All Posts | Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Peletakan Batu Pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur Jadi Simbol Pelayanan Tulus Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Pembangunan Mako baru Polres Cirebon Kota memasuki tahapan penting ketika pada Kamis (21/05/2026) sekitar pukul 1...

Postingan Populer

Kamis, 21 Mei 2026

Sidang Kasus Pembunuhan Paoman Memanas, Toni RM Siapkan Ahli IT dan Pidana Kupas Rekaman Priyo dan Ririn



INDRAMAYU, radius102.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan yang menyeret nama Ririn kembali memanas.

Dalam persidangan hari ini, tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan sejumlah alat bukti baru berupa rekaman suara dan rekaman jalannya sidang yang diklaim mengungkap kronologi sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Kamis (21/5/2026).
Kuasa hukum terdakwa menjelaskan, bukti pertama yang diajukan adalah rekaman suara percakapan antara Prio Bagus Diawan dan Ririn Rifanto saat pertama kali ditemui sebelum dirinya resmi menjadi pengacara mereka.

Menurut Toni RM .Dalam rekaman tersebut Prio dan Ririn secara terbuka menyampaikan kronologi kejadian yang sebenarnya dan menyebutkan dengan gamblang Tampa ada rekayasa ataupun tekanan yang menyeret keterlibatannya empat nama yang diduga ikut serta pada pembunuhan, satu keluarga di paoman, yakni Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko.Ririn dan Prio ikut terlibat juga dalam peristiwa pembunuhan satu keluarga paoman. namun di akuinya bukan sebagai pelaku utama.

“Pernyataan itu disampaikan Prio tepat setelah sidang pertama pada 25 Februari 2026. Karena sudah ramai muncul informasi baru, saya ingin memastikan langsung apakah benar dia pernah menyampaikan hal tersebut. Akhirnya kami datangi dan ada rekaman suaranya,” ujar Toni RM. Usai sidang.

Ia menegaskan, pengakuan tersebut disampaikan tampa tekanan maupun ancaman dari pihak mana pun. Hal itu, nanti akan terbukti jelas dalam rekaman yang nantinya akan diperdengarkan di persidangan.
“Mereka bicara dengan lugas dan blak-blakan. Jadi kalau ada yang bilang mereka ditakut-takuti atau ditekan, itu tidak benar. Itu murni inisiatif mereka sendiri sesuai apa yang mereka alami,” katanya.

Bukti rekaman wawancara dengan Prio dan Ririn di lapas ada berdurasi 57 menit, pihak kuasa hukum juga mengajukan rekaman pada sidang yang pertama berdurasi 24 menit saat Prio membacakan tulisan tangannya mengenai kronologi kejadian.

Dalam rekaman sidang tersebut, Prio kembali menyebut nama Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko sebagai pihak yang ikut terlibat.

Toni RM. Menyebut bukti rekaman itu sengaja diajukan untuk membantah pernyataan Prio sebelumnya yang menyebutkan bahwa ke empat nama tersebut yaitu, aman Yani, Hardi,yoga dan Joko di akui Prio hanyalah karangan belakang.

“Makanya kami ajukan rekaman ini. Biarlah nanti hakim yang menilai apakah itu rekayasa atau fakta sebenarnya. Yang jelas, saat saya tanya langsung apakah ini benar atau hanya karangan, Prio menjawab bahwa itu adalah kejadian sebenarnya,” ungkapn Toni RM.

Pada sidang berikutnya, tim kuasa hukum berencana menghadirkan ahli IT dan ahli pidana guna menguji alat bukti yang dihadirkan kepada hakim dan Jaksa Penuntut Umum.

“Nanti ahli pidana akan menjelaskan apakah perkara ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan berencana atau tidak. Jika fakta yang muncul, sebagai bukti pembunuhan berencana atau tidak, maka motif itu akan terbantahkan dengan sendirinya. tegasnya. Toni RM”.

Bukti rekaman dari wawancara dengan Prio dan Ririn akan di hadirkan, pada persidangan Selasa, 26/05/2026 mendatang.

( Fonny/MHR Kabiro )

Kuasa Hukum Korban Bongkar Dugaan Pelanggaran SOP dalam Penanganan Kasus Fidusia di Pangkalpinang.


PANGKALPINANG – Penanganan kasus dugaan penarikan kendaraan secara ilegal oleh sejumlah debt collector atau mata elang (matel) di Kota Pangkalpinang kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya lima orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Kepulauan Bangka Belitung, kini muncul laporan baru terkait dugaan tindakan nonprosedural hingga penganiayaan yang disebut melibatkan oknum aparat kepolisian.

Kasus ini bermula dari operasi penindakan yang dilakukan aparat gabungan pada 15 Mei 2026 lalu di kawasan Jalan Tirta Darma Dalam, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Dalam operasi tersebut, delapan orang diamankan terkait dugaan aktivitas penarikan objek jaminan fidusia yang diduga tidak sesuai mekanisme hukum.

Dari hasil pemeriksaan, lima orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan, telepon genggam, hingga dokumen yang berkaitan dengan aktivitas penarikan kendaraan tersebut.

Namun di tengah proses penanganan perkara, muncul pengakuan dari salah satu pihak yang berada di lokasi penindakan sekaligus pemilik rumah berinisial RY. Ia mengaku menjadi korban dugaan tindakan nonprosedural dan penganiayaan oleh oknum aparat saat proses upaya paksa berlangsung.

Merasa dirugikan, korban melalui kuasa hukumnya, Paul Hadiwijaya SH dari Fiat Lux Partner Law Firm, resmi melaporkan dugaan penganiayaan dan pengancaman tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Laporan itu tercatat dengan Nomor: LP/B/86/V/2026/SPKT/POLDA BANGKA BELITUNG tertanggal 21 Mei 2026.

“Kami hari ini secara spesifik mendampingi korban atas dugaan penganiayaan yang dilaporkan terhadap oknum polisi inisial IQ yang bertugas di Polda Babel,” ujar Paul kepada wartawan.

Menurut keterangan korban yang diterima kuasa hukum, dugaan tindakan tersebut tidak hanya berupa penganiayaan, tetapi juga disertai intimidasi dan ancaman. Korban mengaku sempat mendapat tekanan ketika oknum terlapor diduga mengeluarkan senjata api,, serta melontarkan kata-kata kurang pantas didengar sebelum insiden terjadi.

Tak hanya menempuh jalur pidana, pihak kuasa hukum juga melaporkan dugaan pelanggaran etik tersebut ke Divisi Paminal Mabes Polri melalui mekanisme pengaduan resmi. Aduan itu kemudian dilimpahkan ke Paminal Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk ditindaklanjuti.

Paul menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Paminal Polda Babel, penanganan laporan etik akan terlebih dahulu dilimpahkan ke bagian Wasidik lantaran oknum yang dilaporkan disebut sedang menjalankan tugas saat kejadian berlangsung.

“Paminal menyampaikan bahwa karena yang bersangkutan sedang menjalankan tugas, maka SOP-nya harus dilimpahkan terlebih dahulu ke Wasidik. Setelah ada klarifikasi dari pihak teradu, baru nanti akan dinilai apakah terdapat dugaan pelanggaran atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, kuasa hukum korban juga mengaku telah menyampaikan pengaduan tertulis ke sejumlah lembaga negara seperti Komisi III DPR RI, Ombudsman RI, hingga Kompolnas. Bahkan, agenda audiensi dengan Komisi III DPR RI disebut telah terkonfirmasi dalam waktu dekat.

Pihak kuasa hukum berharap seluruh proses penanganan perkara dapat berjalan profesional, transparan, dan tanpa perlakuan khusus terhadap pihak tertentu.

“Harapan kami sederhana, proses ini diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. Terlapor juga manusia, sehingga harus berbanding lurus dan ditindak secara profesional apabila memang ditemukan pelanggaran,” tegas Paul.

Ia juga meminta Polda Kepulauan Bangka Belitung membuka secara terang proses penanganan dugaan tindakan nonprosedural tersebut guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kami juga berharap Polda melaksanakan seluruh proses sesuai prosedur yang berlaku dan bertindak profesional atas dugaan nonprosedural yang terjadi. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu tanggapan resmi dari pihak terlapor maupun Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso terkait laporan dugaan penganiayaan dan tindakan nonprosedural tersebut demi keberimbangan pemberitaan.

(TIM) 

Klinik Pratama Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Pelaporan Formulir Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi

ROHUL / RIAU.
Pasir Pengaraian Media Radius 102 Com.
      "Jajaran Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaporan Formulir Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi yang diselenggarakan secara virtual oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau pada Kamis (21/5/2026).

      "Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Kasi Binadik dan Giatja, Kasubsi Perawatan, jajaran petugas kesehatan Klinik Pratama Lapas Pasir Pangarayan. Sosialisasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait tata cara pengisian formulir laporan perawatan kesehatan dan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan.

      "Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pelaporan yang sesuai dengan ketentuan terbaru, sehingga diharapkan mampu mendukung tertib administrasi serta optimalisasi layanan kesehatan bagi warga binaan.
      "Dengan mengikuti sosialisasi ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan layanan kesehatan dan administrasi pelaporan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Hina Profesi Jurnalis dengan Sebutan ‘Wartawan Soak’, Kelompok Pengunjung Sidang Kasus Paoman Picu Kemarahan Insan Pers Indramayu

INDRAMAYU, Radius102.com– Suasana persidangan kasus Paoman di Pengadilan Negeri Indramayu yang semestinya berjalan tertib, mendadak memanas di luar ruang sidang. Sekelompok pengunjung sidang yang mengaku sebagai kerabat dari almarhum H. Sahroni melontarkan kalimat penghinaan yang dinilai merendahkan marwah profesi jurnalis dengan menyebut mereka "Wartawan Soak" (wartawan rusak/tidak waras).

Tindakan tidak terpuji tersebut spontan memicu gelombang kemarahan dari seluruh awak media yang sedang melakukan tugas peliputan di Indramayu. Para jurnalis mengecam keras intimidasi verbal tersebut karena dinilai telah mengangkangi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Merespons pelecehan profesi tersebut, Sekertaris Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI), Tomi Susanto angkat bicara. FPWI mengutuk keras tindakan arogan yang dilakukan oleh oknum kelompok tersebut.

"Kami mengecam keras tindakan premanisme verbal yang dilontarkan oleh oknum kelompok yang mengaku sebagai keluarga almarhum H. Sahroni. Sebutan 'Wartawan Soak' itu bukan hanya menghina personal, tapi sudah melukai dan melecehkan seluruh profesi jurnalis di Indramayu yang bekerja secara legal dan dilindungi undang-undang," ujar Tomsus dengan nada geram.

"Kami ingatkan kepada siapa pun, jangan coba-coba mengintimidasi atau menghalangi kerja pers. Jika dalam waktu dekat tidak ada iktikad baik dan permohonan maaf secara terbuka, kami dari lintas organisasi wartawan di Indramayu tidak akan tinggal diam. Kami siap mengambil langkah hukum dan melaporkan secara resmi kasus penghinaan 'Wartawan Soak' ini ke Polres Indramayu," tegasnya.

Selain ancaman laporan polisi, komunitas pers Indramayu juga mendesak aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya persidangan untuk bertindak lebih responsif, tegas, dan tidak pandang bulu.

Polisi diminta segera menertibkan dan memberikan tindakan tegas kepada gerombolan yang mengatasnamakan keluarga tersebut agar tidak berbuat semena-mena di area publik, khususnya di lingkungan pengadilan. Kehadiran massa yang arogan dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya proses hukum dan mengancam keselamatan fisik para pencari berita. "Kami ini wartawan berada pada posisi netral, kita meliput semua kepentingan dari kedua belah pihak. Kami tidak terima disebut wartawan soak," kata Riyadhi Amex, wartawan Indramayu.
Hingga berita ini diturunkan, ketegangan di antara para pemburu berita di Indramayu masih memuncak. Para jurnalis sepakat untuk mengawal kasus penghinaan profesi ini hingga tuntas demi menjaga kehormatan dan kemerdekaan pers di Bumi Wiralodra. (MHR/Fonny)

Osptimalisasi Program Ketahanan Pangan, Polsek Bonai Darussalam Cek Pertumbuhan Jagung Pipil di Desa Pauh



ROHUL / RIAU.
Bonai Darussalam.
Media Radius 102 Com.
      "Dalam rangka mendukung optimalisasi program ketahanan pangan, jajaran Polsek Bonai Darussalam melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).

      "Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dilaksanakan di RT 013 RW 002 Dusun III Desa Pauh dan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Pauh, AIPDA Jefri Sihombing.

      "Pengecekan dilakukan terhadap tanaman jagung pipil yang ditanam pada 21 April 2026 menggunakan benih jagung hibrida Pioneer P32. Tanaman yang saat ini berusia 30 hari tersebut diketahui tumbuh dengan kondisi cukup baik dengan tinggi berkisar 15 hingga 25 sentimeter.

      "Lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare itu dikelola oleh BUMDes Pauh di bawah koordinasi Direktur BUMDes, Doni Imron Siregar. Adapun jenis lahan yang digunakan merupakan tanah mineral hitam dengan sumber air berasal dari kanal di sekitar area pertanian.
      "Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring sekaligus koordinasi bersama pengelola lahan guna memastikan tanaman jagung dapat tumbuh secara optimal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat.

      "Namun di lapangan, pengelola lahan masih menghadapi hambatan berupa adanya unggas atau ayam yang memakan daun muda jagung sehingga menyebabkan sebagian tanaman tidak berkembang dan mati.

      "Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas Desa Pauh berkoordinasi dengan pihak BUMDes untuk melakukan pengendalian terhadap unggas agar tidak lagi mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.

      "Kegiatan pengecekan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian di wilayah pedesaan.

      "Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, Tertib dan kondusif.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Optimalisasi Program Ketahanan Pangan, Polsek Bonai Darussalam Cek Pertumbuhan Jagung Pipil di Desa Pauh


ROKAN HULU – Dalam rangka mendukung optimalisasi program ketahanan pangan, jajaran Polsek Bonai Darussalam melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).



Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dilaksanakan di RT 013 RW 002 Dusun III Desa Pauh dan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Pauh, AIPDA Jefri Sihombing.


Pengecekan dilakukan terhadap tanaman jagung pipil yang ditanam pada 21 April 2026 menggunakan benih jagung hibrida Pioneer P32. Tanaman yang saat ini berusia 30 hari tersebut diketahui tumbuh dengan kondisi cukup baik dengan tinggi berkisar 15 hingga 25 sentimeter.


Lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare itu dikelola oleh BUMDes Pauh di bawah koordinasi Direktur BUMDes, Doni Imron Siregar. Adapun jenis lahan yang digunakan merupakan tanah mineral hitam dengan sumber air berasal dari kanal di sekitar area pertanian.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring sekaligus koordinasi bersama pengelola lahan guna memastikan tanaman jagung dapat tumbuh secara optimal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat.


Namun di lapangan, pengelola lahan masih menghadapi hambatan berupa adanya unggas atau ayam yang memakan daun muda jagung sehingga menyebabkan sebagian tanaman tidak berkembang dan mati.


Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas Desa Pauh berkoordinasi dengan pihak BUMDes untuk melakukan pengendalian terhadap unggas agar tidak lagi mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.


Kegiatan pengecekan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian di wilayah pedesaan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Jurnalis: Kabiro Radius 102 Com Rohul

***Ismail Marpaung***

Pelopori Kebersihan Lingkungan,Babinsa Manahan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Rumput Liar

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi bersama dengan Tim Saberling dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti pemotongan rumput liar di Jl. Ks Tubun, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kamis (21/05/2025).

Serma Saring menegaskan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Wilayah binaannya.

“Kegiatan kerja bakti ini dilakukan karena kondisi parit dan bahu jalan yang ada di wilayah Kelurahan Manahan semakin menyempit karena ditumbuhi rumput dan semak yang menjalar ke bahu jalan sehingga sangat kotor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kerja bakti ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,"ucapnya.

Sementara itu, Suwarno salah satu warga Masyarakat yang turut serta dalam pelaksanaan kerja bakti tersebut menyampaikan terimakasih kepada Babinsa karena kegiatan karya bakti ini terselenggara tidak lain karena peran aktif Babinsa sehingga parit dan bahu jalan terlihat bersih dan rapi dan saya juga melihat warga sangat senang dan antusias dalam mengikuti kerja bakti dikarenakan Babinsa juga ikut kerja dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polsek Rambah Samo Cek Tanaman Jagung Pipil di Desa Teluk Aur, Temukan Serangan Hama Ulat



Rokan Hulu– Polsek Rambah Samo melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman jagung pipil hasil penanaman ulang di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kamis [21/5/2026].


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin Kanit Binmas Polsek Rambah Samo IPDA Zulpendi, http://S.Pdi., bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Febri Saputra, Banit Intelkam Briptu Yori Perdana, S.H., dan warga setempat.



Lahan seluas ±1,5 hektar yang dikelola BUMDes Aur Sejahtera itu berada di RT 06 RW 03 Dusun Aur Kuning. Jagung yang dicek merupakan varietas hibrida Pioneer P32 Singa hasil penanaman ulang pada 3 April 2026, setelah tanaman sebelumnya yang ditanam 25 Februari 2026 tidak berkembang optimal.



“Saat ini tanaman sudah berumur 48 hari dengan tinggi mencapai 1 hingga 1,5 meter. Kondisi umum baik, namun ditemukan adanya serangan hama ulat,” ujar IPDA Zulpendi di lokasi.


Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Direktur BUMDes Aur Sejahtera, Zuhairi, untuk melakukan pengendalian hama. Penyemprotan insektisida merek SUTORO telah dilakukan pada area yang terserang.


Lahan tersebut menggunakan sistem tadah hujan di atas tanah mineral hitam. Lokasi dapat diakses melalui koordinat 0°47'51,28343"N 100°27'21,18337"E atau via https://maps.app.goo.gl/FPJF7ShQSA4jQ8Zg9?g_st=aw.


Polsek Rambah Samo menegaskan akan terus melakukan pendampingan agar program ketahanan pangan di wilayah Rambah Samo berjalan lancar. Selama kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif.


***Ismail Marpaung***

Peningkatan Kapasitas LKD/K Se-Kabupaten Indramayu 2026, Lucky Hakim Dorong Optimalisasi Pelayanan dan Kerukunan Sosial



INDRAMAYU Radius102. com - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/K) se-Kabupaten Indramayu Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memperkuat pembangunan desa, serta menjaga kerukunan sosial di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan Bupati Indramayu Lucky Hakim diwakili Staf ahli Bidang Pemerintahan,Hukum dan Politik H. Yus Yusmana, bersama sejumlah narasumber dan pejabat daerah, di antaranya Dari Baprida Kabupaten Indramau,dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabid Iqwan,Ketua APDESI H. Tarkani,dan Ketua LPM Sekabupaten Indramayu Yoga Rahadiansah dengan Menghadirkan Moderator yang Profesional, Dede Hidayat M.Si.

Acara ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan desa maupun kelurahan sebagai mitra strategis pemerintah.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim diwakili Staf Ahli H. Yus Yusmana, menegaskan bahwa keberadaan LKD/K memiliki peranan penting dalam membantu pemerintah bmenjalankan program pelayanan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia sangat dibutuhkan agar pelayanan publik semakin optimal dan pembangunan daerah berjalan efektif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pengurus lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pembangunan, serta menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Indramayu Melalui Sekertaris Dinas (Sekdis) Kadmidi menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan lembaga kemasyarakatan di desa dan kelurahan.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi penguatan tugas dan fungsi LKD/K, peningkatan pelayanan masyarakat, pengelolaan kelembagaan, hingga strategi membangun harmonisasi sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh LKD/K dapat semakin profesional, aktif, dan mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung pelayanan publik serta pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Adapun Tujuan dari Kegiatan ini adalah adanya pemahaman dari peserta ini dari tugas pokok dan fungsi yang mereka miliki dan yang ke-duanya dari Lembaga kemasyarakatan desa ini berkontribusi, berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah desa dalam melaksanakan percepatan pembangunan desa yang baik, pelayanan yang baik,dan pemberdayaan desa yang baik dan pembinaan yang baik.

Adapun peserta kegiatan ini di bagi dua sesi untuk sesi pertama peserta dari RT dan RW Sekabupaten Indramayu, dan Untuk Sesi kedua dari Lembaga kemasyarakatan desa atau LPM Sekabupaten Indramayu.Tutupnya . (MHR/ Kabiro)

Rabu, 20 Mei 2026

Belajar Rambu Lalu Lintas Sambil Bertemu Polisi, Murid TKIT Imam Bondjol Datangi Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Cirebon Kota pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB ketika puluhan anak-anak dari TKIT Imam Bondjol Kota Cirebon mengikuti kegiatan Pembinaan Polisi Sahabat Anak atau Polsanak yang digelar Satlantas Polres Cirebon Kota sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan kegiatan edukasi yang bertujuan mengenalkan profesi kepolisian kepada anak-anak sekaligus menanamkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan berbagai materi dasar mengenai keselamatan di jalan raya, mulai dari cara aman berangkat ke sekolah, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, hingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas yang sering ditemui di jalan agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang keselamatan sejak kecil.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif karena anak-anak diajak berkomunikasi langsung dengan anggota polisi sambil mengikuti penjelasan mengenai tugas kepolisian, fungsi pelayanan kepada masyarakat, serta pentingnya disiplin dan tertib saat berada di jalan raya maupun di lingkungan sekolah.

Program Polisi Sahabat Anak juga menjadi salah satu cara membangun kedekatan emosional antara anak-anak dan polisi sehingga anak-anak tidak merasa takut terhadap aparat kepolisian, melainkan memahami bahwa polisi hadir sebagai sahabat yang membantu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selain memberikan edukasi lalu lintas, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter disiplin dan kepedulian anak terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain, terutama saat berada di jalan raya bersama orang tua maupun ketika berada di lingkungan sekolah.

Melalui pendekatan edukatif dan suasana yang menyenangkan, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, termasuk saat diperkenalkan berbagai simbol rambu lalu lintas dan tata cara menyeberang jalan dengan aman yang disampaikan langsung oleh anggota Satlantas Polres Cirebon Kota.

Kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas sejak usia dini dinilai penting karena anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai budaya tertib berlalu lintas agar tumbuh menjadi masyarakat yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa program Polisi Sahabat Anak menjadi bagian dari edukasi humanis kepolisian kepada generasi muda sejak usia dini. “Kami mengimbau para orang tua untuk terus mendampingi dan memberikan contoh tertib berlalu lintas kepada anak-anak serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun informasi terkait keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

(Agus Hermawan)

Kami Atas Nama keluarga Besar APDESI Riau, Mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Rabu tgl : 20 Mei 2026


      *Mari Kita Menjadikan Semangat Juang Hari kebangkitan Nasional Sebagai Motivasi untuk Terus Bersatu Bekerja, dan Berkarya Demi Kemajuan Bangsa Serta Kesejahteraan masyarakat.
  
      *Mari Kita Bangkitkan Bersama, Menuju Keberhasilan Indonesia Maju Dan Berkualitas.


      -Zulfahrianto, SE
Ketua DPD APDESI Riau-

Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Upacara Peringatan ke-118 Harkitnas Tahun 2026



ROHUL ) RIAU.
Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
      "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di lapangan Lapas pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan.

      "Upacara peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Pelaksanaan upacara menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, serta rasa cinta tanah air bagi seluruh peserta upacara.

      "Dalam pelaksanaan upacara tersebut, warga binaan turut mengambil peran sebagai petugas pengibar bendera merah putih. Dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, para warga binaan melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan baik sehingga menambah kekhidmatan jalannya upacara.

      "Bertindak selaku inspektur upacara, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga identitas bangsa, serta membangun kesadaran bersama dalam menghadapi tantangan zaman menuju Indonesia yang berdaulat dan maju.

      "Selain itu, disampaikan pula bahwa kebangkitan nasional harus dimulai dari kesadaran dan peran seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak maju demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

      "Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan yang positif kepada warga binaan serta memperkuat semangat pengabdian dan nasionalisme seluruh jajaran pegawai.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Babinsa Pajang Bersama Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Hewan Qurban

Surakarta -  Menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah,  Babinsa Kelurahan Pajang Sertu Yuli Sih M Bersama Bhabinkamtibmas Pajang Aiptu Slamet melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada pedagang hewan qurban milik Ibu Surati di wilayah Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Rabu (20/05/2026).

Dikatakan Sertu Yuli kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta upaya antisipasi terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang diperjualbelikan menjelang Hari Raya Idul adha, dimana permintaan hewan kurban mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Dalam kesempatan tersebut kami melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kesehatan hewan qurban jenis sapi yang berada di lokasi penjualan. Dari hasil pemeriksaan dan pemantauan, diketahui sebanyak 20 ekor sapi yang diperdagangkan dalam kondisi sehat, aktif, serta layak untuk dijadikan hewan qurban."ujarnya.

"Selain melakukan pengecekan kesehatan hewan, petugas juga berdialog dengan pedagang terkait perawatan ternak, kebersihan kandang, pola pemberian pakan, hingga langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit pada hewan ternak. Petugas mengingatkan agar kebersihan lingkungan kandang selalu dijaga guna menjaga kesehatan hewan dan kenyamanan masyarakat sekitar."terangnya.

Lebih lanjut ditambahkannya kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan terbebas dari penyakit menular, khususnya PMK.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pemantauan dan pengecekan hewan kurban untuk memastikan kondisi hewan sehat serta mengantisipasi penyebaran PMK menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kami juga mengimbau kepada pedagang agar segera berkoordinasi dengan dinas peternakan apabila ditemukan hewan yang menunjukkan gejala sakit,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada Ibu Surati selaku pedagang hewan kurban agar selalu memperhatikan kesehatan ternak serta rutin melakukan pemeriksaan kondisi hewan. Selain itu, apabila ditemukan tanda-tanda seperti hewan mengalami luka pada mulut, kuku, demam, atau kehilangan nafsu makan, pedagang diminta segera melaporkan kepada dinas terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Secara terpisah Danramil 01 Laweyan Kapten Inf Suwarto mengatakan bahwa sinergitas antara  Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan monitoring hewan qurban tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban, sekaligus memastikan pelaksanaan Idul adha 1447 Hijriah berjalan lancar dan aman.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Anggota Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Lakukan Sejumlah Persiapan Jelang Penutupan

Surakarta – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0735/Surakarta Tahun 2026 di Desa Krajan Rt 02, 04 Rw 01 Kelurahan Mojosongo di rencanakan akan di tutup besuk pada tanggal 21 Mei sejumlah persiapan telah di lakukan yang salah satunya adalah lapangan sepak bola mini yang berada di Jl. Tangkuban Perahu No. 2B Mojosongo Jebres Surakarta. Rabu ( 20/05/2026).

Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Lettu Cba Bambang S menegaskan warga setempat bersama personel TNI bahu-membahu melaksanakan kerja bakti membersihkan lapangan dan memasang umbul-umbul di lapangan yang akan dipergunakan untuk acara penutupan TMMD Sengkuyung tahap II besok pagi.

"Persiapan yang dilakukan oleh Satgas TMMD bersama warga adalah mulai dari pemasangan spanduk acara penutupan, pembersihan sampah-sampah di lapangan dan lokasi sekitar kanan kiri jalan lintas masuk lapangan. Kemudian, pemasangan berbagai tenda,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Lettu Cba Bambang. S menambahkan penutupan TMMD Sengkuyung tahap II Kodim 0735/Surakarta sesuai petunjuk komando atas kalo tidak ada halangan rencananya akan ditutup oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta

“Suatu kebanggaan bagi kita dan masyarakat kegiatan TMMD akan di tutup oleh Dandim 0735/Surakarta sedari itu anggota satgas bersama masyarakat telah melaksanakan kerja bakti untuk pembersihan dan persiapan lokasi upacara nantinya. Ini merupakan kemanunggalan TNI dengan masyarakat, bahkan hingga pekerjaan kecil dilaksanakan secara bersama-sama,”pungkasnya.

Penulis : Arda72
Uploaded Image

“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Upacara Peringatan ke-118 Harkitnas Tahun 2026



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di lapangan Lapas pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan.


Upacara peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Pelaksanaan upacara menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, serta rasa cinta tanah air bagi seluruh peserta upacara.


Dalam pelaksanaan upacara tersebut, warga binaan turut mengambil peran sebagai petugas pengibar bendera merah putih. Dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, para warga binaan melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan baik sehingga menambah kekhidmatan jalannya upacara.


Bertindak selaku inspektur upacara, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga identitas bangsa, serta membangun kesadaran bersama dalam menghadapi tantangan zaman menuju Indonesia yang berdaulat dan maju.


Selain itu, disampaikan pula bahwa kebangkitan nasional harus dimulai dari kesadaran dan peran seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak maju demi masa depan Indonesia yang lebih baik.


Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan yang positif kepada warga binaan serta memperkuat semangat pengabdian dan nasionalisme seluruh jajaran pegawai.


***Ismail Marpaung***

Selasa, 19 Mei 2026

Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba SH.MH bersama Bhabinkamtibmas Desa Ngaso Brigadir Gusri Hb Karoni Irsyad memberikan bantuan berupa racun hama kepada petani jagung Pak Manurung



ROHUL / RIAU.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      "Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional seorang petani jagung, Pak Manurung.

      "Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Mei 2026, di lahan tanaman jagung milik Pak Manurung yang berada di Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

      "Kapolsek Ujungbatu KOMPOL Jusup Purba mengatakan bahwa bantuan racun hama ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam menjaga kualitas tanaman jagung agar terhindar dari serangan hama.

      “Melalui kegiatan ini, diharapkan tanaman jagung milik masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang memuaskan, sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.

      "Sementara itu, Pak Manurung mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dan dukungan dari pihak kepolisian terhadap para petani di wilayahnya.

      "Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan penuh keakraban antara personel Polri dan masyarakat petani.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com,Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Polsek Kunto Darussalam Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penanaman Jagung Pipil



RUHOL / RIAU.
Kunto Darussalam 
Selasa tgl 19 Mei 2026.
Media Radius 102 Com.
      "Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Kunto Darussalam melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil bersama masyarakat dan kelompok tani di desa Pasir luhur Kecamatan Kunto Darussalam, Selasa (19/05/2026).

      "Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kunto Darussalam Akp Joko Prasanta bersama personel Polsek, perangkat desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Penanaman jagung pipil dilakukan di lahan pertanian masyarakat yang sebelumnya telah dipersiapkan secara gotong royong.

      "Kapolsek Kunto Darussalam dalam penyampaiannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat dan dari beberapa kloter penanaman jagung pipil sudah ada sebagian yang tumbuh dengan ketinggian 2 - 5 cm dengan perlembangan pertumbuhan sangat baik. 

      “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat serta mendorong pemanfaatan lahan produktif guna mendukung swasembada pangan di wilayah Kecamatan Kunto Darussalam,” ujar Kapolsek.

      "Selain melakukan penanaman, personel Polsek juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus semangat mengelola lahan pertanian dan menjaga stabilitas keamanan lingkungan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

      "Adapun kendala yang saat ini dihadapi dalam program penanaman jagung pipil tersebut antara lain faktor cuaca yang tidak menentu, keterbatasan pupuk, serta kondisi lahan yang memerlukan perawatan dan pengairan tambahan. Namun demikian, kegiatan tetap berjalan dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak.

      "Masyarakat dan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Kunto Darussalam yang turut hadir mendukung sektor pertanian masyarakat.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung )

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A. Sentot Patrol dan Penyertaan Modal BPR



Indramayu,Radius102.Com — DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) 5 terkait rencana alih status pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda), Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu itu dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua I DPRD H. Sirojudin, S.P., M.Si., Wakil Ketua II Amroni, S.IP., dan Wakil Ketua III Kiki Zakiyah, S.E. Hadir pula Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, partai politik, organisasi masyarakat, LSM, insan pers, dan tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaian laporannya, Ketua Pansus 5 DPRD Kabupaten Indramayu Abdul Rojak, S.H., menjelaskan bahwa rencana pengalihan pengelolaan RSUD M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah barat Indramayu, terutama Kecamatan Patrol, Anjatan, Sukra hingga kawasan perbatasan Subang dan Karawang.

Pansus 5 menilai rumah sakit tersebut masih menghadapi berbagai persoalan, di antaranya keterbatasan dokter spesialis, kapasitas ruang rawat inap yang belum memadai, sarana dan prasarana yang perlu ditingkatkan, hingga penurunan jumlah pasien serta pendapatan rumah sakit dalam kurun waktu 2023 sampai 2025.

“Alih status ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat fungsi rumah sakit sebagai pusat layanan rujukan regional Pantura Timur dan kawasan Ciayumajakuning,” ujar Abdul Rojak dalam laporannya

Melalui pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD berharap peningkatan tenaga medis spesialis, modernisasi alat kesehatan, penguatan infrastruktur, hingga dukungan pembiayaan dapat dilakukan secara lebih optimal tanpa membebani APBD Kabupaten Indramayu.

Selain itu, DPRD menekankan bahwa proses alih status tidak hanya sebatas perubahan administratif. Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta memberikan komitmen nyata dalam peningkatan fasilitas kesehatan, penguatan sumber daya manusia, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pansus 5 juga memberikan perhatian terhadap kepastian status pegawai selama proses transisi berlangsung. DPRD meminta seluruh tenaga kesehatan, pegawai administrasi, maupun tenaga pendukung pelayanan tetap memperoleh jaminan hak kepegawaian, penghasilan, serta jenjang karier setelah pengelolaan rumah sakit beralih ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam rekomendasinya, DPRD turut mendorong percepatan peningkatan status RSUD M.A. Sentot Patrol menjadi rumah sakit tipe A agar mampu berkembang sebagai pusat layanan rujukan regional dengan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan modern.

Selain aspek pelayanan, DPRD juga menyoroti pentingnya proses pengalihan aset rumah sakit dilakukan secara rinci, transparan, dan akuntabel. Seluruh aset seperti alat kesehatan, kendaraan operasional, inventaris rumah sakit, hingga sarana penunjang lainnya diminta didata dan diverifikasi secara menyeluruh.

Pansus menemukan adanya penurunan nilai aset non tanah dan bangunan yang akan dialihkan. Karena itu, DPRD meminta dilakukan validasi agar data administrasi sesuai dengan kondisi riil di lapangan serta menghindari potensi kerugian daerah maupun persoalan hukum di masa mendatang.

Tidak hanya itu, DPRD juga meminta kejelasan mekanisme sharing pembiayaan BPJS Kesehatan antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah alih status rumah sakit dilakukan. Menurut Pansus, pembagian tanggung jawab pembiayaan harus diatur secara jelas agar pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya peserta BPJS dari kalangan kurang mampu, tetap berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Indramayu atas persetujuan yang diberikan. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bentuk sinergi bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan optimalisasi pengelolaan aset daerah.

“Persetujuan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyatakan kesediaannya menerima hibah aset RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol,” ujarnya.

Pada rapat yang sama, DPRD Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu juga melaksanakan persetujuan bersama dan penandatanganan Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu pada PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda). 

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan perusahaan daerah sekaligus meningkatkan pelayanan sektor perbankan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.( MHR/Kabiro)

Hari ke-28 TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0735/Surakarta, Progres Capai 97%

Surakarta- Memasuki hari ke-28 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung yang dilaksanakan oleh Kodim 0735/Surakarta, progres pengerjaan infrastruktur di Desa Krajan, Kecamatan Jebres, telah mencapai 97%, Antusiasme dan semangat gotong royong antara TNI dan warga terus mewarnai kegiatan yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selasa (19/05/2026) 

Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendorong kemajuan desa.

“Kami berharap program ini dapat segera selesai tepat waktu, agar hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain meningkatkan Sarana Pembangunan, TMMD ini juga diharapkan mampu menahan lateral tanah dan air untuk mencegah longsor dan Pengendali drainase serta melindungi badan jalan jembatan atau bangunan agar tidak mudah ambles atau rusak,” ujar Letkol Inf Arief

Kegiatan TMMD ini mencakup pembangunan talud beton, dan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta bakti sosial.

Respon masyarakat pun sangat positif. Mereka menyambut dengan antusias setiap progres yang telah dicapai. Salah seorang warga mengungkapkan rasa bangga desanya terpilih menjadi lokasi TMMD.

"Kami sangat senang dan bangga. Talud yang dibangun ini sangat penting bagi kami. Sekarang makin kokoh taludnya, dan ke depan pasti membawa dampak baik bagi kehidupan kami,” ungkap Suwarno seorang warga setempat.

Dengan sisa waktu yang tersedia, pihak Kodim 0735/Surakarta Koramil 04/Jebres optimis seluruh sasaran akan tercapai 100% dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Krajan Mojosongo.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujud Kepedulian, Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Sekitar


ROHUL / RIAU.
Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.

      "Pasir Pengaraian - Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan bantuan sosial (bansos) dengan menyalurkan 10 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan Lapas pada Selasa (19/5/2026).

      "Kegiatan bantuan sosial ini menyasar para pedagang di pasar modern serta penyandang disabilitas yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan disalurkan secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan baik antara Lapas dan masyarakat.

      "Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam menghadirkan manfaat positif melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta mendukung semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan sekitar.

      "Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk nyata kepedulian Pemasyarakatan kepada masyarakat.

      “Hari ini, kami dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan bakti sosial, yang merupakan program rutin tiap bulan yang kami lakukan. Hari ini, kami menyasar pasar modern. Yang kami berikan bantuan adalah para pedagang di pasar modern, dan para penyandang disabilitas yang ada di pasar modern ini. Semoga apa yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi Bapak-Ibu sekalian, karena sejatinya memang pemasyarakatan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

      "Lebih lanjut, kegiatan bantuan sosial ini juga sejalan dengan semangat moto Pemasyarakatan, yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2026 dalam kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan.

      "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).