'a bersama di lokasi pembangunan mushola. Para petani dan warga Dusun Pardomuan menyambut baik inisiatif ini dan berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga bisa digunakan untuk kegiatan ibadah dan kegiatan sosial masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Dusun Pardomuan, Kecamatan Ujungbatu Julu dapat menjadi salah satu sentra pertanian baru di Dusun Pardomuan yang mandiri dan berdaya.
*"Mengawal Petani, Membangun Negeri dari Desa"*

       Jurnalis : radius102.com.
         ( I.Marpaung ).

Pamit Dengan Kenangan, Datang Dengan Harapan Baru " Pisah Sambut Penuh Kehangatan" Polsek Kedokan Bunder


INDRAMAYU- Radius192.com
Suasana haru, kebersamaan dan rasa hormat memenuhi Aula Kantor Kecamatan Kedokan Bunder pada Senin (14/09/2026). Pukul.09.00 WIB. 
Camat Kedokan Bunder, Rohasdian Purnama, S,H, bersama jajarannya menghadiri acara dalam pisah sambut Kapolsek Kedokan Bunder. 
dari IPDA, ERYANA kepada IPDA. KARTONO SH. 
Hadir para Kepala Desa/Kuwu sekecamatan Kedokan Bunder, jajaran Polsek Kedokan Bunder, tokoh masyarakat, Para Kepala UPTD Sekecamatan Kedokan Bunder serta undangan khusus lainnya, sehingga semakin memperkuat makna kebersamaan dalam acara tersebut. 

Dalam kata sambutannya, Camat Kedokan Bunder, Rohasdian Purnama,S,H mengungkapkan rasa terima kasih atas Dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Kapolsek sebelumnya, IPDA. Eryana. 

"Kami sangat berterima kasih atas semua upaya yang telah dilakukan oleh Kapolsek IPDA. Eryana selama bertugas di Wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kontribusinya sangat luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban diKecamatan Kedokan Bunder, sehingga sangat berarti bagi kami semua," ucapnya penuh penghargaan.
Tidak hanya itu, Camat Rohasdian Purnama juga menyambut hangat kedatangan IPDA, Kartono,SH sebagai Kapolsek yang baru. "Kami ucapkan selamat datang yang hangat kepada IPDA. Kartono,SH yang telah dipercayakan sebagai Kapolsek Kedokan Bunder yang baru. Semoga beliau dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan baik dan memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah Kecamatan Kedokan Bunder, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah kita," tambahnya optimis.

Acara yang dihadiri oleh para kepala Desa / Kuwu dari tujuh Desa yang ada Kecamatan Kedokan Bunder, yang mewakili masyarakat setempat, 
Muhamad Waskim Kuwu Desa Kedokan Bunder, mengucapkan, "terimakasih kepada Kapolsek yang lama IPDA, Eryana, atas Dedi kasih nya yang sudah memberikan kontribusi nya untuk menciptakan kecamatan Kedokan Bunder yang tetap aman. 
Dan Kepada IPDA, Kartono, S,H, kami memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas Kapolsek baru, dan menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, "Ucapnya.

Begitupun sambutan dari Kapolsek Lama IPDA, Eryana dalam Pesan dan kesannya disampaikan, 
" Alhamdulillah Selama saya menjabat kapolsek Kedokan Bunder banyak persoalan sosial yang bisa kami atasi di lingkungan masyarakat Kedokan Bunder, dan cerita ini menjadi pengalaman hidup saya selama bertugas 1,5 tahun lebih di kecamatan Kedokan Bunder ini, saya atas nama pribadi dan polsek Kedokan Bunder memohon maaf, bila mana atas nama saya pribadi dan institusi, kami punya kesalahan, mohon dimaafkan, dan semoga buat kapolsek baru bisa bersinergi bersama muspika kecamatan Kedokan Bunder, sekali lagi mohon maaf, bila ada ucapan dan tingkah laku saya yang kurang berkenan, ucap Eryana di depan tamu undangan yang hadir. 

Disisi yang sama
Ucapan salam kenal juga disampaikan oleh Kapolsek yang baru, IPDA. Kartono, S,H, dalam sambutannya Kapolsek yang baru menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan kinerja Kapolsek yang lama, dan menjalin sinergitas bersama dengan Muspika kecamatan Kedokan Bunder dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama guna menciptakan wilayah kecamatan Kedokan Bunder yang Aman, nyaman dan kondusif. 

Acara pisah sambut ini menjadi momen penting dalam dinamika kehidupan masyarakat Kedokan Bunder, yang menunjukkan sinergitas dan kerjasama antara berbagai pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, Kapolsek IPDA, Kartono,S,H dapat melanjutkan kinerja Positif dan mewujudkan situasi yang aman dan tenteram bagi seluruh Masyarakat Kedokan Bunder. 

Acara ditutup dengan Do'a, dan dilanjutkan dengan Sesi Photo bersama, lalu undangan memberikan ucapan selamat kepada kapolsek lama Ipda. Eryana dan Kapolsek yang baru Ipda. Kartono, S, H. 
 (MHR Kabiro)

Pisah Sambut Sejumlah Pejabat Polres Indramayu, Kapolsek hingga Kasat Lantas Berganti

AKP Putri Risma Permata Sari.Tr.K.,S.I.K. Kasat Lantas Polres Indramayu

INDRAMAYU, Radius102.com Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar acara pisah sambut sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di lingkungan Polres Indramayu, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan mengemban tugas di jajaran Polres Indramayu. Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, peningkatan kinerja, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah jabatan yang masuk dalam agenda pisah sambut meliputi Kasat Lantas, Kasat Polairud, Kasiwas, Kapolsek Jatibarang, Kapolsek Widasari, Kapolsek Balongan, dan Kapolsek Kedokanbunder.

Acara pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pergantian pejabat tidak hanya menjadi seremoni kedinasan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas pengabdian dan dedikasinya selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Indramayu.

Sementara bagi pejabat yang menerima amanah baru, momentum tersebut menjadi awal untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program Polres Indramayu.

Pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Polres Indramayu diharapkan semakin memperkuat soliditas internal dan meningkatkan profesionalisme jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di wilayah Kabupaten Indramayu.
Ditempat terpisah AKP Putri Risma Permata,S. Tr.K.,S.I.K.
Mengatakan dan Memberi Himbauan bagi Penguna Kenadraan Bermotor Roda 2,Dalam Berkendara harus Mempuyai SIM,STNK Serta Kendaran harus Mempunya Spion Lengkap, Lampu Kendaraan harus Komplit Depan Belang,Lampu Sein Harus Ready,Dan Dalam Berkendaraan Harus Memakai Helm. Dengan semangat kebersamaan, pejabat baru diharapkan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif, humanis, dan profesional bagi masyarakat. ( MHR Kabiro)

Perkuat Pengawasan dan Pelayanan, Lapas Pasir Pangarayan Tindaklanjuti Arahan Dirjenpas

Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan, pelayanan, pembinaan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat, Senin (14/9/2026).

Arahan tersebut mencakup sejumlah hal yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, di antaranya penguatan pelayanan, peran Hubungan Masyarakat (Humas), ketahanan pangan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pelaksanaan operasi gabungan, serta optimalisasi layanan komunikasi bagi warga binaan.

Dalam aspek pelayanan, penguatan Pos Bapas menjadi salah satu perhatian dalam mendukung pelayanan Pemasyarakatan. Keberadaan Pos Bapas diharapkan dapat membantu memberikan akses informasi dan layanan yang berkaitan dengan tugas Pembimbing Kemasyarakatan dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) secara lebih dekat dan mudah dijangkau.

Sementara itu, dari sisi pengawasan, jajaran Pemasyarakatan diarahkan untuk meningkatkan langkah pencegahan terhadap masuknya barang-barang terlarang, khususnya handphone ilegal dan narkoba ke dalam Lapas atau Rutan.

Hasil pelaksanaan kegiatan juga akan disampaikan kepada masyarakat melalui publikasi dan ekspos bersama media atau wartawan, sehingga masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah yang dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Di bidang komunikasi publik, Humas juga mendapat perhatian untuk semakin aktif menyampaikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Informasi mengenai pelayanan, kegiatan pembinaan, ketahanan pangan dan UMKM didorong untuk dikemas menjadi konten yang dapat memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas pembinaan di Lapas.

Pengembangan UMKM dan ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan produktif. Produk hasil pembinaan diharapkan dapat diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas melalui berbagai saluran informasi maupun kerja sama dengan pihak ketiga dan platform perdagangan elektronik.

Selain itu, optimalisasi Wartelsuspas menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung komunikasi warga binaan dengan keluarga secara tertib dan sesuai ketentuan. Keberadaan layanan komunikasi resmi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa arahan pimpinan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di lingkungan Lapas.

“Kami akan menindaklanjuti arahan pimpinan dengan terus memperkuat pengawasan, pelayanan dan pembinaan. Kami juga berkomitmen memberikan informasi yang terbuka dan positif kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Pasir Pangarayan,” ujar Efendi.

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif.

“Kami berharap dukungan dan sinergi dari seluruh pihak dapat terus terjalin. Dengan koordinasi yang baik, kami dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui tindak lanjut arahan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang mengedepankan keamanan, pelayanan, pembinaan dan keterbukaan informasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai berbagai upaya yang dilakukan di lingkungan Lapas.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

KAPOLRES MAJALENGKA AKBP MUHAMMAD ALDY SULAIMAN, S.I.K., M.SI. BERSAMA KASAT NARKOBA AKP SIGIT PURNOMO, S.H. PIMPIN LANGSUNG PEMUSNAHAN LEBIH DARI 6.200 BOTOL MIRAS HASIL OPERASI SERENTAK, DIHADIRI LANGSUNG OLEH BUPATI MAJALENGKA Drs. H. EMAN SUHERMAN, M.M.

MAJALENGKA — Sebuah aksi tegas dan penuh makna kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Majalengka dalam rangka memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang semakin marak di wilayah tersebut. Bertempat di Lapangan Apel Mapolres Majalengka, pada Selasa (11/8/2026), digelar kegiatan pemusnahan barang bukti berupa ribuan botol minuman keras hasil Operasi Miras Serentak yang telah dilaksanakan selama sembilan hari berturut-turut, yaitu sejak tanggal 1 hingga 9 Agustus 2026. 
 
Kegiatan pemusnahan ini dipimpin secara langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Majalengka, AKP Sigit Purnomo, S.H., serta dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) se-Kabupaten Majalengka, perwakilan dinas terkait, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan awak media. Yang paling istimewa, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang turut menyaksikan sekaligus mengendarai alat berat (stoom) untuk melindas ribuan botol miras tersebut. 
 
Total barang bukti yang berhasil diamankan sekaligus dimusnahkan mencapai lebih dari 6.200 botol, tepatnya 6.244 botol minuman keras berbagai jenis dan merek.  Rinciannya terdiri dari 5.853 botol miras pabrikan, 527 botol minuman keras tradisional jenis Ciu, serta 46 botol Arak yang disita dari berbagai lokasi peredaran gelap seperti warung, toko kelontong, tempat penjualan ilegal, hingga gudang penyimpanan tanpa izin edar di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. 
 
Dalam arahannya, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolektif dari seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Satuan Narkoba hingga setiap Polsek yang bergerak cepat di lapangan. Pemusnahan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan tegas bahwa tidak akan ada ruang sedikit pun bagi peredaran barang yang membahayakan kesehatan, merusak masa depan generasi muda, serta memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Majalengka.
 
"Selama kurun waktu 1 hingga 9 Agustus 2026, kami bersama jajaran Polsek berhasil mengamankan 6.244 botol miras. Angka ini menunjukkan betapa besarnya ancaman yang mengintai masyarakat, dan kami tidak akan tinggal diam. Target kami jelas: mewujudkan 'Majalengka Zero Miras' — bebas dari peredaran minuman keras ilegal," ujar AKBP Aldy dengan tegas. 
 
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, S.H., menjelaskan bahwa seluruh proses pendataan, penyitaan, hingga pemusnahan dilakukan secara transparan, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan para saksi serta perwakilan instansi terkait. Tidak ada satu pun barang bukti yang terlewat atau tidak tercatat. Setiap botol yang diamankan telah didata dengan teliti sebelum akhirnya dimusnahkan di hadapan umum. 
 
Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang turut turun langsung ke lokasi kegiatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah cepat dan tindakan tegas yang dilakukan jajaran Polres Majalengka. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan miras, karena peredaran barang haram ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, melainkan juga merusak tatanan sosial dan masa depan generasi penerus bangsa. 
 
"Langkah pemberantasan ini sudah terbukti nyata. Dalam waktu singkat, Polres Majalengka berhasil mengamankan lebih dari 6.200 botol miras. Saya berharap langkah ini terus dipertahankan dan diperkuat, agar Kabupaten Majalengka benar-benar menjadi wilayah yang aman, tertib, sehat, dan terbebas dari pengaruh buruk minuman keras," ungkap Bupati Eman Suherman. 
 
Pemusnahan ribuan botol miras ini dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat, sehingga seluruh barang bukti hancur seketika di hadapan para undangan dan masyarakat yang menyaksikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran gelap: hukum akan terus menindak tanpa pandang bulu, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga akan terus diperkuat demi menjaga Majalengka dari bahaya miras dan zat berbahaya lainnya.

KAPOLRES MAJALENGKA AKBP MUHAMMAD ALDY SULAIMAN, S.I.K., M.SI. BERSAMA KASAT NARKOBA AKP SIGIT PURNOMO, S.H. PIMPIN LANGSUNG PEMUSNAHAN LEBIH DARI 6.200 BOTOL MIRAS HASIL OPERASI SERENTAK, DIHADIRI LANGSUNG OLEH BUPATI MAJALENGKA Drs. H. EMAN SUHERMAN, M.M.

MAJALENGKA — Sebuah aksi tegas dan penuh makna kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Majalengka dalam rangka memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal yang semakin marak di wilayah tersebut. Bertempat di Lapangan Apel Mapolres Majalengka, pada Selasa (11/8/2026), digelar kegiatan pemusnahan barang bukti berupa ribuan botol minuman keras hasil Operasi Miras Serentak yang telah dilaksanakan selama sembilan hari berturut-turut, yaitu sejak tanggal 1 hingga 9 Agustus 2026. 
 
Kegiatan pemusnahan ini dipimpin secara langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Majalengka, AKP Sigit Purnomo, S.H., serta dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) se-Kabupaten Majalengka, perwakilan dinas terkait, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan awak media. Yang paling istimewa, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang turut menyaksikan sekaligus mengendarai alat berat (stoom) untuk melindas ribuan botol miras tersebut. 
 
Total barang bukti yang berhasil diamankan sekaligus dimusnahkan mencapai lebih dari 6.200 botol, tepatnya 6.244 botol minuman keras berbagai jenis dan merek.  Rinciannya terdiri dari 5.853 botol miras pabrikan, 527 botol minuman keras tradisional jenis Ciu, serta 46 botol Arak yang disita dari berbagai lokasi peredaran gelap seperti warung, toko kelontong, tempat penjualan ilegal, hingga gudang penyimpanan tanpa izin edar di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. 
 
Dalam arahannya, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolektif dari seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Satuan Narkoba hingga setiap Polsek yang bergerak cepat di lapangan. Pemusnahan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan tegas bahwa tidak akan ada ruang sedikit pun bagi peredaran barang yang membahayakan kesehatan, merusak masa depan generasi muda, serta memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Majalengka.
 
"Selama kurun waktu 1 hingga 9 Agustus 2026, kami bersama jajaran Polsek berhasil mengamankan 6.244 botol miras. Angka ini menunjukkan betapa besarnya ancaman yang mengintai masyarakat, dan kami tidak akan tinggal diam. Target kami jelas: mewujudkan 'Majalengka Zero Miras' — bebas dari peredaran minuman keras ilegal," ujar AKBP Aldy dengan tegas. 
 
Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, S.H., menjelaskan bahwa seluruh proses pendataan, penyitaan, hingga pemusnahan dilakukan secara transparan, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan para saksi serta perwakilan instansi terkait. Tidak ada satu pun barang bukti yang terlewat atau tidak tercatat. Setiap botol yang diamankan telah didata dengan teliti sebelum akhirnya dimusnahkan di hadapan umum. 
 
Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang turut turun langsung ke lokasi kegiatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah cepat dan tindakan tegas yang dilakukan jajaran Polres Majalengka. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan miras, karena peredaran barang haram ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, melainkan juga merusak tatanan sosial dan masa depan generasi penerus bangsa. 
 
"Langkah pemberantasan ini sudah terbukti nyata. Dalam waktu singkat, Polres Majalengka berhasil mengamankan lebih dari 6.200 botol miras. Saya berharap langkah ini terus dipertahankan dan diperkuat, agar Kabupaten Majalengka benar-benar menjadi wilayah yang aman, tertib, sehat, dan terbebas dari pengaruh buruk minuman keras," ungkap Bupati Eman Suherman. 
 
Pemusnahan ribuan botol miras ini dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat, sehingga seluruh barang bukti hancur seketika di hadapan para undangan dan masyarakat yang menyaksikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran gelap: hukum akan terus menindak tanpa pandang bulu, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga akan terus diperkuat demi menjaga Majalengka dari bahaya miras dan zat berbahaya lainnya.

Cegah Kebakaran Semakin Meluas, TNI, BPBD, Damkar dan Warga Padamkan Kobaran Api di Desa Ngambrsari


Uploaded Image

Wonogiri – Anggota Koramil 23/Karangtengah Kodim 0728/Wonogiri bersama personel BPBD, Pemadam kebakaran dan warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026).

Mendapat informasi adanya titik api, petugas bersama warga segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Dengan peralatan yang tersedia, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama hingga api berhasil dikendalikan.

Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat dalam penanganan karhutla serta menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami bersama BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Petugas selanjutnya melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. 

Penulis : Arda 72

Kompak Padamkan Api, TNI, BPBD, Damkar dan Warga Cegah Karhutla Meluas di Ngambarsari


Uploaded Image

Wonogiri – Aksi cepat dan kompak ditunjukkan. Anggota Koramil 23/Karangtengah Kodim 0728/Wonogiri bersama personel BPBD, Damkar, dan warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026)

Mendapat laporan adanya titik api, tim gabungan bersama warga langsung bergerak ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, upaya pemadaman dilakukan bersama-sama untuk mencegah api semakin meluas. Berkat sinergi dan kecepatan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, BPBD, Damkar dan masyarakat dalam penanganan karhutla serta menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami bersama BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Usai pemadaman, petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : Arda 72

POLRES CIREBON KOTA UNGKAP 23 KASUS NARKOBA DAN MUSNAHKAN RIBUAN BARANG BUKTI HASIL OPERASI PEKAT, KAPOLRES: KITA SELAMATKAN PULUHAN RIBUAN WARGA DARI BAHAYA NARKOTIKA

CIREBON KOTA — Sebuah langkah tegas dan transparan kembali ditunjukkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota. Pada hari Senin, 14 September 2026, bertempat di Markas Komando Polres Cirebon Kota — bekas Pusdik Latpri, Jalan Dr. Sudarsono, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon — digelar kegiatan Konferensi Pers sekaligus Pemusnahan Barang Bukti hasil pelaksanaan Operasi Pekat. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dan dihadiri secara langsung oleh unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon serta jajaran pimpinan kepolisian.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.A.P., M.Si., Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani, S.H., Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, Penjabat Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Kapten Inf Ridwan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cirebon Edi Siswoyo, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Bangbang N. Jajaran kepolisian pun tampak hadir lengkap, antara lain Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Kepala Bagian, Kepala Satuan, Kepala Seksi, Kepala Polsek, Pejabat Utama, Kepala Unit, serta personel Polres Cirebon Kota.
 
Dalam paparannya di hadapan awak media dan para undangan, Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan menyampaikan capaian signifikan yang berhasil diraih jajaran kepolisian selama bulan Agustus 2026. Pengungkapan perkara mencakup berbagai tindak pidana, yakni penyalahgunaan narkotika, psikotropika, obat-obatan tertentu atau sediaan farmasi tanpa izin edar, hingga peredaran minuman keras yang mengganggu ketertiban masyarakat.
 
“Selama periode tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus yang terdiri dari 15 kasus narkotika, lima kasus obat keras/sediaan farmasi tanpa izin edar, satu kasus psikotropika, dan satu kasus terkait minuman keras,” ungkap Kapolres.
 
Dari keseluruhan pengungkapan itu, pihak kepolisian menetapkan 33 orang sebagai tersangka. Rinciannya, sebanyak 20 orang berperan sebagai pengedar, sedangkan 13 orang lainnya merupakan pengguna. Terkait ke-13 pengguna tersebut, telah dilakukan asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu yang merekomendasikan agar mereka menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon — langkah yang menunjukkan pendekatan humanis sekaligus penegakan hukum yang berkeadilan.
 
Barang bukti yang berhasil diamankan terbilang sangat besar dan beragam. Di antaranya berupa sabu dengan berat bruto keseluruhan 75,39 gram, 45.751 butir obat keras tertentu atau sediaan farmasi tanpa izin edar, 121 butir ekstasi maupun sejenisnya, 81 butir psikotropika, tembakau sintetis sebanyak 1,02 gram, serta bibit tembakau sintetis sebanyak 16 mililiter. Tidak ketinggalan, turut diamankan pula sejumlah perangkat pendukung seperti telepon seluler berbagai merek, timbangan digital, plastik klip bening, dan lakban yang diduga digunakan untuk membungkus barang haram tersebut.
 
Selain fokus pemberantasan narkoba, Polres Cirebon Kota juga mencatat hasil dari Operasi KRYD yang berhasil mengamankan 4.123 botol minuman keras tanpa izin edar. Di sisi lain, Satuan Lalu Lintas bersama jajaran Polsek selama rentang Agustus hingga September 2026 terus menindak tegas pelanggaran terkait kebisingan kendaraan, dengan mengamankan 669 unit knalpot brong yang tidak memenuhi spesifikasi teknis dan mengganggu kenyamanan warga.
 
Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan 23 kasus tersebut tersebar di lokasi yang berbeda, yakni 22 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, dan satu TKP lainnya berada di luar wilayah hukum setempat. Berdasarkan perhitungan dari jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita, diperkirakan tidak kurang dari 46.997 jiwa dapat diselamatkan dari potensi bahaya penyalahgunaan narkoba — sebuah angka yang menggambarkan betapa besarnya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat luas.
 
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa kegiatan konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata keterbukaan informasi kepolisian kepada masyarakat, sekaligus sarana edukasi mengenai bahaya narkoba, peredaran minuman keras, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
 
“Polres Cirebon Kota akan terus menyampaikan hasil penanganan perkara kepada masyarakat secara terbuka dan akuntabel. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjauhi narkoba dan minuman keras, serta mematuhi ketentuan lalu lintas yang berlaku. Mari kita perkuat kepedulian bersama demi terwujudnya semangat ‘Jaga Baik Cirebon Kota’ — aman, tertib, dan sejahtera bagi kita semua,” ujar AKP M. Aris Hermanto di akhir acara.

((Agus Hermawan))

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Sita 33,45 Gram Sabu dan 3,53 Gram Ganja

Rokan Hulu-Media radius102.com. Jajaran Polsek Kunto Darussalam berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu dan ganja di wilayah Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (13/9/2026) dini hari.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial SY alias L (37), warga Desa Bukit Intan Makmur. Tersangka diduga berperan sebagai pengedar narkotika.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 16 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 33,45 gram dan satu paket narkotika jenis ganja dengan berat kotor 3,53 gram.

Selain narkotika, petugas turut menyita sejumlah barang bukti lainnya, yakni satu buah kaca pirex, dua buah sendok sabu yang terbuat dari pipet, dua buah mancis, dua unit timbangan digital, satu tas selempang warna hitam, dua unit telepon seluler Android, uang tunai Rp1,5 juta, satu unit sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi, satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang serta dua kotak berwarna hitam dan putih.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu yang kerap terjadi di wilayah Desa Bukit Intan Makmur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kunto Darussalam IPDA Rahmat Sandra, S.H., M.H., bersama personel kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan keberadaan target yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi target dan melakukan penindakan. Dari hasil penggeledahan awal ditemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu yang berada di dalam tas selempang milik tersangka,” ujar AKP Joko Frasanta.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggali keterangan dari tersangka terkait kemungkinan adanya tempat lain yang digunakan untuk menyimpan narkotika.

Dari hasil pengembangan tersebut, petugas membawa tersangka ke sebuah gubuk yang berada di dalam kebun kelapa sawit, yang diduga merupakan lokasi tersangka biasa melakukan aktivitas jual beli narkotika.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan satu paket sabu dan satu paket ganja kering yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik tersangka.

Tidak berhenti sampai di sana, petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang berada di RT 01/RW 02, Desa Bukit Intan Makmur.

Hasilnya, polisi kembali menemukan 14 paket narkotika jenis sabu yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan.

“Total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan berupa 16 paket sabu dengan berat kotor 33,45 gram dan satu paket ganja dengan berat kotor 3,53 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penggunaan narkotika,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine, tersangka juga diketahui positif mengandung Amphetamine (AMP) dan Tetrahydrocannabinol (THC).

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolsek Kunto Darussalam untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Lampiran II Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kunto Darussalam.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika,” pungkasnya. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I Marpaung ).

DUGAAN KORUPSI SUBSIDI BBM DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN CIREBON,RATUSAN JUTA HILANG, BEBAN PENGGANTIAN MALAH DITIMPAKAN KEPADA PARA SOPIR TRUK SAMPAH YANG TIDAK TAHU APA-APA

KABUPATEN CIREBON — Kabar yang memilukan sekaligus memunculkan gelombang kemarahan dan ketidakadilan merebak di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon. Di tengah upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pelayanan publik, justru muncul dugaan kuat adanya penyelewengan dana negara yang dialokasikan sebagai subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional kendaraan dinas, termasuk truk pengangkut sampah.tgl,14/9/2026.
 
Dugaan pelanggaran ini diduga dilakukan oleh seorang Kepala Bidang (Kabid) yang baru saja menjabat di lingkungan dinas tersebut, yang diketahui berinisial Y. Kerugian yang diduga terjadi akibat perbuatan itu terbilang sangat besar, yaitu mencapai Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah) — angka yang nilainya setara dengan anggaran operasional dalam kurun waktu yang cukup lama.
 
Namun yang paling mengejutkan dan dirasakan sangat tidak adil oleh para pekerja lapangan adalah: ketika ketidaksesuaian anggaran tersebut diketahui, pihak manajemen dinas tidak menelusuri dan menuntut pertanggungjawaban kepada pihak yang sebenarnya mengelola, mengatur, maupun mengeluarkan dana tersebut. Sebaliknya, kerugian ratusan juta rupiah itu justru dialihkan dan dibebankan untuk diganti oleh para sopir truk pengangkut sampah — pekerja lapangan yang sama sekali tidak memiliki wewenang, akses, maupun keterlibatan apa pun dalam pengelolaan anggaran dinas.
 
Salah satu sopir yang kini dibebani kewajiban penggantian, berinisial S, mengungkapkan perasaan bingung, sedih, sekaligus keberatannya kepada awak media. Ia menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui urusan keuangan, apalagi menerima uang subsidi BBM tersebut.
 
"Saya tidak tahu apa-apa tentang uang sebanyak itu. Saya tidak pernah memegang, tidak pernah menerima, dan tidak pernah mengatur dana tersebut. Saya hanya bekerja mengemudikan truk mengangkut sampah setiap hari. Tapi sekarang saya dipaksa untuk mengganti uang yang sama sekali bukan saya yang pakai," ungkap S dengan nada tertahan.
 
Lebih membebani, nominal yang harus disetorkan oleh setiap sopir ternyata tidak sedikit. Kisaran kewajiban penggantian itu berkisar antara Rp6.000.000 (enam juta rupiah) hingga Rp40.000.000 (empat puluh juta rupiah) per orang. Dan ini bukan hanya kepada satu atau dua orang, melainkan diberlakukan secara menyeluruh kepada seluruh sopir truk sampah yang bekerja di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon.
 
"Semua ini berkaitan dengan dugaan korupsi yang terjadi di dalam dinas, yang diduga dilakukan oleh pihak yang mengelola anggaran. Tapi kenapa kami yang harus menanggungnya? Kami hanya karyawan yang berpenghasilan pas-pasan untuk menafkahi keluarga. Uang sebanyak itu kami tidak sanggup membayarnya," lanjut S.
 
Para sopir menegaskan bahwa mereka tidak menolak kebenaran dan tanggung jawab, namun keadilan harus ditegakkan. Jika ada kerugian, maka pihak yang menerima, mengelola, dan menyelewengkan uang itulah yang wajib mengembalikannya — bukan dialihkan kepada mereka yang hanya menjalankan tugas harian di lapangan. Hingga saat ini, para sopir berharap pihak berwenang, termasuk Inspektorat, Kepolisian, maupun lembaga pengawasan terkait segera turun tangan, menelusuri aliran dana tersebut secara transparan, memproses pihak yang benar-benar bersalah, serta membebaskan para sopir dari beban yang tidak pantas dipikul oleh mereka yang tidak bersalah,pungkasnya.

((A, Hermawan))

Perkuat Iman Dan Ketaqwaan

Pekanbaru-Riau Media radius102.com 
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai secara konsisten terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan kerohanian dan penguatan mental. Salah satu langkah nyata yang rutin dilaksanakan adalah program kegiatan keagamaan yang diadakan secara berkala pada setiap hari Jumat di minggu kedua setiap bulannya. Program ini dirancang khusus guna memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan bagi seluruh jajaran pegawai serta warga binaan di lingkungan lapas.

Kegiatan pembinaan rohani ini diselenggarakan secara inklusif dengan memfasilitasi berbagai keyakinan, baik bagi umat Muslim maupun umat Nasrani. Para pegawai dan warga binaan berpartisipasi aktif dalam mendalami ajaran agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing di tempat ibadah yang telah disediakan. Pendekatan spiritual dan kebersamaan semacam ini dinilai sangat esensial untuk membangun integritas, kedisiplinan, serta ketenangan batin dalam menjalankan tugas sehari-hari maupun dalam menjalani proses pembinaan.

Pelaksanaan kegiatan kerohanian yang inklusif ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan yang komprehensif bagi seluruh unsur di dalam lapas. Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berharap bekal keimanan yang diperoleh baik oleh pegawai maupun warga binaan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, para pegawai dapat semakin profesional dalam melayani, sementara warga binaan siap menjadi pribadi yang lebih baik, toleran, produktif, dan taat hukum saat kembali ke tengah masyarakat.

         Jurnalis : radius102.com Rohul
          ( I.Marpaung ).